Items filtered by date: Sunday, 30 August 2026

Kota Tangerang, lensafokus.id - Semangat generasi muda mewarnai peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kota Tangerang. Ribuan anggota Pramuka dari jenjang Siaga, Penggalang hingga Penegak memadati Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Minggu (30/8/2026).

Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter.

Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong Gerakan Pramuka agar terus berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang disiplin, kreatif, berkarakter, serta memiliki semangat nasionalisme.

Wali Kota Tangerang sekaligus Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang Sachrudin, mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta yang mengikuti rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65.

Menurutnya, gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui berbagai kegiatan kepramukaan, anak-anak dibekali nilai kedisiplinan, kreativitas, serta karakter yang menjadi modal dalam menghadapi masa depan.

“Semangatnya luar biasa anak-anak kita. Ini generasi penerus bangsa. Ini menandakan bahwa semangat kebersamaan melalui Gerakan Pramuka ini sangat kita harapkan. Dalam Pramuka ini, anak-anak kita diajarkan untuk disiplin, mempunyai kreativitas dan membentuk karakter mereka. Karena masa depan bangsa ini ada di tangan anak muda, anak muda pemimpin masa depan,” ujar Sachrudin.

Di tempat sama, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, Prof. Dr. Suwaib Amiruddin menilai, Gerakan Pramuka memiliki kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk di Kota Tangerang.

“Pramuka adalah bagian dari satu gerakan yang menunjukkan kekuatan besar untuk membangun Kota Tangerang. Pak Wali Kota sangat memberikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka, bukan cuma sekadar imbauan, tetapi juga memberikan dukungan, baik secara materiil maupun moril,” ujar Suwaib.

Menurutnya, dukungan tersebut turut mendorong antusiasme anggota Pramuka dalam mengikuti berbagai kegiatan. “Kita lihat hari ini semuanya semangat, semuanya ikut tersenyum menikmati bagaimana Pramuka merupakan rumahnya bersama,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang bersama Gerakan Pramuka juga memberikan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada anggota dan pembina yang telah berkontribusi dalam kegiatan kepramukaan.

Penghargaan yang diserahkan antara lain Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Karya Bakti, Lencana Pancawarsa, serta Lencana Jambore Nasional. Selain itu, secara simbolis juga diserahkan Dana Stimulan Gerakan Pramuka sebesar Rp15 juta untuk masing-masing Kwartir Ranting se-Kota Tangerang sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan kepramukaan di tingkat ranting.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, penyerahan Dana Stimulan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Tangerang melalui Kwarcab kepada Kwartir Ranting dalam menjalankan berbagai kegiatan kepramukaan.

“Ini merupakan bentuk perhatian daripada Pemerintah Kota Tangerang melalui Kwartir Cabang Kota Tangerang ke ranting-ranting,” jelas Suli.

Ia berharap dukungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan kepramukaan sekaligus membangun semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.

“Yang jelas ini merupakan satu hal yang harus diagendakan. Karena ini merupakan sejarah bagi adik-adik sekalian. Kita berharap dengan kegiatan Pramuka ini akan tumbuh semangat nasionalisme, semangat cinta tanah air,” pungkasnya.

Melalui momentum tersebut, Gerakan Pramuka Kota Tangerang diharapkan terus menjadi wadah pembentukan generasi muda yang disiplin, kreatif, berkarakter, memiliki semangat nasionalisme, serta siap mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang mengajak masyarakat Curug, khususnya warga Desa Curug Wetan untuk terus menjaga dan menguatkan kekompakan, kebersihan dan kepedulian. Hal tersebut disampaikan saat Wabup Intan melepas ribuan peserta Jalan Sehat Desa Curug Wetan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (30/08/26)

"Mari kita jadikan kegiatan ini untuk terus menjaga kekompakan, kepedukian, kebersihan lingkungan, dan semangat kebersamaan demi kemajuan Desa Curug Wetan serta Kabupaten Tangerang yang kita cintai," ajak Wabup Intan

Dia menyebut, antusiasme dan kebersamaan warga pada kegiatan tersebut, tidak hanya sekadar melangkahkan kaki untuk berolahraga, tetapi juga membawa semangat besar dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat.

"Melalui kegiatan jalan sehat ini, kita tidak hanya menggalakkan semangat hidup sehat sebagai modal utama mengisi kemerdekaan dengan membangun daerah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menjaga kerukunan antarwarga," ungkapnya

Menutup sambutannya, Wabup Intan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Curug Wetan, panitia penyelenggara, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bekerja keras hingga acara ini dapat terlaksana dengan meriah.

"Selamat mengikuti jalan sehat. Tetap jaga ketertiban, utamakan keselamatan sepanjang rute, dan nikmati kebersamaan ini dengan penuh kegembiraan," pungkasanya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) Tahun 2026 di Kampus UNIPI Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/8/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa PKKMB merupakan salah satu bagian penting dalam proses transisi para siswa dari jenjang SMA, MA, SMK dan sederajat menuju dunia perguruan tinggi.

“Ini merupakan bagian daripada yang harus kita lakukan supaya masa transisi dari SMA, Aliyah, SMK dan sederajat menuju dunia mahasiswa bisa berjalan dengan baik,” ujar Bupati Maesyal.

Menurutnya, mahasiswa baru perlu memanfaatkan masa pengenalan kampus untuk mengenal lingkungan universitas, mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama mahasiswa, senior, dosen dan seluruh civitas akademika.

“Segera menyesuaikan diri dengan keadaan universitas, baik dengan para dosen, senior maupun sesama mahasiswa. Semua ini untuk kepentingan mahasiswa agar proses belajar mengajar dan perkuliahan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.

Di hadapan mahasiswa baru UNIPI, Bupati Tangerang berpesan agar seluruh peserta PKKMB mengikuti setiap agenda dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia maupun pihak universitas.

“Pemerintah daerah bangga kepada para mahasiswa UNIPI yang saat ini akan melaksanakan pengenalan kampus. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menjadi awal yang baik dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Ia mengungkapkan, kuota beasiswa yang diberikan Pemkab Tangerang terus mengalami peningkatan. Pada 2025, jumlah penerima beasiswa tercatat sebanyak 235 mahasiswa. Sementara pada 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi 1.100 lebih mahasiswa.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang terus menambah porsi beasiswa bagi masyarakat yang memang membutuhkan perhatian, khususnya yang kemampuan ekonominya terbatas,” jelasnya.

Ia menambahkan, khusus pada tahun 2026, terdapat mahasiswa baru yang mendapatkan dukungan beasiswa. Ia berharap program tersebut dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Insya Allah tahun depan akan kita tingkatkan lagi jumlah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa gratis. Mohon doa dan dukungan dari teman-teman mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Lanjut dia, pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan.

“Kita ingin maju, tentu harus melalui pendidikan. Kita harus sekolah, kita harus kuliah, sehingga secara pribadi kita mendapatkan predikat sebagai SDM yang unggul,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Maesyal menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Tangerang terhadap peningkatan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui program pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP umum swasta secara bertahap.Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan akses pendidikan pada jenjang SMA/SMK dan sederajat.

“Pemkab Tangerang terus konsen terhadap dunia pendidikan supaya anak-anak kita dan masyarakat kita semakin cerdas dan pintar, sehingga cita-citanya dapat tercapai,” tandasnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Ajang Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2026 yang digelar di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, resmi ditutup pada Sabtu (29/8/26).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengatakan, APKASI Otonomi Expo tidak sekadar menjadi pameran tahunan, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mempromosikan potensi unggulan daerah, memperluas jejaring bisnis UMKM, mendorong inovasi, serta membuka peluang investasi dan kerja sama antardaerah.

“Melalui ajang ini, kita dapat melihat secara langsung potensi unggulan daerah, memperluas jejaring bisnis bagi UMKM dan pelaku usaha, serta membuka peluang investasi dan kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujar Wabup Intan

Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangganya bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang merasa bangga dan terhormat dapat kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026.

“Kami bangga dapat memfasilitasi penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026. Ini menjadi kehormatan bagi Kabupaten Tangerang karena kegiatan ini kembali dilaksanakan di wilayah kami dan sejalan dengan komitmen kami dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Wabup Intan menambahkan, berbagai peluang kerja sama yang telah terbangun selama pelaksanaan expo diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Menurutnya, keberlanjutan kolaborasi menjadi penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

“Semangat kolaborasi dan komitmen investasi yang telah dibangun di ICE BSD ini tidak berhenti seiring ditutupnya pameran hari ini, tetapi harus terus ditindaklanjuti secara konkret melalui regulasi yang ramah investasi dan pendampingan yang konsisten bagi para pelaku usaha di daerah masing-masing,” tandasnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, Intan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus APKASI, jajaran kepanitiaan APKASI Otonomi Expo 2026, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Kami berharap APKASI Otonomi Expo dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, sehingga menjadi salah satu wadah strategis dalam memperkuat sinergi antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya

Sementara itu, Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah menjadi tuan rumah dan mendukung terselenggaranya APKASI Otonomi Expo 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antardaerah sekaligus mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha, investor, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Expo ini bukan hanya menjadi ajang promosi potensi daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring, membuka peluang kerja sama, dan mendorong potensi ekonomi daerah agar semakin berkembang dan berdaya saing,” ujar Bursah. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah hadiri Festival Budaya Pekan Raya Balaraja ke-2 yang digelar mulai tanggal 22-30 Agustus 2026 di Alun-alun Balaraja, Sabtu (29/08/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa Pekan Raya Balaraja bukan sekedar sebuah sarana hiburan. Di dalamnya terdapat semangat untuk mempererat antarmasyarakat, menghidupkan ruang kreativitas seni dan budaya dan memperkenalkan potensi daerah, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan yang harus dijaga dan diperkuat

"Kemajuan zaman tidak boleh membuat kita kehilangan akar budaya. Nilai-nilai budaya, gotong royong, kebersamaan, sopan santun dan kearifan lokal harus terus kita rawat dan wariskan kepada generasi berikutnya.

Kegiatan ini memiliki peran penting sebagai salah satu ruang untuk menjaga, mengenalkan dan mengembangkan nilai-nilai budaya," ujar Wabup Intan

Dia menandaskan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas budaya, dunia usaha, pelaku UMKM, seniman dan generasi muda harus terus diperkuat. Dia berharap Pekan Raya Balaraja ke-2 tersebut dapat memberikan manfaat yang luas yang dapat mendorong peningkatan kreativitas, roda perekonomian masyarakat serta menguatkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Balaraja

"Saya berharap Pekan Raya Balaraja dapat terus berkembang menjadi agenda budaya dan kreativitas masyarakat yang semakin besar, semakin berkualitas, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat," tuturnya

Wabup Intan pun mengajak dan berpesan kepada seluruh elemen masyarakat Balaraja untuk terus memperkuat kebersamaan, sinergi dan kolaborasi untuk menjadikan Kecamatan Balaraja sebagai wilayah yang hidup, kreatif, produktif, penuh dengan kebersamaan dan kegotong royongan

"Mari kita jadikan Balaraja sebagai wilayah yang semakin hidup, kreatif, produktif dan penuh kebersamaan. Jaga kebersihan dan rawat bersama alun-alun ini agar bisa banyak memberikan manfaat yang lebih luas lagi," ajaknya

Mengakhiri sambutannya, Wabup Intan mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada jajaran Balai Adat Balaraja, panitia, para seniman, pelaku UMKM, pemuda, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Balai Adat Balaraja, panitia, para seniman, pelaku UMKM, pemuda, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bergotong royong menyukseskan kegiatan ini," pungkasnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menggelar pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (30/8/2026).

Berlangsung meriah di kawasan bantaran Sungai Cidurian, rangkaian kegiatan tersebut diisi dengan karnaval jalan santai, senam bersama, kreasi seni dan budaya, panjat pinang, lomba mancing serta berbagai hiburan rakyat lainnya.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan diikuti masyarakat dari berbagai kalangan. Sejak pagi, suasana lokasi kegiatan telah dipadati warga yang antusias mengikuti maupun menyaksikan berbagai perlombaan.

Untuk menambah kemeriahan, peserta karnaval juga mendapatkan kupon yang dapat digunakan untuk mengikuti pengundian doorprize.

Sebelum kegiatan berlangsung, Pemerintah Desa Bojong Loa telah berkoordinasi dengan Polsek Cisoka dan Koramil 13/Cisoka guna mendukung kelancaran serta menjaga keamanan selama seluruh rangkaian acara.

Kepala Desa Bojong Loa, Jusepta, mengatakan pesta rakyat tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengisi momentum kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat persatuan.

“Pesta rakyat ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengisi momentum HUT Kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat,” ujar Jusepta.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Semangat gotong royong dan kebersamaan juga terasa dalam setiap rangkaian acara.

Jusepta menambahkan, jalan santai tidak hanya menjadi kegiatan untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dengan masyarakat.

“Jalan santai tidak hanya menjadi kegiatan untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antara pemerintah desa dengan seluruh warga,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat sekaligus mendorong pola hidup sehat dan memperkuat kepedulian terhadap pembangunan desa.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa berkumpul bersama, bersilaturahmi dan menjaga kesehatan. Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif, salah satunya dengan menjaga kebersamaan dan membangun desa secara bersama-sama,” tutupnya. (Mala)

Published in Banten
Go to top