TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang memastikan tidak ada tindakan penyegelan terhadap rumah ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Hal tersebut diungkapkan Camat Rajeg, Oman Pariaman, setelah melakukan musyawarah dengwn pengurus dan pendeta di Kantor Kecamatan Rajeg. Senin, (28/09/26)
“Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan tidak ada penyegelan terhadap rumah ibadah GKPI Rajeg. Kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar situasi tetap aman, kondusif, serta kerukunan antarumat beragama dapat terus terjaga,” ujar Camat Rajeg Oman.
Oman menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengedepankan pendekatan dialogis, komunikasi, serta koordinasi bersama seluruh pihak dalam menjaga ketertiban dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Pemerintah daerah memastikan setiap persoalan yang berkaitan dengan aktivitas keagamaan disikapi secara hati-hati, dengan mengedepankan ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjaga suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat," jelasnya
Pihaknya juga mengimbau seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, baik di media sosial dan informasi lain yang berkembang dimasyarakat. Masyarakat diharapkan tetap mengutamakan komunikasi dan penyelesaian secara musyawarah apabila terdapat persoalan di lingkungan masing-masing.
"Pemerintah daerah bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan komunikasi guna memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan tertib serta terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis di Kabupaten Tangerang," ungkapnya
Koordinator Wilayah (Korwil) Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Jawa Bali, Pendeta Henri Marpaung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah, khususnya Camat Rajeg dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), yang telah memfasilitasi pertemuan dan koordinasi bersama unsur pimpinan kecamatan terkait relokasi tempat ibadah bagi jemaat GKPI.
"Terima kasih atas pertemuan kita bersama di sini Pak Camat dan Pak KUA yang telah menyambut kami dengan baik. Dan kami telah menerima kabar baik juga bahwa GKPI telah difasilitasi untuk beribadah di tempat yang layak atau nyaman untuk kami gunakan untuk beribadah," ujar Henri.
Henri menegaskan, pimpinan GKPI berkomitmen menjaga keharmonisan dan persatuan di tengah masyarakat. Terkait peristiwa penghentian ibadah yang sempat terjadi pada pekan sebelumnya, ia memastikan pihak GKPI tidak akan menempuh langkah hukum.
"Jadi secara tegas kami sampaikan Pak Camat, kalau dari GKPI kami ada garis komando. Dengan kejadian yang hari Minggu yang lalu, kita tidak ada niat untuk mengajukan langkah apa pun ke jalur hukum, karena yang kita utamakan adalah ajaran kasih," tegasnya
Lanjut dia, sikap saling mengasihi dan mengampuni jauh lebih baik dari apapun. Dengan sikap yang demikian, semua pihak dapat saling menahan diri dan bisa berjalan beriringan dalam membangun wilayah
Kita saling mengasihi, saling mengampuni, itu jauh lebih baik dari apa pun itu. Ketika kita sudah saling mengampuni, saling mengasihi, saya kira kita dapat berjalan bersama untuk membangun kecamatan kita ini," imbuhnya.
Henri juga menitipkan salam hormat dan ucapan terima kasih kepada pimpinan daerah yang telah memberikan perhatian kepada jemaat GKPI.
"Salam ke Pak Bupati juga yang sangat perhatian dengan kami, dan Pak Camat, dan semua aparat pemerintah kita di daerah ini. Kiranya tempat yang sudah disediakan itu dapat digunakan dengan baik untuk menyembah dan memuliakan nama Tuhan," tutupnya.
Dikutip dari dikutip dari Kompas.com, Senin (28/9/2026), Penatua Rumah Doa Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg, Surya Sarjono Lumban Gaol mengungkapkan
Rumah Doa GKPI Rajeg direlokasi ke lokasi baru di kawasan Kota Sutera, Pasar Kemis
"Rumah Doa GKPI Tangerang dipindah ke daerah Kota Sutera, Pasar Kemis" ujar Surya Sarjono Lumban Gaol,
Sarjono menyampaikan, seluruh persiapan untuk pelaksanaan ibadah di rumah doa baru telah selesai dilakukan. Menurut dia, rumah doa tersebut siap digunakan kembali untuk peribadatan mulai Minggu pekan ini.
"Persiapan telah dilakukan, ibadah Minggu pekan ini sudah bisa dilakukan di rumah doa baru," ujarnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang baru saja mengamankan sejumlah pasangan tidak sah dalam operasi razia antisipasi pelacuran di wilayah Kecamatan Karawaci dan Neglasari.
Kepala Satpol PP Kota Tangerang Teguh Supriyanto menuturkan, operasi tersebut digencarkan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran di Kota Tangerang.
”Kami kembali melancarkan operasi razia tadi malam dengan menyasar sejumlah penginapan, selama operasi razia ada empat pasangan tidak sah atau bukan suami istri yang diamankan petugas,” ujar Teguh, Rabu (30/9/26).
Ia menegaskan, Satpol PP Kota Tangerang menindak tegas para pelanggar Perda dengan memberikan sanksi teguran tegas melalui pembinaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) secara langsung.
”Kami sudah memberikan sanksi teguran tegas untuk ke depannya akan dilakukan pembinaan agar para pelanggar tidak mengulangi perbuatan yang sama,” tambahnya.
Selain itu, Satpol PP Kota Tangerang akan terus menggencarkan operasi razia antisipasi pelacuran di beberapa wilayah lainnya dalam waktu dekat.
”Kami mengajak semua masyarakat berpartisipasi menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan dengan aktif memberikan laporan jika menemukan aktivitas yang terindikasi melanggar Perda,” pungkasnya. (Sumarna)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Cabang olahraga gimnastik Kota Tangerang kembali membuktikan dominasinya. Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Kota Tangerang resmi menutup gelaran Kejuaraan Wali Kota Cup III Tahun 2026 yang berlangsung selama lima hari, 25-29 September 2026 di Tangerang Convention Center (TCC).
Ajang ini sukses menyedot perhatian nasional dengan keterlibatan lebih dari 504 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang, mengapresiasi para atlet yang telah bertanding di kejuaraan tersebut. Rekor juara umum berturut-turut pada ajang Pekan Olahraga Daerah (POPDA) maupun Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) menjadi bukti nyata pembinaan gimnastik di Kota Tangerang berjalan sangat solid.
"Prestasi gimnastik Kota Tangerang luar biasa, kemarin di PORPROV juara umum, di POPDA juga juara umum. Selain mendulang prestasi atlet, kejuaraan nasional terbuka seperti Wali Kota Cup ini memberikan efek ganda bagi perekonomian daerah serta memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai destinasi sport tourism. Untuk itu, Pemkot Tangerang memberikan apresiasi dengan menyiapkan pembangunan venue khusus gimnastik,” paparnya.
Sementara itu, Ketua FGI Kota Tangerang Sumarti menjelaskan, kejuaraan Wali Kota Cup III 2026 mempertandingkan berbagai disiplin senam, diawali disiplin artistik pada 25 hingga 28 September dan diakhiri dengan disiplin aerobik pada 29 September.
"Tercatat ada 504 atlet yang ikut serta. Peserta tidak hanya dari lokal, tetapi juga dari berbagai kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, hingga Bandung. Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial," ungkap Sumarti.
Guna mengapresiasi kerja keras para atlet, penyelenggara memberikan piala juara umum serta uang pembinaan berjenjang dari Rp4,5 juta hingga Rp9 juta bagi para peraih juara pertama hingga ketiga.
Melalui kompetisi berkala yang dinilai oleh juri-juri profesional ini, FGI Kota Tangerang optimistis dapat terus melahirkan atlet gimnastik berprestasi tinggi yang siap mengharumkan nama Kota Tangerang di kancah nasional maupun internasional. (Sumarna)

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang sukses menggelar peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa (29/09/2026).
Acara yang berlangsung meriah ini mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Ketua TP PKK Provinsi Banten, serta Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang.
Turut hadir dalam perhelatan tersebut jajaran Forkopimda, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Tangerang, Lurah se-Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas DPMPD H. Yayat Rohiman, S.IP., M.Si., ketua organisasi wanita, lembaga kemasyarakatan, mitra swasta seperti PT Agung Sedayu Group dan PT Paragon, serta seluruh kader PKK se-Kabupaten Tangerang.
Momen peringatan tahun ini menjadi catatan prestasi gemilang bagi Kecamatan Pasar Kemis. Di bawah kepemimpinan Camat H. Nurhanudin, S.IP., M.Si., wilayah ini kembali dinobatkan sebagai Juara Umum tingkat Kabupaten Tangerang untuk kedua kalinya secara berturut-turut (tahun 2025 dan 2026). Prestasi maksimal ini salah satunya disumbangkan oleh Kelurahan Kuta Bumi RW 14 yang berhasil meraih beberapa kategori penghargaan.
"Hari ini Alhamdulillah pada peringatan HKG PKK ke-54, Kecamatan Pasar Kemis, khususnya Kelurahan Kuta Bumi RW 14, mendapat beberapa kategori prestasi maksimal. Tahun ini Kecamatan Pasar Kemis menjadi juara umum yang kedua kalinya, yaitu tahun 2025 dan 2026. Ini prestasi yang cukup membanggakan bagi kami,mendapat apresiasi PKK tingkat kab Tangerang" ujar H. Nurhanudin saat ditemui di lokasi acara, Selasa (29/09/2026).
H. Nurhanudin juga menekankan bahwa esensi gerakan PKK harus melampaui batas kompetisi seremonial. Ia berharap program kerja PKK benar-benar menyentuh aspek riil di tengah masyarakat secara berkelanjutan.
"Pada prinsipnya, gerakan PKK itu diharapkan bukan hanya secara seremonial lomba, tapi menjadi kegiatan yang memang secara nyata dirasakan manfaatnya oleh lingkungan masyarakat. Bukan hanya kegiatan bina wilayah pembenahan nya tapi betul betul kegiatan di lakukan Dan dirasakan masyarakat dari 10 program PKK, Mulai dari segi kesehatan, pendidikan ,gotong royong, ketahanan pangan, pengamalan Pancasila, sandang, hingga pangan.
Kedepannya, kegiatan PKK akan terus didorong organisasi mitra pemerintah untuk mengawal seluruh program di wilayah Pasar Kemis, terutama dalam pemberdayaan masyarakat agar terus mendapat perilaku hidup sehat dan bersih," tambahnya. (Mala)
TANGERANG, lensafokus.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 Tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semarak tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang pada Selasa (29/09/2026).
Peringatan HKG PKK Ke-54 mengusung tema "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Melaksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045". Momentum tahunan ini menjadi sarana penting bagi seluruh jajaran penggerak PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga Dasa Wisma, untuk menyatukan langkah dan memperkuat peran PKK di tengah masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Ny. Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara HKG PKK yang turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Banten, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, hingga para kader. Ia menekankan pesan penting, baik dari Bupati Tangerang maupun Ketua TP PKK Provinsi Banten, agar seluruh elemen pandai berkolaborasi dalam memajukan berbagai kegiatan di tengah masyarakat.
"Kita harus pandai-pandai berkolaborasi dalam meningkatkan dan memajukan kegiatan-kegiatan yang ada di masyarakat, khususnya program-program PKK yang ada kaitannya dengan Asta Cita Bapak Presiden," ujar Ny. Hj. Rismawati.
Ia menjelaskan, melalui penguatan program pokok tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan berbasis keluarga. Dirinya juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara penggerak PKK dengan perangkat pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh warga.
"Saya bersyukur dan sangat mengapresiasi seluruh kecamatan dan tim penggerak PKK yang telah bekerja luar biasa dan berhasil melaksanakan 10 Program Pokok PKK tersebut dengan baik. Mari kita jadikan peringatan ini sebagai ajang untuk mempererat kebersamaan dan meneguhkan semangat pengabdian. Kehadiran PKK harus menjadi solusi nyata dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera, agar Kabupaten Tangerang semakin maju dan gemilang," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Banten, Ny. Tinawati Andra Soni, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh kader PKK di Kabupaten Tangerang. Beliau menegaskan bahwa kader PKK, hingga ke tingkat Dasa Wisma, merupakan ujung tombak pelaksanaan program-program PKK, baik dari pusat maupun daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara PKK, sebagai unit terkecil pemerintahan, dengan pemerintah daerah dalam membangun desa dan wilayah, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.
"Ini adalah upaya kita bersama membangun dari desa. Bagaimana membangun suatu wilayah harus berkolaborasi, tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Kami berharap semangat dari peringatan ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi pendorong bagi gerakan PKK di tahun-tahun mendatang," ucapnya.
Puncak peringatan semakin meriah dengan disuguhkannya berbagai penampilan hiburan yang melibatkan kader dari berbagai wilayah. Rangkaian hiburan tersebut meliputi Tari dan Lagu dari para Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tangerang, Paduan Suara Dasa Wisma (Kecamatan Mauk), Edukasi Senam Tangerang Gemilang (Kecamatan Balaraja), Jingle Gelari Pelangi (Kecamatan Jambe), Parade Fashion Show Kreasi Batik se-Kabupaten Tangerang, serta penampilan Gerak dan Lagu GKSTTB (Kecamatan Legok).
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja para kader, acara ini juga dirangkaikan dengan pengumuman dan pembagian hadiah bagi para Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK. Penghargaan diberikan kepada para pemenang dari berbagai kategori lomba, di antaranya Lomba Tertib Administrasi dan Dasa Wisma, Lomba PAAREDI (Pokja I), Lomba Gelari Pelangi dan Kampung Mandiri (Pokja II), Lomba AKU HATINYA PKK (Pokja III), serta Lomba GKSTTB (Pokja IV). Turut diserahkan pula penghargaan untuk Lomba Posyandu 6 SPM tingkat Kabupaten Tangerang, serta penganugerahan piala Juara Umum yang terbagi dalam Kategori Mandiri dan Kategori Maju Berkembang. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa (29/9/26).
Peringatan HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045” dan dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, ketua TP PKK Banten, dan Ketua TP PKK Kab. Tangerang
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, HKG PKK bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, menyatukan gerak, sekaligus mengevaluasi sejauh mana PKK hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sepuluh Program Pokok PKK memiliki peran yang sangat penting karena menyentuh langsung kehidupan keluarga dan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, hingga pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia menegaskan, 10 Program Pokok PKK tidak boleh hanya menjadi program di atas kertas, tetapi harus diwujudkan secara nyata hingga tingkat keluarga dan lingkungan masyarakat. Menurutnya, penguatan 10 program PKK tersebut sejalan dengan upaya bersama dalam melaksanakan Asta Cita, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ekonomi keluarga.
“Dari keluarga, kita bangun masyarakat. Dari masyarakat, kita kuatkan Kabupaten Tangerang. Dan dari daerah, kita ikut mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Bupati Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini telah bekerja dan bergerak dekat dengan masyarakat. Ia menilai kekuatan PKK berada pada kader yang memahami persoalan di lapangan dan mampu menggerakkan keluarga untuk melakukan perubahan.
Ia menambahkan, Pemkab Tangerang akan terus memberikan dukungan terhadap gerakan PKK. Namun, dia juga menandaskan bahwa keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan tidak dapat hanya dengan mengandalkan pemerintah, namun ditentukan juga oleh kekuatan sinergi dan partisipasi aktif semua elemen masyarakat, termasuk PKK yang bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan ditentukan oleh seberapa kuat sinergi dan partisipasi seluruh elemen, termasuk PKK. PKK semakin dekat, semakin dirasakan, dan semakin bermanfaat pula bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Ny. Hj. Rismawati Maesyal Rasyid membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat. Ia menekankan bahwa peringatan HKG PKK menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat gerakan PKK dari tingkat pusat hingga daerah untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat
“Melalui momentum Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 ini, mari kita jadikan gerakan PKK semakin kuat, solid dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Kader PKK harus terus hadir, bergerak dan memberikan manfaat nyata mulai dari lingkungan keluarga,” ujar Hj. Rismawati
Pihaknya mengajak seluruh kader PKK untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas kader, serta memastikan 10 Program Pokok PKK dapat dilaksanakan secara konsisten dan memberikan dampak langsung bagi keluarga dan masyarakat.
"Saya mengajak seluruh kader PKK di Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun berbagai elemen masyarakat," ajaknya. (Red)