TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat sinergi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Integrasi NIB-NOP dalam rangka mempercepat validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta proses peralihan hak atas tanah. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kapala Bapenda dan Kepala Kantor BPN di Ruang Rapat Soelar Gedung Kantor Bupati, Senin (17/8/26)
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa integrasi data Nomor Induk Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) tersebut sangat penting untuk memastikan data pertanahan dan perpajakan dapat dipadankan dengan lebih baik. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi menghadapi proses pelayanan yang berlarut-larut akibat keterlambatan validasi data.
“Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan kepastian waktu pelayanan, proses yang transparan, dokumentasi yang tertib, serta pelayanan yang mudah dipantau,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Selain itu, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pelayanan pertanahan dan perpajakan daerah agar semakin cepat, transparan, terintegrasi, sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat.
"PKS ini juga dalam rangka memperkuat tata kelola pelayanan pertanahan dan perpajakan daerah agar makin cepat, transparan, terintegrasi dan masyarakat juga dapat kepastian," ujarnya
Ia juga mengapresiasi mekanisme pelayanan yang mengedepankan Service Level Agreement (SLA) atau kepastian waktu penelitian Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) BPHTB yang penyelesaian waktunya sekitar 1 sampai 3 hari kerja, menyesuaikan dengan karakteristik permohonan dan kebutuhan verifikasi.
“Jangan sampai masyarakat datang ke kantor pelayanan berkali-kali tanpa kepastian. Kita ingin setiap proses memiliki standar, prosedur, waktu penyelesaian, dan pertanggungjawaban yang jelas,” tegasnya.
Bupati menambahkan, penerapan mekanismenya juga harus dipahami secara tepat. Mekanisme tersebut bukan berarti menghapus kewajiban pajak, melainkan mempercepat proses administrasi pelayanan dengan tetap menjaga hak pemerintah daerah untuk melakukan penagihan apabila kemudian ditemukan kekurangan pembayaran.
“Mekanismenya harus dipahami dengan jelas dan tepat. Pelayanan harus cepat, tetapi pengelolaan fiskal tetap harus akuntabel,” imbuhnya.
Bupati meminta Bapenda Kabupaten Tangerang dan perangkat daerah terkait segera menindaklanjutinya dengan langkah konkret dan memastikan PKS tersenut berjalan efektif, mulai dari penyusunan regulasi teknis internal, SOP dan SLA, pemadanan data NIB-NOP, penguatan sistem hingga evaluasi berkala terhadap kualitas data dan pelayanan.
“Ukuran keberhasilan kerja sama ini bukan hanya terletak pada dokumen yang kita tandatangani hari ini. Ukuran keberhasilannya adalah ketika masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, lebih pasti, dan lebih transparan,” tandasnya.
Ia berharap PKS tersebut tidak berhenti pada penandatanganan di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen perubahan pelayanan publik melalui penguatan koordinasi, percepatan digitalisasi, penjagaan integritas, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jadikan kerja sama ini sebagai momentum untuk membangun pelayanan yang cepat tanpa mengabaikan ketelitian, mudah tanpa mengurangi akuntabilitas, serta modern tanpa meninggalkan integritas,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, jajaran Pejabat Kantor BPN Kab. Tangerang, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang serta jajaran perangkat daerah terkait. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme mewarnai upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin (17/8/26).
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tangerang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta perwakilan masyarakat Kabupaten Tangerang.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat untuk melanjutkan perjuangan melalui pengabdian, peningkatan kinerja, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam kesempatannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih berjalan dengan baik dan lancar. Ia berharap momentum kemerdekaan dapat semakin memperkuat semangat seluruh aparatur dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, pelaksanaan pengibaran bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan baik dan lancar. Momentum ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” ujar Bupati Maesyal.
Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik secara bertahap sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah. Hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama mulai dari jajaran Forkopimda, perangkat daerah, hingga pemerintahan kecamatan, desa, dan kelurahan.
“Semangat kemerdekaan harus terus kita kumandangkan di Kabupaten Tangerang, salah satunya melalui peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kita bersama-sama melanjutkan perjuangan para pahlawan sesuai dengan perkembangan dan tantangan saat ini,” katanya.
Bupati Maesyal juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dan rela berkorban demi kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kita semua mengenang dan mendoakan para pejuang serta pahlawan yang telah gugur membela dan memerdekakan Republik Indonesia. Semoga mereka senantiasa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati Maesyal menekankan bahwa semangat kemerdekaan perlu diwujudkan dengan kerja bersama dan bersinergi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan sejahtera.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah berpartisipasi dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, baik melalui kegiatan di tingkat kabupaten maupun di lingkungan masing-masing.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah berpartisipasi dan merayakan kemerdekaan. Mudah-mudahan semangat kebersamaan ini terus terjaga dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Perayaan HUT ke-81 tingkat Kabupaten Tangerang tahun ini juga diwarnai berbagai rangkaian kegiatan. Selain pengibaran Sang Saka Merah Putih, terdapat penampilan Paduan Suara dari Gita Swara Tangerang Gemilang, penyanyi solo yang menambah semarak suasana. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahun 2026. Program pelatihan yang difasilitasi oleh UPTD Latihan Kerja ini dibuka secara GRATIS khusus untuk masyarakat Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran dan komitmen pemerintah daerah dalam merespons tantangan ketenagakerjaan serta kebutuhan dunia industri yang semakin dinamis. Pendaftarannya sendiri telah resmi dibuka mulai tanggal 13 Agustus hingga 12 September 2026 mendatang.
"Pelatihan Berbasis Kompetensi ini kami hadirkan sepenuhnya gratis agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tangerang, memiliki akses yang setara untuk mengembangkan keterampilan mereka. Kami ingin memastikan angkatan kerja kita tidak hanya siap secara teori, tetapi juga memiliki keahlian teknis, kompeten, profesional, dan siap langsung diserap oleh dunia usaha maupun industri," ujar Rudi Lesmana di Tangerang.
Lebih lanjut, Rudi Lesmana menekankan bahwa peserta tidak hanya akan dibekali ilmu, tetapi juga difasilitasi secara maksimal agar dapat fokus belajar.
"Kami memastikan kenyamanan dan kelancaran belajar para peserta. Selain mendapatkan ilmu, peserta akan menerima Sertifikat UPTD Latihan Kerja dan Sertifikat BNSP yang diakui secara nasional. Tidak hanya itu, kami juga memfasilitasi asrama, perlengkapan ATK, seragam pelatihan, uang transport, hingga makan siang bagi para peserta. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya generasi muda, manfaatkanlah kesempatan emas ini sebaik-baiknya," tegas Rudi.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian jadwal pelaksanaan Program PBK 2026 dimulai dengan masa pendaftaran pada 13 Agustus hingga 12 September 2026, dilanjutkan dengan tahap tes seleksi pada 14 sampai 16 September 2026. Selanjutnya, para peserta akan menjalani Pelatihan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) pada tanggal 1 hingga 2 Oktober 2026, yang sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan pelatihan utama pada 1 Oktober 2026 hingga seluruh rangkaian program selesai.
"Bagi masyarakat yang berminat untuk mengembangkan keahliannya, pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini dapat diakses secara online maupun melalui layanan kontak resmi UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang." Tutupnya.
Pelatihan PBK Tahun 2026 ini akan diselenggarakan di dua lokasi balai latihan kerja unggulan milik Pemkab Tangerang, dengan beragam kejuruan yang dirancang sesuai dengan permintaan pasar tenaga kerja saat ini:
- BLK Jayanti (7 Program Kejuruan): Pembuatan Kuliner Roti dan Kue, Merias Wajah, Plate Welder SMAW 1G/PA (Kualifikasi 2), Peracikan Minuman Kopi (Barista), Service Sepeda Motor Sistem Injeksi, Practical Office Advance, dan Operator Forklift.
- BLK Kosambi (6 Program Kejuruan): Desainer Grafis Muda, Teknisi Perawatan AC Residential, Drafter Mesin, Technical Service Sistem Kelistrikan, Housekeeping, dan Operator Forklift. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Tangerang berlangsung khidmat di Alun-Alun Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Senin (17/8/2026) pagi.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti jajaran Forkopimda, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Tangerang, TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat Kota Tangerang.
Dalam amanatnya, H. Sachrudin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai pengingat untuk terus memperkuat semangat gotong royong, kolaborasi, dan pengabdian demi kemajuan Kota Tangerang.
“Tema kemerdekaan tahun ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan saja, tapi juga untuk diisi dengan kerja nyata. Mari kita terus bangun Kota Tangerang yang semakin berdaya saing, inklusif, dan sejahtera,” ujar Sachrudin dalam pidatonya.

Rangkaian upacara berlangsung tertib, aman, dan lancar. Salah satu momen yang berlangsung khidmat adalah pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang.
Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh jajaran pejabat Forkopimda, ASN, serta ribuan peserta upacara yang memadati kawasan Lapangan Ahmad Yani.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada ASN berprestasi dan purna tugas. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan kolosal yang melibatkan para pelajar Kota Tangerang.
Pemerintah Kota Tangerang turut mengimbau masyarakat agar terus menggelorakan semangat kemerdekaan melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada perayaan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama Wali Kota Tangerang, Wakil Wali Kota Tangerang, serta jajaran pejabat Forkopimda.
Antusiasme terlihat dari para pelajar dan masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengabadikan momen bersama para pimpinan daerah. Bagi sebagian peserta, kesempatan berfoto bersama Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan jajaran Forkopimda menjadi pengalaman yang jarang mereka dapatkan. (Sumarna)