Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan dilakukannya Ground Breaking pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Rawat Inap 6 lantai di RSUD Balaraja, Rabu (17/6/26).
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas kesehatan tersebut bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan pembangunan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang sekaligus jawaban mengantisipasi atas meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tangerang bagian barat dan daerah penyangga lainnya.
"Alhamdulillah hari ini kita memulai pembangunan sarana dan fasilitas kesehatan berupa perluasan IGD Maternal, ruang Hemodialisa atau cuci darah, serta gedung rawat inap. Ini merupakan bentuk antisipasi dan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien yang berobat ke RSUD Balaraja," ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, RSUD Balaraja tidak hanya melayani warga Kabupaten Tangerang, tetapi juga menerima pasien dari berbagai daerah seperti Kabupaten Serang hingga Bogor. Karena itu, peningkatan kapasitas pelayanan menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi.
"Rumah sakit ini melayani masyarakat yang sangat luas. Karena itu kita harus menyiapkan fasilitas yang memadai agar pelayanan kepada pasien semakin optimal. Penambahan ruang rawat inap, IGD, dan Hemodialisa menjadi bagian dari upaya tersebut," ungkapnya.
Bupati juga mengapresiasi Direktur RSUD Balaraja beserta seluruh jajarannya yang terus berinovasi dan responsif dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan tepat mutu.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Balaraja yang telah berinisiatif meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Kami juga berterima kasih kepada Kejaksaan, Kepolisian, dan seluruh pihak yang melakukan pendampingan agar pembangunan ini berjalan lancar, transparan, dan sesuai aturan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional. Dengan pelayanan yang baik, pasien akan merasa tenang dan proses pemulihan pun menjadi lebih baik," tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja dr. Chorah Usman menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat sekaligus memenuhi standar pelayanan rumah sakit sesuai regulasi terbaru.
Ia mengungkapkan, saat ini ruang IGD Maternal masih memanfaatkan ruangan yang terbatas, padahal kasus maternal dan neonatal merupakan kasus berisiko tinggi yang membutuhkan fasilitas sesuai standar guna menekan angka kematian ibu dan bayi.
Selain itu, kebutuhan layanan Hemodialisa juga terus meningkat. Saat ini kapasitas ruang cuci darah hanya mampu menampung 13 mesin atau tempat tidur sehingga antrean pasien masih cukup tinggi.
"Dengan pembangunan ruang Hemodialisa yang baru dan lebih luas, kapasitas pelayanan dapat ditingkatkan hingga mencapai 40 mesin atau tempat tidur. Ini akan sangat membantu mengurangi antrean pasien yang membutuhkan layanan cuci darah," jelas dr. Chorah. (Red)
CILEGON, lensafokus.id – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026 resmi ditutup di Stadion Geger Cilegon oleh Gubernur Banten, Andra Soni, Rabu (17/06/26).
Pada kesempatan tersebut Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh atlet yang telah berjuang habis-habisan di semua cabang olahraga. Kontingen Kab. Tangerang berhasil meraih total 167 mendali dengan rincian 50 emas, 56 perak dan 61 perunggu.
"Atlet-atlet kita sudah luar biasa berjuang di seluruh cabang olahraga. Alhamdulillah, kemarin pertandingan final sepak bola ditutup dengan kemenangan kita 1-0 melawan Kota Tangerang," ujar Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, meski capaian yang diraih cukup membanggakan, dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan langsung bergerak melakukan evaluasi menyeluruh di setiap cabang olahraga. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan besar, mengingat Kabupaten Tangerang telah dipercaya oleh Gubernur Banten untuk menjadi tuan rumah perhelatan POPDA berikutnya pada tahun 2028.
"Kita dipercaya oleh Pak Gubernur selaku tuan rumah untuk tahun 2028. Tentunya, banyak sekali yang harus kita persiapkan dari sekarang, salah satunya adalah pembenahan dan kesiapan sarana olahraga. InsyaAllah, mulai tahun 2027 semua fasilitas sarana olahraga akan mulai kita persiapkan secara matang," ungkapnya.
Di hadapan para atlet pelajar, Bupati Maesyal Rasyid juga membakar semangat mereka agar tidak cepat puas atas capaian yang telah diraih dan tidak berkecil hati bagi yang belum meraih hasil maksimal. Menurut dia, perjalanan karier para atlet muda Kab. Tangerang masih sangat panjang, terlebih ada agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta POPDA mendatang yang sudah menanti di depan mata.
"Harus tetap semangat, jangan kecil hati! Perjalanan masih panjang. Dua tahun yang akan datang kita akan jadi tuan rumah, kesempatan bagi anak-anak kita masih sangat terbuka lebar," ujarnya
Sebagai bentuk apresiasi nyata dan komitmen dalam menyejahterakan para pejuang olahraga, Bupati Tangerang memastikan pemerintah daerah akan menyiapkan bonus khusus bagi para atlet yang berprestasi.
"Kami selalu mendoakan agar prestasi olahraga mereka berjalan beriringan dengan prestasi akademis di sekolah masing-masing," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Cabang Olahraga (Cabor) Voli Indoor Putera Kabupaten Tangerang meraih medali emas setelah mengalahkan tim Kota Tangerang Selatan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026. Laga tersebut berlangsung di GOR Mutiara Bunda Kota Cilegon, Selasa (16/06/2026).
Pertandingan ini berlangsung 4 set dengan skor 3-1, nilai tiap set antara tim Kabupaten Tangerang dan tim Kota Tangerang Selatan. Set pertama dimenangkan Kab.Tangerang 25 - 16, set kedua dimenangkan Kota Tangsel 25- 22, set ketiga dan kempat direbut kembali oleh Kab.Tangerang, masing-masing 32 - 30 dan 26 - 16.
Ketua PBVSI Kab.Tangerang, mengatakan perjuangan tim bola voli putera Kabupaten Tangerang sangat luar biasa. Mereka melakukan yang terbaik di pertandingan final ini hingga akhirnya mendapatkan Medali Emas.
“Tim bola voli putra pantas mendapatkan medali emas, mereka semua berjuang habis-habisan di lapangan untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Tangerang. Saya secara pribadi sangat senang sekali," ucapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang selalu mendukung tim bola voli Kab.Tangerang dari segi akomodasi, tempat istirahat atlet, kesehatan, vitamin, dan motivasi yang diberikan kepada para atlet hingga berada di titik final saat ini.
“Kami juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pelatih, official, Bapopsi Kabupaten Tangerang, orang tua, supporter dan masyarakatKabupaten Tangerang. Tim bola voli putera berhasil mengharumkan nama baik Kabupaten Tangerang dan ini mempertahankan juara selama 8 kali berturut-turut pada POPDA tingkat Provinsi Banten,” pungkasnya.
Sementara itu, Dhanu Rekza Pelatih tim Putera cabor Voli indoor Kabupaten Tangerang, mengatakan persiapan tim selama empat bulan tidak sia-sia. Tim melakukan latihan dengan sungguh-sungguh dan kerja keras untuk mendapatkan medali emas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada orang tua, kepada Sekolah, Club voli, jajaran Pelatih, Pengurus PBVSI Kab.Tangerang serta semua yang terlibat sudah mendukung kami di pegelaran POPDA XII Prov.Banten tahun 2026, kemenangan ini kami persembahkan untuk mereka,” tuturnya.
Sebagai informasi, di tempat yang sama cabor bola voli puteri Kabupaten Tangerang mendapatkan Medali Perunggu setelah mengalahkan Kab.Lebak di perebutan tempat ke Tiga,dengan skor akhir 1-3. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menyambut kedatangan jamaah haji Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam Kloter 12 JKB di Asrama Haji Provinsi Banten, Cipondoh-Kota Tangerang, Rabu (17/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma mengucapkan rasa syukurnya bisa menyambut para tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar dan kembali ke tanah air dlam keadaan sehat wal'afiat.
"Alhamdulillah, hari ini kita menyambut kepulangan mereka dalam keadaan selamat sebagai tamu-tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Selamat kepada kepada seluruh jamaah Kabupaten Tangerang dan keluarga, semoga menjadi haji yang mabrur," ujar Sekda Soma
Dia menandaskan bahwa momentum kepulangan ini bukanlah akhir dari perjalanan spiritual, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar di tengah masyarakat. Predikat haji mabrur hendaknya tercermin dalam perubahan sikap, akhlak, kejujuran, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Jagalah kemabruran haji dengan senantiasa meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh serta menjadi pribadi yang membawa kesejukan bagi lingkungan. Jadilah penggerak kehidupan keagamaan di lingkungan masing-masing, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta turut menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat," tandasnya
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari penguatan koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umroh, peningkatan pelayanan administrasi, dukungan transportasi, pembinaan manasik, hingga rencana pembangunan fasilitas pusat manasik haji sebagai sarana pembelajaran bagi calon jamaah agar semakin siap menjalankan ibadah ke Tanah Suci.
"Kami menyadari bahwa pelayanan kepada jamaah haji merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang harus terus ditingkatkan kualitasnya. Oleh karena itu, berbagai masukan dari para jamaah akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun mendatang semakin baik," jelasnya
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten beserta seluruh jajarannya, atas pelayanan terbaik yang telah diberikan kepada seluruh jamaah haji Kab. Tangerang
"Atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan terima kasih kepada Kakanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten dan seluruh jajarannya yang selama ini selalu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Tangerang dan kloter-kloter lainnya," pungkasnya
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten, H. Samsudin Kloter 12 JKB tersebut sebanyak 392 orang.
"Kami serahkan jamaah haji asal Kabupaten Tangerang kepada Bapak Sekretaris Daerah, Soma Atmadja, Kloter 12 JKB dengan jumlah 392. Semoga jamaah asal Kabupaten Tangerang menjadi haji yang mabrur, sehat dan mampu menjadi teladan keimanan serta kebajikan di masyarakat," ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Dalam upaya menciptakan generasi muda yang tangguh dan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) pada Program Lingkungan Pendidikan Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri dari perwakilan guru (khususnya bidang kesiswaan) serta pelajar jenjang SMA/SMK/Sederajat se-Kabupaten Tangerang. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Parakan, Rabu (17/06/2026).
Kasubid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Dan Agama, Risma Nurmalayanti mengatakan bahwa program Sekolah Bersinar merupakan salah satu program BNK yang berada di bawah naungan Kesbangpol Kabupaten Tangerang. Program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Menurut Risma, kegiatan sosialisasi tersebut memiliki peran penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang saat ini semakin beragam bentuk dan modus penyebarannya.
“Kehadiran kegiatan ini membawa dampak yang sangat positif, terutama bagi anak-anak maupun remaja saat ini yang rentan terpapar narkoba. Terlebih lagi, kita sering kali tidak mengetahui jenis-jenis narkoba baru yang beredar di luar sana, sehingga edukasi seperti ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan para pelajar,” kata Risma.
Ia menambahkan, ancaman penyalahgunaan zat adiktif tidak hanya berasal dari narkotika konvensional. Beberapa produk yang akrab di kalangan remaja juga perlu diwaspadai karena berpotensi mengandung zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan.
“Sebagai contoh sederhana adalah penggunaan vape. Kita banyak yang tidak menyadari bahwa di dalam komponen atau bahan-bahan tertentu terdapat indikasi kandungan zat adiktif yang berbahaya,” ujarnya.
Risma menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan langkah antisipasi melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari BNN Provinsi Banten, BNN Kota Tangerang hingga BNN Kota Tangerang Selatan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang.
Selain itu, Kesbangpol dan BNK secara rutin melaksanakan sosialisasi serta roadshow ke berbagai kampus, SMA, SMK, dan sekolah lainnya. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi serta meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan dan masa depan mereka.
“Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memetakan beberapa wilayah rawan. Jika ditemukan adanya wilayah atau individu yang sudah terdampak, informasi tersebut akan segera diteruskan kepada pihak kepolisian, khususnya Satresnarkoba untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.
Risma berharap para pelajar dapat memahami secara utuh dampak negatif penyalahgunaan narkoba sehingga mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh yang dapat merusak masa depan mereka.
“Setelah memiliki pemahaman dan pengetahuan yang cukup, saya berharap para siswa dapat lebih waspada serta mampu menjaga diri mereka sendiri. Mereka harus tahu bahwa narkoba itu sama sekali tidak membawa kebaikan, melainkan memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan dan masa depan mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Kabupaten Tangerang, H. Dedy Sutardi, SH, menyampaikan bahwa sosialisasi Pendidikan Bersinar yang dilaksanakan saat ini merupakan tahap pertama dari rangkaian kegiatan yang akan digelar di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.
“Hari ini, kegiatan sosialisasi diadakan untuk mewujudkan lingkungan pendidikan Bersinar atau Bersih Narkoba. Pelaksanaan sosialisasi ini baru memasuki tahap pertama karena jumlah peserta yang cukup banyak, sehingga nantinya akan ada sesi lanjutan di wilayah lainnya,” ujar Dedy.
Ia menjelaskan, tahap pertama kegiatan difokuskan bagi siswa-siswi di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya. Selanjutnya, sosialisasi akan dilaksanakan secara bertahap di wilayah lain, termasuk kawasan Pantura yang memiliki sebaran sekolah cukup luas.
Menurut Dedy, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dini yang ditujukan kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Melalui penyuluhan yang diberikan, para pelajar diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba serta mampu menjauhkan diri dari penyalahgunaannya.
“Harapan kami, materi yang diberikan dapat menjadi input yang efektif bagi para siswa. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menjauhi narkoba, tumbuh menjadi pelajar yang sehat, dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang tanpa narkoba,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri sekaligus secara resmi membuka Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Selasa (16/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Ciakar dan seluruh pihak yang telah menghadirkan ruang ekonomi, sosial dan budaya bagi masyarakat Desa Ciakar dan sekitarnya.
"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Ciakar beserta seluruh elemen masyarakat yang telah berinisiatif dan bekerja keras menghadirkan pasar tradisional ini sebagai ruang ekonomi, sosial, sekaligus budaya bagi masyarakat," ujar Wabup Intan
Menurut dia, pasar tradisional bukan sekadar tempat jual beli, melainkan pusat pergerakan ekonomi rakyat, tempat bertemunya produsen dan konsumen lokal, serta wadah pelestarian budaya dan kuliner nusantara yang menjadi identitas daerah
"Di Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini, kita melihat semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru dan mengenalkan kekayaan kuliner daerah kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman," ujarnya
Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM, pemberdayaan masyarakat desa, serta pengembangan potensi lokal yang dimiliki setiap wilayah.
"Pembangunan yang kuat harus dimulai dari desa, karena desa merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Keberadaan Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini diharapkan menjadi ruang produktif yang dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha, membuka peluang kerja, serta memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial warga," tandasnya
Lanjut dia, keberhasilan pasar tradisional tidak hanya diukur dari ramainya transaksi dan meningkatnya pendapatan pedagang, tetapi juga dari kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan pasar itu sendiri. Untuk itu, dia juga menghimbau para pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pasar tersebut agar tetap bersih, aman dan nyaman
"Saya mohon kepada pengelola, pedagang dan masyarakat, rawat dan jaga pasar ini agat tetap bersih, rapi, aman dan nyaman. Jaga kehigienisan produk yang dijual, khususnya makanan dan minuman, sehingga kualitas dan keamanan pangan tetap terjamin," himbaunya
Wabup Intan juga berharap dengan lingkungan yang bersih dan produk yang higienis, Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar akan semakin berkembang dan dipercaya masyarakat serta mampu menjadi contoh pasar tradisional yang sehat, tertib, dan nyaman di Kabupaten Tangerang.
"Saya optimistis bila Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini bersih, aman, nyaman dan higienis akan berkembang menjadi destinasi ekonomi dan budaya yang membanggakan bagi Masyarakat Desa Ciakar dan Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensagokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melepas peserta Pawai Ta’aruf dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram yang digelar di kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan. Selasa, (16/6/26).
Pawai Ta’aruf yang menjadi agenda rutin peringatan Tahun Baru Islam tersebut disambut antusias masyarakat. Beragam atribut bernuansa Islami, lantunan shalawat, serta semangat kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan yang berlangsung khidmat dan semarak.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi panitia dan seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi momentum refleksi diri, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan dilaksanakan secara rutin karena memiliki nilai yang sangat positif untuk memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah. Apalagi kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat dan DKM masjid yang ada di kawasan Citra Raya,” ujar Bupati Maesyal.
Ia menilai, semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dalam Pawai Ta’aruf tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai persatuan dan gotong royong masih terjaga dengan baik di Kabupaten Tangerang.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang konsisten menggelar kegiatan tersebut setiap tahun dengan pelaksanaan yang semakin baik dan semakin meriah.
“Saya sangat mengapresiasi langkah panitia yang terus menjaga tradisi positif ini. Hampir setiap tahun kegiatan ini dilaksanakan dan saya melihat antusiasme masyarakat semakin tinggi serta pelaksanaannya semakin meriah,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap Pawai Ta’aruf dan peringatan Tahun Baru Islam di masa mendatang dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih besar dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Semoga setiap tahun acara ini semakin meriah, semakin banyak masyarakat yang terlibat, dan menjadi ajang silaturahmi yang mempererat persaudaraan di antara kita semua,” pungkasnya.
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram di Citra Raya tersebut menjadi momentum kebersamaan warga untuk menyambut tahun baru Hijriah dengan semangat persatuan, keharmonisan serta memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial yang nyata dan berdampak bagi umat dan masyarakat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya sebagai identitas bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Grebeg Suro, Kirab Budaya dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah, yang digelar di Kecamatan Panongan, Senin (15/6/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) Kabupaten Tangerang, serta Badan Penghubung Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menyelenggarakan kegiatan budaya tersebut dengan penuh semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.
"Bulan Suro memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Jawa, bukan hanya sebagai momentum introspeksi dan penguatan spiritualitas, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, Grebeg Suro dan Kirab Budaya Wayang Kulit merupakan wujud nyata komitmen masyarakat dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia agar tetap hidup dan lestari di tengah arus modernisasi. Budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga identitas yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang.
"Kabupaten Tangerang yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang suku, agama, budaya, dan tradisi yang beragam memiliki modal sosial yang kuat untuk membangun daerah yang maju, sejahtera, dan harmonis. Karena itu, keberagaman harus terus dirawat sebagai kekuatan bersama," tandasnya
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan menjadikan keberagaman sebagai sumber kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya yang digagas masyarakat.
“Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan karakter, nilai-nilai budaya, dan penguatan jati diri bangsa,” tegasnya.
Bupati juga berharap melalui kegiatan Grebeg Suro dan pagelaran wayang kulit tersebut generasi muda bisa semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya bangsa sendiri sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dapat terus lestari sepanjang masa.
"Saya harap melalui kegiatan seperti ini, generasi muda bisa kenal, cinta dan bangga akan seni budaya bangsa sendiri yang mengandung nilai-nilai luhur dan terus lestari sepanjang masa," harapnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membuka pendaftaran program On The Job Training (OJT) di salah satu perusahaan plastik terkemuka, Perseoran Terbatas (PT) Tomypak Makmur Tangerang mulai 11-18 Juni 2026.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menuturkan, program tersebut dibuka untuk memberikan pelatihan berbasis kompetensi bagi calon tenaga kerja yang dilengkapi dengan program magang secara langsung.
“Kami menyediakan program ini khususnya untuk calon tenaga kerja muda yang ingin mendapatkan pelatihan intensif disertai kesempatan magang langsung di lingkungan kerjanya. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan peserta mulai dari pengalaman kerja nyata, mentor profesional, sampai sertifikasi yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujar Ujang, Senin (15/6/2026).
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang memastikan pendaftaran OJT di PT. Tomypak Makmur Tangerang akan berjalan selama sekitar 30 hari mulai dari 22 Juni-28 Juli 2026 mendatang.
Pemkot Tangerang memastikan para peserta yang memenuhi kualifikasi kompetensi dapat mendapatkan kesempatan pemagangan dan dikontrak oleh perusahaan tersebut.
”Jangan ketinggalan untuk segera mendaftarkan diri, apalagi semua proses pendaftarannya bisa dilakukan secara mudah dan gratis melalui aplikasi Tangerang LIVE sekarang juga,” tambahnya.
Berikut persyaratan dan keuntungan peserta program OJT di PT. Tomypak Makmur Tangerang:
Persyaratan
1. Warga Kota Tangerang dibuktikan dengan Kartu Tanpa Penduduk (KTP). 2. Berusia maksimal 27 tahun. 3. Pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.
Keuntungan
1. Uang transportasi selama pelatihan. 2. Sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 3. Kesempatan melanjutkan program pemagangan bersama perusahaan bagi yang memenuhi standar kualifikasi yang dibutuhkan.
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi program sekolah Berkarakter Hijau, Sehat dan Inovatif (BERHATI) yang dirancang Sinarmas Land
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri Festival Sekolah BERHATI 2026 Sinarmas Land di Atrium Mall The Breeze BSD, Senin (15/06/26)
"Program ini bagus sekali, sejak usia dini untuk anak-anak kita Kabupaten maupun Tangsel itu bisa ditanamkan karakter hijaunya. Pemkab Tangerang, Pemkot Tangsel bersama dengan Sinarmas Land ingin sekali merancang pilot proyek sekolah yang mengikuti tema BERHATI ini," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Manurut dia, program sekolah BERHATI yang mengusung konsep karakter anak didik, lingkungan dan kesehatan sangat mendukung kenyamanan proses belajar mengajar. Untuk itu, Pemkab Tangerang akan terus mendukung dan menguatkan kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya Sinarmas Land dengan CSR-nya untuk membangun sarana pendidikan dengan konsep sekokah BERHATI di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang.
"Pemerintah daerah akan terus mendorong ada program pilot proyek sekolah BERHATI ini bisa dibangun bersama Sinarmas dengan CSR-nya dan menjadi program unggulan supaya memberikan kontribusi terhadap upaya mencerdaskan bangsa melalui proses belajar mengajar pada usia dini apakah itu TK Paud SD SMP sampai dengan SMA," ungkapnya
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para pengembang dengan program CSR-nya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang. Melalui ekspansi pemanfaatan program CSR terhadap dunia pendidikan tersebut diharapkan juga akan berkontribusi positif secara signifikan terhadap peningkatkan kualitas anak didik penerus bangsa, termasuk kesiapan tenaga pendidik yang benar-benar kompeten
"Saya ingin bahwa sekolah berhati ini harus terus dikumandangkan diperbanyak dari sisi kuantitas maupun kualitasnya dan CSR BSD juga ditambah lagi dalam rangka memberikan kontribusi kepada wilayah sekitar," imbuhnya
Sementara itu, Managing Director President Office Sinarmas Land, Dony Martadisata mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing dan memiliki integritas serta rasa kepedulian yang tinggi pada lingkungan dan sesama.
Kolaborasi dan sinergitas yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, keluarga dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan sebagai investasi jangka panjang.
"Komitmen inilah yang melahirkan program sekolah BERHATI melalui pendampingan berkelanjutan dari program CSR Sinarmas Land di bidang pendidikan. Ini fokus pada tiga nilai utama berkarakter hijau, sehat dan inovatif.
Lanjut dia, program sekokah BERHATI tersebut tidak hanya fokus memberikan pendampingan kepada siswa tetapi juga meningkatkan kapasitas guru, memperkuat kolaborasi dengan orang tua serta membangun budaya sekolah yang positif. Selain itu pada kegiatan tersebut pihaknya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 283 penerima manfaat di wilayah Tangerang Raya hingga kecamatan Rumpin Bogor.
"Semoga festival sekolah BERHATI 2026 menjadi pijakan lahirnya banyak inovasi pendidikan, memperkuat jejaring kolaborasi serta menginspirasi hadirnya generasi yang berkarakter peduli lingkungan sehat inovatif dan siap menghadapi tantangan di masa depan," pungkasnya. (Red)