TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama Program Beasiswa Tangerang Gemilang dengan 26 perguruan tinggi.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja dengan pimpinan 26 perguruan tinggi mitra, dan disaksikan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, beserta kepala OPD jajaran, di Ballroom Yasmin, Kelurahan Binong, Kec. Curug, Senin (31/08/26).
Program kerja sama Beasiswa Tangerang Gemilang mencakup sekitar 1.075 mahasiswa yang akan mendapatkan dukungan melalui program beasiswa Pemerintah Kabupaten Tangerang. Penerima beasiswa tersebut, terdiri atas 417 mahasiswa baru, 604 mahasiswa ongoing atau mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan, serta 54 mahasiswa semester akhir.
Bupati Maesyal mengungkapkan, Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang dirancang untuk mencetak generasi muda unggul, berkualitas, dan memiliki daya saing.
Menurutnya, kerja sama dengan 26 perguruan tinggi tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Tangerang dalam memperluas kesempatan masyarakat, khususnya dari keluarga kurang mampu, untuk memperoleh pendidikan tinggi.
"Hari ini kami bersama Pak Sekda dan jajaran melangsungkan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan 26 Perguruan Tinggi, yang mana masuk dalam Program Beasiswa Tangerang Gemilang," ujar Bupati.
Ia menegaskan, pendidikan merupakan salah satu investasi jangka panjang yang sangat penting bagi pembangunan daerah. Melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menyiapkan generasi penerus yang diharapkan mampu berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Tangerang.
"Program ini merupakan investasi kita di bidang pendidikan untuk jangka panjang dalam rangka mempersiapkan generasi penerus yang akan membangun Kabupaten Tangerang di masa depan," ungkapnya.
Bupati berharap para penerima Beasiswa Tangerang Gemilang tersebut dapat memanfaatkan kesempatan yang diperoleh dengan sebaik-baiknya, menyelesaikan pendidikan hingga menjadi sarjana, serta terus mengembangkan kompetensi dan karakter.
"Mudah-mudahan mereka menjadi sarjana, menjadi pemimpin, dan menjadi SDM unggul yang akan mengisi pembangunan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten bahkan Indonesia pada masa yang akan datang," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU), Dr. H. Muhamad Qustulani, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang dinilai memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang kurang mampu perekonomiannya untuk mendapatkan pendidikan tinggi.
Ia menilai, kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan kolaborasi strategis dalam meningkatkan kualitas SDM. Perguruan tinggi, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan para penerima beasiswa tidak hanya memperoleh akses pendidikan, tetapi juga mendapatkan pembinaan akademik dan karakter selama menjalani perkuliahan.
"Harapan kami, 20 mahasiswa penerima beasiswa yang masuk ke SITSNU ini dapat memanfaatkan kesempatan dengan sungguh-sungguh. Mereka harus memiliki semangat belajar, menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan nantinya memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Tangerang," katanya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemerataan akses Pendidikan. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendampingi Gubernur Banten Andra Soni, dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah meresmikan peresmian serentak 7 Unit Sekolah Baru (USB) se-Provinsi Banten yang berpusat di SMAN 33 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Pasar Kemis, Senin (31/8/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Tangerang dalam menyediakan hibah lahan strategis bagi pembangunan sekolah negeri tingkat menengah di kawasan padat penduduk.
Dalam peresmian tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, serta DPRD Provinsi Banten atas perhatian besarnya terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang.
"Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Gubernur dan Pak Wagub. Memang secara kewenangan undang-undang, pengelolaan SMA dan SMK negeri ada di Pemprov Banten. Namun rakyatnya, anak-anak yang sekolah di sini adalah rakyat kami, warga Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis dan Sepatan ini. Sebab itu kami siap terus membantu dan memfasilitasi ketersediaan lahan. Harga lahan saat ini sangat tinggi, maka Pemkab Tangerang menginventarisasi lahan-lahan Pemkab yang kurang produktif untuk kita serahkan agar dibangunkan sekolah. Setelah Cisauk dan Pasar Kemis, kami siap berikan lagi di Sindang Jaya dan Teluknaga," ujar Maesyal.
Bupati juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam membebaskan biaya pendidikan bagi masyarakat. Berkat program sekolah gratis Pemprov Banten, terdapat sekitar 24.000 siswa di Kabupaten Tangerang yang menikmati fasilitas SMA/SMK gratis.
"Pemkab Tangerang tidak mau kalah dalam berlomba-lomba untuk melayani masyarakat. Pemprov Banten menggratiskan SMA dan SMK, Pemkab Tangerang juga menggratiskan seluruh jenjang SD dan SMP. Ini kolaborasi yang saling mengisi. kalau ada yang bilang daerah atau bangsa bisa maju tanpa pendidikan. Anak-anak kita harus sekolah, harus cerdas, supaya memiliki SDM unggul untuk menggapai cita-citanya," tambahnya.
Gubernur Banten Andra Soni secara khusus memberikan apresiasi atas pola kolaborasi penyediaan lahan yang ditunjukkan oleh Bupati Tangerang. Gubernur Andra Soni mengungkapkan bahwa sejak peralihan kewenangan SMA/SMK ke provinsi pada 2016-2017, kendala terbesar provinsi adalah ketersediaan lahan di wilayah perkotaan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati Tangerang. Pemkab Tangerang sangat responsif menyerahkan lahan-lahan daerah yang kurang produktif untuk kami bangunkan sekolahnya. Contoh nyata adalah SMAN 33 Kabupaten Tangerang ini. Pola kolaborasi seperti ini sangat efektif sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Tangerang," ungkap Andra Soni.
Peresmian SMAN 33 Kabupaten Tangerang ditandai dengan penandatanganan prasasti resmi oleh Gubernur Banten didampingi oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, disaksikan oleh Wagub Banten, Kadisdik Banten, serta jajaran TP PKK dan tokoh masyarakat.
Peresmian ini dilakukan secara serentak bersama 6 USB lainnya se-Provinsi Banten, yaitu: SMAN 33 Kabupaten Tangerang Kecamatan Pasar Kemis, SMKN 16 Kabupaten Tangerang, SMKN 2 Cihara Kabupaten Lebak, SMKN 17 Kabupaten Pandeglang Kabupaten Pandeglang, SMKN 12 Kota Tangerang Kota Tangerang, SMAN 9 Kota Serang Kota Serang dan SKHN 01 Kabupaten Serang.
Usai penandatanganan prasasti, Bupati Tangerang mendampingi Gubernur Banten melakukan dialog virtual via Zoom Meeting menyapa kepala sekolah, guru, dan para siswa dari seluruh USB yang diresmikan secara serentak. Dalam dialog tersebut, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan sekitar sekolah agar tetap aman, nyaman, dan mendukung kegiatan belajar mengajar. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Workshop Penguatan Karakter Anak, Literasi Digital, dan Parenting yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Senin (31/8/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan bahwa pesatnya teknologi memberikan 2 dampak yang berlawanan. Satu sisi merupakan potensi besar yang bisa menjadikan anak lebih cerdas dan kritis, di sisi lainnya juga membawa tantangan berat dan komplek. Untuk itu, Positif Parenting dan Literasi Digital yang cukup bagi anak-anak generasi Z dan Generasi Alfa sangat penting dan perlu terus diperkuat
“Pola pengasuhan yang positif atau Positive Parenting dan linterasi digital sangat penting dan perlu terus diperkuat di era digital. Pengasuhan kaku atau serba melarang sudah tidak relevan lagi. Orang tua harus menerapkan Positive Parenting dengan menjadi teman diskusi yang hangat serta pembimbing yang bijak. Di sisi lain, pembatasan penggunaan gawai dan pengawasan konten tetap wajib dilakukan guna mencegah dampak buruk seperti keterlambatan bicara/ Speech Delay pada anak,” ungkap Wabup Intan
Lanjut dia, anak-anak yang tumbuh saat ini merupakan Generasi Z dan Generasi Alfa yang lahir di tengah pesatnya transformasi digital. Anak-anak pada generasi tersebut sangat lincah berselancar di layar gawai dan mahir di dunia maya yang pada akhirnya bisa membuat mereka kehilangan karakter dan sopan santun di dunia nyata
"Jemari mereka sangat lincah berselancar di layar gawai dan mahir di dunia maya. Namun di balik itu, ada potensi bahaya jika tanpa pendampingan yang tepat. Kita tidak ingin anak-anak mahir di dunia maya tetapi kehilangan karakter dan kesantunan di dunia nyata," ujarnya
Wabup Intan menegaskan bahwa peran orang tua, sekolah dan keluarga dinilai menjadi kunci paling utama guna mewujudkan cita-cita Kabupaten Tangerang dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing,. Sekolah dan teknologi mungkin bisa memberikan ilmu dan data, namun ketahanan moral, kejujuran, serta akhlak mulia dibentuk utama dari rumah.
"Karakter anak tidak bisa diunduh dari internet, tetapi dibentuk dari keteladanan dan kasih sayang di tengah keluarga. Mewujudkan generasi emas adalah gerakan bersama yang membutuhkan sinergi orang tua, sekolah, pemerintah, hingga masyarakat," tandasnya.
Sementara itu Kepala DP3A, Ratih Rahmawati mengatakan bahwa kegiatan workshop tersebut merupakan salah satu bentuk tindak lanjut atas Peraturan Menteri PPPA Nomor 4 Tahun 2024 tentang Layanan Pemenuhan Hak Anak.
“Kegiatan ini menghadirkan para narasumber dari Kepolisian, Kejaksaan Negeri Tangerang, jajaran tenaga pendidik dan perwakilan organisasi kemasyarakatan. Lebih dari 200 peserta, baik dari orang tua, maupun anak-anak dari jenjang PAUD sampai SMA/Sederajat,” jelas Ratih
Dia juga mengatakan pihaknya berkomitmen penuh untuk terus mendorong berbagai upaya nyata dalam penguatan perlindungan dan pemenuhan hak anak. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Semangat generasi muda mewarnai peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kota Tangerang. Ribuan anggota Pramuka dari jenjang Siaga, Penggalang hingga Penegak memadati Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Minggu (30/8/2026).
Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter.
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong Gerakan Pramuka agar terus berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang disiplin, kreatif, berkarakter, serta memiliki semangat nasionalisme.
Wali Kota Tangerang sekaligus Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang Sachrudin, mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta yang mengikuti rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65.
Menurutnya, gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui berbagai kegiatan kepramukaan, anak-anak dibekali nilai kedisiplinan, kreativitas, serta karakter yang menjadi modal dalam menghadapi masa depan.
“Semangatnya luar biasa anak-anak kita. Ini generasi penerus bangsa. Ini menandakan bahwa semangat kebersamaan melalui Gerakan Pramuka ini sangat kita harapkan. Dalam Pramuka ini, anak-anak kita diajarkan untuk disiplin, mempunyai kreativitas dan membentuk karakter mereka. Karena masa depan bangsa ini ada di tangan anak muda, anak muda pemimpin masa depan,” ujar Sachrudin.
Di tempat sama, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, Prof. Dr. Suwaib Amiruddin menilai, Gerakan Pramuka memiliki kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk di Kota Tangerang.
“Pramuka adalah bagian dari satu gerakan yang menunjukkan kekuatan besar untuk membangun Kota Tangerang. Pak Wali Kota sangat memberikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka, bukan cuma sekadar imbauan, tetapi juga memberikan dukungan, baik secara materiil maupun moril,” ujar Suwaib.
Menurutnya, dukungan tersebut turut mendorong antusiasme anggota Pramuka dalam mengikuti berbagai kegiatan. “Kita lihat hari ini semuanya semangat, semuanya ikut tersenyum menikmati bagaimana Pramuka merupakan rumahnya bersama,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang bersama Gerakan Pramuka juga memberikan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada anggota dan pembina yang telah berkontribusi dalam kegiatan kepramukaan.
Penghargaan yang diserahkan antara lain Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Karya Bakti, Lencana Pancawarsa, serta Lencana Jambore Nasional. Selain itu, secara simbolis juga diserahkan Dana Stimulan Gerakan Pramuka sebesar Rp15 juta untuk masing-masing Kwartir Ranting se-Kota Tangerang sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan kepramukaan di tingkat ranting.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, penyerahan Dana Stimulan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Tangerang melalui Kwarcab kepada Kwartir Ranting dalam menjalankan berbagai kegiatan kepramukaan.
“Ini merupakan bentuk perhatian daripada Pemerintah Kota Tangerang melalui Kwartir Cabang Kota Tangerang ke ranting-ranting,” jelas Suli.
Ia berharap dukungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan kepramukaan sekaligus membangun semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.
“Yang jelas ini merupakan satu hal yang harus diagendakan. Karena ini merupakan sejarah bagi adik-adik sekalian. Kita berharap dengan kegiatan Pramuka ini akan tumbuh semangat nasionalisme, semangat cinta tanah air,” pungkasnya.
Melalui momentum tersebut, Gerakan Pramuka Kota Tangerang diharapkan terus menjadi wadah pembentukan generasi muda yang disiplin, kreatif, berkarakter, memiliki semangat nasionalisme, serta siap mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang mengajak masyarakat Curug, khususnya warga Desa Curug Wetan untuk terus menjaga dan menguatkan kekompakan, kebersihan dan kepedulian. Hal tersebut disampaikan saat Wabup Intan melepas ribuan peserta Jalan Sehat Desa Curug Wetan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (30/08/26)
"Mari kita jadikan kegiatan ini untuk terus menjaga kekompakan, kepedukian, kebersihan lingkungan, dan semangat kebersamaan demi kemajuan Desa Curug Wetan serta Kabupaten Tangerang yang kita cintai," ajak Wabup Intan
Dia menyebut, antusiasme dan kebersamaan warga pada kegiatan tersebut, tidak hanya sekadar melangkahkan kaki untuk berolahraga, tetapi juga membawa semangat besar dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat.
"Melalui kegiatan jalan sehat ini, kita tidak hanya menggalakkan semangat hidup sehat sebagai modal utama mengisi kemerdekaan dengan membangun daerah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menjaga kerukunan antarwarga," ungkapnya
Menutup sambutannya, Wabup Intan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Curug Wetan, panitia penyelenggara, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bekerja keras hingga acara ini dapat terlaksana dengan meriah.
"Selamat mengikuti jalan sehat. Tetap jaga ketertiban, utamakan keselamatan sepanjang rute, dan nikmati kebersamaan ini dengan penuh kegembiraan," pungkasanya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) Tahun 2026 di Kampus UNIPI Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/8/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa PKKMB merupakan salah satu bagian penting dalam proses transisi para siswa dari jenjang SMA, MA, SMK dan sederajat menuju dunia perguruan tinggi.
“Ini merupakan bagian daripada yang harus kita lakukan supaya masa transisi dari SMA, Aliyah, SMK dan sederajat menuju dunia mahasiswa bisa berjalan dengan baik,” ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, mahasiswa baru perlu memanfaatkan masa pengenalan kampus untuk mengenal lingkungan universitas, mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama mahasiswa, senior, dosen dan seluruh civitas akademika.
“Segera menyesuaikan diri dengan keadaan universitas, baik dengan para dosen, senior maupun sesama mahasiswa. Semua ini untuk kepentingan mahasiswa agar proses belajar mengajar dan perkuliahan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Di hadapan mahasiswa baru UNIPI, Bupati Tangerang berpesan agar seluruh peserta PKKMB mengikuti setiap agenda dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia maupun pihak universitas.
“Pemerintah daerah bangga kepada para mahasiswa UNIPI yang saat ini akan melaksanakan pengenalan kampus. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menjadi awal yang baik dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Ia mengungkapkan, kuota beasiswa yang diberikan Pemkab Tangerang terus mengalami peningkatan. Pada 2025, jumlah penerima beasiswa tercatat sebanyak 235 mahasiswa. Sementara pada 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi 1.100 lebih mahasiswa.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang terus menambah porsi beasiswa bagi masyarakat yang memang membutuhkan perhatian, khususnya yang kemampuan ekonominya terbatas,” jelasnya.
Ia menambahkan, khusus pada tahun 2026, terdapat mahasiswa baru yang mendapatkan dukungan beasiswa. Ia berharap program tersebut dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.
“Insya Allah tahun depan akan kita tingkatkan lagi jumlah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa gratis. Mohon doa dan dukungan dari teman-teman mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.
Lanjut dia, pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan.
“Kita ingin maju, tentu harus melalui pendidikan. Kita harus sekolah, kita harus kuliah, sehingga secara pribadi kita mendapatkan predikat sebagai SDM yang unggul,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Maesyal menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Tangerang terhadap peningkatan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui program pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP umum swasta secara bertahap.Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan akses pendidikan pada jenjang SMA/SMK dan sederajat.
“Pemkab Tangerang terus konsen terhadap dunia pendidikan supaya anak-anak kita dan masyarakat kita semakin cerdas dan pintar, sehingga cita-citanya dapat tercapai,” tandasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Ajang Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2026 yang digelar di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, resmi ditutup pada Sabtu (29/8/26).
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengatakan, APKASI Otonomi Expo tidak sekadar menjadi pameran tahunan, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mempromosikan potensi unggulan daerah, memperluas jejaring bisnis UMKM, mendorong inovasi, serta membuka peluang investasi dan kerja sama antardaerah.
“Melalui ajang ini, kita dapat melihat secara langsung potensi unggulan daerah, memperluas jejaring bisnis bagi UMKM dan pelaku usaha, serta membuka peluang investasi dan kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujar Wabup Intan
Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangganya bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang merasa bangga dan terhormat dapat kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026.
“Kami bangga dapat memfasilitasi penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026. Ini menjadi kehormatan bagi Kabupaten Tangerang karena kegiatan ini kembali dilaksanakan di wilayah kami dan sejalan dengan komitmen kami dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Wabup Intan menambahkan, berbagai peluang kerja sama yang telah terbangun selama pelaksanaan expo diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Menurutnya, keberlanjutan kolaborasi menjadi penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
“Semangat kolaborasi dan komitmen investasi yang telah dibangun di ICE BSD ini tidak berhenti seiring ditutupnya pameran hari ini, tetapi harus terus ditindaklanjuti secara konkret melalui regulasi yang ramah investasi dan pendampingan yang konsisten bagi para pelaku usaha di daerah masing-masing,” tandasnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, Intan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus APKASI, jajaran kepanitiaan APKASI Otonomi Expo 2026, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.
"Kami berharap APKASI Otonomi Expo dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, sehingga menjadi salah satu wadah strategis dalam memperkuat sinergi antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya
Sementara itu, Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah menjadi tuan rumah dan mendukung terselenggaranya APKASI Otonomi Expo 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antardaerah sekaligus mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha, investor, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Expo ini bukan hanya menjadi ajang promosi potensi daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring, membuka peluang kerja sama, dan mendorong potensi ekonomi daerah agar semakin berkembang dan berdaya saing,” ujar Bursah. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah hadiri Festival Budaya Pekan Raya Balaraja ke-2 yang digelar mulai tanggal 22-30 Agustus 2026 di Alun-alun Balaraja, Sabtu (29/08/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa Pekan Raya Balaraja bukan sekedar sebuah sarana hiburan. Di dalamnya terdapat semangat untuk mempererat antarmasyarakat, menghidupkan ruang kreativitas seni dan budaya dan memperkenalkan potensi daerah, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan yang harus dijaga dan diperkuat
"Kemajuan zaman tidak boleh membuat kita kehilangan akar budaya. Nilai-nilai budaya, gotong royong, kebersamaan, sopan santun dan kearifan lokal harus terus kita rawat dan wariskan kepada generasi berikutnya.
Kegiatan ini memiliki peran penting sebagai salah satu ruang untuk menjaga, mengenalkan dan mengembangkan nilai-nilai budaya," ujar Wabup Intan
Dia menandaskan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas budaya, dunia usaha, pelaku UMKM, seniman dan generasi muda harus terus diperkuat. Dia berharap Pekan Raya Balaraja ke-2 tersebut dapat memberikan manfaat yang luas yang dapat mendorong peningkatan kreativitas, roda perekonomian masyarakat serta menguatkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Balaraja
"Saya berharap Pekan Raya Balaraja dapat terus berkembang menjadi agenda budaya dan kreativitas masyarakat yang semakin besar, semakin berkualitas, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat," tuturnya
Wabup Intan pun mengajak dan berpesan kepada seluruh elemen masyarakat Balaraja untuk terus memperkuat kebersamaan, sinergi dan kolaborasi untuk menjadikan Kecamatan Balaraja sebagai wilayah yang hidup, kreatif, produktif, penuh dengan kebersamaan dan kegotong royongan
"Mari kita jadikan Balaraja sebagai wilayah yang semakin hidup, kreatif, produktif dan penuh kebersamaan. Jaga kebersihan dan rawat bersama alun-alun ini agar bisa banyak memberikan manfaat yang lebih luas lagi," ajaknya
Mengakhiri sambutannya, Wabup Intan mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada jajaran Balai Adat Balaraja, panitia, para seniman, pelaku UMKM, pemuda, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Balai Adat Balaraja, panitia, para seniman, pelaku UMKM, pemuda, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bergotong royong menyukseskan kegiatan ini," pungkasnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Enam tahun perjalanan Gerai UMKM Cibodas Jasa menjadi momentum bagi Kecamatan Cibodas untuk kembali memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha lokal. Perayaan HUT ke-6 gerai tersebut digelar bersamaan dengan rangkaian Cibodas Cup dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI, Sabtu (29/8/2026).
Camat Cibodas Ahmad Suhendar mengatakan, perayaan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat melalui bazar. Tahun ini, sekitar 300 pelaku UMKM di Kecamatan Cibodas turut didorong berpartisipasi memasarkan produk mereka.
“Kita juga ikut membersamai 300 UMKM yang ada di Kecamatan Cibodas untuk berpartisipasi bersama masyarakat Cibodas dalam memasarkan dan menyediakan produk-produk UMKM-nya,” jelas Suhendar.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM juga diwujudkan melalui rencana renovasi Gerai UMKM Cibodas Jasa. Pembenahan tersebut diharapkan dapat membuat gerai semakin layak sebagai ruang promosi sekaligus aktivitas bersama para pelaku usaha.
Rencana renovasi itu sekaligus menjadi bentuk dukungan Kecamatan Cibodas terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di lingkungan masyarakat. Gerai diharapkan tidak hanya menjadi tempat menitipkan produk, tetapi juga menjadi ruang yang mampu mempertemukan pelaku usaha, konsumen dan berbagai potensi kolaborasi.
Di tempat sama, Ketua UMKM Kecamatan Cibodas Rusli Efendi menyebut, keberadaan gerai memiliki arti penting bagi para pelaku usaha. Selain menjadi tempat berniaga, gerai juga menjadi ruang berkumpul dan bertukar gagasan bagi komunitas UMKM.
Bagi Rusli, rencana renovasi menjadi kado istimewa pada usia keenam Gerai UMKM Cibodas Jasa. Ia berharap dukungan tersebut dapat membuat para pelaku usaha semakin maju, berkembang, inovatif, dan terus berkreasi.
Dengan dukungan pemerintah kecamatan dan partisipasi para pelaku usaha, Gerai UMKM Cibodas Jasa diharapkan terus berkembang sebagai ruang bersama sekaligus salah satu penggerak ekonomi kreatif masyarakat Cibodas. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Festival Baris-Berbaris Kabupaten Tangerang Tahun 2026 tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA yang digelar di SMAN 6 Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/8/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan baris-berbaris bukan sekadar latihan untuk menyamakan langkah maupun menunjukkan ketegapan barisan. Lebih dari itu, kegiatan baris berbaris menjadi salah satu sarana untuk melatih kedisiplinan, fokus, kepemimpinan, kepercayaan diri, serta kerja sama antarpeserta.
"Kalau kita bicara baris-berbaris, mungkin ada yang berpikir ini hanya soal jalan tegap, belok kanan, belok kiri, atau menyamakan langkah. Tapi saya ingin sampaikan, ini jauh lebih besar dari itu, ada kedisiplinan, fokus, kepemimpinan, kepercayaan diri dannkerja sama, " ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Menurutnya, kedisiplinan yang terbentuk melalui kegiatan baris-berbaris harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap pantang menyerah, menghargai waktu, menaati aturan, serta mampu bekerja sama merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
"Di tengah arus modernisasi yang begitu cepat, Kabupaten Tangerang membutuhkan pemuda-pemudi yang tidak mudah terpengaruh hal buruk, tetapi mampu menjadi teladan dan membawa perubahan positif di lingkungannya masing-masing," katanya.
Bupati Maesyal Rasyid menandaskan, para peserta festival merupakan bagian dari generasi yang akan menentukan masa depan Kabupaten Tangerang dan Indonesia menuju 2045. Karena itu, generasi muda tidak cukup hanya memiliki kecerdasan akademis, tetapi juga harus memiliki karakter yang tangguh, unggul, berdaya saing, disiplin, dan percaya diri.
"Adik-adik yang berdiri di lapangan ini hari ini adalah calon-calon pemimpin masa depan Kabupaten Tangerang. Mental juang dan kedisiplinan yang dilatih dalam baris-berbaris inilah yang akan menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan zaman," tandasnya.
Ia juga mengapresiasi para guru pendamping dan orang tua yang terus memberikan bimbingan serta dukungan kepada para peserta. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan prestasi anak-anak.
"Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk memberikan penampilan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang paling penting adalah proses, karakter yang terbentuk, serta persahabatan yang terjalin antarpelajar se-Kabupaten Tangerang," pesannya. (Red)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
