Asep

Asep

Bina Wilayah TP PKK di Kutabumi Perkuat Kolaborasi dan Inovasi untuk Ketahanan Keluarga

TANGERANG, lensafokus.id - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Bina Wilayah (Binwil) di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, sebagai bagian dari pembinaan dan evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TP PKK, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam meningkatkan kualitas pemberdayaan keluarga dan pelayanan kepada masyarakat.

Camat Pasar Kemis, Nurhanudin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Pembina dan Tim Penilai yang dinilai menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Kecamatan Pasar Kemis untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, Gerakan PKK merupakan gerakan sosial yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.

"Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tetapi juga dari sehatnya keluarga, cerdasnya generasi, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, kuatnya semangat gotong royong, serta tumbuhnya kepedulian sosial," ujar Nurhanudin.

Ia menjelaskan, Kelurahan Kutabumi telah menunjukkan komitmen melalui berbagai program di setiap kelompok kerja (Pokja) PKK. Mulai dari penguatan nilai Pancasila dan gotong royong pada Pokja I, pemberdayaan ekonomi keluarga melalui GELARI PELANGI dan Kampung Mandiri pada Pokja II, ketahanan pangan dan pengelolaan rumah tangga pada Pokja III, hingga pelayanan kesehatan keluarga melalui Posyandu 6 SPM, PHBS, serta berbagai inovasi kesehatan pada Pokja IV.

Nurhanudin juga menyoroti pemanfaatan teknologi melalui inovasi e-DAWIS, SIPINTAR, dan SIMANTAB14 yang dinilai mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, cepat, dan akuntabel. Menurutnya, inovasi bukan sekadar menghadirkan sesuatu yang baru, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kami berharap Tim Penilai berkenan memberikan pembinaan, masukan, dan arahan yang konstruktif. Penilaian ini kami jadikan sebagai momentum untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi karena pembangunan tidak dapat berjalan hanya oleh pemerintah.

"Mari kita jadikan Kelurahan Kutabumi sebagai contoh wilayah yang mampu menghadirkan keluarga yang sehat, mandiri, produktif, dan berakhlak mulia sehingga mampu mendukung terwujudnya Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan sejahtera," ucapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, mengungkapkan bahwa hasil peninjauan lapangan menunjukkan potensi Kelurahan Kutabumi sangat baik. Menurutnya, mulai dari Dasawisma, PKK RT dan RW, Kelompok Wanita Tani (KWT), Posyandu hingga PAUD telah terbentuk dan terintegrasi sehingga menjadi modal penting dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.

"Begitu saya turun dari kendaraan dan melihat potensi yang ada di Kelurahan Kutabumi ini, sungguh sangat luar biasa. Mudah-mudahan 10 Program Pokok PKK yang dijalankan di Kelurahan Kutabumi senantiasa berjalan sejalan dengan program pemerintah melalui kolaborasi antara TP PKK, kecamatan, kelurahan, RT, dan RW," ujar Rismawati.

Ia menambahkan, pembinaan wilayah bukan hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga evaluasi untuk melihat praktik terbaik yang nantinya diumumkan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK. Rismawati berharap seluruh program yang telah dibangun tetap berjalan secara berkelanjutan setelah proses penilaian selesai sehingga manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat.

"Saya berharap apa yang sudah dikerjakan di sini tetap berjalan seperti biasa. Kami pulang dari sini, semuanya tetap berjalan sebagaimana sebelumnya," pungkasnya. (Red)

Monev KIP 2026, Pemkab Tangerang Optimalkan Layanan Informasi yang Transparan dan Inklusif

SERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memaparkan berbagai capaian, inovasi, dan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Banten di Kantor KIP Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (29/7/26).

Dalam paparannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 yang harus diwujudkan melalui pelayanan informasi yang cepat, tepat, sederhana, dan mudah diakses masyarakat.

"Keterbukaan informasi publik bukan hanya sebatas kewajiban pemerintah, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif," ujar Bupati Maesyal.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi melalui website PPID, media sosial, serta layanan tatap muka di Sekretariat PPID dan PPID Pelaksana.

"Kami terus memastikan masyarakat memperoleh informasi secara cepat, tepat, dan mudah melalui berbagai kanal layanan yang telah disediakan," tandasnya.

Menurut Bupati Maesyal, capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan informasi yang profesional dan sesuai ketentuan.

"Setiap permohonan informasi kami layani sesuai prosedur. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas," ungkapnya.

Hingga 30 Juni 2026, PPID Kabupaten Tangerang telah menerima 159 permohonan informasi publik. Sebanyak 140 permohonan telah ditindaklanjuti, sementara 19 permohonan lainnya masih dalam proses penyelesaian. PPID juga telah menanggapi sembilan dari 10 pengajuan keberatan informasi serta mendampingi tujuh sidang sengketa informasi.

Selain itu, hingga Juni 2026 PPID Kabupaten Tangerang telah menyediakan 249 data dan informasi publik yang mencakup informasi berkala, serta merta, dan setiap saat. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus memperkuat regulasi sebagai dasar penyelenggaraan layanan informasi publik.

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan, PPID Kabupaten Tangerang menghadirkan berbagai inovasi digital, seperti fitur live chat dan tracking permohonan informasi pada website PPID. Kedua fitur tersebut memudahkan masyarakat berkonsultasi sekaligus memantau proses permohonan informasi secara mandiri.

"Transformasi digital kami lakukan agar pelayanan informasi menjadi semakin cepat, efektif, dan mudah diakses oleh masyarakat," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus meningkatkan pelayanan yang inklusif. Ruang layanan informasi publik kini berada di lantai dasar Gedung Smart Building dan dilengkapi jalur pemandu, papan petunjuk braille, formulir braille, kursi roda, serta layanan juru bahasa isyarat.

"Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh hak yang sama dalam mengakses informasi publik," tegas Bupati Maesyal.

Bupati Maesyal menambahkan, penyebarluasan informasi publik juga terus diperkuat melalui media sosial, kolaborasi dengan perangkat daerah, pemasangan media informasi di seluruh PPID Pelaksana, serta pemanfaatan videotron milik Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan keterbukaan informasi publik, termasuk penyediaan leaflet layanan PPID, penguatan inovasi pelayanan, dan keberlanjutan dukungan tenaga ahli penerjemah bahasa isyarat.

"Kami akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar pelayanan informasi publik semakin berkualitas, transparan, dan mampu memenuhi harapan masyarakat," tutup Bupati Maesyal. (Red)

Hadiri Milad Ke-51 MUI, Bupati Tangerang Resmikan Muallaf Center

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Tasyakuran Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang sekaligus meresmikan Muallaf Center. Acara tersebut di gelar di Kantor MUI Kab. Tangerang. Selasa (28/7/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyud mengucapkan selamat Milad ke-51 kepada MUI Kabupaten Tangerang serta menyampaikan apresiasi atas dedikasi MUI selama lebih dari lima dekade dalam membimbing umat, menjaga akidah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjadi penyejuk di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat Milad ke-51 kepada MUI Kabupaten Tangerang. Selama lebih dari lima dekade, MUI telah menunjukkan komitmennya dalam membimbing umat, menjaga akidah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi penyejuk di tengah dinamika kehidupan masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, tema Milad MUI tahun ini, "Konsisten Berkhidmat untuk Umat, Mengawal Moralitas Bangsa Menuju Tangerang Semakin Gemilang," menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus diiringi dengan pembangunan akhlak, moral, karakter, dan spiritual masyarakat.

"Tema ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan yang kita laksanakan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi semata tapi harus dibarengi dengan pembangunan akhlak, moral, karakter dan spiritual masyarakat," imbuhnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga mengapresiasi atas diresmikannya Muallaf Center MUI Kabupaten Tangerang. Ia berharap kehadiran Muallaf Center sebagai pusat pembinaan bisa menjadi wadah yang dapat memberikan pendampingan, edukasi, serta penguatan keimanan bagi para muallaf sehingga mampu tumbuh menjadi pribadi yang istiqamah, mandiri, dan berkontribusi bagi masyarakat.

"Kehadiran Muallaf Center merupakan langkah nyata dalam memberikan pendampingan, pembinaan, edukasi, serta penguatan keimanan bagi saudara-saudara kita yang telah memilih Islam sebagai jalan hidupnya. Semoga ini menjadi rumah yang penuh kasih sayang dan mempererat ukhuwah Islamiyah," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religiusitas. Prestasi yang diraih, salah satunya juara umum MTQ Provinsi Banten selama 5 kali berturut-turut merupakan bukti keberhasilan pembinaan dan kuatnya kolaborasi antara oemerintah daerqh MUI, pondok pesantren, lembaga pendidikan Islam, guru ngaji, kyai dan masyarakat

"Saya bersyukur atas berbagai capaian di bidang keagamaan, salah satunya keberhasilan Kabupaten Tangerang meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten selama lima kali berturut-turut. Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan Al-Qur'an yang terbangun melalui kolaborasi pemerintah, MUI, pondok pesantren, lembaga pendidikan Islam, para guru ngaji, dan seluruh masyarakat," ungkapnya

Dirinya pun mengajak seluruh pihak, khususnya para orang tua untuk terus menanamkan dan memperkuat kecintaan kepada Al-Qur'an sejak usia dini sebagai bekal membentuk generasi yang berakhlak mulia sebagai salah satu bekal menghadapi tantangan pembangunan

"Saya meyakini, apabila pembangunan daerah dibarengi dengan penguatan akhlak, pendidikan agama, dan nilai-nilai persaudaraan, maka cita-cita mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing akan semakin mudah kita raih," pungkasnya. (Red)

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPAD Kota Tangerang Gelar Pelatihan Ecoprint Berbasis Inklusi Sosial

Tangerang, lensafokus.id - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memperluas peran perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

Melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), DPAD Kota Tangerang menyelenggarakan Pelatihan Inklusi Sosial Ecoprint bertempat di Perpustakaan Asteria, Perum 2, RW 09, Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 20 peserta dari warga setempat ini merupakan bagian dari implementasi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang Engkos Zarkasyi menyampaikan, perpustakaan masa kini tidak lagi sekadar menjadi tempat membaca buku, melainkan wadah interaksi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Melalui program TPBIS ini, kami ingin memastikan perpustakaan dapat menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup, kreativitas dan kemandirian ekonomi. Pelatihan ecoprint ini mengajarkan warga memanfaatkan potensi alam sekitar menjadi produk kriya bernilai jual tinggi tanpa merusak lingkungan," ujar Engkos.

Ia menerangkan, proses pembuatan ecoprint dalam pelatihan ini meliputi persiapan kain, pewarnaan mordan, penataan daun dan penggulungan, yang diakhiri dengan pengukusan agar pigmen alami menempel kuat pada serat kain.

Selanjutnya, para peserta dibekali keterampilan mengenali berbagai tumbuhan alami, mulai dari daun jati hingga bunga kenikir, yang dapat mengeluarkan pigmen warna dan motif unik pada ecoprint.

"Ecoprint dipilih dalam program TPBIS karena ramah lingkungan, memiliki motif unik yang eksklusif, serta dapat diaplikasikan menjadi berbagai produk fesyen & kerajinan bernilai jual tinggi," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, DPAD Kota Tangerang berharap Perpustakaan Asteria Cibodas Baru dapat menjadi pusat inkubasi kreativitas warga yang mampu menggerakkan roda perekonomian keluarga secara berkelanjutan. (Red)

Kemarau Menggigit, Bupati Maesyal dan Gubernur Andra Soni Bergerak Antar Air Bersih ke Tigaraksa

TANGERANG, lensafokus.id – Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Tigaraksa yang tengah mengalami keterbatasan pasokan air bersih akibat musim kemarau.

Menurut Cucu, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa air bersih.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Tangerang, Bapak Moch. Maesyal Rasyid, yang telah memberikan perhatian dan respons cepat melalui penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat Kecamatan Tigaraksa. Bantuan ini sangat berarti dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang sedang mengalami kesulitan memperoleh air bersih," ujar Cucu.

Ia menjelaskan bahwa Kantor Kecamatan Tigaraksa bersama pemerintahan desa dan seluruh unsur terkait terus berkoordinasi untuk memastikan masyarakat dapat bantuan air bersih dan tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan dan memastikan distribusi air bersih berjalan dengan baik. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, kecamatan, pemerintahan desa, serta seluruh pihak terkait menjadi kunci agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal," tambahnya.

Cucu juga mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijaksana selama musim kemarau serta terus menjaga semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan tetap menghemat penggunaan air. Semoga kondisi segera membaik dan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan," tutupnya.

Pemerintah Kecamatan Tigaraksa berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan setiap kebutuhan warga dapat ditangani secara cepat, tepat dan efektif. (Red)

Bupati Tangerang Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama sekaligus penyerahan Beasiswa Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang dan Beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) PG-PAUD di Auditorium Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Senin (27/7/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan salah satu program unggulan Pemkab Tangerang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Penandatanganan kerja sama tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

"Hari ini kami bersama Pak Sekda dan jajaran menghadiri penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Universitas Muhammadiyah Tangerang dalam pelaksanaan Program Beasiswa Tangerang Gemilang," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengungkapkan, sejak tahun 2025 hingga 2026, sekitar 485 lebih mahasiswa asal Kabupaten Tangerang telah memperoleh beasiswa penuh di Universitas Muhammadiyah Tangerang.

"Alhamdulillah, masyarakat Kabupaten Tangerang yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi sudah kita kuliahkan sekitar 485 orang lebih. Mereka mendapatkan fasilitas pendidikan secara gratis mulai dari biaya pendaftaran, formulir, SPP hingga menyelesaikan pendidikan selama empat tahun," jelasnya.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi penerus yang akan membangun Kabupaten Tangerang di masa depan.

"Mudah-mudahan mereka menjadi sarjana, menjadi pemimpin, dan menjadi SDM unggul yang akan mengisi pembangunan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten bahkan Indonesia pada masa yang akan datang,"ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Tangerang akan terus menambah cakupan jumlah penerima Beasiswa Tangerang Gemilang setiap tahunnya agar semakin banyak masyarakat yang dapat mengenyam pendidikan tinggi, khususnya bagi mereka dari keluarga kurang mampu yang terkendala biaya untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang perguruan tinggi

"Kita akan terus berupaya menambah kuota setiap tahun. Harapannya semakin banyak masyarakat Kabupaten Tangerang yang bisa kuliah, menjadi cerdas, dan mampu membangun daerahnya masing-masing," ungkapnya.

Selain bekerja sama dengan UMT, Pemkab Tangerang juga memberikan beasiswa ke berbagai perguruan tinggi ternama, di antaranya Universitas Al-Azhar Mesir, IPB University, Swiss German University (SGU), Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan rasa syumur dan kebanggaannya atas dua penerima beasiswa yang berhasil diterima di Fakultas Kedokteran.

"Alhamdulillah sekarang ada dua putra-putri Kabupaten Tangerang yang mendapatkan kesempatan kuliah kedokteran. Mudah-mudahan mereka segera menjadi dokter dan dapat mengabdi kepada masyarakat serta bangsa dan negara," imbuhnya.

Bupati menjelaskan, penerima Beasiswa Tangerang Gemilang diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4, yaitu keluarga dengan kondisi ekonomi yang membutuhkan bantuan pemerintah.

"Mereka inilah yang menjadi prioritas agar cita-cita mereka menjadi sarjana bisa terwujud meskipun memiliki keterbatasan ekonomi," tegasnya.

Sementara itu, salah satu penerima Beasiswa Kedokteran UMT, Intan Nurfadilah, warga Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, mengaku sangat terharu dan tidak pernah menyangka bisa memperoleh kesempatan kuliah di Fakultas Kedokteran.

"Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan beasiswa kedokteran. Awalnya saya tidak berani bermimpi terlalu tinggi, tetapi melalui Program Beasiswa dari Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya bisa kembali merajut cita-cita. Saya sangat senang, bangga, dan terharu. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memberikan kesempatan ini kepada saya," ucapnya penuh haru. (Red)

Bupati Tangerang Buka Festival Kampung Budaya Kemuning

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka Festival Kampung Budaya Kemuning yang diinisiasi oleh Balai Adat Keariaan Tangerang di Desa Kemuning Kec. Legok, Senin (27/07/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mendukung dan mengapresiasi festival tersebut yang menyasar para pelajar SD, SMP dan SMA. Selain melihat dan belajar tentang kerajinan batik dan ayaman , para pelajar tersebut juga bisa secara langsung belajar bagaimana cara memanfaatkan potensi lokal untuk menambah penghasilan

"Alhamdulillah, hari ini kami bisa hadir pada Festival Kampung Budaya Kemuning. Salah satu kegiatannya adalah terkait dengan kegiatan kerajinan batik kerajinan anyaman termasuk juga UMKM. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dengan peserta siswa siswi SD, SMP dan SMA," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, rangkaian kegiatan pada Festival Budaya Kemuning sangat bermanfaat. Selain sebagai sarana edukasi juga bisa dimanfaatkan untuk menambah keterampilan generasi muda, khususnya para pelajar.

"Kegiatan hari ini sangat penting untuk memberikan edukasi dan menambah keterampilan anak-anak kita. Dari sini mereka bisa mengenal, tahu, dan langsung praktik mengelola potensi lokal untuk kepentingan ekonomi keluarga dan daerah," ungkapnya

Ia juga meminta kepada OPD terkait, Camat Legok, kepala desa untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi agar festival budaya tersebut dapat terus digelar secara rutin dan semakin berkembang.

"Kampung Budaya Kemuning ini nanti Pak Camat, Pak Lurah, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Indag, dan BPKD untuk duduk bersama mengonsepkan program bantuan sarana dan prasarana pendukung, seperti pembangunan hanggar kegiatan dan pemberdayaan rumah-rumah adat menjadi sanggar kerajinan," pintanya

Bupati berharap Festival Kampung Budaya Kemuning tersebut bisa terus berkembang dan sukses sehingga mampu menjadikan Desa Kemuning Kec. Legok sebagai salah satu pusat pelestarian budaya serta sentra kerajinan dan batik di Kab. Tangerang

"Mudah-mudahan ini bisa membuka lapangan pekerjaan sekaligus juga edukasi bagi siswa-siswi di Kabupaten Tangerang yang bisa datang dan melihat langsung kegiatan membatik dan membuat ayaman.

Harapannya juga supaya dengan batik dan kerajinan ini bisa memberikan pendapatan kepada masyarakat setempat dan pastinya roda perekonomian di rakyat ini bisa berjalan," imbuhnya

Ketua Balai Adat Keariaan Tangerang Rd. Ali Akipin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan Bupati Tangerang dan seluruh jajarannya serta seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan Festival Kampung Budaya Kemuning.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga ilmu yang didapat pada kegiatan ini bisa bermanfaat dan mudah-mudahan membatik bisa menjadi alternatif untuk usaha ke depan terima kasih juga pada teman-teman UMKM yang sudah menamaikan acara ini," ujar Ali. (Red)

Asda I Pimpin Apel Pagi: Tegaskan Integritas ASN Hingga Apresiasi Capaian Indeks Harmoni Apel Pagi

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar pelaksanaan Apel Pagi Mingguan pekan ke-4 bulan Juli yang berlangsung di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (27/07/2026). Bertindak sebagai Pembina Apel, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, memimpin langsung jalannya apel yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat Eselon II, III, IV, hingga Staf Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Tangerang.

Mengawali arahanya, Asda I mengajak seluruh peserta apel untuk memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga jajaran aparatur Pemkab Tangerang dapat berkumpul menjalankan kewajiban dengan penuh semangat. Ia menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh ASN yang secara konsisten menjaga integritas, kedisiplinan, serta kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Asda I menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah di Kabupaten Tangerang sangat bergantung pada soliditas dan profesionalisme aparatur. Menurutnya, pelayanan publik yang berintegritas dan transparan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin berkembang dan berdaya saing tinggi.

"Terima kasih untuk seluruh ASN Kabupaten Tangerang. Kedisiplinan dan integritas yang telah ditunjukkan rekan-rekan semua adalah kunci utama dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan berkembang," ujar Prima.

Poin krusial yang disambut hangat dalam apel tersebut adalah pengumuman hasil survei Indeks Harmoni Indonesia (IHI) yang diselenggarakan pada periode 17 Juni hingga 17 Juli 2026. Berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kabupaten Tangerang berhasil meraih Peringkat Pertama se-Provinsi Banten.

Capaian Indeks Harmoni Indonesia (IHI) Kabupaten Tangerang 2025–2026:

- Skor Indeks: Mencapai 6,58 (Kategori Baik), mengalami peningkatan signifikan dari periode sebelumnya serta semakin mendekati target RPJMD sebesar 6,7.

- Partisipasi Publik Luas: Melibatkan lebih dari 15.000 responden, di mana mayoritas pengisi survei berasal dari masyarakat umum, bukan hanya kalangan ASN.

- Fungsi Indikator: IHI merupakan tolok ukur nasional dalam menilai stabilitas kerukunan antarumat, kemandirian ekonomi, kondusivitas sosial-budaya, serta keberagaman masyarakat.

Asda I memberikan apresiasi khusus kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tangerang atas kerja kerasnya mengawal pelaksanaan survei hingga membuahkan hasil terbaik di tingkat provinsi.

"Hasil angka 6,58 ini membuktikan bahwa stabilitas ekonomi, sosial, serta kerukunan antarumat beragama dan elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang berada pada kondisi yang sangat kondusif. Mayoritas pengisi survei adalah masyarakat luas, yang mencerminkan kepercayaan dan rasa aman yang dirasakan warga secara langsung," jelasnya.

Di tengah dinamika kemasyarakatan yang terus berkembang, Asda I menginstruksikan seluruh jajaran ASN agar senantiasa tanggap dan memiliki kepekaan sosial serta kemampuan deteksi dini terhadap permasalahan di lapangan.

"ASN harus menjadi garda terdepan sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Ketika melihat potensi persoalan di tengah warga, segera respons dengan penuh kepekaan sosial. Perkuat tali silaturahmi, soliditas, dan solidaritas internal agar kita dapat merumuskan solusi yang tepat dan cepat," imbau Asda I.

Menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Asda I mengapresiasi para calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tangerang yang telah melaksanakan pemusatan latihan sejak 1 Juli.

Ia mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran ASN untuk aktif berpartisipasi menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

"Mari kita gelorakan rasa cinta tanah air melalui peringatan HUT RI yang meriah, akrab, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Tidak harus bernilai mahal, namun penuh makna dan keceriaan bersama," tambahnya.

Di sektor Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemkab Tangerang terus meluncurkan berbagai program strategis, mulai dari percepatan penanganan stunting hingga penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Salah satu fokus utama pada tahun anggaran 2026 ini adalah penyaluran Beasiswa Tangerang Gemilang.

Melalui Bagian Kesra Setda Kabupaten Tangerang, pemerintah telah menyiapkam alokasi anggaran yang diperuntukkan bagi 1.170 mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi.

"Sebagai aparatur dan staf, integritas dan komitmen kita hanya satu yaitu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi serta mengamankan seluruh instruksi pimpinan demi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)

Puncak festival Gebyar Kuliner UMKM, Disambut Antusias Warga Kosambi

Tangerang, lensafokus.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja secara resmi menutup Gebyar Festival Kuliner UMKM di Kecamatan Kosambi, Minggu (26/07/26).

Gebyar Festival Kuliner UMKM 2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026 di Halaman Kantor Kecamatan Kosambi. Kegiatan yang bertujuan sebagai bagian program menggerakkan perekonomian lokal melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendapat respon antusias dari masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Sekda Soma menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) yang telah menginisiasi program yang baik, serta kecamatan Kosambi dan warga sekitar yang terlihat antusias menyambutnya.

"Respon masyarakat yang sangat luar biasa, bukan hanya sekadar menjual produk, melainkan sebuah gerakan bersama yang menunjukkan semangat kolaborasi, gotong royong, dan komitmen kita untuk mengangkat potensi ekonomi rakyat," Ungkap Soma.

Menurutnya, acara ini menjadi salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung pengembangan usaha mikro sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.

"Pengusaha mikro bukan hanya sekadar usaha jual beli, tetapi juga menyangkut kreativitas, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Banyak contoh pelaku UMKM yang berawal dari usaha kecil di rumah, kemudian berkembang hingga mampu membuka lapangan kerja bagi orang lain," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Diskum Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah menuturkan ketakjubannya atas terselenggaranya Gebyat Festival Kuliner UMKM di Kecamatan Kosambi.

"Selama acara ini berlangsung, kami mendapat laporan bahwa setiap harinya Alhamdulillah 25 stand yang berbartisipasi semua produknya laris, " ujarnya.

Kemudian Anna menuturkan acara Gebyar festival Kuliner UMKM memberikan wadah bagi koperasi dan pelaku usaha mikro untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan memasarkan produknya kepada masyarakat luas dan membuka peluang kemitraan dan kerja sama bisnis dengan berbagai pihak.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Kecamatan Kosambi atas respon positifnya semoga UMKM di Kosambi terus maju dan memiliki daya saing," kata Anna.

Di tempat yang sama, salah satu pengusaha mikro sektor kuliner Hafiz mengucapkan terimakasih telah diberikan ruang untuk menjual produk miliknya.

"Alhamdulillah kami bersyukur, selain terjadinya perputaran ekonomi terdapat ruang berkumpul dan berinteraksi satu sama yang lain, sering sering di adain lagi," kata Hafiz. (Red)

Bupati Tangerang Apresiasi Q-IMPACT Banten dan Ajak Generasi Muda Jadikan Al-Qur'an Pedoman Kehidupan

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri penutupan Quranic Impact Training (Q-IMPACT) Banten yang ditutup oleh Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusuma, Minggu (26/7/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Q-IMPACT yang merupakan ikhtiar positif untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an sekaligus membentuk sumber daya manusia yang memiliki akhlak dan karakter yang kuat.

"Kegiatan ini merupakan ikhtiar yang sangat baik dalam memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an sekaligus membangun generasi yang tidak hanya berilmu tapi juga berakhlak mulia dan memiliki karakter yang kuat," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menegaskan, kecintaan terhadap Al-Qur'an tidak cukup hanya diwujudkan dengan membaca dan menghafalnya, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, keadilan, kerja keras, kasih sayang, dan kepedulian sosial harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

"Yang jauh lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an hadir dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pedoman dalam bersikap, bekerja, bermasyarakat, dan memberikan manfaat bagi sesama," tandasnya.

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan arus informasi, masyarakat membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual. Karena itu, kegiatan seperti Q-IMPACT memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda.

"Pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas akhlak, integritas, dan karakter masyarakatnya. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing dengan fondasi nilai-nilai religius, kebersamaan, dan gotong royong," ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan Q-IMPACT sebagai sarana memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur'an, memperkuat semangat dakwah yang menyejukkan, serta menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat.

"Semoga kegiatan ini mampu melahirkan semakin banyak generasi yang mencintai Al-Qur'an, mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan, menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta berkontribusi membangun Banten dan Indonesia yang lebih maju, harmonis, dan penuh keberkahan," pungkasnya

Ia juga berharap setelah selesainya kegiatan tersebut, seluruh peserta mampu menjadi teladan dan menginsiprasi lainnya baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dimanapun berada. (Red)

Page 3 of 296
Go to top