TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Ia mengungkapkan, sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau meluas di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang. Imbauan tersebut disampaikan Bupati Tangerang, Minggu (6/9/26).
“Ya, memang betul. Jadi abu vulkanik Krakatau ini dengan erupsinya sampai ke Tangerang. Buktinya tadi pagi saya bangun, keluar, ternyata itu banyak debu-debu yang ada di atas genteng, di atas kap mobil dan juga ada beberapa tempat yang memang banyak debunya itu dari Krakatau,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker dinilai penting untuk mengurangi risiko menghirup partikel abu vulkanik yang terbawa hingga ke wilayah Kabupaten Tangerang.
“Oleh karenanya, pada momentum hari ini, kami atas nama pemerintah daerah mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang supaya lebih hati-hati lagi. Dan kalau beraktivitas ke mana-mana menggunakan masker untuk menghindari menghirup abu vulkanik tersebut,” katanya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau segera mereda dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
“Yang jelas, setiap hari sekarang kita harus menggunakan masker sementara ini saat aktivitas di luar. Kita ingin semuanya sehat, semuanya sukses, dan panjang umur,” tuturnya.
Pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan serta terus mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Milad ke-3 Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al-A’raf, di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu (6/9/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun masa depan daerah dan bangsa. Untuk itu, lembaga pendidikan tidak hanya dituntut memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga harus mampu menanamkan nilai agama, akhlak, karakter, kedisiplinan dan kepedulian sosial kepada peserta didik.
“Kita ingin anak-anak Kabupaten Tangerang tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, mandiri, kreatif dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama, moral dan budaya yang baik,” katanya.
Dalam sambutannya Bupati Maesyal menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, yayasan, sekolah, guru, orang tua dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Untuk itu, dia menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengapresiasi atas kontribusi SIT Al A’raf dalam pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Tangerang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat Milad Sekolah Islam Terpadu Al A’raf yang ke-3. Semoga momentum ini menjadi bagian penting untuk melakukan evaluasi, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Tangerang,” ucapnya.
Ia memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi dan dukungan mereka dalam membentuk karakter anak-anak. Selain itu, dia juga berharap para orang tua terus memberikan pendampingan, keteladanan dan perhatian kepada anak, karena pendidikan utama dimulai dari lingkungan keluarga.
Bupati juga berpesan agar terus belajar, rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru serta aktif dalam berbagai kegiatan positif.
“Jadilah generasi yang memiliki cita-cita besar. Gunakan waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan jangan mudah menyerah dalam meraih cita-cita,” pesannya.
Ia berharap peringatan Milad ke-3 SIT Al A’raf tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk semakin memperkuat komitmen bersama dalam mencetak generasi penerus Kabupaten Tangerang yang cerdas, sehat, berakhlak dan berdaya saing.
“Semoga Sekolah Islam Terpadu Al A’raf semakin maju, berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Cup U-17 Tahun 2026 di Stadion Mini Kecamatan Pagedangan, Sabtu (5/9/26).
Turnamen tersebut menjadi bagian dari agenda pembinaan sepak bola secara berjenjang sekaligus wadah bagi para pemain muda lokal untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Piala Bupati Cup U-17 harus menjadi momentum untuk mencetak pemain asli Kabupaten Tangerang yang nantinya mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
"Kalau ini terus dijalankan, ingat ucapan saya, pemain U-17 ini minimal ada yang menjadi pemain Persita atau bermain di Liga 1. Maksimalnya, mudah-mudahan bisa menjadi pemain nasional," tegasnya.
Ia mengatakan Piala Bupati Cup U-17 tidak semata-mata mengejar kemenangan, tetapi harus menjadi bagian dari proses pembinaan pemain muda Kabupaten Tangerang.
"Saya titip pertandingan ini kepada Ketua PSSI dan panitia, betul-betul prosesnya adalah pembinaan. Tujuannya supaya nanti ada tim U-17 khusus untuk Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Menurutnya, Pemkab Tangerang sebelumnya juga telah menggelar berbagai kompetisi olahraga usia dini dan usia muda, termasuk Bupati Cup U-13 dan U-15. Kegiatan tersebut nantinya juga akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai cabang olahraga lainnya
"Kita juga akan menggelar pembinaan berjenjang untuk cabang olahraga lainnya. Karena dengan olahraga kita semua bisa mendapatkan prestasi. Dengan olahraga juga kondisi kesehatan kita bisa terjaga," katanya.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat, mulai dari wasit, hakim garis, panitia, pelatih hingga camat untuk menjaga sportivitas dan netralitas selama pertandingan berlangsung.
"Wasit harus netral, hakim garis netral, panitia netral. Karena tujuan kita ada dua, yaitu pembinaan dan prestasi. Jangan sampai ada keributan atau hal-hal yang tidak kita inginkan," tegasnya.
Selain itu, Bupati Maesyal juga meminta para camat turut memberikan pembinaan kepada tim dari wilayah masing-masing, termasuk menjaga agar pertandingan berjalan tertib dan kondusif.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kabupaten Tangerang H. Danil Ramdhani mengatakan, Piala Bupati Cup U-17 merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola Kabupaten Tangerang secara berjenjang dan berkelanjutan.
"Ini potensi pemain asli lokal Kabupaten Tangerang. Insyaallah tidak ada titipan, ini potensi lokal yang kita gandeng bersama Disdukcapil untuk menjadi juara," ungkap Danil.
Ia menjelaskan, seluruh peserta telah melalui proses screening dan verifikasi administrasi yang ketat. Dari 789 pemain yang didaftarkan, sebanyak 589 pemain dinyatakan lolos verifikasi, sementara sekitar 200 pemain tidak lolos administrasi.
"Ini kami lakukan agar tidak ada lagi persoalan pemain titipan, pemain dari luar wilayah yang tidak sesuai ketentuan ataupun manipulasi administrasi. Semua harus bertanding secara sportif dan berdasarkan aturan yang telah disepakati," jelasnya
Menurutnya, sebanyak 28 kecamatan turut ambil bagian dalam Piala Bupati Cup U-17 tahun ini. Kompetisi tersebut diharapkan benar-benar menjadi wadah untuk menemukan putra-putra terbaik dari masing-masing kecamatan.
"Juara yang lahir dari proses yang jujur akan memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada sekadar trofi dan medali," tuturnya.
Turnamen Piala Bupati Cup U-17 2026 sendiri dilaksanakan di dua lapangan, yakni Stadion Mini Kecamatan Pagedangan dan Stadion Petal Sukadiri. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya penguatan pendidikan adab dalam pembentukan karakter bagi generasi muda. Hal diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Pondok Pesantren Terpadu Daarul Mubtadi-in, Desa Gandasari, Kecamatan Jayanti, Sabtu (5/9/26).
“Anak siapa pun boleh saja pintar, tetapi adab harus lebih diutamakan. Jika adab kita baik, di mana pun kita ditempatkan, insya Allah kita bisa diterima di tengah masyarakat,” ujar Wabup Intan.
Wabup Intan menegaskan pembentukan dan penguatan adab, akhlak, dan moral harus berjalan seiring dengan perkembangan kecerdasan intelektual. Menurut dia, kepintaran tanpa adab yang baik tidak akan cukup untuk membentuk pribadi yang mampu diterima dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.
"Adab, akhlak dan moral yang baik merupakan pondasi penting dalam kehidupan. Seberapapun tingginya jabatan seseorang, jika tidak memiliki adab yang baik, masyarakat tentu tidak akan menyukainya dan menerimanya," tandasnya
Ia mengapresiasi peran pondok pesantren dalam membentuk karakter generasi bangsa. Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu pengetahuan dan ilmu agama, tetapi juga memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai akhlak, moral, kedisiplinan, serta adab dalam kehidupan sehari-hari.
“Pondok pesantren menjadi bagian penting dalam mendidik karakter dan adab anak-anak bangsa, khususnya di Kabupaten Tangerang. Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat, pendidikan karakter dan spiritual menjadi semakin penting,” katanya.
Wabup Intan berharap kepada seluruh pihak, khususnya lembaga pendidikan dan keluarga untuk terus memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter generasi muda. Anak-anak harus dipersiapkan tidak hanya untuk menjadi generasi yang cerdas dan memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan moral yang kokoh.
“Saya berharap generasi muda di Kabupaten Tangerang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual serta kokoh secara moral,” tegasnya.
Lebih lanjut, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun generasi penerus yang berakhlakul karimah, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, kyai, ulama, lembaga pendidikan Islam, khususnya pesantren harus terus dikuatkan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, religius, dan berdaya saing.
“Sinergi antara ulama, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan kebersamaan, kita dapat membangun Kabupaten Tangerang yang tidak hanya maju dan sejahtera, tetapi juga memiliki generasi yang berkarakter, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Wabup Intan pun mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan komitmen untuk mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
"Mari semua yang hadir di sini, kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan komitmen untuk mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," pungkasnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang membuka penggalangan dana bagi masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama memberikan bantuan kemanusiaan bagi saudara yang tengah menghadapi kondisi bencana.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang, Sobrun, mengatakan penggalangan dana tersebut telah dibuka melalui berbagai kanal. BAZNAS juga telah menyampaikan surat kepada sejumlah sekolah dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung pengumpulan donasi.
“Alhamdulillah, kami membuka penggalangan dana untuk saudara-saudara kita di NTT. Mudah-mudahan bantuan dari masyarakat Kota Tangerang dapat terkumpul dan menjadi bentuk kepedulian bersama,” ujar Sobrun, Jumat (4/9/26).
Menurutnya, BAZNAS Kota Tangerang juga telah menerima dukungan dari PT Sinar Alfa Omega berupa donasi sebesar Rp50 juta. Bantuan tersebut menjadi donasi terbesar sementara yang diterima BAZNAS Kota Tangerang dalam penggalangan dana untuk korban bencana NTT.
Sobrun menjelaskan, masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui platform Tangerang Sedekah. Masyarakat dapat memilih kanal pembayaran yang tersedia, termasuk melalui QRIS maupun transfer.
Selain penggalangan secara daring, BAZNAS Kota Tangerang juga akan melakukan penghimpunan donasi secara langsung dalam sejumlah kegiatan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Kuliner Night di kawasan Jalan Ahmad Yani yang akan dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengajak masyarakat berdonasi," katanya.
Sementara itu, HRD PT Sinar Alfa Omega, Sean Yordan, mengatakan donasi Rp50 juta tersebut berasal dari perusahaan dan para karyawan. Ia menyebut penyaluran melalui Baznas dipilih karena lembaga tersebut dinilai memiliki kredibilitas dalam mengelola dan menyalurkan bantuan kemanusiaan.
“Ini panggilan murni dari hati. Tidak ada program khusus, tetapi benar-benar dari karyawan dan didukung manajemen untuk ikut berbagi kepada sesama,” ujar Sean.
Ia berharap BAZNAS dapat terus menjaga amanah dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut. "Ke depan, PT Sinar Alfa Omega juga berencana mengembangkan sejumlah program sosial yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar maupun masyarakat yang lebih luas," tutupnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan ruas Jalan HOS Cokroaminoto khususnya di persimpangan putar balik Puri Beta, Larangan, Kota Tangerang.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Iwan Nursyamsu menuturkan, perbaikan dilakukan melalui pengaspalan hotmix sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi Jalan HOS Cokroaminoto tetap aman dan layak untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
”Kami langsung bergerak cepat merespons keluhan masyarakat mengenai kondisi fisik Jalan HOS Cokroaminoto yang struktur aspalnya mulai mengelupas. Jadi dihotmix ulang agar kualitas permukaan jalannya kembali harus tanpa lubang-lubang yang membahayakan pengguna jalan,” ujar Iwan, Jumat (4/9/26).
Ia melanjutkan, perbaikan ruas Jalan HOS Cokroaminoto merupakan bagian dari penanganan sementara berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
”Perbaikannya juga dilakukan secepat mungkin agar tidak menganggu arus lalu lintas di sana yang memiliki kepadatan cukup tinggi karena menjadi jalur akses Jakarta-Kota Tangerang via Ciledug Raya,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang mengajak masyarakat untuk melaporkan kerusakan jalan melalui kanal informasi resmi yang disediakan melalui Perbaikan Jalan Kota Gerakan Sehari Tuntas (PERJAKA GESIT) dan LAKSA di Super Apps Tangerang LIVE atau 0811-500-152 (Whatsapp). (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 resmi dibuka dengan pertandingan pertama antara Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah melawan Ponpes Darussalam Poris di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menuturkan, penyelenggaraan Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 merupakan ajang kompetisi sepak bola yang diselenggarakan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) untuk memberikan ruang positif bagi para santri mengembangkan potensi olahraganya.
”Liga Santri ini dibuka sebagai rangkaian menuju peringatan Hari Santri Nasional sekaligus mencari bakat pesepak bola dari kalangan santri. Kami memberikan dukungan penuh agar ajang ini berjalan sukses karena tidak hanya soal kompetisi, nilai ukhuwah persatuan antar ponpes bisa dijalin lewat sepak bola ini,” ujar Sachrudin, Jumat (4/9/26).
Di momen sama, Ketua FSPP Kota Tangerang Zuhri Fauzi menambahkan, Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarponpes di Kota Tangerang.
Lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 diikuti 16 ponpes dengan total hadiah bernilai jutaan rupiah.
”Kami juga akan mendorong tidak berhenti di sini, klub pemenang nanti akan didukung untuk berpartisipasi dalam ajang Liga Santri Nasional kalau memang diadakan,” tambah Zuhri.
Selain itu, Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 akan berlangsung mulai 4-18 September 2026. Babak penyisihan ajang tahunan ini akan diselenggarakan di Stadion Mini Cipondoh, sedang laga pembuka dan finalnya di Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menggelar Rapat Pelaporan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Aula Kantor DPPPA, pada (04/09/2026) sebagai upaya nyata untuk mengevaluasi integrasi kesetaraan gender dalam pembangunan daerah.
Rapat pelaporan PUG ini melibatkan para perencana keuangan dan operator sebagai peserta utama. Para peserta tersebut merupakan perwakilan yang berasal dari 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 4 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selain itu turut hadir narasumber kompeten guna memperkuat pemahaman dan sinergi peserta. Adapun pemateri utama dalam acara tersebut adalah Pejabat PUG Provinsi Banten, Novi Dwi Remi Asih yang memaparkan materi strategis terkait pelaksanaan pengarusutamaan gender tingkat daerah.
Sekretaris DPPPA, Yatemi, menyampaikan bahwa PUG merupakan sebuah strategi pembangunan yang dilakukan secara rasional dan sistematis guna mencapai keadilan di berbagai aspek kehidupan manusia.
"Tujuannya adalah untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, serta permasalahan perempuan dan laki-laki mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan PUG di daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak saja, melainkan membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Pelaksanaan PUG ini merupakan salah satu strategi penting untuk mewujudkan pembangunan yang adil, setara, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan maupun laki-laki.
"Oleh karena itu, pelaporan pelaksanaan PUG menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana strategi tersebut telah diintegrasikan ke dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan daerah," ungkapnya.
Ia menyadari bahwa implementasi PUG di Kabupaten Tangerang saat ini masih memerlukan berbagai penguatan berkelanjutan agar kesetaraan dan keadilan gender benar-benar dapat terwujud secara optimal. implementasi ini perlu terus digali untuk memastikan apakah kesetaraan dan keadilan gender tersebut telah benar-benar terwujud secara nyata di Kabupaten Tangerang.
"Kami menyadari bahwa pelaksanaan PUG masih memerlukan penguatan, baik dari sisi regulasi, kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, maupun dukungan data terpilah gender," jelasnya.
Ia berharap setiap perangkat daerah menyampaikan data dan informasi yang lengkap, akurat, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah, sekaligus memperkuat pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Saya berharap seluruh OPD dapat memastikan kualitas data yang disampaikan. Dengan data yang baik, kita bisa melahirkan kebijakan dan program yang tepat sasaran serta anggaran yang berkeadilan gender," tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengajak masyarakat untuk bersama-sama untuk bijak menggunakan air dan mewaspadai potensi kebakaran di musim kemarau ini
Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat melakukan kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid Al-Istighfar, Kampung Kendal Satu, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Jumat (4/9/26).
"Menghadapi musim kering, kemarau ini mari kita bijak dan hemat menggunakan air. Jangan buang dan bakar sembarangan karena bisa menyebabkan kebakaran," ajak Bupati Maeayal Rasyid
Bupati mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar segera melapor kepada pemerintah desa, kecamatan maupun perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.
"Bagi masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih, segera lapor kepada desa, kecamatan atau OPD terkait. Insya Allah, akan kami upayakan segera untuk ditindaklanjuti," ujarnya
Ia juga mengingatkan warga agar tidak membakar sampah sembarangan karena kondisi cuaca panas dan kering dapat meningkatkan risiko kebakaran. Dia juga berharap masyarakat terus mendukung pembangunan serta bersama-sama menjaga lingkungan, mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial
Mengakhiri sambutannya, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat kemacetan di sejumlah wilayah yang tengah dilakukan perbaikan jalan.
"Memang saat ini di beberapa titik hampir dilakukan perbaikan jalan. Mohon maaf atas kemacetan dan ketidaknyamanannya. Ini hanya sementara, nanti setelah selesai insya Allah jalan akan lebih mulus dan masyarakat yang akan menikmati hasilnya," ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang menghadiri pembukaan Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 yang digelar di ICE BSD, Jum'at (04/09/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan berharap penyelenggaraan IIPE 2026 menjadi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas peluang usaha, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten
"Kami berharap kehadiran IIPE 2026 dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya melalui peningkatan investasi, promosi produk lokal, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta terbukanya jejaring bisnis yang lebih luas," ujar Wabup Intan
Ia menyebut Indonesia International Pet Expo 2026 bukan sekedar sebuah pameran, namun juga menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, asosiasi, akademisi, pemerintah, komunitas, serta masyarakat pecinta hewan untuk membangun jejaring, bertukar pengetahuan, memperkenalkan inovasi, sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi.
"Industri hewan kesayangan saat ini memiliki potensi ekonomi yang semakin berkembang. Ekosistemnya tidak hanya mencakup hewan peliharaan, tetapi juga melibatkan berbagai sektor, mulai dari produk pangan, kesehatan hewan, jasa perawatan, perlengkapan, teknologi, hingga industri kreatif dan UMKM," ungkapnya
Wabup Intan juga mengajak seluruh peserta dan exhibitor untuk menjadikan IIPE tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan hewan, edukasi masyarakat, standar kesehatan hewan, serta pengembangan industri yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
"Semoga Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 dapat menjadi agenda yang semakin besar, semakin berkualitas, dan mampu membawa industri hewan kesayangan Indonesia semakin dikenal di tingkat regional maupun internasional," pungkasnya
Sementara itu Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Dr. Agung Suganda yang membuka IIPE 2026 mengatakan selama bertahun-tahun IIPE telah berkembang menjadi wadah yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, akademisi, profesi, veteriner dan masyarakat dalam satu ekosistem yang dinamis dan produktif.
"Indonesia International Pet Expo sebagai salah satu ajang industri hewan kesayangan terbesar di Indonesia dan mungkin terbesar se-kawasan Asia Tenggara. Tahun ini ada 295 exibitor dan saya harapkan kualitasnya yang meningkat," ujar Agung
Lanjut dia, dari sisi jumlah ragam produk dan jasa, industri hewan kesayangan cukup tumbuh dengan pesat. Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan juga mendorong terkait dengan kemajuan teknologi karena terbentuknya ekosistem yang baik dan berkesinambungan
Dia juga meminta kepada exhibitor, komunitas, akademisi dan pecinta hewan kesayangan untuk bersama-sama berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan penggunaan produk lokal untuk kebutuhan hewan kesayangan, termasuk produk-produk pendukungnya seperti shampo dan sebagainya.
"Mari kita semua berkomitmen dorong juga industri makanan hewan kesayangan lokal jangan sampai semuanya impor karena saat ini 90% impor. Untuk obat hewan kesayangan sudah banyak termasuk produk lokal Obat hewan kita itu mendunia, terakhir kita sudah sampai ke Rusia dan ini investasi yang luar biasa," imbuhnya. (Red)