TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Halal Bihalal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) bersama Kapolri di PT KMK Global Sport, Desa Telaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/4/26).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Wakil Gubernur Banten, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Mabes Polri, serta Kapolda Banten.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal yang mempererat silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, pengusaha dan para pekerja.
“Momentum Halal Bihalal ini menjadi ajang penting untuk semakin memperkuat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta para pekerja," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menandaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus menjaga iklim investasi yang kondusif dan hubungan industrial yang harmonis, sehingga pertumbuhan industri di daerah dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja.
"Kabupaten Tangerang sebagai salah satu kawasan industri strategis akan terus berupaya memberikan kemudahan investasi, sekaligus memastikan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja tetap menjadi prioritas," tandasnya
Dia berharap dengan sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, pekerja dan aparat penegak hukum akan berdampak positip bagi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun daerah
"Semakin kuatnya kolaborasi dan sinerdi dari seluruh pihak, tentu kita akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi global serta mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Tangerang," ujarnya
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang berpotensi berdampak pada perekonomian dunia dan nasional.
"Saya mengajak seluruh elemen, termasuk pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja, untuk bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong iklim investasi yang kondusif di Indonesia," pintanya.
Menurut dia, hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan buruh menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan industri dan investasi. Dengan industri yang sehat, kesejahteraan pekerja akan lebih terjamin.
"Hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, pengusaha dan buruh adalah kunci tumbuh kembangnya industri dan investasi. Semakin harmonis dan sehat hubungan industrial yang tercipta, kesejahteraan pekerja pun semakin terjamin," ungkapnya. (Red)
