Peringati HAB ke-80 Kemenag, Bupati Tangerang Ajak Perkuat Sinergi dan Kerukunan Umat

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Sabtu, (3/1/26).

Upacara tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Tangerang, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar mengatakan bahwa peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. HAB ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh aparatur, khususnya jajaran Kementerian Agama, untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dan menguatkan kembali pentingnya kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan bangsa.

“Peringatan Hari Amal Bakti ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tugas utama Kementerian Agama adalah menjaga dan merawat kerukunan umat beragama. Kerukunan inilah yang menjadi modal sosial terbesar dalam menjaga persatuan serta mendorong kemajuan pembangunan daerah dan nasional,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Kementerian Agama dalam rangka menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, dan religius.

“Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama, baik dalam penguatan pendidikan keagamaan, peningkatan kualitas pelayanan publik, maupun dalam menjaga kondusivitas dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan sinergi yang telah terjalin dengan seluruh jajatan Kemanag Kab. Tangerang, khususnya dalam bidang pembangunan keagamaan dan keharmonisan antar umat beragama

"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Tangerang atas kerjasama dan kolaborasinya dalam pembangunan keagamaan dan keharmonisan di Kabupaten Tangerang," ucapnya

Upacara peringatan HAB ke-80 berlangsung khidmat dan tertib, ditandai dengan pemotongan tumpeng. Peringatan HAB ke-80 tingkat Kab. Tangerang juga digelar aksi sosial donor darah sebagai wujud rasa syukur serta harapan agar semangat pengabdian Kementerian Agama terus menjadi cahaya dan inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Red)

Wabup Tangerang Resmikan GSG RW 12, Simbol Kebersamaan dan Gotong Royong Warga

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Gedung Serbaguna (GSG) warga RW 12 Perumahan Sudirman, Desa Pasirnangka Kec. Tigaraksa, Sabtu (03/01/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa GSG warga RW 12 Perum Sudirman bukanlah sebagai sebuah bangunan fisik yang kokoh, melainkan juga merupakan sebuah simbol kebersamaan, gotong royong dan kemandirian.

"Gedung Serbaguna ini bukan sekedar bangunan fisik, melainkan simbol kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian masyarakat, khususnya warga RW 12 Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa," ujar Wabup Intan

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang senantiasa mendorong pemanfaatan fasilitas umum dan sosial secara optimal, tertib, dan berkelanjutan. Dengan diresmikannya GSG tersebut juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, berbudaya, dan sejahtera, melalui pembangunan yang merata hingga ke tingkat lingkungan dan komunitas warga.

"Saya berharap GSG RW 12 ini dapat menjadi pusat berbagai kegiatan positif, mulai dari kegiatan sosial, keagamaan, senam, bulutangkis, pendidikan, pembinaan kepemudaan, hingga musyawarah warga untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di lingkungan," tandasnya

Pihaknya juga mengajak seluruh warga RW 012 untuk menjaga, merawat, dan menggunakan GSG yang sudah dibangun tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab, agar manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya hari ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang.

"Selamat dan sukses atas diresmikannya Gedung Serbaguna RW 12 Perumahan Sudirman Indah. Semoga keberadaan gedung ini membawa manfaat besar, mempererat silaturahmi, serta menjadi wadah lahirnya berbagai kegiatan yang membawa kebaikan bagi seluruh warga," pungkasnya

Ketua RW 12, mewakili warga, Enjan Jaelani mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemkab Tangerang dan dukungan anggota DPRD yang telah merealisasikan pembangunan GSG warga yang telah lama diidam-idamkan.

"Terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati, yang telah bersedia hadir dan meresmikan langsung GSG ini. Terima kasih kepada pemerintah kabupaten, kecamatan dan anggota DPRD yang telah merealisasikan GSG ini," ucapnya. (Red)

Polisi Bongkar Pembunuhan Pria 19 Tahun di Jambe, Pelaku Ditangkap Dua Hari

Tangerang, lensafokus.id - Dalam waktu relatif singkat, personel gabungan Polresta Tangerang dan Polsek Tigaraksa berhasil mengungkap misteri penemuan mayat pria berinisial AA (19) di pinggir jalan di Desa Jantungeun, Desa Mekar Sari, Kecamatan Jambe, Sabtu (27/12/2025).

Polisi menangkap seorang pria berinisial AM (23), warga Desa Tipar Raya, Kecamatan Jambe selang dua hari setelah penemuan mayat atau Senin (29/12/2025).

"Tersangka nekat melakukan aksi itu karena sakit hati ditagih utang Rp1,4 juta oleh korban," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, saat konferensi pers, Jumat (2/1/2026).

Kata Indra Waspada, berdasarkan keterangan tersangka, korban juga mengancam akan melapor ke polisi apabila utang tidak dibayar. Karena hal itu tersangka kemudian gelap mata dan diduga merencanakan aksi pembunuhan itu.

Indra Waspada kemudian menjelaskan kronologis peristiwa itu. Awalnya tersangka berpura-pura mengajak korban ke rumah kerabat untuk mengambil uang. Keduanya berangkat menggunakan motor dengan posisi, korban yang mengendarai. Sedangkan tersangka dibonceng.

Saat berada di lokasi penemuan mayat, tersangka meminta korban berhenti dengan alasan hendak buang air kecil. Tersangka juga meminta agar korban mematikan motor.

"Saat korban lengah, tersangka menyerang korban dengan pisau yang telah disiapkan hingga korban akhirnya meninggal dunia," ujar Indra Waspada.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, tersangka berupaya menyembunyikan jasad korban di semak rerumputan. Tersangka juga sempat memotong rumput dan ranting-ranting untuk menutupi jasad korban.

Setelah itu, tersangka mengambil barang-barang milik korban yakni dua unit ponsel, uang tunai Rp3,4 juta, dan sepeda motor. Kemudian, tersangka meninggalkan lokasi tersebut.

Tersangka juga berusaha menghilangkan barang bukti. Motor korban dibuang tersangka dengan cara diceburkan ke danau yang berada di kawasan Puspemkab Tangerang. Setelah itu, tersangka kembali ke rumahnya untuk mengemas pakaian. Kepada keluarga, tersangka pamit selama sebulan dengan alasan hendak menuntut ilmu agama.

"Tersangka kemudian bergerak ke daerah Serang. Di sana tersangka mengontrak tempat tinggal dengan membayar menggunakan uang korban," kata Indra Waspada.

Tersangka juga membuang salah satu ponsel korban ke aliran sungai di daerah Serang. Sementara ponsel korban satunya, dijual tersangka ke salah satu konter di daerah Serang. Penjaga konter seorang pria berinisial I (23) juga diamankan dengan tuduhan menjadi penadah.

Tak selang lama, tersangka dihubungi keluarganya yang memberi informasi bahwa ada beberapa petugas polisi yang mencari keberadaannya. Pada komunikasi dengan keluarga itu, ibu tersangka menanyakan kejelasan apakah tersangka terlibat atau tidak. Hal itu yang membuat tersangka memutuskan pulang menggunakan kereta api dari Stasiun Rangkasbitung turun di Stasiun Daru.

"Sesaat setelah tiba di rumahnya, kami berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan," ujar Indra Waspada.

Atas perbuatannya, tersangka AM dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 338 KUHP juncto Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup.

Sementara terhadap terduga penadah, penyidik akan menerapkan pasal 480 KUHP, setelah proses pemeriksaan selesai. (Red)

Pedas Dikit Resmi Diperkenalkan, Solusi Digital Pelayanan Kependudukan di Kecamatan Kelapa Dua

Tangerang, lensafokus.id - Dalam memudahkan pelayanan ke masyarakat Kecamatan Kelapa Dua melakukan soft launching inovasi pelayanan publik bertajuk Pedas Dikit (Pelayanan Dasar Digitalisasi Kecamatan Kelapa Dua Terintegrasi). Platform layanan digital ini hadir sebagai solusi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan, khususnya pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK) secara lebih cepat, efisien, dan transparan.

Diketahui Kecamatan Kelapa Dua merupakan salah satu kecamatan dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di Kabupaten Tangerang. Wilayah ini terdiri dari 5 Kelurahan dan 1 Desa dikenal sebagai kawasan penyangga perkotaan yang berkembang pesat dengan karakter masyarakat yang heterogen, terdiri dari pekerja sektor industri, jasa, perdagangan, serta masyarakat perumahan dan permukiman padat penduduk.

Dalam penyampaiannya Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat menjelaskan dengan jumlah penduduk yang didominasi oleh usia produktif dan keluarga muda, kebutuhan akan layanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah menjadi sangat penting. Aktivitas masyarakat Kelapa Dua yang dinamis, mobilitas tinggi, serta kebiasaan menggunakan perangkat digital seperti ponsel pintar dan aplikasi daring menjadi latar belakang utama lahirnya inovasi Pedas Dikit.

"Pedas Dikit dirancang sebagai layanan digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat mengajukan permohonan administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor kecamatan, mengurangi antrean, serta meminimalkan waktu dan biaya pelayanan. Namun tanpa menghilangkan eksistensi aplikasi SIAK, Krn aplikasi PEDAS DIKIT merupakan pendukung" Ungkapnya, Selasa (30/12/25).

Menurutnya Inovasi ini sebagai fungsi kecamatan dalam garda terdepan dalam pekayanan dasar di masyarakat. Pihaknya berharap nantinya dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung transformasi digital pemerintahan di tingkat kecamatan.

Sementara itu Sekretaris Camat Kelapa Dua, Dwi Chandra Budiman Sebagai Penggagas/inisiator menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen kecamatan dan menjadi implementasi program unggulan PRIMA dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Bismillah semoga inovasi Pedas Dikit yang akan kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Kelapa Dua yang menginginkan pelayanan administrasi yang praktis, cepat, dan mudah diakses. Dengan sistem digital terintegrasi ini, kami menghadirkan 15 layanan terverifikasi, berharap masyarakat tidak lagi terbebani oleh proses yang panjang dan berulang,” ujar DCB.

Ia juga menambahkan bahwa soft launching ini menjadi tahap awal untuk penyempurnaan layanan berdasarkan masukan dan kebutuhan masyarakat. Selain itu jam operasional aplikasi ini baru bisa di pergunakan jam 11.00 WIB s.d jam 13.00 WIB serta masyarakat bisa mendownload di App Store.

“Kami membuka ruang evaluasi dan masukan dari warga agar ke depan Pedas Dikit benar-benar menjadi layanan yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kelapa Dua,” tambahnya.

Salah satu warga kecamatan kelapa Dua, Eva juga berharap inovasi ini dapat dimanfaatkan serta dikembangkan untuk layanan administrasi lainnya.

“Semoga ke depan layanan digital seperti ini bisa diperluas, karena sangat membantu masyarakat yang aktivitasnya padat,” ujarnya.

Melalui inovasi Pedas Dikit, Kecamatan Kelapa Dua menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Diharapkan inovasi ini mampu menjadi contoh pelayanan administrasi kependudukan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Red)

Bentuk Empati untuk Sumatra, Kabupaten Tangerang Gelar Tahun Baru 2026 Tanpa Petasan

TANGERANG, lensafokus.id - Kabupaten Tangerang menutup akhir 2025 dengan cara yang berbeda. Dalam mewarnai malam pergantian tahun, Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan doa bersama dan galang donasi sebagai bentuk kepedulian untuk masyarakat Sumatra yang tengah tertimpa bencana di Taman Baca Baleraja (Kolong Fly Over Balaraja), Rabu (31/12/25).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan, malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 hendaknya dijadikan momentum empati. Di Kecamatan Balaraja, masyarakat berkumpul secara sederhana, menikmati hiburan musik tanpa hingar-bingar, sembari memanjatkan doa untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, hingga Sumatra Utara.

“Ini menjadi simbol bahwa kita, khususnya Kabupaten Tangerang dan Balaraja, berempati terhadap keluarga kita di Sumatra. Kita hadir bukan untuk berpesta, tapi untuk peduli,” tutur Bupati Maesyal di lokasi.

Yang tak kalah mencuri perhatian, perayaan tahun baru di Balaraja berlangsung tanpa petasan dan kembang api. Kesepakatan itu disebut sebagai bagian dari empati kepada korban bencana, sekaligus wujud perayaan yang lebih bermakna.

“Tidak ada petasan, tidak ada kembang api. Ini bagian dari empati kita kepada saudara-saudara di Sumatra,” imbuhnya

Menurutnya, kegiatan kumpul bersama sejak siang hingga malam bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk solidaritas nyata. Doa dipanjatkan agar para korban diberi ketabahan, segera pulih, dan mampu bangkit kembali. Empati itu tak berhenti pada kata-kata, namun juga aksi nyata penggalangan dana masyarakat Balaraja.

"Jadi kita hadir di sini ikut serta berpartisipasi, peduli, dan mengumpulkan menggalang dana," ungkapnya.

Lebih jauh, Bupati Maesyal mengungkapkan Pemkab Tangerang telah dua tahap mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak di Sumatra. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,7 miliar, terdiri dari Rp1,5 miliar hasil penghimpunan ASN, PKK, dan kepala desa se-Kabupaten Tangerang, serta Rp1,2 miliar dari APBD.

Bantuan tahap awal disalurkan melalui PMI Pusat dan diterima langsung oleh Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla. “Ini uang masyarakat Kabupaten Tangerang, hanya dihimpun melalui pemerintah daerah. Kami mengucapkan terima kasih atas empati warga yang luar biasa,” kata dia.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, Bupati Tangerang berharap tahun 2026 membawa kesehatan, kemajuan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat. Pihaknya juga mengajak warga menjadikan solidaritas dan kepedulian sebagai semangat bersama dalam menatap tahun baru.

“Selamat tahun baru, selamat Natal. Semoga masyarakat Kabupaten Tangerang selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT,” tutupnya. (Red)

Pemkab Tangerang Kembali Salurkan Bantuan Rp1,2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Tangerang, lensafokus.id -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di wilayah Sumatera. Bantuan tahap kedua ini disalurkan dengan total nilai sebesar Rp1,2 miliar. Selasa, (30/12/25).

Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada pemerintah daerah di tiga provinsi terdampak, yakni Sumatera Barat (Padang), Sumatera Utara (Medan), dan Aceh. Masing-masing daerah menerima bantuan sebesar Rp400 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, yang ditemui di Pendopo Bupati Tangerang, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap saudara-saudara di Sumatera yang tengah mengalami musibah dan sedang bangkit kembali dari dampak bencana yang menimpa.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mentransfer bantuan sebesar Rp1,2 miliar kepada daerah-daerah di Sumatera yang terdampak bencana, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Masing-masing daerah kami salurkan Rp400 juta. Bantuan ini seluruhnya bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan tahap kedua yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Sebelumnya, Pemkab Tangerang juga telah menyalurkan bantuan tahap pertama melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat sebesar Rp1,5 miliar beberapa waktu yang lampau

“Bantuan kali ini merupakan tahap kedua, dan disalurkan langsung kepada pemerintah daerah terkait. Ke depan, kami juga akan terus berupaya menggalang dana untuk bantuan tahap ketiga,” jelasnya.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap daerah lain yang sedang mengalami bencana. Pihaknya juga akan terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk membantu menormalkan kembali situasi dan kondisi di wilayah terdampak

“Ini adalah bagian dari rasa empati dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Sumatera. Kita berdoa semoga masyarakat di sana dapat segera bangkit dan kondisi kembali normal.,” pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Lantik Dirops Perumda Pasar NKR

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) yang dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Jl. Kisamaun Kota Tangerang, Selasa (30/12/25)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh jajaran Perumda Pasar NKR agar Perumda Pasar NKR semakin baik dan dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya

"Program yang sudah dicanangkan harus dijalankan bersama sesuai dengan agenda yaitu penataan pasar-pasar, pembangunan pasar-pasar yang menjadi kewenangannya harus dijalankan bersama harus kolaborasi antara direktur utama direktur operasional direktur keuangan harus bergandeng tangan," tandas Bupati Maesyal Rasyid

Dia juga memberikan pesan kepada Dirops yang baru dilantik segera cepat menyesuaikan dengan direksi-direaksi lainnya untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan tupoksinya serta dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

"Jadikanlah organisasi ini dikelola secara positif bersinergi dan harus menjadi tanggung jawab bersama, pelihara lembaga PD pasar ini sebagai sebuah lembaga yang bisa membantu masyarakat, membantu pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah. Laksanakan tugas-tugas dengan kemandirian dan pendewasaan," tegasnya

Pihaknya berharap dengan dilantiknya Dirops yang baru dapat meningkatkan kinerja Perumda Pasar NKR dengan lebih baik dan memberikan dampak nyata untuk kepentingan masyarakat

Sementara itu, Dirops Pasar NKR yang dilantik, Abdul Haer mengatakan akan segera memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan para direktur Perumda Pasar NKR lainnya untuk mewujudkan visi dan misi pasar sesuai dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang

"Kita harus memperkuat tim. Diantara 3 direktur ini harus jadi satu menciptakan pasar di seluruh Kabupaten Tangerang bisa berjalan dengan baik sesuai dengan visi misi Pak Bupati," ujarnya

Dia juga akan terus mendorong penggunaan digitalisasi, baik untuk menghimpun data pedagang, jenis usaha dan data-data pendukung lainnya agar bisa dilihat secara real time dan menyeluruh.

"Harapan saya itu digitalisasi yang penting kita bisa lihat data pedagang seluruh kabupaten, data-data usaha pedagang bisa kita lihat secara menyeluruh dan selanjutnya itu meningkatkan PAD. Kita harus bisa mengejar itu walaupun memang tidak instan prosesnya," pungkasnya. (red)

Dekranasda Pandeglang Studi Tiru ke Kabupaten Tangerang, Perkuat Sinergi Pengrajin Banten

Tangerang, lensafokus.id - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tangerang menerima kunjungan studi tiru dari Dekranasda Kabupaten Pandeglang pada Senin (29/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan pemberdayaan pelaku kerajinan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, kedua daerah saling bertukar pengalaman mengenai pengembangan produk kerajinan dan penguatan peran Dekranasda di tengah masyarakat. Studi tiru ini diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas karya UMKM lokal. Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah tujuan karena dinilai memiliki program pelatihan yang berjalan baik.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menyambut baik kunjungan tersebut. “Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Harapannya, kerja sama seperti ini dapat memperkuat pengrajin di masing-masing daerah dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ujarnya.

Selain mempererat hubungan antardaerah, kegiatan ini juga memperkuat peran Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif. Penyampaian gagasan dinilai penting agar program pelatihan dapat berjalan lebih efektif. Pemerintah Kabupaten Tangerang menyatakan siap mendukung kolaborasi berkelanjutan.

Dengan terlaksananya kajian tiru ini, diharapkan sinergi antar-Dekranasda di Provinsi Banten semakin solid. Kehadiran Dekranasda Pandeglang menjadi momentum untuk memperkuat jaringan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kabupaten Tangerang menilai kegiatan ini sebagai langkah positif bagi kemajuan sektor kerajinan daerah. (Red)

Doa Bersama Sambut 2026, Forkopimda Kabupaten Tangerang Hadirkan Ustadz Adi Hidayat

Tangerang, lensafokus.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Istigosah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 serta mendo'akan saudara-saudara di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak musibah.

Acara Istigosah dan doa bersama ini dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Uwes Nawawi berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat sekitar Tigaraksa.

Selain itu menghadirkan penceramah nasional Ustadz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., yang dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan pergantian tahun sebagai momentum muhasabah dan perbaikan diri.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya doa sebagai fondasi spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Momentum ini untuk dijadikan introspeksi dan memperkuat kebersamaan dengan semua element masyarakat agar Kabupaten Tangerang senantiasa diberikan keberkahan, keamanan dan kesejahteraan,” tandas Bupati Maesyal.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di wilayah Indonesia.

"Mari kira berdoa agar keluarga dan saudara saudara kita semoga cepat bangkit dan pulih kembali," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M Indra Waspada dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan istigosah ini merupakan bentuk ikhtiar batin sekaligus upaya memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Melalui istigosah dan doa bersama ini, kita memohon perlindungan, keselamatan, dan kedamaian bagi Kabupaten Tangerang khususnya, serta Indonesia pada umumnya. Kami berharap di tahun yang akan datang, situasi kamtibmas semakin kondusif, masyarakat semakin aman, dan persatuan tetap terjaga,” ujarnya.

Sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang perayaan malam tahun baru.

Pada Kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim, dilanjutkan dengan penghimpunan donasi secara langsung dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dr. Adi Hidayat, dengan harapan agar tahun yang akan datang membawa kedamaian, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Red)

Bupati Tangerang Luncurkan Mobil Training Servis Motor dan Serahkan Bantuan Alat Service AC

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meluncurkan satu unit mobil training kejuruan teknik motor sekaligus menyerahkan bantuan alat service AC kepada peserta pelatihan saat apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (29/12/25).

Bupati Maesyal menjelaskan bahwa mobil training servis motor ini disiapkan untuk mendekatkan layanan pelatihan keterampilan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian bengkel motor tanpa harus datang ke Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dengan adanya mobil training ini, masyarakat tidak lagi harus hadir ke BLK Kosambi atau BLK Jayanti karena pelatihannya bisa langsung kami bawa ke desa-desa,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menambahkan, mobil training tersebut dilengkapi sarana praktik berupa sepeda motor yang digunakan sebagai objek pelatihan maupun layanan servis. Dengan sistem jemput bola ini, pelatihan dapat dilaksanakan langsung di desa dan kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Mobil training ini yang akan datang ke desa, lengkap dengan motor-motor sebagai contoh dan objek pelatihan, sehingga praktik servis bisa langsung dilakukan di dalam mobil,” jelasnya.

Selain peluncuran mobil training, Pemkab Tangerang juga menyerahkan bantuan alat service AC lengkap kepada 100 peserta pelatihan service AC yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan selama tiga minggu di BLK. Bantuan ini diberikan agar para peserta dapat langsung bekerja setelah menyelesaikan pelatihan.

“Alat service AC ini kami serahkan supaya setelah pelatihan mereka tidak lagi kesulitan mencari peralatan dan bisa langsung bekerja,” katanya.

Dia mengungkapkan bahwa pengadaan peralatan tersebut didukung oleh APBD Kabupaten Tangerang serta kerja sama dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai bentuk dukungan agar peserta dapat langsung bekerja atau membuka usaha secara mandiri.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui berbagai program pelatihan ini, masyarakat dapat memiliki keterampilan, membuka usaha, serta memperoleh pendapatan yang berkelanjutan.

"Mobil training ini saat ini masih satu unit dan akan dijadwalkan secara bergilir, dengan rencana penambahan unit pada tahun mendatang," imbuhnya.

Sementara itu, Agus, warga Villa Balaraja, mengaku mengetahui adanya layanan servis motor gratis tersebut dari temannya. Ia memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan service pada motornya.

“Dari temen, katanya ada servis gratis. Kebetulan ini motor belum diganti oli. Program servis motor gratis ini sangat meringankan, apalagi dengan sistem jemput bola,” ujar Agus.

Agus berharap berharap program serupa dapat terus dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. (Red)

Page 10 of 242
Go to top