Asep

Asep

Bupati Tangerang Resmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati yang berlokasi di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa. Selasa, (21/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa keberadaan Parahyangan Agung Bhuwana Raksati tersebut membuktikan bahwa Kabupaten Tangerang adalah daerah yang harmonis dan menjunjung tinggi toleransi. Pura tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Hindu, tetapi juga memiliki manfaat yang lebih luas sebagai sarana edukasi, pelestarian budaya, hingga destinasi wisata.

"Tempat ini bukan hanya untuk ibadah, tetapi juga menjadi tempat edukasi, agro wisata, dan wisata budaya. Sudah banyak sekolah, termasuk dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, hingga siswa SD dan SMP yang datang untuk belajar mengenal keberagaman. Ini membuktikan bahwa Kabupaten Tangerang adalah daerah yang harmonis dan menjunjung tinggi toleransi," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menegaskan bahwa pembangunan pura telah memenuhi seluruh ketentuan administrasi dan perizinan yang berlaku. Hal tersebut menjadi contoh bahwa seluruh umat beragama dapat menjalankan hak beribadah dengan tetap menaati aturan yang berlaku

"Umat Hindu telah menunjukkan keteladanan dengan membangun rumah ibadah sesuai peraturan yang berlaku. Semua perizinan telah dipenuhi. Saya yakin umat beragama lainnya juga memiliki komitmen yang sama untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan di Kabupaten Tangerang," tegasnya.

Ia juga berharap kawasan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk belajar, berwisata, hingga menggelar kegiatan positif yang mempererat persaudaraan antarumat beragama.

"Terima kasih kepada komunitas umat Hindu yang telah membuka tempat ini tidak hanya untuk kepentingan ibadah, tetapi juga bagi masyarakat umum. Mudah-mudahan sarana ibadah ini membawa manfaat yang lebih besar dan semakin memperkuat persatuan serta kerukunan di Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Bupati Maesyal Rasyid pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Hindu dan panitia pembangunan yang telah berhasil menyelesaikan pembangunan pura yang dimulai sejak April 2018 dan rampung pada Maret 2026.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat menghormati, menghargai, dan mengapresiasi berdirinya Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati ini. Pembangunannya memakan waktu delapan tahun dan menjadi bukti nyata semangat gotong royong serta kebersamaan masyarakat dalam membangun sarana ibadah," ucapnya.

Dengan diresmikannya Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap semangat toleransi, keberagaman, dan kerukunan antarumat beragama semakin kuat, sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat edukasi budaya dan destinasi wisata religi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan pengelola pura, Wayan, menjelaskan pembangunan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati dimulai pada April 2018 dan selesai pada Maret 2026. Pembangunan dilakukan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Ia juga mengungkapkan selain menjadi tempat ibadah umat Hindu dari Kabupaten Tangerang dan daerah sekitarnya, pura tersebut juga telah dimanfaatkan sebagai lokasi studi banding oleh berbagai perguruan tinggi, kegiatan pembelajaran siswa, hingga lokasi foto pranikah.

"Setiap tahun tempat ini digunakan untuk kegiatan edukasi oleh sekolah-sekolah, dan berbagai institusi pendidikan lainnya. Kami juga membuka tempat ini untuk masyarakat yang ingin melakukan foto prewedding atau berkunjung. Tidak ada tarif yang ditentukan, hanya tersedia kotak amal secara sukarela," ujar Wayan. (Red)

LAKSA Cara Mudah Sampaikan Pengaduan Layanan Publik di Kota Tangerang

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota Tangerang terus menghadirkan berbagai inovasi untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan publik. Salah satunya melalui Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA), kanal pengaduan resmi yang memungkinkan warga menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun masukan terkait pelayanan publik secara cepat, mudah dan terintegrasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengatakan, LAKSA menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"LAKSA hadir untuk memastikan setiap aspirasi dan pengaduan masyarakat dapat diterima, diteruskan kepada perangkat daerah terkait, serta ditindaklanjuti secara cepat. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini apabila menemukan kendala atau ingin memberikan masukan terhadap pelayanan publik di Kota Tangerang," ujar Mugiya, Senin (20/7/26).

Melalui LAKSA, masyarakat dapat menyampaikan berbagai pengaduan, seperti jalan rusak, lampu penerangan jalan umum (PJU) mati, tumpukan sampah, drainase tersumbat, banjir, pelayanan administrasi kependudukan, hingga berbagai persoalan layanan publik lainnya.

Agar laporan dapat diproses lebih cepat, berikut langkah-langkah menggunakan LAKSA:

• Sampaikan laporan melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Tangerang LIVE, WhatsApp 0811-1500-152, Instagram @lapor_laksa, email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., atau media sosial resmi Pemerintah Kota Tangerang.
• Tuliskan kronologi secara jelas, meliputi lokasi, waktu kejadian, serta permasalahan yang dialami.
• Sertakan bukti pendukung, seperti foto atau video agar memudahkan proses verifikasi.
• Cantumkan identitas dan nomor kontak aktif, sehingga petugas dapat menghubungi pelapor apabila membutuhkan informasi tambahan.
• Pantau perkembangan laporan, karena setiap pengaduan akan diteruskan kepada perangkat daerah yang berwenang untuk ditindaklanjuti.

Mugiya menjelaskan, seluruh laporan yang masuk akan diverifikasi oleh admin LAKSA sebelum diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai dengan jenis pengaduan. Setelah itu, masyarakat dapat memantau progres penanganan hingga laporan dinyatakan selesai.

"Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik. Melalui LAKSA, warga dapat berperan aktif membantu pemerintah mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan sehingga penanganannya dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," tutupnya. (Red)

Asda III Firzada Mahalli Pimpin Apel Pagi, Tekankan Kewaspadaan Hadapi Kemarau Panjang

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang gelar apel pagi minggu ketiga di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin(20/07/26). Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Daerah (Asda) III Bidang Hukum, Administrasi, dan Umum, Firzada Mahalli.

​Dalam arahannya, Firzada Mahalli menyampaikan sejumlah poin penting, mulai dari apresiasi atas prestasi daerah hingga imbauan krusial terkait antisipasi bencana di tengah musim kemarau.

​Membuka arahannya, Asda III menyampaikan rasa syukur atas pencapaian gemilang Kafilah Kabupaten Tangerang yang berhasil mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Banten secara lima kali berturut-turut. Prestasi ini diharapkan dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang demi mewujudkan visi Tangerang yang semakin gemilang.

​Selain itu, ia juga mengingatkan para pegawai untuk senantiasa menjaga kedisiplinan dan kesiapan dalam menjalankan tugas pelayanan publik usai apel pagi.

"Alhamdulillah minggu lalu kita kembali meraih juara MTQ lima kali berturut-turut. Semoga tahun-tahun ke depan kita juga akan terus meraih prestasi di ajang MTQ dan bidang lainnya, agar selaras dengan harapan para pimpinan agar Kabupaten Tangerang semakin gemilang," ujar Asda III Firzada.

Lebih lanjut ia menekankan kepada pegawai untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang yang sudah berlangsung selama hampir tiga minggu tanpa turun hujan. Firzada menginstruksikan para pemangku kepentingan terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), untuk siaga penuh mengantisipasi potensi bencana, terutama ancaman kebakaran lingkungan.

"Saya mengingatkan kepada kita semua bahwa saat ini kita memasuki musim kemarau dan hampir tiga minggu tidak turun hujan. Kondisi ini harus kita waspadai bersama karena potensi kebakaran sangat besar. Untuk itu, saya instruksikan stakeholder terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Lingkungan Hidup untuk siaga menjaga kebersihan serta kondisi lingkungan guna menghindari risiko bencana kebakaran," pungkasnya.

​Menutup arahannya, Asda III juga mengingatkan perwakilan perangkat daerah (OPD) dan para kepala dinas untuk senantiasa disiplin dan hadir dalam agenda-agenda kedinasan selanjutnya demi menjaga produktivitas kinerja pelayanan kepada masyarakat. (Red)

Bupati Tangerang Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga, Spanyol Keluar sebagai Juara Dunia

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 bersama ribuan masyarakat di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin dini hari (20/7/26)

Kegiatan nobar yang dipadati masyarakat tersebut berlangsung meriah. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyiapkan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beragam doorprize lainnya. Selain itu Pemkab Tangerang juga menggelar stand UMKM yang meramaikan acara tersebut

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan nobar ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia.

"Alhamdulillah pada final Piala Dunia 2026 ini kami Pemerintah Kabupaten Tangerang mengadakan nobar bersama masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami juga telah menyiapkan berbagai macam doorprize menarik, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beberapa hadiah menarik lainnya," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya semangat kebersamaan sekaligus kecintaan terhadap olahraga sepak bola. Dalam laga final, Tim Nasional Spanyol berhasil menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol yang tercipta pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia Piala Dunia 2026.

"Kita tadi telah menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 dan Spanyol berhasil keluar menjadi juara mengungguli Argentina," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya menjagokan Timnas Spanyol untuk menjadi juara. Ia menilai keberhasilan Spanyol merupakan buah dari kedisiplinan, kerja keras, serta permainan yang konsisten sepanjang turnamen.

"Saya sendiri menjagokan Spanyol dan alhamdulillah Spanyol berhasil juara. Tentunya ini bukan hal yang mudah diraih oleh Timnas Spanyol. Mereka bisa menjadi juara karena disiplin dan kerja keras yang tinggi sehingga mereka bisa keluar menjadi juara dunia pada tahun 2026 ini," pungkasnya.

Kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Ribuan warga yang memadati Alun-Alun Tigaraksa turut merayakan kemenangan Spanyol sekaligus menikmati kebersamaan bersama Pemerintah Kabupaten. (Red)

Bupati Tangerang Apresiasi Santunan Anak Yatim dan Khitanan Massal di Masjid Sholeh Al Balusyi Sindang Jaya

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal yang digelar di Masjid Sholeh Al Balusyi, Kecamatan Sindang Jaya, Minggu. (19/7/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara yang terus istiqamah menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal setiap tahunnya.

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat dan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah melaksanakan santunan anak yatim sekaligus khitanan massal. Ini merupakan kegiatan yang sangat mulia dan patut terus dipertahankan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada H. Mus Mulyadi, yang turut berperan langsung dalam pelaksanaan khitanan massal sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Terima kasih kepada Pak Haji Mus Mulyadi yang memberikan perhatian luar biasa kepada warganya. Semoga kepedulian seperti ini menjadi teladan bagi kita semua," ujarnya.

Menurut dia, kegiatan yang telah berlangsung selama satu dekade ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Mudah-mudahan agenda ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Jangan pernah berhenti berbuat kebaikan kepada masyarakat. Jangan pernah lelah memberikan perhatian kepada anak-anak yatim yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang dan bantuan dari kita semua," tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk para jamaah majelis taklim dan warga Perumahan Taman Laguna, untuk terus memperkuat tumbuhnya semangat kebersamaan dan berbagi kepada sesama

"Semoga seluruh masyarakat senantiasa diberikan rezeki yang halal dan berkah oleh Allah SWT sehingga dapat terus membantu serta memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan harapannya agar jumlah penerima manfaat pada kegiatan sosial tersebut terus bertambah setiap tahunnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

"Saya yakin tahun depan penerima santunan maupun peserta khitanan massal akan semakin bertambah. Semoga tidak ada lagi perbedaan dalam memberikan perhatian kepada masyarakat. Siapa pun yang membutuhkan, baik anak yatim maupun masyarakat kurang mampu, mari kita bantu bersama," pungkasnya. (Red)

Sekda Soma Buka Open Turnamen Catur Piala Bupati Tangerang 2026

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang secara resmi membuka Open Turnamen Catur Piala Bupati Tangerang tahun 2026 yang digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Minggu (19/07/26)

Dalam sambutannya, Sekda Soma sangat mengapresiasi upaya Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tangerang yang menggelar Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang 2026 sebagai salah satu upaya pembinaan berkelanjutan dan mengasah fisik serta mental, khususnya para pecatur muda potensial Kab. Tangerang.

"Luar biasa, kita apresiasi apa yang telah dilakukan Percasi Kabupaten Tangerang ini. 310 peserta dari berbagai kelompok usia dan kategori ikut kejuaraan. Ini bukan hanya mengasah fisik dan mental tapi juga wadah pembinaan bagi atlet-atlet catur muda potensial Kabupaten Tangerang," ujar Sekda Soma

Menurut dia, turnamen tersebut sangat besar manfaatnya, bukan hanya meningkatkan prestasi namun juga mencari bibit-bibit pecatur unggul yang bisa mengharumkan Kab. Tangerang, baik di tingkat provinsi maupun nasional bahkan internasional

"Kejuaraan ini membuktikan bahwasanya pembinaan terus berlangsung. Bakat anak-anak kita jadi lebih kelihatan, kemudian mereka dibina sebagai bibit-bibit potensial yang luar biasa untuk masa depan catur Kabupaten Tangerang khususnya dan Provinsi Banten pada ajang PON nantinya," ungkapnya

Dia juga berharap kepada seluruh pengurus Percasi Kab. Tangerang terus memperkuat sinergi, tidak hanya sukses mengelar berbagai kejuaraan namun juga sukses melakukan pembinaan atlet-atlet yang mampu berprestasi dan membanggakan Kab. Tangerang.

"Mudah-mudahan peningkatan prestasi dan pembinaan ini bisa dilanjutkan oleh kepengurusan yang sekarang. Kibarkan kembali Percasi Kabupaten Tangerang di tingkat yang lebih tinggi lagi," harapnya

Sementara itu, Ketua Percasi Kab. Tangerang, Hendra melaporkan bahwa turnamen catur piala Bupati Tangerang tahun 2026 diikuti oleh peserta mulai dari usia muda sampai veteran, kelompok junior usia 7-19 tahun putra putri serta kelompok terbuka putra dan putri.

"Open turnamen Percasi piala Bupati Tangerang ini diikuti total sebanyak 310 peserta. Turnamen yang dilaksanakan selama 1 hari ini juga untuk penjaringan ke tingkat provinsi," ungkap Hendra

Percasi Kab. Tangerang berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan berjenjang dan berkelanjutan agar dapat melahirkan pecatur-pecatur potensial yang dapat mewaliki Provinsi Banten pada ajang PON nantinya. (Red)

Dialog Kebangsaan, Sudirman Indra Serahkan Buku Panduan Bank Air dan Tol Air kepada Wamen UMKM

Jakarta, lensafokus.id – Momen penting mewarnai Dialog Kebangsaan bertema "Peran Tionghoa Dalam Pusaran Kebangsaan" yang digelar pada Minggu (19/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, tokoh inovator Bank Air dan Tol Air, Sudirman Indra, secara resmi menyerahkan buku panduan pengelolaan sumber daya air terpadu kepada Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Helmi Yuni Moraza.

Penyerahan buku panduan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara inovasi dan kebijakan pemerintah dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pelibatan sektor UMKM.

Buku panduan itu memuat konsep pengelolaan cadangan air nasional, sistem Tol Air yang lebih efisien, serta peta jalan yang membuka peluang keterlibatan pelaku usaha, termasuk UMKM, dalam mendukung ekosistem pengelolaan sumber daya air.

IMG 20260719 WA0009

Sudirman Indra menegaskan bahwa gagasan Bank Air dan Tol Air merupakan bentuk kontribusi nyata bagi kedaulatan air Indonesia.

"Bank Air dan Tol Air adalah gagasan untuk kedaulatan air bangsa. Kami menghadirkan panduan ini agar selaras dengan kebijakan pemerintah, memberikan manfaat secara merata, serta membuktikan bahwa setiap elemen bangsa memiliki kontribusi bagi kemajuan bersama," ujar Sudirman.

Sementara itu, Wakil Menteri UMKM Helmi Yuni Moraza menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, sinergi antara inovasi masyarakat dan kebijakan pemerintah merupakan faktor penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

"Sinergi inovasi dan kebijakan adalah kunci kemajuan. Solusi yang disampaikan menjadi masukan berharga untuk memperkuat ketahanan usaha serta memastikan setiap pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," kata Helmi. (Red)

Kabupaten Tangerang Menjadi Tuan Rumah Maestro Summit 2026: Sinergi Seni, Budaya, dan Dakwah

TANGERANG, lensafokus.id – Kabupaten Tangerang secara resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Maestro Summit 2026. Maestro Summit sebagai forum strategis yang mempertemukan para pegiat seni, budaya, dan dakwah ini berlangsung khidmat di Pesantren Modern Daar el Qolam, Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Sabtu (18/7/26).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, hadir secara langsung sebagai wakil pemerintah daerah pada acara tersebut. Ia mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang untuk menjadi lokasi perhelatan berskala nasional ini.

Dalam sambutannya, Soma Atmaja menegaskan bahwa kehadiran para peserta Maestro Summit 2026 menjadi energi positif bagi Kabupaten Tangerang. Menurutnya, acara ini selaras dengan visi daerah yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan keagamaan.

"Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Tangerang dipercaya menjadi tuan rumah forum yang sangat strategis ini. Ini adalah motivasi bagi kami untuk terus membangun daerah yang kuat dalam menjaga nilai-nilai budaya, keagamaan, dan karakter masyarakat," ujar Soma Atmaja.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lembaga Seni, Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia (LSBPI MUI) beserta panitia pelaksana atas keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut.

Soma Atmaja menekankan bahwa seni dan budaya adalah elemen krusial dalam membangun peradaban. Melalui karya seni, masyarakat mewariskan nilai-nilai luhur yang dapat memperkuat jati diri bangsa. Untuk itu, ia sangat mendukung fokus Maestro Summit 2026 yang mengintegrasikan strategi dakwah ke dalam karya seni.

"Seni akan memiliki makna yang lebih besar apabila menjadi wasilah (sarana) untuk menyampaikan kebaikan, memperkuat persaudaraan, menumbuhkan optimisme, dan menghadirkan nilai-nilai yang membangun dan memperkuat jati diri bangsa," tandasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk terus mendukung tumbuhnya ekosistem seni dan budaya yang positif. Hal ini dipandang sebagai bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan.

"Di tengah pesatnya arus teknologi, saya berharap agar para pelaku seni terus melahirkan karya inovatif yang tetap berpijak pada moral, etika, dan kesopanan," imbuhnya

Lebih lanjut, Soma menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah akan jauh lebih bermakna apabila pembangunan ekonomi dan infrastruktur berjalan seiring dengan kemajuan budaya serta akhlak masyarakatnya.

"Melalui Maestro Summit 2026, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara seniman dan tokoh dakwah dalam menjawab berbagai tantangan sosial melalui pendekatan kebudayaan yang santun dan edukatif," pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Gelar Tasyakuran Juara Umum MTQ, Apresiasi Kafilah Raih Prestasi Lima Kali Berturut-turut

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggelar acara tasyakuran atas keberhasilan Kafilah Kabupaten Tangerang yang kembali meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten untuk lima kali berturut-turut di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Jumat (17/07/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Kabupaten Tangerang kembali berhasil mempertahankan gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Banten.

"Pada hari ini kita mengundang seluruh kafilah yang baru saja berjuang membawa nama baik Kabupaten Tangerang pada MTQ tingkat Provinsi Banten. Sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama para pembina, dewan hakim, pelatih, pendamping, para kiai, Ketua MUI, DMI, FKUB, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali menjadi yang terbaik di Provinsi Banten," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum selama lima kali berturut-turut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, pembinaan yang berkelanjutan, serta doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah, dewan hakim, pembina, pelatih, pendamping, dan semua pihak yang telah mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di tingkat Provinsi Banten.

"Silaturahmi ini harus terus kita jaga sebagai pondasi untuk mempertahankan prestasi di masa mendatang. Kita harus terus mempersiapkan diri, terus berlatih, agar para kafilah tetap menjadi duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang pada MTQ berikutnya," ujarnya.

Labih jauh, ia menandaskan bahwa prestasi MTQ bukan hanya tentang meraih gelar juara, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat syiar Islam dan meningkatkan budaya membaca, memahami Al-Qur'an serta mengamalkannya di tengah masyarakat.

"MTQ ini hanyalah jembatan untuk membawa nama baik Kabupaten Tangerang. Yang lebih penting adalah bagaimana baca tulis Al-Qur'an semakin membudaya dan syiar Islam terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang. Sebagai daerah yang masyarakatnya religius, kita juga harus terus menjaga toleransi, saling menghormati antarumat beragama, serta memperkuat persatuan dan kesatuan," tandasnya.

Ia berharap keberhasilan meraih juara umum MTQ tingkat Provinsi Banten 5 kali berturut-turut tersebut hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda Kabupaten Tangerang untuk terus mencintai Al-Qur'an, meningkatkan kualitas keagamaan, sekaligus mempertahankan prestasi Kabupaten Tangerang sebagai salah satu daerah terbaik dalam penyelenggaraan MTQ di Provinsi Banten.

Acara tasyakuran berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, para ulama, pembina, pelatih, dewan hakim, dan seluruh kafilah yang telah mengharumkan nama Kabupaten Tangerang melalui prestasi gemilang di ajang MTQ Provinsi Banten.

Pada kesempatan tersebut Bupati Tangerang juga memberikan apresiasi kepada para kafilah dan pembina yang telah berjuang di MTQ ke-XXIII tingkat Provinsi Banten yang digelar di KP3B Kota Serang beberapa waktu yang lampau

Kegiatan tasyakuran ini dihadiri seluruh kafilah MTQ Kabupaten Tangerang, para pembina, pelatih, pendamping, dewan hakim asal Kabupaten Tangerang, Ketua MUI Kabupaten Tangerang, DMI Kabupaten Tangerang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para kiai, serta jajaran pemerintah daerah. (Red)

Jumling di Masjid At-Taqwa, Bupati Tangerang Serap dan Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Kelapa Dua

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Baznas, DMI, kepala OPD dan camat beserta unsur Fokopimcam Kelapa Dua melakukan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid At-Taqwa yang ada di Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua. Jumat (17/07/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dan kekeluargaan masyarakat Kelapa Dua.

“Kami ucapkan terima kasih kepada DKM kepada tokoh masyarakat para Kyai para ulama dan telah menerima kami dengan baik dan ini bahagian daripada upaya kita sebagai umat bisa melaksanakan silahturahmi,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menjelaskan bahwa kagiatan Jumling merupakan salah satu upaya pemerintah untuk bisa hadir lebih dekat ke masyarakat dan berdialog tanpa sekat terkait dengan tantangan pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat Kelapa Dua

“Kehadiran kami hari ini adalah bagian dari kegiatan rutin Pemkab Tangerang untuk lebih dekat ke masyarakat. Kita melaksanakan salat Jumat bersama Baznas, DMI Kabupaten Tangerang ke masjid-masjid, bersilahtarahmi dan berdialog tanpa sekat, mendengar dan melihat langsung aspirasi dan keinginan masyarakat,” ungkapnya

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal dan memperjuangkan apa yang disampaikan masyarakat melalui Kegiatan Jumling. Selain itu, dia juga memohon dukungan dan partisipasi aktif masyarakat Kelapa Dua untuk terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam menyukseskan pembangunan, pelayanan dan pemberdyaaan masyarakat yang dilaksanakan.

“Tadi saya sudah berdiskusi dengan Pak Camat mengenai permohonan dan usulan dari masyarakat untuk pembangunan di Kelapa Dua. Insya Allah, itu akan kami perjuangkan demi kepentingan umum dan kemaslahatan masyarakat,” tegasnya

Selain itu, pihaknya juga memohon dukungan dan partisipasi aktif masyarakat untuk terus menguatkan sinergi dan kolabrasi untuk bersama-sama menyukseskan program-program pembangunan yang dilaksanakan untuk kemajuan bersama

“Kami mohon dukungan dan partisipasi masyarakat Kelapa Dua, terus bersinergi dan berkolaborasi bersama kami agar program-program baik itu pembangunan, pelayanan maupun pemberdayaan dapat berjalan lancar dan masyarakat juga bisa merasakan manfaatnya,” pungkasnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan kepada DKM Masjid At-Taqwa. Pihaknya berharap bantuan yang diserahkan bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk kemakmuran dan pelayanan kepada umat dan masyarakat di sekitar Masjid At-Taqwa Kelapa Dua. (Red)

Page 6 of 296
Go to top