Asep

Asep

Tinjau Banjir di Kresek, Bupati Tangerang Koordinasikan Penanganan dengan BBWS C3

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid didampingi Kapolres Tangerang dan sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik, serta Camat Kresek meninjau langsung lokasi banjir di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Rabu (14/1/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid berdialog langsung dengan warga terdampak guna menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat, sekaligus meninjau sejumlah titik banjir di wilayah Desa Pasir Ampo. Ia menegaskan bahwa penanganan banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cidurian akan segera ditindaklanjuti secara serius.

“Banjir yang terjadi di Desa Pasir Ampo ini disebabkan jebolnya tanggul Sungai Cidurian yang merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWS C3) Kemen PU, Kami akan langsung berkoordinasi dan hadir ke BBWS C3 untuk membahas langkah-langkah konkret penanganannya,” tegas Bupati Maesyal Rasyid

Dia menambahkan Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen mengawal proses penanganan banjir, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, agar kejadian serupa cepat ditangani secara serius dan tidak terus berulang

"Setelah ini, kita akan ke Balai Besar C3 Kementerian PU di Serang dan berkoordinasi langsung agar penanganan banjir di Kecamatan Kresek segera ditangani dan kami siap membantu penuh apabila juga dimintain bantuan agar masyarakat dapat merasa lebih aman," tandasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki karakteristik wilayah yang unik karena berada di antara dua wilayah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai, yakni BBWS Ciliwung–Cisadane (C2) dan BBWS Cidanau–Ciujung–Cidurian (C3).

“Kondisi ini menuntut koordinasi yang intensif dengan instansi vertikal. Kami terus menyampaikan program-program yang menjadi kewenangan bersama, termasuk hasil survei dan langkah-langkah yang telah dilakukan, agar masyarakat mengetahui bahwa pemerintah hadir dan bekerja,” ujarnya di Kantor Balai BBWS C3 Serang.

Pihaknya menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang siap berkolaborasi dengan BBWS C3, baik melalui program maupun dukungan anggaran sesuai kewenangan masing-masing, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat meskipun hasilnya belum dapat dirasakan secara maksimal dalam waktu singkat.

"Diharapkan dengan sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal seperiti BBWS, dan aparat keamanan, diharapkan penanganan banjir di Desa Pasir Ampo dan wilayah sekitarnya dapat dilakukan secara bertahap, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang," imbuhnya.

Kepala Balai BBWS C3, Dedi Yudha Lesmana, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan penanganan darurat dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia, termasuk optimalisasi sisa anggaran serta kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala.

“Kami akan melakukan penanganan jangka pendek seperti pengerukan, normalisasi, dan perbaikan tanggul yang mengalam kerusakan Untuk penanganan permanen Sungai Cidurian, kami juga tengah mengupayakan mekanisme penganggaran dan pelelangan agar dapat segera direalisasikan,” jelasnya.

Lanjut dia, BBWS C3 telah mengusulkan penanganan menyeluruh Daerah Irigasi Cidurian melalui program jangka panjang, disertai langkah-langkah sementara guna mengurangi dampak banjir yang dirasakan masyarakat. (Red)

Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang meresmikan Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang sebagai Zona Literasi Digital. Peresmian tersebut menandai pemanfaatan kawasan ikonik ini sebagai ruang publik berbasis edukasi dan teknologi digital.

Dalam kesempatannya Asisten Daerah bidang Administrasi Umum Firzada Mahalli menyampaikan Tugu Titik Nol tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga menjadi simbol identitas, arah pembangunan, dan kebanggaan daerah.

“Tugu Titik Nol merupakan simbol awal dan jati diri Kabupaten Tangerang. Dari titik ini kita menegaskan arah pembangunan sekaligus mengingatkan pada sejarah dan cita-cita bersama masyarakat,” ujarnya, Kamis (15/01/2026)

Tugu Titik Nol yang dibangun pada tahun 2025 tersebut memiliki luas sekitar 1.100 meter persegi. Kawasan ini dimanfaatkan sebagai Zona Literasi Digital dan ke depan akan dikembangkan menjadi Technopark.

Sebagai Zona Literasi Digital, area Tugu Titik Nol telah dilengkapi fasilitas internet gratis yang dapat diakses masyarakat setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, serta sarana pendukung literasi digital lainnya.

Seleain itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Erwin Mawandy menambahkan, hal ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Tugu Titik Nol kepada masyarakat luas sekaligus membuka ruang partisipasi publik agar kawasan tersebut dapat berkembang sebagai ruang edukasi, ruang interaksi sosial, dan ruang publik yang inklusif.

"Kami berharap keberadaan Zona Literasi Digital ini dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam pemanfaatan teknologi dan informasi di era digital," Kata Erwin.

Dalam peresmian hadir ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, serta berbagai siswa untuk di kenalkan fasilitas yang dapat di manfaatkan sebagai sarana edukasi. (Red)

Pemkab Tangerang Tandatangani PKS-KEK Dengan Universitas Prastiya Mulya

Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Universitas Prasetiya Mulya menandatangani Perjanjian Kerja Sama Kawasan Ekonomi Kreatif (PKS-KEK). Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid dan Sekretaris Daerah Kab. Tangerang, Soma Atmaja di Ruang Rapat Wareng, Rabu (14/1/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa PKS-KEK tersebut melibatkan 12 kecamatan dan 12 desa yang akan menjadi pelaksanaan pengembangan Kawasan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Universitas Prasetiya Mulya yang akan membantu membantu memfasilitasikan sekaligus merumuskan kegiatan-kegiatan yang bisa di jalankan oleh masyarakat di 12 kecamatan 12 desa

"Pemkab Tangerang dengan Universitas Prasetiya Mulya kerja sama, lokusnya ada 12 kecamatan dan 12 kepala desa terkait dengan ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif. Universitas Prasetiya Mulya akan membantu memfasilitasikan sekaligus merumuskan tentang kegiatan-kegiatan yang bisa di jalankan oleh masyarakat kita di 12 kecamatan 12 desa obyek," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, pihak kecamatan, desa maupun masyarakat mempunyai tanggung jawab yang sama untuk kemajuan wilayahnya masing-masing baik dari sisi pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

"Baik pemerintah dalam hal ini, kecamatan, desa dan masyarakat harus mempunyai dan paham tanggung jawabnya masing-masing. Kecamatan dan desa dari sisi pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan, masyarakat juga sama harus mendukung dan berpartisipasi aktif untuk kemajuan bersama," tandasnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Universitas Prasetiya Mulya atas kerja sama yang telah dilakukan untuk bersama-sama berupaya memberikan kepastian aktifitas, usaha dan pendapatan sesuai dengan potensi dan karakter masing-masing wilayah lokus pelaksanaan program.

"Kami sangat menghormati dan menghargai kedatangan dari Universitas Prasetiya Mulya langsung oleh Pak rektornya Bapak Hassan Wirajuda. Alhamdulillah terus peduli mengikuti perkembangan di Kabupaten Tangerang terkait dengan kerja sama kawasan ekonomi kreatif dan dunia pendidikan," ujarnya

Sementara itu, Rektor Prasetiya Mulya, Hassan Wirajuda memastikan bahwa PKS-KEK yang ditandatangani bersama tersebut bukan hanya ceremonial semata. Pihaknya serius dan fokus untuk mewujudkan bentuk yang konkret, khususnya dalam hal pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif sesuai dengan potensi dan karakter wilayah lokus yang telah ditetapkan

"Kita bukan sekedar bicara tapi juga ingin mewujudkan kerjasama dalam waktu yang sudah dipastikan dan sudah ditandatangani dengan 12 Camat dan 12 Kepala Desa. Dokumen PKS Universitas Prasetiya Mulya fokusnya memang UMKM dan ekonomi kreatif," tandas Hassan Wirajuda

Dia menambahkan Universitas Prasetiya Mulya mempunyai misi yang besar membantu meningkatkan kapasitas UMKM di Kabupaten Tangerang

"Kami mempunyai misi yang besar bagaimana Universitas Prasetya Mulya dapat membantu usaha kecil dan menengah juga membantu serta mendorong kehidupan universitas yang lebih plural," pungkasnya. (Red)

Syukuran Kantor Baru, KWRI DPC Kabupaten Tangerang Awali Babak Baru Organisasi

TANGERANG, lensafokus.id – Suasana penuh kekeluargaan mewarnai acara syukuran kantor baru Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) DPC Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Ruko Batara, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Rabu (14/1/2026).

Syukuran ini menjadi penanda resmi ditempatinya kantor dua lantai yang kini difungsikan sebagai sekretariat KWRI DPC Kabupaten Tangerang. Acara tersebut sekaligus menjadi ungkapan rasa syukur atas terbentuknya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Heriyanto.

Ketua KWRI DPC Kabupaten Tangerang, Heriyanto, menyampaikan bahwa syukuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum mempererat kebersamaan antaranggota serta memperkuat komitmen organisasi dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

“Syukuran ini adalah bentuk rasa syukur kita bersama. Kantor ini milik seluruh anggota, mari kita rawat, kita jaga, dan kita manfaatkan untuk membesarkan KWRI DPC Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Sekretaris Desa Pasanggrahan Agung Budiyanto, para pembina dan penasehat KWRI, serta jajaran anggota. Kebersamaan yang terbangun mencerminkan semangat persatuan dalam tubuh organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Agung Budiyanto mengungkapkan apresiasi atas berdirinya kantor KWRI di wilayah Desa Pasanggrahan. Ia menilai kehadiran KWRI dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kami merasa bangga karena Desa Pasanggrahan menjadi tempat berdirinya kantor KWRI DPC Kabupaten Tangerang. Semoga sinergi yang terjalin ke depan semakin baik,” tuturnya.

Dengan digelarnya syukuran ini, KWRI DPC Kabupaten Tangerang diharapkan semakin solid, berdaya, dan berkontribusi positif dalam pembangunan daerah melalui karya-karya jurnalistik yang berimbang dan bertanggung jawab. (Asp)

Rumah Warga Talok Roboh Diterjang Hujan dan Angin, Bupati Tangerang Turun Langsung Beri Bantuan

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi rumah Ibu Sati (63), seorang janda warga Desa Talok, Kecamatan Kresek, yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, beberapa hari yang lalu. Rabu, (14/1/26).

Pada kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi anggota DPRD, Camat Kresek, Kades beserta perangkat Desa Talok meninjau langsung kondisi rumah Ibu Sati dan memberikan bantuan pembangunan ulang rumah yang mengalami kerusakan parah akibat hujan yang terus-menerus dan terpaan angin.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa rumah Ibu Sati yang roboh perlu segera diperbaiki secara gotong royong seluruh pihak agar dapat kembali layak huni.

“Ini rumah Bu Sati yang pada hari Senin terkena hujan dan angin hingga roboh. Alhamdulillah hari ini kami datang bersama dewan, Pak Camat, Pak Lurah, dan warga untuk bergotong royong agar rumah ini bisa segera dibangun kembali, sehingga ibu tidak kehujanan lagi dan nyaman ditinggali,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menekankan bahwa perbaikan rumah Bu Sati tidak hanya difokuskan pada bangunan fisik semata, tetapi juga perlunya panataan agar rumahnya bisa lebih sehat dan layak serta nyaman.

“Nanti rumahnya akan ditata supaya lebih sehat, ada ventilasi, kamar mandi, dan kamar tidur, sehingga bersih dan sehat. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi Bu Sati, keluarganya, dan juga masyarakat sekitar,” tambahnya.

Pihaknya mengimbau seluruh jajaran kecamatan dan desa untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana. Ia juga meminta Camat, Kades, RW dan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan serta mengaktifkan kembali kerja bakti pembersihan saluran air agar tetap berfungsi dengan baik.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir membantu warga yang terdampak bencana, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini. Saya mohon kepada camat, kades, RT, RW dan warga tetap waspada dan siap sedia. Aktifkan kembali kerja bakti membersihkan saluran air" tandasnya

Sementara itu, Ibu Sati menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang yang sudah membantu dan memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah saya yang roboh,” ucapnya haru. (Red)

MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang Resmi Ditutup, Bupati Tekankan Implementasi Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan

TANGERANG, lensafokus.id – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Kecamatan Pagedangan, Selasa (13/1/26).

Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penguatan syiar Islam dan nilai-nilai Al-Qur’an bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, khususnya Kecamatan Pagedangan selaku tuan rumah, yang telah menyukseskan acara ini. Ia menekankan bahwa substansi utama dari MTQ adalah bagaimana nilai-nilai suci Al-Qur'an dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Yang menjadi makna penting adalah bagaimana kita semua umat muslim mencintai Al-Qur'an, membacanya, dan memahami makna yang terkandung di dalamnya sehingga dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari dan senantiasa dekat dengan Allah SWT," ujar Bupati Maesyal.

Bupati juga berpesan kepada para kafilah yang meraih prestasi agar tidak cepat berpuas diri, sementara bagi yang belum berhasil, ia meminta untuk tetap semangat karena keikutsertaan mereka sudah merupakan bagian dari menghidupkan syiar agama.

"Kalian semua adalah generasi yang membawa harapan, menjadi duta Al-Qur'an, dan teladan bagi masyarakat kita. Mari kita jadikan momentum Musabaqah ini sebagai perajut persatuan untuk terus berkontribusi bersama demi kemajuan Kabupaten Tangerang semakin gemilang," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum MTQ Ke-56, Soma Atmaja, dalam laporannya menyebutkan bahwa kompetisi tahun ini diikuti oleh 1.332 peserta dari 29 kecamatan. Ketatnya persaingan menunjukkan bahwa pembinaan qari dan qariah berjalan dengan sangat baik.

"Kami optimis bahwa melalui MTQ ke-56 ini, Kabupaten Tangerang mampu kembali mempertahankan prestasi Juara Umum untuk yang kelima kalinya secara berturut-turut pada MTQ ke-23 Tingkat Provinsi Banten yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang," tutur Soma.

Penutupan ini menandai kesiapan Kabupaten Tangerang untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berdaya saing, dan berakhlak mulia. (Red)

Bupati Tangerang Gelar Rakor Penanganan Banjir di Wilayah Kecamatan Kosambi

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan banjir di wilayah Kecamatan Kosambi di Aula Gedung eks DPRD Tangerang, Selasa (13/01/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa rakor tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari hasil kunjungan lapangan ke lokasi banjir di Kecamatan Kosambi yang terjadi akibat curah hujan tinggi serta kiriman air dari wilayah sekitar, seperti Cengkong dan Belimbing, yang masuk ke saluran air wilayah Kosambi

"Rakor ini adalah tindak lanjut dari hasil kunjungan lokasi banjir di Kosambi. ‎Mohon maaf saya sampaikan, banjir ini selain karena hujan yang cukup tinggi, juga disebabkan adanya limpasan air dari Kosambi, Cengkong, Belimbing dan dari wilayah lain yang bermuara ke saluran yang sama," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, ‎meskipun hasil kajian teknis dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air belum sepenuhnya final, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tetap menampung masukan dan informasi dari masyarakat setempat sebagai dasar awal untuk mencari solusi penanganan banjir secara cepat dan tepat. ‎Sebagai langkah awal, Pemkab Tangerang berencana akan membangun pompa banjir dan pintu air di Desa Salembaran Jati dan wilayah Kosambi Barat. Pompa yang akan dipasang memiliki kapasitas 3 meter kubik permenit, yang berfungsi untuk memompa air dari lokasi banjir menuju area pembuangan Rawa Lumpang atau drainase perimeter PIK 2.

"‎Adapun rencana lokasi pemasangan pompa banjir di Desa Salembaran Jati meliputi: ‎RW 07, ‎RW 02, ‎RW 31. ‎Sementara itu, untuk Kosambi Barat, direncanakan pembangunan dua titik rumah pompa, yaitu: ‎RW 05, ‎RW 03," jelasnya

‎Dia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berkoordinasi secara intensif dengan dinas terkait, masyarakat dan pihak lainnya guna memastikan penanganan banjir dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

‎"‎Untuk wilayah area banjir Perumahan Duta Bandara, pada APBD-P 2025 telah dialokasikan pembangunan pintu air di outlet saluran pembuang Duta Bandara dan selanjutnya direncanakan akan dibangun pompa banjir untuk mengendalikan rob dari Kali Prancis sesuai kajian teknis dan permintaan masyarakat," imbuhnya

Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid juga menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih terus berkoordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura selaku pemangku kepentingan di wilayah tersebut agar rencana pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Perum Duta Bandara dapat segera mendapatkan dukungan dan ijin.

‎“Kami akan terus mencari solusi terbaik bersama masyarakat dan perangkat daerah agar permasalahan banjir ini dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, BKPSDM Musnahkan Ribuan Arsip Inaktif

TANGERANG, lensafokus.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan pemusnahan arsip inaktif, di Aula BKPSDM, Senin (13/1/2026), dengan pendampingan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip (Perpusip) Kabupaten Tangerang.

Sebanyak lebih dari 14.000 arsip dari berbagai bidang dimusnahkan dalam kegiatan tersebut. Arsip-arsip tersebut berasal dari rentang tahun 2002 hingga tahun terakhir dan telah melalui proses penilaian sesuai masa retensi arsip.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Tangerang, Bangbang Ismail, menjelaskan bahwa arsip yang dimusnahkan merupakan dokumen yang masa retensinya telah berakhir dan tidak lagi memiliki nilai guna administratif, hukum, maupun historis.

“Arsip-arsip yang sudah habis masa retensinya kami musnahkan. Sementara arsip yang masih memiliki nilai namun sudah tidak digunakan secara aktif, kami titipkan ke Dinas Arsip,” ujar Bangbang.

Ia menambahkan, sebelum dilakukan pemusnahan, seluruh arsip terlebih dahulu melalui tahapan identifikasi dan pemilahan secara teliti dengan pendampingan langsung dari Dinas Perpusip Kabupaten Tangerang guna memastikan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BKPSDM dalam meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan sebagai penunjang pelayanan publik yang lebih baik. Pada tahun sebelumnya, BKPSDM berhasil meraih peringkat dua terbaik dalam penilaian penataan kearsipan tingkat Kabupaten Tangerang.

“Capaian tersebut menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Saat ini kami juga mulai menerapkan penggunaan surat elektronik untuk mengurangi penumpukan arsip fisik ke depannya,” tambahnya

BKPSDM berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di Kabupaten Tangerang agar turut melaksanakan pengelolaan dan pemusnahan arsip secara tertib dan terencana. (Red)

Pemkab Tangerang Jajaki Kerja Sama Beasiswa dengan Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menjajaki kerja sama program beasiswa pendidikan penerbangan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Tangerang yang berprestasi, khususnya dari keluarga berpenghasilan rendah, di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC). Penjajakan tersebut dilakukang langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Kampus PPIC, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (13/1/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur PPIC Capt. Megi Hudi atas sambutan hangat sekaligus peluang dibukanya kerja sama bagi masyarakat Kabupaten Tangerang untuk menempuh pendidikan di bidang penerbangan melalui jalur beasiswa.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur PPIC yang telah membuka pintu kerja sama, khususnya melalui program beasiswa. Ini merupakan peluang besar bagi anak-anak kami yang berprestasi, disiplin, dan memiliki semangat tinggi, namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati menegaskan bahwa kerja sama tersebut nantinya akan segera ditindaklanjuti secara formal melalui nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan PPIC. Peserta program beasiswa ini akan diseleksi secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku, dengan prioritas bagi calon peserta didik dari keluarga berpenghasilan rendah yang memiliki kemampuan akademik, mental, dan kedisiplinan yang baik.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa PPIC memiliki berbagai pilihan program studi strategis, tidak hanya di bidang penerbangan, tetapi juga navigasi udara, komunikasi penerbangan, operasi bandar udara, dan jurusan teknis lainnya yang berjumlah sekitar 10 program pendidikan taruna.

“InsyaAllah mulai tahun 2026, kami berharap sudah ada putra-putri Kabupaten Tangerang yang menjadi taruna atau bahkan pilot di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug melalui program beasiswa daerah,” tambahnya.

Bupati juga memaparkan bahwa pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengalokasikan beasiswa bagi 235 mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah, yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri, termasuk Al-Azhar Kairo, Swiss, Jerman, IPB, dan universitas lainnya. Ke depan, jumlah dan ragam tujuan beasiswa akan terus ditingkatkan.

"kolaborasi ini dapat menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda Kabupaten Tangerang yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.,"

Sementara itu, Direktur PPIC Capt. Megi Hudi menyatakan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor penerbangan.

“Kami sangat mendukung program Bupati Tangerang, terutama dalam memberikan kesempatan pendidikan bagi putra-putri daerah yang memiliki semangat, kecerdasan, dan kedisiplinan tinggi di bidang penerbangan. Keberadaan PPIC di Kabupaten Tangerang tentu diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Kegiatan penjajakan kerja sama ini turut dihadiri juga oleh sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Perhubungan, Kabag Kesra, kabag Tata Pemerintahan dan Camat Legok. (Red)

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan Gerebek Posyandu Desa Daon Rajeg

Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melakukan monitoring pelaksanaan Gerebek Posyandu di Posyandu Gelatik 2, Desa Daon Kec. Rajeg, Selasa (13/01/26).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengatakan bahwa Gerebek Posyandu merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat serta menekan penurunan angka stunting, khususnya ibu hamil dan balita

“Gerebek Posyandu ini kita lakukan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memastikan ibu hamil dan balita mendapatkan pemantauan kesehatan secara rutin. Ini juga bagian dari upaya kita menekan angka stunting sejak dini,” ungkap Wabup Intan

Dia menandaskan monitoring yang dilakukan juga untuk memastikan langsung pelaksanaan Gerebek Posyandu benar-benar tepat, baik sasaran maupun pelayanannya

"Monitoring bersama Pak Camat Rajeg, Pak Kades, tim dari Puskesmas ini untuk memastikan pelaksanaan Gerebek Posyandu tepat sasaran dan pelayanan, khususnya bagi ibu dan anak-anak, benar-benar terjangkau oleh layanan kesehatan," ujarnya

Ia menambahkan, kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya rutin datang ke Posyandu. Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak serta menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan.

"Posyandu memiliki peran yang strategis dan penting. Selain ada cek kesehatan, ibu hamil dan balita juga kita berikan PMT dan susu," imbuhnya.

Kegiatan Gerebek Posyandu ini disambut dengan antusias oleh para ibu hamil serta ibu yang memiliki balita. Sejak pagi hari, warga terlihat ramai mendatangi Posyandu untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari penimbangan balita, pemeriksaan kehamilan, hingga konsultasi gizi dan tumbuh kembang anak. Tercatat ada sebanyak 49 bayi dibawah 2 tahun (Baduta), 97 Balita dan ibu hamil 2 orang di Posyandu Gelatik 2 Desa Daon.

Sementara itu, salah satu ibu yang memiliki balita, Yuni, mengaku senang dengan adanya kegiatan Gerebek Posyandu. Ia menilai pelayanan yang diberikan sangat membantu dan memudahkan warga.

“Alhamdulillah pelayanannya lengkap dan petugasnya ramah. Kami jadi lebih semangat datang ke Posyandu karena bisa langsung cek kesehatan anak dan dapat edukasi juga,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong peran aktif masyarakat dalam memanfaatkan layanan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak, guna mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. (Red)

Page 6 of 242
Go to top