
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang sukses menggelar peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa (29/09/2026).
Acara yang berlangsung meriah ini mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Ketua TP PKK Provinsi Banten, serta Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang.
Turut hadir dalam perhelatan tersebut jajaran Forkopimda, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Tangerang, Lurah se-Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas DPMPD H. Yayat Rohiman, S.IP., M.Si., ketua organisasi wanita, lembaga kemasyarakatan, mitra swasta seperti PT Agung Sedayu Group dan PT Paragon, serta seluruh kader PKK se-Kabupaten Tangerang.
Momen peringatan tahun ini menjadi catatan prestasi gemilang bagi Kecamatan Pasar Kemis. Di bawah kepemimpinan Camat H. Nurhanudin, S.IP., M.Si., wilayah ini kembali dinobatkan sebagai Juara Umum tingkat Kabupaten Tangerang untuk kedua kalinya secara berturut-turut (tahun 2025 dan 2026). Prestasi maksimal ini salah satunya disumbangkan oleh Kelurahan Kuta Bumi RW 14 yang berhasil meraih beberapa kategori penghargaan.
"Hari ini Alhamdulillah pada peringatan HKG PKK ke-54, Kecamatan Pasar Kemis, khususnya Kelurahan Kuta Bumi RW 14, mendapat beberapa kategori prestasi maksimal. Tahun ini Kecamatan Pasar Kemis menjadi juara umum yang kedua kalinya, yaitu tahun 2025 dan 2026. Ini prestasi yang cukup membanggakan bagi kami,mendapat apresiasi PKK tingkat kab Tangerang" ujar H. Nurhanudin saat ditemui di lokasi acara, Selasa (29/09/2026).
H. Nurhanudin juga menekankan bahwa esensi gerakan PKK harus melampaui batas kompetisi seremonial. Ia berharap program kerja PKK benar-benar menyentuh aspek riil di tengah masyarakat secara berkelanjutan.
"Pada prinsipnya, gerakan PKK itu diharapkan bukan hanya secara seremonial lomba, tapi menjadi kegiatan yang memang secara nyata dirasakan manfaatnya oleh lingkungan masyarakat. Bukan hanya kegiatan bina wilayah pembenahan nya tapi betul betul kegiatan di lakukan Dan dirasakan masyarakat dari 10 program PKK, Mulai dari segi kesehatan, pendidikan ,gotong royong, ketahanan pangan, pengamalan Pancasila, sandang, hingga pangan.
Kedepannya, kegiatan PKK akan terus didorong organisasi mitra pemerintah untuk mengawal seluruh program di wilayah Pasar Kemis, terutama dalam pemberdayaan masyarakat agar terus mendapat perilaku hidup sehat dan bersih," tambahnya. (Mala)
TANGERANG, lensafokus.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 Tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semarak tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang pada Selasa (29/09/2026).
Peringatan HKG PKK Ke-54 mengusung tema "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Melaksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045". Momentum tahunan ini menjadi sarana penting bagi seluruh jajaran penggerak PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga Dasa Wisma, untuk menyatukan langkah dan memperkuat peran PKK di tengah masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Ny. Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara HKG PKK yang turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Banten, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, hingga para kader. Ia menekankan pesan penting, baik dari Bupati Tangerang maupun Ketua TP PKK Provinsi Banten, agar seluruh elemen pandai berkolaborasi dalam memajukan berbagai kegiatan di tengah masyarakat.
"Kita harus pandai-pandai berkolaborasi dalam meningkatkan dan memajukan kegiatan-kegiatan yang ada di masyarakat, khususnya program-program PKK yang ada kaitannya dengan Asta Cita Bapak Presiden," ujar Ny. Hj. Rismawati.
Ia menjelaskan, melalui penguatan program pokok tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan berbasis keluarga. Dirinya juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara penggerak PKK dengan perangkat pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh warga.
"Saya bersyukur dan sangat mengapresiasi seluruh kecamatan dan tim penggerak PKK yang telah bekerja luar biasa dan berhasil melaksanakan 10 Program Pokok PKK tersebut dengan baik. Mari kita jadikan peringatan ini sebagai ajang untuk mempererat kebersamaan dan meneguhkan semangat pengabdian. Kehadiran PKK harus menjadi solusi nyata dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera, agar Kabupaten Tangerang semakin maju dan gemilang," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Banten, Ny. Tinawati Andra Soni, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh kader PKK di Kabupaten Tangerang. Beliau menegaskan bahwa kader PKK, hingga ke tingkat Dasa Wisma, merupakan ujung tombak pelaksanaan program-program PKK, baik dari pusat maupun daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara PKK, sebagai unit terkecil pemerintahan, dengan pemerintah daerah dalam membangun desa dan wilayah, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.
"Ini adalah upaya kita bersama membangun dari desa. Bagaimana membangun suatu wilayah harus berkolaborasi, tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Kami berharap semangat dari peringatan ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi pendorong bagi gerakan PKK di tahun-tahun mendatang," ucapnya.
Puncak peringatan semakin meriah dengan disuguhkannya berbagai penampilan hiburan yang melibatkan kader dari berbagai wilayah. Rangkaian hiburan tersebut meliputi Tari dan Lagu dari para Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tangerang, Paduan Suara Dasa Wisma (Kecamatan Mauk), Edukasi Senam Tangerang Gemilang (Kecamatan Balaraja), Jingle Gelari Pelangi (Kecamatan Jambe), Parade Fashion Show Kreasi Batik se-Kabupaten Tangerang, serta penampilan Gerak dan Lagu GKSTTB (Kecamatan Legok).
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja para kader, acara ini juga dirangkaikan dengan pengumuman dan pembagian hadiah bagi para Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK. Penghargaan diberikan kepada para pemenang dari berbagai kategori lomba, di antaranya Lomba Tertib Administrasi dan Dasa Wisma, Lomba PAAREDI (Pokja I), Lomba Gelari Pelangi dan Kampung Mandiri (Pokja II), Lomba AKU HATINYA PKK (Pokja III), serta Lomba GKSTTB (Pokja IV). Turut diserahkan pula penghargaan untuk Lomba Posyandu 6 SPM tingkat Kabupaten Tangerang, serta penganugerahan piala Juara Umum yang terbagi dalam Kategori Mandiri dan Kategori Maju Berkembang. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa (29/9/26).
Peringatan HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045” dan dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, ketua TP PKK Banten, dan Ketua TP PKK Kab. Tangerang
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, HKG PKK bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, menyatukan gerak, sekaligus mengevaluasi sejauh mana PKK hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sepuluh Program Pokok PKK memiliki peran yang sangat penting karena menyentuh langsung kehidupan keluarga dan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, hingga pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia menegaskan, 10 Program Pokok PKK tidak boleh hanya menjadi program di atas kertas, tetapi harus diwujudkan secara nyata hingga tingkat keluarga dan lingkungan masyarakat. Menurutnya, penguatan 10 program PKK tersebut sejalan dengan upaya bersama dalam melaksanakan Asta Cita, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ekonomi keluarga.
“Dari keluarga, kita bangun masyarakat. Dari masyarakat, kita kuatkan Kabupaten Tangerang. Dan dari daerah, kita ikut mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Bupati Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini telah bekerja dan bergerak dekat dengan masyarakat. Ia menilai kekuatan PKK berada pada kader yang memahami persoalan di lapangan dan mampu menggerakkan keluarga untuk melakukan perubahan.
Ia menambahkan, Pemkab Tangerang akan terus memberikan dukungan terhadap gerakan PKK. Namun, dia juga menandaskan bahwa keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan tidak dapat hanya dengan mengandalkan pemerintah, namun ditentukan juga oleh kekuatan sinergi dan partisipasi aktif semua elemen masyarakat, termasuk PKK yang bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan ditentukan oleh seberapa kuat sinergi dan partisipasi seluruh elemen, termasuk PKK. PKK semakin dekat, semakin dirasakan, dan semakin bermanfaat pula bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Ny. Hj. Rismawati Maesyal Rasyid membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat. Ia menekankan bahwa peringatan HKG PKK menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat gerakan PKK dari tingkat pusat hingga daerah untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat
“Melalui momentum Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 ini, mari kita jadikan gerakan PKK semakin kuat, solid dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Kader PKK harus terus hadir, bergerak dan memberikan manfaat nyata mulai dari lingkungan keluarga,” ujar Hj. Rismawati
Pihaknya mengajak seluruh kader PKK untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas kader, serta memastikan 10 Program Pokok PKK dapat dilaksanakan secara konsisten dan memberikan dampak langsung bagi keluarga dan masyarakat.
"Saya mengajak seluruh kader PKK di Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun berbagai elemen masyarakat," ajaknya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menyambut baik kolaborasi strategis antara Tunas Pengusaha Muda dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang. Sinergi ini difokuskan untuk mendorong pemberdayaan petani muda, meningkatkan produktivitas agribisnis, serta mengembangkan ketahanan komoditas unggulan wilayah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan pada Sekretariat Daerah, Yudiana, saat hadir mewakili Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam acara peresmian Desa Komoditi dan pembukaan Pelatihan Agribisnis Tani Tunas Pengusaha Muda di Desa Cikuya, Kecamatan Cikuya, Senin (28/9/2026).
Menurut Yudiana, peresmian Desa Cikuya sebagai Desa Komoditi menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki desa. Setiap desa, kata dia, memiliki sumber daya dan keunggulan masing-masing yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola secara terencana dan berkelanjutan.
"Pengembangan potensi desa harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, pengolahan, pemasaran, hingga pembangunan jejaring usaha. Dengan demikian, potensi lokal dapat memberikan nilai tambah dan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tangerang juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya Pelatihan Agribisnis Tani Tunas Pengusaha Muda. Kegiatan ini dinilai penting untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian modern sekaligus kewirausahaan.
Yudiana mengatakan, generasi muda perlu memiliki cara pandang baru terhadap sektor pertanian. Pertanian tidak hanya dipandang sebagai pekerjaan tradisional, tetapi juga sebagai sektor usaha yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui inovasi, teknologi, kreativitas, dan manajemen yang baik.
"Anak-anak muda jangan hanya melihat pertanian sebagai pekerjaan tradisional, tetapi harus mampu melihatnya sebagai sektor usaha yang memiliki peluang besar apabila dikelola dengan inovasi, teknologi, kreativitas, dan manajemen yang baik," ujar Yudiana saat membacakan pesan Bupati Tangerang.
Selain penguatan kapasitas petani muda, Pemkab Tangerang juga mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular dalam sektor pertanian. Konsep tersebut memungkinkan limbah atau hasil samping dari suatu kegiatan untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Penerapan ekonomi sirkular diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi, tetapi juga mendukung kelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Sementara itu, melalui dialog interaktif mengenai ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa, pemerintah berharap dapat muncul berbagai gagasan konkret dan aplikatif yang dapat diterapkan di lapangan.
Yudiana menegaskan bahwa pembangunan dan penguatan ekonomi desa tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, petani, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat desa.
"Kepada para peserta pelatihan dan generasi muda, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan keterampilan, membangun jejaring, berani berinovasi, dan tidak takut untuk memulai usaha," pesannya.
Pemkab Tangerang, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang dapat memperkuat perekonomian masyarakat, meningkatkan kemandirian desa, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan warga. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan Program Sekolah Swasta Gratis harus mampu dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Evaluasi Program Sekolah Swasta Gratis/Setara Tahun 2026 di Hotel Vega Gading Serpong, Senin (28/9/2026).
“Program sekolah gratis tidak hanya soal membebaskan biaya pendidikan. Harus dibarengi dengan peningkatan mutu pembelajaran, sarana dan prasarana, serta kompetensi para tenaga pendidik. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” tegas Bupati Maesyal.
Menurutnya, kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan lembaga pendidikan swasta menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan. Keberadaan sekolah swasta dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh anak di Kabupaten Tangerang mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.
“Sekolah swasta bukan sekadar pelengkap, tetapi mitra utama pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Tangerang. Tanpa peran aktif sekolah swasta, pemerataan akses pendidikan tidak akan tercapai secara optimal,” ujarnya.
Bupati Maesyal juga meminta pengelolaan dana Program Sekolah Swasta Gratis/Setara dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, dan akuntabel. Ia mengatakan, kegiatan evaluasi menjadi momentum untuk memetakan berbagai kendala administratif maupun operasional yang dihadapi sekolah, sekaligus mencari solusi bersama untuk penyempurnaan program.
“Pengelolaan dana harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta tepat sasaran. Kita ingin manfaat program ini benar-benar dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Tercatat, pada tahun 2026 Program Sekolah Swasta Gratis/Setara mencakup 71 sekolah dasar (SD) dengan jumlah peserta didik sebanyak 9.676 siswa. Untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP), program tersebut mencakup 193 sekolah dengan total 27.886 siswa.
Adapun alokasi anggaran yang disiapkan untuk jenjang SD mencapai Rp13.989.200.000, sedangkan untuk jenjang SMP sebesar Rp54.010.800.000. Dengan dukungan anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong agar pelaksanaan program sekolah swasta gratis tersebut dapat berjalan tepat sasaran sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah-sekolah swasta.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan berkas Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) hasil perbaikan kepada Tim Dinas Pendidikan. Bupati mengingatkan seluruh kepala sekolah dan pengelola lembaga pendidikan agar memastikan kelengkapan dokumen sesuai dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Perbaikan berkas NPHD ini merupakan bagian dari tertib administrasi dan menjadi landasan hukum dalam penyaluran serta pertanggungjawaban dana hibah. Pastikan semua dokumen lengkap dan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administratif di kemudian hari,” pungkasnya.
Bupati Maesyal juga turut mengapresiasi BMPS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang terus melakukan pendampingan kepada sekolah-sekolah dalam penyempurnaan dokumen NPHD.
"Kita berharap sinergi ini terus diperkuat sehingga Program Sekolah Swasta Gratis/Setara dapat berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id - Cakupan konektivitas digital Indonesia saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen.
Pemerintah kini mengarahkan pembangunan tidak hanya pada perluasan cakupan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan agar konektivitas memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Capaiannya sekarang sudah hampir lebih dari 90 persen konektivitas itu sudah ter-cover, tapi kan tadi yang saya sampaikan, kita tidak hanya bicara tentang konektivitas itu sendiri, kita bicara bagaimana kualitasnya lebih baik,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo saat bertemu awak media usai Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Halaman Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026).
Menurut Wamen Angga Raka Prabowo, peningkatan kualitas konektivitas membutuhkan sinergi antara pemerintah dan industri di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur dan ekosistem telekomunikasi digital yang lebih baik.
“Dibutuhkan sinergi antara pemerintah dan industri, hari ini kan kemajuan teknologi juga begitu cepat, nah inilah semangat itu yang sedang kita tumbuhkan,” jelas Wamen Angga Raka Prabowo.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemanfaatan frekuensi 700 MHz untuk memperluas cakupan layanan 4G dan menutup wilayah yang masih mengalami blank spot.
Frekuensi tersebut dinilai penting bagi operator seluler dalam memperkuat cakupan layanan.
“Baru-baru ini kita baru merilis frekuensi 700 MHz dan 2.600 MHz, 700 MHz bagi teman-teman di operator seluler dan di lingkungan komunikasi sangat penting untuk coverage area, bagaimana 700 MHz digunakan untuk teknologi 4G untuk menutup semua daerah-daerah blank spot kita,” ungkapnya.
Sementara itu, frekuensi 2.600 MHz diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan 5G.
Pemerintah telah menggelar frekuensi tersebut dan seluruh operator seluler telah memilikinya.
“2.600 MHz untuk lompatan kita, untuk kualitas 5G. Seperti kita tahu, 5G kita masih belum luas sebarannya, Alhamdulillah dengan 2.600 MHz ini sudah kita gelar dan semua operator seluler sudah memiliki,” kata Wamen Angga Raka Prabowo.
Pemerintah menargetkan perkembangan teknologi 5G di Indonesia semakin besar dan semakin baik dalam tiga tahun ke depan.
Peningkatan tersebut terutama diarahkan pada kualitas layanan kepada publik.
“Harapannya 3 tahun ke depan kita melihat perkembangan teknologi 5G di Indonesia semakin besar, semakin baik terutama kualitas layanan kepada publik dan juga harga yang terjangkau tentunya,” tegas Wamen Angga Raka Prabowo.
Menurut Wamen Angga Raka Prabowo, peningkatan konektivitas dan kualitas layanan merupakan bagian dari arah transformasi digital Kementerian Komunikasi dan Digital yang bertumpu pada tiga hal yakni masyarakat semakin terkoneksi, ekonomi dan inovasi terus tumbuh, serta pemanfaatan teknologi berlangsung secara aman dan bertanggung jawab.
“Hari ini kita sedang menuju ke arah transformasi digital, dari Kementerian Komunikasi dan Digital sendiri, kita mengedepankan terhubung, tumbuh dan terjaga,” pungkas Wamen Angga Raka Prabowo. (Red)