TANGERANG, lensafokus.id – Pelaksanaan tender proyek di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang tahun anggaran 2026 mendadak jadi sorotan publik. Aroma tidak sedap menyeruak seiring munculnya dugaan kejanggalan dalam penetapan pemenang proyek bernilai belasan hingga puluhan miliar rupiah tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu sorotan tajam mengarah pada pemenang tender paket Belanja Modal Bangunan Gedung Kantor. Proyek dengan nilai HPS mencapai Rp34,7 miliar ini dimenangkan oleh PT Sultan Sukses Mandiri, perusahaan yang alamatnya tercatat di kawasan Jakarta Barat.
Narasumber internal mengungkapkan bahwa perusahaan pemenang tender tersebut diduga kuat tidak memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang sah atau sesuai kualifikasi saat proses evaluasi. Padahal, kepemilikan SBU aktif merupakan syarat mutlak dan wajib bagi setiap rekanan konstruksi.

Berdasarkan penelusuran data LPJK, status sejumlah subklasifikasi SBU milik PT Sultan Sukses Mandiri justru tercatat telah dilakukan "Pencabutan". Ironisnya, dalam lembar syarat kualifikasi LPSE, disyaratkan secara tegas kode subklasifikasi SBU BG009 (Bangunan Gedung Lainnya) berkualifikasi Menengah yang wajib masih berlaku.
Tak hanya persoalan SBU pada paket gedung kantor, aroma miring juga menerpa paket proyek Belanja Modal Bangunan Air Kotor Lainnya (Revitalisasi IPAL TPA Rawa Kucing) senilai Rp14,3 miliar. Paket ini dimenangkan oleh PT Riden Jaya Konstruksi, sebuah perusahaan asal Bandung, Jawa Barat.
Rumor panas yang beredar di lapangan menyebutkan bahwa seluruh proses penetapan pemenang tender pada kedua proyek jumbo di DLH tersebut diduga dikendalikan penuh oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Tangerang. Intervensi ini ditengarai memutus independensi proses lelang.
"Kuat dugaan, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kota Tangerang sebenarnya tidak tahu-menahu secara detail atau sengaja 'dikondisikan' untuk tutup mata terkait kelayakan administrasi para pemenang tersebut karena adanya tekanan atau kendali dari oknum Kadis," ujar sumber tersebut.
Pelanggaran aturan disinyalir semakin diperparah dengan dugaan manipulasi
Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK). Informasi yang beredar menyebutkan bahwa dokumen SKK Tenaga Ahli (TA) maupun SKK K3 yang tertuang dalam pengumuman lelang diduga kuat tidak benar-benar dimiliki oleh perusahaan pemenang, melainkan hanya meminjam nama satu orang personil untuk memenuhi persyaratan di dua perusahaan berbeda.
Menanggapi carut-marut tersebut, Hadi Isron selaku Koordinator Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS) Tangerang Raya angkat bicara. Dirinya mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat konfirmasi dan klarifikasi tertulis secara resmi kepada DLH Kota Tangerang dan Pokja UKPBJ, namun hingga saat ini tidak ada respons maupun jawaban sama sekali.
Sikap bungkam dari pihak kedinasan dan pokja lelang ini dinilai memperkuat indikasi kecurangan. Hadi Isron menegaskan, karena surat klarifikasi resmi tidak dijawab dan terkesan dihindari, maka publik patut menyimpulkan bahwa dugaan manipulasi dokumen serta intervensi jabatan tersebut benar adanya.
Hadi Isron mendesak aparat penegak hukum, baik Kejaksaan Negeri Kota Tangerang maupun Kejaksaan Tinggi Banten, untuk segera melakukan penyelidikan tanpa harus menunggu proyek selesai dikerjakan. GMAKS meminta kejaksaan menggunakan instrumen hukum terbaru, yakni Pasal 603 dan Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru).
"Meloloskan rekanan tanpa SBU yang sah serta adanya dugaan intervensi merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang (actus reus). Aparat penegak hukum tidak perlu menunggu menghitung kerugian total karena indikasi awal manipulasi syarat formil dan bungkamnya para pejabat ini sudah cukup jadi pintu masuk kejaksaan untuk memeriksa oknum Kadis LH serta Pokja UKPBJ," pungkas Hadi Isron. (Smn)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Himah menghadiri acara tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni SD Negeri Peusar Kec. Tigaraksa, Kamis (18/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya melihat semangat, antusiasme dan unjuk kreatifitas bakat serta seni para anak didik SDN Peusar. Kegiatan tersenut menjadi bukti bahwa pendidikan harus mampu mengembangkan seluruh potensi peserta didik secara utuh, baik intelektual, emosional, sosial, maupun kreativitasnya
"Saya merasa senang dan bangga melihat semangat serta keceriaan anak-anak ini. Pentas seni yang kita saksikan ini menjadi bukti bahwa anak-anak kita memiliki banyak talenta yang luar biasa," ujar Wabup Intan
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan belajar melainkan awal bagi anak didik untuk memulai pengalaman baru di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Selamat anak-anak. Namun ingat, ini bukan akhir dari perjalanan belajar. Kelulusan hari ini adalah langkah awal untuk melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang lebih baik dan banyak pengalaman baru yang menanti," tandasnya
Dia memberikan pesan dan dorongan semangat kepada seluruh peserta didik SDN Peusar untuk terus rajin belajar, hormat kepada guru dan orang tua, rajin salat dan berbuat baik kepada sesama
"Teruslah belajar, rajin beribadah, hormati orang tua dan guru, serta selalu berbuat baik kepada teman dan sesama," katanya
Dia juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus mendukung setiap bakat dan minat yang dimiliki anak-anak. Jangan hanya mengejar prestasi dari nilai pelajaran saja, karena setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda-beda.
"Ada yang berbakat dalam seni, olahraga, kepemimpinan, maupun bidang lainnya. Tugas kita adalah memberikan kesempatan dan dukungan agar potensi mereka dapat berkembang secara maksimal," tandasnya
Lanjut dia, Pemkab Tangerang telah menetapkan sektor pendidikan sebagai salah satu program unggulan pembangunan daerah. Tidak ada perbedaan perlakukan terhadap sekolah-sekolah negeri dan swasta demi terwujudnya generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing.
"Orang tua murid yang anaknya tidak masuk zonasi, tidak usah khawatir ya, bisa dimasukkan ke sekolah swasta. Sekarang Pemerintah Kabupaten Tangerang juga sudah mulai menggeratiskan secara bertahap sekolah swasta SD-SMP," jelasnya
Wabup Intan juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan seluruh jajaran SDN Peusar yang telah menjalankan program Kurangi Sampah Sekolah Kita (KURASAKI) dengan baik.
"Terima kasih juga sudah melaksanakan KURASAKI. Saya cuma berpesan, Pak Kepala Sekolah, toilet anak-anak harus rajin dibersihin. Jangan sampai toiletnya tidak layak karena toilet itu bentuk peradaban. Anak-anak juga harus diajarin hidup bersih dari hal yang terkecil sekalipun," imbuhnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – SDN Kaduagung 2, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menggelar santunan anak yatim piatu, acara di laksanakan di halaman sekolah, Kegiatan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh kepala sekolah, guru-guru, orang tua siswa, serta tamu undangan dari lingkungan sekitar.
Acara dibuka dengan menampilkan pentas seni siswa, Dalam sambutannya, Kepala SDN Kaduagung 2 Hj. Murni Rotiyani S. Pd, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses belajar mengajar selama satu tahun ajaran berjalan, serta mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas VI yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dasar, dan tak lupa berpesan agar tetap semangat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan menjaga nama baik sekolah.
Kegiatan pentas seni yang di selenggarakan seperti ini Alhamdulillah hampir setiap tahun dilaksanakan dengan tujuan yang jelas, agar siswa bisa mengembangkan bakatnya masing - masing, katanya. (17/6/26)
“Ini bukan akhir perjalanan, lanjut Hj. Murni, melainkan awal dari langkah baru teruslah belajar, berbuat baik, dan hormati orang tua serta guru di mana pun kalian berada,” ujarnya.
Sebelum acara penampilan pentas seni yang ditampilkan oleh siswa-siswi dari berbagai kelas, pihak sekolah memberikan santunan kepada anak yatim piatu, setelah itu beragam pertunjukan disajikan, mulai dari tarian daerah, pembacaan puisi, nyanyian lagu nasional dan daerah, hingga pertunjukan sederhana yang penuh makna, semua penampilan mendapatkan tepuk tangan meriah dari hadirin yang menyaksikan.
Para orang tua juga mengapresiasi kegiatan tersebut, menurut salah satu wali murid, acara seperti ini sangat bermanfaat terlebih adanya santunan kepada anak yatim piatu, semoga dengan adanya acara pentas seni siswa dapat mengembangkan bakat dan kepercayaan diri anak-anak, sekaligus menjadi momen berharga untuk mengenang masa sekolah.
Acara berakhir dengan foto bersama dan penutupan secara resmi, Seluruh pihak berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. ( Her )
Kota Tangerang, lensafokua.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang menggelar pembinaan bagi kader dan pengelola Kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR) di Ruang Ar-Rabiah. Kegiatan ini berlangsung intensif selama lima hari dan berakhir pada hari ini, Rabu (17/6/2026).
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan orang tua dalam membimbing remaja yang sedang mengalami transisi fisik, mental dan emosional.
"Melalui pembinaan BKR ini, kita ingin meningkatkan keterampilan orang tua dalam membimbing dan memotivasi remaja. Tujuannya agar mereka tumbuh menjadi generasi berkualitas dan menjadi fondasi keluarga yang sejahtera," ujar Tihar.
Ia menambahkan, para kader juga dibekali pemahaman program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Program ini mengedukasi masyarakat mengenai usia ideal menikah (minimal 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi laki-laki), serta pentingnya kesiapan fisik, mental, emosional, ekonomi, hingga pengetahuan seputar kehamilan.
Selain pengasuhan, kegiatan ini melatih kader menggunakan aplikasi New SIGA (Sistem Informasi Keluarga) dari BKKBN. Platform digital nasional ini mengintegrasikan data kependudukan, pelayanan KB dan program Bangga Kencana.
"Aplikasi New SIGA ini, mempermudah pencatatan data secara akurat dan akuntabel. Data yang valid ini sangat penting untuk mendukung penurunan stunting dan perencanaan keluarga yang tepat sasaran di Kota Tangerang," pungkas Tihar.
Dengan adanya sinergi antara peningkatan kapasitas kader BKR dan penguatan sistem data digital melalui New SIGA, DP3AP2KB Kota Tangerang berkomitmen penuh untuk terus mencetak generasi muda yang tangguh, sehat serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan dilakukannya Ground Breaking pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Rawat Inap 6 lantai di RSUD Balaraja, Rabu (17/6/26).
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas kesehatan tersebut bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan pembangunan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang sekaligus jawaban mengantisipasi atas meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tangerang bagian barat dan daerah penyangga lainnya.
"Alhamdulillah hari ini kita memulai pembangunan sarana dan fasilitas kesehatan berupa perluasan IGD Maternal, ruang Hemodialisa atau cuci darah, serta gedung rawat inap. Ini merupakan bentuk antisipasi dan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien yang berobat ke RSUD Balaraja," ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, RSUD Balaraja tidak hanya melayani warga Kabupaten Tangerang, tetapi juga menerima pasien dari berbagai daerah seperti Kabupaten Serang hingga Bogor. Karena itu, peningkatan kapasitas pelayanan menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi.
"Rumah sakit ini melayani masyarakat yang sangat luas. Karena itu kita harus menyiapkan fasilitas yang memadai agar pelayanan kepada pasien semakin optimal. Penambahan ruang rawat inap, IGD, dan Hemodialisa menjadi bagian dari upaya tersebut," ungkapnya.
Bupati juga mengapresiasi Direktur RSUD Balaraja beserta seluruh jajarannya yang terus berinovasi dan responsif dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan tepat mutu.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Balaraja yang telah berinisiatif meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Kami juga berterima kasih kepada Kejaksaan, Kepolisian, dan seluruh pihak yang melakukan pendampingan agar pembangunan ini berjalan lancar, transparan, dan sesuai aturan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional. Dengan pelayanan yang baik, pasien akan merasa tenang dan proses pemulihan pun menjadi lebih baik," tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja dr. Chorah Usman menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat sekaligus memenuhi standar pelayanan rumah sakit sesuai regulasi terbaru.
Ia mengungkapkan, saat ini ruang IGD Maternal masih memanfaatkan ruangan yang terbatas, padahal kasus maternal dan neonatal merupakan kasus berisiko tinggi yang membutuhkan fasilitas sesuai standar guna menekan angka kematian ibu dan bayi.
Selain itu, kebutuhan layanan Hemodialisa juga terus meningkat. Saat ini kapasitas ruang cuci darah hanya mampu menampung 13 mesin atau tempat tidur sehingga antrean pasien masih cukup tinggi.
"Dengan pembangunan ruang Hemodialisa yang baru dan lebih luas, kapasitas pelayanan dapat ditingkatkan hingga mencapai 40 mesin atau tempat tidur. Ini akan sangat membantu mengurangi antrean pasien yang membutuhkan layanan cuci darah," jelas dr. Chorah. (Red)
CILEGON, lensafokus.id – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026 resmi ditutup di Stadion Geger Cilegon oleh Gubernur Banten, Andra Soni, Rabu (17/06/26).
Pada kesempatan tersebut Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh atlet yang telah berjuang habis-habisan di semua cabang olahraga. Kontingen Kab. Tangerang berhasil meraih total 167 mendali dengan rincian 50 emas, 56 perak dan 61 perunggu.
"Atlet-atlet kita sudah luar biasa berjuang di seluruh cabang olahraga. Alhamdulillah, kemarin pertandingan final sepak bola ditutup dengan kemenangan kita 1-0 melawan Kota Tangerang," ujar Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, meski capaian yang diraih cukup membanggakan, dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan langsung bergerak melakukan evaluasi menyeluruh di setiap cabang olahraga. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan besar, mengingat Kabupaten Tangerang telah dipercaya oleh Gubernur Banten untuk menjadi tuan rumah perhelatan POPDA berikutnya pada tahun 2028.
"Kita dipercaya oleh Pak Gubernur selaku tuan rumah untuk tahun 2028. Tentunya, banyak sekali yang harus kita persiapkan dari sekarang, salah satunya adalah pembenahan dan kesiapan sarana olahraga. InsyaAllah, mulai tahun 2027 semua fasilitas sarana olahraga akan mulai kita persiapkan secara matang," ungkapnya.
Di hadapan para atlet pelajar, Bupati Maesyal Rasyid juga membakar semangat mereka agar tidak cepat puas atas capaian yang telah diraih dan tidak berkecil hati bagi yang belum meraih hasil maksimal. Menurut dia, perjalanan karier para atlet muda Kab. Tangerang masih sangat panjang, terlebih ada agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta POPDA mendatang yang sudah menanti di depan mata.
"Harus tetap semangat, jangan kecil hati! Perjalanan masih panjang. Dua tahun yang akan datang kita akan jadi tuan rumah, kesempatan bagi anak-anak kita masih sangat terbuka lebar," ujarnya
Sebagai bentuk apresiasi nyata dan komitmen dalam menyejahterakan para pejuang olahraga, Bupati Tangerang memastikan pemerintah daerah akan menyiapkan bonus khusus bagi para atlet yang berprestasi.
"Kami selalu mendoakan agar prestasi olahraga mereka berjalan beriringan dengan prestasi akademis di sekolah masing-masing," pungkasnya. (Red)