Dua Titik Program P3-TGAI Bangun Irigasi di Desa Sukadaya, Dukung Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Produktivitas Sawah

Lebak, lensafokus.id – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang digulirkan Balai Besar Wilayah Sungai Cidurian Ciujung Ciliwung (BBWSC3) Kementerian Pekerjaan Umum terus berjalan di wilayah Banten Selatan. Tahun ini, program tersebut mencakup 74 titik di Kabupaten Lebak dan 37 titik di Kabupaten Pandeglang.

Salah satu desa yang mendapat manfaat adalah Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, yang memperoleh dua paket pembangunan jaringan irigasi melalui Program P3-TGAI. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh dua kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), yakni P3A Tani Mandiri dan P3A Cibangkur Sabrang, yang akan mengairi puluhan hektare lahan persawahan produktif.

Tim Pendamping Masyarakat (TPM), Oke Oktaviani, ST, mengatakan kedua kelompok P3A tersebut masing-masing menerima anggaran sebesar Rp195 juta untuk pembangunan irigasi.

"Ada dua kelompok P3A di Desa Sukadaya yang mendapatkan Program P3-TGAI. Saat ini pekerjaan sedang berlangsung sesuai petunjuk pelaksanaan dengan mengutamakan kualitas pembangunan," ujar Oke Oktaviani kepada awak media di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, Program P3-TGAI merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyediaan sarana irigasi yang memadai bagi petani.

"Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat untuk meningkatkan produksi padi, sehingga hasil panen petani dapat meningkat dan berdampak pada kesejahteraan mereka," tambahnya.

Sementara itu, Ketua P3A Cibangkur Sabrang, Ilham, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen melaksanakan pembangunan dengan penuh tanggung jawab karena irigasi merupakan kebutuhan utama para petani.

"Kami sebagai pelaksana memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan bangunan irigasi yang berkualitas. Irigasi ini adalah kebutuhan kami sendiri, sehingga tidak mungkin kami membangun asal jadi," tegas Ilham.

IMG 20260630 WA0002

Pernyataan serupa disampaikan Ketua P3A Tani Mandiri, Mahdi. Ia memastikan pembangunan dilakukan sesuai spesifikasi teknis dengan menggunakan material berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Kami menjamin kualitas fisik bangunan sesuai spesifikasi, karena seluruh material yang digunakan mengacu pada RAB yang telah ditetapkan," ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Sukadaya, Suheri Suryaningrat, mengaku bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum atas bantuan dana hibah dari APBN Tahun 2026.

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Pusat karena Desa Sukadaya mendapatkan dua titik pembangunan irigasi. Kami akan mengawal pelaksanaan program ini agar benar-benar menghasilkan bangunan yang berkualitas dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani," ungkap Suheri di Kantor Desa Sukadaya, Senin (29/6/2026). (C2p)

Rate this item
(0 votes)
Go to top