Banten

Banten (6152)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Wali Kota Tangerang H. Sachrudin hadir dalam agenda Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) ke Provinsi Banten dalam rangka Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026.

Di hadapan Menhub RI Dudy Purwaghandi, Wali Kota Tangerang berkesempatan untuk memaparkan Kesiapan Penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun 2026 di Kota Tangerang.

"Prioritas utama kita adalah semaksimal mungkin untuk mengupayakan Zero Accident atau nihil kecelakaan di wilayah Kota Tangerang dan juga kelancaran arus lalu lintas pada titik-titik rawan macet." terang wali kota, pada rakor yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Senin, (16/02/2026).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sachrudin menjabarkan sejumlah rencana kerja guna memastikan kesiapan dan kelancaran penyelenggaraan angkutan lebaran sekaligus keamanan dan kelancarannya.

"Yang pertama adalah Rampcheck untuk memastikan bahwa kendaraan, awak, dan dokumen memenuhi standar keselamatan sebelum melanjutkan perjalanan atau beroperasi. Ramp Check sendiri akan dilaksanakan di 3 titik lokasi yakni di Terminal Poris Plawad dan sejumlah Pool Kendaraan yakni di pool kendaraan PO. Rosalia Indah, PO. ALS, PO. Hariyanto." jabar Sachrudin.

Selain itu, lanjut Sachrudin, manajemen lalu lintas terpadu juga akan dioptimalkan guna memastikan kelancaran lalu lintas menjelang hingga setelah lebaran.

"Di antaranya adalah dengan penempatan petugas di setiap persimpangan rawan kepadatan kendaraan, penyiapan jalur alternatif jika terjadi kepadatan di jalur utama, Pendirian Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospan) di lokasi strategis bersama seluruh stakeholder terkait." imbuhnya.

"Dan tentunya, kami akan terus menggencarkan edukasi dan kampanye keselamatan berkendara kepada masyarakat, baik terkait kesiapan fisik pengemudi maupun kelaikan kendaraan. Kami mengimbau agar seluruh persiapan perjalanan mudik dilakukan sejak sekarang, agar ibadah puasa dapat dijalani lebih tenang dan khusyuk, serta perjalanan mudik hingga Hari Raya Idulfitri dapat berjalan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan hingga berkumpul  bersama keluarga,” tukas Sachrudin. (Red)

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Unsur Forkopimda mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Bakti Sosial Kesehatan, Donor Darah, serta Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi buruh dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang digelar di PT. Victory Chingluh Indonesia, Kec. Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Senin (16/02/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid sangat mengapresiasi kegiatan sosial dalam rangka perayaan HUT ke-53 KSPSI yang digelar dengan penuh kebersamaan

"Kami mengapresiasi perayaan HUT ke-53 KSPSI ini yang dilakukan dengam berbagai kegiatan sosial, mulai dari donor darah, pemeriksaan kesehatan sampai dengan renovasi rumah para buruh yang tidak huni," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, kegiatan bakti sosial tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi multipihak dalam memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja, khususnya di PT. Victory Chingluh Indonesia, Kec. Pasar Kemis.

"Ini adalah sebuah contoh nyata kolaborasi multipihak dalam meningkatkan solidaritas dan kepedulian terhadap para pekerja. Pemerintah Kabupaten Tangerang senantiasa mendukung sinergi antara serikat pekerja, dunia usaha, dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas daerah serta meningkatkan kesejahteraan buruh," ungkapnya

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung dan berkolaborasi penuh dengan KSPSI yang menggelar berbagai kegiatan sosial, di antaranya donor darah, santunan bagi keluarga besar buruh yang membutuhkan, serta kegiatan berkelanjutan selama satu bulan ke depan.

“Kami dari Polri akan terus mendukung program-program yang terkait dengan perlindungan dan pengawalan hak-hak buruh. Desk Tenaga Kerja kami dorong untuk optimal memberikan pendampingan dan solusi, sehingga rekan-rekan buruh mendapatkan kepastian terhadap masa depannya,” ujar Kapolri Listyo Sigit

Pihaknya juga mengapresiasi manajemen PT Victory Chingluh Indonesia yang dinilai memberikan perhatian terhadap kesejahteraan pekerja, termasuk pemberian pesangon bagi pekerja yang memasuki masa pensiun dengan nilai di atas ketentuan pemerintah. Sebagai bentuk dukungannya, Kapolri pun mempersilakan para pekerja pengguna BPJS untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan milik Polri di berbagai wilayah sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah di bidang pelayanan kesehatan.

“Kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang ramah investasi, dengan buruh yang profesional dan hubungan industrial yang kondusif,” tegasnya.

Presiden KSPSI, Andi Gani yang hadir langsung menegaskan komitmen KSPSI untuk tetap berada di garis perjuangan yang sama dalam mengawal hak-hak buruh secara damai dan konstitusional.

"KSPSI bersama 36 federasi tingkat nasional tetap menjadi garda terdepan di garis perjuangan mengawal hak-hak buruh secara damai dan konstitusional. Salah satunya dengan menggelar berbagai kegiatan sosial untuk para buruh seperti ini," ungkapnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara menyambut Bulan Suci Ramadan bersama anak yatim dan dhuafa yang diselenggarakan oleh Yayasan Himpul Daarus Sa’adah, Kec. Curug Minggu (15/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas undangan serta kesempatan untuk bersilaturahmi bersama masyarakat dalam momentum menyambut bulan penuh berkah.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Himpul Daarus Sa’adah, para panitia, dan seluruh donatur yang istiqomah menyelenggarakan kegiatan mulia ini. Semoga menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk terus bergerak dalam kebaikan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia kembali menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada pembangunan nilai-nilai keagamaan dan sosial seperti kebersamaan, empati, dan kepedulian.

“Pembangunan bukan cuma soal jalan atau gedung. Yang tidak kalah penting adalah membangun rasa kebersamaan dan empati. Jika kepedulian sosial tumbuh, insyaAllah masyarakat kita makin kuat, rukun, dan pembangunan pun terasa sampai ke lapisan bawah,” tambahnya.

Dirinya pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, mempererat hubungan dengan Allah SWT, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Kegiatan santunan ini bukan hanya tentang memberi hari ini, tetapi menanamkan nilai kepedulian untuk jangka panjang. Anak-anak kita belajar bahwa berbagi adalah bagian dari kehidupan. Semoga budaya saling membantu terus hidup dari generasi ke generasi,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat agar menyambut bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih, semangat berbagi, serta niat tulus untuk memperbaiki diri demi meraih keberkahan. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka kegiatan Tangerang TAXPO Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang di kawasan Car Free Day Puspemkab Tangerang, Minggu (15/2/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa Tangerang TAXPO merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan nyaman bagi masyarakat. Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan, tetapi hadir langsung di ruang publik agar pelayanan terasa lebih mudah diakses.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah menyelenggarakan Tangerang TAXPO sebagai wujud komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang mendekat, menyapa, dan melayani secara langsung di ruang publik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui Samsat. Kehadiran layanan ini diharapkan semakin mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sambil menikmati suasana olahraga pagi bersama keluarga.

Ia juga menegaskan bahwa pajak merupakan bentuk gotong royong modern masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Dari pajak, pembangunan jalan, fasilitas umum, pendidikan, dan berbagai pelayanan masyarakat dapat terus berjalan demi kesejahteraan bersama. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat sebagai wajib pajak untuk berkontribusi positif dalam pembangunan

“Kita ingin membangun budaya sadar pajak, budaya patuh, dan budaya bangga berkontribusi untuk Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Mengakhiri acara, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang tersedia serta terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto, mengajak masyarakat untuk tidak lagi merasa khawatir atau takut dalam membayar pajak.

“Jadi masyarakat jangan takut lagi. Biasanya kan bayar pajak takut, ada petugas pajak takut. Sekarang enggak usah takut. Karena kami akan melayani semua. Seperti yang tadi disampaikan oleh Pak Bupati, bahwa hasil pajak ini untuk dilaksanakan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Slamet Budhi.

Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti Tangerang TAXPO, Bapenda ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi bahwa pajak adalah kontribusi nyata untuk pembangunan daerah.

"Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mengedukasi bahwa dengan taat dan sadar pajak adalah kontribusi nyata dalam pembangunan daerah," ujarnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup kegiatan UMKM Ngider Kecamatan yang digelar di Halaman Parkir Lapangan Firman Utina, Kecamatan Pasar Kemis, Minggu (15/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo perputaran dan pertumbuhan ekonomi masyarakat harus dimulai dari desa, kelurahan. Untuk itu, ia berharap kegiatan UMKM Ngider Kecamatan dapat mendorong penguatan ekonomi desa. Selain itu, melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha kecil dapat terus menjalankan aktivitas usahanya, membuka lapangan pekerjaan informal, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Putaran ekonominya itu dari, oleh, dan untuk masyarakat Pasar Kemis. Ini untuk membuka usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan memupuk perekonomian yang tumbuh dari bawah, sesuai Asta Cita Bapak Presiden kita, Bapak Prabowo, bahwa ekonomi harus tumbuh kembangnya dari desa,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia mengatakan bahwa kegiatan UMKM Ngider tersebut juga menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan, memasarkan, sekaligus mengembangkan produk-produk lokal Kabupaten Tangerang, khususnya dari Kecamatan Pasar Kemis dan Kecamatan Rajeg.

“Ada dari Kecamatan Rajeg dan sekitarnya. Maksudnya supaya semua kegiatan yang berkenaan dengan kuliner ini terus dikembangkan. Produk-produk lokal ini bisa dilihat, dirasakan, dan dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Tangerang sendiri,” jelasnya

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) terus memfasilitasi pemasaran produk lokal berkualitas Kab. Tangerang hingga ke tingkat internasional. Salah satunya melalui gerai UMKM di bandara yang telah membuka akses pasar mancanegara.

“Alhamdulillah, kemarin waktu ke bandara saya tanya, ternyata banyak pembeli dari luar negeri yang membeli produk UMKM kita. Mudah-mudahan nanti ada juga produk dari sini yang bisa dipasarkan di sana. Kemasannya harus bagus, karena sudah dilatih oleh Dinas Koperasi, termasuk pengolahan dan pengemasannya,” tambahnya.

Berdasarkan data Diskum Kab. Tangerang, jumlah UMKM terus mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 61.000 pelaku UMKM, dan hingga akhir Desember 2025 meningkat menjadi 78.000 UMKM.

“Ini membuktikan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang semakin produktif dan pendapatannya juga semakin baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Tangerang juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka membantu masyarakat menjelang bulan suci Ramadan, di mana masyarakat bisa membeli paket sembako dengan harga Rp41.000 perpaket, dari harga normal sekitar Rp80.000.

“Di UMKM Ngider Kecamatan ini, kita juga menggelar bazar sembako murah. Semoga ini bisa meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Ramadan,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Bupati atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan tahun 2026. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan dapat menjalankan ibadah dengan tenteram, nyaman, serta mendapatkan ganjaran pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amin,” pungkasnya. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Benjamin Paulus Octavianus meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih, di Pasar Anyar dan Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu (14/2/26).

Hal ini sebagai bagian dari program percontohan nasional layanan cek kesehatan di pasar tradisional. Yakni, untuk mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan dasar kepada masyarakat melalui lokasi yang mudah dijangkau, yakni pasar.

Wamenkes menyampaikan, program ini dilaksanakan serentak di lima lokasi di Provinsi Banten dan menjadi percontohan nasional. Ia mengapresiasi Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang sebagai pelopor pelaksanaan Pos Kesehatan Merah Putih di pasar.

“Saya senang sekali karena Banten menjadi pelopor gerakan ini, termasuk Kota Tangerang. Ini perjuangan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, untuk operasional pos, tenaga kesehatan disiapkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Kota Tangerang, didukung rumah sakit swasta serta relawan. Jam pelayanan disesuaikan dengan waktu puncak aktivitas pasar agar memudahkan warga untuk datang.

“Kalau masyarakat tidak sempat ke puskesmas atau rumah sakit, hampir setiap hari mereka datang ke pasar. Di sinilah kita hadir agar masyarakat bisa mampir cek kesehatan, mulai dari pemeriksaan tensi dan gula darah,” ujar dr. Dini.

Ia menekankan, dua pemeriksaan tersebut sangat penting karena hipertensi dan diabetes yang tidak terkontrol menjadi penyumbang terbesar penyakit berat seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal yang memerlukan cuci darah.

Dengan hadirnya Pos Kesehatan Merah Putih di pasar, diharapkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan meningkat dan kasus penyakit kronis dapat ditekan melalui deteksi dini.

“Tujuan utamanya satu, agar masyarakat hidup sehat. Pasar kita jadikan gerbang awal menjaga kesehatan,” tutup dr. Dini. (Red)

Page 1 of 616
Go to top