Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meresmikan Gedung Sekretariat dan Gedung Olahraga (GOR) KONI Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Sabtu (10/01/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa peresmian Gedung Sekretariat dan GOR KONI tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam upaya mendorong pengembangan olahraga secara berkelanjutan.
“Dengan fasilitas yang lebih representatif ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet daerah, mempermudah koordinasi organisasi olahraga, serta menjadi wadah kegiatan keolahragaan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia juga menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana olahraga merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mendorong gaya hidup sehat di masyarakat.
“Saya berharap gedung ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dijadikan sebagai pusat pembinaan atlet dan terbuka bagi masyarakat yang ingin berolahraga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu mengatakan hadirnya Gedung Sekretariat dan GOR KONI tersebut sangat membantu dalam meningkatkan kinerja organisasi dan pembinaan atlet.
“Gedung ini akan memudahkan koordinasi antar cabang olahraga, menyediakan ruang administrasi dan pelatihan yang memadai, serta menjadi pusat kegiatan latihan dan kompetisi tingkat daerah,” jelasnya.
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas dukungan fasilitas yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyediakan fasilitas ini. Tentunya akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Tangerang,” katanya.
Lebih lanjut, Eka Wibayu juga mengungkapkan agenda terdekat KONI Kabupaten Tangerang, yaitu mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten yang akan diselenggarakan di Kota Tangerang Selatan.
“Melihat kekuatan dan potensi yang kita miliki, Kabupaten Tangerang ditargetkan dapat meraih juara umum,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang, Hendri Hermawan, melaporkan bahwa pembangunan Gedung Sekretariat KONI Kabupaten Tangerang memiliki luas bangunan sekitar 576 meter persegi yang terdiri dari dua lantai. Dan untuk bangunan GOR memiliki luas sekitar 875 meter persegi yang juga terdiri dari dua lantai.
“Total luas lahan pembangunan mencapai 4.150 meter persegi dengan masa pengerjaan kurang lebih 240 hari kalender,” jelasnya.
Acara peresmian Gedung Sekretariat dan GOR KONI Kabupaten Tangerang yang juga dihadiri segenap jajaran pengurus KONI, para Kepala OPD, unsur Forkopimcam, pengurus cabang olahraga, serta para pelaku tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 60 anak yatim sebagai bentuk rasa syukur dan penyerahan penghargaan kepada para atlet berprestasi. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mendorong mahasiwa khususnya yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA)–Malang untuk berperan aktif dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri peringatan Dies Natalis ke-26 Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA)–Malang yang digelar di Aula Gedung Dharma Wanita, Sabtu (10/01/25)
"HIMATA-Malang adalah wadah strategis bagi mahasiswa asal Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan untuk berhimpun, berproses, dan berkarya. Peran aktif dan kontribusi aktifnya sangat dibutuhkan bagi pembangunan daerah," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, mahasiswa merupakan agen perubahan dan calon pemimpin masa depan. Dukungan keterlibatan dan peran aktif mahasiswa sangat penting, baik sebagai mitra pembangunan maupun sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.
“Dies Natalis ini diharapkan bukan hanya perayaan seremonial, tetapi momentum evaluasi dan konsolidasi. Mahasiswa HIMATA-Malang adalah agen perubahan dan calon-calon pemimpin di masa depan yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa,” ujarnya
Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan para mahasiswa dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami, pemerintah daerah senantiasa terbuka untuk kolaborasi dan melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan, mulai dari program sosial hingga pembangunan. Ini menjadi sarana pembelajaran langsung agar ilmu yang diperoleh di kampus dapat diterapkan di lapangan,” imbuhnya.
Dirinya pun mengucapkan selamat atas dies natalis ke-26 HIMATA-Malang dan berharap HIMATA-Malang semakin matang dan mampu menguatkan kiprahnya dalam pembangunan serta pemberdayaan masyarakat
"selamat dan apresiasi atas eksistensi HIMATA-Malang yang telah berkiprah selama 26 tahun. Semoga momen ini bisa menjadikan HIMATA-Malang semakin matang dan menguatkan eksistansinya dalam pembangunan serta pemberdayaan masyarakat," pungkasnya
Sementara itu, Ketua Umum HIMATA-Malang Rafi Khairan, mengajak seluruh anggota dan alumni untuk menjadikan usia 26 tahun sebagai titik refleksi perjalanan organisasi serta memperkuat visi ke depan.
"Dengan jargon baru HIMATA-Malang, “Dari Kebersamaan Lahir Kekuatan”, sebagai simbol persatuan dan soliditas organisasi, mari kita kuatkan identitas Tangerang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) dan menyerahkan bantuan keagamaan di Masjid Jami Nurul Amal, Desa Panongan, Kecamatan Panongan, Jumat (9/1/25).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Jami Nurul Amal. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan keagamaan serta operasional masjid.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap sarana ibadah dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa program Jumat Keliling merupakan program rutin Pemerintah Kabupaten Tangerang yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, khususnya dengan para tokoh agama dan jamaah masjid serta menjadi salah satu sarana
bagi pemerintah daerah untuk bisa bertatap muka dan hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat.
“Program Jumat Keliling ini rutin kami laksanakan agar pemerintah bisa hadir langsung di tengah masyarakat. Selain bersilaturahmi dengan warga dan tokoh agama setempat, kami juga ingin melihat secara langsung kondisi dan situasi masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, melalui kegiatan tersebut pemerintah dapat mendengar secara langsung berbagai harapan, keluhan, saran, masukan, hingga kritik dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan ke depan.
Bupati Tangerang juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Panongan yang telah menyambut dengan baik pelaksanaan Jumat Keliling di Masjid Jami Nurul Amal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan warga Desa Panongan yang telah menerima kami untuk melaksanakan Jumat Keliling di masjid ini. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang resmi memasuki hari pertama, setelah dibuka secara resmi oleh Bupati Tangerang pada Kamis malam. Kegiatan MTQ tahun 2026 ini digelar di Kecamatan Pagedangan di 14 arena yang tersebar di beberapa lokasi.
Salah satu arena yang menarik perhatian adalah Arena 2 Bidang Tilawah Remaja yang berlangsung di Aula Taman Makam Pahlawan Raden Arya Wangsakara, Jalan Lengkong Klai, Desa Lengkong Kulon. Arena ini diikuti oleh 16 peserta terbaik dari berbagai kecamatan yang menampilkan kemampuan tilawah dengan performa maksimal.
Penampilan para peserta Tilawah Remaja menunjukkan kualitas bacaan Al-Qur’an yang sangat baik, baik dari segi makharijul huruf, tajwid, maupun penghayatan lagu, sehingga mampu memukau para dewan hakim dan masyarakat yang hadir.
Salah satu peserta, Khairul Bariyah, perwakilan dari Kafilah Kecamatan Rajeg, menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan persiapan intensif selama tiga bulan sebelum pelaksanaan MTQ ke-56. Ia mengungkapkan bahwa latihan dilakukan secara konsisten, bahkan dengan treatment khusus, yakni menghafal satu juz Al-Qur’an setiap selesai melaksanakan sholat wajib.
“Persiapan ini tidak lepas dari dukungan besar orang tua, guru, serta saudara-saudara saya. Support tersebut menjadi motivasi dan keyakinan bagi saya untuk tampil maksimal,” ujar Khairul Bariyah, Jumat (09/01/26).
Ia juga berharap melalui pelaksanaan MTQ ke-56 ini, syiar Islam dapat semakin meluas di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
“Semoga MTQ bisa membuat generasi muda semakin mencintai Al-Qur’an dan termotivasi untuk ikut ambil bagian dalam MTQ di masa mendatang,” tutupnya.
Dengan antusiasme peserta dan dukungan masyarakat, MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman yang berkelanjutan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid meresmikan Gedung Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang di Kampung Bugel Kelurahan Tigaraksa, Jum’at, (09/01/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatkan bahwa gedung PCNU tersebut diharapkan bukan hanya rumah keluarga besar PCNU, namun juga bisa menjadi menjadi rumah besar umat serta pusat penguatan moderasi beragama, persatuan dan toleransi di Kabupaten Tangerang.
"Gedung ini bukan hanya rumah bagi warga NU Kabupaten Tangerang, tapi juga diharapkan menjadi rumah besar umat serta pusat penguatan moderasi beragama, persatuan, dan toleransi di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang senantiasa mendukung dan mengapresiasi program-program NU yang
telah dijalankan, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, dakwah, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
“Kami, pemerintah daerah terus menguatkan bersinergi dan kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama. Terima kasih dan apresiasi atas program-program NU yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, baik di bidang kesehatan, sosial, maupun ekonomi umat, akan terus kami dukung,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan pentingnya menjaga identitas Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam yang moderat, toleran, dan berakar kuat pada budaya lokal, sekaligus menjadi benteng persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Nahdlatul Ulama selama ini telah berkontribusi besar dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan stabilitas daerah. Identitas NU harus tetap dijaga, dengan dakwah yang sejuk, santun, dan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama,” imbuhnya.
Pihaknya pun mengucapkan selamat atas selesainya pembangunan Gedung PCNU yang dibangun di atas tanah wakaf dan diperuntukkan bagi kemaslahatan umat.
“Selamat atas Gedung Nahdlatul Ulama ini. Siapa pun yang memiliki kepentingan untuk kemaslahatan masyarakat, silakan memanfaatkan gedung ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tangerang, KH Mahmud Jumhur menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Gedung PCNU.
"Gedung ini akan dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan dan pelayanan umat nantinya," jelasnya
Peresmian Gedung PCNU Kab. Tangerang juga dihadiri perwakilan unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, segenap pengurus PWNU Banten dan PCNU Kab. Tangerang, Muslimat NU, Fatayat NU, tokoh NU se-Kabupaten Tangerang, para pemuka agama lintas iman, anggota DPRD, unsur Forkopimda, Camat Tigaraksa, Lurah Kaduagung. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Di tengah era modernisasi, perhatian terhadap warga penyandang disabilitas masih menjadi kebutuhan penting yang harus terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Sosial kembali menunjukkan komitmennya dengan menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga lansia penyandang disabilitas di Kampung Pinang, RT 04/03, Kelurahan Tigaraksa, Kamis (8/1/2026).
Bantuan kursi roda tersebut diberikan kepada seorang janda lansia bernama Nawati (59), yang selama ini mengalami kesulitan berjalan akibat keterbatasan fisik. Bantuan tersebut disambut haru oleh penerima manfaat, yang mengaku sangat terbantu karena keterbatasan ekonomi yang dimilikinya.
Dengan mata berkaca-kaca, Nawati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah.
“Terima kasih Pak Lurah dan Dinas Sosial yang sudah membantu saya agar bisa berjalan dengan baik. Selama ini saya kesulitan berjalan dan tidak mampu membeli kursi roda. Bantuan ini sangat membantu saya,” ujarnya.
Sementara itu, Siti Rohmah, Kasi Lansia dan Anak Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, menjelaskan bahwa bantuan kursi roda tersebut merupakan tindak lanjut dari pengajuan pihak kelurahan untuk warga lansia kurang mampu penyandang disabilitas.
“Hari ini kami menyerahkan satu unit kursi roda dari Dinas Sosial yang merupakan usulan dari kelurahan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan program seperti ini dapat terus berjalan,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan juga didampingi langsung oleh Lurah Tigaraksa, Eko Suryanto, yang menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, atas perhatian yang diberikan kepada warga yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Maesyal Rasyid melalui Dinas Sosial yang telah menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga Kabupaten Tangerang di Kelurahan Tigaraksa. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi penerima,” katanya.
Eko menambahkan, penyerahan bantuan kursi roda kali ini merupakan tahap awal. Ke depan, pihak kelurahan akan terus mengusulkan bantuan serupa melalui laporan para kader di lapangan.
“Mudah-mudahan ke depannya usulan-usulan yang telah diajukan dapat segera terealisasi, sehingga semakin banyak warga yang terbantu,” tambahnya.
Selain Nawati, masih banyak warga miskin dan penyandang disabilitas lain di wilayah tersebut yang membutuhkan perhatian serupa. Pemerintah daerah diharapkan terus memperluas jangkauan bantuan sosial agar semakin banyak warga seperti Nawati yang dapat merasakan langsung kehadiran dan kepedulian negara melalui program-program kesejahteraan sosial. (Rosmala)