Asep

Asep

Bupati Tangerang Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kampung Rawa Lumpang, Desa Salembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Senin (12/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Tangerang yang didampingi Dandim Tigaraksa, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPBD, Camat Kosambi, serta unsur TNI dan perwakilan PLTU memastikan bahwa penangan dan bantuan untuk warga terdampak segera dilakukan

"Kami bersama Dandim, Kepala OPD, Camat Kosambi dan perwakilan dari PLTU hadir bersama dan memastikan penanganan segera kami lakukan dan bantuan logistik kepada warga terdampak bisa segera disalurkan," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Bupati Maesyal Rasyid bersama rombongan menyusuri lokasi banjir dan berdialog langsung dengan warga. Pihaknya berkomitmen bersama-sama TNI, Polri dan PLTU Lontar akan segera merumuskan upaya penanganan banjir secara bertahap, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

"Kami datang langsung ke Kampung Rawa Lumpang bersama Pak Dandim, dari PLTU, para kepala dinas, Pak Camat, dan bertemu langsung dengan warga. Kami sudah melihat kondisi di lapangan dan merumuskan upaya-upaya yang akan kita lakukan bersama,” ujarnya

Dia menjelaskan bahwa untuk penanganan jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat agar mereka tidak kesulitan mendapatkannya

“Untuk jangka pendek, Pemda memberikan bantuan logistik. Selain itu, besok akan kita lakukan survei lanjutan dan merapatkan seluruh pihak terkait untuk mencari solusi teknis, termasuk membahas ke mana air ini bisa dialirkan agar dapat dibuang ke laut,” jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menurunkan tim dari Dinas Kesehatan beserta tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir.

“Hari ini juga Dinas Kesehatan bersama para dokter hadir untuk melakukan cek kesehatan masyarakat, di samping penyaluran bantuan logistik sebagai langkah penanganan awal,” tambahnya.

Pihaknya berharap dengan kolaborasi dan koordinasi lintas sektor akan dapat segera ditemukan solusi terbaik, konkret dan berkelanjutan demi kepentingan dan keselamatan masyarakat Kosambi, khususnya di Kampung Rawa Lumpang. (Red)

Kunjungi Perumdam TKR, Bupati Tangerang Targetkan 50 Ribu Pelanggan Baru

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meminta seluruh jajaran Perumdam Tirta Kerja Raharja (TKR) terus berinovasi dan melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan layanan dan kinerja. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat melakukan kunjungan ke Kantor Perumdam TKR, Senin (12/01/26).

"Saya meminta kepada seluruh jajaran Perumdam terus lakukan inovasi-inovasi dan terobosan. Tahun baru, tahun inovasi, tahun peningkatan kinerja dan tahun peningkatan layanan," pinta Bupati Maesyal Rasyid

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menekankan beberapa hal diantaranya tentang peningkatan layanan dan kedisiplinan. Peningkatan layanan tersebut salah satunya adalah memperluas cakupan layanan air bersih, khususnya di wilayah Pantura yang diharapkan bisa mencapai sekitar 50 ribu pelanggan baru tahun ini

"Saya mohon Pak Dirut beserta seluruh jajaran, termasuk unsur pengawasan dari Dewan Pengawas untuk menambah jumlah layanan. Artinya kita ekspansi pelayanan di daerah Pantura harus jalan juga di daerah - daerah lain yang memerlukan pelayanan air bersih minimal 40 sampai 50 ribu pelanggan di tahun ini," tandasnya

Lanjut dia, aspek kedisiplinan yang sudah baik pada tahun 2025 harus terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun 2026. Menurut dia, kedisiplinan dalam merespon setiap keluhan dan tindak lanjut yang cepat dari setiap keluhan yang disampaikan masyarakat hendaknya dapat dijadikan motivasi sebagai cerminan kedisiplinan.

"Saya berharap apa yang sudah baik tetap dipertahankan. Paparan dari direktur utama dan Dewas, jumlah keluhan-keluhan masyarakat menurun, berkurang di tahun 2025. Tentu ini terus ditingkatkan dalam rangka memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat," imbuhnya

Dia juga berharap segala prestasi dan capaian target Perumdam TKR yang telah diraih harus dipertahankan dan dijadikan motivasi bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"5 kali predikat terbaik di Indonesia harus dilestarikan, bukan predikat, bukan penghargaan, bukan juga rangking. Tujuan utamanya yaitu tetap memberikan peningkatan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menambah sambungan langganan (SL)," ujarnya

Pihaknya juga mengucapkan terima masih atas capaian kinerja dan pelayanan terbaik yang telah dilakukan. Dia juga berpesan agar kolaborasi dan sinergi antara jajaran direksi, Dewan dan seluruh pegawai Perumdam TKR terus diperkuat agar target dan penyelesaian tugas-tugas dapat berjalan dengan baik.

"Semoga kita semua dapat mempertahankan predikat terbaik, khususnya dalam melayani pemenuhan kebutuhan air bersih kepada masyarakat. Respon positif dan tindak lanjut cepat dari setiap laporan pengaduan dan keluhan adalah bagian dari predikat terbaik tadi," pungkasnya. (Red)

Berjibaku hingga Subuh, BPBD Kota Tangerang Berhasil Jinakan Amukan Api di Galeong Karawaci

Kota Tangerang, lensafokus.id - Puluhan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang berjibaku selama kurang lebih lima jam dalam menangani kebakaran yang melanda lapak limbah dan sebuah restoran di Jalan Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, pada Minggu (11/1/26) dini hari.

Laporan kejadian diterima dari warga bernama Tiara melalui Pusdalops Mako pada pukul 00.04 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, unit pemadam segera diberangkatkan pada pukul 00.10 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 00.20 WIB.

Objek yang terbakar meliputi dua area, yakni lapak limbah seluas kurang lebih 1.000 meter persegi dan restoran Sambal Geledek seluas sekitar 100 meter persegi, dengan total luas area terdampak mencapai sekitar satu hektar. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses pendalaman.

"Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, salah satunya adalah sulitnya sumber air di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, berkat kerja keras dan koordinasi yang solid, api berhasil dikendalikan dan proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 05.30 WIB," papar Mahdiar, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang.

Kata Mahdiar, sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran gabungan dikerahkan dalam penanganan ini, yang terdiri dari unit Mako, Cibodas, Periuk dan Keroncong, serta Batu Ceper dan Belendung. Total 53 personel gabungan turut terlibat langsung di lapangan.

"Tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil masih dalam pendataan," tegasnya.

BPBD Kota Tangerang mengapresiasi dedikasi dan perjuangan para petugas pemadam kebakaran yang telah bekerja tanpa lelah demi memastikan keselamatan warga dan mencegah meluasnya dampak kebakaran.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran serta segera melaporkan kejadian darurat melalui saluran resmi yang tersedia," imbaunya. (Red)

Diduga Kebal Hukum, Pemilik Kios Obat Keras Ilegal di Kalimalang Mengelak Saat Dikonfirmasi

BEKASI, lensafokus.id — Praktik penjualan obat keras golongan G secara ilegal di wilayah Inspeksi Kalimalang, Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, kembali menuai sorotan. Sebuah kios yang diduga kuat menjual Tramadol dan Hexymer tanpa resep dokter masih beroperasi, meski aktivitas tersebut telah lama dikeluhkan warga.

Saat ditemui di lokasi, penjaga kios mengakui bahwa dirinya hanya bekerja dan menyebut pemilik kios berinisial S, yang disebut-sebut berasal dari Aceh. Pengakuan ini memperkuat dugaan bahwa jaringan peredaran obat keras ilegal tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan dikendalikan oleh pihak tertentu dari luar daerah.

Upaya konfirmasi pun dilakukan kepada S yang diduga sebagai pemilik kios. Namun, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu (11/1/2026), yang bersangkutan justru mengelak dan tidak mengakui keterkaitannya.

“Salah orang mungkin, saya lagi tugas di Aceh,” tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan tersebut dinilai janggal dan terkesan menghindar, mengingat keterangan penjaga kios yang secara tegas menyebut inisial dan asal pemilik. Sikap saling lempar tanggung jawab ini semakin menguatkan dugaan bahwa praktik ilegal tersebut sengaja disamarkan untuk menghindari jerat hukum.

Sebagaimana diketahui, peredaran Tramadol dan Hexymer secara ilegal merupakan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara hingga 12 tahun dan denda miliaran rupiah. Aturan tersebut ditegakkan untuk melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan obat keras, khususnya di kalangan remaja dan anak muda.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait langkah penindakan terhadap kios yang diduga menjual obat keras ilegal tersebut. (Red)

Bawa 26 Kg Ganja, Pria Asal Padang Ditangkap di Kotapinang

Padang, lensafokus.id – Upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika terus digencarkan jajaran Polres Labuhanbatu Selatan. Terbaru, Satuan Reserse Narkoba berhasil membongkar kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan jumlah besar, mencapai sekitar 26 kilogram, di wilayah Lingkungan Labuhan, Kecamatan Kotapinang.

Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi tegas Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., yang menekankan kepada seluruh jajarannya agar tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkotika dan bertindak tegas serta terukur, khususnya terhadap pelaku yang mencoba melawan saat penindakan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Sahat Marulam Lumbangaol, S.H., mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial DAS alias D (40), warga Jalan Berok Ambun Suri, Gunung Pangilun, Kota Padang.

“Tersangka kami amankan di Lingkungan Labuhan, Kecamatan Kotapinang, saat mengendarai satu unit mobil Ford Everest warna silver,” ujar AKP Sahat kepada wartawan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sebanyak 26 paket yang diduga kuat berisi narkotika jenis ganja dengan berat bruto sekitar 26 kilogram. Selain itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa uang tunai Rp75 ribu, satu unit telepon genggam merek Vivo warna abu-abu, satu buah dompet warna cokelat, serta satu unit mobil Ford Everest bernomor polisi BK 1305 XJ yang digunakan tersangka untuk mengangkut barang haram tersebut.

AKP Sahat menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan seorang pria yang kerap melintas di wilayah Lingkungan Labuhan dengan panggilan “Dor” dan diduga membawa narkotika jenis ganja. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Selatan yang dipimpin Kanit II Satresnarkoba, IPDA Dapot T. Simanjuntak, S.H., M.H., langsung melakukan penyelidikan dan pembuntutan.

“Pada saat hendak diamankan, tersangka sempat berupaya melarikan diri. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang berlaku untuk mengamankan tersangka,” jelasnya.

Saat ini, tersangka DAS alias D beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu Selatan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya demi menjaga keamanan, ketertiban, serta melindungi generasi bangsa dari bahaya narkoba. (Red)

Pelantikan 86 Ketua RT Desa Ciantra, Kades Tekankan Peran Garda Terdepan Pelayanan

Bekasi, lensafokus.id – Pemerintah Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, resmi mengukuhkan 86 Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Desa Ciantra dalam agenda pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Aula Desa Ciantra, Minggu (11/01/2026).

Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya masa bakti Ketua RT periode 2026–2031, sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa di tingkat lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ciantra, Mulyadi Fernando, yang akrab disapa Bank Bulle. Dalam kesempatan tersebut, seluruh Ketua RT terpilih, baik yang baru menjabat maupun yang kembali dipercaya warga, secara resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab di wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya, Bank Bulle menegaskan bahwa Ketua RT memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Ketua RT adalah pihak yang paling dekat dengan warga. Mereka harus peka terhadap setiap persoalan di lingkungan dan mampu menjadi solusi awal sebelum ditangani di tingkat desa,” ujar Mulyadi Fernando.

Ia juga menekankan bahwa jabatan Ketua RT bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, dan rasa tanggung jawab.

“Saya berharap seluruh Ketua RT dapat bekerja secara adil, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegasnya.
Selain pelayanan administrasi, para Ketua RT juga diminta aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan warga di lingkungannya masing-masing. Menurut Bank Bulle, sinergi yang kuat antara Ketua RT, RW, perangkat desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. (Red(

Polsek Setu Gelar Apel Malam Operasi Kejahatan Jalanan, Perkuat Keamanan Wilayah

Bekasi, lensafokus.id – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Setu, Polres Metro Bekasi, menggelar Apel Malam Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) pada Sabtu malam, 10 Januari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Apel tersebut berlangsung di kawasan Marketing Office (MO) dekat Roti Bakar 88, Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja rutin Polsek Setu dalam rangka mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminal, khususnya kejahatan jalanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa Operasi Kejahatan Jalanan bertujuan untuk menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.

“Melalui Operasi Kejahatan Jalanan ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Setu harus tetap kondusif dan terkendali,” ujar AKP Usep Aramsyah.

Apel malam tersebut melibatkan sejumlah unsur lintas sektor, di antaranya Koramil 06/Setu, Satpol PP Kecamatan Setu, Pokdarkamtibmas, Senkom, serta FKPPI. Sinergi antarinstansi ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing serta tidak ragu melaporkan setiap indikasi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.

AKP Usep Aramsyah menambahkan, Operasi Kejahatan Jalanan akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan terstruktur dengan melibatkan elemen masyarakat dan instansi terkait.
“Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara rutin, sebagai bentuk komitmen Polsek Setu dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga,” pungkasnya. (Red)

Arena 11 MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang: 18 Tim Musabaqoh Syarhil Qur’an Unjuk Gigi

TANGERANG, lensafokus.id – Kemeriahan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang terus berlanjut di hari kedua. Salah satu titik pusat perhatian berada di Arena 11 yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Pagedangan, di mana cabang perlombaan Musabaqoh Syarhil Qur’an (MSQ) digelar dengan penuh antusiasme.

Tercatat sebanyak 18 tim berlaga untuk menunjukkan kemahiran mereka dalam memadukan seni tilawah, puitisasi terjemah, dan uraian isi kandungan Al-Qur'an. Setiap tim yang tampil terdiri dari tiga orang peserta yang memiliki peran spesifik dalam satu kesatuan performa.

Yayah, selaku panitia pelaksana di Arena 11, menjelaskan bahwa terdapat tiga poin utama yang menjadi kualifikasi penilaian dewan hakim.

“Segi penilaian yang dilihat dari dewan hakim yaitu Tilawah dalam ketepatan bacaan, keindahan suara, lalu Retorika dari gaya bahasa serta cara penyampaian pesan, dan terakhir penyampaian materi teks ceramah dan kesesuaian materi yang dibawakan” ujur yayah saat diwawancarai, Sabtu (10/01/26).

Di antara peserta yang tampil, tim putri dari Kontingen Kecamatan Panongan, yang beranggotakan Bunga Langgeng Putri, Siti Febriani Andarna, dan Zahra Anggraini, berhasil mencuri perhatian dengan penampilan yang solid.

"Persiapan kami kurang lebih satu minggu. Yang paling utama disiapkan adalah isi teks ceramah, pembukaan, dan yang paling penting adalah mental," ujar Bunga

Bunga mewakili rekan setimnya. Meski waktu persiapan tergolong singkat, tim Panongan mengaku puas dengan penampilan mereka hari ini.

"Harapannya pasti ingin juara, karena setiap orang yang lomba pasti mengharapkan itu. Semoga kami bisa menjadi juaranya, Amin," tambahnya.

Penyelenggaraan MTQ ke-56 ini diharapkan dapat menjadi ajang regenerasi bagi qari dan qariah serta pendakwah muda di wilayah Kabupaten Tangerang untuk terus mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

MTQ ke-56 merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mensyiarkan nilai-nilai Al-Qur'an sekaligus menjaring bakat-bakat terbaik dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang. (Red)

Wabup Intan Minta Warga Jadikan Balai Warga Sebagai Rumah Ide, Gagasan dan Persatuan

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Balai RT. 04, RW 05 Perum Griya Serpong Asri, Desa Suradita Kec. Cisauk, Sabtu (10/01/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menekankan bahwa balai warga tersebut merupakan rumah bersama sebagai wadah tempat lahirnya ide, gagasan-gagasan dan memelihara nilai-nilai kebersamaan dan persatuan dalam meningkatkankan pembangunan dan kesejahteraan seluruh warga, khususnya warga RT. 04 RW. 05 Perum Griya Serpong Asri, Desa Suradita .

"Balai Warga bukan sekedar bangunan fisik, melainkan simbol persatuan, ruang musyawarah, tempat bertemunya ide, serta wadah mempererat silaturahmi dan persatuan. Di tempat inilah nilai-nilai kekeluargaan, toleransi, dan gotong royong akan terus tumbuh dan terpelihara, untuk kemajuan bersama" tandas Wabup Intan

Menurut dia, lingkungan yang baik lahir dari masyarakat yang saling menjaga, bukan saling menyalahkan. Kemajuan itu harus dimulai dari sikap saling menjaga, mendukung dan saling peduli satu dengan yang lainnya

"Keberadaan balai warga ini hendaknya menjadi pusat kegiatan yang menyejukkan, tempat menyelesaikan persoalan dengan musyawarah, serta sarana membangun lingkungan yang rukun dan harmonis. Karena dengan kebersamaan, persatuan, kepedulian, warga akan mampu melahirkan karya yang bermanfaat untuk kemajuan bersama," ujarnya

Dirinya pun menyampaikan selamat kepada seluruh warga atas diresmikannya balai warga tersebut dan berpesan agar seluruh warga dapat bersama-sama merawat dan menjaga balai warga yang telah selesai dibangun agar semakin memberikan manfaat yang lebih luas lagi.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh warga RT. 04, RW. 05, para tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh pihak yang telah bergotong royong mewujudkan berdirinya balai warga ini. Rawat dan jaga balai ini dengan sebaik-baiknya," pungkasnya. (Red)

Arena 9 di Hari Kedua MTQ ke-56, 37 Peserta Unjuk Kemampuan MQK dan Hifdzil Hadits

TANGERANG, lensafokus.id – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang di Kecamatan Pagedangan memasuki hari kedua pada Sabtu (10/1/2026

Arena 9 yang bertempat di Lantai 2 Masjid Al-Gofur, terlihat adanya persaingan ketat di cabang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) dan Hifdzil Hadits.

Sebanyak 37 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang tampil di hadapan dewan hakim, peserta terdiri dari 17 orang pada kategori MQK ULA, 12 orang pada kategori Hadist 100 serta 8 orang pada kategori Hadist 500.

Dewan Hakim Arena 9, Mahali, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara teliti untuk mengukur kedalaman ilmu para peserta terutama penekanan pada pemahaman teks dan hadits. Tidak hanya sekadar menghafal, peserta dituntut untuk memahami teks secara komprehensif.

"Hari ini kami menilai sebanyak 37 peserta. Penilaian kami berfokus pada aspek fahmil, mufrodat, dan pemahaman hadits secara mendalam," ujar Mahali.

Ia juga memberikan apresiasi atas persiapan para peserta tahun ini.

"Kami melihat ada potensi besar dari para peserta. Melalui penilaian fahmil dan mufrodat ini, kita bisa melihat sejauh mana mereka menguasai literatur Islam. Kami berharap para pemenang nantinya bisa membawa nama baik Kabupaten Tangerang di tingkat yang lebih tinggi," lanjutnya.

Salah satu peserta Nisa, khafilah Kecamatan Sepatan mengakui bahwa suasana di depan dewan hakim memberikan tantangan tersendiri bagi mentalnya.

"Tadi saya merasa sedikit gugup saat perlombaan. Meskipun saya merasa persiapan yang saya siapkan kurang mantap, saya tetap berusaha optimis dalam menjalankan lomba ini," tutur Nisa.

Bagi Nisa, partisipasinya dalam MTQ kali ini adalah bentuk ikhtiar maksimal.

"Saya serahkan semuanya kepada Yang Di Atas. Yang terpenting saya sudah menjalankan sesuai kemampuan saya dan memberikan yang terbaik hari ini," tutupnya.

Perlombaan di Arena 9 berlangsung dengan khidmat dan tertib hingga akhir sesi, mencerminkan semangat syiar Islam di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red)

Page 7 of 242
Go to top