Banten

Banten (6060)

Tigaraksa, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri perayaan Hari Jadi ke-2 RSUD Tigaraksa. Kehadirannya merupakan bentuk kepedulian dan wujud dukungan Pemerintah Daerah terhadap peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa bertambahnya usia RSUD Tigaraksa harus menjadi motivasi dan penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, tantangan pelayanan ke depan menuntut profesionalisme, empati, dan kecepatan dalam merespons kebutuhan pasien.

“Berikan pelayanan yang responsif, cepat dan tepat, karena masyarakat sangat membutuhkan ketika berada dalam kondisi sakit. SOP pelayanan juga harus dipermudah agar masyarakat memperoleh akses yang lebih mudah dan nyaman,” pesan Bupati Maesyal kepada seluruh jajaran RSUD Tigaraksa, Kamis (18/12/25).

RSUD Tigaraksa dibangun Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Cikupa, Jambe, Cisoka, Solear, dan Curug. Keberadaannya tersebut diharapkan juga mampu memperkuat sistem rujukan dan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

"Selamat ulang tahun kepada seluruh jajaran RSUD Tigaraksa. Terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kerja keras tenaga kesehatan serta seluruh jajaran rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik sejak berdiri hingga saat ini," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menyempatkan diri mengunjungi ruang rawat inap dan berdialog langsung dengan keluarga pasien untuk menyerap aspirasi, serta mendoakan agar para pasien segera diberikan kesembuhan.

"Tadi kita semua sudah mendengar masukan keluarga pasien, Alhamdulillah sejauh ini pasien puas dengan pelayanan yang di berikan," ungkapnya.

Kemudian, Bupati Maesyal didampingi Direktur RSUD Tigaraksa, Kadis Kesehatan serta para dokter juga meresmikan ruangan Echocardoigraphy (USG Jantung) metode pemeriksaan diagnostik non-invasif yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar visualisasi real-time dari struktur, fungsi, dan aliran darah jantung.

"Prosedur ini aman dan tidak menimbulkan rasa sakit, bertujuan menilai otot jantung, katup, dan memompa darah. Dengan hadirnya layanan kesehatan baru semoga masyarakat yang mengidap bisa teratasi," pungkasnya.

Sementara itu warga Kelurahan Tigaraksa, Awan Kurniawan yang sedang mendampingi anaknya di ruang rawat inap menuturkan sejauh ini pelayanan RSUD Tigaraksa sangat cepat dan Ramah.

"Alhamdulillah, anak saya di berikan layanan yang baik, keluhan kami di respon cepat," kata Awan saat memberikan keterangan

Perayaan Hari Jadi ke-2 RSUD Tigaraksa dirangkaikan dengan kegiatan santunan anak yatim serta pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba tenaga kesehatan. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus apresiasi atas kontribusi tenaga kesehatan dalam meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para kepala perangkat daerah terkait melakukan moitoring dan peninjauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Monitoring tersebut dilakukan di Pasar Gudang Tigaraksa dan Pasar Curug, Kamis (18/12/25).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tangerang didampingi Kapolres Tangerang, Dandim, Direktur Utama PD Pasar, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bagian Perekonomian, camat setempat, serta jajaran TPID.

Bupati Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa monitoring dan peninjauan ke pasar bertujuan untuk memantau fluktuasi harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Nataru. Dia mengatakan hasil pemantauan di lapangan, secara umum harga kebutuhan pokok masih relatif stabil dan ketersediaan bahan pokok masih mencukupi.

“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan kami di Pasar Gudang Tigaraksa dan Pasar Curug, beberapa komoditas utama masih dalam kondisi normal. Harga telur ayam misalnya, masih berada di kisaran harga eceran tertinggi Rp31.000 per kilogram, meskipun terdapat kenaikan kecil sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga yang terjadi pada beberapa komoditas, seperti ayam, disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari agen atau distributor. Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok beberapa minggu ke dapan dan akan melakukan langkah-langkah konkret untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat

"Kami akan terus monitor sampai beberapa minggi ke depan. Kami bersama pihak-pihak terkait juga akan melakukan upaya-upaya untuk memastikan harga tetap stabil dan stoknya cukup. Kami optimis akan kembali normal seiring membaiknya distribusi," ujarnya

Bupati juga menyoroti harga minyak goreng yang terpantau mengalami kenaikan. Untuk itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Perum Bulog agar distribusi minyak goreng ke pasar-pasar dapat dilakukan secara optimal dengan harga yang sesuai ketentuan.

“Kita perlu komunikasi intensif dengan Bulog agar distribusi minyak goreng ke pasar bisa lebih merata dan harganya tetap terkendali,” tegasnya.

Selain memantau harga dan ketersediaan bahan pokok, Bupati bersama rombongan juga melakukan pengecekan tera timbangan milik para pedagang guna memastikan keakuratan timbangan dan melindungi hak konsumen.

“Alhamdulillah, timbangan pedagang sudah dicek dan sesuai standar. Ini penting agar masyarakat merasa yakin dan tidak dirugikan dalam bertransaksi,” tambahnya.

Pihaknya berharap hingga menjelang Nataru tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. Untuk itu, Pemkab Tangerang bersama Forkopimda akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di seluruh wilayah Kab. Tangerang

“Kami akan terus memantau perkembangan harga bersama Forkopimda dan tim terkait agar kondisi pasar tetap kondusif dan masyarakat merasa tenang dalam menyambut Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada para petani dan kelompok tani di Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di UPT Dinas Pertanian, Kecamatan Curug, Kamis (18/12/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa penyerahan Alsintan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Asisten Daerah II, Kepala Dinas Pertanian beserta jajaran, Sekretaris Dinas, para kepala bidang, mengundang seluruh kelompok tani se-Kabupaten Tangerang dalam rangka penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan, bantuan alsintan yang diserahkan meliputi berbagai jenis alat penunjang kegiatan pertanian, antara lain combine harvester untuk panen padi, traktor, kultivator, pompa air, serta power thresher. Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas usaha pertanian

“Semua bantuan ini untuk kepentingan para petani. Mudah-mudahan bermanfaat, membawa berkah, dan ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang dapat terus kita jaga dan tingkatkan, sejalan dengan kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang akan terus memperkuat dukungan dan meningkatkan sektor pertanian pada tahun mendatang sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran kelompok tani.

Adapun bantuan alsintan yang diserahkan bersumber dari dua sumber anggaran, yakni APBN dan APBD Kabupaten Tangerang. Dari APBN, bantuan yang diberikan terdiri atas 2 unit traktor roda empat, 6 unit traktor roda dua, dan 1 unit combine harvester. Sementara dari APBD Kabupaten Tangerang, disalurkan 49 unit traktor roda dua, 2 unit traktor roda dua insentif KP2B, 20 unit power thresher, 30 unit pompa air 3 inci, serta 30 unit cultivator.

"Seluruh Alsintan ini diserahkan kepada 140 kelompok tani yang tersebar di 27 kecamatan se-Kabupaten Tangerang. Mohon dirawat, dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya

Salah satu penerima manfaat, H. Sadeli, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Bantuan Alsintan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian serta mendorong kesejahteraan petani di daerahnya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas perhatian dan support dari Bupati Tangerang dan seluruh jajarannya yang telah memberikan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani. Bantuan ini sangat membantu kami di lapangan,” ujarnya.

Usai menyerahkan bantuan Alsintan, Bupati juga menyempatkan diri mengunjungi klinik hewan yang di miliki Dinas Pertanian yang berada di komplek UPT tersebut. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan di Halaman Uptown Park Sumarecon Serpong, Kelapa Dua, Rabu, (17/12/ 2025).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur Banten Dimyati, Wali Kota Tangerang Selatan, serta Bupati Pandeglang. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 3.500 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan dan perwakilan berbagai rumah sakit se-Provinsi Banten.

Puncak peringatan HKN ke-61 tingkat Provinsi Banten mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, yang menjadi pengingat pentingnya peran kesehatan dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyambut kedatangan seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir pada Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 Tingkat Provinsi Banten.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Wamenkes RI, Gubernur Banten, Wagub Banten serta seluruh kepala daerah se-Provinsi Banten dan para tenaga kesehatan yang hadir pada momentum yang sangat bermakna ini,” ujar Bupati Maesal.

Selain itu, pihaknya menyampaikan bahwa momentum Hari Kesehatan Nasional harus dijadikan penguat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Tema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat sangat relevan dengan komitmen kita bersama. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, Rumah Sakit umum Negri maupun swasta dan masyarakat harus bersinergi membangun sistem kesehatan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan demi masa depan generasi yang lebih sehat,” tandasnya.

Bupati Maesyal Rasyid juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam memperkuat layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendukung para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam membangun generasi yang sehat demi Indonesia yang kuat,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan bahwa Provinsi Banten terus berkomitmen memperkuat sektor kesehatan sebagai fondasi investasi pembangunan daerah jangka panjang.

“Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Pemerintah Provinsi Banten akan terus mendorong peningkatan fasilitas kesehatan, kesejahteraan tenaga medis, serta akses layanan kesehatan yang adil bagi seluruh masyarakat,” kata Andra Soni.

Andra Soni juga mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat Banten.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR mengapresiasi peran aktif pemerintah daerah dan tenaga kesehatan di Banten dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.

“Peringatan HKN ke-61 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi kesehatan. Peran daerah sangat strategis dalam mewujudkan generasi sehat sebagai pondasi Indonesia yang kuat dan berdaya saing global,” tutur dr. Benyamin.

Rangkaian kegiatan Puncak HKN ke-61 Provinsi Banten berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, di antaranya senam sehat, pelayanan kesehatan, pameran kesehatan, serta apresiasi kepada tenaga kesehatan berprestasi. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sinergi dengan insan media melalui kegiatan Sosialisasi Kemitraan Media yang digelar di Hotel Yasmin, Kecamatan Legok, Selasa (16/12/2025).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan yang akurat, objektif, dan konstruktif kepada masyarakat.

“Kehadiran rekan-rekan media sangat strategis karena media merupakan mitra penting pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan yang akurat, objektif, dan konstruktif kepada masyarakat,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi kemitraan media ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemkab Tangerang dan insan pers. Melalui kemitraan yang baik, diharapkan tercipta transparansi, akuntabilitas, serta edukasi publik yang berimbang.

"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh insan media yang telah hadir dan selama ini mendukung penyebaran informasi pembangunan di Kabupaten Tangerang," ucapnya

Bupati Maesyal menambahkan, Pemkab Tangerang terus berkomitmen mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan daya saing masyarakat. Untuk itu, media juga berperan penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus penguat keterbukaan informasi publik.

Pada kesempatan itu, Bupati memaparkan capaian program PRIMA (Pemerintah Inovatif, Maju dan Smart) yang berfokus pada optimalisasi pelayanan publik melalui percepatan birokrasi dan digitalisasi layanan kependudukan di sejumlah kecamatan.

Program PROSPEK (Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah), Pemkab Tangerang mendorong penguatan ekonomi masyarakat lewat pasar murah, pemberdayaan UMKM, pembentukan wirausaha baru, serta penguatan ekonomi desa.

Sementara itu, sektor pendidikan diperkuat melalui program SETARA (Sekolah Terpadu Ramah Anak) dengan pemberian Beasiswa Tangerang Gemilang, pembangunan ratusan unit Asrama Pondok Pesantren, peningkatan kualitas guru, serta penerapan sekolah swasta gratis untuk SD dan SMP mulai tahun 2025.

Sedangkan program SELARAS (Sistem Lingkungan yang Aman, Ramah dan Berkesinambungan) dijalankan melalui peninjauan Sungai Cisadane dan TPS3R Tanjung Burung, revitalisasi TPA Jatiwaringin menuju teknologi waste-to-energy, pembangunan infrastruktur jalan dan drainase, serta pembangunan enam ruang terbuka hijau baru.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa seluruh capaian dan program pembangunan tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan peran aktif insan media dalam mengawal serta menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, melalui kegiatan ini saya mengajak seluruh insan media untuk menyatukan langkah dan komitmen dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia pun berharap sinergi yang terus terjalin semakin memperkuat komunikasi positif antara pemerintah dan media demi terwujudnya Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang, sejahtera, dan berdaya saing. (Red)

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berharap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menjadi figur tuntunan dan membawa perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap kader-kader HMI ini bisa memberikan contoh, suri teladan dan tuntunan di manapun berada. Mereka bisa membawa perubahan di tengah-tengah masyarakat sebagai kader yang bisa memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah masing-masing,” ujar Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri penutupan Pelatihan HMI Akbar Nasional yang digelar di Gedung Dharma Wanita Jl. Kisamaun Kota Tangerang, Selasa (16/12/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid juga berharap kegiatan Pelatihan Akbar HMI tersebut bisa menghasilkan rumusan yang bukan hanya untuk memperkuat kebaradaan HMI dan seluruh kadernya namun juga bermanfaat bagi masyarakat.

“Hasil rumusan pada pelatihan HMI ini, tolong juga nanti diestafetkan kepada kader-kader yang lain dan dipedomani bersama. Mudah-mudah dengan Pelatihan Akbar Nasional selama 13 hari ini, teman-teman HMI semakin meneguhkan konstruksi epistemologis dan kesadaran ideologis kader HMI sebagai dasar transformasi sosial, di masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga memberikan pesan kepada seluruh kader HMI untuk tidak melupakan dan meninggalkan studinya agar terus mampu mengembangkan diri menjadi kader pemimpin masa depan yang cerdas, tangguh dan berdaya bersaing tinggi.

“Saya titip kepada teman-teman, masuk di organisasi kemahasiswaan itu sebagai pendorong menambah kompetensi dan menambah wawasan. Tapi tujuan utamanya supaya teman-teman semua bisa sekolah, semangat belaja dan cepat mendapatkan predikat sarjana,” tutupnya.

Ketua Umum HMI Cabang Tangerang Raya Aji Mustajar mengatakan Pelatihan Akbar tersebut bukan sekadar forum penguatan kapasitas, melainkan proses pematangan ideologi, serta berjiwa bagi kader HMI untuk menjadi pemimpin.

“Pada fase ini, HMI bukan sekedar mencetak para aktivis aktivis, namun pada fase ini HMI membutuhkan pemimpin perubahan. Pemimpin yang mampu membaca realita, pemimpin yang mampu memperkuat strategi, dan pemimpin yang menjadi pelopor perubahan,” ungkap Aji.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan proses akhir dari perkaderan ataupun puncak perkaderan tapi awal memikul tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi, kaderisasi, dan tanggung jawab sebagai penopang ideologis bagi kader-kader di bawahnya.

“Saya berharap kader-kader yang mengikuti proses Diklat Akbar Nasional ini mampu menjadi kader yang berintegritas, berilmu, serta keberpihakan kepada umat dan bangsa, sebagaimana cita-cita luhur Himpunan Mahasiswa Islam. Mampu menghadirkan solusi dan menyajikan kontekstual yang berkelanjutan,” ujarnya. (Red)

Page 19 of 606
Go to top