Banten

Banten (6053)

Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menguatkan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui pelaksanaan imunisasi balita, pemantauan tumbuh kembang anak, serta peningkatan gizi ibu hamil. Upaya tersebut ditandai dengan Launching Gerebek Posyandu 2026 yang digelar di Perum Villa Permata Balaraja, Kecamatan Balaraja, Selasa (7/1/26).

Mengusung pesan “Pantau Berat Badan dan Tinggi Badan Balita serta Gizi Ibu Hamil Secara Teratur dan Imunisasi lengkap Untuk Cegah Stunting” menjadi langkah strategis Pemkab Tangerang dalam mendekatkan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa Gerebek Posyandu merupakan penguatan dari aktivitas Posyandu yang sejatinya sudah berjalan rutin sejak 2 Januari 2026, namun pencanangan besarnya dilaksanakan secara terpusat di Balaraja.

“Alhamdulillah, hari ini kita hadir di Villa Permata Balaraja untuk memulai pencanangan Gerebek Posyandu se-Kabupaten Tangerang. Kegiatan Posyandu sebenarnya sudah berjalan, namun hari ini kita canangkan secara resmi sebagai gerakan bersama,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan, pelayanan Posyandu meliputi imunisasi balita, pemberian makanan tambahan (PMT), serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Posyandu juga berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan gratis yang mudah diakses masyarakat.

“Posyandu ini berada dekat dengan lingkungan masyarakat. Warga tidak perlu jauh-jauh ke Puskesmas atau rumah sakit. Imunisasi balita, PMT, hingga pemeriksaan ibu hamil semuanya bisa dilayani di Posyandu,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu kini memiliki enam bidang layanan, yakni kesehatan, pendidikan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, perlindungan masyarakat, dan sosial.

“Posyandu bukan hanya tempat kegiatan kesehatan, tetapi pusat pelayanan masyarakat dengan enam komponen. Model ini akan terus kita sosialisasikan ke desa-desa agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmidzi menjelaskan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil bersumber dari berbagai pendanaan, baik Dana Desa, APBD Kabupaten Tangerang, maupun APBN dari Kementerian Kesehatan.

“PMT penyuluhan bertujuan mendorong masyarakat datang ke Posyandu dan bersumber dari Dana Desa. Sedangkan PMT pemulihan diberikan kepada balita dengan berat badan menurun, berisiko stunting, atau gizi buruk, yang dananya berasal dari APBD dan APBN,” jelas dr. Hendra.

Dia menyebutkan, pada tahun 2026 Pemkab Tangerang menargetkan PMT pemulihan untuk sekitar 12.000 balita bermasalah gizi dan sekitar 5.000 ibu hamil berisiko. Seluruh sasaran akan melalui proses skrining di Posyandu untuk menentukan bentuk intervensi yang tepat.

“Intervensinya bisa berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian tablet tambah darah, PMT, hingga rujukan ke dokter spesialis di rumah sakit bila diperlukan,” ungkapnya.

Menurutnya, Gerebek Posyandu merupakan inovasi lintas sektor yang dimulai sejak 2024 untuk menggerakkan partisipasi masyarakat, khususnya di wilayah perkampungan yang selama ini sulit menjangkau layanan kesehatan.

“Dengan dukungan camat dan kepala desa, kita ingin memetakan secara akurat balita dan ibu hamil berisiko. Alhamdulillah, angka balita berisiko stunting sudah menurun signifikan dari sekitar 17 ribu menjadi 9 ribuan, terutama di wilayah Pantura, dan beberapa kecamatan lainnya,” pungkasnya.

Pohaknya berharap melalui Gerebek Posyandu 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat terus menurunkan angka stunting serta menekan angka kematian ibu dan bayi demi mewujudkan masyarakat Tangerang yang sehat dan berkualitas. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Greenhouse sekaligus melaksanakan panen perdana budidaya melon hasil Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat di Eduwisata Agribisnis Desa Sodong Kec. Tigaraksa, Rabu (7/1/26).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Sodong dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat melalui program TJSL, yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya atas pemanfaatan lahan negara yang dikelola oleh Pemerintah Desa bersama BPD dan BUMDes untuk kegiatan pertanian produktif. Menurutnya, lahan yang sebelumnya tidur, tidak termanfaatkan, kini mampu menghasilkan berbagai komoditas pertanian yang bernilai ekonomi.

“Alhamdulillah, hari ini kami diundang oleh Pak Lurah Sodong dalam rangka peresmian Greenhouse sekaligus panen melon. Ternyata bukan hanya melon, tetapi juga ada cabai, jagung, dan timun. Ini luar biasa karena lahan negara bisa dimanfaatkan secara produktif untuk ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menjelaskan, dari hasil panen perdana melon, tercatat sekitar 500 buah melon dengan estimasi berat rata-rata 1 kilogram pe buah. Dengan harga jual sekitar Rp25.000 perkilogram, potensi pendapatan mencapai Rp12,5 juta, belum termasuk hasil panen komoditas lainnya seperti cabai, timun, dan jagung.

“Manfaatnya sangat besar bagi kelompok tani. Mereka sudah bisa bercocok tanam, panen, dan memasarkan hasilnya. Ini juga menjadi ladang pendapatan sekaligus tempat wisata edukasi ketahanan pangan bagi masyarakat,” jelasnya.

Lanjut dia, program kolaborasi tersebut nantinya akan dijadikan percontohan dan direplikasi di desa-desa lain. Setiap desa didorong untuk bisa mengelola lahan sekitar 2 hektar untuk ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian sesuai potensi wilayah masing-masing.

“Ini akan menjadi model percontohan. Desa-desa lain, baik di Kecamatan Tigaraksa maupun di kecamatan lainnya, akan diarahkan melakukan hal serupa. Dinas Pertanian nanti juga akan memetakan desa-desa yang perlu disupport, baik dalam bentuk bantuan bibit, pupuk, maupun pendampingan,” imbuhnya.

Pihaknya punmengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Sodong, BUMDes, BPD, Camat Tigaraksa, serta PT PLN (Persero) yang telah memberikan dukungan melalui program CSR dalam pengembangan ketahanan pangan desa tersebut.

"Terima kasih kepeda Pak Kades, Camat Tigaraksa, BUMDes, BPD dan PLN dengam TJSL-nya yang telah membantu. Semoga maju, sukses dan semoga ini menjadi ladang ibadah dan juga menjadi jembatan untuk mendapatkan kepastian pendapatan," pungkasnya

Program ketahanan pangan di Desa Sodong ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, pemerataan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dimulai dari desa. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id - Sesuai instruksi DPP Golkar di bawah komando Ketua Umum Bahlil Lahadalia , Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang membagikan 1000 paket sembako kepada warga, acara yang digelar pada Rabu (7/1/2026) di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tangerang tersebut berjalan lancar, dalam pembagian tersebut dibagi dua tahap , untuk tahap pertama 500 paket dibagikan di kantor DPD Golkar, untuk tahap kedua akan dibagikan di rumah  pembina DPD Golkar Kabupaten Tangerang H Jaini Sepatan Kamis (8/1/2026)

Berdasarkan pantauan dilokasi, acara tersebut dihadiri ratusan kader Golkar, dengan mengenakan kaos kuning, ratusan kader berkumpul dan mendengarkan arahan dari ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang Hj Intan Nurul Hikmah, dalam acara tersebut hadir anggota DPRD Provinsi Banten , Muhammad Faisal, Wahyu Nugraha, dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang,

H Deni Hendardi, Fikri Faiz Muhammad, Herni Susilawati, Sholi Sobirin,
M Nur Rojab, M.H, Eli Nurhaeni, Febri Nur Irawan, Bimo Mahfudz Fudianto S.H, MH,
yang merangkap selaku ketua Panitia acara baksos Golkar peduli serta penguru DPD Golkar Kabupaten Tangerang dr Zainal Muttaqin, Ari Asari Maenan.

" Acara hari ini merupakan kegiatan Golkar peduli sebagai wujud syukur dan kepedulian sosial, mengimplementasikan arahan untuk selalu hadir membantu masyarakat dan memperkuat kesejahteraan rakyat,"terang Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang Hj Intan Nurul Hikmah kepada awak media , (Rabu/7/1/2026).

IMG 20260107 WA0016

Intan mengatakan, pada baksos kali ini, 1000 paket Sembako dibagikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan, untuk tahap pertama, 500 sembako dibagikan pada hari ini di kantor DPD Golkar Kabupaten Tangerang, untuk tahap kedua akan disalurkan bagi warga Tangerang Utara lokasinya di Sepatan Kediaman Kader Golkar H Jaini yang juga anggota DPRD Provinsi Banten.

"Melalui aksi-aksi nyata ini, Partai Golkar ingin menunjukkan bahwa prioritas utama partai adalah kesejahteraan rakyat dan berupaya menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi implementasi langsung dari semangat karya dan Pengabdian untuk Bangsa,"tandasnya.

Sementara ketua panitia acara Baksos Partai Golkar Bimo Mahfudz Fudianto S.H, M.H. mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia acara, dan pengurus Golkar Kabupaten Tangerang dan pengurus Golkar kecamatan yang telah membantu acara hingga sukses, terutama ketua DPD II  partai Golkar Kabupaten Tangerang Hj Intan Nurul Hikmah, yang telah mensupport kegiatan acara baksos ini, program baksos Golkar peduli ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan, sehingga mendapatkan apresiasi dari masyarakat, kedepan kita berharap acara ini akan lebih meriah lagi.

" Kegiatan baksos ini merupakan program ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang terpilih yakni ibu Hj Intan Nurul Hikmah, di era kepemimpinannya ini kita harus benar - benar lebih semangat lagi , dan kita harus sukseskan program - programnya ibu ketua kita, agar Golkar lebih dicintai masyarakat,"tandasnya. (Rosmala)

Serang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menuntaskan proses penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah Aset Jaringan Perpipaan dan Sambungan Langganan Wilayah III Kota Tangerang dari Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang kepada Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Serang, Selasa, (6/1/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Wali Kota Tangerang Sachrudin, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten B. Maria Erna Elestiyani, jajaran Kejati Banten, Kepala BPKP, Dewan Pengawas, serta direksi Perumdam TKR dan Perumda Tirta Benteng.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa penandatanganan BAST ini merupakan tahap ketiga sekaligus penutup dari keseluruhan proses serah terima aset jaringan perpipaan antara Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang, sebagaimana kesepakatan awal telah disepakati bersama.

“Alhamdulillah, hari ini kita menuntaskan tahap ketiga dan menjadi penutup proses serah terima aset jaringan perpipaan dan sambungan langganan. Sebelumnya tahap pertama dan kedua telah diselesaikan pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk pada September 2025 untuk wilayah II, dan hari ini, wilayah III difinalkan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia menjelaskan, total sambungan langganan yang diserahkan mencapai sekitar 29 ribu sambungan, mencakup wilayah I, II, dan III yang berada di Kota Tangerang.

"Dengan selesainya tahap ini, seluruh aset jaringan perpipaan di wilayah Kota Tangerang kini resmi menjadi kewenangan Perumda Tirta Benteng," jelasnya

Lanjut dia, meskipun aset telah diserahkan, masih terdapat pekerjaan rumah bersama yang harus segera diselesaikan, terutamanya dalam hal sosialisasi kepada masyarakat sebagai pelanggan.

“PR kita bersama adalah mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pengelolaan jaringan dan pelayanan air bersih kini menjadi kewenangan PDAM Kota Tangerang. Sosialisasi ini penting agar masyarakat memahami perubahan pengelola tanpa terganggu kualitas pelayanannya,” imbuhnya.

Pihaknya juga menegaskan Pemkab Tangerang komitmen untuk terus mendukung peningkatan pelayanan air bersih melalui komunikasi dan koordinasi intensif antara Perumdam Kabupaten Tangerang dan Perumda Kota Tangerang.

“Walaupun sudah diserahkan, yang dilayani tetap masyarakat Tangerang. Nama Tangerang tidak akan hilang. Kami akan terus bertanggung jawab bersama Pak Wali Kota untuk memastikan pelayanan air bersih semakin baik,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang beserta seluruh pihak yang terlibat atas terlaksananya penandatanganan BAST hibah aset tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antarpemerintah daerah dan antarpdam untuk mewujudkan sistem pengelolaan air yang lebih baik,” ujar Sachrudin.

Ia berharap dengan diserahkannya aset hibah ini, pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Tangerang dapat semakin optimal, baik dari sisi kualitas, kuantitas, maupun kontinuitasnya.

“Ini bukan semata-mata pengalihan aset, tetapi lebih besar lagi. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih maksimal dan optimal. Semoga sinergi ini terus terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Banten B. Maria Erna Elestiyani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tangerang, Pemkot Tangerang, Perumdam TKR, dan Perumda Tirta Benteng atas kepercayaan yang diberikan kepada Kejati Banten dalam mendampingi proses serah terima aset tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kejaksaan Tinggi Banten, bersama BPKP, untuk mendampingi proses serah terima ini agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan memiliki kepastian hukum,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan bahwa pendampingan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi yuridis oleh Kejaksaan maupun dari sisi penghitungan dan administrasi oleh BPKP, guna memitigasi risiko hukum di masa kini maupun di masa mendatang.

“Apa yang kita lakukan hari ini harus benar-benar firm, tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari. Kejaksaan memiliki fungsi pendampingan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang, untuk memastikan tata kelola pemerintahan dan BUMD yang baik, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Dengan ditandatanganinya BAST hibah aset jaringan perpipaan Wilayah III ini, diharapkan pelayanan air bersih di Kota Tangerang semakin meningkat serta memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang demi kesejahteraan masyarakat. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah didampingi Camat Tigaraksa, Kepala Desa Pasir Bolang dan pejabat terkait, melakukan peninjauan progress pembangunan Rumah Tidak Huni (RTLH) di Desa Pasir Bolang, Kec. Tigaraksa, Selasa (06/01/26)

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengungkapkan bahwa kunjungannya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Dia menegaskan bahwa hunian yang layak itu tidak harus berukuran besar, namun harus memenuhi aspek kebersihan, kerapihan, dan keamanan.

“Hunian yang layak itu, rumah tidak harus besar, yang penting rapi, bersih, dan tidak bocor. Kalau rumahnya aman dan nyaman, insyaAllah penghuninya juga lebih sehat dan tenang,” ungkap Wabup Intan

Selain meninjau kondisi rumah warga, Wabup Intan juga mendengarkan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan Sarana Air Bersih (SAB). Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti aspirasi warga yang disampaikan dan mengkoordinasikan lebih lanjut bersama camat dan dinas terkait. Menurut dia, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat dan menjadi program prioritas pemerintah daerah.

“Kami mendengar langsung aspirasi warga terkait kebutuhan sarana air bersih. Ini akan kami tindaklanjuti bersama camat dan dinas Terkait agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dan telah menjadi program prioritas pemerintah daerah,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah dan cepat kepada masyarakat. Kurang lebih ada 11 jenis pelayanan administrasi kependudukan yang sudah didelegasikan pelayanannya di kecamatan

“Sekarang pengurusan administrasi kependudukan tidak harus ke Dukcapil. Bisa cukup di kecamatan, tidak perlu minta pengantar RT/RW bahkan bisa diantar ke rumah warga, asalkan persyaratannya lengkap dan datanya sesuai, prosesnya akan jauh lebih cepat,” tegasnya.

Lanjut dia, sejumlah program dan kebijakan pemerintah daerah, salah satunya seperti program angkutan sekolah gratis telah diluncurkan dan diharapkan dapat membantu pelajar dalam mengakses pendidikan dengan lebih aman dan nyaman. Untuk itu, Pemerintah daerah bersama camat Tigaraksa akan mengoordinasikan lebih lanjut penentuan titik penjemputan terdekat di Desa Pasir Bolang agar program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah merencanakan berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang dilaksanakan secara bertahap. Mohon untuk bersabar serta terus mendukung kebijakan dan program pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan bersama,” imbuhnya.

Mengakhiri kunjungannya, Wabup Intan mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih berhati-hati terhadap maraknya praktik judi online. Dia juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam penggunaan gawai dan aktivitas digital, karena penyalahgunaan dapat berdampak pada pembekuan bantuan-bantuan dari pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam pembangunan daerah. Semoga sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai aspirasi dan program yang dijalankan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id – Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, mendorong percepatan sekaligus penguatan sosialisasi regulasi terbaru terkait masa bakti dan mekanisme pemilihan Ketua RT dan Ketua RW. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pembinaan Administrasi Kecamatan dan Kelurahan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kecamatan Cibodas, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparatur dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Jatiuwung, Kecamatan Periuk, dan Kecamatan Cibodas. Hadir pula para camat, lurah, serta Kepala Seksi Tata Pemerintahan dari masing-masing kecamatan dan kelurahan.

Dalam arahannya, Maryono Hasan memaparkan pentingnya percepatan sosialisasi Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 62 Tahun 2025 tentang masa bakti dan pemilihan Ketua RT dan Ketua RW di wilayah Kota Tangerang. Ia menegaskan, regulasi terbaru tersebut membawa perubahan signifikan, terutama terkait masa jabatan pengurus RT dan RW.

“Dalam peraturan terbaru ini, masa bakti Ketua RT dan Ketua RW yang sebelumnya tiga tahun, kini menjadi lima tahun. Dengan masa bakti yang lebih panjang, kami berharap kinerja pengurus RT dan RW akan lebih efektif dan optimal,” ujar Maryono di hadapan peserta kegiatan.

IMG 20260106 WA0053

Menurutnya, perpanjangan masa bakti ini juga bertujuan untuk memperkuat proses regenerasi kepemimpinan di tingkat lingkungan. Dengan waktu pengabdian yang lebih panjang, pengurus RT dan RW memiliki kesempatan mempersiapkan kader penerus secara lebih matang, sekaligus membuka peluang untuk mencalonkan kembali pada periode berikutnya.

Selain menyoroti regulasi RT/RW, Wakil Wali Kota Tangerang juga menekankan pentingnya tertib administrasi pemerintahan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima. Ia mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar senantiasa menjaga integritas dan menumbuhkan jiwa pengabdian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Pengabdian tidak hanya sebatas kata-kata, tetapi harus tercermin dari sikap dan kinerja kita sebagai ASN dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Maryono juga mengajak seluruh aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan semangat kerja di awal Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Tangerang secara luas.

“Di tahun anggaran 2026 yang baru ini, kita harus meningkatkan semangat bekerja dan melayani, agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” tambahnya di hadapan para peserta sosialisasi.

Mengakhiri paparannya, Maryono Hasan berharap semangat awal tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas kinerja pelayanan publik sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun lingkungan dan wilayah Kota Tangerang.

“Semoga di tahun baru 2026 ini, semangat pengabdian kita semakin menguat, dan komitmen bersama dalam membangun Kota Tangerang menjadi lebih baik ke depannya dapat terus terjaga,” pungkasnya. (Sumarna)

Page 11 of 606
Go to top