TANGERANG, lensafokus.id – Kegiatan Festival Kuliner Halal yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026). Acara yang berlangsung selama lima hari sejak 17 Juni tersebut mendapatkan apresiasi positif dari para pelaku usaha mikro karena dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, yang hadir dalam acara penutupan tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran rangkaian kegiatan. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari para pelaku usaha, festival ini terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan harian mereka.
"Dari perbincangan kami dengan para pelaku usaha mikro, ternyata mereka sangat merespon dan respect terhadap kegiatan ini. Sehari-harinya, omzet yang didapat di setiap stand kuliner mencapai minimal Rp500.000 per hari," ujar Syaifullah.
Syaifullah menambahkan bahwa para pedagang sangat berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Menurutnya, festival kuliner ini tidak hanya sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.
Lebih lanjut, Syaifullah menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengkolaborasikan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga kelurahan, guna mendukung pelaku UMKM.
"Ini menjadi catatan bagi kami untuk terus mengkolaborasikan kembali antara kantor kecamatan, kelurahan, pemerintahan desa dan UMKM lokal agar terus bersinergi dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berjalan dengan lancar demi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Pelaku UMKM Sepatan Timur, Hasan Saleh, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa festival ini memberikan dampak positif yang sangat dirasakan oleh para pelaku usaha lokal.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam hal ini Pak Bupati dan jajarannya yang sudah memfasilitasi dan menyelenggarakan Gebyar Kuliner Produk Halal ini. Acara ini sangat membantu para pelaku UMKM dan kami berharap pemerintah dapat kembali mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang karena antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa," ujar Hasan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Pondok Modern Daarul Hikmah Sukadiri, Minggu (21/06/2026).
Pada kesempatan tersebut Wabup Intan mengatakan bahwa haflah akhirussanah dan wisuda Tahfidz bukan sekedar seremoni kelulusan, namun merupakan ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang para santri dalam menuntut ilmu dan menghafal ayat suci Al-Qur'an.
"Ini merupakan ungkapan syukur atas perjalanan dan perjuangan para santri dalam menuntut ilmu. Dibalik setiap ayat yang berhasil dihafalkan terdapat ketekunan, kesabaran, doa orang tua serta dedikasi para guru yang membimbing dengan penuh keikhlasan," ungkap Wabup Intan
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan kepada para santri bahwa selesai bukanlah akhirnya perjalanan, kelulusan merupakan awal baru dari sebuah perjalanan baru ke tahap berikutnya
"Hari ini merupakan awal dari perjalanan baru bagi adik-adik semua. Jadikan Alquran sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi dan benteng moral dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Yang lebih penting dari banyaknya ayat yang dihafal adalah bagaimana Al-Qur'an itu hidup di dalam hati dan tercermin dalam akhlak serta perilaku kita sehari-hari," tandasnya
Dia juga memberikan pesan jangan pernah melupakan pengorbanan, usaha dan doa dari orang tua, guru dan pembimbing serta orang-orang dibalik layar yang telah membantu dengan penuh keiklasan selama menempuh pendidikan.
"Jangan sekali-kali melupakan air mata dan doa orang tua yang telah dicurahkan di setiap langkah kalian, jangan pernah lupakan kesabaran para guru yang dengan ikhlas membimbing, mengingatkan dan mendoakan kalian hingga berada di titik sekarang ini," pesannya
Dia juga berharap para santri yang telah lulus tidak mudah putus asa dan terus belajar menggapai cita-citanya. Dia juga mengajak semua untuk mendoakan agar para santri dapat memasuki awal kehidupannya dengan baik menuju masa depan yang penuh keberkahan kemuliaan dan manfaat bagi umat bangsa dan negara
"Mudah-mudahan nanti santri santri di sini bisa ikut juga program beasiswa Tangerang Gemilang. Bisa ada perwakilan yang dikirim ke Kairo Mesir belajar ilmu-ilmu lain di negara-negara lain sehingga nanti anak-anak Kabupaten Tangerang semuanya bisa berkuliah dan bersekolah dengan nyaman dan juga mencetak SDM yang unggul dan berdaya saing," harapnya
Pihaknya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada keluarga besar Pondok Modern Daarul Hikmah Sukadiri yang terus konsisten, berperan aktif dalam dalam mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan tetapi juga kuat dalam akhlak dan keimanan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Pondok Modern Daarul Hikmah. Semoga dari pondok modern ini terus lahir generasi yang bukan hanya cerdas dan berprestasi tetapi juga menjadi penyejuk di tengah masyarakat, menjadi pemimpin yang amanah, menjadi anak yang membanggakan orang tua serta agama," ujarnya
Pimpinan Pondok Modern Daarul Hikmah, Zaky Yudisthira mengungkapkan bahwa Pondok Daarul Hikmah telah memasuki usia 29 tahun. Setiap tahunnya pihaknya meluluskan kurang lebih 150 lebih santri putra dan putri.
"Tahun ini, kami meluluskan 183 santri, terdiri dari 100 santri putri dan 83 santri putra. Anak anak yang diwisuda hari ini ini adalah anak-anak terbaik pilihan. 183 anak ini yang paling banyak menghafalnya di 16 juz, yang keduanya itu terbanyak di 11 juz," jelas Zaky
Dia berharap para santri yang telah diwisuda senantiasa istiqomah agar terus mau belajar menghafal Al-Qur'an dan bercengkrama dengan Al-Qur'an serta terus belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya kembali dimanapun mereka berada. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri perayaan HUT ke-18 Sekarwangi Cake di The Breeze BSD Kec. Pagedangan, Sabtu (20/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan sangat mengapresiasi Sekarwangi Cake yang menghadirkan ragam nusantara dalam perayaan HUT ke-18
"Kreativitasnya luar biasa, kita akan menyaksikan kue sepanjang 18 meter yang akan dihias oleh 18 baker dari berbagai daerah dan pasti selesainya ini jadi cantik," ungkap Wabup Intan
Menurut dia, hadirnya 18 pembuat kue (Baker) dari berbagai daerah yang berkolaborasi menghias kue bukan hanya untuk menunjukan kreatifitas, namun juga bahwa perbedaan itu sebuah kekuatan yang bisa menghasilkan sesuatu yang unik dan luar biasa.
"Ini bukan hanya bentuk kreatifitas tapi menunjukan bahwa perbedaan prinsip, ide dan pemikiran dengan tujuan yang sama akan menciptakan sesuatu yang luar biasa dan unik," ujarnya
Lanjut dia, pemerintah daerah melalui OPD terkait terus mendorong UMKM industri ekonomi kreatif agar bisa berkembang dan berdaya saing. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pendampingan, pelatihan sampai dengan pemberian bantuan sehingga UMKM dan para pelaku industri kreatif dapat memberikan kontribusinya terhadap perekonomian daerah
"Di Kabupaten Tangerang sampai saat ini industri kreatif dan UMKM ada sekitar 70.000. Mereka ini kebanyakan makanan dan minuman. InsyaAllah dengan tingginya jumlah UMKM ini menjadi tolak ukur dan tulang punggung perekonomian di Kabupaten Tangerang," jelasnya
Pihaknya pun mengucapkan selamat dan sukses kepada Sekarwangi Cake atas hari jadinya ke-18 dan berharap keberadaannya juga semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar, khususnya di Kec. Pagedangan
"Mudah-mudahan ke depan makin besar lagi dan makin bisa merekrut pegawai-pegawai atau masyarakat sekitar yang punya skill untuk menjadi stafnya Sekarwangi atau diundang sama Pemda untuk ngajarin supaya ibu-ibu juga bisa punya usaha rumahan yang bisa membantu perekonomian mereka," pungkasnya
Pada kesempatan yang sama, Founder Sekarwangi Cake, Ni Kadek Sekarwangi mengungkapkan bahwa pihaknya mengusung tema "Ragam Warna Indonesia, Berkarya dan Bersatu dalam Kreativitas" dalam rangka HUT ke-18. Tema tersebut menunjukkan simbol keberagaman Indonesia, mulai dari berbagai pulau, budaya dan bahasa memiliki satu tujuan yang sama, berkolaborasi bukan untuk kompetisi tapi kita untuk berkreasi bersama.
Kue sepanjang 18 meter tersebut didekorasi oleh 18 baker dari beberapa daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Lampung, Bandung, Bogor, Bekasi, dan Kuningan.
"Kue ini adalah simbol yang memberikan pesan dan filosofi Indonesia, khususnya semua yang ada di sini. Bersatu, menyatukan perbedaan. Kita bersatu bersama, inilah keindahan Indonesia dan kita semua harus menciptakan masa depan yang cerah buat anak-anak kita dan generasi muda kita," jelasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Perawat Tingkat Provinsi Banten yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Banten. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Citra Raya Sport Club, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/06/26).
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang menyampaikan rasa terima kasih dan kehormatan yang besar atas kepercayaan yang diberikan oleh DPW PPNI Banten karena telah menunjuk Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga dan seni perawat yang kedua ini.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas penghargaan dan penghormatan ini. Kabupaten Tangerang sangat bangga dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Perawat yang kedua. Terima kasih Ibu Kadinkes dan Pak Ketua Umum atas kepercayaan ini," ujar Bupati Maesyal.
Bupati Maesyal menekankan betapa krusialnya peran perawat dalam ekosistem pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, keberadaan perawat merupakan pilar utama yang mendampingi dokter demi memastikan pasien mendapatkan pelayanan medis yang optimal.
"Saya ingat betul, seorang pekerja di bidang kesehatan, bukan hanya dokter yang memberikan kontribusi besar terhadap kesehatan masyarakat, tetapi perawat juga sangat luar biasa. Tanpa bantuan perawat, pelayanan pasien di rumah sakit tidak akan bisa berjalan optimal. Melalui program olahraga dan seni ini, para perawat diberikan kesempatan untuk menjaga kesehatan sekaligus mengukir prestasi," tambahnya.
Bupati Maesyal juga memberikan catatan khusus terkait sportivitas dan keselamatan, terutama pada cabang olahraga yang membutuhkan mobilitas tinggi seperti futsal. Beliau berpesan agar seluruh peserta mengutamakan kondisi fisik dan menjaga tali silaturahmi antarwilayah se-Provinsi Banten.
"Jaga silaturahmi kita se-Provinsi Banten. Junjukkan bahwa semua perawat sportif. Ke depan, saya juga memberi masukan agar diadakan perlombaan simulasi penanganan respon cepat (quick response) terhadap pasien. Saya punya pengalaman pribadi melihat bagaimana hebatnya perawat di IGD yang langsung mengejar pasien ke mobil ambulans tanpa menanyakan administrasi terlebih dahulu demi menyelamatkan nyawa. Itu perawat hebat, dan saya yakin seluruh perawat di Banten memiliki jiwa dedikasi yang sama," ucap Bupati Maesyal.
Di akhir sambutan, Bupati Maesyal mengingatkan pentingnya peran perawat dalam menyukseskan program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari penguatan layanan kesehatan, pencapaian target MDGs, ketahanan pangan, hingga pemeriksaan kesehatan berkala bagi masyarakat di 8 kabupaten/kota se-Banten. Acara kemudian resmi dibuka secara simbolis.
Sementara itu, Ketua DPD PPNI, Murhabibi, menjelaskan bahwa ajang bergengsi ini diikuti oleh kontingen dari 8 Kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten. Porseni kali ini melombakan berbagai macam cabang olahraga serta kesenian yang variatif.
"Alhamdulillah, kegiatan hari ini diikuti oleh 8 kabupaten/kota se-Banten. Cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan meliputi futsal, bulu tangkis, tenis meja, catur, stand up comedy, paduan suara, hingga lomba Bantuan Hidup Dasar (BHD)," jelas Murhabibi.
Murhabibi berharap ajang ini tidak sekadar menjadi kompetisi mencari juara, melainkan menjadi wadah pemersatu dan penguat solidaritas profesi perawat yang memiliki akar pengabdian yang sama untuk bangsa.
"Harapan besar kami dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk merekatkan tali persaudaraan perawat Indonesia pada umumnya, dan se-Banten pada khususnya. Karena bagaimanapun, kami lahir dalam pendidikan yang sama, profesi yang sama, serta memiliki satu visi pengabdian yang sama untuk Indonesia," pungkasnya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id - Bidang UMKM & Ekonomi Kreatif PTK Indonesia, Phang Mui Jun memimpin rapat koordinasi bersama seluruh anggota bidang pada hari ini di MGK Office Tower B,Lantai 8 Kemayoran, Jakarta Pusat. Sabtu (20/6/2026). Rapat ini fokus mematangkan program kerja yang akan disampaikan pada Rakernas PTK Indonesia 8 Agustus 2026 mendatang.
Dalam rapat koordinasi tersebut, para anggota membahas strategi penguatan UMKM binaan, pengembangan ekonomi kreatif, serta rencana pendampingan dan pelatihan untuk pelaku usaha di bawah naungan PTK Indonesia.
“Badan UMKM & Ekonomi Kreatif punya peran strategis dalam menggerakkan roda ekonomi anggota. Lewat Rakernas nanti, kami akan memaparkan program nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM, mulai dari akses permodalan, digitalisasi, sampai perluasan pasar,” ujar Phang Mui Jun.
Ia menegaskan bahwa arah program 2026-2027 akan lebih mengutamakan kolaborasi, inovasi, dan keberpihakan kepada UMKM akar rumput agar naik kelas dan berdaya saing.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal Bidang UMKM & Ekonomi Kreatif untuk memastikan seluruh program yang dibawa ke Rakernas PTK Indonesia 8 Agustus 2026 sudah terukur, aplikatif, dan menjawab kebutuhan anggota di lapangan.
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IKA PMII Kabupaten Tangerang yang dirangkaikan dengan dialog publik dan santunan anak yatim, di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Sabtu (20/6/26).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Muscab merupakan momentum penting untuk memperkuat persatuan dan konsolidasi organisasi dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah dan kemajuan zaman
"Saya berharap Muscab ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat ukhuwah, serta melahirkan gagasan-gagasan yang konstruktif bagi kemajuan organisasi maupun pembangunan daerah, seiring dengan kemajuan zaman" ujar Maesyal Rasyid.
Ia juga mengajak keluarga besar PMII dan IKA PMII untuk terus mengambil peran aktif dalam pembangunan Kabupaten Tangerang melalui ide, inovasi, dan kontribusi nyata yang manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat.
"Saya yakin, dengan semangat pergerakan yang dimiliki PMII, keluarga besar IKA PMII dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, memperkuat kehidupan sosial kemasyarakatan, dan mendorong kemajuan Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengapresiasi kegiatan santunan anak yatim yang menjadi bagian dari rangkaian acara sebagai wujud kepedulian sosial dan kebermanfaatan organisasi bagi masyarakat.
"Terima masih dan apresiasi kepada IKA PMII yang dalam Muscabnya juga tidak melupakan anak-anak yang kurang beruntung sebagi wujud keberadaanya terhadap kepedulian sosial, membantu sesama," ucapnya
Ia berharap Muscab IKA PMII mampu menghasilkan keputusan terbaik yang semakin memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah. (Red)