Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, dalam agenda kunjungan kerja di PT. Terang Dunia Internusa Tbk (Pabrik UNITED E-Motor Plant 3) yang berlokasi di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/6/2026).
Kunjungan kerja ini berfokus pada peninjauan langsung infrastruktur dan perkembangan industri kendaraan listrik (EV) di dalam negeri.
Dalam agenda tersebut, Wapres bersama Gubernur Banten, Sekda Kabupaten Tangerang, dan rombongan jajaran terkait meninjau tiga gedung utama di kawasan pabrik guna melihat secara detail seluruh proses perakitan kendaraan listrik UNITED E-Motor.
Untuk memastikan kualitas serta performa dari hasil produksi industri lokal tersebut, Wapres Gibran Rakabuming Raka juga berkesempatan melakukan uji coba dengan mengendarai langsung salah satu unit motor listrik di area fasilitas pabrik.
Di sela-sela peninjauan di kawasan industri tersebut, Wapres turut menyambangi masyarakat yang berada di sekitar lokasi pabrik. Kehadiran wakil presiden ini disambut antusias oleh warga sekitar, di mana dia juga membagikan buku secara langsung kepada anak-anak.
Rangkaian agenda kunjungan kerja kemudian ditutup dengan pelaksanaan ibadah sholat Jumat berjamaah. Wapres, Gubernur Banten, Sekda Kabupaten Tangerang, beserta seluruh jajaran instansi dan manajemen melaksanakan ibadah bersama masyarakat setempat di masjid terdekat dari kawasan pabrik sebelum rombongan kembali melanjutkan agenda selanjutnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Asisten Bidang Administrasi Umum Firzada Mahalli secara resmi menutup kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Acara penutupan tersebut diselenggarakan di Gedung Diklat Kitri Bhakti Curug, Jumat (26/6/2026).
Dalam sambutannya, Firzada Mahalli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, para widyaiswara, serta instruktur dari Kodim 0510 Tigaraksa. Ia juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat belajar dan kedisiplinan yang tinggi selama tiga hari pelaksanaan orientasi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan orientasi ini dengan baik dan lancar. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian orientasi,” ujarnya.
Firzada Mahalli menegaskan bahwa orientasi PPPK bukanlah sekadar kegiatan formalitas belaka. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terbentuk aparatur yang memahami sistem pemerintahan, memiliki integritas, dan bersikap profesional. Para ASN juga dibekali nilai-nilai dasar BerAKHLAK agar mampu menjalankan tugas pelayanan publik secara optimal di unit kerjanya masing-masing.
“Saya ingin menegaskan bahwa ASN saat ini dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi harus mampu menjadi solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat. ASN harus hadir dengan pelayanan yang cepat, tepat, responsif, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berpesan agar seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama orientasi dapat segera diimplementasikan saat kembali ke unit kerja. Para PPPK dituntut untuk mengedepankan profesionalisme, memperkuat kapasitas organisasi, serta wajib memegang rahasia yang menurut sifatnya harus dirahasiakan.
“Orientasi ini telah berakhir, namun pengabdian sesungguhnya baru dimulai. Jadilah ASN yang bekerja dengan integritas, disiplin, serta memiliki semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” katanya.
Sebagai informasi, kegiatan orientasi tersebut telah berlangsung sejak 24 hingga 26 Juni 2026 dan diikuti oleh 186 PPPK dari unsur pendidikan, kesehatan, serta tenaga teknis. Melalui metode pembelajaran klasikal selama 61 jam pelajaran, para peserta mendapatkan berbagai materi penting guna mewujudkan birokrasi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang profesional, inovatif, dan melayani. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola kearsipan yang profesional melalui kegiatan pemusnahan arsip inaktif. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Disperpusip Kabupaten Tangerang, Jumat (26/6/2026).
Pemusnahan arsip menjadi bagian dari upaya strategis untuk menciptakan sistem pengelolaan arsip yang efektif, efisien, tertib, dan akuntabel. Selain mengoptimalkan kapasitas ruang penyimpanan, langkah tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Kepala Disperpusip Kabupaten Tangerang, Nurul Hayati, menjelaskan bahwa arsip yang dimusnahkan berasal dari Bagian Sekretariat dengan tahun penciptaan 2016. Sebanyak 441 dokumen atau setara lima boks arsip dimusnahkan karena telah habis masa retensinya dan tidak lagi memiliki nilai guna, baik secara administratif maupun hukum.
"Proses pemusnahan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh tahapan telah dilalui secara cermat, mulai dari identifikasi, penilaian, verifikasi, hingga penyusunan daftar usul musnah. Pelaksanaan kegiatan ini juga telah memperoleh persetujuan resmi dari Bupati Tangerang melalui surat persetujuan tertanggal 19 Juni 2026," ujar Nurul.
Ia menegaskan, pemusnahan arsip bukan sekadar mengurangi penumpukan dokumen, tetapi merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang modern, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Pemusnahan arsip ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola kearsipan yang efektif, efisien, tertib, dan akuntabel. Seluruh proses telah dilaksanakan sesuai prosedur sehingga memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun hukum," katanya.
Menurut Nurul, penyusutan arsip akan mempermudah proses penemuan kembali arsip yang masih memiliki nilai guna, seperti arsip aktif dan arsip vital. Dengan demikian, pengelolaan dokumen menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien, sekaligus mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, tertib administrasi, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pada kesempatan tersebut, Nurul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja sama dalam setiap tahapan penyusutan arsip. Menurutnya, sinergi lintas bidang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan sekaligus fondasi dalam membangun budaya kearsipan yang semakin profesional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Saya berharap penyusutan arsip dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan dokumen, mendukung standar operasional yang lebih baik, serta memperkuat profesionalisme pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang bersama Wakil Bupati Tangerang menghadiri acara silaturahmi dan temu relawan yang tergabung dalam Relawan Bersatu Maesyal Rasyid–Intan (RBR). Kegiatan tersebut digelar di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Sindang Jaya dan dihadiri ratusan relawan dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. Sabtu, (27/6/26)
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah memberikan dukungan dan perjuangan selama proses Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tangerang.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh relawan yang telah berjuang bersama-sama mendukung kami pada Pilkada Kabupaten Tangerang. Dukungan dan kerja keras teman-teman semua menjadi bagian penting dari perjalanan kami hingga hari ini," ujar Maesyal Rasyid.
Ia juga berharap dukungan dan sinergi para relawan dapat terus terjalin dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang
"Kami mohon untuk terus dibantu dan didukung. Tanpa teman-teman relawan, saya dan Ibu Intan tidak akan berada pada posisi ini. Karena itu, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kebersamaan yang telah diberikan," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh relawan yang selama ini tetap menjaga komunikasi dan semangat kebersamaan.
"Saya memohon maaf karena baru pada kesempatan ini kita dapat berkumpul bersama. Pertemuan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan para relawan," ungkap Wabup Intan.
Menurutnya, relawan memiliki peran penting sebagai mitra dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembangunan daerah
"Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, minimal satu tahun sekali, sehingga hubungan kekeluargaan, komunikasi, dan silaturahmi yang telah terjalin dapat semakin kuat," tambahnya.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang temu kangen pasca-Pilkada. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati Tangerang dengan para relawan yang selama ini telah berkontribusi dalam perjuangan politik maupun pembangunan daerah. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Menanggapi sorotan publik yang berkembang mengenai data belanja makanan dan minuman rapat di aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP untuk Kecamatan Rajeg Tahun Anggaran 2026, Camat Rajeg, Oman Apriaman, S.K.M., S.IP., M.Si., memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi tersebut.
Dalam keterangannya, Oman Apriaman secara tegas menyatakan bahwa total pagu anggaran sebesar Rp 1.500.412.000,00 yang tertera dalam sistem merupakan proyeksi kebutuhan operasional resmi untuk periode satu tahun anggaran penuh. Penjelasan ini diberikan untuk meluruskan persepsi di masyarakat bahwa anggaran tersebut bukanlah nilai untuk penyerapan dalam satu waktu atau durasi yang singkat.
Camat secara khusus memberikan klarifikasi terkait jadwal eksekusi bulan Januari yang tercantum dalam aplikasi SiRUP. Ia menjelaskan bahwa penempatan jadwal tersebut merupakan langkah administratif awal dalam sistem untuk memetakan rencana kebutuhan operasional selama tahun 2026, sehingga tidak dapat diartikan bahwa seluruh nilai Rp 1.500.412.000,00 tersebut harus dihabiskan pada bulan tersebut.
Penayangan data tersebut ditegaskan sebagai bentuk komitmen penuh instansi dalam menjunjung tinggi amanat transparansi, akuntabilitas, serta keterbukaan informasi publik dalam perencanaan anggaran daerah. Oman menekankan bahwa angka tersebut merupakan total akumulasi rencana belanja yang disusun secara terukur untuk mendukung berbagai agenda rapat kedinasan serta pelayanan masyarakat di wilayah Kecamatan Rajeg sepanjang tahun 2026.
"Angka di SiRUP adalah perencanaan kebutuhan setahun penuh, dan kami berkomitmen penuh menjaga prinsip efisiensi serta akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan," tegas Oman.
Lebih lanjut, Pemerintah Kecamatan Rajeg menyambut positif peran serta kontrol sosial dari masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga integritas dan martabat pemerintahan. Hal ini dipandang sebagai cermin bahwa masyarakat peduli terhadap proses pembangunan dan tata kelola di wilayah Kecamatan Rajeg.
Oman memastikan seluruh jajaran aparatur di bawah kendalinya wajib bekerja tegak lurus pada koridor regulasi yang berlaku, khususnya terhadap Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dalam setiap tahapan pengadaan.
Pihak kecamatan juga menyatakan kesiapannya untuk senantiasa melakukan tinjauan mendalam guna menjamin setiap tahapan pengadaan berjalan secara efektif, transparan, dan terhindar dari berbagai bentuk potensi penyimpangan.
Pemerintah Kecamatan Rajeg menegaskan bahwa seluruh tata kelola keuangan yang dilakukan sepenuhnya berorientasi pada peningkatan kualitas dan efektivitas pelayanan publik bagi seluruh warga di wilayah Kecamatan Rajeg. (Sumarna)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menunjukkan perhatian khusus kepada masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tangerang dengan turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi warga, menyerap berbagai masukan, sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat dan anak-anak yatim, Jumat (26/6/26).
Kegiatan diawali dengan kunjungannya ke Kecamatan Teluknaga, di mana Bupati Tangerang berdialog langsung dengan kelompok nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan para nelayan terkait kondisi usaha perikanan dan kebutuhan masyarakat pesisir. Menurut dia, turun langsung, mendekat tanpa batas ke masyarakat merupakan cara terbaik untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan berdiskusi, menyerap aspirasi, masukan dan keinginan masyarakat
"Bagi saya, turun langsung ke lapangan dan bertemu masyarakat adalah cara terbaik untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Aspirasi para nelayan ini menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun program yang tepat sasaran," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Usai dari Teluknaga, Bupati melanjutkan kegiatan dengan memberikan santunan kepada 140 anak yatim di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
"Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Kiara Patung Pakuhaji. Selain melaksanakan salat Jumat berjamaah, Bupati memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan setempat.
Menurutnya, program Jumat Keliling menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan warga dapat diketahui dn ditindaklanjuti dengan baik.
"Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Melalui Jumling, kami bisa mendengar langsung aspirasi warga sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan," ungkapnya.
Kegiatan Bupati di wilayah utara Kabupaten Tangerang ditutup dengan pemberian santunan kepada 650 penerima yang terdiri dari anak yatim dan janda di Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Kehadiran Bupati disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan kepada pemerintah daerah.
"Melalui kegiatan ini, kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memastikan berbagai program pembangunan dan pelayanan dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah pesisir dan pedesaan," pungkasnya. (Red)