Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tingkat kabupaten yang berlangsung di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Forkopimda, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemkab Tangerang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak sekadar menjadi seremonial tahunan belaka, melainkan harus diresapi sebagai momentum perbaikan diri.
"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya kita jadikan sebagai momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, maulid harus menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari," ujar Wabup Intan.
Wabup Intan secara khusus menyoroti peran strategis ASN dalam pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, ASN dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga akhlak yang mulia.
"Bagi kita yang mengemban tugas sebagai Aparatur Sipil Negara, keberadaan di tengah masyarakat memiliki makna yang sangat penting. ASN bukan hanya harus memiliki kemampuan dalam menjalankan pekerjaan, tetapi juga harus memiliki tanggung jawab, integritas, kejujuran, dan semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Tangerang," tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup Intan menjabarkan empat sifat utama Rasulullah yang patut diimplementasikan dalam budaya kerja ASN, yakni Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathanah (cerdas).
"Jika kita terapkan sifat utama Rasullah, maka kita akan menjadi ASN yang mampu menyampaikan kebenaran. Jika shiddiq kita pegang, kita akan menjadi ASN yang jujur dan berintegritas. Jika amanah kita jalankan, kita menjadi ASN yang dapat dipercaya. Dan jika fathanah kita kembangkan, maka kita akan menjadi ASN yang cerdas, inovatif, dan mampu memberikan solusi," tambah Wabup Intan.
Wabup Intan juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan seorang ASN bukanlah dari seberapa tinggi jabatannya, melainkan seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat luas. Ia mengajak seluruh abdi negara untuk hadir di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai aparatur, melainkan sebagai pelayan masyarakat yang responsif dan bekerja sama.
"Mari kita tanamkan dalam diri kita, bekerja dengan kejujuran, melayani dengan ketulusan, menjalankan amanah dengan tanggung jawab, dan berkarya dengan kecerdasan. Insya Allah apabila seluruh ASN bekerja dengan landasan tersebut, maka pemerintah akan semakin dipercaya, layanan semakin berkualitas, masyarakat semakin sejahtera, dan Kabupaten Tangerang akan terus bergerak maju menjadi Tangerang yang semakin Gemilang," pungkasnya.
Turut hadir memberikan tausiah agama dalam acara tersebut, Abuya KH Ahmad Al Farisy. Dalam ceramahnya, Abuya berpesan agar kecintaan kepada Rasulullah diwujudkan melalui niat tulus dalam setiap pengabdian.
"Rasulullah SAW adalah sebaik-baiknya teladan (Uswatun Hasanah). Meneladani beliau bukan hanya dalam ibadah shalat dan puasa, tetapi juga dalam cara kita bekerja dan bermuamalah. Bagi para ASN, bekerja dengan niat ikhlas melayani umat adalah ibadah yang bernilai pahala sangat besar di mata Allah SWT. Jadikan kejujuran dan amanah sebagai pondasi dalam melayani warga. Jika pemimpin dan aparaturnya berakhlak mulia, Insya Allah keberkahan akan senantiasa turun melingkupi Kabupaten Tangerang," pesan Abuya KH Ahmad Al Farisy.
Rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Abuya KH Ahmad Al Farisy, memohon keselamatan, keberkahan, dan petunjuk bagi seluruh jajaran Pemkab Tangerang beserta seluruh masyarakatnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang yang terdiri dari aliansi mahasiswa berbagai kampus menggelar aksi unjuk rasa. Mereka membawa dokumen resmi berisi "Dasa Tuntutan" yang ditujukan langsung kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang.
Dalam dokumen tersebut, GMNI mengkritik keras kinerja Pemerintah Kabupaten Tangerang. Mereka menilai adanya "penyakit ketidakpedulian" dalam tubuh birokrasi, minimnya penanganan masalah di masyarakat, serta lemahnya penindakan hukum terhadap pelanggaran daerah.
Berikut adalah 10 poin tuntutan resmi yang dilayangkan oleh GMNI Kabupaten Tangerang:
1. Persoalan Warga Balaraja: Mendesak DPRD Kabupaten Tangerang memberikan atensi khusus atas permasalahan yang dihadapi warga Tegal Murni, Kecamatan Balaraja.
2. Kesejahteraan Petani: Mendesak pengawalan penuh terhadap implementasi Perda No. 6 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
3. Usut Pungli Lingkungan Hidup: Mendesak pemanggilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) oleh Unit Pelaksana Teknis Wilayah 7 (UPT 7).
4. Dugaan Penguasaan Aset Daerah: Mendesak pemanggilan BPKAD dan DTRB guna mengusut dugaan penguasaan aset daerah secara sepihak oleh PT Bangun Prima Cipta (Perum Royal Permata).
5. Perbaikan Irigasi: Mendesak tindakan cepat terhadap infrastruktur irigasi di Kabupaten Tangerang yang tidak berfungsi akibat faktor alam (force majeur) serta mendesak dilakukannya normalisasi irigasi.
6. Hentikan Proyek Tidak Efektif: Mendesak penghentian proyek yang dinilai tidak menyentuh akar persoalan rakyat, salah satunya wacana pembangunan pagar di kawasan Pemerintah Daerah.
7. Dukungan RUU Perampasan Aset: Mendorong DPRD Kabupaten Tangerang mendesak DPR RI agar segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
8. Usut Kebakaran Hutan: Mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas dalang di balik kasus kebakaran hutan yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
9. Tolak Alih Fungsi Lahan: Menolak keras segala bentuk alih fungsi lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang terutama di wilayah Cikupa yang semua lahan sawah di jadikan perumahan.
10. Copot Menteri Kehutanan: Mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera mencopot Menteri Kehutanan dari jabatannya.
Selain sepuluh poin tuntutan utama di atas, massa aksi juga menuntut pihak terkait untuk melakukan pengecekan mendalam terhadap PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang diduga memiliki data siswa fiktif. Mahasiswa juga menyoroti adanya kejanggalan di salah satu SMA, di mana jumlah siswa riil tercatat kurang dari 50 orang, namun terdapat alokasi pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap harinya untuk 118 siswa yang diduga merupakan 'siswa siluman'.
Menanggapi aspirasi dan desakan dari mahasiswa,terlihat hadir di sana anggota komisi I Fikri Faiz Muhammad, ketua komisi II H. Saefudin dan anggota komisi II Yakub,,lisiawati lase komisi IV, Nanang humas DPRD , Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, S.H., M.H., Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Yakub, memberikan respons positif. Pihaknya menyatakan akan segera mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
"Setelah kita rapat di Dewan, kita akan ajukan RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan mereka karena semua ini penting dan perlu untuk ditindaklanjuti. Ini semua merupakan hal yang penting bagi masyarakat," ujar Yakub saat menemui perwakilan massa.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan mahasiswa masih terus mengawal jalannya proses administrasi di gedung legislatif untuk memastikan seluruh poin tuntutan tersebut benar-benar diimplementasikan dalam waktu dekat. (Mala)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Raya Asmaul Husna Gading Serpong, Selasa, (25/08/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengajak masyarakat yang hadir untuk meneladani perjuangan, kejujuran, kepedulian, ketaqwaan dan keimanan Nabi Muhammad SAW serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
"Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk meneladani perjuangan, kejujuran, kesabaran, keteladanan, kepedulian dan akhlak beliau. Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari," ujar Wabup Intan
Lanjut dia, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW juga merupakan momentum untuk introspeksi diri sejauh mana kita mampu meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,
"Ini juga merupakan momen instrospeksi diri. Marilah kita bertanya kepada diri kita masing-masing sudah sejauh mana kita meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi yang jujur dan amanah, menghormati orang tua dan guru kita, menyayangi keluarga dan peduli sesama,"
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga mengajak para jamaah dan masyarakat yang hadir untuk mendoakan mereka yang mengalami musibah bencana gempa bumi di NTT dan kebakaran hutan
"Mari kita bersama-sama berdoa dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW ini untuk saudara-saudara kita yang berada di Nusa Tenggara Timur yang mengalami musibah gempa bumi dan saudara-saudara kita yang di Kalimantan mengalami kebakaran hutan,mudah-mudahan saudara-saudara kita diberikan kesabaran dan ketabahan," ajaknya
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Raya Asmaul Husna, Slamet Riyadi menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini di Masjid Raya Asmaul Husna sangat istimewa karena bersamaan dengan bulan Kemerdekaan HUT RI
"Kami sampaikan terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati yang telah meluangkan waktu hadir di sini. Selain peringatan Hari Besar Islam Masjid Raya Asmaul Husna ini, juga dilaksanakan khitanan massal pada hari Sabtu tanggal 22 Agustus 2026," ungkapnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar di Pondok Pesantren Al Hijaiyyah, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Selasa (25/8/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk terus mengenang dan meneladani perjuangan serta akhlak Rasulullah SAW.
Menurutnya, kegiatan Maulid Nabi perlu terus dilaksanakan, khususnya untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai sejarah, perjuangan, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.
“Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita harus terus melaksanakan kegiatan Maulid Nabi. Ini penting agar anak-anak kita, generasi muda kita, bisa mengetahui dan memahami siapa Nabi Muhammad SAW serta meneladani akhlaknya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Bupati berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian dan kebersamaan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki musim kemarau. Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas pembakaran lainnya secara sembarangan, karena kondisi kering dapat dengan mudah memicu terjadinya kebakaran.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati. Sekarang sudah memasuki musim kemarau. Jangan melakukan bakar-bakar sampah atau apapun di luar ruangan karena kalau lalai bisa berpotensi menimbulkan kebakaran,” katanya.
Selain itu, Bupati meminta masyarakat yang mulai mengalami kekeringan atau kesulitan mendapatkan air bersih agar segera melaporkannya kepada aparat pemerintah setempat, mulai dari pemerintah desa atau kelurahan hingga kecamatan.
“Kalau ada masyarakat yang mengalami kekeringan atau kekurangan air, segera laporkan kepada pemerintah desa, kelurahan maupun kecamatan. Nanti Pemerintah Kabupaten Tangerang akan membantu dengan mengirimkan bantuan air bersih,” pungkasnya. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Ratusan jamaah memadati Masjid Al Ittihad, Jalan Kisamaun, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB tersebut berlangsung khidmat, aman, dan penuh suasana kebersamaan. Peringatan Maulid Nabi kali ini turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan, Sekretaris Daerah Kota Tangerang H. Herman Suwarman, serta Wali Kota Tangerang Selatan H. Benyamin Davnie beserta jajaran. Turut hadir para tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus DKM, serta jamaah dari berbagai wilayah Tangerang Raya.
Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Berakhlak Mulia”, rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan shalawat, hadroh, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta tausiyah keagamaan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW.
Menurut Sachrudin, sifat jujur, amanah, peduli terhadap sesama, serta sikap saling menghormati merupakan nilai-nilai yang harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, dan kegiatan sosial,” ujar Sachrudin.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan H. Benyamin Davnie menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan DKM Masjid Al Ittihad yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurut Benyamin, kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi memiliki nilai penting dalam mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah Tangerang Raya.
“Kegiatan seperti ini mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat Tangerang Raya,” katanya.
Ketua KDKM KH. Ujat Sujadi, S.Ag., M.M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang dihadiri jajaran pemerintahan daerah serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Ia menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi. Jamaah tidak hanya berasal dari Kota Tangerang, tetapi juga dari Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.
“Alhamdulillah, acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini dihadiri pemerintahan daerah Tangerang Raya. Masyarakat Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan juga antusias datang untuk menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar KH. Ujat.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, nyaman, tertib, dan kondusif hingga acara selesai.
Salah satu tradisi yang turut memeriahkan kegiatan adalah arak-arakan masyarakat. Sejumlah tokoh agama dan peserta berjalan kaki, sementara sebagian lainnya menggunakan kendaraan yang dihiasi berbagai ornamen serta membawa makanan untuk dibagikan kepada masyarakat.
“Berbagai kalangan tokoh agama dan peserta ikut mengelilingi wilayah. Sebagian berjalan kaki dan sebagian menggunakan kendaraan yang dihiasi serta membawa berbagai makanan untuk dibagikan kepada masyarakat. Sungguh mengharukan,” tambah KH. Ujat.
Antusiasme jamaah terlihat sejak pagi. Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Tangerang Raya. (Sumarna)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memimpin rapat evaluasi dan konsolidasi program prioritas bidang Kesehatan. Acara tersenut digelar di Aula Dinas Kesehatan Puspemkab Tangerang, Senin (24/8/26).
Rapat yang diikuti jajaran Dinkes, camat, kepala Puskesmas, direktur RSUD dan kader kesehatan tersebut membahas sejumlah program prioritas, di antaranya penurunan stunting, cek kesehatan gratis dan TBC, penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta penanganan HIV.
Bupati Maesyal mengatakan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk OPD, kecamatan, Puskesmas, rumah sakit dan kader.
“Alhamdulillah cek kesehatan gratis sudah mencapai 100 persen, tetapi ini terus kita tingkatkan, termasuk pemeriksaan TBC. Puskesmas juga harus jemput bola, tidak hanya menunggu di Puskesmas, tetapi bisa di balai warga maupun sekolah,” ujar Bupati Maesyal.
Bupati Maesyal menegaskan, meskipun bidang kesehatan mengalami penyesuaian anggaran akibat efisiensi, hal tersebut tidak boleh mengurangi kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menghimbau seluruh jajaran kesehatan agar terus memperkuat kolaborasi agar berbagai program prioritas dapat berjalan optimal.
“Insyaallah dengan semangat dan kerja bersama, derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang akan meningkat,” pungkasnya.
Ia berharap melalui rapat tersebut segala kendala dan tantangan yang dihadapi dapat terpetakan lebih jelas sehingga dapat dijadikan dasar untuk membuat kebijakan yang lebih terukur, efisien dan tepat sasaran nantinya
Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menekankan penguatan penanganan stunting melalui pemerataan layanan tumbuh kembang anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar lebih maksimal penanganannya
“Yang pertama, ada Klinik Tumbuh Kembang. Di Kabupaten Tangerang paling tidak ada di Pakuhaji, Balaraja dan Tigaraksa, supaya anak yang terindikasi stunting tidak jauh untuk dirujuk ke rumah sakit,” kata Wabup Intan.
Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi dan penguatan program orang tua asuh dengan melibatkan OPD sebagai pendamping kecamatan yang memiliki anak terindikasi stunting, termasuk melalui pemberian makanan tambahan (PMT) serta membuka kerja sama seluas-luasnya lintas sektor dengan berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam program percepatan penanganan dan penanggulangan Stunting
“Yang ketiga, maksimalkan program CSR. Karena tidak mungkin pemerintah bekerja sendirian. Ini kita lakukan dengan pendekatan pentaheliks agar penanganan dan penanggulangan Stunting lebih efisien dan tepat sasaran," tandasnya
Wabup Intan menambahkan, program pola asuh dan CSR tersebut pada dasarnya sudah berjalan, namun perlu diperkuat melalui optimalisasi seluruh lini dan stakeholder terkait.
"Program yang ada sudah berjalan dengan baik, namun perlu terus diperkuat seluruh lini dan stakeholdernya. Saya juga berharap Klinik Tumbuh Kembang di tiga rumah sakit dapat mulai direalisasikan pada tahun depan," imbuhnya. (Red)