Index Berita Lensa Fokus

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memprediksi adanya pergerakan masyarakat sebesar 1,92 juta pemudik yang akan meninggalkan Kota Tangerang selama musim mudik Lebaran mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, Pemkot Tangerang memastikan akan terus melakukan persiapan secara matang di tengah prediksi penurunan jumlah pemudik yang hanya 143,9 juta orang di Indonesia atau 1,92 juta orang di Kota Tangerang.

”Berdasarkan hasil survei yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Perhubungan kemarin ada 1,92 juta masyarakat Kota Tangerang yang akan menjalani mudik Lebaran. Terlepas naik dan turunnya jumlah yang diperkirakan, kami terus melakukan persiapan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama musim mudik mendatang,” ujar Suhaely, Rabu (4/3/26).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang juga telah menjalin koordinasi lebih lanjut untuk memastikan kelancaran Operasi Ketupat Jaya 2026. Salah satunya, Pemkot Tangerang memastikan Posko Mudik akan mulai beroperasi pada 13-30 Maret 2026.

”Kami memastikan segala persiapan yang dilakukan dapat menjamin tidak ada kendala lapangan yang berarti selama arus mudik Lebaran. Ada posko mudik yang sudah disiapkan tinggal dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk menentukan titik-titik lokasi strategis yang akan ditempati,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang akan melakukan beberapa agenda persiapan lainnya mulai dari pemasangan Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ) sampai melakukan uji kelaikan (ramp check) untuk memastikan kendaraan mudik di Kota Tangerang dalam kondisi layak beroperasi. (red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Festival Ramadan program CSR Sinar Mas Land di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD, Kamis (05/03/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mendukung Festival Ramadan tersebut yang merupakan hal yang sangat baik, khususnya dalam rangka syiar Islam dan pembentukan karakter calon generasi penerus pembangunan

"Agenda hari ini semuanya adalah hal-hal positif, yang dijalankan pada anak-anak usia dini, sebagai syiar Islam dan cikal bakal membentuk karakter anak-anak kita dalam hal meningkatkan pemahaman serta kompetensi sebagai pondasi dasar, yaitu pondasi agama," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia sangat terkesan dan bangga melihat atusiasme anak-anak yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan Festival Ramadan yang digelar, di antaranya lomba Murottal Alquran, adzan, kesenian-kesenian yang bernuansakan agamis, fesyen show dan kegiatan yang bertema peduli lingkungan serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim.

"Saya bangga melihat anak-anak kita sangat antusias dan semangat mengikuti lomba-lomba. Alhamdulillah seluruh kegiatan ini bisa membuat anak-anak lebih ceria mengisi bulan suci Ramadan ini," ujarnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, Sinar Mas Land dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Festival Ramadan tersebut. Kebersamaan dan kolaborasi antara pengembang dan masyarakat membuktikan bahwa masyarakat benar-benar memanfaatkan Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD sebagai sarana ibadah, kegiatan sosial, pendidikan dan kegiatan lainnya yang bermanfaat

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas aktivitas positif yang jalankan di tempat ini untuk kegiatan-kegiatan pengajian dan kegiatan-kegiatan yang bernuansa keagamaan sebagai simbol utama bahwa kita Taqwa taat kepada Allah SWT," pungkasnya

Senior Vice President of Corporate Affairs Sinar Mas Land, Panji Himawan mengatakan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial melalui program kontribusi membangun negeri yang mencakup bidang pendidikan, lingkungan, ekonomi, kesehatan dan olahraga serta sosial budaya.

"Festival Ramadan yang mengambil tema Inspirasi Ramadan Kuatkan Peradaban ini menjadi bukti nyata atas komitmen kami yang selalu konsisten melibatkan sekolah dan Kampung binaan di CSR Sinar Mas Land," ujar Panji

Lanjut dia, Festival Ramadhan tahun 2026 ini bertujuan mendorong penguatan karakter melalui nilai-nilai Ramadan serta implementasi sekolah Berhati atau Berkarakter, Hijau, Sehat dan Inovatif, termasuk pengelolaan sampah berkelanjutan melalui beragam kegiatan dan lomba kreatif bertemakan lingkungan.

"Tahun ini kami menyalurkan bantuan kepada 450 siswa dan 90 guru dari 45 sekolah binaan serta 260 masyarakat dan petugas sosial dari kampung binaan Sinar Mas Land. Semoga bantuan ini dapat menghadirkan kebahagiaan serta menjadi penyemangat bagi para siswa guru dan masyarakat untuk terus berkontribusi positif di lingkungan masing-masing," ungkapnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan pentingnya pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektoral dalam pengamanan hari raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 Masehi, Operasi Ketupat Maung 2026 di Aula Parama Satwika Polresta Tangerang, Kamis (05/03/26).

"Pengamanan lebaran tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Semua unsur terkait harus terkoneksi dan terkoordinir menjadi satu. Artinya kita bekerja dalam satu nafas yang sama, yaitu nafas pelayanan kepada masyarakat. Semua harus saling terhubung dan saling menguatkan,” tandas Wabup Intan

Menurut dia, meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri merupakan tantangan bersama yang harus dijawab dengan totalitas kesiapan semua unsur termasuk masyarakat. Untuk itu, semua pihak harus saling mendukung, responsif, informatif dan humanis melayani masyarakat

“Bagi masyarakat, pemerintah itu satu. Mereka tidak lagi melihat ini kewenangan siapa, itu tugas siapa. Yang mereka inginkan hanya satu hal, hadir atau tidaknya negara ketika mereka membutuhkan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang saat ini terjadi, seperti hujan lebat, angin kencang, potensi banjir dan longsor di beberapa titik. Jalur rawan bencana, kawasan pesisir, serta lokasi rawan kecelakaan harus menjadi prioritas pengawasan dan mitigasi kerawanannya

“Kita ingin setiap persoalan bisa diselesaikan cepat, tepat, dan terukur. Jangan sampai ada ego sektoral. Jika ada kendala di lapangan, segera koordinasi. Jika ada potensi kerawanan, segera mitigasi bersama,” serunya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang siap mendukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026. Ia juga mengajak seluruh unsur untuk menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan semangat kebersamaan.

“InsyaAllah, jika kolaborasi dan sinergi ini kita jaga dengan baik, Kabupaten Tangerang akan tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Idul Fitri. Kita ingin masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk, mudik dengan aman, dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi M Indra Waspada memaparkan Operasi Ketupat Maung 2026, akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13-25 Maret 2026. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13–17 Maret 2026 dan arus balik pada 24–28 Maret 2026. Idul Fitri jatuh pada 20–21 Maret 2026, dengan libur sekolah 16–29 Maret 2026.

Libur panjang hari raya Lebaran menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat signifikan, baik di jalur tol, arteri, stasiun, pusat perbelanjaan, tempat ibadah maupun lokasi wisata yang perlu mendapatkan priotas pengamanan

"Sebanyak 6 titik utama pengamanan dan pelayanan disiapkan, yakni Pos Terpadu Citra Raya, Pos Yan Rest Area KM 43 dan KM 45, Pos Pam Pasar Gembong, Pos Pam Batavia Pasar Kemis, serta sejumlah pos pantau di lokasi wisata dan pusat keramaian," jelas Kapolres Andi M Indra Waspada

Lanjut dia, sebanyak 184 personel Polri perhari siap diterjunkan dengan dukungan sarana prasarana lengkap, termasuk ambulans, kendaraan patroli, CCTV, drone, serta layanan hotline 110 untuk respons cepat masyarakat terkait potensi kerawanan kriminalitas seperti: 3C (curanmor, curat, curas), premanisme, penimbunan bahan pokok, peredaran petasan dan miras, hingga potensi konflik sosial.

"Pengamanan difokuskan pada 1.071 masjid, 471 lokasi salat Id, 8 pusat perbelanjaan/pasar, 3 stasiun KAI, 5 terminal/pool bus, 2 rest area utama, serta jalur rawan macet dan kecelakaan," jelasnya

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, perwakilan KAI, pengelola Jalan Tol Jakarta–Merak, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya. (Red)

Published in Banten

Lebak, lensafokus.id – Dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan, Polres Lebak menggelar kegiatan buka puasa bersama di Aula Mapolres Lebak, Kamis (05/03/2026). Acara tersebut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, hingga kalangan mahasiswa.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya, Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H, jajaran kapolsek, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, ulama, umaro, serta perwakilan mahasiswa.

IMG 20260305 WA0046

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga diberikan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah.

“Di bulan Ramadan ini sudah sewajarnya kita saling berbagi sekaligus mempererat silaturahmi. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari ibadah yang kita lakukan bersama,” ujar Herfio.

Sementara itu, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya mengungkapkan rasa syukur karena dapat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Polres Lebak.

“Alhamdulillah hari ini kita semua diberikan kesehatan sehingga dapat menghadiri acara buka bersama di Polres Lebak. Semoga melalui kegiatan ini silaturahmi semakin erat, keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat, serta kita dapat saling membantu sesama,” kata Hasbi.

Ia juga berharap kebersamaan yang terjalin dapat menjaga kondusivitas daerah serta menghindari perpecahan di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan kita tidak terpecah oleh perbedaan. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Lebak yang telah menginisiasi kegiatan ini,” pungkasnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan doa bersama serta santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. (Cecep)

Published in Banten
Go to top