Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka kegiatan Tangerang TAXPO Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang di kawasan Car Free Day Puspemkab Tangerang, Minggu (15/2/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa Tangerang TAXPO merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan nyaman bagi masyarakat. Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan, tetapi hadir langsung di ruang publik agar pelayanan terasa lebih mudah diakses.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah menyelenggarakan Tangerang TAXPO sebagai wujud komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang mendekat, menyapa, dan melayani secara langsung di ruang publik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui Samsat. Kehadiran layanan ini diharapkan semakin mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sambil menikmati suasana olahraga pagi bersama keluarga.

Ia juga menegaskan bahwa pajak merupakan bentuk gotong royong modern masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Dari pajak, pembangunan jalan, fasilitas umum, pendidikan, dan berbagai pelayanan masyarakat dapat terus berjalan demi kesejahteraan bersama. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat sebagai wajib pajak untuk berkontribusi positif dalam pembangunan

“Kita ingin membangun budaya sadar pajak, budaya patuh, dan budaya bangga berkontribusi untuk Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Mengakhiri acara, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang tersedia serta terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto, mengajak masyarakat untuk tidak lagi merasa khawatir atau takut dalam membayar pajak.

“Jadi masyarakat jangan takut lagi. Biasanya kan bayar pajak takut, ada petugas pajak takut. Sekarang enggak usah takut. Karena kami akan melayani semua. Seperti yang tadi disampaikan oleh Pak Bupati, bahwa hasil pajak ini untuk dilaksanakan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Slamet Budhi.

Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti Tangerang TAXPO, Bapenda ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi bahwa pajak adalah kontribusi nyata untuk pembangunan daerah.

"Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mengedukasi bahwa dengan taat dan sadar pajak adalah kontribusi nyata dalam pembangunan daerah," ujarnya. (Red)

Tutup UMKM Ngider Kecamatan di Pasar Kemis, Bupati Tangerang Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup kegiatan UMKM Ngider Kecamatan yang digelar di Halaman Parkir Lapangan Firman Utina, Kecamatan Pasar Kemis, Minggu (15/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo perputaran dan pertumbuhan ekonomi masyarakat harus dimulai dari desa, kelurahan. Untuk itu, ia berharap kegiatan UMKM Ngider Kecamatan dapat mendorong penguatan ekonomi desa. Selain itu, melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha kecil dapat terus menjalankan aktivitas usahanya, membuka lapangan pekerjaan informal, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Putaran ekonominya itu dari, oleh, dan untuk masyarakat Pasar Kemis. Ini untuk membuka usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan memupuk perekonomian yang tumbuh dari bawah, sesuai Asta Cita Bapak Presiden kita, Bapak Prabowo, bahwa ekonomi harus tumbuh kembangnya dari desa,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia mengatakan bahwa kegiatan UMKM Ngider tersebut juga menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan, memasarkan, sekaligus mengembangkan produk-produk lokal Kabupaten Tangerang, khususnya dari Kecamatan Pasar Kemis dan Kecamatan Rajeg.

“Ada dari Kecamatan Rajeg dan sekitarnya. Maksudnya supaya semua kegiatan yang berkenaan dengan kuliner ini terus dikembangkan. Produk-produk lokal ini bisa dilihat, dirasakan, dan dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Tangerang sendiri,” jelasnya

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) terus memfasilitasi pemasaran produk lokal berkualitas Kab. Tangerang hingga ke tingkat internasional. Salah satunya melalui gerai UMKM di bandara yang telah membuka akses pasar mancanegara.

“Alhamdulillah, kemarin waktu ke bandara saya tanya, ternyata banyak pembeli dari luar negeri yang membeli produk UMKM kita. Mudah-mudahan nanti ada juga produk dari sini yang bisa dipasarkan di sana. Kemasannya harus bagus, karena sudah dilatih oleh Dinas Koperasi, termasuk pengolahan dan pengemasannya,” tambahnya.

Berdasarkan data Diskum Kab. Tangerang, jumlah UMKM terus mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 61.000 pelaku UMKM, dan hingga akhir Desember 2025 meningkat menjadi 78.000 UMKM.

“Ini membuktikan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang semakin produktif dan pendapatannya juga semakin baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Tangerang juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka membantu masyarakat menjelang bulan suci Ramadan, di mana masyarakat bisa membeli paket sembako dengan harga Rp41.000 perpaket, dari harga normal sekitar Rp80.000.

“Di UMKM Ngider Kecamatan ini, kita juga menggelar bazar sembako murah. Semoga ini bisa meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Ramadan,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Bupati atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan tahun 2026. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan dapat menjalankan ibadah dengan tenteram, nyaman, serta mendapatkan ganjaran pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amin,” pungkasnya. (Red)

Resmikan di Pasar Anyar dan Ciledug, Wamenkes: Kota Tangerang Pelopor Nasional Pos Kesehatan Merah Putih di Pasar

Kota Tangerang, lensafokus.id - Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Benjamin Paulus Octavianus meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih, di Pasar Anyar dan Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu (14/2/26).

Hal ini sebagai bagian dari program percontohan nasional layanan cek kesehatan di pasar tradisional. Yakni, untuk mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan dasar kepada masyarakat melalui lokasi yang mudah dijangkau, yakni pasar.

Wamenkes menyampaikan, program ini dilaksanakan serentak di lima lokasi di Provinsi Banten dan menjadi percontohan nasional. Ia mengapresiasi Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang sebagai pelopor pelaksanaan Pos Kesehatan Merah Putih di pasar.

“Saya senang sekali karena Banten menjadi pelopor gerakan ini, termasuk Kota Tangerang. Ini perjuangan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, untuk operasional pos, tenaga kesehatan disiapkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Kota Tangerang, didukung rumah sakit swasta serta relawan. Jam pelayanan disesuaikan dengan waktu puncak aktivitas pasar agar memudahkan warga untuk datang.

“Kalau masyarakat tidak sempat ke puskesmas atau rumah sakit, hampir setiap hari mereka datang ke pasar. Di sinilah kita hadir agar masyarakat bisa mampir cek kesehatan, mulai dari pemeriksaan tensi dan gula darah,” ujar dr. Dini.

Ia menekankan, dua pemeriksaan tersebut sangat penting karena hipertensi dan diabetes yang tidak terkontrol menjadi penyumbang terbesar penyakit berat seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal yang memerlukan cuci darah.

Dengan hadirnya Pos Kesehatan Merah Putih di pasar, diharapkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan meningkat dan kasus penyakit kronis dapat ditekan melalui deteksi dini.

“Tujuan utamanya satu, agar masyarakat hidup sehat. Pasar kita jadikan gerbang awal menjaga kesehatan,” tutup dr. Dini. (Red)

Gandrung Milad ke-IX Laras Hambalan, Wabup Intan: Seni Budaya adalah Identitas dan Jati Diri Masyarakat

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri acara Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan Kabupaten Tangerang yang digelar di Desa Renged, Kecamatan Kresek, Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari para didikan Sanggar Seni Laras Hambalan. Beragam pertunjukan seni tradisional ditampilkan sebagai wujud konsistensi sanggar dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah, khususnya seni gandrung.

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa seni dan budaya bukan sekadar tontonan, melainkan identitas dan cermin karakter masyarakat.

“Seni dan budaya bukan sekadar pertunjukan, melainkan identitas, jati diri, serta cermin karakter masyarakat,” tandasnya.

Menurutnya, melalui seni masyarakat belajar tentang harmoni, kebersamaan, disiplin, serta penghargaan terhadap perbedaan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen mendukung kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berbudaya.

“Kami terus berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berbudaya,” ujarnya.

Wabup Intan juga menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia Sanggar Seni Laras Hambalan yang ke-9 tahun. Ia mengapresiasi komitmen dan istiqamah seluruh pengurus serta anggota sanggar dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan seni tradisional di tengah arus modernisasi.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya ucapkan selamat, serta apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota Sanggar Seni Laras Hambalan yang masih melestarikan seni kebudayaan di era modern,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan sanggar tersebut semakin maju dan kreatif, serta mampu melahirkan generasi seniman muda berprestasi hingga tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.

Sementara itu, Ketua Sanggar Seni Laras Hambalan, Memet Isa Bahrudin, mengungkapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Wakil Bupati Tangerang beserta jajaran pemerintah daerah dalam peringatan milad tersebut.

“Semoga sanggar ini dapat menciptakan pemuda-pemudi yang kreatif dan memiliki keahlian yang dapat membanggakan Kabupaten Tangerang, khususnya Kecamatan Kresek,” tegasnya.

Acara Gandrung Milad ke-IX ini juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 210 anak yatim dan 210 kaum duafa sebagai bentuk kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama. (Red)

Momentum Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Maesyal Rasyid Serukan Penguatan Iman dan Akhlak di Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di MI Nurul Huda Curug Wetan, Kecamatan Curug, Sabtu (14/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak masyarakat untuk menegakan shalat sebagai fondasi kehidupan. Shalat tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga kebutuhan rohani yang membentuk kejujuran, tanggung jawab, dan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.

"Melalui momentum Isra Mi’raj, sya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya para orang tua dan generasi muda, untuk menjadikan shalat sebagai dasar dalam membangun keluarga, pendidikan, dan kehidupan sosial," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar mengenang perjalanan agung Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum refleksi spiritual bagi umat Islam untuk memperkuat iman dan akhlak.

“Isra Mi’raj adalah perjalanan dari kegelapan menuju cahaya iman, dari kelalaian menuju kesadaran, dan dari keputusasaan menuju keyakinan akan pertolongan Allah SWT,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam untuk tetap kuat menghadapi berbagai ujian kehidupan serta menjadikan kesulitan sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.

Ia berharap momentum Isra Mi’raj dan datangnya Ramadan dapat semakin memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Tangerang yang religius dan sejahtera.

“Dari masjid, dari madrasah, dari majelis taklim, kita bangun Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan penuh keberkahan,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MI Nurul Huda Curug Wetan atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan. Lanjut dia, menjelang bulan suci Ramadan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.

“Menjelang bulan suci Ramadan ini, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat masih terdapat kekurangan,” ucapnya. (Red)

Pelantikan ASN Lulusan PTDI-STTD Perkuat Pelayanan Publik

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, resmi melantik dan mengambil sumpah 11 orang lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) formasi tahun anggaran 2024 serta Penyerahan Keputusan Pengangkatan CPNS Formasi Tahun Anggaran 2025 dari lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid memberikan ucapan selamat sekaligus pengingat keras bahwa status ASN bukan sekadar pekerjaan mencari nafkah, melainkan sebuah amanah besar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat dan sukses. Ingatlah, menjadi ASN bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebuah bentuk pengabdian dan tanggung jawab kepada masyarakat," ujar Bupati Maesyal.

Bupati menegaskan bahwa sumpah yang diucapkan para ASN bukan hanya seremonial belaka. Ia menuntut adanya komitmen moral, spiritual, dan profesional yang nyata dalam setiap tindakan. Beliau berharap para ASN dapat bekerja dengan penuh keikhlasan dan menjunjung tinggi integritas.

"Sumpah dan janji ini adalah komitmen moral. Saya berharap saudara-saudari senantiasa bersyukur dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," tegasnya.

Para ASN dituntut untuk:

Solutif: Mampu memberikan jalan keluar atas permasalahan di lapangan.

Responsif: Cepat tanggap terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat.

Adaptif: Terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi dan zaman.

Implementasi Nilai BerAKHLAK

Menutup arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menginstruksikan seluruh jajaran untuk menghayati nilai-nilai ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Bupati juga memberikan peringatan keras agar seluruh pegawai mematuhi peraturan perundang-undangan dan menjaga etika guna menghindari pelanggaran yang dapat merusak citra institusi.

"Jadilah teladan di tengah masyarakat. Teruslah belajar, tingkatkan kompetensi, dan jangan pernah lelah berinovasi demi pelayanan publik yang semakin berkualitas di Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Cecep)

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melakukan monitoring pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Bojong Nangka Kec. Kelapa Dua, Jum'at (13/02/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa rencananya GPM secara serentak digelar hari ini (Jum'at) di berbagai kecamatan. Untuk wilayah Kelurahan Bojong Nangka ada 334 paket tersedia yang siap disalurkan kepada masyarakat yang untuk memenuhi kebutuhannya, khususnya menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.

"Alhamdulillah hari ini saya bersama Pak Camat dan Pak Lurah hadir untuk monitoring GPM di Kelurahan Bojong Nangka. Hari ini ada 334 paket di Kelurahan Bojong Nangka," ujar Wabup Intan

Dia menjelaskan paket yang disalurkan terdiri dari: 2 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, dan 1 kg tepung terigu yang bisa ditebus masyarakat dengan harga Rp. 41 ribu rupiah

"Harganya 41 ribu itu isinya ada beras 2 kilo, Minyak 1 liter, tepung terigu 1 kg, gula pasir 1 kg. Jadi kalau di luaran bisa sampai 70 ribuan, namun di sini masyarakat bisa menebusnya dengan harga 41 ribu untuk meringankan beban masyarakat terutama menjelang bulan," ungkapnya

Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus memonitor dan menjaga kestabilan harga serta stok komoditi pokok, khususnya menjelang bulan suci dan hari raya lebaran.

"Saya kemarin rapat koordinasi Forkopimda. Kita sepakat untuk bersama-sama menjaga agar harga stabil dan stok bahan pokok di pasaran aman, terutamanya menjelang Ramadan dan hari raya nanti. Jadi kalau ada yang naik, lapor sama pak camat dan pak lurah," tandasnya

Pihaknya pun mohon dukungan dan peran aktif seluruh masyarakat agar program-program pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan nanti mau lebaran ada lagi program GPM, muter di semua kecamatan, desa dan kelurahan. Sekali lagi atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan mohon maaf lahir batin, selamat menjalankan ibadah puasa," pungkasnya

Sementara itu, Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat melaporkan bahwa Kec. Kelapa Dua telah menyiapkan sekitar 2.000 paket yang bisa ditebus dengan harga terjangkau pada pelaksanaan GPM di wilayahnya

"Hari ini Kecamatan Kelapa Dua lakukan Gerakan Pangan Murah, ada 2.000 paket sembako, untuk Kelurahan Bojong Nangka dapatnya 334 paket, untuk warga di 35 RW," ungkap Dadang

Lanjut dia, GPM di Kec. Kelapa Dua tidak hanya dilakukan menjelang datangnya bulan suci Ramadan, namun pihaknya juga telah merancang pelaksanaan GPM menjelang hari raya lebaran.

"Nanti di bulan Ramadan, 1 minggu menjelang Idul Fitri akan diadakan lagi, GPM berlanjut tapi bergantian penerimanya," imbuhnya. (Red)

Buka Rakor TPPS, Wabup Intan Dorong Seluruh Tim Ubah Pola Kerja Jadi Responsif dan Terencana

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong seluruh Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPS) untuk mengubah pola kerja dari reaktif menjadi responsif dan terencana untuk meningkatkan kinerja. Hal tersebut, ditegaskan Wabup Intan saat membuka buka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten dan Kecamatan Tahun 2026 di Hotel Vega, Jum'at (13/02/26)

"Saya perlu menyampaikan secara terbuka namun konstruktif, bahwa kita harus mengubah pola kerja dari reaktif menjadi responsif dan terencana untuk meminalisir kinerja yang kurang optimal," tegas Wabup Intan.

Dia menandaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya soal angka dan laporan. Penanganan stunting adalah tentang masa depan anak-anak dan kualitas generasi penerus Kabupaten Tangerang. Selain itu, konvergensi yan mengedepankan pendekatan terpadu dan terkoordinir untuk memastikan bahwa intervensi spesifik dan sensitif benar-benar diberikan pada keluarga sasaran.

"Artinya perangkat daerah kabupaten dan kecamatan harus bergerak dalam satu irama. Mulai dari analisa situasi, pelaksanaan hingga review kinerja atau monev. Peningkatan kinerja ini mencerminkan seberapa besar komitmen dan keseriusan dalam menjalankan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang," tandasnya

Dirinya pun mengajak semua pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program percepatan penurunan Stunting untuk terus menguatkan kerja bersama, sinergi yang solid dan niat yang tulus agar apa yang sudah, sedang dan yang akan dilaksanakan benar-benar berdampak dan bermanfaat nantinya

"Mari kita jadikan momentum rapat koordinasi ini sebagai titik awal perbaikan. Kita perkuat komitmen, kita perbaiki tata kelola, kita tingkatkan kualitas data, dan kita pastikan setiap program benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat," ungkapnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat daerah, para camat serta seluruh pemangku kepentingan atas kerja keras, kolaborasi dan sinergi yang telah dilakukan dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang.

"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat daerah, para camat serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini telah bekerja keras berkolaborasi dan berkomitmen dalam mendukung upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang," ucapnya. (Red)

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan bantuan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 500 guru ngaji yang tersebar di lima (5) kecamatan wilayah Utara Kabupaten Tangerang, yaitu: Kec. Mauk, Kosambi, Pakuhaji, Teluk Naga dan Kec. Sukadiri. Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Aula Kecamatan Mauk, Jumat (13/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa para guru ngaji merupakan salah satu kelompok pekerja rentan yang selama ini mengabdikan diri tanpa mengenal waktu, namun belum seluruhnya mendapatkan jaminan perlindungan kerja.

“Alhamdulillah sekarang BPJS dan juga PIK 2 menjamin ini BPJS 500 guru ngaji. Dijamin BPJS-nya karena guru-guru ngaji itu termasuk kelompok rentan. Kerja terus, ngajar ngaji terus enggak kenal waktu tapi belum dijamin,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri telah mengalokasikan anggaran perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 500 ribu pekerja rentan. Para penerima manfaat tersebut meliputi guru ngaji, nelayan, tukang becak, sopir angkot, hingga tukang ojek.

“Pemda baru mampu untuk 500.000 orang. Kalau semuanya dijamin, nanti Pemda enggak bisa bangun jalan, jembatan, sekolah, puskesmas. Jadi dibagi-bagi. Nah sekarang PIK membantu dengan 500 orang. Nggak apa-apa, yang penting bisa berbagi dan membantu masyarakat kita,” ujarnya.

Pihaknya pun mengapresiasi kontribusi pihak ketiga, termasuk PIK 2, yang selama ini telah membantu pembangunan infrastruktur jalan, sarana olahraga, koperasi desa, bedah rumah, hingga bantuan sosial bagi masyarakat. Ia berharap bantuan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tersebut juga dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pekerja rentan di wilayah pesisir Utara Kabupaten Tangerang.

“Saya berharap ini bisa terus berkembang, bukan buat guru ngaji saja. Nanti dibantu juga nelayan-nelayan kami, tukang becak di sini, supaya ini memberikan keberkahan buat masyarakat kami,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang turut menyelenggarakan pelatihan keterampilan tata rias (make-up) bagi masyarakat secara gratis sebagai upaya peningkatan kapasitas dan peluang ekonomi warga.

“Terima kasih juga hari ini dilaksanakan pelatihan make-up. Mudah-mudahan masyarakat kami keterampilannya tinggi, bisa merias, bisa make-up, supaya nanti ada kerjaannya. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ucapnya. (Red)

Wabup Intan Apresiasi Roadshow Kuliner Viral Indonesia

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah sangat mengapresiasi acara Roadshow Kuliner Viral Indonesia, sebuah event kuliner berskala besar sebagai wadah pemberdayaan UMKM kuliner lokal

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat mengunjungi acara Roadshow Kuliner Viral Indonesia yang digelar di Mall Ciputra Citra Raya Kec. Panongan, Jum'at malam (13/02/26)

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Gita Sejahtera Maju atas inisiatif dan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, khususnya kuliner di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan.

Dia menyebut bahwa rangkaian kegiatan Roadshow Kuliner Viral Indonesia mempunyai nilai sangat positif karena mampu menciptakan suasana yang hidup, sekaligus membuka ruang edukasi, inspirasi, dan promosi bagi para pelaku UMKM kuliner agar semakin kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Acara ini menghadirkan berbagai kuliner viral dan inovatif yang tentunya menarik minat pengunjung, sekaligus memberikan pengalaman kuliner yang berbeda bagi masyarakat. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan beragam acara pendukung seperti live cooking demo, penampilan musik, serta aktivitas interaktif lainnya," ungkapnya

Lanjut dia, Kabupaten Tangerang memiliki potensi UMKM yang sangat besar. Ribuan pelaku usaha bergerak di berbagai sektor, termasuk kuliner, dengan produk-produk lokal yang tidak kalah kualitasnya dengan produk nasional bahkan internasional. Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pendampingan UMKM, pelatihan peningkatan kapasitas, fasilitasi perizinan, serta promosi produk lokal, bantuan permodalan dan pemanfaatan teknologi informasi.

"Kami percaya bahwa kegiatan seperti Roadshow Kuliner Viral Indonesia ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem UMKM agar mampu naik kelas, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing," imbuhnya

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta seperti yang dilakukan PT Gita Sejahtera Maju merupakan contoh nyata sinergi yang sangat kami harapkan. Dengan kebersamaan dan kerja sama lintas sektor, kita dapat menciptakan iklim usaha yang sehat, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk mencintai dan bangga menggunakan produk-produk UMKM lokal. Dengan membeli dan mempromosikan produk daerah sendiri, kita turut membantu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha, menggerakkan roda ekonomi keluarga, serta memperkuat fondasi perekonomian daerah.

Sementara itu, Direktur PT .Gita Sejahtera Maju selaku penyelenggara kegiatan bekerja sama dengan Mall Ciputra, Gita Swarantika menjelaskan bahwa Roadshow Kuliner Viral Indonesia bertujuan sebagai ruang kreatif bagi UMKM lokal untuk berkembang dan naik kelas.

"Even ini digelar mulai tanggal 10-18 Febuari 2026, buka dari jam 10 pagi sampai dengan jam 10 malam. Ada sekitar 200 tenant yang terlibat dengan menghadirkan 1000 varian menu," ungkap Gita.

Menurut dia, Roadshow Kuliner Viral Indonesia juga berperan aktif sebagai penggerak ekonomi daerah karena dihelar tidak hanya di Kabupaten Tangerang namun di kota dan kabuoaten lainnya.

"Seluruh kebutuhan bahan baku dan operasional event diserap dari pasar dan pelaku usaha lokal di setiap kota penyelenggaraan, sehingga mendorong perputaran ekonomi daerah yang cepat dan berkelanjutan," ujarnya. (Red)

Page 10 of 257
Go to top