Banten

Banten (7352)

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung meriah di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini juga masih dalam rangkaian Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang sekaligus menyambut Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober. Melalui program GPM ini, Pemkab Tangerang hadir langsung di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta membantu meringankan beban ekonomi warga.

Dalam kegiatan GPM tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas bahan pokok di bawah harga pasar. Komoditas yang disediakan antara lain beras, gula pasir, telur ayam, minyak goreng, cabai rawit merah, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, hingga sayuran segar.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Sekertariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, dalam sambutannya saat membuka kegiatan secara resmi menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian nyata Pemkab Tangerang di tengah gejolak ekonomi global yang memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Hari ini Pemerintah Kabupaten Tangerang hadir memberikan bantuan bersubsidi langsung dalam bentuk barang yang harganya dimurahkan. Sebagai contoh, beras kemasan 5 kilogram yang di pasaran seharga Rp70.000, hari ini dijual hanya Rp24.500. Selisih kekurangannya ditutupi oleh pemerintah daerah. Ini adalah bukti nyata bahwa Pemkab Tangerang selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujar Syaifullah.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan GPM tidak hanya terpusat di Tigaraksa, tetapi juga dilaksanakan serentak di beberapa kecamatan lain di wilayah Kabupaten Tangerang agar manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat luas.

Sementara itu, Sekretaris DPKP Kabupaten Tangerang, Febya Satyaningsih, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM melibatkan kerja sama dengan berbagai mitra penyedia pangan serta pihak Kecamatan Tigaraksa.

"Tujuan utama kegiatan GPM ini adalah menyediakan komoditas pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau. Selain bermitra dengan penyedia pangan, kami juga menyiapkan 400 kupon beras premium bersubsidi kemasan 5 kg. Penerima kupon telah dikoordinasikan dengan Kecamatan Tigaraksa, menyasar warga yang bermukim di sekitar Gedung Usaha Daerah ini," jelas Febya. (Red)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelontorkan bonus prestasi senilai Rp12 miliar bagi para atlet peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Banten 2026.

Penyerahan bonus dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Jalan Satria–Sudirman, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kamis (15/10/2026).

Sachrudin mengatakan, pemberian bonus tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas perjuangan dan prestasi para atlet yang telah mengharumkan nama Kota Tangerang di ajang olahraga tingkat Provinsi Banten.

Penghargaan tersebut tidak hanya diberikan kepada atlet, tetapi juga kepada pelatih, manajer, dan ofisial yang turut berperan dalam proses pembinaan serta mendukung kontingen Kota Tangerang selama mengikuti kompetisi.

“Kami sudah membagikan bonus penghargaan kepada para patriot olahraga yang telah membanggakan Kota Tangerang. Bonusnya langsung diterima atlet, manajer, sampai para ofisial,” ujar Sachrudin di Puspem Kota Tangerang, Kamis (15/10/2026).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menambahkan bahwa besaran bonus prestasi tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Untuk kategori perorangan, Pemkot Tangerang menetapkan bonus sebesar Rp25 juta bagi peraih medali emas, Rp10 juta untuk peraih medali perak, dan Rp7,5 juta bagi peraih medali perunggu.

Sementara itu, besaran bonus untuk kategori beregu disesuaikan dengan jumlah atlet dan ofisial pada masing-masing cabang olahraga.

Kaonang menegaskan, Pemkot Tangerang menerapkan besaran bonus yang sama bagi atlet POPDA maupun PEPARPEDA sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan seluruh atlet, termasuk atlet pelajar penyandang disabilitas.

“Kami tidak membedakan bonus prestasi bagi para atlet, mau POPDA atau PEPARPEDA nilainya sama karena sama-sama telah mengharumkan nama Kota Tangerang di ajang olahraga bergengsi di Provinsi Banten. Tidak berhenti di sini, kami berharap bonus ini bisa menjadi motivasi bagi datangnya prestasi lagi, khususnya di ajang PORPROV VII Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan mendatang,” tambah Kaonang.

Pemberian bonus tersebut disambut gembira oleh para atlet penerima penghargaan. Selain menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan mereka, bonus itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan serta mendukung pengembangan karier olahraga pada masa mendatang.

Salah seorang penerima bonus, Fachry Hermawan, atlet taekwondo dari SMA Yuppentek 1 Kota Tangerang, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Fachry berhasil meraih medali emas pada kategori 60 kilogram dalam ajang POPDA XII Banten 2026.

“Alhamdulillah, saya sendiri sangat senang bisa menerima bonus yang sudah lama ditunggu-tunggu ini. Bonus ini sangat berguna untuk mendukung pendidikan ke depan, apalagi saya sekarang sudah kelas XII jadi akan digunakan untuk persiapan kuliah,” ungkap Fachry. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id — Dugaan kasus pelecehan seksual di lingkungan SMA Negeri 25 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan. Menyikapi persoalan tersebut, massa yang tergabung dalam Peduli Generasi Pelajar Bangsa menggelar aksi damai di lingkungan sekolah pada Kamis (15/10/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan agar dugaan kasus yang menyangkut perlindungan peserta didik itu ditangani secara serius, transparan, dan menyeluruh. Mereka meminta pihak sekolah, instansi pendidikan terkait, serta aparat penegak hukum memberikan perhatian khusus agar persoalan tersebut memperoleh penanganan yang jelas sesuai ketentuan yang berlaku.

Aktivis Peduli Generasi Pelajar Bangsa, Jon Pera, dalam orasinya menegaskan bahwa dugaan kasus tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan. Ia mendesak agar pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan secara objektif dan memastikan seluruh fakta terungkap.

Menurutnya, apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan pelanggaran, pihak yang terbukti bertanggung jawab harus diberikan sanksi tegas sesuai aturan, termasuk pemberhentian apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Dugaan kasus ini harus ditangani secara serius. Kami meminta pihak terkait tidak tinggal diam dan memastikan proses pemeriksaan berjalan secara transparan serta adil,” tegas Jon Pera saat berorasi.

Ia juga menekankan pentingnya keseriusan seluruh pihak dalam menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk tindakan yang dapat mengancam keselamatan serta masa depan peserta didik.

Sementara itu, Catur turut menyampaikan desakan agar dugaan pelecehan seksual tersebut diusut tuntas. Ia menilai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan perlindungan pelajar harus menjadi perhatian bersama, bukan sekadar polemik yang berakhir tanpa kejelasan.

Catur meminta pihak berwenang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait, serta mengambil langkah sesuai ketentuan hukum apabila dugaan pelanggaran terbukti.

“Kasus ini harus diusut tuntas. Jika terbukti bersalah, oknum guru tersebut harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Dunia pendidikan harus menjadi tempat yang aman bagi para siswa dan siswi,” ujar Catur.

Menurutnya, perlindungan terhadap peserta didik merupakan hal mendasar yang harus dijamin oleh setiap lembaga pendidikan. Penanganan yang tepat juga diperlukan agar masyarakat memperoleh kejelasan dan kepercayaan terhadap mekanisme pengawasan di lingkungan sekolah tetap terjaga.

Aksi damai tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi masyarakat agar pihak sekolah, Dinas Pendidikan terkait, dan aparat penegak hukum tidak mengabaikan dugaan kasus tersebut.

Massa berharap adanya tindak lanjut yang konkret, mulai dari pemeriksaan terhadap informasi yang beredar hingga penetapan langkah penanganan berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penanganan perkara semacam ini perlu dilakukan secara profesional, objektif, dan berkeadilan. Setiap pihak harus diberikan kesempatan menyampaikan keterangan, sementara proses pemeriksaan harus berjalan tanpa tekanan maupun intervensi yang dapat memengaruhi objektivitas.

Di sisi lain, perlindungan terhadap korban dan saksi harus menjadi prioritas. Identitas korban, terutama apabila melibatkan anak di bawah umur, perlu dijaga secara ketat. Informasi yang dapat mengarah pada identitas korban juga tidak semestinya disebarluaskan demi mencegah dampak lanjutan terhadap privasi, kondisi psikologis, dan masa depan yang bersangkutan.

Hingga terdapat keterangan dan hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang, dugaan tersebut tetap harus ditempatkan sebagai perkara yang memerlukan verifikasi. Setiap kesimpulan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan bukti yang sah.

Masyarakat berharap persoalan ini memperoleh penanganan yang jelas dan bertanggung jawab. Upaya mengungkap fakta, memberikan perlindungan kepada peserta didik, serta menegakkan aturan secara adil menjadi bagian penting dalam menjaga marwah dunia pendidikan. (Mala)

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41. Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Rabu (14/10/26).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengatakan Trade Expo Indonesia (TEI) tersebut merupakan ajang tahunan pameran perdagangan internasional yang menjadi wadah promosi utama produk-produk unggulan dari seluruh pelosok tanah air, termasuk komoditas lokal hasil karya para pelaku UMKM dan perajin dari Kabupaten Tangerang.

"Melalui Trade Expo di ICE BSD inilah semua barang-barang dari seluruh Indonesia dipamerkan, termasuk dari Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan kita bisa dapat peluang, mengekspor barang-barang kerajinan khas Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan

Dia menandaskan bahwa para pelaku UMKM dan pengrajin Kabupaten Tangerang bisa memanfaatkan ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 untuk tidak hanya mengenalkan dan mempromosikan produk-produk unggulan yang berkualitas, namun juga memperluas pasar dengan banyaknya calon pembeli potensial yang datang langsung, baik dari dalam maupun luar negeri

"Pameran tahunan ini adalah momentum sebagai batu loncatan yang sangat menjanjikan bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan karyanya dan memerluas pasar ke tingkat global," tandasnya

Pihaknya berharap dengan banyaknya pembeli yang datang langsung ke Trade Expo Indonesia tersebut dapat memacu para pelaku usaha dan instansi terkait untuk terus menggenjot kualitas dan daya saing produk-produk lokal Kabupaten Tangerang di pasar global.

"Dengan hadirnya pembeli (buyers) dari berbagai negara di ajang TEI ke-41 ini, diharapkan potensi ekspor produk-produk unggulan Kabupaten Tangerang dapat juga semakin terbuka lebar, meningkatkan ekonomi daerah, serta memperluas jangkauan pasar internasional," pungkasnya

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan saat ini, pemerintah terus menggalakkan ekspor yang bernilai tambah tinggi dengan hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam Indonesia. Menurut dia, hilirisasi merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional

"Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari hingga Agustus 2026 mencapai US$7,25 miliar. Nilai ekspor pada periode tersebut tercatat US$193,6 miliar atau meningkat US$4,74 miliar secara tahunan," ujar Bahlil

Dia berharap Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 dapat meningkatkan kerja sama investasi, transisi energi, dan pengembangan teknologi digital serta akses pasar melalui perjanjian perdagangan yang dapat memberikan dampak langsung bagi eksportir.

"Saya percaya trade Expo Indonesia pada tahun ini dapat maksimal kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Saya minta agar target bisa melampaui target tahun sebelumnya yang ditargetkan US$16 miliar lebih tapi realisasinya bisa mencapai sekitar US$22,8 miliar," tegasnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Masjid Nila Sari di lingkungan Qonita Islamic Boarding School, Cisauk. Rabu (14/10/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal berharap Masjid Nila Sari yang telah diresmikan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

“Masjid bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga harus jadi pusat pendidikan, pembinaan akhlak, dan penguatan ukhuwah Islamiyah,” ujar Bupati Maesyal

Lanjut dia, keberadaan lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dan strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul, beriman, berkarakter, dan berakhlakul karimah terlebih di era perkembangan digitalisasi teknologi dan informasi

"Di era teknologi dan informasi digital saat ini, lembaga pendidikan Islam memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, menguasai ilmu pengetahuan saja tapi juga kokoh mental dan spiritualnya," tandasnya

Bupati Maesyal juga berpesan kepada para santri agar bersama-sama memakmurkan Masjid Nila Sari dengan salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, menuntut ilmu, serta berbagai kegiatan positif lainnya.

“Gotong-royong, makmurkan masjid ini. Jadilah generasi yang cerdas, berakhlak mulia, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” pesannya.

Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada keluarga besar Qonita Islamic Boarding School atas pembangunan masjid tersebut dan mendoakan agar masjid tersebut membawa manfaat dan keberkahan, bagi keluarga besar Qonita Islamic Boarding School dan masyarakat sekitar

"Terus dijaga dan dimakmurkan sehingga menjadi pusat ibadah, pendidikan, persaudaraan hingga mampu membawa keberkahan bagi Qonita Islamic Boarding School dan masyarakat sekitar," pungkasnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, membuka Dekra Fest 2026 di Mall Ciputra Tangerang, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang tersebut digelar untuk mempromosikan produk kerajinan dan karya kreatif pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Mewakili Bupati Tangerang, Soma Atmaja menyampaikan bahwa Dekra Fest 2026 menjadi wadah promosi, apresiasi, sekaligus sarana pengembangan produk kerajinan masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis masyarakat serta melestarikan warisan budaya daerah.

“Melalui Dekra Fest 2026, kita memiliki komitmen bersama untuk mendukung UMKM lokal dengan mempromosikan produk-produk kerajinan hasil karya perajin kita, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah,” ujar Soma saat membuka kegiatan tersebut.

Menurut Soma, produk UMKM Kabupaten Tangerang memiliki kualitas, keunikan, serta nilai estetika dan kebudayaan yang patut dibanggakan. Karena itu, masyarakat diharapkan semakin mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah.

“Gerakan Bangga Buatan Indonesia, khususnya bangga terhadap produk-produk dari UMKM Kabupaten Tangerang, harus terus kita gelorakan bersama. Kita harus bangga memakai, mengonsumsi, dan menggunakan produk lokal hasil karya anak bangsa dan warga Kabupaten Tangerang sendiri,” tuturnya.

Soma juga mengapresiasi dukungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tangerang serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Dekra Fest 2026. Ia berharap kolaborasi yang terbangun dapat memperluas jangkauan pemasaran produk kerajinan dan UMKM, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga hingga pasar provinsi, nasional, bahkan internasional.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, mengatakan penyelenggaraan Dekra Fest 2026 berjalan dengan baik dan menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM, khususnya sektor kerajinan atau kriya, untuk meningkatkan kualitas serta memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas.

“Tujuan daripada acara Dekra Fest ini adalah supaya para UMKM ini, khususnya di kriya, untuk memajukan para UMKM ini supaya mereka meningkatkan kembali hasil-hasil kriya mereka supaya lebih dikenal lagi oleh masyarakat,” ujar Rismawati.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Dekra Fest 2026 di pusat perbelanjaan merupakan salah satu upaya untuk memperluas jangkauan promosi produk UMKM. Melalui lokasi tersebut, produk kerajinan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang diharapkan dapat menjangkau pengunjung yang lebih beragam, termasuk masyarakat yang sebelumnya belum mengenal produk-produk tersebut.

“Kenapa diadakan di mal Ciputra, tentunya juga untuk lebih mengenalkan kembali hasil atau produk-produk hasil UMKM ini untuk lebih dikenal kembali, yaitu tadi oleh masyarakat luas,” jelasnya.

Rismawati menambahkan, keikutsertaan pelaku UMKM dalam Dekra Fest 2026 juga dapat membantu memperkenalkan potensi kerajinan dari satu kecamatan kepada masyarakat di kecamatan lainnya. Dengan demikian, produk yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan asalnya berpeluang mendapatkan perhatian dan pasar yang lebih luas.

“Jadi lebih dikenal luas dan tentunya akan menambah pengetahuan juga untuk UMKM yang berada di luar Kecamatan Panongan,” pungkasnya. (Red)

Page 12 of 736
Go to top