Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi memulai Program Pesta Diskon Kemerdekaan yang berlangsung mulai 3 hingga 31 Agustus 2026.
Melalui program yang digagas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang ini, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai keringanan pajak daerah dengan potongan hingga 45 persen sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa mengatakan, momentum kemerdekaan dimaknai sebagai kesempatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kemudahan pelayanan, termasuk dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
"Melalui Pesta Diskon Kemerdekaan, kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan membayar pajak. Pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik," ujar Kiki, Senin (3/8/26).
Untuk mempermudah pembayaran, Pemkot Tangerang menyediakan berbagai pilihan kanal pembayaran, baik secara langsung maupun digital. Masyarakat dapat membayar melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang, bank bjb, Alfamart dan Pos Indonesia.
Sementara pembayaran nontunai dapat dilakukan melalui Aplikasi Tangerang LIVE, Tokopedia, OVO, LinkAja, Shopee, GoPay, bjb DIGI, QRIS, PosPay, serta kanal pembayaran elektronik lainnya.
Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat agar tidak menunda memanfaatkan program tersebut mengingat masa berlakunya hanya hingga 31 Agustus 2026.
"Selain menghemat biaya pembayaran pajak, partisipasi masyarakat dalam membayar pajak juga menjadi kontribusi nyata untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan berbagai layanan publik di Kota Tangerang,” tandasnya.
Berikut berbagai keuntungan di Pesta Diskon Kemerdekaan:
• Diskon 17% untuk pokok PBB-P2 hingga Tahun Pajak 2014.
• Diskon 8% untuk pokok PBB-P2 Tahun Pajak 2015–2020.
• Diskon 45% BPHTB untuk perolehan hak melalui program PRONA, PTSL dan PTKL.
• Bebas sanksi administrasi (denda) untuk tunggakan hingga Tahun Pajak 2025
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang membuka sosialisasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) yang dilaksanakan di Aula Rapat Kecamatan Kemiri, Senin (03/08/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mendorong para kepala desa dan BPD untuk menjadi teladan dan garda terdepan dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
"Alhamdulillah Ini putaran kedua kami datang bersama dengan Pak Kajari dan stafnya kepada kepala desa dan BPD-nya dalam rangka memberikan peningkatan wawasan dan kompetensi terhadap kesadaran hukum dalam menjalankan tugasnya selaku abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menandaskan para kepala desa dan BPD hendaknya tidak hanya paham tentang hukum dan peraturan yang berlaku tapi juga konsisten mampu mengimplementasikan dan mentransformasikan kepada masyarakat agar keamanan, ketertiban dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan tetap terjaga.
"Saya yakin tidak ada kepala desa menyalahgunakan kewenangannya. Kades dan BPD-nya tidak hanya paham hukum tapi juga mampu mengimplementasikan dan mentransformasikan dengan baik kepada masyarakat. Agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa untuk kepentingan masyarakat tetap transparan, keamanan dan ketertiban juga terjaga," tandasnya.
Dia juga meminta para kepala desa dan BPD bisa hadir untuk kepentingan masyarakat dan bertanggung jawab penuh terhadap penggunaan sumber-sumber keuangan desa. Alokasi penggunaan sumber keuangan desa untuk pembangunan fisik, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat harus benar-benar tepat sasaran, bermanfaat dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Saya mohon para kepala desa berusaha untuk sama-sama melaksanakan tugas penuh dengan amanah. Kita dipilih menjadi kepala desa maksudnya adalah saat rakyat itu membutuhkan kehadiran kita dalam persoalan apapun yang diharapkan didambakan, kita tidak boleh menghindar dan harus dihadapi, cari solusi yang bisa diselesaikan, kalau belum bisa diatasi lapor ke camat,nlapor ke kami untuk bisa kita tidak lanjutin," tegasnya.
Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Kab. Tangerang yang terus bersinergi dalam memperkuat pemahaman, dan kesadaran hukum kepada para kepala desa dan BPD sehingga bisa meningkatkan kapatuhan dan menghindari penyelewengan yang merugikan banyak pihak.
"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih kepada Pak Kajari dan juga perangkat jajarannya yang telah memberikan pengetahuan dan mengingatkan kita terus agar patuh peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memberikan pencerahan supaya kita terhindar dari tindak korupsi dan penyelewengan yang merugikan masyarakat," ucapnya.
Ketua penyelenggara kegiatan, Jayadi yang juga menjabat sebagai Kades Patramanggala mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi Kadarkum tersebut diikuti sebanyak 124 peserta.
"Total peserta pada hari ini tercatat 124 orang dari 7 kecamatan dan 62 desa. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan serta para narasumber. Tentunya ini sangat baik buat kita semua sebagai pamong di desa," ungkap Jayadi. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Camat Sindang Jaya melakukan peletakan batu pertama pembangunan 4 (empat) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya, Senin (3/8/26).
Empat rumah yang dibangun kembali tersebut merupakan milik Ibu Jamilah, Bapak Masud, Bapak Asdi, dan Ibu Marsiyah. Keempat rumah berada di lokasi yang berdekatan sehingga proses pembongkaran dan pembangunan dapat dilakukan secara bersamaan.
Bupati Measyal Rasyid mengatakan program pembangunan RTLH tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Sindang Jaya, dan pemerintah desa setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.
Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan RTLH tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan hunian yang sehat dan nyaman dengan fasilitas sanitasi yang memadai.
"Rumah yang tadinya tidak layak, insyaAllah akan menjadi rumah yang layak huni. Yang sebelumnya belum memiliki sanitasi, air bersih, dan toilet yang memadai, semuanya akan dibangun sehingga masyarakat dapat tinggal di rumah yang sehat, bersih, dan nyaman," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Sindang Jaya beserta kepala desa yang telah bergotong royong bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat.
"Terima kasih saya ucapkan kepada Camat dan kepala Dldesa yang mau bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang membangun rumah-rumah ini. Hari ini empat rumah langsung kita bongkar agar proses pembangunannya bisa dilakukan secara bersamaan dan selesai dalam waktu yang bersamaan pula," ujarnya
Ia juga menegaskan program pembangunan RTLH ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak.
Salah satu penerima bantuan, Ibu Jamilah, mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selama ini ia mengaku selalu merasa khawatir tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali. Terima kasih Pak Bupati Maesyal dan jajaran yang telah membangun rumah saya. Selama ini kalau tidur selalu was-was rumah akan roboh, kalau hujan juga sering kebanjiran karena lantainya masih tanah. Alhamdulillah, saya tidak bisa berkata-kata lagi, hanya bisa mendoakan semoga Bapak Bupati selalu diberikan kesehatan dan keberkahan," ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memimpin Apel Pagi Minggu Pertama Bulan Agustus di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan momentum Bulan Kemerdekaan sebagai penguat semangat pengabdian dengan meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kita telah memasuki bulan Agustus, bulan yang penuh makna bagi bangsa Indonesia. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan bekerja lebih disiplin, profesional, lebih cepat, lebih tepat, dan lebih bermanfaat. Semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kualitas kerja kita sebagai ASN yang melayani masyarakat," ujar Wabup Intan di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (03/08/2026).
Dalam arahannya, Wabup Intan menegaskan bahwa semangat perjuangan para pendiri bangsa harus diwujudkan melalui etos kerja yang lebih baik. Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Saya mengingatkan kepada seluruh pegawai agar tetap fokus pada pencapaian target kinerja, memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah, serta menghilangkan ego sektoral demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin optimal," tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyoroti kondisi musim kemarau yang mulai berdampak pada sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang. Ia meminta Perumdam Tirta Kerta Raharja, BPBD, perangkat daerah terkait, serta para camat untuk terus siaga dalam mengantisipasi segala potensi kekeringan dan kebakaran serta memastikan distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat berjalan cepat.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar turut mengedukasi masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran lahan dan permukiman.
"Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika mereka sedang mengalami kesulitan. Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan bantuan harus menunggu terlalu lama. Saya juga mengajak seluruh ASN menjadi teladan dengan menjaga lingkungan, tidak membakar sampah sembarangan, serta menjaga kesehatan agar tetap mampu memberikan pelayanan terbaik," tegasnya.
Lebih lanjut, dia juga mengingatkan kepada seluruh pagawai bahwa mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier ASN. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai untuk tidak berspekulasi ataupun membandingkan diri dengan orang lain, melainkan terus menunjukkan integritas, loyalitas, disiplin, dan kinerja terbaik.
"Yang paling penting adalah terus menunjukkan hasil kerja nyata. Percayalah, organisasi akan selalu melihat siapa yang bekerja dengan sungguh-sungguh. Jabatan bisa berganti, tempat tugas bisa berpindah, tetapi dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat harus tetap menjadi pegangan kita di mana pun ditugaskan," tegasnya.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wabup Intan juga mengajak seluruh ASN untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang Bendera Merah Putih di lingkungan kantor maupun rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan HUT RI dengan penuh semangat dan kebersamaan. (Red)
Serang, lensafokus.id - PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten dibawah kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dan melesat jauh.
Tercatat sampai semester I tahun 2026, pertumbuhan Bank Banten dari sisi aset mencapai Rp10,4 triliun, kredit yang disalurkan Rp5,9 triliun, bahkan di tengah kondisi tekanan ekonomi global Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Banten mencapai Rp6,8 triliun.
Ditambah lagi dengan laba bersih sampai dengan Juni 2026 sebesar Rp21,3 miliar dengan kondisi NPL yang terus mengalami perkembangan yang positif berada di bawah 5 persen.
Capaian itu terus tumbuh positif sejak Bank Banten mulai mengalami perbaikan disegala lini, dari mulai tata kelola perusahaan, peningkatan SDM sampai pengelolaan bisnis seiring kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh.
"Kami meyakini Bank Banten kedepan akan semakin maju dengan dukungan semua pihak," kata Andra seusai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-10 Bank Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026).
Tidak sampai di situ, Andra Soni juga menegaskan Bank Banten akan menjadi satu-satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang menopang ekosistem keuangan dan mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Banten.
Oleh karena itu, Andra mendorong agar seluruh Pemda di Banten ikut bersama-sama membesarkan Bank Banten, "Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi," pungkasnya.
Pada peringatan HUT Ke-10 Bank Banten, dilakukan juga penandatanganan PKS dan MoU dengan Pemkot Cilegon dan RSUD Kota Cilegon terkait dengan pemanfaatan produk dan layanan keuangan di Bank Banten.
MoU dilakukan antara Walikota Cilegon Robinsar dengan Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami, yang disaksikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi.
Selain penandatanganan MoU, di momen yang berbahagia itu juga dilakukan penandatanganan komitmen pengalihan saham Bank Banten kepada seluruh Pemda di Banten.
"Ini adalah komitmen dari kami dalam rangka menindaklanjuti Perda No 5 Tahun 2023. Untuk teknis pengalihan melalui penyerahan sebagian saham akan dilakukan tidak lama lagi dengan total saham 11,11 persen," katanya.
Tokoh masyarakat sekaligus salah satu penggagas berdirinya Provinsi Banten Embay Mulya Syarif yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengaku bangga dengan capaian yang telah diraih oleh Bank Banten selama 10 tahun berdiri.
"Capaian ini tentunya harus terus ditingkatkan agar semakin baik lagi," katanya.
Mewakili masyarakat Banten, Embay berharap kehadiran Bank Banten bisa semakin dicintai. Insya Allah kita semua mendoakan yang terbaik untuk Bank Banten.
Sementara itu Dirut Bank Banten Muhammad Busthami mengaku bersyukur saat ini Bank Banten terus mengalami pertumbuhan positif. Menurutnya, pertumbuhan itu tidak lepas dari peran penting Gubernur Banten Andra Soni yang selalu memberikan arahan dan bimbingan bagaimana Bank Banten ini bisa menjadi Bank kebanggaan masyarakat Banten.
"Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar Bank Banten ini semakin maju lagi kedepannya, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banten," katanya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Tasyakuran Graha Hijau Hitam Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Tangerang yang digelar pada Sabtu (1/8/26).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mendorong KAHMI Kab. Tangerang terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan daerah
"Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan KAHMI harus terus diperkuat melalui kolaborasi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan umat hingga pembangunan karakter generasi muda," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menyampaikan apresiasi atas diresmikannya pemagaran, penataan halaman, serta penyerahan sertifikat Sekretariat MD KAHMI Kabupaten Tangerang sebagai wujud penguatan kelembagaan organisasi.
"Acara hari ini adalah wujud penguatan kelembagaan KAHMI. Kami meyakini KAHMI memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, berpengalaman, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan masyarakat," ujarnya
Menurut dia, peresmian Graha Hijau Hitam bukan hanya bentuk penguatan kelembagaan yang sekadar menghadirkan fasilitas organisasi, melainkan menjadi simbol semakin kuatnya eksistensi KAHMI sebagai wadah para alumni Himpunan Mahasiswa Islam yang terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, menjaga persatuan, serta menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif untuk kemajuan Kabupaten Tangerang.
"Kita Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan organisasi alumni seperti KAHMI, sangat dibutuhkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," tandasnya
Bupati berharap Graha Hijau Hitam dapat menjadi pusat aktivitas dan kreatifitas organisasi yang produktif, ruang lahirnya gagasan-gagasan strategis, mempererat ukhuwah, meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tangerang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus membuka kegiatan Gebyar Bakti Sosial dan produk UMKM yang digelar di RW. 05 Perum Pondok Rejeki Kelurahan Kutabaru Kec. Pasar Kemis, Sabtu (01/08/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mengapresiasi kegiatan tersebut yang dimeriahkan dengan penampilan seni budaya yang diharapkan dapat mencerminkan kebersamaan, kepedulian sosial dan tumbuh kembangnya ekonomi warga.
"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang sangat senang bahagia dan apresiasi kepada ketua panitia, ibu RW, PKK Kelurahan Kutabaru, ibu lurahnya bersama RT RW-nya, pak camat yang telah berinisiatif untuk menyelenggarakan bakti sosial," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sangat positif, inovatif dan kreatif. Kebersamaan dan kepedulian serta pelestarian seni budaya dapat dirangkai menjadi satu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi para warga
"Ini inovasi dan juga kreatif, sekaligus juga menandakan bahwa masyarakat di RW 05 Kelurahan Kutabaru tidak pernah berhenti peduli terhadap kepentingan sosial maupun pendidikan," ungkapnya
Bupati Maesyal Rasyid berharap kegiatan tersebut bisa dijadikan agenda rutin tahunan yang diharapkan juga bisa semakin memperkuat tali silahturahmi, mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan, kepedulian sosial dan pendidikan
"Kami ucapkan terima kasih kepada warga masyarakat yang guyub, harmonis dan kooperatif, masyarakat yang kental dengan kegiatan-kegiatan sosial. Kita doakan bersama kegiatan ini dapat terus dilaksanakan lebih besar dan meriah lagi nantinya," pungkasnya
Ketua RW 05 Kutabaru Kec. Pasar Kemis, Linda Mulyawati mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif bersama warga RW. 05 yang didukung juga oleh pihak kelurahan dan kecamatan serta para donatur
"Ada 87 anak yang mengikuti khitanan masal, mayoritas 50 persen dari RW 05 dan sisanya adalah anak-anak dari luar. Untuk UMKM, alhamdulillah lebih dari 25 peserta," jelasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengajak para peserta Forum Anak Pelopor Sadar Hukum untuk menjadi agen perubahan yang mampu menumbuhkan budaya sadar hukum sekaligus menjadi bukan hanya jadi pelopor, namun juga pelapor dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum, khususnya perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka Kegiatan Forum Anak Pelopor Sadar Hukum Tahun 2026 yang dilaksanakan di Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tangerang, Jum’at (31/07/26)
“Saya ingin para peserta forum anak pelopor sadar hukum ini bisa jadi pelopor sekaligus pelapor dalam menegakkan hukum terhadap segala bentuk pelanggaran dan kekerasan di masyarakat. Jadi garda terdepan dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum, khususnya perundungan (bullying) dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pinta Wabup Intan
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa sebagai pelopor sekaligus pelapor, diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus berani menyuarakan keadilan apabila menemukan tindakan perundungan maupun pelanggaran terhadap hak-hak anak di sekolah ataupun lingkungan tempat tinggalnya.
"Anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga subjek pembangunan yang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, berpartisipasi, dan menjadi agen perubahan serta pembangunan nantinya," ujarnya
Menurut dia, kesadaran hukum tidak hanya diwujudkan melalui pemahaman terhadap peraturan, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari seperti menghormati hak orang lain, menaati tata tertib, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, menolak perundungan, menjauhi kekerasan dan narkoba, serta menjaga lingkungan.
“Tema pelopor sadar hukum sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kita harus mampu memanfaatkan kemajuan digital secara bijak dengan memahami aturan, etika, dan konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakaukan,” tandasnya
Lebih lanjut, Wabup Intan juga menyoroti praktik-praktik bullying yang sering dianggap sepele atau candaan semata. Berbagai praktik Bullying tersebut bisa berdampak serius, meninggalkan luka psikologis mendalam bagi korban yang bisa memicu perubahan perilaku dan mempengaruhi masa depan korban
"Mungkin kita menganggap hanya saling mengejek, tetapi itu bisa membekas di hati mereka sampai dewasa. Dampaknya bisa mengubah perilaku, memicu kekerasan, bahkan mempengaruhi masa depan korban, khususnya anak-anak," ungkapnya.
Dia berharap melalui kegiatan tersebut dapat menguatkan komitmen bersama untuk mencegah dan menolak segala bentuk kekerasan terhadap anak, khususnya bullying, kenakalan remaja dan penyalahgunaan media sosial.
Sementara itu, narasumber dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Hika Deriya Fajar Rizki Asril Putra, Kepala Subseksi (Kasubsi) I Intelijen dan Monica Resinta, Jaksa Fungsional pada bidang Intelijen di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya bullying, kenakalan remaja, penyalahgunaan media sosial, dan membangun kesadaran hukum sejak usia sekolah.
“Kejaksaan mengajak seluruh peserta menjadi mitra kami dalam menyebarluaskan edukasi hukum kepada teman-teman di sekolah agar mampu mencegah tindak kekerasan, perundungan, maupun pelanggaran hukum lainnya sejak dini. Kepedulian, keberanian melapor dan saling mendukung menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak,” ujar Hika
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, para pendamping, fasilitator, pengurus Forum Anak Kabupaten Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah bersama Kapolresta Tangerang, mahasiswa, OPD, Camat Tigaraksa dan masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah di Desa Pasir Nangka Kec. Tigaraksa, Jum'at (31/07/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menyoroti masih banyaknya titik-titik pembuangan sampah liar yang bukan peruntukannya. Ia meminta semua pihak dan masyarakat bisa menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap sampah dan lingkungan.
"Titik-titik pembuangan sampah yang tidak semestinya masih banyak terlihat dan ini sangat mengganggu. Saya mohon kebiasaan membuang sampah sembarangan dan membakar sampah dihentikan. Mari kita jaga bersama kebersihan dan keasrian lingkungan kita," tegas Wabup Intan.
Menurut dia, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, Polri, TNI tapi juga masyarakat dan dunia usaha. Tindakan tegas dari aparat penegak hukum juga harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap sampah dan lingkungannya.
"Tindakan tegas dari aparat penegak hukum tidak akan ada efeknya kalau pola pikir dan kebiasaan masyarakat yang tidak peduli sampah dan lingkungannya tidak berubah," ujarnya.
Wabup Intan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kegiatan bersih-bersih tersebut dan menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah dan membakar sampah sembarangan terlebih di musim kemarau ini.
"Kegiatan yang sangat positif, terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bergotong royong membersihkan sampah hari ini. Mohon dengan sangat hilangkan kebiasaan buang dan bakar sampah sembarangan," tandasnya.
Dia juga meminta kepada para mahasiswa dan generasi muda untuk terlibat aktif dan konsisten meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap sampah dan lingkungannya.
"Saya mohon kepada mahasiswa dan generasi muda yang hadir hari ini juga bisa bantu sosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya peduli sampah dan lingkungan," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkapkan bahwa seluruh jajarannya mendukung penuh gerakan Indonesia Asri yang telah dicanangkan presiden.
"Seluruh anggota Polres, apel pagi di lokasi untuk bersama-sama di sini. Ini adalah bentuk dukungan dan kepedulian kami dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia bersih," ungkapnya.
Dia berharap kegiatan corve bersih-bersih sampah yang dilakukan secara gotong royong antara mahasiswa, pemerintah daerah, pihak kecamatan, TNI, Polri dan masyarakat bisa menggugah dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah dan lingkungan.
"Kegiatan ini juga diharapkan dapat menggugah dan meningkatkan kepedulian kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah dan lingkungannya," ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, meninjau dan memantau langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Sepatan, Jumat (31/07/26).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan secara gratis dan menyeluruh.
Selain itu, Program CKG ini juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan preventif.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal mengatakan bahwa program CKG merupakan kebijakan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi kalangan pelajar yang sedang berada pada masa pertumbuhan dan membutuhkan kondisi kesehatan yang prima. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga berbagai faktor risiko maupun penyakit dapat segera dideteksi dan ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius.
"Program CKG ini sangat baik karena memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya para pelajar, untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Dengan pemeriksaan ini, jika terdapat indikasi penyakit atau gangguan kesehatan di dalam tubuh, maka dapat segera ditangani dan diobati sehingga tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih berat," ujar Bupati Maesyal.
Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya menyukseskan pelaksanaan program tersebut. Dari target sebanyak 1,6 juta warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, hingga saat ini tercatat sekitar 1,3 juta masyarakat telah memanfaatkan layanan CKG di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan yang telah disediakan.
"Alhamdulillah, capaian pelaksanaan CKG di Kabupaten Tangerang sudah mencapai sekitar 1,3 juta peserta dari target 1,6 juta jiwa. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Kami akan terus mendorong agar target tersebut dapat tercapai sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pemeriksaan kesehatan gratis ini," ungkapnya
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, menjelaskan bahwa pelaksanaan CKG di SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang menyasar sekitar 1.500 pelajar yang menjalani pemeriksaan kesehatan secara bertahap.
"Selain di SMK 2, kami juga melakukan pengecekan di sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang secara serentak," kata Hendra.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membangun budaya hidup sehat sejak usia sekolah. Selain CKG, Dinas Kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, membagikan tablet tambah darah kepada para siswi sebagai upaya pencegahan anemia, serta mengajak para pelajar mengonsumsi buah pisang bersama sebagai bagian dari kampanye pemenuhan gizi seimbang.
"Kami ingin para pelajar tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat, pencegahan anemia melalui konsumsi tablet tambah darah, serta pembiasaan mengonsumsi makanan bergizi. Harapannya, generasi muda Kabupaten Tangerang tumbuh sehat, cerdas, dan produktif," tutupnya.
Ia pun mengajak masyarakat yang belum mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis agar segera memanfaatkan layanan tersebut di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk pemerintah.
"Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang belum melakukan cek kesehatan agar segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," ajaknya. (Red)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
