Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang secara resmi melepas sebanyak 3.000 lebih peserta program mudik gratis tahun 2026 ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra. Pelepasan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah dan Unsur Forkopimda di depan Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang, Rabu (18/3/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program mudik gratis yang menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Alhamdulillah hari ini kami bersama Ibu Wakil Bupati, Forkopimda, Pak Sekda, seluruh OPD, MUI, Kemenag, DPRD, dan para camat dapat bersilaturahmi langsung dengan para pemudik ke Jawa dan Sumatra,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menjelaskan, tahun 2026 program mudik gratis melayani 19 kabupaten/kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra (Lampung dan Palembang) dengan total 56 armada bus. Seluruh peserta merupakan warga yang bekerja dan berdomisili di Kabupaten Tangerang yang akan pulang ke kampung halamannya masing-masing
"Kami juga mendoakan agar seluruh peserta mudik dapat melakukan perjalanan dengan lancar, aman, dan selamat sampai tujuan, serta kembali ke Kabupaten Tangerang dalam keadaan sehat walafiat," imbuhnya
Lanjut dia, program mudik gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan berbagai perangkat daerah dengan Dinas Perhubungan sebagai leading sector. Berbagai persiapan matang telah dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan, mulai dari penyediaan fasilitas, pengecekan armada hingga pemeriksaan kesehatan.
“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas program ini, termasuk mempertimbangkan penambahan jumlah armada dan rute tujuan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh peserta mudik gratis dan masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Atas nama pribadi, Ibu Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga masyarakat senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin, menjelaskan bahwa program mudik gratis tahun ini mendapat antusiasme sangat tinggi dari masyarakat.
“Total pendaftar mencapai lebih dari 10 ribu orang, dan yang dapat kami akomodir sebanyak lebih dari 3.000 peserta dengan 56 unit bus yang bekerja sama dengan perusahaan otobus di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Pihaknya menandaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program mudik gratis ini. Seluruh pengemudi dan kru telah menjalani tes kesehatan dan tes urine oleh Dinas Kesehatan serta BNK untuk memastikan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu, setiap kendaraan juga telah melalui pemeriksaan teknis (ramp check) guna memastikan kondisi armada aman dan laik jalan.
"Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan seluruh peserta mudik gratis dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat hingga tiba di kampung halaman masing-masing," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, RSUD Pakuhaji memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan prima. Hal tersebut dipastikan setelah dilakukan monitoring ke berbagai ruang pelayanan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Monitoring tersebut dipimpin oleh Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, yang didampingi oleh Asda III Firzada Mahalli. Kunjungan dilakukan ke sejumlah fasilitas layanan, seperti ruang rawat inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD), guna memastikan kesiapan pelayanan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.
Dalam keterangannya, Prima Saras Puspa menyampaikan apresiasi atas dedikasi RSUD Pakuhaji dalam memberikan pelayanan kesehatan yang tetap optimal di tengah pelaksanaan ibadah puasa.
“Hasil tinjauan dan paparan yang disampaikan Direktur, kami mewakili Bupati Tangerang mengapresiasi pelayanan kesehatan yang tetap prima di tengah-tengah ibadah puasa,” ujarnya saat ditemui, Selasa (17/03/2026) kemarin.
Ia menegaskan, berdasarkan hasil monitoring di berbagai ruang pelayanan, seluruh layanan berjalan dengan baik, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Seluruh tenaga kesehatan dan jajaran RSUD Pakuhaji telah bekerja dengan baik serta mengutamakan keselamatan pasien,” tambahnya.
Di sela-sela kunjungan, Asda I, Asda 3 bersama Direktur RSUD Pakuhaji dan jajaran turut memberikan doa serta bingkisan kepada para pasien sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril agar segera pulih.
“Alhamdulillah, ada titipan dari Bupati dan Wakil Bupati berupa bingkisan sebagai bentuk kepedulian serta penyemangat bagi pasien yang sedang dirawat,” kata Prima.
Sementara itu, Direktur RSUD Pakuhaji, dr. Ummie Kulsum, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan menjelang Idul Fitri secara menyeluruh, baik dari sisi tenaga medis maupun administrasi.
“Kami telah menetapkan jadwal bagi tenaga medis dan administrasi untuk tetap siaga. Seluruh petugas diwajibkan stand by dan memastikan alat komunikasi tetap aktif,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa minggu terakhir terjadi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Pakuhaji dan sekitarnya, yang dipengaruhi oleh faktor cuaca serta kondisi lingkungan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan puskesmas untuk mengintensifkan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, agar mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD,” ungkapnya.
Menutup keterangannya, dr. Ummie berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan menjelang Hari Raya Idul Fitri, serta mendoakan agar pasien yang tengah menjalani perawatan dapat segera pulih. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja melakukan monitoring kesiapan pelayanan kesehatan di RSUD Tigaraksa menjelang libur panjang hari raya Idulfitri 1447 H, Selasa (17/03/26)
Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma mengungkapkan rasa harunya saat diminta orang tua untuk memberikan nama pada bayi yang baru dilahirkan di RSUD Tigaraksa. Ada tiga bayi baru lahir terdiri dari 2 bayi berjenis kelamin perempuan dan 1 laki-laki yang diberi nama Soma saat kunjungannya
"Bangga sekaligus mengharukan sekali saat orang tua meminta saya untuk memberikan nama anak yang baru dilahirkan tadi. Dua (2) bayi perempuan saya kasih nama Kristine dan Anaza, 1 bayi laki-laki namanya Regan," ungkap Soma
Soma pun mengucapkan selamat kepada ibu yang baru melahirkan dan mendoakan semoga ibu dan anak yang dilahirkan segera pulih kesehatannya serta menjadi anak yang sholeh, sholehah, berguna bagi orang tua dan bangsa
"Selamat ya. Semoga ibu cepat sembuh dan pulih, kembali bisa beraktifitas. Semoga anak yang dilahirkan membawa kebahagiaan dan kebanggaan bukan hanya untuk orang tua tapi juga nusa dan bangsa," ucapnya
Soma juga memberikan pesan dan semangat kepada para pasien untuk tetap semangat dan tidak berkecil hati karena harus merayakan hari raya di rumah sakit.
"Jangan berkecil hati walaupun merayakan lebaran tahun ini di rumah sakit. Tetap semangat dan ceria karena itu juga salah satu obat yang mujarab untuk kesembuhan," ujarnya.
Lanjut dia, kunjungan ke Rumah Sakit Daerah merupakan agenda rutin tahunan menjelang hari raya Fdulfitri tahun 2026. Selain untuk melihat langsung kesiapan layanan rumah sakit menghadapi libur panjang hari raya juga untuk memberikan dorongan moril kepada para pasien yang dirawat.
"Kunjungan ini adalah agenda rutin tahunan pemerintah daerah. Hari ini Bapak Bupati ke RSUD Balaraja, Ibu Intan ke RSUD Tangerang dan saya ke RSUD Tigaraksa. Selain untuk melihat kesiapan layanan kesehatan rumah sakit umum daerah jelang hari raya, juga untuk memberikan doa serta dukungan moril kepada para pasien yang dirawat," imbuhnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan monitoring pelayanan kesehatan di RSUD Balaraja dalam rangka memastikan kesiapan layanan jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Selasa (17/03/26).
Dalam kunjungannya, Bupati Maesyal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin pemerintah daerah untuk mengecek langsung kondisi dan kesiapan pelayanan di rumah sakit, khususnya saat momentum menjelang lebaran.
"Alhamdulillah, hari ini tepatnya hari Selasa, jelang Idulfitri, agenda rutin kita melaksanakan kunjungan ke rumah sakit, dan tahun ini di RSUD Balaraja bersama Dirut RSUD Balaraja, Kadinkes Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmidzi, serta jajaran tenaga medis lainnya," ujar Bupati Maesyal.
Ia menjelaskan, monitoring dilakukan dengan mengunjungi tiga ruang pelayanan, yaitu ruang persalinan, ruang anak, dan ruang dewasa, untuk melihat langsung kondisi pasien dan kesiapan tenaga medis.
"Di ruang persalinan, ibu dan bayinya alhamdulillah sehat, di ruang anak juga anak-anak tetap sehat dan semangat dengan pendampingan orang tua, sementara di ruang dewasa ada empat pasien yang kondisinya membaik dan segera pulang untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga," jelasnya.
Bupati Maesyal menilai bahwa seluruh tenaga medis di RSUD Balaraja telah menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Upaya seluruh personil medis, baik dokter spesialis, dokter umum, maupun perawat sudah berkinerja baik dan mengutamakan keselamatan serta kesehatan pasien. Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi, semoga terus dijalankan dengan penuh tanggung jawab karena ini bagian dari kewajiban dan amal kita," pungkasnya.
Sementara itu, dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Balaraja, dr. Makhmud Jumhur menjelaskan adanya penanganan kasus persalinan darurat yang terjadi dua hari sebelumnya dan menjadi perhatian dalam monitoring tersebut.
"Kasus pasien dua hari lalu melahirkan spontan di kolong jembatan jalan tol, kemudian dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan penatalaksanaan lanjutan, dan alhamdulillah setelah diperiksa kondisi ibu dan bayinya dalam keadaan baik," ungkapnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan tidak adanya kelainan kongenital maupun gejala penyakit lain pada bayi sebagai bagian dari tanggung jawab RSUD Balaraja sebagai rumah sakit penyangga wilayah barat Kabupaten Tangerang.
"Kasus ini termasuk pasien terlantar karena keluarga tidak ditemukan, sehingga kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan DP3A terkait tindak lanjut, termasuk penjaminan yang insyaallah ditanggung Pemerintah Kabupaten Tangerang," jelasnya.
Menurutnya, penanganan tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui RSUD Balaraja dalam memberikan pelayanan tanpa diskriminasi kepada seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid memastikan perbaikan jalan dan jembatan Kalibaru Kosambi diperbaiki.
Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri acara silaturahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat di Kampung Benda Baru Desa Rawarengas Kecamatan Kosambi, Selasa (17/03/26)
"Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran. InsyaAllah, tahun ini Jembatan Kalibaru kita bangun supaya tidak macet lagi, begitu juga dengan perbaikan jalan-jalan lainnya yang saat ini sedang dalam proses lelang," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Pihaknya memohon maaf atas keterlambatan pelaksanaan pembangunan yang terjadi. Hal tersebut disebabkan salah satunya karena harus melalui proses lelang dan mengikuti aturan yang berlaku .
"Saya memohon maaf jika ada keterlambatan pembangunan. Semua ada aturannya, harus melalui proses anggaran dan tender lelang," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga mengapresiasi masyarakat Desa Rawarengas Kecamatan Kosambi yang terus menjaga tradisi silahturahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan elemen masyarakat lainnya.
"Saya bangga, hari ini dalam suasana hangat bulan suci Ramadan, masyarakat terus menjaga tradisi silahturahmi dan berbagai kebahagiaan dengan sesama. Ini adalah cermin fondasi kekuatan umat dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Tangerang," ungkapnya
Lanjut dia, Bulan suci Ramadan bukan hanya momen meningkatkan ibadah personal seperti puasa, tarawih, dan zakat, tetapi juga momentum memperkuat hubungan sosial tanpa memandang suku, ras dan agama.
"Orang Islam itu baik, bergaul dengan siapa saja, baik dengan saudara kita yang beragama Kristen, Buddha, Hindu, maupun agama lainnya. Saya senang melihat di Kabupaten Tangerang, kita saling menghargai dan menjaga Itulah kekuatan kita," ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui program Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) mendistribusikan bantuan pangan tahap (batch) 1 tahun 2026 untuk penanganan kemiskinan di wilayah Kabupaten Tangerang. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara simbolis menyerahkan bantuan CPPD di Kantor Kecamatan Tigaraksa, Kamis, (17/3/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa program CPPD ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat kurang mampu, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri
“Distribusi bantuan ini kami lakukan menjelang lebaran agar dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu meringankan beban kebutuhan pokok warga,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga menambahkan bahwa distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dan bisa disesuaikan jumlah penerimanya di masing-masing, menurut kebutuhan di lapangan.
“Aturannya tentu disesuaikan, dan ke depan tidak menutup kemungkinan jumlah bantuan di kecamatan lain bisa lebih besar sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakatnya,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Tangerang atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan serta menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Ibu Karti mengungkapkan rasa bahagianya bisa mendapatkan bantuan beras 5 kilo secara gratis dari pemerintah.
"Bantuan ini sangat bermanfaat. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Tangerang yang memberikan bantuan kepada kami masyarakat kecil. Ini sangat berarti bagi kami karena menjelang hari raya Idul Fitri juga," ucapnya
Penyerahan bantuan pangan tahap pertama ini disalurkan kepada ribuan Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Tigaraksa, Cisoka, Panongan, Solear, Rajeg, dan Kecamatan Pasar Kemis.
Adapun rincian penerima bantuan di antaranya: Kecamatan Tigaraksa sebanyak 520 KK, Kecamatan Panongan sebanyak 130 KK, Kecamatan Solear sebanyak 330 KK, Kecamatan Rajeg sebanyak 250 KK, dan Kecamatan Pasar Kemis sebanyak 250 KK. Sementara Kecamatan Cisoka sebanyak 390 KK. (Red)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengatakan bahwa kunjungannya tersebut selain untuk mengecek kesiapan pelayanan RSUD Kabupaten Tangerang selama hari raya Idulfitri 1447 H juga memberikan dorongan semangat kepada para pasien, khususnya pasien penyakit kelainan darah bawaan (Thalassemia) dan anak-anak
"Hari ini, saya didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan dan direktur utama RSUD Tangerang melihat dan mengunjungi beberapa pasien yang ada di sini terutama pasien Thalassemia dan anak-anak," ujar Wabup Intan
Dia menambahkan bahwa kunjungannya tersebut bisa menambah dorongan semangat dan keceriaan kepada para pasien yang sedang dirawat
"Kita berbagi kebahagiaan karena mereka dalam merayakan hari raya Idulfitri dalam kondisi yang kurang sehat jadi kita memberikan motivasi dan semangat untuk para pasien supaya lebih cepat sembuh," ungkapnya
Terkait dengan kesiapan RSUD, dia menegaskan bahwa RSUD Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk memberikan layanan terbaiknya di saat libur panjang hari raya Idulfitri.
"RSUD Kabupaten Tangerang tetap buka melayani masyarakat meskipun libur panjang Idulfitri," tandasnya
Wabup Intan juga berpesan kepada para dokter, perawat, tenaga medis dan seluruh jajaran RSUD Kabupaten Tangerang untuk tetap profesional dan bertanggung jawab selama menjalankan tugas melayani masyarakat selama libur panjang Idulfitri
"Pesan saya kepada para dokter, perawat dan seluruh jajaran RSUD, lakukan yang terbaik, profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya di saat yang lain pada libur," tegasnya
Mengakhiri kunjungannya, dia juga mengungkapkan apreasiasinya kepada seluruh jajaran RSUD Kabupaten Tangerang atas dedikasi, keiklasan dan komitmennya dalam melayani masyarakat, khususnya selama libur panjang hari raya
"Terima kasih atas kesabaran, keiklasan dan dedikasi para dokter, perawat, tenaga medis dan seluruh jajaran RSUD Tangerang. Teruslah semangat, sabar dan humanis melayani masyarakat yang butuh pertolongan," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh organisasi Tangerang Youth Center (TYC) melalui kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama. Acara yang berlangsung khidmat di Rumah Joglo Ardes Cafe, Tigaraksa ini menjadi bukti nyata peran aktif pemuda dalam mendukung program kesejahteraan sosial pemerintah. Sabtu (15/03/26)
Hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyid menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah mulia yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menyambut hari kemenangan.
"Hari ini saya ditugaskan oleh Pak Bupati dan Bu Wakil menghadiri acara santunan anak yatim piatu dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Tangerang Youth Center. Ini merupakan kegiatan yang luar biasa dan tentunya sangat bermanfaat buat masyarakat yang hari ini sedang persiapan untuk merayakan Idul Fitri," ujar Camat Cucu.
Lanjutnya, ia juga berharap dengan diadakan nya santunan anak yatim ini, bisa membantu masyarakat yang kurang beruntung, dan bisa lebih bahagia lagi dalam menyambut perayaan Idul Fitri.
"Mudah-mudahan santunan ini juga membantu masyarakat kita yang belum beruntung untuk bisa lebih bahagia dalam menyambut hari raya idul fitri," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Banten sekaligus Dewan Pembina Tangerang Youth Center, Riyan Hidayat, menggarisbawahi pentingnya kehadiran pemerintah di tengah-tengah kreativitas pemuda. Ia menilai kolaborasi ini memiliki nilai spiritual yang mendalam bagi jalannya roda pemerintahan.
"Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Tangerang selalu hadir di kegiatan Tangerang Youth Center. Artinya, pemerintah selalu peduli terhadap kegiatan anak muda. Santunan anak yatim itu merupakan satu bentuk kepedulian tidak hanya sosial, tapi juga spiritual. Anak yatim itu punya energi tersendiri di dalam mendoakan dan men-support pemerintah," ungkap Riyan Hidayat.
Dalam laporannya, Direktur Eksekutif Tangerang Youth Center, Febri, menyebutkan bahwa terdapat 27 anak yatim yang menjadi penerima manfaat dalam agenda tahunan ini. Ia menegaskan komitmen organisasi untuk terus menjadi mitra strategis Pemkab Tangerang dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).
"Kegiatan ini sebagai wujud komitmen kita dalam mitra strategis dan mitra kritis Pemkab Tangerang untuk partisipasi aktif dalam pembangunan, tidak hanya infrastruktur tapi juga pembangunan sumber daya manusianya," jelas Febri.
Ia juga optimis bahwa dengan dukungan pembina yang kini berada di tingkat legislator, sinergi pemuda dan pemerintah akan semakin kuat.
"Tahun ini ada dewan pembina kita yang sekarang sudah duduk di legislator, itu justru akan menjadi power bagi kita untuk lebih giat lagi melaksanakan kegiatan semacam ini," tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Tangerang Youth Center berharap kolaborasi positif seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi organisasi kepemudaan lainnya untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat merespons laporan warga terkait hunian tidak layak huni. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid memastikan bahwa rumah milik Ibu Kolisah yang berlokasi di Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, akan segera di rehabilitasi atau bedah rumah.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan ruang yang memadai bagi masyarakat prasejahtera, sekaligus upaya menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dalam tinjauannya, Bupati Maesyal melihat langsung kondisi rumah Ibu Kolisah yang cukup memprihatinkan. Sebagian besar struktur bangunan sudah lapuk, atap mengalami kebocoran dan kondisi sanitasi yang belum memenuhi standar kesehatan.
"Kami sudah melihat langsung kondisi rumah Ibu Kolisah. Ini menjadi prioritas kami untuk segera diperbaiki agar menjadi hunian yang sehat, aman, dan layak," ujar Maesyal Rasyid, Minggu (15/3/26).
Ibu Kolisah selaku penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah. Ia mengaku selama ini merasa khawatir, terutama saat memasuki musim hujan, karena kondisi atap rumahnya yang sudah sangat lapuk.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran Pemkab Tangerang. Harapannya, dengan rumah yang lebih baik nanti, kami sekeluarga bisa beristirahat dengan tenang tanpa khawatir atap roboh atau banjir saat hujan," ungkapnya.
Selain meninjau rencana bedah rumah, di lokasi yang sama, Bupati juga menghadiri kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan tersebut diisi penyerahan santunan kepada warga yang membutuhkan. Tercatat sebanyak 100 paket santunan diberikan kepada anak yatim dan 100 paket santunan diberikan kepada kaum jompo di wilayah Desa Kronjo.
"Aksi cepat tanggap ini diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur tempat tinggal warga, tetapi juga memberikan dukungan moral dan ekonomi bagi masyarakat di Kecamatan Kronjo," ungkapnya". (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemkab Tangerang atas sinergi dan kolaborasi selama 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang
Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat apel Senin pagi bersama seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (16/3/26).
"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas capaian kinerja selama 1 tahun sejak saya dan Bu Intan dilantik. Apresiasi juga kepada seluruh ASN yang telah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya selama ini," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga menyampaikan bahwa pada beberapa kesempatan sebelumnya dirinya bersama Wakil Bupati telah memaparkan capaian kinerja selama satu tahun kepemimpinan yang dilantik pada Februari 2025.
“Kami telah memaparkan tugas kita semua, khususnya tugas kami selama satu tahun karena dilantik bulan Februari 2025. Dan Februari–Maret 2026 persis satu tahun sudah kami sampaikan dari bingkai RPJMD, visi misi, dan juga program unggulan sebagai support terhadap visi misi tersebut,” ungkapnya.
Menurut dia, secara umum tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tangerang berjalan cukup menggembirakan dengan berbagai capaian di sejumlah sektor pembangunan dan pelayanan
Di bidang pendidikan, pihaknya menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang telah berjalan, di antaranya program beasiswa sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP baik negeri maupun swasta secara bertahap.
“Pendidikan juga sudah berjalan baik, terima kasih Pak Kadisdik dan jajarannya. Sudah ada program beasiswa sekolah gratis SD-SMP swasta-umum secara bertahap, terus juga beasiswa kepada guru-guru PAUD untuk dikuliahkan sebanyak kurang lebih 420 orang. Alhamdulillah,” katanya.
Lanjut dia, pada sektor kesehatan dan ekonomi, angka stunting di Kabupaten Tangerang terus mengalami penurunan. Selain itu, pertumbuhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
“Kesehatan, stunting sudah menurun. Ekonomi juga sudah jalan. Koperasi Merah Putih, UMKM tahun 2024 sebanyak 61.000, sekarang satu tahun bertambah 16.000 menjadi 77.000. Ini menunjukkan ada pegawai, ada masyarakat yang bekerja mengurangi pengangguran, identik dengan kemiskinan,” jelasnya.
Sementara itu pada sektor infrastruktur dan lingkungan, pemerintah daerah terus melakukan pembangunan dan perbaikan secara bertahap di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Pakuhaji, Sukadiri, dan Pasar Kemis.
“Persoalan infrastruktur, persoalan lingkungan sudah juga jalan secara bertahap, termasuk perbaikan jalan di Pakuhaji, Sukadiri, Pasar Kemis, dan tempat-tempat lainnya. InsyaAllah sekarang dalam proses tender lelang." terangnya.
Dia juga menghimbau kepada seluruh pegawai yang akan melakukan perjalanan mudik agar mengutamakan keselamatan dan menjaga kesehatan
“Sebentar lagi kita menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah. Pastinya ada pegawai yang pulang kampung. Sampaikan salam hormat kami kepada keluarga di kampungnya. Mohon maaf lahir batin, minal aidin wal faizin. Libur mulai tanggal 18 sampai dengan tanggal 24 ya, jaga kondisi kesehatan,” pesannya. (Red)