TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk menggerakkan seluruh perangkat daerah hingga tingkat RT dan RW guna memastikan pendataan berjalan sukses dan menghasilkan data yang akurat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di GSG Puspemkab Tangerang, Selasa (23/6/26).
"Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, desa hingga RT dan RW akan kami libatkan untuk membantu menyukseskan pendataan ini agar berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas," ujar Maesyal Rasyid.
Menurut dia, data yang akurat bisa menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Untuk itu, keberhasilan sensus ekonomi ini juga harus didukung semua pihak, tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi juga seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.
"Data yang akurat dan berkualitas ini menjadi fondasi utama penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Keberhasilan sensus ini bukan hanya tanggung jawab BPS, tapi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah," tandasnya
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil sensus ekonomi nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Data yang dihasilkan tersebut juga akan membantu pemerintah dalam merancang program yang tepat sasaran, mendorong investasi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Saya mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus. Semakin baik data yang kita miliki, maka semakin tepat pula kebijakan yang akan dirumuskan untuk kemajuan daerah," imbuhnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan dukungan selama proses pendataan berlangsung. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat turut menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.
"Dengan kolaborasi antara pemerintah, BPS, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat, Pemkab Tangerang optimistis Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan data yang berkualitas sebagai landasan mewujudkan pembangunan daerah yang semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing," ujarnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang menggelar sosialisasi keamanan dan mutu pangan segar bagi seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Tangerang yang diikuti sekitar 30 peserta di Gedung Cisadane Lantai 4, Senin (22/6/26).
Langkah ini dilakukan guna membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang aman dan higienis.
Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Tangerang Lisnah menegaskan, pentingnya pemahaman standar pangan segar mulai dari penyimpanan hingga pengolahan berdasarkan prinsip B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman) demi mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB).
"Kolaborasi bersama ini sangat penting, agar kita terus berjalan beriringan dalam mengawal pangan aman dan segar di Kota Tangerang. Melalui sosialisasi ini, dipastikan seluruh kepala SPPG memiliki pemahaman mendalam mengenai standar mutu pangan yang baik, mulai dari penyimpanan hingga pengolahannya sesuai prinsip B2SA. Ini adalah langkah konkret Pemkot Tangerang dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sukses dan aman dari risiko KLB," ujar Lisnah.
Senada, Eni Nurkhayani dari Direktorat Pengawasan Penerapan Standar Keamanan Bapanas mengingatkan agar seluruh dapur SPPG konsisten menjaga makanan dari cemaran fisik, biologi, maupun kimia.
"Pangan yang aman didefinisikan tidak menyebabkan penyakit saat dikonsumsi. Kita harus memastikan produk dapur SPPG terhindar dari cemaran fisik, biologi, maupun kimia agar anak-anak sebagai penerima sasaran tidak menderita kesakitan," sambungnya.
Sementara itu, Korwil BGN Kota Tangerang Gregorio Octavian menjelaskan, pengawasan kualitas bahan baku di dua pasar induk besar terus dipantau ketat bersama Kodim 0506. Setiap dapur SPPG wajib melibatkan minimal satu ahli gizi dan melaporkan menu harian sebelum jam 12 siang.
"Kami menerapkan SOP yang sangat ketat untuk menjaga kualitas bahan baku. Setiap SPPG wajib menggunakan freezer dan chiller dengan suhu minimal dibawah -18°C dan suhu dibawah 4°C untuk menjaga rantai dingin agar bakteri tidak tumbuh. Jika ditemukan bahan pangan yang tidak sesuai standar, langsung kami retur hari itu juga," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Kegiatan Festival Kuliner Halal yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026). Acara yang berlangsung selama lima hari sejak 17 Juni tersebut mendapatkan apresiasi positif dari para pelaku usaha mikro karena dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, yang hadir dalam acara penutupan tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran rangkaian kegiatan. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari para pelaku usaha, festival ini terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan harian mereka.
"Dari perbincangan kami dengan para pelaku usaha mikro, ternyata mereka sangat merespon dan respect terhadap kegiatan ini. Sehari-harinya, omzet yang didapat di setiap stand kuliner mencapai minimal Rp500.000 per hari," ujar Syaifullah.
Syaifullah menambahkan bahwa para pedagang sangat berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Menurutnya, festival kuliner ini tidak hanya sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.
Lebih lanjut, Syaifullah menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengkolaborasikan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga kelurahan, guna mendukung pelaku UMKM.
"Ini menjadi catatan bagi kami untuk terus mengkolaborasikan kembali antara kantor kecamatan, kelurahan, pemerintahan desa dan UMKM lokal agar terus bersinergi dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berjalan dengan lancar demi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Pelaku UMKM Sepatan Timur, Hasan Saleh, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa festival ini memberikan dampak positif yang sangat dirasakan oleh para pelaku usaha lokal.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam hal ini Pak Bupati dan jajarannya yang sudah memfasilitasi dan menyelenggarakan Gebyar Kuliner Produk Halal ini. Acara ini sangat membantu para pelaku UMKM dan kami berharap pemerintah dapat kembali mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang karena antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa," ujar Hasan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara pengangkatan dan pengambilan sumpah/janji 10 orang Jurusita Pajak pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di Pendopo Bupati, Senin, (22/06/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid secara tegas meminta kepada Jurusita Pajak yang diangkat tersebut untuk melaksanakan tugas dan amanah yang diemban dengan penuh tanggung jawab, profesional dan berintegritas.
"Saya minta jalankan wewenang sesuai dengan tupoksi dan aturan yang berlaku, tanggung jawab, junjung tinggi etika, humanis, persuasif dan profesional. Senantiasa ingat dan pegang teguh sumpah, janji saudara. Jangan mudah terpengaruh hal-hal yang memecah konsentrasi," tegas Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, Jurusita Pajak mempunyai peran dan tugas yang sangat penting, salah satunya untuk membantu meningkatkan kualitas tata kelola penertiban pajak di Kabupaten Tangerang dan sebagai ujung tombak dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan daerah
"Saudara-saudara diangkat menjadi jurusita adalah untuk membantu penertiban tentang perpajakan yang ada di Kabupaten Tangerang. Jadi kalau sudah pelaksanaan tugas terganggu pastinya tujuan daerah yang utamanya tidak akan kita peroleh," tandasnya
Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid juga menyoroti banyaknya informasi dari masyarakat terkait perpajakan di Kabupaten Tangerang. Dia berharap dengan dilantiknya 10 Jurusita Pajak tersebut menjadi terobosan baru yang bisa menjawab berbagai tantangan dan permasalahan pajak yang terjadi sehingga berkontribusi positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan, kepentingan dan kemaslahatan masyarakat
"Ini diharapkan menjadi terobosan baru kita yang bisa menjawab tantangan dan permasalah pajak yang jadi sorotan. Potensi-potensi lebih bisa bisa kita gali dalam rangka mendukung PAD di Kabupaten Tangerang," imbuhnya
Sementara itu, Kepala Bapeda Kab. Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto mengungkapkan bahwa pengangkatan Jurusita Pajak tersebut menjadi momentum penting untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan profesionalisme aparatur penahih pajak daerah guna mendukung optimalisasi PAD
"Kehadiran Jurusita Pajak daerah ini diharapkan semakin memperkuat fungsi penegakan hukum di bidang perpajakan daerah serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam rangka mendukung optimalisasi PAD Kabupaten Tangerang," jelas Slamat Budhi
Pihaknya juga berharap pengangkatan dan pengucapan sumpah, janji tersebut menjadi penegasan komitmen para Jurusita Pajak Daerah untuk melaksanakan tugas penagihan pajak daerah dengan profesional, berintegritas, dan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Tasyakkur dan Ikhtitam Angkatan XXXIII Santri Kelas VI Ma'had Tarbiyatul Mubtadiin Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Minggu (21/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid meminta para santri agar jangan sampai putus sekolah dan orang tua juga diharapkan terus mendukung anak-anaknya agar terus melanjutkan pendidikan ke kenjang yang lebih tinggi lagi
"Saya mohon kepada anak-anakku, para santri yang hari ini lulus terus melanjutkan sekolahnya. Orang tua juga harus dukung anak-anaknya melanjutkan pendidikan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi lagi," pinta Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mencanangkan program Beasiswa Tangerang Gemilang dan program SD, SMP swasta gratis secara bertahap. Untuk itu para orang diharapkan bisa memanfaatkan program-program tersebut untuk mendukung anak-anaknya terus sekolah sampai dengan jenjang perguruan tinggi
Menurut dia, Pemerintah daerah berkomitmen terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar tidak ada anak yang terkendala melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi.
"Tidak perbedaan perlakuan antara sekolah negeri dan swasta. Pemerintah daerah sudah menggratiskan sekolah SD-SMP swasta, secara bertahap terus kita tingkatkan. Ada juga program Beasiswa Tangerang Gemilang bagi mereka yang kuliah. Manfaatkan program ini, jangan sampai anak putus sekolah," tandasnya
Ia berharap para lulusan Ma'had Tarbiyatul Mubtadiin dapat menjaga nama baik almamater serta menjadi generasi yang membawa manfaat bagi agama, masyarakat, dan daerah. Dan kepada para orang tua, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan selama masa pendidikan putra-putrinya di pesantren.
"Jadilah generasi Islami yang unggul, mandiri, dan tangguh untuk membangun Kabupaten Tangerang. Terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, bimbingan dan upayanya sampai anak bisa lulus seperti saat ini," ucapnya
Bupati pun mengapresiasi peran pesantren yang selama ini konsisten mencetak generasi berakhlak mulia, berilmu, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berilmu, tangguh dan berakhlak mulia
"Atas nama pemerinfah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pondok pesantren, termasuk Ma'had Tarbiyatul Mubtadiin ini yang terus bersinergi dalam melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cakap ilmu, tapi juga berkarakter dan berakhlak mulia," ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Haflah Akhirussanah dan Kenaikan Kelas Siswa Se-Yayasan Pendidikan Islam El-Syarief kresek Tahun Ajaran 2025/2026, Minggu (21/6/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan Pendidikan Islam yang telah berkontribusi besar dalam mencetak generasi muda yang berilmu dan berakhlak.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Pendidikan Islam yang telah berperan besar dalam mencetak dan membina generasi muda. Pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan bangsa dan daerah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, kegiatan haflah akhirussanah dan kenaikan kelas bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mensyukuri proses pendidikan yang telah dilalui para siswa. Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru serta dukungan orang tua yang menjadi bagian penting dalam keberhasilan pendidikan anak.
“Anak-anak yang hebat lahir dari kolaborasi yang kuat antara guru di sekolah dan orang tua di rumah. Karena itu, sinergi dan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua harus terus diperkuat,” tandasnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. Lanjut dia, generasi masa depan, penerus pembangunan harus memiliki kecerdasan akademik, akhlak mulia, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta daya saing yang kuat.
“Lembaga pendidikan seperti Yayasan Pendidikan Islam ini memiliki peran yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi yang mampu menjadi pemimpin masa depan dan membawa Kabupaten Tangerang semakin maju,” ungkapnya.
Bupati pun berpesan kepada para siswa agar tidak cepat berpuas diri atas capaian yang telah diraih dan terus meningkatkan kemampuan diri.
“Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, tingkatkan kemampuan diri, serta manfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal yang positif. Masa depan yang cerah diraih melalui kerja keras, disiplin, doa, dan ketekunan,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang naik kelas maupun yang telah menyelesaikan jenjang pendidikannya.
"Saya berharap prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus mengejar cita-cita yang lebih tinggi serta menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlakul karimah, unggul, dan berdaya saing," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Kegiatan Festival Kuliner Halal yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026). Acara yang berlangsung selama lima hari sejak 17 Juni tersebut mendapatkan apresiasi positif dari para pelaku usaha mikro karena dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, yang hadir dalam acara penutupan tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran rangkaian kegiatan. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari para pelaku usaha, festival ini terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan harian mereka.
"Dari perbincangan kami dengan para pelaku usaha mikro, ternyata mereka sangat merespon dan respect terhadap kegiatan ini. Sehari-harinya, omzet yang didapat di setiap stand kuliner mencapai minimal Rp500.000 per hari," ujar Syaifullah.
Syaifullah menambahkan bahwa para pedagang sangat berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Menurutnya, festival kuliner ini tidak hanya sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.
Lebih lanjut, Syaifullah menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengkolaborasikan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga kelurahan, guna mendukung pelaku UMKM.
"Ini menjadi catatan bagi kami untuk terus mengkolaborasikan kembali antara kantor kecamatan, kelurahan, pemerintahan desa dan UMKM lokal agar terus bersinergi dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berjalan dengan lancar demi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Pelaku UMKM Sepatan Timur, Hasan Saleh, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa festival ini memberikan dampak positif yang sangat dirasakan oleh para pelaku usaha lokal.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam hal ini Pak Bupati dan jajarannya yang sudah memfasilitasi dan menyelenggarakan Gebyar Kuliner Produk Halal ini. Acara ini sangat membantu para pelaku UMKM dan kami berharap pemerintah dapat kembali mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang karena antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa," ujar Hasan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Pondok Modern Daarul Hikmah Sukadiri, Minggu (21/06/2026).
Pada kesempatan tersebut Wabup Intan mengatakan bahwa haflah akhirussanah dan wisuda Tahfidz bukan sekedar seremoni kelulusan, namun merupakan ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang para santri dalam menuntut ilmu dan menghafal ayat suci Al-Qur'an.
"Ini merupakan ungkapan syukur atas perjalanan dan perjuangan para santri dalam menuntut ilmu. Dibalik setiap ayat yang berhasil dihafalkan terdapat ketekunan, kesabaran, doa orang tua serta dedikasi para guru yang membimbing dengan penuh keikhlasan," ungkap Wabup Intan
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan kepada para santri bahwa selesai bukanlah akhirnya perjalanan, kelulusan merupakan awal baru dari sebuah perjalanan baru ke tahap berikutnya
"Hari ini merupakan awal dari perjalanan baru bagi adik-adik semua. Jadikan Alquran sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi dan benteng moral dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Yang lebih penting dari banyaknya ayat yang dihafal adalah bagaimana Al-Qur'an itu hidup di dalam hati dan tercermin dalam akhlak serta perilaku kita sehari-hari," tandasnya
Dia juga memberikan pesan jangan pernah melupakan pengorbanan, usaha dan doa dari orang tua, guru dan pembimbing serta orang-orang dibalik layar yang telah membantu dengan penuh keiklasan selama menempuh pendidikan.
"Jangan sekali-kali melupakan air mata dan doa orang tua yang telah dicurahkan di setiap langkah kalian, jangan pernah lupakan kesabaran para guru yang dengan ikhlas membimbing, mengingatkan dan mendoakan kalian hingga berada di titik sekarang ini," pesannya
Dia juga berharap para santri yang telah lulus tidak mudah putus asa dan terus belajar menggapai cita-citanya. Dia juga mengajak semua untuk mendoakan agar para santri dapat memasuki awal kehidupannya dengan baik menuju masa depan yang penuh keberkahan kemuliaan dan manfaat bagi umat bangsa dan negara
"Mudah-mudahan nanti santri santri di sini bisa ikut juga program beasiswa Tangerang Gemilang. Bisa ada perwakilan yang dikirim ke Kairo Mesir belajar ilmu-ilmu lain di negara-negara lain sehingga nanti anak-anak Kabupaten Tangerang semuanya bisa berkuliah dan bersekolah dengan nyaman dan juga mencetak SDM yang unggul dan berdaya saing," harapnya
Pihaknya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada keluarga besar Pondok Modern Daarul Hikmah Sukadiri yang terus konsisten, berperan aktif dalam dalam mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan tetapi juga kuat dalam akhlak dan keimanan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Pondok Modern Daarul Hikmah. Semoga dari pondok modern ini terus lahir generasi yang bukan hanya cerdas dan berprestasi tetapi juga menjadi penyejuk di tengah masyarakat, menjadi pemimpin yang amanah, menjadi anak yang membanggakan orang tua serta agama," ujarnya
Pimpinan Pondok Modern Daarul Hikmah, Zaky Yudisthira mengungkapkan bahwa Pondok Daarul Hikmah telah memasuki usia 29 tahun. Setiap tahunnya pihaknya meluluskan kurang lebih 150 lebih santri putra dan putri.
"Tahun ini, kami meluluskan 183 santri, terdiri dari 100 santri putri dan 83 santri putra. Anak anak yang diwisuda hari ini ini adalah anak-anak terbaik pilihan. 183 anak ini yang paling banyak menghafalnya di 16 juz, yang keduanya itu terbanyak di 11 juz," jelas Zaky
Dia berharap para santri yang telah diwisuda senantiasa istiqomah agar terus mau belajar menghafal Al-Qur'an dan bercengkrama dengan Al-Qur'an serta terus belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya kembali dimanapun mereka berada. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri perayaan HUT ke-18 Sekarwangi Cake di The Breeze BSD Kec. Pagedangan, Sabtu (20/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan sangat mengapresiasi Sekarwangi Cake yang menghadirkan ragam nusantara dalam perayaan HUT ke-18
"Kreativitasnya luar biasa, kita akan menyaksikan kue sepanjang 18 meter yang akan dihias oleh 18 baker dari berbagai daerah dan pasti selesainya ini jadi cantik," ungkap Wabup Intan
Menurut dia, hadirnya 18 pembuat kue (Baker) dari berbagai daerah yang berkolaborasi menghias kue bukan hanya untuk menunjukan kreatifitas, namun juga bahwa perbedaan itu sebuah kekuatan yang bisa menghasilkan sesuatu yang unik dan luar biasa.
"Ini bukan hanya bentuk kreatifitas tapi menunjukan bahwa perbedaan prinsip, ide dan pemikiran dengan tujuan yang sama akan menciptakan sesuatu yang luar biasa dan unik," ujarnya
Lanjut dia, pemerintah daerah melalui OPD terkait terus mendorong UMKM industri ekonomi kreatif agar bisa berkembang dan berdaya saing. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pendampingan, pelatihan sampai dengan pemberian bantuan sehingga UMKM dan para pelaku industri kreatif dapat memberikan kontribusinya terhadap perekonomian daerah
"Di Kabupaten Tangerang sampai saat ini industri kreatif dan UMKM ada sekitar 70.000. Mereka ini kebanyakan makanan dan minuman. InsyaAllah dengan tingginya jumlah UMKM ini menjadi tolak ukur dan tulang punggung perekonomian di Kabupaten Tangerang," jelasnya
Pihaknya pun mengucapkan selamat dan sukses kepada Sekarwangi Cake atas hari jadinya ke-18 dan berharap keberadaannya juga semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar, khususnya di Kec. Pagedangan
"Mudah-mudahan ke depan makin besar lagi dan makin bisa merekrut pegawai-pegawai atau masyarakat sekitar yang punya skill untuk menjadi stafnya Sekarwangi atau diundang sama Pemda untuk ngajarin supaya ibu-ibu juga bisa punya usaha rumahan yang bisa membantu perekonomian mereka," pungkasnya
Pada kesempatan yang sama, Founder Sekarwangi Cake, Ni Kadek Sekarwangi mengungkapkan bahwa pihaknya mengusung tema "Ragam Warna Indonesia, Berkarya dan Bersatu dalam Kreativitas" dalam rangka HUT ke-18. Tema tersebut menunjukkan simbol keberagaman Indonesia, mulai dari berbagai pulau, budaya dan bahasa memiliki satu tujuan yang sama, berkolaborasi bukan untuk kompetisi tapi kita untuk berkreasi bersama.
Kue sepanjang 18 meter tersebut didekorasi oleh 18 baker dari beberapa daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Lampung, Bandung, Bogor, Bekasi, dan Kuningan.
"Kue ini adalah simbol yang memberikan pesan dan filosofi Indonesia, khususnya semua yang ada di sini. Bersatu, menyatukan perbedaan. Kita bersatu bersama, inilah keindahan Indonesia dan kita semua harus menciptakan masa depan yang cerah buat anak-anak kita dan generasi muda kita," jelasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Perawat Tingkat Provinsi Banten yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Banten. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Citra Raya Sport Club, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/06/26).
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang menyampaikan rasa terima kasih dan kehormatan yang besar atas kepercayaan yang diberikan oleh DPW PPNI Banten karena telah menunjuk Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga dan seni perawat yang kedua ini.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas penghargaan dan penghormatan ini. Kabupaten Tangerang sangat bangga dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Perawat yang kedua. Terima kasih Ibu Kadinkes dan Pak Ketua Umum atas kepercayaan ini," ujar Bupati Maesyal.
Bupati Maesyal menekankan betapa krusialnya peran perawat dalam ekosistem pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, keberadaan perawat merupakan pilar utama yang mendampingi dokter demi memastikan pasien mendapatkan pelayanan medis yang optimal.
"Saya ingat betul, seorang pekerja di bidang kesehatan, bukan hanya dokter yang memberikan kontribusi besar terhadap kesehatan masyarakat, tetapi perawat juga sangat luar biasa. Tanpa bantuan perawat, pelayanan pasien di rumah sakit tidak akan bisa berjalan optimal. Melalui program olahraga dan seni ini, para perawat diberikan kesempatan untuk menjaga kesehatan sekaligus mengukir prestasi," tambahnya.
Bupati Maesyal juga memberikan catatan khusus terkait sportivitas dan keselamatan, terutama pada cabang olahraga yang membutuhkan mobilitas tinggi seperti futsal. Beliau berpesan agar seluruh peserta mengutamakan kondisi fisik dan menjaga tali silaturahmi antarwilayah se-Provinsi Banten.
"Jaga silaturahmi kita se-Provinsi Banten. Junjukkan bahwa semua perawat sportif. Ke depan, saya juga memberi masukan agar diadakan perlombaan simulasi penanganan respon cepat (quick response) terhadap pasien. Saya punya pengalaman pribadi melihat bagaimana hebatnya perawat di IGD yang langsung mengejar pasien ke mobil ambulans tanpa menanyakan administrasi terlebih dahulu demi menyelamatkan nyawa. Itu perawat hebat, dan saya yakin seluruh perawat di Banten memiliki jiwa dedikasi yang sama," ucap Bupati Maesyal.
Di akhir sambutan, Bupati Maesyal mengingatkan pentingnya peran perawat dalam menyukseskan program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari penguatan layanan kesehatan, pencapaian target MDGs, ketahanan pangan, hingga pemeriksaan kesehatan berkala bagi masyarakat di 8 kabupaten/kota se-Banten. Acara kemudian resmi dibuka secara simbolis.
Sementara itu, Ketua DPD PPNI, Murhabibi, menjelaskan bahwa ajang bergengsi ini diikuti oleh kontingen dari 8 Kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten. Porseni kali ini melombakan berbagai macam cabang olahraga serta kesenian yang variatif.
"Alhamdulillah, kegiatan hari ini diikuti oleh 8 kabupaten/kota se-Banten. Cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan meliputi futsal, bulu tangkis, tenis meja, catur, stand up comedy, paduan suara, hingga lomba Bantuan Hidup Dasar (BHD)," jelas Murhabibi.
Murhabibi berharap ajang ini tidak sekadar menjadi kompetisi mencari juara, melainkan menjadi wadah pemersatu dan penguat solidaritas profesi perawat yang memiliki akar pengabdian yang sama untuk bangsa.
"Harapan besar kami dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk merekatkan tali persaudaraan perawat Indonesia pada umumnya, dan se-Banten pada khususnya. Karena bagaimanapun, kami lahir dalam pendidikan yang sama, profesi yang sama, serta memiliki satu visi pengabdian yang sama untuk Indonesia," pungkasnya. (Red)