Diterpa Isu Izin Bermasalah, Pengelola Wisata Danau Biru Cigaru Tegaskan Legalitas Sudah Lengkap

Tangerang, lensafokus.id – Polemik terkait perizinan obyek wisata Danau Biru Cigaru di Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari pihak pengelola. Menanggapi ramainya pemberitaan yang menyebut lokasi wisata tersebut diduga belum mengantongi izin lengkap, pengelola memastikan seluruh dokumen legal telah dikantongi secara sah.

Danau Biru Cigaru yang dikenal sebagai salah satu destinasi favorit warga Tangerang dan sekitarnya itu disebut telah memiliki legal standing yang lengkap, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), surat pernyataan mandiri terkait komitmen keselamatan, keamanan, kesehatan serta pelestarian fungsi lingkungan (K3L), hingga dokumen tata ruang untuk kategori usaha mikro atau kecil.

Tak hanya itu, pengelola juga mengantongi NPWP, Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum Republik Indonesia, serta akta notaris yang diterbitkan oleh Asep Haryanto, S.H., M.M., Kn.

Pengelola Danau Biru Cigaru, Sopyan Hadi, saat ditemui media pada Senin (09/02/2026), menegaskan bahwa pihaknya telah memenuhi seluruh persyaratan administratif yang diwajibkan pemerintah.

“Izin pengelolaan wisata Cigaru sudah lengkap. Kami memiliki NIB atas nama PT Ratu Balok Sejahtera, dokumen K3L, tata ruang perusahaan, NPWP, hingga SK Kemenkumham. Semua legalitas atas nama PT Ratu Balok Sejahtera,” ujar Sopyan.

Pria yang akrab disapa Balik Peci itu mengaku heran dengan munculnya tudingan yang menyebut tempat wisata yang dikelolanya tidak memiliki izin atau beralih fungsi tanpa dasar hukum yang jelas.

“Kami sebagai warga negara tentu paham aturan dan prosedur yang harus dijalankan. Kalau ada pihak yang meragukan, silakan datang. Semua dokumen resmi bisa kami perlihatkan sebagai bukti,” tegasnya.

Sebelumnya, salah satu media online memberitakan dugaan bahwa lokasi wisata Cigaru beralih fungsi dan belum mengantongi izin lengkap. Namun dengan adanya penegasan dari pengelola, polemik tersebut kini memasuki babak klarifikasi.

Ke depan, pihak pengelola berharap isu simpang siur ini tidak lagi berkembang tanpa konfirmasi langsung. Mereka menegaskan komitmen untuk menjalankan usaha wisata secara tertib administrasi dan tetap memperhatikan aspek keselamatan serta kelestarian lingkungan.

Dengan klarifikasi ini, pengelola Danau Biru Cigaru berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjadikan destinasi tersebut sebagai salah satu pilihan wisata keluarga di wilayah Tangerang. (red)

Pemkab Tangerang Gelar JDIH Goes to School di Tigaraksa

Kabupaten Tangerang, lensafokus.id – Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman hukum sejak dini melalui kegiatan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Goes to School. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMP Negeri Tigaraksa, pada Selasa (10/02/2026).

Program JDIH Goes to School merupakan bentuk pembinaan dan penyuluhan hukum bagi pelajar, yang bertujuan menanamkan kesadaran hukum, membangun karakter taat hukum, serta memberikan pemahaman terkait hak dan kewajiban pelajar dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Tangerang Abdulah Rijal, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berisi penyuluhan hukum kepada generasi muda di Kabupaten Tangerang, usia 13 sampai 15 tahun, sebagai bagian dari program.

"Kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak 30 kegiatan, dengan sistem road show ke setiap kecamatan di Kabupaten Tangerang. Setiap kecamatan akan mendapatkan penyuluhan hukum dalam satu tahun ini, sehingga kami dapat menjangkau lebih banyak pelajar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," jelasnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para pelajar, hal ini terlihat dari keaktifan siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan, diskusi, serta sesi tanya jawab bersama para narasumber.

"Tidak hanya diikuti oleh siswa SMP Negeri 3 Tigaraksa, kegiatan ini juga melibatkan pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Tigaraksa, antara lain SMPN 1 Tigaraksa, SMPN 2 Tigaraksa,dan SMPN 5 Tigaraksa," ungkapnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini antara lain perwakilan Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Banten, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang, perwakilan DPC Profesi Advokat, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang yang memberikan sosialisasi mengenai perlindungan perempuan dan anak terhadap tindak kekerasan.

"Adapun materi yang akan kita sampaikan pada kesempatan ini yaitu kaitan dengan undang-undang narkotika, undang-undang perlindungan anak, bullying, dan kejahatan seksual, yang dimana masih banyak sekali dinamika yang terjadi dilingkungan sekolah," ucapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat memahami pentingnya hukum, menjauhi perilaku menyimpang seperti penyalahgunaan narkoba dan kekerasan, serta mampu menjadi agen perubahan yang berkarakter dan sadar hukum di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Melalui program JDIH Goes to School ini, kami ingin mendekatkan hukum kepada pelajar sejak dini. Harapannya, para siswa tidak hanya mengenal aturan hukum, tetapi juga memahami nilai-nilai keadilan, tanggung jawab, dan perlindungan terhadap diri sendiri serta sesama,” ujar Rizal.

Pada kesempatan yang sama, Farhan siswa yang terlihat antusias mengatakan dirinya senang dengan kegiatan JDIH Goes to School, ia belajar banyak mengenai hukum dan hak-hak sebagai pelajar serta ingin menjadi agen perubahan yang berkarakter dan sadar hukum di lingkungan sekolah dan masyarakat.

"Penyuluhan yang terkait dengan narkotika, bullying, dan kejahatan seksual sangat penting bagi saya, karena saya ingin menjadi orang yang baik dan tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak baik. Kegiatan ini juga membuat saya lebih sadar akan pentingnya hukum dan keadilan," ucapnya. (Red)

Soal PBI-JKN Nonaktif, Dinsos Kota Tangerang: Masyarakat Bisa Cek dan Reaktivasi

Kota Tangerang, lensafokus.id - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik terkait kabar penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) yang belakangan viral.

Pasalnya, status kepesertaan tersebut masih dapat dicek dan diajukan reaktivasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi menjelaskan, PBI-JKN terbagi menjadi dua kategori, yakni PBI-JKN yang dibiayai oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan PBI Pemda yang dibiayai oleh Pemerintah Kota Tangerang.

“Yang banyak viral saat ini mayoritas berasal dari PBI-JKN pusat. Masyarakat tidak perlu khawatir karena masih bisa mengajukan reaktivasi melalui Kantor Dinsos maupun kelurahan,” ujarnya.

Berdasarkan data sistem, per Februari 2026, tercatat sekitar 76.065 jiwa di Kota Tangerang mengalami penonaktifan kepesertaan PBI-JKN. Sejak dibukanya layanan reaktivasi Jumat (6/2) sudah sekitar 120 warga yang mengajukan permohonan reaktivasi.

Penonaktifan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya ketidaksesuaian data kependudukan serta tidak masuknya warga dalam kategori desil 1 sampai 5, yang menjadi sasaran penerima PBI-JKN sesuai ketentuan Kementerian Sosial.

“Masyarakat diharapkan melakukan pengecekan terlebih dahulu, baik terkait status kepesertaan maupun desilnya. Pengecekan bisa dilakukan di kantor Dinsos, kelurahan, atau melalui operator data,” jelasnya.

Untuk pengajuan reaktivasi, masyarakat diminta membawa KTP, Kartu Keluarga, serta surat rujukan dari fasilitas kesehatan atau rumah sakit.

Proses pengusulan reaktivasi dilakukan melalui sistem milik Kementerian Sosial, dengan estimasi waktu verifikasi paling lama 3 x 24 jam. Bahkan, pada beberapa kasus, kepesertaan bisa aktif kembali dalam waktu 1 x 24 jam.

“Untuk sementara, pelayanan reaktivasi dilayani setiap hari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Dinsos terbuka dan siap melayani masyarakat,” tutupnya. (Red)

Bupati Tangerang Launching Brand “Anak Gemilang Tumbuh Kuat Juara”

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi meluncurkan brand “Anak Gemilang Tumbuh Kuat Juara” yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor DPPPA Kabupaten Tangerang, Selasa (10/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memastikan tumbuh kembang anak berlangsung secara sehat, kuat, dan optimal sebagai generasi penerus pembangunan.

“Yang lebih penting dari kegiatan ini adalah komitmen kita semua untuk memastikan pemerintah daerah hadir dalam kepentingan anak-anak, agar tumbuh kembangnya sehat, kuat, menjadi generasi penerus bangsa,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga menyampaikan bahwa perhatian dan kepedulian terhadap anak ini sejalan dengan program prioritas pembangunan nasional, termasuk dalam Astacita Presiden Republik Indonesia, yang menekankan pentingnya pemenuhan hak anak melalui program kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menjalankan berbagai program untuk mendukung pembangunan anak, di antaranya program sekolah gratis SD dan SMP swasta secara bertahap sejak 2025, program beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu, pembangunan ruang ramah anak, penyediaan perpustakaan kecamatan, serta layanan kesehatan melalui Puskesmas.

“Kita ingin anak-anak Kabupaten Tangerang tumbuh gemilang, sehat, kuat, dan menjadi juara. Pemerintah daerah harus hadir agar anak-anak terhindar dari berbagai risiko sosial seperti narkoba, tawuran, maupun judi online,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang Asep Suherman mengatakan bahwa brand “Anak Gemilang Tumbuh Kuat Juara” merupakan identitas bersama yang menjadi penggerak semangat dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Tangerang.

“Brand ini bukan sekadar slogan, tetapi representasi arah pembangunan anak di Kabupaten Tangerang, yaitu anak-anak yang tumbuh kuat secara fisik, mental, dan sosial, gemilang dalam potensi, karakter, dan prestasi, serta siap menjadi generasi juara di masa depan,” jelas Asep.

Lanjut dia, sebagai implementasi dari brand tersebut, pihaknya juga menghadirkan program “Panggung Anak Gemilang”, yaitu sebuah ruang ekspresi yang ramah anak, inklusif, dan aman untuk mengembangkan bakat serta kepercayaan diri anak.

Pada kesempatan tersebut juga, DPPPA juga memperkenalkan Bang Narji sebagai Brand Ambassador Anak Gemilang Kabupaten Tangerang, yang diharapkan dapat memperkuat kampanye pemenuhan hak anak sekaligus menjadi jembatan komunikasi dengan generasi muda.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan anak memerlukan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga keluarga sebagai lingkungan terdekat anak.

“Anak-anak tidak meminta hadiah besar dari kita, mereka hanya meminta kesempatan untuk didengar, dipercaya, dan diberi ruang untuk menunjukkan potensi mereka,” ujarnya. (Red)

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musala SMK Satya Muda Gemilang

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan peletakan batu pertama pembangunan sarana ibadah berupa musala di SMK Satya Muda Gemilang, Tigaraksa. Selasa, (10/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan harapannya agar pembangunan musala tersebut dapat berjalan lancar dan segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan sarana ibadah berupa musala. Mudah-mudahan musala ini menjadi tempat ibadah bagi siswa-siswi dan para guru, serta bisa cepat selesai pembangunannya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia meyampaikan apresiasinya atas capaian SMK Satya Muda Gemilang yang telah meraih akreditasi A. Prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras bersama para guru, siswa, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan sekolah.

"Selamat atas diraihnya predikat akreditasi A oleh SMK Satya Muda Gemilang. Semoga kerja keras bersama dari para guru, siswa dan pihak terkait lainnya bisa menambah semangat baru untuk meraih prestasi-prestasi lainnya," ujarnya

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus memberikan perhatian terhadap perkembangan sekolah SMK tersebut, termasuk mendorong kolaborasi dengan para alumni agar sekolah semakin berkembang dan jumlah peserta didik terus meningkat.

Menurutnya, perkembangan jumlah siswa di sekolah tersebut menunjukkan kemajuan yang signifikan. Sebelumnya jumlah siswa SMP hanya 7 orang dan SMK 4 orang, namun kini meningkat menjadi sekitar 65 siswa SMP dan 147 siswa SMK.

“Ini luar biasa. Sekolah ini membantu keluarga yang tidak mampu karena memberikan pendidikan gratis,” ungkapnya.

Pihaknya juga menegaskan kepada semua pihak akan pentingnya untuk memastikan seluruh anak di Kabupaten Tangerang mendapatkan akses pendidikan tanpa terkecuali dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena tidak punya biaya.

“Jangan sampai ada anak-anak kita yang tidak sekolah. Baik di sekolah negeri maupun swasta, yang penting anak-anak Kabupaten Tangerang harus sekolah,” tegasnya.

Ia pun berharap SMK Satya Muda Gemilang dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Tigaraksa serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang. (Red)

Bupati Tangerang Minta Kecamatan dan OPD Terkait Gelar GPM Serentak Jelang Bulan Suci Ramadan 1447 H

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meminta pihak kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak menjelang Bulan Ramadan 1447 H/2026 M. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri Rakor Forkopimda menjelang Bulan Ramadan di GSG Puspemkab Tangerang, Selasa, (10/02/26)

"Saya minta kepada para camat, Diperindag, Dinas Pertanian dan pihak terkait lainnya bisa saling koordinasi untuk menggelar Gerakan Pangan Murah serentak dalam 1 hari berbarengan menjelang Ramadan," pinta Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, Pemkab Tangerang bersama MUI juga akan segera membahas Surat Edaran (SE) untuk menjaga kesucian dan ketenangan selama bulan Ramadan. Untuk itu, pihaknya juga menginstruksikan kepada OPD terkait terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan MUI bekerja sama dengan Pemkot Tangerang dan Pemkot Tangsel agar SE yang diedarkan nantinya bisa seragam dengan kedua wilayah tersebut.

"Besok bersama MUI akan kita bahas terkait surat edaran untuk menjaga kesucian dan ketenangan selama bulan Ramadan. Kita juga ingin surat edaran ini seragam baik dengan Kota Tangerang maupun Tangsel," ungkapnya

Dia menambahkan, SE bersama yang dikeluarkan nantinya berisi antara lain tentang penutupan sementara tempat hiburan malam, pembatasan jam operasional rumah makan dan restoran serta himbauan lainnya untuk bersama-sama menjaga kesucian dan ketenangan di bulan Ramadan

"Surat edaran ini kita akan berlakukan paling lambat 1 hari sebelum Ramadan sampai dengan 2 atau 3 hari setelah lebaran. Kita akan segera susun dan bahas supaya bisa segera ditandatangani bersama dan kita sebarkan kepada masyarakat," imbuhnya

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan pentingnya ketepatan sasaran penerima GPM dan keakuratan data terkait fluktuasi harga dan ketersediaan komoditi pokok di masyarakat, khususnya menjelang Ramadan dan lebaran.

"Kita ingin agar pelaksanaan GPM itu nanti harus tepat sasaran penerimanya. Terus keakuratan data terkait harga dan ketersedian bahan pokok juga terus dipantau agar kita bersama juga bisa melakukan langkah antisipasinya," tandasnya

Selian itu pihaknya juga menekankan pentingnya upaya-upaya penindakan tegas sebagai efek jera kepada para pihak yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan, baik itu terkait dengan permainan harga maupun segala aktifitas yang mencemari kesucian bulan suci Ramadan

"Kalau ada pelanggaran-pelanggaran, bagaimana laporannya, jangan sampai cuma formalitas. Tindakan tegas kepada para pelanggar juga harus diterapkan agar masyarakat bisa melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman," pungkasnya

Hal lain yang perlu menjadi pembahasan dan perhatian serta kewaspadaan bersama pada Rakor tersebut adalah potensi bencana mengingat musim penghujan dan berbagai aktifitas di bulan Ramadan yang bisa membuat kegaduhan dan gangguan Kamtibmas. (Red)

Bupati Tangerang Tinjau Penyempitan Kali Cirarab, Siapkan Penurapan Bersama BBWS Kementerian PU

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyusuri bantaran Kali Cirarab di Kecamatan Pasar Kemis untuk meninjau langsung kondisi aliran sungai yang mengalami penyempitan dan berpotensi menyebabkan banjir di wilayah Pasar Kemis dan sekitarnya, Senin (9/2/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam rencana penurapan dan normalisasi Kali Cirarab yang akan dilaksanakan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum.

“Saya menyusuri bantaran Kali Cirarab ini untuk melihat langsung kondisi eksisting sungai yang selama ini mengalami penyempitan, sehingga menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah Pasar Kemis dan sekitarnya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, penyempitan aliran Kali Cirarab disinyalir terjadi akibat keberadaan bangunan yang tidak sesuai peruntukan di sepanjang bantaran sungai. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama BBWS Kementerian PU akan melakukan normalisasi sekaligus penurapan bantaran sungai sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir.

“Ke depan akan dilakukan penurapan bantaran Kali Cirarab oleh BBWS Kementerian Pekerjaan Umum. Bangunan di bantaran kali yang tidak sesuai ketentuan juga akan ditertibkan sesuai peraturan yang berlaku agar proses normalisasi dapat berjalan lancar,” tegasnya.

Usai peninjauan lapangan, Bupati Tangerang didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kepala Satpol PP, Camat Pasar Kemis, Camat Sepatan, serta jajaran terkait, menggelar musyawarah bersama para ketua RW, tokoh masyarakat, aparat kecamatan, serta pengurus rumah ibadah yang berada di sepanjang aliran Kali Cirarab.

Musyawarah tersebut dilakukan untuk menyamakan pemahaman dan memberikan penjelasan secara menyeluruh kepada masyarakat terkait rencana penataan bantaran sungai.
“Kami langsung melakukan musyawarah dengan seluruh unsur terkait agar rencana penataan ini dapat dipahami dengan jelas oleh masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan dukungan terhadap program penataan bantaran sungai, termasuk salah satu pemilik usaha pabrik tempe yang bersedia memindahkan lokasi usahanya dari bantaran Kali Cirarab.

“Saya sangat mengapresiasi jiwa besar pemilik pabrik tempe yang bersedia memindahkan usahanya demi kelancaran program normalisasi Kali Cirarab,” pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Apresiasi SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Tekankan Penguatan Nilai Keagamaan dan SDM Berkualitas

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada SMK dan LPK Gyokai Indonesia Kompeten yang dinilai tidak hanya berperan sebagai lembaga pelatihan kerja, tetapi juga aktif membangun nilai-nilai keagamaan dan moral peserta didik.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di lingkungan LPK dan SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Kecamatan Cisoka, Senin (9/2/2026).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi kepada SMK Gyokai Indonesia Kompeten yang tidak hanya fokus pada pelatihan kerja, tetapi juga aktif membangun nilai-nilai keagamaan dan moral melalui kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali pesan-pesan keimanan, kedisiplinan, dan tanggung jawab, terutama melalui perintah salat yang menjadi pondasi kehidupan seorang muslim di tengah tantangan peradaban global.

“Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan dan pelatihan kerja di era global saat ini,” tandasnya.

Bupati Maesyal Rasyid juga menilai keberadaan LPK dan SMK Gyokai Indonesia Kompeten sangat membantu masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang terampil dan siap kerja melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan.

“Tempat pelatihan kerja ini sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya mencerdaskan bangsa dan membuka peluang lapangan pekerjaan. Tadi dilaporkan telah menjalin kerja sama dengan sekitar 50 perusahaan, ini tentu sangat positif,” ujarnya.

Selain itu, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan tinggi gratis. Hingga saat ini, Pemkab Tangerang telah memfasilitasi 235 mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

“Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Kabupaten Tangerang untuk mengenyam pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk sukses,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat serta generasi muda berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk memanfaatkan program Beasiswa Tangerang Gemilang, yang mencakup pembiayaan pendidikan hingga lulus, bantuan biaya hidup, fasilitas pendukung, hingga biaya keberangkatan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri.

“Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan arah pembangunan yang menyeluruh, yaitu memperkuat nilai keagamaan sekaligus memperluas akses pendidikan gratis, demi melahirkan generasi yang religius, berilmu, dan siap membangun Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Red)

Momentum Pembenahan ASN: Wabup Tangerang Serahkan Ratusan SK Kenaikan Pangkat dan Pensiun

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menyerahan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat sebanyak 334 Pegawai Negeri Sipil Periode Maret 2026 serta SK Pemberhentian dan Pelepasan 39 orang PNS yang memasuki masa pensiun, Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Tangerang, Senin (9/2/26),

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menegaskan bahwa kenaikan pangkat seorang PNS hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai peningkatan jenjang karier semata, melainkan juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kenaikan pangkat seluruh aparatur ini jangan hanya dimaknai sebagai peningkatan jenjang karir semata. Dengan kenaikan pangkat ini berarti seorang aparatur harus lebih profesional dan produktif serta lebih berorientasi pada hasil, dengan menjunjung tinggi core value ASN BerAKHLAK, guna mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang," tandasnya

Dia juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya kepada 39 PNS yang memasuki purna bakti per 1 Maret 2026 atas pengabdian panjang yang telah diberikan sejak awal pengangkatan sebagai CPNS hingga puluhan tahun mengabdi sebagai aparatur Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan terima kasih dan rasa hormat atas pengabdian panjang bapak ibu semua. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan bersama keluarga, serta keberkahan rezeki. Kami juga mendoakan agar seluruh dedikasi yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan bernilai kebaikan," ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi sinergi dan kerja sama yang terus terjalin antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan PT TASPEN (Persero) Cabang Tangerang dalam mendukung kelancaran pelayanan administrasi kepegawaian, khususnya terkait pemenuhan hak-hak ASN yang memasuki masa pensiun.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis bagi seluruh aparatur yang memasuki masa pensiun," pungkasnya

Melalui momentum penyerahan simbolis SK tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola kepegawaian yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong ASN agar senantiasa berkontribusi optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Adapun 334 kenaikan pangkat PNS tersebut terdiri dari: golongan IV sebanyak 73 orang, golongan III sebanyak 231 orang, golongan II sebanyak 30 orang. Dan 39 SK pensiun TMT 1 Maret 2026 terdiri dari: Pejabat Administrator sebanyak 3 orang, Pejabat Pengawas sebanyak 6 orang, Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan sebanyak 6 orang, Pejabat Fungsional Guru sebanyak 16 orang dan Pejabat Pelaksana sebanyak 8 orang.

Pada acara tersebut dihadiri juga oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, Inspektur Kabupaten Tangerang, perwakilan PT TASPEN (Persero) Cabang Tangerang. (Red)

Hadiri Tasyakuran HUT Ke-8 Kodim 0510 Tigaraksa, Wabup Intan: Momentum Untuk Menguatkan Sinergi dan Kolaborasi

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara tasyakuran HUT ke-8 Kodim 0510 Tigaraksa yang digelar di Aula Dhamawangsa Kodim 0510 Tigaraksa, Senin (9/02/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa HUT ke-8 Kodim 0510 Tigarksa menjadi momentum bersama untuk saling menguatkan sinergi dan kolaborasi bersama antara pemerintah daerah dan TNI dalam pembangunan daerah

"Momentum syukuran ini bukan sekedar peringatan usia tapi juga menjadi refleksi untuk terus meningkatkan sinergi, kolaborasi dan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat dalam pembangunan," ujar Wabup Intan.

Menurut dia, sinergi, kolaborasi dan pengabdian bersama yang telah terjalin baik harus terus dijaga dan dirawat demi menghadapi tantangan pembangunan ke depan yang semakin kompleks. Kodim 0510 Tigaraksa sebagai Mitra strategis dalam menjaga persatuan, stabilitas dan kemajuan daerah diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang

"Sinergi dan kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah adalah fondasi penting bagi terciptanya daerah yang aman, kondusif dan produktif. Ketika kita berjalan bersama, saling mendukung dan memperkuat peran masing-masing maka pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan dapat berjalan optimal," tandasnya

Lanjut dia, peran aktif Kodim 0510 Tigaraksa dan seluruh jajarannya dalam mendukung pembangunan daerah hingga terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan menjadi salah satu kekuatan penting dalam menciptakan Kabupaten Tangerang yang aman, kondusif dan maju.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih dan selamat ulang tahun ke-8 kepada Kodim 0510 Tigaraksa. Semoga di usia yang makin matang ini Kodim 0510 Tigaraksa semakin profesional, solid dan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas wilayah serta mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat," ucapnya

Sementara itu, Komandan Kodim 0510/Tigaraksa, Letkol Inf Yudho Setiyono mengungkapkan Kodim 0510 Tigaraksa merupakan satuan kewilayahan di mana salah satu tugasnya adalah membantu pemerintah daerah mulai dari ketahanan pangan, keamanan sampai dengam penanganan bencana.

"Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu ada bencana kita hadir dan mendukung program-program pemerintah daerah. Kita bahu-membahu menolong korban bencana alam banjir di wilayah Kresek, Kronjo kemudian Kosambi Sepatan dan sebagainya," ungkapnya.

Pihaknya berharap HUT ke-8 Kodim 0510 Tigaraksa dapat dijadikan sebagai momentum evaluasi dan intropeksi untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara serta mampu memberikan solusi nyata untuk mengatasi kesulitan masyarakat dan bersama mewujudkan daerah yang aman maju dan sejahtera

"Saya selaku komandan Kodim 0510 mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim untuk menjadikan peringatan HUT ini sebagai penyemangat yang baru dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara yang tulus dan ikhlas," ujarnya. (Red)

Page 12 of 257
Go to top