Banten

Banten (6055)

Lebak, lensafokus.id – Keluarga Besar Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) menggelar dzikir dan istighosah berjamaah sebagai agenda rutin akhir tahun. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Kantor Pusat BBP, Jalan Raya Sampay–Cileles, Kampung Julat, Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Minggu (21/12/2025).

Istighosah dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Cikulur, KH Maemun Albari, dan diikuti oleh jajaran pengurus, anggota Ormas BBP, serta masyarakat sekitar. Sejumlah pejabat dan tokoh penting Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Tampak hadir Ketua Dewan Pembina Kenaziran Sultan Maulana Hasanuddin Banten KH TB Mudakir Hasan Fuad, Ketua Gapensi Lebak Nabil Jayabaya, Ketua DPRD Lebak dr. Juwita Wulandari, Wakil Ketua DPRD Acep Dimiyati, Pengusaha H. Mega Jayabaya, Kepala Kesbangpol Lebak, Kasat Intelkam Polres Lebak, Kasi Intelijen Kejari Lebak, anggota DPRD Lebak Arsid dan Hasan Gaos, unsur Muspika Kecamatan Cikulur, APDESI Kecamatan Cikulur, serta para ulama dan umaro Kabupaten Lebak.

IMG 20251222 WA0002

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Gapensi Lebak Nabil Jayabaya secara terbuka menyatakan komitmennya untuk bergabung dan berjalan bersama Ormas Badak Banten Perjuangan.

“Hari ini saya menyatakan diri sebagai bagian dari keluarga besar Badak Banten Perjuangan. Mari kita melangkah bersama, dalam satu tujuan dan kepentingan bersama demi memajukan Kabupaten Lebak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Ormas Badak Banten Perjuangan, H. Eli Sahroni yang akrab disapa Raja Badak, menegaskan bahwa istighosah akhir tahun merupakan cara mulia dalam menyambut pergantian waktu dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Istighosah di akhir tahun adalah bentuk ikhtiar spiritual untuk mewujudkan keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Jika dilakukan secara berjamaah, ini akan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan solidaritas sosial,” tutur Eli Sahroni.

IMG 20251222 WA0006

Ia menjelaskan, makna istighosah di penghujung tahun adalah sebagai sarana muhasabah atau introspeksi diri, memohon pengampunan atas kesalahan di masa lalu, sekaligus menguatkan doa agar tahun yang akan datang menjadi lebih baik dan jauhkan dari bala bencana.

“Akhir tahun adalah momentum taubat dan refleksi. Kita memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT dalam menghadapi tantangan hidup ke depan,” tambahnya.

Ketua DPRD Lebak juga memberikan apresiasi kepada Ormas Badak Banten Perjuangan yang dinilai konsisten berkontribusi dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan di tengah masyarakat.

“Saya mengapresiasi Badak Banten Perjuangan. Teruslah berpartisipasi untuk Lebak Ruhay, Banten Gemilang, dan Indonesia Maju,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut. (Cecep)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meresmikan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Karang Tengah Kec. Pagedangan, Sabtu (20/12/25).

Pada kesempatan tersenur, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa peresmian gerai KDMP Desa Karang Tengah Kec. Pagedangan tersebut juga menandai beroperasinya KDMP yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti gas dan sembako untuk para anggota dan masyarakat Desa Karang Tengah.

"Alhamdulillah hari ini kami bersama dengan Camat Pagedangan Ketua MUI Pagedangan, anggota dewan juga Pak Kodir dengan Pak Firman hadir bersama dengan Kepala Desa Karang Tangah meresmikan gerai dan dimulainya koperasi Desa Merah Putih, Desa Karang Tengah Kecamatan Pagedangan," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia sangat mengapresiasi pengawas dan jajaran pengurus KDMP Desa Karang tengah yang telah memanfaatkan bantuan program CSR KDMP sesuai dengan komitmen yang telah disepakati untuk memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat.

"Ini juga bagian daripada upaya awal komitmen bersama, supaya aktivitas masyarakat ini bisa dilaksanakan di koperasi. Koperasi ini harus terus menggulirkan modalnya untuk bisa dipasarkan kepada anggota dan masyarakat," tandasnya.

Dia berharap KDMP Desa Karang Tengah bisa berjalan lancar dan berkembang maju sehingga mampu menopang perekonomian desa dan daerah pada umumnya.

"Mudah-mudahan koperasi desa ini berjalan lancar dan bisa tumbuh berkembang. Modal awalnya terus bergulir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Mudah-mudahan Koperasi Merah Putih ini menjadi simbol berputarnya roda perekonomian di Desa Karang Tengah Kecamatan Pagedangan," ujarnya.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih Desa Karang Tengah, Ana Mantopani mengatakan bahwa saat ini sekitar 87 orang telah tercatat sebagai anggota dan akan terus bertambah nantinya. Pihaknya pun bertekad akan terus menguatkan komitmen menjalankan KDMP dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Insya Allah kami jalankan sebaik-baiknya dan tentunya dana tersebut bisa berdampak positif untuk mengembangkan SDM warga khususnya warga Desa Karang Tengah serta meningkatkan ekonominya," ujar Ana.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan, bimbingan serta arahan sehingga KDMP Desa Karang Tengah dapat memulai operasionalnya.

"Kami ucapkan terima kasih kepada bapak bupati, bapak dewan, bu Kadis Koperasi yang telah mengamanahkan kepada kami dana CSR," ucapnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi fisik tetapi menjadi instrumen untuk menunjukkan dan menjaga kehormatan bangsa dan negara.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka Rapat Kerja (Raker) KONI Kab. Tangerang yang digelar di Hotel Lemo, Sabtu (20/12/25).

“Olahraga bukan sekedar kompetisi fisik, melainkan instrumen untuk menjaga harga diri bangsa dan daerah. Seperti contoh keberhasilan 6 atlet lokal di ajang SEA Games Thailand 2025 yang meraih medali baik itu emas, perak maupun perunggu yang jadi bukti nyata olahraga bukan hanya prestasi namun jadi kebanggaan daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia, pelatihan yang berkelanjutan serta pencarian bibit-bibit unggul merupakan investasi jangka panjang. Untuk itu, melalui Raker tersebut, dia berharap bukan hanya untuk evaluasi terhadap program yang sudah dijalankan tetapi juga menghasilkan berbagai rumusan untuk perbaikan dan peningkatan olahraga ke depan.

“Investasi pada sektor ini memiliki dampak yang luas, mulai dari peningkatan kesehatan masyarakat hingga peningkatan karir bagi generasi muda. Melalui Raker ini juga saya harap akan banyak rumusan yang bisa memperbaiki dan meningkatkan olahraga ke depan,” ujarnya.

Dia pun berpesan agar seluruh pengurus dan insan olahraga di Kabupaten Tangerang terus memperkuat sinergi dan komitmen mengedepankan nilai-nilai sportivitas dalam setiap proses pelatihan dan kompetisi.

Wakil Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Hadisa Mansyur melaporkan Raker KONI Kab. Tangerang tahun 2025 tersebut dihadiri oleh 60 cabang olahraga dengan jumlah 120 peserta, 29 Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) dan 59 pengurus KONI Kabupaten Tangerang.

“Rapat kerja KONI Kabupaten Tangerang tahun 2025 merupakan instrumen untuk menyusun grand design kerja olahraga selama 1 tahun yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 yang disusun berdasarkan kebutuhan dari setiap cabang olahraga dan dikhususkan pada pelatihan atlet-atlet percetakan melalui program atlet Tangerang Semakin Gemilang,” jelas Hadisa.

Dia berharap dengan dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, KOK dan masyarakat, semua program kerja yang ditetapkan nanti dapat dilaksanakan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, khususnya menghadapi Pekan Olahraga ke-7 Provinsi Banten tahun 2026 yang sudah di depan mata.

“Kami mengajak seluruh pengurus KONI, pengurus cabang olahraga dan Koordinator Olahraga Kecamatan untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan target juara umum Pekan Olahraga Provinsi Banten tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Tangerang Selatan,” tutupnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tipar Raya yang berlokasi di Kecamatan Jambe, Sabtu (20/12/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan bagian dari pelaksanaan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, khususnya program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

“Program SPPG ini sejalan dengan program Bapak Presiden, yaitu Makan Bergizi Gratis. Manfaatnya sangat besar, mulai dari memastikan asupan gizi anak-anak kita dari PAUD, SD, SMP hingga SMA terkontrol dengan baik, hingga meringankan beban masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menegaskan bahwa menu makanan yang disajikan harus benar-benar terukur dan diawasi oleh Puskesmas, sehingga kualitas gizi dan kebersihannya tetap terjaga. Dengan asupan gizi yang baik, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat secara fisik maupun mental.

“Menunya harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan diawasi Puskesmas. Dengan makan bergizi, insyaAllah anak-anak kita akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa. Inilah tujuan utama kita, mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas,” tegasnya.

Pihaknya juga menekankan bahwa berbagai program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Ketahanan Pangan, hingga Koperasi Desa Merah Putih diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Untuk itu, Pemkab Tangerang terus mendorong dan menguatkan dukungan pengembangan SPPG agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan peserta didik.

“SPPG ini akan terus kita tambah. Memang belum seluruhnya terakomodir, namun secara bertahap akan terus dikembangkan agar semakin banyak anak-anak kita yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Pihaknya pun mengingatkan pentingnya standar kebersihan dan keamanan pangan dalam operasional SPPG, baik dari sisi para pegawainya dan kelayakan sarana prasaranya maupun keamanan distribusinya ke sekolah-sekolah

“Petugasnya harus benar-benar steril, kebersihan dapur dan menu harus diawasi oleh ahlinya, agar pelaksanaan program ini berjalan sesuai rencana dan aman bagi anak-anak,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Insan Peduli Persada H. Wisnu Yuda Mukti menyampaikan bahwa kehadiran SPPG memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di daerah. Menurut dia, hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat dan melibatkan banyak pelaku usaha lokal.

“SPPG Tipar Raya ini merupakan unit ketujuh yang kami kelola. Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mendirikan dapur-dapur SPPG lainnya agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.

Dengan diresmikannya SPPG Tipar Raya Jambe, diharapkan program pemenuhan gizi di Kabupaten Tangerang semakin optimal dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong agar Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang bisa menjadi wadah strategis bagi anak muda untuk mengekspresikan minat dan bakat sekaligus berperan sebagai duta pariwisata daerah.

“Kang Nong ini menjadi wadahnya anak muda Kabupaten Tangerang, tempat berekspresi mengeluarkan bakat-bakat terpendamnya, selain juga akan menjadi Duta Pariwisata Kabupaten Tangerang,” ujar Wabup Intan dalam Paguyuban Kang Nong di Hotel Atria Gading Serpong, Jumat (19/12/25).

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata akan memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para Kang Nong terpilih agar siap berkiprah di tingkat lebih luas.

“Nanti mungkin Dinas Pariwisata akan mendidik, memberikan pelatihan kepada adik-adik kita yang kemarin baru terpilih Kang Nong 2025 supaya nanti siap dikirim ke Banten, malah mungkin dikirim sampai ajang-ajang nasional,” imbuhnya.

Lanjut dia, Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang selama ini dikenal aktif sebagai duta pembangunan dan pemuda berprestasi yang berkontribusi dalam promosi budaya, pariwisata, serta kegiatan sosial di daerah. Selain penguatan organisasi, Wabup juga menekankan pentingnya peran personal dalam meningkatkan akhlak generasi muda di tengah masyarakat.

“Apa pun yang terjadi, kalian harus jadi anak muda yang bisa punya akhlak yang baik di masyarakat, dan mudah-mudahan menjadi orang-orang yang berguna bagi keluarga, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan gagasan terhadap pengembangan Gedung Graha Pemuda sebagai pusat kreativitas anak muda Kabupaten Tangerang.

“Saya berharap Gedung Graha Pemuda nantinya bisa menjadi pusat Creative Hub Kabupaten Tangerang, ada auditorium, sekretariat Kang Nong, tempat UMKM, hingga ruang seni agar anak muda bisa berkegiatan dan berkreasi di sana,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang, Didi Hamidi, menjelaskan bahwa Paguyuban Kang Nong merupakan organisasi yang menghimpun putra-putri terbaik daerah sebagai duta pembangunan, budaya, dan sosial di Kabupaten Tangerang.

“Paguyuban Kang Nong berfokus pada pengembangan potensi pemuda sekaligus pelestarian nilai-nilai lokal agar generasi muda tetap berkontribusi positif bagi daerahnya,” jelas Didi.

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan tetap memanfaatkan Graha Pemuda Kabupaten sebagai sekretariat tetap paguyuban dan penyediaan fasilitas organisasi lainnya.

“Saat ini kami sedang memproses serah terima gedung sekretariat tetap di Graha Pemuda yang akan menjadi pusat informasi, ruang istirahat anggota, serta tempat penyimpanan inventaris Kang Nong agar lebih terorganisir,” pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberangkatkan sebanyak 59 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tenaga medis untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra Barat dan Aceh. Pelepasan bantuan kemanusiaan tersebut dilakukan pada Kamis, 11 Desember 2025, pukul 14.45 WIB.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa pengiriman personel tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pemkot Tangerang dalam membantu warga yang terdampak bencana di sejumlah daerah di Sumatra. Arahan pengiriman personel disampaikan Sachrudin saat memimpin apel siaga bencana Kota Tangerang di Lapangan Parkir Situ Cipondoh, Rabu (10/12/2025).

“Saya menginstruksikan jajaran agar segera mengirimkan personel BPBD dan tim medis ke wilayah Sumatra Barat dan Aceh untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir bandang dan longsor,” ujar Sachrudin.

IMG 20251220 WA0025

Ia menjelaskan, seluruh personel yang diberangkatkan merupakan tenaga terlatih dan memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Nantinya, seluruh tim akan terkoordinasi dalam satu sistem kerja terpadu agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara optimal.

“Personel yang dikirim memiliki kompetensi dan pengalaman yang dapat diandalkan. Mereka akan bekerja secara terkoordinasi agar proses pemulihan pascabencana berjalan efektif,” jelasnya.

Sachrudin menegaskan, langkah tersebut merupakan wujud nyata solidaritas Pemerintah Kota Tangerang terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Ini adalah bentuk komitmen kami membantu saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Semoga bantuan yang kita berikan, berapa pun nilainya, dapat meringankan beban mereka yang sedang tertimpa musibah,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di wilayah Kota Tangerang. Penetapan status tersebut merujuk pada peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memproyeksikan curah hujan akhir 2025 hingga awal 2026 berada di atas normal akibat anomali iklim global.

“Sepanjang tahun ini, tren kejadian banjir, genangan air, dan angin kencang meningkat secara signifikan. Status siaga darurat ini berlaku mulai Desember 2025 hingga Maret 2026. Ini bukan formalitas, melainkan ajakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama,” tegas Sachrudin.

Selain pengiriman personel, Pemkot Tangerang juga telah menggalang dana kemanusiaan. Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp477 juta, yang dikelola oleh Dinas Sosial dan akan disalurkan melalui lembaga resmi sesuai kebutuhan masyarakat terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, menambahkan bahwa pihaknya turut mengirimkan lima orang anggota Baznas ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk membantu penanganan pascabencana. Selain itu, satu orang anggota telah lebih dahulu diberangkatkan guna memetakan kondisi wilayah serta mendata kebutuhan warga terdampak.

“Kami juga membuka layanan jasa titipan (jastip) pengiriman bantuan gratis bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Aslie.

Baznas Kota Tangerang juga terus menghimpun bantuan dari masyarakat yang dapat disalurkan secara resmi melalui TangerangSedekah.id/danabencana, atau melalui transfer rekening BSI 588.855.8870 dan BCA 002.360.2323 atas nama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Hingga 9 Desember 2025, dana yang terkumpul dari masyarakat melalui Baznas Kota Tangerang tercatat mencapai Rp309 juta.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra dan Aceh. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup,” pungkas Aslie. (Sumarna)

Page 17 of 606
Go to top