LEBAK, lensafokus.id – Aktivitas penambangan batu rakyat di Blok Cidahu, Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, diduga berlangsung secara ilegal dan menggunakan bahan peledak jenis dinamit. Praktik tersebut memicu keresahan warga karena ledakan yang terdengar sangat keras dan dinilai membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.
Informasi mengenai dugaan penggunaan bahan peledak itu diperoleh awak media dari warga yang berada di sekitar lokasi tambang, Kamis (8/7/2026).
Salah seorang warga, Rohim, mengaku warga sudah lama merasa khawatir akibat suara ledakan yang terjadi saat proses penambangan berlangsung.
"Kami tidak tahu pasti jenis bahan peledaknya, tetapi setiap kali ada ledakan suaranya sangat dahsyat. Warga jadi waswas karena lokasi tambang tidak jauh dari permukiman," ujar Rohim.
Ia menilai apabila benar menggunakan bahan peledak, pengelola tambang wajib memenuhi seluruh ketentuan perizinan dan standar keselamatan sebagaimana diatur dalam regulasi yang berlaku.
Berdasarkan ketentuan pertambangan, penggunaan bahan peledak di area tambang hanya dapat dilakukan oleh perusahaan yang memiliki izin usaha pertambangan (IUP), persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB), serta izin kepemilikan, penyimpanan, pembelian, dan penggunaan bahan peledak dari kepolisian. Selain itu, peledakan wajib dilakukan oleh juru ledak bersertifikat dengan prosedur keselamatan yang ketat, termasuk sterilisasi radius aman dan sistem peringatan kepada masyarakat.
Dugaan penggunaan bahan peledak itu diperkuat oleh pengakuan salah seorang pekerja tambang bernama Oman, warga Kampung Cilamba, Desa Sukanegara.
"Iya benar kami menggunakan bahan peledak. Kalau tidak memakai dinamit, batu-batu besar tidak bisa dipecahkan hanya dengan palu godam. Baru kemarin dilakukan peledakan dua kali berturut-turut," katanya saat ditemui di lokasi.
Sementara itu, Kepala Desa Sukanegara, Samsudin, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas penambangan batu yang menggunakan bahan peledak di wilayahnya.
"Saya tidak mengetahui adanya penggunaan bahan peledak di lokasi tambang tersebut," singkatnya.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum memperoleh keterangan resmi dari pemilik atau pengelola tambang batu di Blok Cidahu terkait dugaan penggunaan bahan peledak maupun legalitas kegiatan penambangan tersebut. (C2p)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan doa bersama tim penanggulangan bencana dan relawan untuk kelancaran proses pemadaman dan keselamatan, baik personil tim yang terlibat maupun masyarakat terdampak di TPA Jatiwaringin Kec. Mauk, Rabu (08/07/26)
"Alhamdulillah beberapa kecamatan juga sudah melaksanakan salat istisqo untuk bisa diturunkan hujan. Karena dengan hujan akan mempercepat proses pemadaman ini. Mari bersama juga kita berdoa, memohon kepada Allah SWT untuk kelancaran proses pemadaman dan keselamatan kita semua, termasuk masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Di sela-sela kunjungannya, Bupati Maesyal mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penganan bencana kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk. Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat melakukan monitoring penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin
"Hari ini penanganan bencana kebakaran hari yang ke-9, semua tim baik itu dari pusat, BNPB-nya, Kementerian LH, Kementerian Kehutanan dengan Manggala Agni, relawan, Forkopimda, OPD, BPBD, Dinas Kesehatan, Kota Tangerang, Jakarta Barat, Kota Serang termasuk juga dari Provinsi Banten. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan upayanya yang tak pernah berhenti menangani bencana kebakaran ini," ucapnya
Lanjut dia, kolaborasi yang terpadu dan saling bahu membahu dari semua pihak dalam penanganan bencana kebakaran TPA menjadi dorongan semangat untuk terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan
"Alhamdulillah semuanya semangat terus tadi. Baru saja sudah kita lihat masih ada titik-titik asap yang harus kita pemadamkan. Semuanya sudah saling bantu, kita bergandeng tangan bersama-sama dalam rangka upaya pemadaman api ini," ujarnya
Dia menambahkan upaya penyiraman air di lokasi yang masih berasap juga terus dilakukan, selain waterbombing dengan helikopter dari BNPB untuk lokasi yang tidak bisa dijangkau
"Sinergi dan kolaborasi yang bagus ini harus terus kita pertahankan dan kita evaluasi bersama untuk mempertegas tugas masing-masing, sebagai bagian dari rasa tanggung jawab bersama-sama untuk kepentingan pemadaman api ini," tandasnya
Labih lanjut, fokus penanganan bagi masyarakat terdampak juga tetap diutamakan dan disiagakan. Pemerintah daerah menjamin, baik kesehatan maupun kebutuhan sehari-hari masyarakat di tempat evakuasi yang berada di Desa Rajeg Mulya dan Desa Tanjakan Mekar Kec. Rajeg
"Apabila asapnya ke wilayah pemukiman, langsung kita tangani evakuasi di kantor desa baik itu di Rajeg Mulya maupun Tanjakan Mekar. Kita siapkan di sana, petugas kesehatannya stand by untuk kesehatan masyarakat dan juga kebutuhan sehari-harinya, makan minum kita siapkan, vitamin, suplemen kita juga berikan kepada masyarakat supaya masyarakat tetap sehat," jelasnya
Terkait dengan rekayasa hujan, pihaknya terus menunggu dari informasi dan kepastian BMKG. Dikarenakan awannya masih sangat tipis, BMKG belum bisa melakukan hujan buatan.
"Untuk rekayasa hujan, kita terus menunggu dari BMKG. Karena di sini awannya itu sangat tipis, belum bisa diupayakan," ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Workshop Pengembangan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) melalui Strategi Pembelajaran Mendongeng bagi para guru PAUD yang diselenggarakan di GSG Puspemkab Tangerang, Rabu (08/07/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mendorong para kepala sekolah dan guru PAUD terus memperkuat sinergi untuk menyiapkan anak-anak generasi Alpha menjadi pribadi yang berkarakter, kreatif, mampu bekerja sama, berpikir kritis, mudah beradaptasi dan peduli sesama.
"Anak-anak yang hari ini duduk di bangku PAUD adalah generasi Alpha yang tumbuh di era teknologi digital. Tugas kita bukan hanya membuat mereka pintar membaca atau berhitung tapi kita harus menyiapkan mereka menjadi pribadi yang berkarakter, kreatif, mampu bekerja sama, berpikir kritis, mudah beradaptasi, dan memiliki kepedulian terhadap sesama," ujar Wabup Intan
Dalam sambutannya, dia mengatakan menjadi guru PAUD itu bukan pekerjaan biasa. Tugasnya terlihat sederhana, tetapi dampaknya luar biasa terhadap tumbuh kembang anak didik kelak. Pengenalan dan pembentukan karakter, kebiasaan belajar, rasa ingin tahu, hingga kepercayaan diri seorang anak harus dimulai dari tingkat PAUD tanpa paksaan, penuh keceriaan dan contoh keteladanan.
"Guru PAUD itu harus memposisikan diri bukan hanya sebagai orang yang mengajar di depan kelas, tetapi menjadi mitra belajar bagi anak-anak. Menemani mereka bertumbuh, mendengarkan, memberi ruang untuk bertanya, mengapresiasi setiap usaha mereka, dan membantu mereka menemukan potensi terbaik yang dimiliki," tandasnya
Dia menyambut baik Workshop tersebut. Menurut dia, Pendekatan Deep Learning melalui strategi mendongeng mengajarkan bahwa belajar itu tidak harus kaku dan serius namun penuh dengan contoh nilai-nilai kebaikan dan kejujuran
"Pendekatan Deep Learning melalui strategi mendongeng mengajarkan kepada kita bahwa belajar itu tidak harus selalu serius dan kaku. Lewat cerita, anak-anak bisa belajar mengenal nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, keberanian, sekaligus mengembangkan imajinasi, kemampuan berbahasa, dan cara berpikir mereka," jelasnya
Wabup Intan juga memberikan pesan kepada seluruh peserta agar menjadikan Workshop tersebut sebagai ruang untuk belajar, berbagi pengalaman, menamnah wawasan dan membawa pulang ide-ide baru yang nanti bisa diterapkan di sekolah masing-masing.
"Saya yakin, ketika guru terus belajar, maka kualitas pendidikan juga akan terus meningkat. Terima kasih kepada seluruh guru PAUD atas kesabaran, ketulusan, dan dedikasi bapak dan ibu. Percayalah, apa yang bapak dan ibu tanamkan sekarang akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi masa depan mereka," pungkasnya
Ketua panitia Workshop, Muzayanah, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang terus memberikan motivasi dan bantuan kepada para guru PAUD agar mereka semakin kompeten dan lebih baik lagi
"Di sini banyak sekali yang mengikuti program penyetaraan S1 PAUD-nya dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Alhamdulillah, dari Pasar Kemis dan Rajeg saja sudah banyak, apalagi kalau se-Kabupaten Tangerang. Maka dari itu, terima kasihlah kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang selalu memperhatikan guru-guru PAUD," ucapnya. (Mala)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial memberikan bantuan Ke kelurahan Suka asih Kecamatan Tangerang, untuk di sampaikan kepada warga terdampak kebakaran di wilayah Rt 01 Rw 02, kejadian tersebut pada tanggal 16 juni 2026.
Kebakaran tersebut menghanguskan Kontrakan yang di huni dua keluarga, namun dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang menegaskan, bahwa bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap warganya yang terdampak kebakaran yang bertempat tinggal asli Tangerang maupun sebatas berdomisili,di Kota Tangerang,"ujar Edy Ruhiyat, perwakilan Dinsos.
Kepedulian Pemerintah Daerah terhadap warganya hal yang sudah menjadi kuajiban kami sebagai pemerintah, dan bantuan tetap kami salurkan tanpa memandang status kependudukan korban, sekalipun warga terdampak merupakan warga pendatang,"ujar edy perwakilan dari Dinas sosial, Rabu (8/7/2026).

Adapun bantuan tanggap darurat yang diserahkan meliputi: berupa.pertama bahan Poko Beras, Mi instan, minyak goreng, air mineral, makanan siap saji, busa/ kasur untuk alas tidur, dan Selimut, serta beberapa pakaian layak pakai, perlangkapan mandi, obat - obatan dasar, matras,terpal, dan family kit," ujarnya.
Selain bantuan logistik, tim dari Dinsos bersama Tagana dan Kecamatan Tangerang juga melakukan pendampingan psikososial untuk membantu pemulihan trauma warga terdampak.
"Kami hadir untuk memastikan warga yang tertimpa musibah tidak berjuang sendiri.Tahapan awal ini fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar.Selanjutnya kami asesmen untuk langkah pemulihan,"ujar edy Ruhiyat
Sementara itu, Sekel Suka asih Yulia Hudori, menyampaikan, apresiasi atas gerak cepat Dinas Sosial membantu korban yang terdampak dan mengajak warga untuk bergotong royong membantu dua keluarga tersebut hingga kondisi kembali pulih," ujar Hudori.
Dalam hal ini, Hudori atas nama Pemerintah Kota Tangerang menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memeriksa instalasi listrik secara berkala dan tidak meninggalkan kompor keadaan menyala bila ingin keluar rumah," akhir Hudori. (Sumarna)
JAKARTA, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Kategori Sosial dan Ekonomi Berkelanjutan sebagai Pelopor Pendidikan Swasta Gratis Berkelanjutan pada ajang Warta Kota Award 2026. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah di Gedung Menara Kompas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/7/26) malam.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pemerataan akses pendidikan melalui program sekolah swasta gratis yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya.
Wabup Intan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. Menurutnya, penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya nyata pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama atas pendidikannya.
"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan sebagai Pelopor Pendidikan Swasta Gratis Berkelanjutan, bahkan mungkin yang pertama di Indonesia. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan angka putus sekolah sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak di Kabupaten Tangerang untuk tetap bisa mengenyam pendidikan secara gratis, meskipun tidak bersekolah di sekolah negeri," ujar Wabup Intan.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menjadi fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menghadirkan berbagai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Menurutnya, penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus melahirkan inovasi-inovasi pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Penghargaan ini sangat penting karena menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang lebih baik lagi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Meski demikian, Wabup Intan juga mengakui masih terdapat tantangan dalam pelaksanaan program sekolah swasta gratis. Salah satunya adalah masih belum meratanya informasi yang diterima masyarakat mengenai keberadaan program sekolah SD-SMP swasta gratis tersebut.
"Tantangan terbesar saat ini adalah belum semua masyarakat mengetahui adanya program sekolah swasta gratis. Oleh karena itu, kami akan terus menggencarkan sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sekolah negeri maupun sekolah swasta memiliki kualitas pendidikan yang sama, sehingga seluruh anak-anak di Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan yang setara untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas," jelasnya.
Program sekolah swasta gratis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tangerang merupakan salah satu inovasi program unggulan pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah. Kebijakan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Melalui penghargaan Warta Kota Award 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang semakin optimistis untuk terus menghadirkan berbagai terobosan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun sektor pendidikan sebagai fondasi menuju Kabupaten Tangerang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Red)
Serang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid optimistis Kafilah Kabupaten Tangerang mampu mempertahankan prestasi Juara umum yang kelima secara berturut-turut pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Keyakinan tersebut disampaikan usai menghadiri pembukaan MTQ XXIII Provinsi Banten di Halaman Masjid Agung KP3B, Kota Serang, Senin (6/7/2026) malam.
MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten tahun 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Banten Andra Soni. Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan masyarakat, peserta, pembimbing, pendamping, serta tamu undangan. Tercatat hampir 20 ribu orang hadir menyaksikan dimulainya perhelatan syiar Islam terbesar di Provinsi Banten yang akan berlangsung dari tanggal 6 juli hingga 10 Juli 2026.
Bupati Maesyal Rasyid yang hadir pada pembukaan MTQ XXIII untuk mendukung para duta-duta Qur'ani didampingi Sekretaris Daerah sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, menegaskan optimismenya kembali untuk mempertahankan juara umum pada MTQ XXIII Provinsi Banten.
"Kehadiran kami di sini bersama Pak Sekda dan seluruh unsur lainnya merupakan bentuk komitmen penuh untuk mengawal perjuangan duta duta qurain terbaik kabupaten Tangerang. Kesiapan para peserta yang telah menjalani pembinaan secara berkelanjutan bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Tangerang," ungkap Bupati Maesyal.
Pada MTQ XXIII Provinsi Banten tahun 2026 kali ini Kafilah Kabupaten Tangerang menurunkan sebanyak 157 orang yang mengikuti semua cabang perlombaan musabaqah
Bupati Maesyal juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan kepada seluruh kafilah agar senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan di Kota Serang.
"Kepada seluruh masyarakat kita doakan dan dukung khafilah Kabupaten Tangerang, kami berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal, percaya diri, untuk berjuang mengharumkan nama daerah dan masyarakat Kab.Tangerang di Ajang MTQ XXIII Provinsi Banten tahun 2026," ujarnya.
Lanjut dia, dengan pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan penuh dan doa dari pemerintah daerah dan masyarakat, Kafilah Kabupaten Tangerang diharapkan mampu kembali mempertahankan prestasi Juara Umum yang ke lima kali secara berturut-turut.
Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah masyarakat.
"MTQ XXIII ini adalah panggung kebersamaan bagi seluruh masyarakat Banten. Saya berharap dari seluruh cabang yang diperlobakan ini lahir generasi-generasi Qur'ani yang unggul, berkarakter, serta mampu membawa kemaslahatan dan prestasi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mengharumkan nama Banten di tingkat nasional hingga dunia," ujar Andra Soni. (Red)