Items filtered by date: Monday, 07 September 2026

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maeysal Rasyid membuka kongres Dewan Pengurus Kabupaten Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPK-IKAPTK) Kab. Tangerang yang dilaksanakan di Hotel Vega Gading Serpong Kec. Kelapa Dua, Minggu (06/09/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mendorong IKAPTK Kab. Tangerang sebagai mitra pemerintah daerah dapat terus menguatkan sinergi dan kolaborasi menjadi motor penggerak pembangunan daerah

"Saya mohon IKAPTK Kabupaten Tangerang sebagai mitra pemerintah daerah bisa terus menguatkan sinergi dan kolaborasi jadi motor penggerak pembangunan daerah," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia berharap semua pengurus seserta anggota IKAPTK Kab. Tangerang bisa bersama-sama menguatkan komitmen agar pelaksanaan kongres berjalan tertib dan lancar.

"Saya berharap kongres ini bisa dilaksanakan secara tertib dan lancar. Terserah nanti kepengurusannya mau secara aklamasi atau melalui pemilihan mekanisme yang berlaku," harapnya

Dia juga menghimbau kepada seluruh peserta kongres IKAPTK Kab. Tangerang mengikuti seluruh rangkaian kongres dan mentaati segala keputusan yang telah ditetapkan.

"Siapapun nanti yang terpilih, itulah kepercayaan kita semua. Syukur-syukur paling senior supaya menjadi panutan, suri teladan dan aktif. Kalau yang muda terpilih yang senior harus membimbing," tegasnya

Selain itu, Bupati juga memberikan pesan kepada ketua dan pengurus yang terpilih nantinya agar bekerja dengan baik dan bertangung jawab, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing serta terus memperkuat jaringan

"Saya mohon kepada teman-teman yang sudah dipercaya, bekerjalah sesuai kapasitas dan kedudukan yang ada. Bekerjalah dengan baik dan bertanggung jawab. Kedua bangun komunikasi dan bisa berkolaborasi dengan organisasi yang ada di Kabupaten Tangerang," imbuhnya

Sementara itu, Pembina IKAPTK Kab Tangerang, Soma Atmaja mengatakan bahwa agenda kongres tersebut, salah satunya adalah memilih ketua dan pengurus DPK-IKAPTK Kab. Tangerang periode 2026-2031.

"Mudah-mudahan akan terpilih Ketua IKAPTK yang baru periode 2026 2031. Siapapun yang terpilih nanti harus menjadi perekat kita bersama untuk membawa organisasi ini lebih baik lagi, buat organisasi, negara bangsa dan Kabupaten Tangerang," ujar Soma

Pada kongres tersebut akhirnya memilih Supriadi yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan sebagai ketua DPK IKAPTK Kab. Tangerang periode 2026-2031. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Ia mengungkapkan, sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau meluas di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang. Imbauan tersebut disampaikan Bupati Tangerang, Minggu (6/9/26).

“Ya, memang betul. Jadi abu vulkanik Krakatau ini dengan erupsinya sampai ke Tangerang. Buktinya tadi pagi saya bangun, keluar, ternyata itu banyak debu-debu yang ada di atas genteng, di atas kap mobil dan juga ada beberapa tempat yang memang banyak debunya itu dari Krakatau,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker dinilai penting untuk mengurangi risiko menghirup partikel abu vulkanik yang terbawa hingga ke wilayah Kabupaten Tangerang.

“Oleh karenanya, pada momentum hari ini, kami atas nama pemerintah daerah mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang supaya lebih hati-hati lagi. Dan kalau beraktivitas ke mana-mana menggunakan masker untuk menghindari menghirup abu vulkanik tersebut,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau segera mereda dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Yang jelas, setiap hari sekarang kita harus menggunakan masker sementara ini saat aktivitas di luar. Kita ingin semuanya sehat, semuanya sukses, dan panjang umur,” tuturnya.

Pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan serta terus mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik," pungkasnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Milad ke-3 Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al-A’raf, di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu (6/9/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun masa depan daerah dan bangsa. Untuk itu, lembaga pendidikan tidak hanya dituntut memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga harus mampu menanamkan nilai agama, akhlak, karakter, kedisiplinan dan kepedulian sosial kepada peserta didik.

“Kita ingin anak-anak Kabupaten Tangerang tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, mandiri, kreatif dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama, moral dan budaya yang baik,” katanya.

Dalam sambutannya Bupati Maesyal menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, yayasan, sekolah, guru, orang tua dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Untuk itu, dia menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengapresiasi atas kontribusi SIT Al A’raf dalam pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Tangerang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat Milad Sekolah Islam Terpadu Al A’raf yang ke-3. Semoga momentum ini menjadi bagian penting untuk melakukan evaluasi, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

Ia memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi dan dukungan mereka dalam membentuk karakter anak-anak. Selain itu, dia juga berharap para orang tua terus memberikan pendampingan, keteladanan dan perhatian kepada anak, karena pendidikan utama dimulai dari lingkungan keluarga.

Bupati juga berpesan agar terus belajar, rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru serta aktif dalam berbagai kegiatan positif.

“Jadilah generasi yang memiliki cita-cita besar. Gunakan waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan jangan mudah menyerah dalam meraih cita-cita,” pesannya.

Ia berharap peringatan Milad ke-3 SIT Al A’raf tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk semakin memperkuat komitmen bersama dalam mencetak generasi penerus Kabupaten Tangerang yang cerdas, sehat, berakhlak dan berdaya saing.

“Semoga Sekolah Islam Terpadu Al A’raf semakin maju, berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Keterbatasan jumlah ruang kelas tak menyurutkan semangat belajar siswa-siswi di SDN Cempaka 3, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Puluhan siswa Kelas 5A kini menempati ruangan bekas gudang yang telah disulap menjadi ruang baca sekaligus ruang belajar yang rapi dan nyaman.

Kepala Sekolah SDN Cempaka 3, Bai Sapinah, menjelaskan bahwa penempatan siswa Kelas 5A di ruangan tersebut dikarenakan sekolah belum memiliki ruang kelas tambahan yang memadai. Meski demikian, kendala tersebut dapat diatasi berkat kerja sama yang luar biasa dari semua pihak.

"Memang benar, siswa-siswi Kelas 5A sementara menempati ruang baca ini karena belum mendapatkan ruangan kelas yang layak. Namun saya sangat berterima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak/Ibu Wali Kelas serta seluruh siswa-siswi yang ikut bergotong royong membersihkan dan menata ruangan ini, sehingga kini sudah layak digunakan untuk kegiatan pembelajaran," ujar Ibu Bai Sapinah, Senin (7/9/2026).

Dengan semangat kebersamaan, ruangan yang dulunya berdebu dan penuh tumpukan barang kini telah berubah wajah. Dinding dibersihkan, lantai disapu bersih, jendela dibuka lebar agar cahaya dan udara segar dapat masuk, serta meja dan bangku disusun rapi. Hasil kerja keras tersebut menjadikan ruangan sederhana itu terasa nyaman dan menyenangkan untuk belajar.

Kondisi ini membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukan penghalang untuk menciptakan suasana belajar yang baik. Semangat gotong royong antara pendidik, siswa, dan dukungan orang tua menjadi modal utama agar proses pendidikan tetap berjalan lancar dan bermakna. Pihak sekolah berharap ke depannya dapat tersedia ruang kelas yang memadai bagi seluruh siswa. (Lingga)

Published in Banten
Go to top