Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menghadiri dan membuka acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang digelar di Kawasan Ketapang Urban Aquaculture (KUA), Kecamatan Mauk, Senin (02/02/26)
Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma menandaskan pentingnya komitmen bersama dan aksi nyata seluruh pihak, baik itu pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha maupun masyarakat, khususya generasi muda untuk menangani sampah demi terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman dan berdampak luas, bukan hanya untuk masyarakat namun juga untuk kelangsungan seluruh ekosistem terkait lainnya
“Persoalan sampah adalah persoalan bersama, yang membutuhkan kepedulian, komitmen, dan aksi nyata secara kolektif, baik itu pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha maupun masyarakat, khususya generasi muda secara berkelanjutan. Sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kelestarian lingkungan, dan masa depan generasi yang akan datang,” tandas Soma
Menurut dia, wilayah pesisir seperti Kecamatan Mauk memiliki peran strategis sekaligus tantangan tersendiri. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan bermuara ke laut, merusak ekosistem pesisir, mengancam biota laut, serta berdampak pada mata pencaharian masyarakat nelayan. Pihaknya mengajak semua pihak untuk menjadikan HPSN sebagai momentum untuk semakin menguatkan kolaborasi dan aksi nyata dalam melestarikan dan menjaga wilayah pesisir secara menyeluruh dan berkelanjutan
“Mari kita jadikan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2026 ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas lingkungan, demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih, hijau, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir,” ujarnya
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendorong penanganan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Untuk itu, pihaknya pun sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan HPSN dengan aksi bersih pantai, penanaman mangrove, dan pelepasan mimi yang merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan pesisir Kabupaten Tangerang.
“Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dan menjaga lingkungan pesisir agar ekosistemnya senantiasa lestari dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” imbuhnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, memimpin apel awal bulan Februari yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (2/2/26).
Dalam amanatnya, Sekda Soma Atmaja menekankan pentingnya percepatan kinerja, khususnya pada triwulan pertama Tahun Anggaran 2026, yang dinilainya sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah secara keseluruhan.
“Hari ini kita memasuki minggu pertama di bulan Februari. Artinya, di triwulan pertama ini kita sudah harus menggenjot serapan anggaran dari pelaksanaan tugas-tugas kita. Keberhasilan di triwulan pertama sangat menentukan keberhasilan kita di tahun 2026,” tandas Sekda Soma
Selain itu, Sekda Soma Atmaja juga mengajak seluruh ASN untuk menunjukkan empati dan kepedulian terhadap kondisi di berbagai wilayah yang dalam hampir satu bulan terakhir dilanda banjir.
“Dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, 27 kecamatan terdampak banjir. Bahkan mungkin di antaranya adalah rumah kita sendiri. Untuk itu, mari kita saling menjaga kesehatan, membantu dan mendoakan saudara-saudara kita yang masih kesusahan,” ungkapnya.
Ia menyampaikan pesan Bupati Tangerang agar jajaran BPBD, Dinas Sosial, dan perangkat daerah terkait lainnya terus bekerja maksimal membantu warga terdampak, khususnya para pengungsi yang masih berada di tenda-tenda, masjid, dan balai desa.
“Bapak Bupati berpesan jangan sampai ada rakyat kita yang kelaparan. Itu menjadi arahan beliau kepada kami semua,” ujarnya.
Menutup amanatnya, Sekda mengajak seluruh peserta apel untuk juga mendoakan agar banjir segera surut dan kondisi cuaca berangsur membaik, seraya kembali menggaungkan semangat kerja aparatur pemerintahan untuk pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Kota Tangerang bergerak cepat dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan. Sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Kelurahan Poris Plawad, kini meluncurkan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) pada Minggu (1/2/26). Peresmian ini menandai babak baru pemberdayaan ekonomi lokal yang terintegrasi dengan program strategis nasional.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang, perwakilan Dekopinda Kota Tangerang, Camat Cipondoh serta para pelaku UMKM setempat. Selain seremonial, kegiatan ini diisi dengan bazar sembako murah, pameran UMKM dan layanan pemeriksaan mata gratis.
Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang Abdul Kholil Kurniawan menjelaskan, bahwa pembentukan KKMP di Poris Plawad adalah bagian dari langkah serentak di 104 kelurahan se-Kota Tangerang. Peran Dinas Indagkop tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi mencakup pembinaan intensif dan fasilitasi jejaring bisnis.
"Kami memfasilitasi pertemuan antara KKMP dengan BUMN strategis seperti Bulog, ID Food, dan Pertamina Patra Niaga. Kolaborasi ini memastikan koperasi memiliki akses langsung ke rantai pasok komoditas penting sehingga mampu beroperasi secara mandiri dan kompetitif," ujarnya.
Selain itu, satu terobosan penting dalam program ini adalah integrasi bantuan sosial dengan ekosistem koperasi. Berdasarkan MoU antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial, anggota PKH diimbau menjadi anggota koperasi. Ke depannya, bantuan sosial diharapkan dapat dibelanjakan di KKMP.
"Pemerintah memberikan market atau pasar yang pasti untuk KKMP. Ini peluang besar bagi warga. Dengan belanja di koperasi sendiri, perputaran uang tetap berada di wilayah dan memberikan manfaat kembali kepada anggota," tambahnya.
Ditempat yang sama, Camat Cipondoh Muhamad Marwan menyatakan, bahwa fokus utama di tahap awal ini adalah penyediaan sembako sebagai kebutuhan paling mendasar warga.
"Kami mulai dari sembako, karena itu yang paling dibutuhkan. Harapan kami, peluncuran hari ini di Poris Plawad menjadi pemantik bagi UMKM lokal untuk meningkatkan penghasilan mereka. Ini adalah dari warga, oleh warga dan untuk warga," ungkapnya.
Dengan peresmian ini, Koperasi Merah Putih Poris Plawad diharapkan menjadi pilar ekonomi yang kokoh, mengubah wajah kelurahan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang mandiri dan sejahtera. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Jami Raudhatul Jannah, Desa Cisereh, Kec. Tigaraksa, Sabtu malam (31/1/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi bersama masyarakat dalam momentum keagamaan yang penuh makna tersebut. Ia menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi pengingat pentingnya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas iman, takwa, dan ibadah, khususnya shalat lima waktu.
“Peringatan Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya keimanan, ketakwaan, dan kualitas ibadah sebagai pondasi utama membentuk pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj juga mengandung pesan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat saling menolong antar sesama. Menurutnya, ibadah yang baik harus tercermin dalam sikap peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Isra Mi'raj ini sarat pesan nilai-nilai kemanusiaan, kepedelian sosial dan semangat saling tolong menolong. Ibadah yang baik harus tercermin dalam sikap dan tindakan," tandasnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan masyarakat yang tengah terdampak musibah banjir, baik di Kabupaten Tangerang maupun di daerah lain. Ia berharap masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menghadapi cobaan.
“Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang terdampak bencana diberikan kesabaran dan ketabahan. Semoga kita semua dimampukan untuk turut membantu sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Dia juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga penanganan sosial dan kemanusiaan, termasuk penanganan dampak bencana. Dirinya pun Ia menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan gotong royong.
“Kami menyadari ikhtiar pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan dan kebersamaan masyarakat. Mari jadikan momentum Isra Mi’raj ini sebagai penguat semangat persatuan, kepedulian, dan keberkahan bagi Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah secara resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) TK Tingkat Kecamatan Pagedangan yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Pagedangan, Sabtu (31/1/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa kegiatan Porseni bukan sekadar ajang lomba atau kompetisi, melainkan wadah pembinaan karakter sejak dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berani tampil, bersikap sportif, bekerja sama, serta mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka.
"Porseni ini bukan hanya soal menang atau kalah. Yang paling penting adalah proses belajar anak-anak kita, belajar percaya diri, berani tampil, bekerja sama, dan menghargai teman. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan," tandas Wabup Intan.
Menurutnya, pendampingan, perhatian, keteladanan dan kasih sayang dari para guru dan orang tua juga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak-anak.
“Pendampingan di rumah, perhatian, kasih sayang, serta keteladanan yang diberikan setiap hari merupakan sekolah pertama dan utama bagi anak-anak. Mari kita jaga bersama tumbuh kembang mereka agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat karakternya, santun perilakunya, serta sehat jasmani dan rohaninya,” ujarnya.
Ia menambahkan, anak-anak TK yang mengikuti Porseni tersebut merupakan calon Generasi Emas Indonesia. Di tangan merekalah masa depan Kabupaten Tangerang dan masa depan bangsa akan diestafetkan. Untuk itu, peran bersama antara pemerintah, guru, dan orang tua sangat diperlukan untuk memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang aman, positif, dan penuh kasih sayang.
"Kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung pendidikan anak usia dini. Pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari pondasi yang kuat sejak usia dini. Mari kita bersama kuatkan terus sinergi dan kolaborasi," imbuhnya
Dirinya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya IGTKI-PGRI Kecamatan Pagedangan, para guru, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Porseni yang sangat positif bagi tumbuh kembang anak usia dini.
Sementara itu, salah satu guru TK di Kecamatan Pagedangan, Anisa, menuturkan bahwa kegiatan Porseni menjadi sarana yang sangat efektif untuk mengembangkan potensi anak sejak usia dini. Melalui berbagai perlombaan olahraga dan seni, anak-anak dapat melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan bersosialisasi dengan teman sebaya.
Ia juga menyampaikan bahwa Porseni memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak untuk belajar tampil di depan umum serta menanamkan nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan. Selain itu, kegiatan ini turut mempererat kerja sama antara guru, orang tua, dan sekolah dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.
“Melalui kegiatan seperti Porseni ini, anak-anak tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga belajar berani tampil, bekerja sama, dan menghargai teman-temannya. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melepas jalan santai sarungan dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) yang dilaksanakan di Alun-alun Kec. Balaraja, Sabtu (31/01/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa gerak jalan santai sarungan tersebut mempunyai makna yang mendalam yaitu: identitas, kesahajaan, kesantunan, dakwah dan kebersamaan
"Sarung melambangkan kesahajaan, kesantunan, dan identitas warga Nahdliyin. Jalan santai ini melambangkan kebersamaan. Ada pesan yang sangat indah: bahwa dakwah, persaudaraan, dan persatuan bisa kita rawat dengan cara yang menyenangkan," ujar Wabup Intan.
Menurut dia, NU bukan hanya organisasi besar, namun juga adalah rumah besar umat, tempat belajar tentang Islam yang sejuk, toleran, penuh kasih sayang, dan menjunjung tinggi akhlakul karimah. Selama lebih dari satu abad, NU telah menjaga tradisi dan merawat persatuan.
"Di Kabupaten Tangerang, peran NU sangat luar biasa. Pesantren, madrasah, majelis taklim dan berbagai kegiatan sosial. NU telah membantu pemerintah membina umat, mendidik generasi muda, serta menjaga kerukunan masyarakat," tandasnya
Pihaknya pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas segala upaya dan peran aktif NU yang telah bersinergi serta berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam pembangunan bidang pendidikan, sosial, keagamaan dan pemberdayaan masyarakat Kab. Tangerang
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-103. Kami dari Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya," ucapnya
Dia juga berharap melalui peringatan Hari Lahir ke-103, sinergitas dan kolaborasi NU bersama pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan sejahtera.
"Selamat Hari lahir NU ke-103. Semoga NU terus menjadi cahaya umat dan perekat persatuan bangsa. Ikuti jalan santai ini dengan penuh semangat, tertib, jaga keselamatan, dan jangan lupa tebarkan senyum," pungkasnya
Wakil Ketua NU Kab. Tangerang yang juga Pimpinan Yayasan Al Itqon, Komaruzaman melaporkan bahwa dalam rangka memperingati Harlah ke-103 NU, selain gerak jalan sarungan dengan membuka stand-stand UMKM, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kab. Tangerang juga akan meluncurkan soft launching buku sejarah NU dan kegiatan sosial lainnya.
"Selain getak jalan santai sarungan dengan doorprise umrah, juga sudah ada stan-stan, ada yang gratis ada yang bayar, Bu. Dan insyaAllah nanti malam nanti kita soft launching buku sejarah NU setebal 1.200 halaman," ungkap Komaruzaman
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Ibu Wakil Bupati, Muspika Kecamatan Balaraja dan para camat yang telah mendukung kegiatan Harlah ke-103 NU. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri pengajian rutin yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW Majelis Taklim Al-Munir yang digelar di Gedung Majelis Taklim Al-Munir Kec. Pagedangan, Sabtu (31/01/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mendukung kegiatan pengajian dan peringatan hari besar Islam yang dilakukan Majelis Taklim Al-Munir. Selain untuk menguatkan tali silahturahmi juga mempertebal keiman dan ketaqwaan.
"Pengajian setiap dua minggu sekali yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi'raj ini merupakan cerminan atau wujud nyata kita semua bisa menguatkan silaturahmi sekaligus mempertebal keiman dan ketaqwaan," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, melalui pengajian rutin, para jamaah yang hadir mendapatkan ilmu untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan, baik dari sisi sikap, perilaku, tutur kata dan perbuatan sehari-hari serta membuka pintu keberkahan dari Allh SWT.
"Pengajian ini tidak hanya mendapatkan ilmu saja tapi dapat juga keberkahan. Ini sesuai dengan ajaran anjuran nabi kita, Nabi Besar Muhammad SAW. Jadi kalau sering silaturahmi, insyaAllah nambah rizki dan nambah panjang umur, memperpanjang persaudaraan, mempertebal ilmu sekaligus juga meningkatkan keimanan ketakwaan kita kepada Allah SWT," tandasnya
Pihaknya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Majelis Taklim Al-Munir yang telah konsisten dan berkelanjutan melaksanakan pengajian dan kegiatan sosial lainnya yang berkontribusi positif terhadap pembangunan keagamaan di Kab. Tangerang.
"Saya mengucapkan terima kasih sekaligus juga selamat melaksanakan rutinitas pengajian di Al-Munir yang diikuti Majelis Taklim Al-Munir dari lima kecamatan jamaahnya Pagedangan, Legok, Cisauk, Curug, Kelapa Dua," imbuhnya
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Munir, KH Romli menekankan pentingnya menjaga silahturahmi dan kekompakan para alumni dan jamaah untuk bersama-sama melaksanakan program dan kegiatan Majelis Taklim Al-Munir, terutamanya di bidang pendidikan dan dakwah sesuai dengan kemampuan masing-masing
"Mari kita berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Bagi yang memiliki tenaga, bantulah dengan tenaga. Yang memiliki pemikiran, bantulah dengan ide. Dan bagi yang memiliki kelebihan harta, bantulah dengan hartanya. Bantuan tidak selalu harus berupa materi," ujar KH. Romli. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas guru sebagai fondasi utama pembangunan pendidikan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menutup Pelatihan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2026 yang diikuti oleh 136 tenaga pendidik.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kota Tangerang tersebut berlangsung di Gedung Semeru, BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Kota Depok, Jumat (30/1/2026).
Menurut Maryono, tantangan pendidikan ke depan menuntut guru tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi terhadap perubahan sosial, teknologi, dan karakter peserta didik.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun ekosistem pendidikan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan publik di sektor pendidikan.
Sebagai penutup, Maryono, berpesan kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat belajar dan berinovasi demi kemajuan pendidikan di Kota Tangerang.
“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di ruang kelas. Ketika guru terus belajar dan berinovasi, di situlah masa depan Kota Tangerang sedang kita siapkan bersama,” pungkas Maryono. (Red)
Kota Serang, lensafokus.id - Gubernur Banten, Andra Soni, menerima kunjungan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, di Ruang Kerja Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (29/1/2026).
Pertemuan tersebut membahas potensi serta penguatan ekosistem industri halal di Provinsi Banten, termasuk dukungan terhadap percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Andra Soni menyatakan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi industri halal yang sangat besar seiring dengan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Potensi tersebut tercermin dari jumlah dan perkembangan UMKM yang terus meningkat secara signifikan.
“Potensi industri halal di Provinsi Banten ini sangat luar biasa. Jumlah UMKM kita sangat besar dan harus didukung agar mereka dapat memperoleh sertifikasi halal,” ungkap Andra Soni.
Menurutnya, industri halal kini tidak lagi terbatas pada sektor makanan dan minuman saja. Saat ini, industri halal telah merambah ke berbagai sektor lain, termasuk gaya hidup (lifestyle) dan layanan pendukung lainnya.
“Halal bukan lagi sekadar urusan agama, melainkan sudah menyangkut aspek ekonomi, gaya hidup, kesehatan, dan dimensi lainnya,” tuturnya.
Andra Soni menjelaskan, dengan dibentuknya badan khusus yang menangani sertifikasi serta pengembangan industri halal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan memberikan dukungan penuh agar program nasional tersebut berjalan optimal di daerah. Dukungan tersebut tidak hanya berupa imbauan, tetapi juga fasilitasi nyata bagi pelaku UMKM.
“Langkah ini akan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait, yakni Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” tambah Andra.
Sementara itu, Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni terhadap pengembangan UMKM halal.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Andra Soni. Dukungan beliau sangat luar biasa dalam menjadikan Banten sebagai daerah yang peduli terhadap UMKM halal,” ujarnya.
Ahmad Haikal Hasan menjelaskan bahwa BPJPH bersama Pemprov Banten berencana membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sertifikasi Halal di Banten. UPT tersebut akan melayani proses sertifikasi halal bagi berbagai skala usaha, mulai dari UMKM hingga pelaku usaha besar di Banten dan wilayah sekitarnya.
Selain itu, pertemuan tersebut membahas rencana hibah tanah, kontribusi Pemprov Banten dalam percepatan sertifikasi halal UMKM, serta strategi sosialisasi halal kepada pelaku usaha besar. Upaya tersebut mencakup dorongan bagi UMKM dan kantin di sekitar kawasan industri agar segera memiliki sertifikat halal.
Ahmad Haikal Hasan menilai pertumbuhan ekonomi Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni menunjukkan tren positif.
“Inflasi terjaga, pertumbuhan ekonomi meningkat, dan tingkat kesenjangan menurun. Ke depan, sertifikasi halal di Banten akan menjadi barometer baru pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Pemprov Banten dan BPJPH dalam mengembangkan industri halal serta mempercepat standardisasi halal di daerah. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi rumah roboh akibat cuaca ekstrem di Kampung Lembur Saung RT 015/005, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Jumat (30/1/26).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kapolresta Tangerang serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna memastikan penanganan cepat dan menyeluruh bagi warga terdampak.
Rumah milik Eka Rosita roboh rata dengan tanah akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah tergolong berat dan tidak lagi layak huni untuk ditempati kembali
Pada kesempatan tersebut, Bupati Measyal Rasyid secara tegas menginstruksikan pihak kecamatan dan OPD terkait untuk segera menindaklanjuti penanganan, mulai dari bantuan darurat hingga pembangunan kembali rumah warga yang terdampak.
“Saya minta jangan ditunda. Hari ini semua administrasi dan teknis disiapkan, dan besok rumah ini harus sudah mulai dibangun kembali. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak dibiarkan menghadapi musibah sendirian,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi bencana, serta memastikan setiap warga yang terdampak mendapatkan perlindungan dan bantuan secara maksimal.
“Kami pastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi, dan pembangunan rumah akan diprioritaskan. Ini bentuk tanggung jawab dan kehadiran negara di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pemilik rumah, Eka Rosita, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian dan gerak cepat Pemerintah Kabupaten Tangerang yang langsung turun ke lokasi dan membantu untuk segera membangun rumahnya yang roboh
“Saya tidak menyangka Bapak Bupati bisa langsung datang dan membantu kami. Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami sekeluarga,” ujar Eka Rosita dengan berkaca-kaca, haru. (Red)