Items filtered by date: Monday, 03 August 2026

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi memulai Program Pesta Diskon Kemerdekaan yang berlangsung mulai 3 hingga 31 Agustus 2026.

Melalui program yang digagas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang ini, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai keringanan pajak daerah dengan potongan hingga 45 persen sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa mengatakan, momentum kemerdekaan dimaknai sebagai kesempatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kemudahan pelayanan, termasuk dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

"Melalui Pesta Diskon Kemerdekaan, kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan membayar pajak. Pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik," ujar Kiki, Senin (3/8/26).

Untuk mempermudah pembayaran, Pemkot Tangerang menyediakan berbagai pilihan kanal pembayaran, baik secara langsung maupun digital. Masyarakat dapat membayar melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang, bank bjb, Alfamart dan Pos Indonesia.

Sementara pembayaran nontunai dapat dilakukan melalui Aplikasi Tangerang LIVE, Tokopedia, OVO, LinkAja, Shopee, GoPay, bjb DIGI, QRIS, PosPay, serta kanal pembayaran elektronik lainnya.

Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat agar tidak menunda memanfaatkan program tersebut mengingat masa berlakunya hanya hingga 31 Agustus 2026.

"Selain menghemat biaya pembayaran pajak, partisipasi masyarakat dalam membayar pajak juga menjadi kontribusi nyata untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan berbagai layanan publik di Kota Tangerang,” tandasnya.

Berikut berbagai keuntungan di Pesta Diskon Kemerdekaan:

• Diskon 17% untuk pokok PBB-P2 hingga Tahun Pajak 2014.
• Diskon 8% untuk pokok PBB-P2 Tahun Pajak 2015–2020.
• Diskon 45% BPHTB untuk perolehan hak melalui program PRONA, PTSL dan PTKL.
• Bebas sanksi administrasi (denda) untuk tunggakan hingga Tahun Pajak 2025

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang membuka sosialisasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) yang dilaksanakan di Aula Rapat Kecamatan Kemiri, Senin (03/08/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mendorong para kepala desa dan BPD untuk menjadi teladan dan garda terdepan dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

"Alhamdulillah Ini putaran kedua kami datang bersama dengan Pak Kajari dan stafnya kepada kepala desa dan BPD-nya dalam rangka memberikan peningkatan wawasan dan kompetensi terhadap kesadaran hukum dalam menjalankan tugasnya selaku abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menandaskan para kepala desa dan BPD hendaknya tidak hanya paham tentang hukum dan peraturan yang berlaku tapi juga konsisten mampu mengimplementasikan dan mentransformasikan kepada masyarakat agar keamanan, ketertiban dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan tetap terjaga.

"Saya yakin tidak ada kepala desa menyalahgunakan kewenangannya. Kades dan BPD-nya tidak hanya paham hukum tapi juga mampu mengimplementasikan dan mentransformasikan dengan baik kepada masyarakat. Agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa untuk kepentingan masyarakat tetap transparan, keamanan dan ketertiban juga terjaga," tandasnya.

Dia juga meminta para kepala desa dan BPD bisa hadir untuk kepentingan masyarakat dan bertanggung jawab penuh terhadap penggunaan sumber-sumber keuangan desa. Alokasi penggunaan sumber keuangan desa untuk pembangunan fisik, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat harus benar-benar tepat sasaran, bermanfaat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Saya mohon para kepala desa berusaha untuk sama-sama melaksanakan tugas penuh dengan amanah. Kita dipilih menjadi kepala desa maksudnya adalah saat rakyat itu membutuhkan kehadiran kita dalam persoalan apapun yang diharapkan didambakan, kita tidak boleh menghindar dan harus dihadapi, cari solusi yang bisa diselesaikan, kalau belum bisa diatasi lapor ke camat,nlapor ke kami untuk bisa kita tidak lanjutin," tegasnya.

Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Kab. Tangerang yang terus bersinergi dalam memperkuat pemahaman, dan kesadaran hukum kepada para kepala desa dan BPD sehingga bisa meningkatkan kapatuhan dan menghindari penyelewengan yang merugikan banyak pihak.

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih kepada Pak Kajari dan juga perangkat jajarannya yang telah memberikan pengetahuan dan mengingatkan kita terus agar patuh peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memberikan pencerahan supaya kita terhindar dari tindak korupsi dan penyelewengan yang merugikan masyarakat," ucapnya.

Ketua penyelenggara kegiatan, Jayadi yang juga menjabat sebagai Kades Patramanggala mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi Kadarkum tersebut diikuti sebanyak 124 peserta.

"Total peserta pada hari ini tercatat 124 orang dari 7 kecamatan dan 62 desa. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan serta para narasumber. Tentunya ini sangat baik buat kita semua sebagai pamong di desa," ungkap Jayadi. (Red)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai merealisasikan program rekonstruksi dan perbaikan sejumlah ruas jalan strategis pada Agustus 2026. Salah satu ruas yang menjadi prioritas utama adalah Jalan Muhammad Toha, mengingat tingkat kerusakannya yang cukup berat serta tingginya aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan seluruh proses pengadaan pekerjaan telah selesai dan saat ini memasuki tahapan penandatanganan kontrak serta persiapan rekayasa lalu lintas sebelum pekerjaan fisik dimulai.

"Alhamdulillah proses pengadaan sudah selesai. Dalam minggu ini kami targetkan penandatanganan kontrak, kemudian dilanjutkan rapat persiapan dan rekayasa lalu lintas. Insya Allah awal Agustus ini pekerjaan fisik sudah mulai dilaksanakan," ujar Taufik, Sabtu (1/8/2026).

IMG 20260803 WA0020

Ia menjelaskan, perbaikan Jalan Muhammad Toha akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa segmen. Untuk ruas dengan tingkat kerusakan paling berat, pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tiga bulan sesuai dengan masa kontrak.

Taufik berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan proyek tersebut, termasuk mematuhi rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama proses pembangunan berlangsung agar pekerjaan dapat berjalan lancar.

Selain Jalan Muhammad Toha, Jalan Prabu Kian Santang juga dipastikan masuk dalam daftar prioritas rekonstruksi pada tahun 2026. Ruas jalan tersebut dipilih karena mengalami kerusakan cukup berat dan merupakan jalur strategis yang berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, Taufik mengungkapkan bahwa proyek rekonstruksi Jalan Sangego–Gatot Subroto juga segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek tersebut telah menyelesaikan proses lelang dan kini memasuki tahapan administrasi kontrak sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Tak hanya itu, Jalan Berhias di Kecamatan Karawaci juga masuk dalam daftar perbaikan tahun ini. Dinas PUPR akan kembali melakukan pengecekan lapangan sebagai bagian dari program peningkatan dan rekonstruksi jalan yang telah direncanakan.

Menurut Taufik, seluruh program perbaikan jalan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. Pada tahun 2026, Pemkot Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp69 miliar untuk menangani sejumlah ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan.

"Penentuan prioritas tidak hanya berdasarkan banyaknya aduan masyarakat, tetapi juga hasil survei teknis terhadap kondisi jalan. Aspek keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama, sehingga ruas dengan tingkat kerusakan berat dan mobilitas tinggi kami dahulukan untuk ditangani," tegas Taufik. (Sumar)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Camat Sindang Jaya melakukan peletakan batu pertama pembangunan 4 (empat) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya, Senin (3/8/26).

Empat rumah yang dibangun kembali tersebut merupakan milik Ibu Jamilah, Bapak Masud, Bapak Asdi, dan Ibu Marsiyah. Keempat rumah berada di lokasi yang berdekatan sehingga proses pembongkaran dan pembangunan dapat dilakukan secara bersamaan.

Bupati Measyal Rasyid mengatakan program pembangunan RTLH tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Sindang Jaya, dan pemerintah desa setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.

Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan RTLH tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan hunian yang sehat dan nyaman dengan fasilitas sanitasi yang memadai.

"Rumah yang tadinya tidak layak, insyaAllah akan menjadi rumah yang layak huni. Yang sebelumnya belum memiliki sanitasi, air bersih, dan toilet yang memadai, semuanya akan dibangun sehingga masyarakat dapat tinggal di rumah yang sehat, bersih, dan nyaman," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Sindang Jaya beserta kepala desa yang telah bergotong royong bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Camat dan kepala Dldesa yang mau bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang membangun rumah-rumah ini. Hari ini empat rumah langsung kita bongkar agar proses pembangunannya bisa dilakukan secara bersamaan dan selesai dalam waktu yang bersamaan pula," ujarnya

Ia juga menegaskan program pembangunan RTLH ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Jamilah, mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selama ini ia mengaku selalu merasa khawatir tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan.

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali. Terima kasih Pak Bupati Maesyal dan jajaran yang telah membangun rumah saya. Selama ini kalau tidur selalu was-was rumah akan roboh, kalau hujan juga sering kebanjiran karena lantainya masih tanah. Alhamdulillah, saya tidak bisa berkata-kata lagi, hanya bisa mendoakan semoga Bapak Bupati selalu diberikan kesehatan dan keberkahan," ungkapnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memimpin Apel Pagi Minggu Pertama Bulan Agustus di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan momentum Bulan Kemerdekaan sebagai penguat semangat pengabdian dengan meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kita telah memasuki bulan Agustus, bulan yang penuh makna bagi bangsa Indonesia. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan bekerja lebih disiplin, profesional, lebih cepat, lebih tepat, dan lebih bermanfaat. Semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kualitas kerja kita sebagai ASN yang melayani masyarakat," ujar Wabup Intan di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (03/08/2026).

Dalam arahannya, Wabup Intan menegaskan bahwa semangat perjuangan para pendiri bangsa harus diwujudkan melalui etos kerja yang lebih baik. Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya mengingatkan kepada seluruh pegawai agar tetap fokus pada pencapaian target kinerja, memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah, serta menghilangkan ego sektoral demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin optimal," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyoroti kondisi musim kemarau yang mulai berdampak pada sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang. Ia meminta Perumdam Tirta Kerta Raharja, BPBD, perangkat daerah terkait, serta para camat untuk terus siaga dalam mengantisipasi segala potensi kekeringan dan kebakaran serta memastikan distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat berjalan cepat.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar turut mengedukasi masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran lahan dan permukiman.

"Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika mereka sedang mengalami kesulitan. Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan bantuan harus menunggu terlalu lama. Saya juga mengajak seluruh ASN menjadi teladan dengan menjaga lingkungan, tidak membakar sampah sembarangan, serta menjaga kesehatan agar tetap mampu memberikan pelayanan terbaik," tegasnya.

Lebih lanjut, dia juga mengingatkan kepada seluruh pagawai bahwa mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier ASN. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai untuk tidak berspekulasi ataupun membandingkan diri dengan orang lain, melainkan terus menunjukkan integritas, loyalitas, disiplin, dan kinerja terbaik.

"Yang paling penting adalah terus menunjukkan hasil kerja nyata. Percayalah, organisasi akan selalu melihat siapa yang bekerja dengan sungguh-sungguh. Jabatan bisa berganti, tempat tugas bisa berpindah, tetapi dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat harus tetap menjadi pegangan kita di mana pun ditugaskan," tegasnya.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wabup Intan juga mengajak seluruh ASN untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang Bendera Merah Putih di lingkungan kantor maupun rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan HUT RI dengan penuh semangat dan kebersamaan. (Red)

Published in Banten

LEBAK, lensafokus.id – Pelaksanaan Program Bantuan Pemerintah untuk Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SMPN 4 Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan. Proyek rehabilitasi yang memiliki nilai anggaran sebesar Rp1.092.167.000 yang bersumber dari APBN itu diduga mengalami pemotongan sebesar 15 persen yang disebut diperuntukkan bagi "aspirasi dewan".

Dugaan tersebut mencuat setelah Ketua Komite Pembangunan SMPN 4 Bayah, H. Samun, saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, mengaku adanya pemotongan anggaran sebesar 15 persen.

Menurut H. Samun, potongan tersebut disebut untuk "aspirasi dewan", namun ia mengaku tidak mengetahui secara jelas dasar maupun peruntukannya.

"Memang ada potongan 15 persen untuk aspirasi dewan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, berdasarkan hasil penelusuran awak media di lokasi pada Senin (3/8/2026), pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi rehabilitasi ruang kelas siswa. Namun, besarnya nilai anggaran dinilai belum sebanding dengan volume pekerjaan yang terlihat di lapangan.

Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, bangunan sekolah tersebut diketahui baru selesai dibangun pada tahun 2019, sehingga pelaksanaan rehabilitasi kembali pada tahun 2026 juga menjadi perhatian.

Di sisi lain, Kepala SMPN 4 Bayah, Siti Fatlah, telah dihubungi beberapa kali melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp untuk dimintai klarifikasi terkait pelaksanaan proyek revitalisasi maupun dugaan adanya pemotongan anggaran sebesar 15 persen. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. (C2p)

Published in Banten
Go to top