Wakil Bupati Tangerang Ajak ASN Aktif Publikasikan Program Daerah dan Tetap Profesional Kerja Jelang Hari Raya Idulfitri

Tigaraksa, lensafokus.id — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk lebih aktif menyampaikan berbagai program-program pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya melalui media sosial yang dimiliki para ASN

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat Apel Pagi Minggu Kedua Bulan Maret di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (9/3/26).

“Program-program pemerintah daerah dan peningkatan pelayanan harus semakin dikenal oleh masyarakat. Karena itu saya mengajak seluruh ASN untuk turut aktif menyampaikan program-program pemerintah melalui media sosial masing-masing,” seru Wabup Intan

Menurutnya, publikasi kegiatan tidak hanya sekadar mengunggah informasi, tetapi juga harus diikuti dengan pemahaman yang baik terhadap program yang diunggah. Para ASN diharapkan juga dapat memberikan keterangan yang secara lebih jelas kepada masyarakat ketika ada pertanyaan terkait kebijakan atau program pemerintah daerah.

“ASN tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga menjadi penyambung informasi antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh ASN untuk memastikan seluruh tugas dan tanggung jawab pekerjaannya dapat diselesaikan dengan baik sebelum memasuki masa libur panjang menjelang Hari Raya Idulfitri.

"Kepada seluruh pegawai dan ASN pastikan tugas dan tanggung jawab pekerjaannya sebelum memasuki libur panjang hari raga. Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tidak ada pekerjaan yang tertunda," tegasnya

Ia juga mengimbau seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjelang hari raya, terutama dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan serta menjaga kondisi daerah tetap aman dan kondusif selama periode mudik dan libur panjang.

"ASN yang mendapatkan tugas pelayanan selama masa libur diminta tetap menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh dedikasi demi kepentingan masyarakat," ujarnya

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan secara simbolis menyerahkan SK Kenaikan Pangkat dan SK Pensiun ASN periode 1 April 2026. Tercatat sebanyak 253 ASN menerima kenaikan pangkat, yang terdiri dari 69 orang golongan IV dan 184 orang golongan III.

Untuk ASN yang memasuki masa purna tugas, terhitung mulai 1 April 2026 terdapat sebanyak 51 ASN, di antaranya: Pejabat Administrator sebanyak 2 orang, Pejabat Pengawas sebanyak 4 orang, Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan sebanyak 5 orang, Pejabat Fungsional Guru sebanyak 37 orang dan Pelaksana sebanyak 3 orang.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Tetaplah produktif dan berkontribusi di tengah masyarakat,” ucapnya. (Red)

Akses Jalan Ciledug Raya Tertutup Genangan, Pemkot Tangerang Imbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sementara waktu menutup akses Jalan Ciledug Raya (Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Raya Hasyim Ashari Cipondoh) seiring dengan ketinggian genangan air di Jembatan Ciledug Indah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, penutupan akses Jalan Ciledug Raya akan berlangsung kondisional menyesuaikan ketinggian genangan air yang diperkirakan masih akan berlangsung sampai sore hari.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, ketinggian genangan luapan Kali Angke di Jembatan Ciledug Indah masih sekitar 50 centimeter.

"Kami sementara waktu sudah membatasi akses Jalan Ciledug Raya demi keamanan para pengguna jalan per siang hari ini. Akses ini dibatasi sampai nanti kondisinya memungkinkan dilewati para pengguna jalan kembali," ujar Suhaely, Minggu (8/3/26).

Ia melanjutkan, penutupan akses Jalan Ciledug Raya berimbas terhadap pengalihan sementara akses transportasi umum Bus Rapid Transit (BRT) Tayo koridor Central Bussines District (CBD) Ciledug-Tangcity Mall Cikokol di pusat Kota Tangerang.

"Siang ini masih terjadi kemacetan panjang jadi sementara waktu BRT Tayo koridor CBD Ciledug-Tangcity Mall belum bisa beroperasi melayani penumpang sampai akses bisa digunakan normal kembali," tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang mengimbau kepada semua pengguna jalan untuk menghindari kemacetan dengan mencari jalur alternatif lainnya. (Red)

Gelar Korve Bersih Lingkungan, Warga Tigaraksa Tetap Antusias Meski Diguyur Hujan

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan (korve) bersama masyarakat Tigaraksa di sepanjang ruas Jalan Aria Jaya Santika, Minggu (08/03/2026).

Kegiatan tersebut dimulai dari depan Pasar Tigaraksa dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat, meskipun kegiatan berlangsung di tengah guyuran hujan.

Kegiatan korve tersebut diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tigaraksa, seluruh kepala desa dan lurah di lingkup Kecamatan Tigaraksa, serta masyarakat setempat. Aksi bersih lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.

Kegiatan korve dilaksanakan sebagai upaya bersama dalam mewujudkan lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti tingginya kesadaran warga Tigaraksa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati tertanggal 27 Februari 2026 tentang Gerakan ASRI sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini luar biasa. Semoga dapat terus dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Tangerang,” ungkap Ujat saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.

Gerakan korve ini juga sejalan dengan perhatian khusus Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat untuk terus membudayakan hidup bersih. Upaya tersebut dinilai penting guna meminimalisir potensi penyakit yang dapat timbul akibat sampah yang berserakan di lingkungan.

Sementara itu, Camat Tigaraksa Cucu Abdurassyid menyampaikan bahwa pihaknya bersama Forkopimcam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan korve tersebut.

“Alhamdulillah, walaupun kondisi diguyur hujan, kami tetap melaksanakan korve demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat serta menjadikan budaya gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi semua. (Red)

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati dan Unsur Forkopimda Gelar Tanam Raya Jagung Hibrida Serentak di Desa Ranca Iyuh  

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid bersama Unsur Forkopimda melaksanakan penanaman bibit jagung hibrida serentak di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Sabtu (7/3/26). 

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, yang dihadiri langsung oleh Kapolri dan diikuti secara virtual secara nasional. 

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa penanaman jagung hibrida tersebut merupakan suatu langkah proaktif dalam menyikapi situasi global yang tidak menentu, seperti pecahnya konflik internasional yang berdampak langsung pada rantai pasok ekspor-impor dan ketersediaan pangan dunia.

"Dunia sedang tidak baik-baik saja, ada peperangan yang berdampak pada ekonomi dan tertundanya distribusi pangan. Kita juga harus mengantisipasi musim panas ekstrem. Oleh karena itu, kita harus mandiri secara pangan. Kita gandeng pengusaha dan pabrik-pabrik agar ekonomi tetap terjaga dan meminimalisir risiko PHK," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Pihaknya akan terus menguatkan kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah, Polri, TNI, Kejaksaan, dan DPRD untuk menjaga dan menguatkan ketahanan pangan bagi masyarakat, baik melalui program tanam padi dan jagung hibrida bersama maupun tanaman-tanaman lainnya

"Melalui keberlanjutan program menanam padi bersama TNI, dan jagung hibrida bersama Polri, saya optimistis ketersediaan pangan bagi masyarakat akan tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global", ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pemilik lahan di Kabupaten Tangerang untuk mengoptimalkan lahan produktif yang belum dimanfaatkan, bekerja sama dengan masyarakat. Secara khusus,.pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik lahan, Edi Setiawan yang telah memberikan izin kepada kelompok tani untuk memanfaatkan lahannya.

"Kami berterima kasih kepada pemilik lahan, seperti Pak Edi Setiawan, yang telah mengizinkan tanahnya dimanfaatkan. Ini adalah berkah, daripada dibiarkan menganggur, lebih baik ditanami jagung oleh kelompok tani. Hasilnya bisa dijual atau dikonsumsi untuk meningkatkan gizi masyarakat," ungkapnya. 

Selain itu, ia juga mengapresiasi inisiatif dan inovasi Kapolresta Tangerang beserta seluruh jajarannya dalam program tanam jagung hibrida yang diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kab. Tangerang

"Kami atas nama pemerintah daerah mengapresiasi inovasi Pak Kapolres beserta jajaran terkait ketahanan pangan ini. Mudah-mudahan dengan ketahanan pangan yang kuat, masyarakat sehat, dan masyarakat juga kuat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari," pungkasnya

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. M. Indra Waspada, melaporkan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan implementasi program Asta Cita Presiden RI. Untuk wilayah hukum Polresta Tangerang yang mencakup 19 kecamatan, pihaknya akan menambah luas area tanam pada kuartal pertama ini.

"Saat ini kita menjalankan program satu desa dua hektar, dan ada penambahan di kuartal tahun ini sebanyak dua hektar lagi di tiap kecamatan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat agar swasembada pangan tercapai," jelas Kapolresta Indra Waspada

Menurut dia, dipilihnya jagung hibrida karena difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak nasional yang mekanisme hasil panennya tidak akan dijual bebas, melainkan disalurkan langsung melalui mekanisme resmi.

"Hasil panen dari jagung hibrida ini akan kami laporkan dan salurkan ke Bulog untuk ditampung. Ini tanggung jawab kita bersama, TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat, demi memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga," jelasnya. (Red)

BUPATI TANGERANG TINJAU LANGSUNG LOKASI BANJIR DAN SERAHKAN BANTUAN LOGISTIK

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir di wilayah Kabupaten Tangerang, Minggu, (8/3/26).

Dalam kunjungannya, Bupati Maesyal Rasyid yang didampjngi didampingi oleh jajaran perangkat daerah terkait seperti BPBD, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Sosial, serta unsur PMI meninjau beberapa titik banjir di antaranya Kelurahan Bencongan Kecamatan Kelapa Dua, Desa Kadu Jaya Kecamatan Curug, serta Perumahan Nuansa Mekarsari 2 Desa Rajeg Mulya Kecamatan Rajeg. Bupati

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan bahwa banjir yang terjadi di sejumlah wilayah disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang berlangsung cukup lama sejak malam hingga pagi hari.

“Saya mendapat laporan dari Kepala BPBD bahwa ada kurang lebih sekitar 15 kecamatan yang terdampak banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi dan durasinya cukup lama,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BPBD, Dinas Bina Marga, Dinas Sosial, serta PMI langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir dan harus mengungsi di masjid maupun balai warga.

Menurutnya, dari hasil peninjauan di lapangan terdapat beberapa faktor penyebab banjir selain curah hujan tinggi, di antaranya kondisi pintu air yang tidak berfungsi optimal serta tingginya debit air di Sungai Cilongok yang bermuara ke Sungai Cirarab.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Tangerang akan melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya menyiagakan pompa air di wilayah yang merupakan daerah cekungan agar air dapat segera dipompa keluar menuju sungai.

“Pompa air akan kita siagakan, terutama di kawasan perumahan yang merupakan cekungan. Jika air tidak dapat mengalir ke sungai maka akan kita pompa menggunakan pompa berdiameter 12 inci seperti yang sudah dilakukan di Bencongan,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga memastikan kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik. Pemerintah daerah telah menyiapkandan menyiagakan petugas kesehatan dari Puskesmas, obat-obatan, tempat tidur bagi lansia, selimut, serta bantuan logistik berupa beras, mie instan, sarden, dan minyak goreng. Dapur umum juga akan didirikan untuk memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka puasa warga terdampak.

“Tadi sudah disepakati bersama RT dan RW setempat untuk membuka dapur umum guna memenuhi kebutuhan makan warga yang mengungsi,” ungkapnya.

Selanjutnya, ke depan, Pemkab Tangerang juga akan melakukan berbagai langkah penanganan jangka menengah seperti pemasangan pompa air tambahan di Bencongan, pembangunan tanggul di Kali Sabi sepanjang sekitar satu kilometer dengan tinggi sekitar 1 meter, serta normalisasi dan pelebaran sungai di wilayah Kadu Jaya yang mengalami penyempitan.

Menyikapi prediksi cuaca ekstrem dari BMKG hingga beberapa hari ke depan, ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah terkait telah diinstruksikan untuk siap siaga dan melakukan langkah antisipasi menghadapi berbagai potensi bencana yang akan terjadi

“Saya sudah menginstruksikan para camat, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Bina Marga untuk tetap standby menghadapi potensi cuaca ekstrem. Kita juga melakukan kerja bakti pembersihan sampah di sungai bersama DLHK serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta para camat untuk menyiapkan lokasi pengungsian seperti masjid, sekolah, maupun balai warga apabila sewaktu-waktu diperlukan.

“Semoga tidak terjadi banjir yang lebih luas, namun jika terjadi kita sudah melakukan berbagai upaya antisipasinya,” pungkasnya. (Red)

Pemkab Tangerang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Amjad

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Al-Amjad, Jumat (6/3/26).

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sebagaimana tema yang kita usung yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman untuk meraih kemuliaan dunia dan akhirat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan, dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya program Tarawih Keliling (Tarling) di 29 kecamatan serta Jumat Keliling (Jumling) yang digelar secara bergiliran di masjid-masjid yang berada di desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Selain itu, lanjut dia melalui Baznas Kabupaten Tangerang, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka program Gema Ramadan dan kegiatan Tarawih Keliling.

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Tangerang yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar daerah.

“Kami ingin memastikan generasi muda Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan meraih pendidikan tinggi demi masa depan yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat yang kondisi ekonominya terbatas,” jelasnya.

Ia menambahkan, mulai tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk Sekolah Tinggi Penerbangan serta universitas yang memiliki program studi kedokteran.

“Insyaallah mulai tahun 2026 ini masyarakat Kabupaten Tangerang berprestasi namun ekonominya terbatas bisa kuliah di Sekolah Tinggi Penerbangan hingga kelak menjadi pilot, ataupun menempuh pendidikan kedokteran hingga menjadi dokter. Mudah-mudahan ada putra daerah Kabupaten Tangerang yang menjadi pilot dan dokter dari keluarga sederhana,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat program keagamaan melalui pembangunan fasilitas pondok pesantren secara bertahap, termasuk pembangunan asrama serta peningkatan sanitasi di lingkungan pesantren.

“Hal ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara ulama dan umara di Kabupaten Tangerang,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam bekerja, memimpin, dan melayani masyarakat.

“Insyaallah dengan nilai-nilai Qur’ani, Kabupaten Tangerang akan terus semakin religius, maju, dan sejahtera. Mari kita jaga kondusivitas daerah, memperkuat kebersamaan, serta mengisi bulan Ramadan dengan amal ibadah terbaik,” pungkasnya. (Red)

Kabupaten Tangerang Raih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang meraih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia dalam penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2025. Penyerahan hasil penilaian tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Jumat (6/3/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, opini yang diberikan Ombudsman RI merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah kami mendapatkan opini dari Ombudsman RI dengan nilai kualitas tinggi tanpa maladministrasi dalam pelayanan publik di Kabupaten Tangerang tahun 2025. Ini merupakan penilaian yang sangat baik, bahkan menjadi opini tertinggi yang diberikan Ombudsman RI kepada instansi pemerintah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan palayanan. Menurut dia, prestasi yang diraih ini harus dijadikan motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Nilai yang tinggi ini bukan tujuan utama kita. Tujuan utama kita adalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kabupaten Tangerang. Namun tentu saja penilaian ini menjadi motivasi dan pelecut semangat bagi kita semua untuk terus melakukan yang terbaik,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, agar terus meningkatkan profesionalitas dan kualitas layanan.

“Saya harapkan OPD yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat benar-benar memberikan pelayanan yang maksimal, cepat, dan transparan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten, Fadli Afriadi menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik.

Ia menjelaskan bahwa sistem penilaian yang digunakan Ombudsman saat ini telah mengalami perubahan dari sebelumnya yang berbasis kepatuhan terhadap standar pelayanan, menjadi penilaian berbasis opini terhadap kualitas pelayanan publik dan potensi maladministrasi.

“Sekarang penilaian tidak lagi hanya melihat ada atau tidaknya standar pelayanan, tetapi juga menilai kualitas tata kelola pelayanan publik, dampaknya terhadap masyarakat, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah,” jelas Fadli.

Menurutnya, ada tiga (3)komponen utama dalam penilaian tersebut, yaitu tata kelola pelayanan publik (70 persen), tingkat kepercayaan masyarakat (30 persen), serta kepatuhan terhadap tindakan korektif yang diberikan Ombudsman.

"Capaian Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi yang diraih Kabupaten Tangerang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik sudah baik serta seluruh rekomendasi dan tindakan korektif dari Ombudsman telah ditindaklanjuti dengan baik oleh pemerintah daerah," ungkapnya

Pihaknya pun mengapresiasi Pemkab Tangerang yang terus melakukan pembenahan dan tindak lanjut yang direkomendasikan Ombusman RI sehingga pelayanan yang diberikan semakin baik

“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang karena berbagai masukan dan tindakan korektif yang pernah kami sampaikan telah ditindaklanjuti dengan baik, sehingga hasil penilaiannya menjadi kualitas tinggi tanpa maladministrasi,” ujarnya.

Pihaknya berharap sinergi antara Ombudsman dan Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat terus terjalin dengan baik dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. (Red)

Sekda Bersama Bapanas Monitoring Stok dan Harga Komoditi Pokok di Pasar Kronjo

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tangerang, Soma Atmaja mendampingi Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Badan Pangan Nasional (Bapanas), Budi Waryanto monitoring ketersediaan dan harga berbagai komoditi pokok di Pasar Kronjo, Jum'at (06/03/26)

Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma mengatakan bahwa monitoring ketersediaan dan harga komoditi pokok di Pasar Kronjo bertujuan mengetahui langsung fluktuasi harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Kronjo yang menjadi jalur distribusi sembako dan kebutuhan lainnya bagi masyarakat dan nelayan dari Kepulauan Seribu.

"Saya bersama staf ahli, Asisten II, Kadis Perindag, PD Pasar, ada juga dari Dinas Pertanian dan Kabag Ekbang, kami mendampingi Kabiro dari Badan Pangan Nasional melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Kronjo yang menjadi sumber pemasok berbagai barang termasuk sembako bagi nelayan-nelayan dari Kepulauan Seribu," ungkap Soma

Ia menambahkan bahwa ada 2 point utama yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui OPD terkait untuk membantu para pedagang di Pasar Kronjo, yaitu fasilitasi pembuatan NIB bagi pedagang pasar Kronjo agar bisa menyalurkan Minyak Kita dan percepatan revitalisasi pasar Kronjo.

"Dari hasil tinjauan bersama tadi, kami sampaikan kepada Bapanas bahwa ada dua poin yang akan pemerintah daerah lakukan. Pertama, kami akan memfasilitasi para pedagang untuk membikin NIB agar para pedagang bisa menjual Minyak Kita dengan harga yang lebih murah (HET). Kedua, kami akan mempercepat untuk revitalisasi Pasar Kronjo," ungkapnya

Bapanas yang diwakili langsung Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas, Budi Waryanto mengungkapkan bahwa harga dan stok kebutuhan di Pasar Kronjo masih stabil dan cukup sampai dengan hari raya Idulfitri.

"Harga bahan sembako di Pasar Kronjo itu stabil. Gula pasir, telur, ayam potong, minyak goreng, bawang putih, cabe rawit, cabe keriting, cabe merah itu masih stabil dan dengan terjangkau, stoknya juga masih mencukupi. Alhamdulillah, dengan Kepulauan seribu itu perbandingannya tidak signifikan dan tidak jauh," ungkap Budi

Lanjut dia, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bulog agar suplai bahan-bahan pokok di pasar-pasar, khususnya di wilayah pesisir Kab. Tangerang terus dijaga dan dimonitor secara berkala. Menurut dia, kestabilan dan stok bahan pokok di pasar-pasar wilayah pesisir Kab. Tangerang sangat penting dijaga karena banyak masyarakat dari luar, khususnya dari Kepulauan Seribu yang bertransaksi langsung dengan para pedagang Kab. Tangerang

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog yang ada di Kabupaten Tangerang agar suplai bahan-bahan pokok stabil di bulan puasa sampai lebaran, khususnya di pasar-pasar wilayah pesisir Kabupaten Tangerang," ujarnya. (Red)

Resmikan SPPG Bencongan 3, Bupati Tangerang: Perkuat Program Pemenuhan Gizi Masyarakat

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bencongan 3 di Kecamatan Kelapa Dua pada Jumat (6/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan bahwa peresmian SPPG tersebut merupakan langkah positif dan strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan para pelajar. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat berpengaruh terhadap pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Program ini bukan hanya soal penyediaan makanan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang cukup akan memiliki kemampuan belajar yang lebih baik, daya tahan tubuh yang kuat, serta memiliki potensi yang lebih besar untuk berkembang menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan bahwa program pemenuhan gizi sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, dan pembangunan ekonomi.

Bupati Maesyal pun mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha melalui kehadiran Dapur Mitra Kadin Indonesia di SPPG Bencongan 3. Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Pembangunan tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan sinergi dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Kehadiran dapur mitra ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya berharap keberadaan dapur mitra tersebut dapat memperkuat ekosistem pelayanan pemenuhan gizi di Kabupaten Tangerang agar semakin profesional dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah investasi pada pembangunan manusia, khususnya generasi muda,” imbuhnya.

Sementara itu, Perwakilan Yayasan Insani Bintang Cemerlang Elisabeth Martina menuturkan bahwa kehadiran SPPG Bencongan 3 diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi para pelajar di wilayah Kecamatan Kelapa Dua yang memiliki jumlah sekolah cukup banyak. Ia berharap fasilitas tersebut dapat mendukung program makan bergizi gratis yang telah dicanangkan pemerintah.

“Kami melihat di wilayah ini banyak sekali sekolah, sehingga kami berharap SPPG ini dapat mengakomodir anak-anak sekolah untuk mendapatkan makan bergizi gratis sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa operasional SPPG turut melibatkan masyarakat sekitar sebagai relawan sekaligus membuka peluang kerja bagi warga setempat. Selain itu, kebutuhan bahan makanan juga melibatkan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

“Sebagian relawan kami berasal dari masyarakat sekitar, sehingga mereka bisa bekerja di SPPG ini. Selain itu, bahan makanan seperti roti, bakso, dan brownies juga kami ambil dari UMKM sekitar. Kami berharap program ini bisa menyerap tenaga kerja, membantu UMKM, serta menjadi berkah bagi lingkungan sekitar,” jelasnya. (Red)

Jelang Arus Mudik Lebaran, Jumlah Pemudik Kota Tangerang Diprediksi Sentuh 1,92 Juta Orang

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memprediksi adanya pergerakan masyarakat sebesar 1,92 juta pemudik yang akan meninggalkan Kota Tangerang selama musim mudik Lebaran mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, Pemkot Tangerang memastikan akan terus melakukan persiapan secara matang di tengah prediksi penurunan jumlah pemudik yang hanya 143,9 juta orang di Indonesia atau 1,92 juta orang di Kota Tangerang.

”Berdasarkan hasil survei yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Perhubungan kemarin ada 1,92 juta masyarakat Kota Tangerang yang akan menjalani mudik Lebaran. Terlepas naik dan turunnya jumlah yang diperkirakan, kami terus melakukan persiapan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama musim mudik mendatang,” ujar Suhaely, Rabu (4/3/26).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang juga telah menjalin koordinasi lebih lanjut untuk memastikan kelancaran Operasi Ketupat Jaya 2026. Salah satunya, Pemkot Tangerang memastikan Posko Mudik akan mulai beroperasi pada 13-30 Maret 2026.

”Kami memastikan segala persiapan yang dilakukan dapat menjamin tidak ada kendala lapangan yang berarti selama arus mudik Lebaran. Ada posko mudik yang sudah disiapkan tinggal dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk menentukan titik-titik lokasi strategis yang akan ditempati,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang akan melakukan beberapa agenda persiapan lainnya mulai dari pemasangan Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ) sampai melakukan uji kelaikan (ramp check) untuk memastikan kendaraan mudik di Kota Tangerang dalam kondisi layak beroperasi. (red)

Page 4 of 257
Go to top