Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi menutup Kegiatan pelatihan pengelolaan arsip dinamis angkatan II yang dilaksanakan di gedung Diklat Kitri Bhakti Curug, Jum'at (28/08/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa pengelolaan arsip membutuhkan aparatur yang benar-benar kompeten serta mampu cepat beradaptasi dengan perkembangan tekonologi dengan tetap memperhatikan keamanan, keutuhan, autentisitas, dan ketertiban administrasi arsip
"Di era digital seperti saat ini, pengelolaan arsip membutuhkan aparatur yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi arsip harus tetap dibarengi dengan perhatian terhadap keamanan, keutuhan, autentisitas, dan ketertiban administrasi," tegas Wabup Intan
Lanjut dia, pengelolaan arsip yang tertib merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan. Dengan pengelolaan arsip yang semakin baik merupakan bentuk dukungan nyata terwujudnya pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin baik.
"Saya meminta kepada seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Pengetahuan yang telah diperoleh selama pelatihan agar diterapkan dan dibagikan kepada rekan kerja, sehingga budaya tertib arsip dapat semakin kuat di seluruh perangkat daerah Kabupaten Tangerang," pintanya
Dia berharap pelatihan ini tidak hanya menghasilkan pemahaman secara teori, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat langsung diterapkan dalam pelaksanaan tugas di perangkat daerah masing-masing.
"Saya berharap setelah pelatihan ini terdapat peningkatan kualitas pengelolaan arsip dinamis di masing-masing perangkat daerah. Jangan sampai sudah dilatih sampai beberapa angkatan tidak ada perubahan ini harus dievaluasi juga di masing-masing dinasnya ini betul-betul diterapkan diimplementasikan atau tidak," ujar ya
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih sepuluh hari ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur.
Wabup Intam menyampaikan apresiasi kepada panitia, narasumber dan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan baik, termasuk dalam mengikuti proses pembelajaran secara blended learning.
"Saya juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber, widyaiswara, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar," pungkasnya
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang, Benny Rachmat melaporkan bahwa pelatihan tersebut berlangsung selama 10 hari dengan sistem pembelajaran blended learning.
Peserta pelatihan merupakan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terdiri atas arsiparis dan pengelola arsip di Lingkungan organisasi perangkat daerah Kabupaten Tangerang serta lingkup BLUD Puskesmas Kabupaten Tangerang
"Pelatihan pengelolaan arsip dinamis angkatan 2 Tahun Anggaran 2026 diikuti oleh 50 orang peserta, dilaksanakan pada tanggal 19-28 Agustus 2026. Berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi dari total 50 orang peserta sebanyak 49 peserta dinyatakan kompeten dan berhak memperoleh sertifikasi pelatihan dan ada satu orang yang dinyatakan lulus bersyarat," jelas Benny. (Red)
PALEMBANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sekaligus Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Satuan Linmas (Aslinmas) se-Indonesia.
Apel Akbar yang berlangsung khidmat dan diikuti ribuan jajaran Satlinmas serta unsur pemerintahan dan aparat terkait dari berbagai daerah di Indonesia tersebut digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Komplek Jakabaring Sport City, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Jumat, (28/8/26)
Pada kesempatan tersenut, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Satlinmas memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah menjaga ketenteraman, ketertiban umum serta pencegahan dan penanggulangan bencana
“Keberadaan Satlinmas di desa dan kelurahan sangat strategis. Satlinmas ini membantu menjaga ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta membantu pencegahan dan penanggulangan bencana," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, Satlinmas juga menjadi bagian dari kekuatan sosial dalam membangun lingkungan yang aman dan kondusif. Untuk itu, setiap personil Satlinmas diharapkan terus meningkatkan kapasitas dan dedikasikasinya serta mampu cepat berdaptasi dengan perkembangan zaman
"Sebagai bagian dari kekuatan sosial, anggota Satlinmas harus terus meningkatkan kapasitas dengan perkembangan zaman , kedisiplinan dan sinergi dengan seluruh unsur terkait. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Bupati menyampaikan apresiasi dan selamat atas terselenggaranya Apel Akbar dan Pengukuhan DPD Aslinmas se-Indonesia tersebut. Dia berharap apel akbar dan pengukuhan DPD Aslinmas se-Indonesia tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat organisasi dan meningkatkan semangat pengabdian seluruh anggota Aslinmas di berbagai daerah, khususnya di Kabupaten Tangerang
“Semoga Aslinmas semakin solid dan mampu menjadi mitra pemerintah dalam menjaga ketenteraman, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan bahwa Satlinmas merupakan bagian dari urusan pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Dia juga menekankan bahwa tugas penjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat bukan sekedar persoalan administratif melainkan bagian dari tanggung jawab bersama.
"Menjaga ketentraman dan ketertiban bukan sekedar tugas administratif tapi merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman," ujar Wiyagus
Wiyagus menyebut, saat ini terdapat sekitar 1,2 juta lebih personil Satlinmas yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Kehadiran Satlinmas yang cukup besar anggotanya ini tidak boleh dipandang sebelah mata, hanya sebagai pelengkap dalam roda pemerintahan.
"Satlinmas tidak boleh dipandang hanya sebagai pelengkap kegiatan pemerintahan. Satu limas adalah bagian dari kekuatan masyarakat yang perlu dibina diberdayakan dan ditingkatkan kapasitasnya," tandanya
Pihaknya berharap Aslinmas tidak hanya menjadi wadah berhimpun, namun juga mampu menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas, membangun jejaring, memperkuat solidaritas serta mengembangkan inovasi dalam menjaga dan menciptakan keamanan, ketertiban serta perlindungan masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Kabupaten Tangerang kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Mewakili Bupati Tangerang, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menerima penghargaan kategori Pendidikan dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya di Jakarta Concert Hall (JCH), Gedung iNews Tower, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar capaian pemerintah daerah, melainkan juga menjadi pengingat bahwa berbagai upaya pembangunan di Kabupaten Tangerang harus terus dilanjutkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih. Kami yakin apresiasi yang kami dapatkan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Tangerang untuk lebih optimal lagi, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan,” ujarnya.
Salah satu program unggulan yang menjadi bukti komitmen tersebut adalah Beasiswa Tangerang Gemilang. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan kuliah gratis di perguruan tinggi dalam negeri, tetapi juga membuka jalur beasiswa ke luar negeri.
Melalui kerja sama dengan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk menempuh pendidikan di salah satu pusat pendidikan Islam terbaik dunia. Penerima beasiswa memperoleh fasilitas lengkap, meliputi biaya perkuliahan, biaya hidup serta transportasi keberangkatan dan kepulangan.
Pemimpin Daerah Awards 2026 merupakan ajang penghargaan bergengsi dari iNews Media Group untuk mengapresiasi pemerintah daerah dan kementerian atas berbagai prestasi serta inovasi dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
Ajang tahunan ini menjadi panggung apresiasi tinggi bagi para pemimpin daerah, kepala daerah, pemangku kebijakan, aparat penegak hukum, dan institusi daerah di seluruh Indonesia yang dinilai sukses melahirkan inovasi serta dedikasi nyata bagi masyarakat. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Sebanyak sekitar 2.000 anggota Pramuka dipastikan akan memeriahkan Apel Hari Pramuka ke-65 di Kota Tangerang. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepramukaan sekaligus mendorong peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
Apel Hari Pramuka ke-65 dijadwalkan berlangsung di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Minggu (30/8/2026).
Ketua Tim Kerja Kepramukaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Bobby Yunandar, mengatakan persiapan teknis terus dimatangkan untuk menyambut ribuan peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, peserta apel berasal dari berbagai unsur Gerakan Pramuka, mulai dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega hingga para Pembina.
“Kami terus mematangkan seluruh persiapan teknis untuk menyambut kehadiran 2.000 peserta apel yang terdiri dari anggota Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, sampai Pembina yang akan meramaikan Apel Hari Pramuka ke-65 besok,” ujar Bobby, Jumat (28/8/2026).
Ribuan peserta tersebut juga akan mencakup perwakilan dari seluruh Gugus Depan yang berada di Kota Tangerang. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam peringatan Hari Pramuka tahun ini.

Wali Kota Tangerang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang, H. Sachrudin, direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.
Bobby mengatakan, Apel Hari Pramuka bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda.
“Apel ini juga menjadi momentum krusial untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan Kota Tangerang,” tambahnya.
Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama sangat penting untuk terus ditanamkan kepada generasi muda.
Selain pelaksanaan apel, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang juga akan memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota Pramuka yang berhasil menorehkan prestasi.
Apresiasi tersebut salah satunya diberikan kepada Kontingen Kota Tangerang yang berhasil meraih prestasi dalam ajang Jambore Nasional XII 2026 di Jakarta. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui pendekatan langsung kepada anak dan lingkungan keluarganya.
Salah satu strategi yang disiapkan adalah pelaksanaan home visit atau kunjungan langsung ke rumah bersama perangkat kewilayahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi setiap anak secara lebih mendalam sekaligus mencari solusi agar mereka dapat kembali melanjutkan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, program home visit menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang belum atau tidak melanjutkan sekolah.
“Untuk akses pendidikan, kita akan coba menjangkau ATS secara prioritas melalui program home visit dengan perangkat kewilayahan,” ujar Wahyudi, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, pendekatan langsung kepada keluarga memungkinkan pemerintah berinteraksi secara lebih dekat dengan orang tua maupun anak. Dengan demikian, berbagai persoalan yang menjadi penyebab anak tidak sekolah dapat diketahui secara lebih konkret.
Selain persoalan akses pendidikan, pemerintah juga menemukan adanya faktor demotivasi anak serta kurangnya pemahaman lingkungan keluarga mengenai pentingnya keberlanjutan pendidikan.
Melalui home visit, perangkat kewilayahan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi masing-masing anak sehingga bentuk penanganan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
“Melalui home visit, perangkat kewilayahan dapat membantu mengidentifikasi kondisi setiap anak secara lebih konkret. Hasil kunjungan kemudian dapat menjadi dasar untuk menentukan bentuk intervensi yang sesuai, baik terkait akses pendidikan maupun persoalan lain yang dihadapi anak dan keluarga,” papar Wahyudi.
Pemkot Tangerang juga menyiapkan sejumlah pilihan jalur pendidikan yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anak. Selain mendorong anak kembali ke sekolah formal, pemerintah mengoptimalkan berbagai program pendidikan, termasuk sekolah gratis, Tangerang Cerdas, serta pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Program pendidikan kesetaraan tersebut mencakup Paket A, Paket B, dan Paket C, sehingga anak yang memiliki kondisi tertentu tetap mendapatkan kesempatan memperoleh layanan pendidikan.
Upaya pemerintah tidak hanya difokuskan kepada anak yang sudah berhenti sekolah. Pencegahan juga dilakukan agar anak yang telah menyelesaikan satu jenjang pendidikan dapat terus melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar persoalan anak tidak sekolah dapat ditangani sejak dini dan tidak terus berulang pada setiap jenjang pendidikan.
“Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan keluarga, Pemkot Tangerang berharap setiap persoalan dapat dipahami secara lebih utuh sehingga solusi yang diberikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak,” tutup Wahyudi. (Sumarna)