Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melakukan kunjungan kerja mendadak ke Kantor Kecamatan Cisauk guna memantau kualitas pelayanan administrasi kependudukan, khususnya pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pada Rabu (08/04/26).
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Moch. Maesyal Rasyid dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada kepuasan publik di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid berdialog langsung dengan sejumlah warga yang sedang mengurus dokumen kependudukan. Salah satu warga, seorang remaja berusia 17 tahun, memberikan testimoni positif bahwa proses pencetakan KTP miliknya hanya memakan waktu sekitar 30 menit setelah pendaftaran.
"Saya ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal. Tadi kita lihat sendiri, ada warga yang baru berusia 17 tahun mengurus KTP, dan dalam waktu setengah jam sudah jadi. Ini adalah bukti bahwa birokrasi kita terus berbenah untuk lebih cepat dan efisien," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Selain kecepatan durasi layanan, Bupati juga menekankan dengan tegas bahwa seluruh proses pengurusan KTP dan dokumen kependudukan lainnya tidak dipungut biaya sepeser pun (gratis). Ia mengingatkan warga agar mengurus dokumen secara mandiri tanpa melalui perantara atau calo dan segera melaporkan apabila terjadi pungutan saat mengurus administrasi kependudukan
"Kalau ada yang meminta uang (pungli), segera laporkan. Semua pelayanan ini gratis untuk masyarakat Kabupaten Tangerang. Jangan lewat calo, silakan datang langsung ke loket pelayanan," tegasnya.
Pihaknya juga berpesan kepada para pegawai kecamatan yang berhadapan langsung melayani masyarakat agar tetap humanis, responsif dan informatif terhadap keluhan dan pertanyaan masyarakat
"Terima kasih kepada para petugas pelayanan yang sudah bekerja dengan baik. Tetap semangat, humanis, responsif dan informatif kepada masyarakat yang datang untuk mengurus keperluannya," ucapnya
Kepuasan disampaikan oleh remaja asal Sampora Cisauk M. Raihan yang turut mengurus KTP di hari yang sama. Ia menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas kemudahan dan kecepatan layanan yang diberikan. Ia mengaku sangat terbantu dengan sistem pelayanan yang ada di Kecamatan Cisauk.
"Tadi saya datang untuk urus KTP pemula. Prosesnya mudah dan kaget juga ternyata cepat sekali, cuma setengah jam sudah jadi. Terima kasih Pak Bupati atas pelayanannya yang cepat dan nyaman," ungkap Raihan. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa Kabupaten Tangerang kembali menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 1 RSUD Tigaraksa, Rabu (8/4/2026).
Dalam kesempatannya, Kepala Seksi Pelayanan Medik, dr. RA Dewi Maria Yuliani menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini rutin dilaksanakan setiap dua bulan sekali dengan menggandeng Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Tangerang.
“Kegiatan donor darah ini diperuntukkan bagi pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun masyarakat umum yang berada di sekitar rumah sakit. Tujuan utamanya adalah untuk membantu ketersediaan stok darah di UTD PMI Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi ketersediaan darah terutama setelah masa libur Lebaran, dimana stok darah biasanya mengalami penurunan, sementara kebutuhan darah tetap ada bahkan cenderung meningkat.
“Untuk saat ini stok darah terpantau aman, namun kami tetap berupaya menjaga ketersediaannya. Target kami dalam setiap kegiatan donor darah adalah sekitar 75 pendonor,” tambahnya.
Kegiatan donor darah ini turut menuai antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta yang hadir sejak pagi hari, baik dari kalangan pegawai maupun warga sekitar yang secara sukarela ikut berpartisipasi.
Melalui kegiatan ini, RSUD Tigaraksa berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan yang sederhana namun berdampak besar bagi keselamatan sesama.
Sementara itu, salah satu peserta donor darah, Mustofa menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman rutin yang sudah beberapa kali ia ikuti.
“Ini sudah yang ketiga kali sejak mendaftar SIDONI (Sistem Informasi Donor Darah Indonesia). Yang pertama di GSG, kedua dan ketiga di RSUD Tigaraksa. Setelah donor darah rasanya badan lebih segar, mungkin karena sudah terbiasa, jadi seperti rutinitas yang saya lakukan setiap tiga bulan sekali,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar pelaksanaan donor darah ke depannya dapat terus dilaksanakan secara rutin dan juga pihak penyelenggara dapat menyediakan fasilitas yang semakin nyaman bagi para pendonor.
“Harapannya, ke depan jumlah bangku atau tempat tidur bisa ditambah agar antrean tidak terlalu panjang, sehingga peserta tidak perlu menunggu terlalu lama,” tutupnya. (Red)
Serang, lensafokus.id - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tangerang menorehkan prestasi gemilang dalam ajang evaluasi tertinggi di tingkat provinsi yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Pada momentum Musyawarah Daerah (Musda) Kwarda Banten 2026 yang digelar di Aula Kwarda Banten, Kwartir Cabang Tangerang resmi diumumkan memborong 5 penghargaan dari total 5 kategori penilaian, yang sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai Kwarcab Tergiat I se-Banten.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa manajemen organisasi dan program kerja Pramuka di ini berjalan dengan sangat efektif dan konsisten. Selain itu, Kwartir Cabang Tangerang menunjukkan dominasi stabil dengan meraih predikat Tergiat di lima bidang sekaligus, yakni Tergiat I Bidang Organisasi, Tergiat I Bidang Kepramukaan dan Satuan Karya, Tergiat I Bidang Administrasi Keuangan dan Usaha Dana, Tergiat II Bidang Diklat dan Penelitian dan Tergiat II Bidang Abdimas dan Humas.
Raihan ini bukan sekedar piala di atas meja, melainkan simbol dedikasi ribuan anggota Pramuka di Kwartir Cabang Tangerang. Hadir menerima penghargaan, Asisten Daerah 2 Kabupaten Tangerang yang juga Anggota Mabicab, Kak Syaifullah mewakili Bupati Tangerang selaku Ketua Mabicab. Ketua Kwartir Cabang Tangerang, kak H Adiyat Nuryasin menyampaikan bahwa ini merupakan penghargaan Tergiat yang ke 4 kalinya secara berturut-turut selama 20 tahun dan merupakan sejarah untuk Kabupaten Tangerang. kak Adiyat juga menyampaikan atas nama Kwartir Cabang Tangerang mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tangerang selaku Ketua Mabicab atas bimbingan dan dukungan penuh terhadap pembinaan gerakan pramuka.
Hadir pula Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Kak Dr Bahtiar dan Wakil Ketua Bidang Orgakum dan Renbang Kwartir Nasional Kak Prof Niam, dalam sambutannya agar Musda VI bisa menghasilkan prioritas arah kebijakan organisasi, mulai dari peningkatan kualitas pembinaan, membangun kolaborasi, sinergitas dan kerjasama dengan berbagai stakeholder dan juga mendorong Gerakan Pramuka menjadi Garda Terdepan dalam menyukseskan Asta Cita Presiden selaku Ketua Mabinas.
Musda VI ini merupakan ajang untuk mengevaluasi capaian 5 tahun kebelakang dan perencanaan 5 tahun yang akan datang, juga memilih Ketua Kwartir Daerah Banten untuk Masa Bakti 2026-2031. Adapun yang terpilih menjadi Ka Kwarda Banten Masa Bakti 2026-2031 adalah Prof Suwaib Amirudin menggantikan Kak Septo Kalnadi.
Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meninjau langsung progress renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Mursani, warga Desa Matagara, Kec. Tigaraksa, Selasa (07/04/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menegaskan bahwa Pemkab Tangerang berkomitmen mempercepat pelaksanaan program renovasi RTLH dan menambah target penerima manfaat secara bertahap
“Ke depan, insyaAllah kami, pemerintah daerah akan membantu mempercepat merapihkan rumah tidak layak huni dan menambah target penerima manfaatnya secara bertahap hingga benar-benar layak dan nyaman untuk dihuni," ujar Wabup Intan
Menurut dia, program renovasi RTLH merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak, aman, nyaman dan sehat.
"Program pembangunan RTLH ini adalah bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah untuk juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga," ungkapnya
Pihaknya berharap program renovasi RTLH yang merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah juga mendapatkan dukungan, bukan hanya dari masyarakat namun juga partisipasi aktif dunia usaha
"Dukungan dan kolaborasi dari masyarakat dan dunia usaha dengan CSR-nya tentu sangat dibutuhkan agar renovasi atau pembangunan rumah tidak layak huni ini bisa semakin banyak. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan,” harapnya
Selain itu, Wabup Intan juga memberikan dorongan semangat dan berpesan agar setelah selesai proses renovasi RTLH, penerima manfaat bisa merawat dan menjaga rumahnya dengan baik.
"Nanti selesai direnov tolong dirawat dan dijaga agar dapat juga memberikan dampak dan manfaat lainnya, bagi ibu dan keluarga," pintanya
Sementara itu, Ibu Mursani menceritakan kondisi rumahnya yang memprihatinkan dan sebagian bangunan rumah sebelumnya juga sudah mengalami kerusakan hingga roboh. Saat hujan deras, air sering masuk ke dalam rumah akibat atap yang bocor serta kondisi saluran air di sekitar rumah yang belum tertata dengan baik. Lingkungan sekitar rumahnya juga cukup rawan, bahkan beberapa kali hewan seperti ular masuk ke dalam rumah.
"Alhamdulillah, rumah saya akhirnya bisa diperbaiki, tidak lagi bocor dan lebih aman. Terima kasih Bu Intan beserta jajarannya dan pak camat yang sudah membantu memperbaiki rumah ini," ucapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka kegiatan Seleksi Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Acara tersebut digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Senin (06/04/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa seleksi pembentukan Paskibraka merupakan salah satu momentum untuk melahirkan generasi muda Kab. Tangerang yang disiplin, tangguh, sehat, dan berkarakter.
"Kegiatan ini adalah momentum untuk melahirkan generasi muda yang disiplin, tangguh, sehat, dan berkarakter kuat demi masa depan Kabupaten Tangerang yang maju, sejahtera dan berdaya saing," tegas Wabup Intan
Lanjut dia, menjadi Paskibraka merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri. Setiap anggota Paskibraka dituntut harus bisa menjadi teladan dan menginspirasi generasi muda lainnya dalam hal sikap dan tindakannya
"Adik-adik yang hadir di sini adalah putra-putri pilihan, generasi terbaik Kabupaten Tangerang yang telah melewati tahapan awal seleksi administrasi. Adik-adik akan menjadi teladan, menjadi inspirasi, dan menjadi wajah generasi muda Kabupaten Tangerang yang berintegritas, matang secara mental dan sikapnya," ujar Wabup Intan
Menurut dia, seleksi pembentukan Paskibraka tersebut bukan hanya soal fisik dan baris-berbaris, namun juga ada tahapan pembentukan karakter, tentang kedisiplinan, tanggung jawab, mental yang kuat, serta semangat cinta tanah air. Untuk itu, dia berpesan kepada seluruh peserta seleksi untuk benar-benar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan semangat dan mampu menunjukan kemampuan terbaiknya, baik fisik, tapi juga kematangan mental dan sikapnya.
"Paskibraka adalah cermin integritas, ikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan kemampuan terbaik. Junjung tinggi kejujuran dan sportivitas. Dan yang sangat penting, jaga kesehatan dan disiplin diri. Karena tanpa kesehatan, semua potensi yang dimiliki tidak akan bisa maksimal," pesannya
Lebih lanjut, pihaknya juga meminta Dinas untuk terus mengawal dan memastikan kondisi kesehatan para peserta, mulai dari tahap seleksi ini, masa pembinaan, hingga nanti saat menjalankan tugas pada bulan Agustus. Hal tersebut penting untuk memastikan putra-putri terbaik Kab. Tangerang tidak hanya siap secara mental dan kedisiplinan, tetapi juga prima secara kesehatan saat mengemban tugas negara.
"Saya minta agar pengawasan kesehatan dilakukan secara optimal terlebih menghadapi perubahan musim, baik dari sisi pemeriksaan, pemantauan kondisi fisik, hingga edukasi pola hidup sehat bagi para calon Paskibraka agar mereka juga senantiasa prima saat menjalankan tugas negara nanti," pintanya
Dia juga meminta kepada seluruh panitia dan tim seleksi agar melaksanakan tugas secara profesional, objektif, dan transparan sesuai peraturan perundang-undangan dan mekanisme yang berlaku, sehingga kita benar-benar mendapatkan calon Paskibraka terbaik Kabupaten Tangerang.
Kepala Badan Kesbangpol Kab. Tangerang, Agus Suryana melaporkan bahwa peserta seleksi merupakan siswa-siswi terbaik tingkat SMA/SMK sederajat se-Kab. Tangerang, dengan jumlah total sekitar 570 orang.
"Seleksi pembentukan Paskibraka Kabupaten Tangerang ini dimulai tanggal 6-13 April 2026. Peserta yang mendaftar secara online sebanyak 863 orang dan lulus seleksi administrasi sebanyak 570 orang yang berhak mengikuti rangkaian seleksi yang akan dimulai pada hari ini," ungkap Agus. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan disiplin dan kualitas pelayanan publik, serta kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat memimpin apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (06/04/26)
“Disiplin merupakan cerminan profesionalisme ASN. Sebagai ASN, kita dituntut bekerja lebih efektif, responsif, dan adaptif terhadap berbagai dinamika yang ada. Kualitas pelayanan publik juga harus terus kita tingkatkan, baik dari sisi kualitas, kecepatan, maupun kemudahan akses bagi masyarakat,” ujar Wabup Intan.
Menurut dia, kehadiran, kedisiplinan, kepatuhan dan tanggung jawab merupakan hal-hal mendasar bagi seluruh ASN yang tidak boleh menjadi kelemahan dalam kinerja birokrasi
"Tidak boleh hal-hal mendasar jadi penghalang dan jadi kelemahan kinerja birokrasi. Kehadiran, kedisiplinan, kepatuhan dan tanggung jawab harus senantiasa dipegang teguh ASN dalam melaksanakan tugas-tugasnya," tegasnya
Dia menambahkan saat ini pemerintah daerah juga tengah menghadapi proses pertanggungjawaban anggaran tahun 2025. Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk responsif dan kooperatif dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi dan permintaan data yang dibutuhkan.
“Saya minta seluruh OPD juga kooperatif dan memberikan data secara cepat, tepat, dan akurat. Hal ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan kredibilitas pengelolaan keuangan daerah kita,” tandasnya
Selain disiplin dan peningkatan kerja, dia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia mencontohkan hujan lebat disertai angin dan petir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang sebagai anomali cuaca yang perlu diantisipasi oleh semua pihak.
"Anomali cuaca yang akhir-akhir ini terjadi perlu diantisipasi semua pihak. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus terus dijaga untuk mengantisipasi dan menanggulangi berbagai potensi bencana yang terjadi," ujarnya
Menutup amanatnya, Wabup Intan juga mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kerja, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta memastikan Kabupaten Tangerang tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
“Jadikan setiap pekerjaan sebagai ladang pengabdian, dan setiap pencapaian sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/4/26).
Bupati Maesyal Rasyid didampingi oleh Dandim 0510/Tigaraksa, Kapolres Metro Tangerang, Sekretaris Daerah, Kasatpol PP, Camat Teluknaga, serta tokoh agama setempat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak pernah memiliki niat untuk membedakan perlakuan terhadap masyarakat, termasuk dalam hal pelaksanaan ibadah.
“Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk jemaat POUK Tesalonika, dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Tidak ada niatan sedikit pun untuk melarang atau membatasi. Justru kami memfasilitasi,” tegasnya
Menurut dia, keberagaman keyakinan, suku, budaya dan agama di Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan yang harus dijaga dengan semangat toleransi dan saling menghormati agar kondusifitas dan keharmonisan wlayah terus terpelihara dengan baik
“Kabupaten Tangerang menjunjung tinggi nilai toleransi. Siapa pun dan di mana pun selama berada di wilayah Kabupaten Tangerang, kami akan hadir memberikan perlindungan tanpa membedakan kelompok atau latar belakang,” tandasnya.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama TNI-Polri merupakan bentuk komitmen nyata untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
“Dalam suasana Idulfitri ini, kami bersama Forkopimda menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami menyadari sebagai manusia tentu tidak luput dari khilaf, baik dalam sikap, ucapan, maupun pelayanan,” ujarnya.
Bupati juga mempersilakan jemaat untuk memanfaatkan Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga sebagai tempat ibadah sementara, dengan tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak terkait lainnya
“Silakan gunakan tempat ini untuk beribadah, baik ibadah rutin maupun perayaan hari besar seperti Paskah dan Natal, selama tidak ada kegiatan lain. Yang penting tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknyamenyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda tengah mengkaji solusi jangka panjang berupa penyediaan tempat ibadah yang lebih permanen dan representatif.
“Kami akan merumuskan secara komprehensif agar ke depan jemaat bisa beribadah dengan lebih nyaman, tanpa menimbulkan gangguan dan tetap menjaga kondusivitas wilayah,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.
“Jika ada hal yang perlu dirundingkan, mari kita bicarakan bersama. Kami terbuka dan siap mencarikan solusi terbaik. Mari kita jaga Kabupaten Tangerang tetap kondusif,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris Tanfidziah PCNU Kabupaten Tangerang, KH. M. Qustulani, menegaskan bahwa tidak ada pelarangan ibadah di wilayah Teluknaga dan menyebut situasi yang terjadi sebelumnya hanya miskomunikasi.
“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama menyaksikan ibadah berjalan dengan baik. Tidak ada pelarangan, ini hanya dinamika kecil di masyarakat yang sudah diselesaikan dengan baik oleh pimpinan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi yang selama ini telah terbangun dengan baik di wilayah Teluknaga.
“Kami menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan. Teluknaga dikenal sebagai wilayah yang toleran, dan ini harus kita pertahankan,” katanya.
Di tempat terpisah, Gembala Jemaat POUK Tesalonika, Pendeta Michael Siahaan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan solusi yang diberikan oleh pemerintah daerah.
“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati, Dandim, dan Kapolres yang telah mendengarkan kebutuhan kami. Ini menjadi jawaban atas kerinduan kami untuk dapat beribadah dengan tenang dan layak,” ungkapnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Gubernur Banten Andra Soni membuka Kejuaraan Tenis Meja Nasional Gubernur Banten Cup 2026. Kejuaraan yang diikuti oleh 665 atlet dalam 11 kategori itu berlangsung pada 3 - 5 April 2026.
“Kenapa saya selalu mendukung kejuaraan olahraga di Provinsi Banten? Karena saya percaya sebuah daerah maju bisa dilihat dari prestasi olahraganya,” ucap Andra Soni di Gelanggang Olahraga (GOR) Gondrong, Jl Sawah Dalam RT 05/RW 01, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (03/4/2026).
Andra Soni juga memberikan apresiasi kepada panitia yang menghadirkan kejuaraan tenis meja level nasional di Provinsi Banten. Menurutnya, para atlet muda terus berlatih dan bertanding. Dalam pertandingan atau kejuaraan para atlet bersaing.
“Dan tetap bersahabat. Itu tanda-tanda daerah maju,” ucapnya.
Andra Soni juga mendoakan harapan dan cita-cita para orang tua atlet dalam mendidik anak-anaknya terwujud. “Semoga harapan bapak dan ibu menjadikan anak-anaknya sehat, cerdas, dan berbakti kepada orang tua terwujud,” ucapnya menambahkan.
Gubernur menyampaikan kesiapan dan upaya Provinsi Banten untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 bersama Provinsi Lampung. Menurutnya banyak lapangan olahraga di Provinsi Banten yang siap dan berstandar untuk melaksanakan PON.
“Insya Allah kalau Allah mengijinkan, Provinsi Banten siap menjadi tuan Tuan Rumah PON 2032 bersama Provinsi Lampung,” tegasnya.
Gubernur juga berharap, dengan berlatih dan banyak bertanding, para atlet muda Provinsi Banten mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Andra Soni mengisahkan ia memiliki sahabat yang juga teman SMA dan mendiang atlet tenis meja Davids Jacobs. Sahabatnya tersebut ajin berlatih dan bertanding tenis meja hingga menjadi atlet paralympic Indonesia. Davids Jacobs berhasil mempersembahkan medali perunggu pada Paralympic London Tahun 2012 dan Tokyo Tahun 2020.
Kedekatan Andra Soni dengan keluarga Davids Jacobs juga tampak saat ia bersama Tinawati Andra Soni pada pembukaan Kejuaraan Tenis Meja Nasional Piala Gubernur Banten Tahun 2026 kali ini. Tak hanya itu, gubernur bersama Tinawati juga nampak selalu membersamai Neelece Jacobs bunda dari mendiang sahabatnya tersebut
Seperti diungkap Neelece Jacobs, putranya bersahabat baik sejak masa SMA. “Bersama teman-temannya sering main ke rumah. David atlet tenis meja, Andra atlet hoky,” ucapnya.
“Dia sudah menganggap saya seperti ibunya,” ucap Neelice.
“Andra itu tumbuh dari bawah. Dari bekerja di perusahaan ekspedisi sampai mendirikan usaha ekspedisi sendiri. Sekarang jadi Gubernur” tambahnya.
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Kejuaraan Tenis Meja Nasional Piala Gubernur Banten Tahun 2026 Thoria Marcia Rannu Jacobs mengatakan, kehadiran Gubernur Banten menandakan tenis meja mendapatkan perhatian serius Pemprov Banten.
Dikatakan kejuaraan bertujuan untuk menjaring atlet, meraih prestasi, dan menjalin silaturahmi antar atlet.
“Kejuaraan diikuti oleh 665 atlet tenis meja dari berbagai daerah. Juga ada peserta dari Korea Selatan dan Korea Utara. Terbagi dalam 11 kategori,” ungkap Ranu.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan pertandingan eksebisi eksekutif, Gubernur Banten Andra Soni lawan Wali Kota Tangerang Sachrudin. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus halal bihalal bersama Forum RW, warga dan ibu ibu majlis taklim se-Kec. Pasarkemis dan Rajeg di Perumahan Tangerang Elok, Kecamatan Pasar Kemis, Jumat (3/4/26).
Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri para Ketua RW, RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mendukung program pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa pembangunan di Kabupaten Tangerang dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Panjang wilayah Kabupaten Tangerang sangat luas, mencapai sekitar 1.050 kilometer. Untuk itu masyarakat dimohon untuk bersabar mengingat selain kemampuan anggaran terbatas, juga harus melalui tahapan-tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Yang belum selesai mohon bersabar, karena kemampuan keuangan daerah juga terbatas. Namun kami bersama dinas terkait, khususnya Bina Marga, terus berupaya agar pembangunan bisa berjalan optimal dan merata,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mempercepat proses pembangunan infrastruktur, termasuk melalui percepatan lelang proyek agar pekerjaan dapat segera dilaksanakan, seperti yang tengah dilakukan di wilayah Pakuhaji dan sekitarnya.
Selain infrastruktur jalan, Bupati juga menyoroti program sekolah gratis, beasiswa, bedah rumah bagi masyarakat yang rumahnya tidak layak huni membutuhkan serta program lainnya yang bisa dirasakan dampak dan manfaatnya
“Kami akan terus berupaya membantu masyarakat, terutama yang rumahnya sudah tidak layak. Itu menjadi perhatian serius kami,” tambahnya.
Terkait penanganan banjir, dia menyebutkan bahwa upaya normalisasi saluran air dan pembangunan tanggul terus dilakukan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan agar aliran air tetap lancar.
“Alhamdulillah, beberapa titik yang sebelumnya rawan banjir di Elok Pasar Kemis kini sudah mulai teratasi. Ini berkat kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Pada momentum halal bihalal tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam pelayanan dan pembangunan selama dirinya menjabat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat, dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Tangerang agar semakin maju dan sejahtera.
"Kegiatan silaturahmi dan halal bihalal ini diharapkan selain mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat yang menyampaikan aspirasinya, juga memperkuat sinergi agar peran aktif masyarakat semakin meningkat," pungkasnya
Sementara itu, perwakilan warga, Suyanti, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Bupati yang dinilai dekat dan peduli dengan masyarakat.
“Kami merasa bersyukur memiliki Bupati yang begitu peduli terhadap masyarakat, khususnya di Pasar Kemis. Kehadiran beliau membawa perubahan nyata bagi lingkungan kami,” ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk memperluas cakupan program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki anak-anak berprestasi.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri acara Halal Bihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kecamatan Pagedangan di SDN III Cihuni, Kamis (02/04/26)
“Pemerintah daerah akan terus memperluas program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, termasuk kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, bahkan ke luar negeri. Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kabupaten Tangerang yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Pendidikan adalah investasi masa depan,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada para guru dan tenaga pendidik yang tergabung dalam PGRI atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa. Menurut dia, guru dan para tenaga pendidik lainnya memiliki peran yang sangat mulia dan penting serta menentukan dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, dan itu ada di tangan para guru. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru dan para tenaga pendidik yang telah menjalankan tugas mulia, mencerdaskan dan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya
Pihaknya pun berharap melalui kegiatan halal bihalal terserbut, sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam rangka mewujudkan Pendidikan yang berkualitas
“Melalui halal bi halal ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas serta Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan gemilang,” harapnya
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Firman Maulana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Tangerang di tengah keluarga besar PGRI Kecamatan Pagedangan. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan momentum Idulfitri sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan meningkatkan etos kerja, khususnya dalam pelayanan di bidang pendidikan.
“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan,” ujarnya.
Firman juga mengapresiasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Tangerang, termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan serta program sekolah gratis yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua dan jajaran PGRI Kabupaten Tangerang, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Firman Maulana, Camat Pagedangan, Kepala Desa Cihuni, Ketua dan jajaran PGRI Kecamatan Pagedangan selaku panitia, para tokoh masyarakat, tokoh agama, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Pagedangan, serta para guru TK, SD, SMP, SMA dan sederajat se-Kecamatan Pagedangan. (Red)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
