Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (18/6/26).
Penyuluhan hukum ini turut dihadiri unsur Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Syariah, jajaran Kecamatan Jatiuwung, serta berbagai elemen masyarakat yang berperan aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Tangerang Lia Dahlia menyampaikan, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai aturan yang berlaku sekaligus memperkuat peran warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.
"Melalui penyuluhan hukum ini, masyarakat dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan bermasyarakat serta menghindari berbagai potensi pelanggaran hukum," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai berbagai aspek hukum yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk peraturan perundang-undangan, penyelesaian permasalahan hukum di masyarakat, serta mekanisme pendampingan hukum yang dapat diakses oleh masyarakat apabila diperlukan.
Kehadiran narasumber dari Kejaksaan Negeri Kota Tangerang dan LBH Syariah memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdialog secara langsung terkait persoalan hukum yang kerap ditemui di lingkungan masing-masing.
“Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga solusi praktis terhadap berbagai permasalahan yang mungkin terjadi,” kata Lia.
Pemkot Tangerang menilai bahwa peningkatan kesadaran hukum masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Masyarakat yang memahami aturan akan lebih mudah berpartisipasi dalam menjaga ketertiban, menyelesaikan persoalan secara bijak, serta mendukung terciptanya kehidupan sosial yang kondusif. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah sebanyak 486 PNS dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Acara tersebut dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (18/06/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan kepada seluruh PNS yang dilantik agar melaksanakan tugas sesuai dengan tugas fungsinya dan bertanggung jawab atas amanah yang telah diberikan.
"Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan dengan rasa penuh rasa tanggung jawab kepada organisasi, pimpinan dan sesama rekan kerja sesuai dengan sumpah dan janji yang telah saudara bacakan, bukan hanya di hadapan kami tapi juga di hadapan Yang Maha Kuasa Allah SWT," tegasnya
Dia juga menekankan beberapa hal yang harus dipegang teguh oleh seluruh PNS dalam menjalankan tugas, di antaranya, kedisiplinan dan loyalitas.
"Saya minta kepada saudara-saudara disiplin dalam menjalankan tugas, bila ada keraguan, laporkan dan konsultasikan kepada atasannya sesuai dengan tingkatan. Saudara juga harus taat dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku," tandasnya
Selain itu, Bupati Maesyal Rasyid juga meminta untuk menjaga sikap dan rahasia negara sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan mudah percaya dengan informasi yang beredar dan dengan sembarangan membagikannya sebelum dicek kebenarannya terlebih dahulu
"Saya mohon saudara-saudara bisa menghindari yang memang tidak bermanfaat apalagi mengunggah dan share informasi di media sosial tanpa mengecek kebenarannya sehingga akan membuat riuh atau mempengaruhi terhadap keberadaan kita menjadi sorotan masyarakat," imbuhnya
Harus dijaga bahwa kita diberikan kepercayaan untuk menjalankan tugas selaku ASN memberikan pelayanan pada masyarakat, harus juga memelihara ketertiban, memelihara organisasi supaya bisa baik organisasi dalam menjalankan tugas pelayanannya.
Menutup sambutannya, dia juga menekankan bahwa ASN sebagai abdi negara hendaknya senantiasa bersyukur dan melayani masyarakat dengan optimal, responsif, cepat dan tepat sasaran.
"Saya doakan saudara-saudara tetap sehat dalam menjalankan tugas. Saya bangga dan turut bahagia saudara-saudara telah menjaga Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang. Selalu semangat dan kami yakin saudara-saudara akan mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," ucapnya
Adapun 486 orang PNS yang dilantik dan diambil sumpahnya terdiri dari: pengangkatan pertama ke dalam jabatan fungsional sebanyak 385 orang, pemberhentian dari jabatan Administrator dan pengangkatan kembali ke dalam Jabatan Fungsional Analis Kebijakan Ahli Madya 1 orang, perpindahan dari Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian ke Jabatan Fungsional Analis Ketahanan Pangan sebanyak 8 orang serta perpindahan dari jabatan lain ke Jabatan Fungsional sebanyak 92 orang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Himah menghadiri acara tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni SD Negeri Peusar Kec. Tigaraksa, Kamis (18/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya melihat semangat, antusiasme dan unjuk kreatifitas bakat serta seni para anak didik SDN Peusar. Kegiatan tersenut menjadi bukti bahwa pendidikan harus mampu mengembangkan seluruh potensi peserta didik secara utuh, baik intelektual, emosional, sosial, maupun kreativitasnya
"Saya merasa senang dan bangga melihat semangat serta keceriaan anak-anak ini. Pentas seni yang kita saksikan ini menjadi bukti bahwa anak-anak kita memiliki banyak talenta yang luar biasa," ujar Wabup Intan
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan belajar melainkan awal bagi anak didik untuk memulai pengalaman baru di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Selamat anak-anak. Namun ingat, ini bukan akhir dari perjalanan belajar. Kelulusan hari ini adalah langkah awal untuk melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang lebih baik dan banyak pengalaman baru yang menanti," tandasnya
Dia memberikan pesan dan dorongan semangat kepada seluruh peserta didik SDN Peusar untuk terus rajin belajar, hormat kepada guru dan orang tua, rajin salat dan berbuat baik kepada sesama
"Teruslah belajar, rajin beribadah, hormati orang tua dan guru, serta selalu berbuat baik kepada teman dan sesama," katanya
Dia juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus mendukung setiap bakat dan minat yang dimiliki anak-anak. Jangan hanya mengejar prestasi dari nilai pelajaran saja, karena setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda-beda.
"Ada yang berbakat dalam seni, olahraga, kepemimpinan, maupun bidang lainnya. Tugas kita adalah memberikan kesempatan dan dukungan agar potensi mereka dapat berkembang secara maksimal," tandasnya
Lanjut dia, Pemkab Tangerang telah menetapkan sektor pendidikan sebagai salah satu program unggulan pembangunan daerah. Tidak ada perbedaan perlakukan terhadap sekolah-sekolah negeri dan swasta demi terwujudnya generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing.
"Orang tua murid yang anaknya tidak masuk zonasi, tidak usah khawatir ya, bisa dimasukkan ke sekolah swasta. Sekarang Pemerintah Kabupaten Tangerang juga sudah mulai menggeratiskan secara bertahap sekolah swasta SD-SMP," jelasnya
Wabup Intan juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan seluruh jajaran SDN Peusar yang telah menjalankan program Kurangi Sampah Sekolah Kita (KURASAKI) dengan baik.
"Terima kasih juga sudah melaksanakan KURASAKI. Saya cuma berpesan, Pak Kepala Sekolah, toilet anak-anak harus rajin dibersihin. Jangan sampai toiletnya tidak layak karena toilet itu bentuk peradaban. Anak-anak juga harus diajarin hidup bersih dari hal yang terkecil sekalipun," imbuhnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokua.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang menggelar pembinaan bagi kader dan pengelola Kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR) di Ruang Ar-Rabiah. Kegiatan ini berlangsung intensif selama lima hari dan berakhir pada hari ini, Rabu (17/6/2026).
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan orang tua dalam membimbing remaja yang sedang mengalami transisi fisik, mental dan emosional.
"Melalui pembinaan BKR ini, kita ingin meningkatkan keterampilan orang tua dalam membimbing dan memotivasi remaja. Tujuannya agar mereka tumbuh menjadi generasi berkualitas dan menjadi fondasi keluarga yang sejahtera," ujar Tihar.
Ia menambahkan, para kader juga dibekali pemahaman program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Program ini mengedukasi masyarakat mengenai usia ideal menikah (minimal 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi laki-laki), serta pentingnya kesiapan fisik, mental, emosional, ekonomi, hingga pengetahuan seputar kehamilan.
Selain pengasuhan, kegiatan ini melatih kader menggunakan aplikasi New SIGA (Sistem Informasi Keluarga) dari BKKBN. Platform digital nasional ini mengintegrasikan data kependudukan, pelayanan KB dan program Bangga Kencana.
"Aplikasi New SIGA ini, mempermudah pencatatan data secara akurat dan akuntabel. Data yang valid ini sangat penting untuk mendukung penurunan stunting dan perencanaan keluarga yang tepat sasaran di Kota Tangerang," pungkas Tihar.
Dengan adanya sinergi antara peningkatan kapasitas kader BKR dan penguatan sistem data digital melalui New SIGA, DP3AP2KB Kota Tangerang berkomitmen penuh untuk terus mencetak generasi muda yang tangguh, sehat serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan dilakukannya Ground Breaking pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Rawat Inap 6 lantai di RSUD Balaraja, Rabu (17/6/26).
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas kesehatan tersebut bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan pembangunan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang sekaligus jawaban mengantisipasi atas meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tangerang bagian barat dan daerah penyangga lainnya.
"Alhamdulillah hari ini kita memulai pembangunan sarana dan fasilitas kesehatan berupa perluasan IGD Maternal, ruang Hemodialisa atau cuci darah, serta gedung rawat inap. Ini merupakan bentuk antisipasi dan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien yang berobat ke RSUD Balaraja," ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, RSUD Balaraja tidak hanya melayani warga Kabupaten Tangerang, tetapi juga menerima pasien dari berbagai daerah seperti Kabupaten Serang hingga Bogor. Karena itu, peningkatan kapasitas pelayanan menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi.
"Rumah sakit ini melayani masyarakat yang sangat luas. Karena itu kita harus menyiapkan fasilitas yang memadai agar pelayanan kepada pasien semakin optimal. Penambahan ruang rawat inap, IGD, dan Hemodialisa menjadi bagian dari upaya tersebut," ungkapnya.
Bupati juga mengapresiasi Direktur RSUD Balaraja beserta seluruh jajarannya yang terus berinovasi dan responsif dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan tepat mutu.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Balaraja yang telah berinisiatif meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Kami juga berterima kasih kepada Kejaksaan, Kepolisian, dan seluruh pihak yang melakukan pendampingan agar pembangunan ini berjalan lancar, transparan, dan sesuai aturan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional. Dengan pelayanan yang baik, pasien akan merasa tenang dan proses pemulihan pun menjadi lebih baik," tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja dr. Chorah Usman menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat sekaligus memenuhi standar pelayanan rumah sakit sesuai regulasi terbaru.
Ia mengungkapkan, saat ini ruang IGD Maternal masih memanfaatkan ruangan yang terbatas, padahal kasus maternal dan neonatal merupakan kasus berisiko tinggi yang membutuhkan fasilitas sesuai standar guna menekan angka kematian ibu dan bayi.
Selain itu, kebutuhan layanan Hemodialisa juga terus meningkat. Saat ini kapasitas ruang cuci darah hanya mampu menampung 13 mesin atau tempat tidur sehingga antrean pasien masih cukup tinggi.
"Dengan pembangunan ruang Hemodialisa yang baru dan lebih luas, kapasitas pelayanan dapat ditingkatkan hingga mencapai 40 mesin atau tempat tidur. Ini akan sangat membantu mengurangi antrean pasien yang membutuhkan layanan cuci darah," jelas dr. Chorah. (Red)
CILEGON, lensafokus.id – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026 resmi ditutup di Stadion Geger Cilegon oleh Gubernur Banten, Andra Soni, Rabu (17/06/26).
Pada kesempatan tersebut Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh atlet yang telah berjuang habis-habisan di semua cabang olahraga. Kontingen Kab. Tangerang berhasil meraih total 167 mendali dengan rincian 50 emas, 56 perak dan 61 perunggu.
"Atlet-atlet kita sudah luar biasa berjuang di seluruh cabang olahraga. Alhamdulillah, kemarin pertandingan final sepak bola ditutup dengan kemenangan kita 1-0 melawan Kota Tangerang," ujar Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, meski capaian yang diraih cukup membanggakan, dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan langsung bergerak melakukan evaluasi menyeluruh di setiap cabang olahraga. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan besar, mengingat Kabupaten Tangerang telah dipercaya oleh Gubernur Banten untuk menjadi tuan rumah perhelatan POPDA berikutnya pada tahun 2028.
"Kita dipercaya oleh Pak Gubernur selaku tuan rumah untuk tahun 2028. Tentunya, banyak sekali yang harus kita persiapkan dari sekarang, salah satunya adalah pembenahan dan kesiapan sarana olahraga. InsyaAllah, mulai tahun 2027 semua fasilitas sarana olahraga akan mulai kita persiapkan secara matang," ungkapnya.
Di hadapan para atlet pelajar, Bupati Maesyal Rasyid juga membakar semangat mereka agar tidak cepat puas atas capaian yang telah diraih dan tidak berkecil hati bagi yang belum meraih hasil maksimal. Menurut dia, perjalanan karier para atlet muda Kab. Tangerang masih sangat panjang, terlebih ada agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta POPDA mendatang yang sudah menanti di depan mata.
"Harus tetap semangat, jangan kecil hati! Perjalanan masih panjang. Dua tahun yang akan datang kita akan jadi tuan rumah, kesempatan bagi anak-anak kita masih sangat terbuka lebar," ujarnya
Sebagai bentuk apresiasi nyata dan komitmen dalam menyejahterakan para pejuang olahraga, Bupati Tangerang memastikan pemerintah daerah akan menyiapkan bonus khusus bagi para atlet yang berprestasi.
"Kami selalu mendoakan agar prestasi olahraga mereka berjalan beriringan dengan prestasi akademis di sekolah masing-masing," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Cabang Olahraga (Cabor) Voli Indoor Putera Kabupaten Tangerang meraih medali emas setelah mengalahkan tim Kota Tangerang Selatan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026. Laga tersebut berlangsung di GOR Mutiara Bunda Kota Cilegon, Selasa (16/06/2026).
Pertandingan ini berlangsung 4 set dengan skor 3-1, nilai tiap set antara tim Kabupaten Tangerang dan tim Kota Tangerang Selatan. Set pertama dimenangkan Kab.Tangerang 25 - 16, set kedua dimenangkan Kota Tangsel 25- 22, set ketiga dan kempat direbut kembali oleh Kab.Tangerang, masing-masing 32 - 30 dan 26 - 16.
Ketua PBVSI Kab.Tangerang, mengatakan perjuangan tim bola voli putera Kabupaten Tangerang sangat luar biasa. Mereka melakukan yang terbaik di pertandingan final ini hingga akhirnya mendapatkan Medali Emas.
“Tim bola voli putra pantas mendapatkan medali emas, mereka semua berjuang habis-habisan di lapangan untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Tangerang. Saya secara pribadi sangat senang sekali," ucapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang selalu mendukung tim bola voli Kab.Tangerang dari segi akomodasi, tempat istirahat atlet, kesehatan, vitamin, dan motivasi yang diberikan kepada para atlet hingga berada di titik final saat ini.
“Kami juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pelatih, official, Bapopsi Kabupaten Tangerang, orang tua, supporter dan masyarakatKabupaten Tangerang. Tim bola voli putera berhasil mengharumkan nama baik Kabupaten Tangerang dan ini mempertahankan juara selama 8 kali berturut-turut pada POPDA tingkat Provinsi Banten,” pungkasnya.
Sementara itu, Dhanu Rekza Pelatih tim Putera cabor Voli indoor Kabupaten Tangerang, mengatakan persiapan tim selama empat bulan tidak sia-sia. Tim melakukan latihan dengan sungguh-sungguh dan kerja keras untuk mendapatkan medali emas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada orang tua, kepada Sekolah, Club voli, jajaran Pelatih, Pengurus PBVSI Kab.Tangerang serta semua yang terlibat sudah mendukung kami di pegelaran POPDA XII Prov.Banten tahun 2026, kemenangan ini kami persembahkan untuk mereka,” tuturnya.
Sebagai informasi, di tempat yang sama cabor bola voli puteri Kabupaten Tangerang mendapatkan Medali Perunggu setelah mengalahkan Kab.Lebak di perebutan tempat ke Tiga,dengan skor akhir 1-3. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menyambut kedatangan jamaah haji Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam Kloter 12 JKB di Asrama Haji Provinsi Banten, Cipondoh-Kota Tangerang, Rabu (17/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma mengucapkan rasa syukurnya bisa menyambut para tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar dan kembali ke tanah air dlam keadaan sehat wal'afiat.
"Alhamdulillah, hari ini kita menyambut kepulangan mereka dalam keadaan selamat sebagai tamu-tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Selamat kepada kepada seluruh jamaah Kabupaten Tangerang dan keluarga, semoga menjadi haji yang mabrur," ujar Sekda Soma
Dia menandaskan bahwa momentum kepulangan ini bukanlah akhir dari perjalanan spiritual, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar di tengah masyarakat. Predikat haji mabrur hendaknya tercermin dalam perubahan sikap, akhlak, kejujuran, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Jagalah kemabruran haji dengan senantiasa meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh serta menjadi pribadi yang membawa kesejukan bagi lingkungan. Jadilah penggerak kehidupan keagamaan di lingkungan masing-masing, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta turut menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat," tandasnya
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari penguatan koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umroh, peningkatan pelayanan administrasi, dukungan transportasi, pembinaan manasik, hingga rencana pembangunan fasilitas pusat manasik haji sebagai sarana pembelajaran bagi calon jamaah agar semakin siap menjalankan ibadah ke Tanah Suci.
"Kami menyadari bahwa pelayanan kepada jamaah haji merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang harus terus ditingkatkan kualitasnya. Oleh karena itu, berbagai masukan dari para jamaah akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun mendatang semakin baik," jelasnya
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten beserta seluruh jajarannya, atas pelayanan terbaik yang telah diberikan kepada seluruh jamaah haji Kab. Tangerang
"Atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan terima kasih kepada Kakanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten dan seluruh jajarannya yang selama ini selalu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Tangerang dan kloter-kloter lainnya," pungkasnya
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten, H. Samsudin Kloter 12 JKB tersebut sebanyak 392 orang.
"Kami serahkan jamaah haji asal Kabupaten Tangerang kepada Bapak Sekretaris Daerah, Soma Atmadja, Kloter 12 JKB dengan jumlah 392. Semoga jamaah asal Kabupaten Tangerang menjadi haji yang mabrur, sehat dan mampu menjadi teladan keimanan serta kebajikan di masyarakat," ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Dalam upaya menciptakan generasi muda yang tangguh dan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) pada Program Lingkungan Pendidikan Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri dari perwakilan guru (khususnya bidang kesiswaan) serta pelajar jenjang SMA/SMK/Sederajat se-Kabupaten Tangerang. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Parakan, Rabu (17/06/2026).
Kasubid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Dan Agama, Risma Nurmalayanti mengatakan bahwa program Sekolah Bersinar merupakan salah satu program BNK yang berada di bawah naungan Kesbangpol Kabupaten Tangerang. Program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Menurut Risma, kegiatan sosialisasi tersebut memiliki peran penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang saat ini semakin beragam bentuk dan modus penyebarannya.
“Kehadiran kegiatan ini membawa dampak yang sangat positif, terutama bagi anak-anak maupun remaja saat ini yang rentan terpapar narkoba. Terlebih lagi, kita sering kali tidak mengetahui jenis-jenis narkoba baru yang beredar di luar sana, sehingga edukasi seperti ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan para pelajar,” kata Risma.
Ia menambahkan, ancaman penyalahgunaan zat adiktif tidak hanya berasal dari narkotika konvensional. Beberapa produk yang akrab di kalangan remaja juga perlu diwaspadai karena berpotensi mengandung zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan.
“Sebagai contoh sederhana adalah penggunaan vape. Kita banyak yang tidak menyadari bahwa di dalam komponen atau bahan-bahan tertentu terdapat indikasi kandungan zat adiktif yang berbahaya,” ujarnya.
Risma menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan langkah antisipasi melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari BNN Provinsi Banten, BNN Kota Tangerang hingga BNN Kota Tangerang Selatan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang.
Selain itu, Kesbangpol dan BNK secara rutin melaksanakan sosialisasi serta roadshow ke berbagai kampus, SMA, SMK, dan sekolah lainnya. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi serta meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan dan masa depan mereka.
“Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memetakan beberapa wilayah rawan. Jika ditemukan adanya wilayah atau individu yang sudah terdampak, informasi tersebut akan segera diteruskan kepada pihak kepolisian, khususnya Satresnarkoba untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.
Risma berharap para pelajar dapat memahami secara utuh dampak negatif penyalahgunaan narkoba sehingga mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh yang dapat merusak masa depan mereka.
“Setelah memiliki pemahaman dan pengetahuan yang cukup, saya berharap para siswa dapat lebih waspada serta mampu menjaga diri mereka sendiri. Mereka harus tahu bahwa narkoba itu sama sekali tidak membawa kebaikan, melainkan memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan dan masa depan mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Kabupaten Tangerang, H. Dedy Sutardi, SH, menyampaikan bahwa sosialisasi Pendidikan Bersinar yang dilaksanakan saat ini merupakan tahap pertama dari rangkaian kegiatan yang akan digelar di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.
“Hari ini, kegiatan sosialisasi diadakan untuk mewujudkan lingkungan pendidikan Bersinar atau Bersih Narkoba. Pelaksanaan sosialisasi ini baru memasuki tahap pertama karena jumlah peserta yang cukup banyak, sehingga nantinya akan ada sesi lanjutan di wilayah lainnya,” ujar Dedy.
Ia menjelaskan, tahap pertama kegiatan difokuskan bagi siswa-siswi di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya. Selanjutnya, sosialisasi akan dilaksanakan secara bertahap di wilayah lain, termasuk kawasan Pantura yang memiliki sebaran sekolah cukup luas.
Menurut Dedy, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dini yang ditujukan kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Melalui penyuluhan yang diberikan, para pelajar diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba serta mampu menjauhkan diri dari penyalahgunaannya.
“Harapan kami, materi yang diberikan dapat menjadi input yang efektif bagi para siswa. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menjauhi narkoba, tumbuh menjadi pelajar yang sehat, dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang tanpa narkoba,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri sekaligus secara resmi membuka Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Selasa (16/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Ciakar dan seluruh pihak yang telah menghadirkan ruang ekonomi, sosial dan budaya bagi masyarakat Desa Ciakar dan sekitarnya.
"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Ciakar beserta seluruh elemen masyarakat yang telah berinisiatif dan bekerja keras menghadirkan pasar tradisional ini sebagai ruang ekonomi, sosial, sekaligus budaya bagi masyarakat," ujar Wabup Intan
Menurut dia, pasar tradisional bukan sekadar tempat jual beli, melainkan pusat pergerakan ekonomi rakyat, tempat bertemunya produsen dan konsumen lokal, serta wadah pelestarian budaya dan kuliner nusantara yang menjadi identitas daerah
"Di Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini, kita melihat semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru dan mengenalkan kekayaan kuliner daerah kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman," ujarnya
Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM, pemberdayaan masyarakat desa, serta pengembangan potensi lokal yang dimiliki setiap wilayah.
"Pembangunan yang kuat harus dimulai dari desa, karena desa merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Keberadaan Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini diharapkan menjadi ruang produktif yang dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha, membuka peluang kerja, serta memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial warga," tandasnya
Lanjut dia, keberhasilan pasar tradisional tidak hanya diukur dari ramainya transaksi dan meningkatnya pendapatan pedagang, tetapi juga dari kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan pasar itu sendiri. Untuk itu, dia juga menghimbau para pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pasar tersebut agar tetap bersih, aman dan nyaman
"Saya mohon kepada pengelola, pedagang dan masyarakat, rawat dan jaga pasar ini agat tetap bersih, rapi, aman dan nyaman. Jaga kehigienisan produk yang dijual, khususnya makanan dan minuman, sehingga kualitas dan keamanan pangan tetap terjamin," himbaunya
Wabup Intan juga berharap dengan lingkungan yang bersih dan produk yang higienis, Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar akan semakin berkembang dan dipercaya masyarakat serta mampu menjadi contoh pasar tradisional yang sehat, tertib, dan nyaman di Kabupaten Tangerang.
"Saya optimistis bila Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini bersih, aman, nyaman dan higienis akan berkembang menjadi destinasi ekonomi dan budaya yang membanggakan bagi Masyarakat Desa Ciakar dan Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
