Items filtered by date: Tuesday, 20 January 2026

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berharap Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Dadap bisa memberikan kontribusi nyata bagi aktifitas usaha dan perekonomian masyarakat setempat. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat meresmikan operasional KKMP Kelurahan Dadap Kec. Kosambi, Selasa (20/01/26)

"Saya berharap mudah-mudahan dengan mulai dioperasionalkannya Koperasi Kelurahan Merah Putih Dadap ini bisa memberikan kontribusi terhadap aktifitas usaha dan perekonomian masyarakat di Kelurahan Dadap," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid meminta kepada seluruh jajaran pengurus KKMP Kelurahan Dadap untuk terus menjaga, baik mutu pelayanan maupun produk-produk yang disediakan dan terus meningkatkan jumlah anggotanya agar bisa memberikan manfaat yang luas lagi bagi masyarakat Kelurahan Dadap.

"Alhamdulillah, hari ini diresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kelurahan Dadap. Untuk konsentrasi operasionalnya saat ini baru sembako dengan gas. Apabila ini sudah banyak anggotanya, pelayanannya bagus, produknya terjaga baik dan sudah berkembang, itu akan berkembang lagi penyediaan sarana-sarana lainnya, penyediaan kebutuhan-kebutuhan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sini," tandasnya

Selain itu, dia juga mengucapkan tetima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama bergotonh royong menangani dan mengatasi banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu, khususnya di wilayah Perumahan Griya Dadap.

"Sekali lagi terima kasih kepada Pak Camat Kosambi, Pak Lurah Dadap, dengan Pak RW dan Pak RT-nya yang bahu-membahu membantu gotong royong untuk menanggulangi banjir yang ada di sini. Sudah membangun rumah pompa dalam rangka membuang air ke Sungai Prancis di Jalan Prancis ini," ucapnya

Lanjut dia, pemerintah daerah melalui dinas dan pihak terkait lainnya akan menginventaris dan mengecek lokasi fasos-fasum pemerintah daerah yang ada di Perumahan Griya Dadap untuk pembangunan tandon resapan air.

"InsyaAllah juga nanti akan cek fasum fasos pemerintah daerah di Perumahan Griya Dadap ini. Kita petakan, kita rencanakan dan mencari rumuskan untuk dibangun tandon di sini. Tapi ini perlu dikaji dulu supaya tandon ini nanti bisa berfungsi sebagai resapan air, bisa juga mengurangi debit air yang banjir di rumah-rumah dan banyak manfaatnya," jelasnya

Pihaknya pun akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura untuk bersama-sama mencari solusi terbaik dalam rangka mengatasi dan menanggulangi banjir yang terjadi di wilayah Kelurahan Dadap dan wilayah lainnya di Kecamatan Kosambi. (red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id – Kecamatan Sukamulya menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sukamulya, Selasa (20/01/2026).

Musrenbang ini mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan” sebagai upaya memperkuat fondasi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan agenda tahunan strategis dalam rangka menyusun rencana pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.

Musrenbang Kecamatan menjadi forum penting untuk menjaring aspirasi masyarakat, menyelaraskan usulan pembangunan desa, serta menyepakati prioritas program yang akan diusulkan ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan arah pembangunan yang dirumuskan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan sejalan dengan tujuan pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sukamulya, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Sukamulya, Kholid Mawardi, menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan Kecamatan Sukamulya. Program tersebut meliputi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, penguatan perekonomian yang produktif dan berdaya saing, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, percepatan pembangunan infrastruktur yang terpadu dan merata, serta penguatan ketahanan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

“Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi ruang strategis untuk membangun komitmen bersama. Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang direncanakan dengan mendengar suara masyarakat, dilaksanakan secara kolaboratif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Camat Kholid.

Sebanyak 50 program skala prioritas kecamatan Sukamulya diajukan untuk tahun 2027, itu semua berdasarkan masukan dari kebutuhan masyarakat. Dengan menganggarkan pagu anggaran 26.849.000.000 (Dua Puluh Enam Miliar Delapan Ratus Empat Puluh Sembilan Juta)

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Dina Maria Ulfa, dalam pernyataannya menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai dasar pengambilan kebijakan di tingkat legislatif.

“Aspirasi yang disampaikan dalam Musrenbang ini akan menjadi perhatian kami di DPRD. Kami berkomitmen untuk mengawal usulan prioritas agar dapat terakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Perwakilan masyarakat Kecamatan Sukamulya juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musrenbang yang inklusif dan terbuka. Ia berharap hasil musyawarah ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

“Kami merasa diberi ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan masyarakat. Semoga program-program yang disepakati dapat direalisasikan secara bertahap dan tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui Musrenbang Kecamatan Sukamulya ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan di Kecamatan Sukamulya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Rajeg untuk tahun 2027 berlangsung dengan sukses dan lancar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai stakeholder setempat, yang bersama-sama merumuskan usulan pembangunan untuk tahun 2027.

Acara yang diadakan di Kantor Kecamatan Rajeg ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, perwakilan dari Provinsi Banten, serta Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) yang terdiri dari Kapolsek, Danramil, serta kepala desa.

Pada kesempatan itu, Camat Rajeg Oman Apriaman, menyampaikan bahwa Musrenbang tahun ini lebih memfokuskan pada dua sektor utama, yakni pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan infrastruktur. 

Dengan tercatatnya sekitar 230 UMKM di Kecamatan Rajeg, Camat Oman berharap dukungan dari pemerintah Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten dapat mempercepat kemajuan sektor ini.

Menganggarkan sebesar Rp 34.717.222.812,00, usulan ini diharapkan dapat mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rajeg.

“Mudah-mudahan usulan-usulan yang diusulkan tahun ini dapat segera direalisasikan pada tahun 2027,” terang dia di lokasi.

Selain itu, dalam Musrenbang kali ini, berbagai usulan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan Kecamatan Rajeg. Di antaranya masalah kemacetan, sampah, banjir, dan jalan rusak. 

Salah satu isu yang paling mendesak adalah kemacetan di beberapa titik utama Kecamatan Rajeg, seperti di jalur Kukun-Cadas, Kukun-Mauk, Kukun-Daon, dan Kukun-Pasar Kemis. 

Di sisi lain, permasalahan timbunan sampah masih menjadi isu penting, terutama terkait pengelolaan sampah rumah tangga dan aktivitas usaha yang belum optimal. Menurut laporan, masih ada banyak titik pembuangan liar yang berkontribusi terhadap penumpukan sampah. 

"Sebanyak 50 usulan diajukan ke Pemerintah Kabupaten Tangerang dan 27 usulan lainnya ke Provinsi Banten," ungkapnya.

Sementara itu, masalah jalan rusak di beberapa ruas jalan akibat tingginya intensitas penggunaan kendaraan dan pengaruh genangan air menjadi tantangan lain yang harus segera diatasi. 

“Kerusakan jalan ini menghambat kelancaran lalu lintas dan menurunkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan,” tutur Camat Oman.

Adapun, Anggota DPRD Provinsi Banten, Wawan Suhada, yang turut hadir dalam Musrenbang, menegaskan bahwa sebagian besar usulan masyarakat berfokus pada kebutuhan dasar, seperti kebersihan, sanitasi, serta perbaikan infrastruktur. Salah satu isu utama yang diangkat adalah kemacetan di sekitar Lampu Merah Rajeg. 

“Kita akan mencoba solusi penguraian kemacetan, khususnya untuk pemotor yang seringkali bersinggungan dengan mobil. Kami akan pisahkan jalur motor dan mobil, dan semoga masalah ini bisa teratasi,” serunya.

Wawan juga menambahkan bahwa Musrenbang bukan hanya ajang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah. 

“Semakin banyak wadah komunikasi seperti ini, semakin mengurangi kesenjangan antara masyarakat dengan pemerintah. Ini adalah kesempatan bagi anggota legislatif untuk lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

Dengan usulan-usulan yang telah disampaikan, Musrenbang Kecamatan Rajeg diharapkan dapat mendorong terciptanya solusi nyata untuk berbagai permasalahan yang ada, sekaligus membuka peluang bagi kemajuan sektor UMKM dan pembangunan infrastruktur yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat Rajeg. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Polresta Tangerang menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama, Selasa (20/1/2026) di Lapangan Apel, Polresta Tangerang.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta kesinambungan kinerja satuan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Dia juga mengatakan, sertijab bukan sekadar pergantian personel, melainkan proses regenerasi kepemimpinan. Hal itu, lanjut dia, agar organisasi tetap adaptif dan responsif terhadap perkembangan situasi kamtibmas.

“Untuk menjaga keberlanjutan program dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Indra Waspada.

Indra Waspada menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polresta Tangerang. Seraya berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik.

Pada sertijab tersebut, jabatan Kepala Bagian Operasional Polresta Tangerang diserahterimakan dari Kompol Andri Surya Kurniawan kepada Kompol Raden Mochammad Sofian. Jabatan Kepala Satuan Intelkam beralih dari Kompol Raden Mochammad Sofian kepada Kompol Johan Armando Utan. Sedangkan jabatan Kapolsek Cikupa diserahterimakan dari Kompol Johan Armando Utan kepada AKP Syamsul Bahri.

Selanjutnya, jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang diserahterimakan dari Kompol Maryadi kepada Kompol Dimas Arki Jati Pratama. Jabatan Kapolsek Pasar Kemis beralih dari AKP Syamsul Bahri kepada AKP Humaedi, Kapolsek Mauk dari AKP Subarjo kepada AKP I Nyoman Nariana, serta Kapolsek Kronjo dari AKP I Nyoman Nariana kepada Iptu Bayu Sujatmiko.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Panongan diserahterimakan dari Iptu Jonathan Mampetua Sirait kepada Iptu Irruandy Aritonang, dan jabatan Kapolsek Cisoka dari Iptu Anggio Pratama kepada Iptu Aditya Surya Sakti.

Indra Waspada berharap seluruh jajaran Polresta Tangerang semakin solid dan konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tandasnya. (Rosmala)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Pasca pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) di Polres Tangerang yang dipimpin Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah pada Selasa pagi, jajaran Polsek Cisoka menggelar acara pisah sambut Kapolsek Cisoka pada Selasa sore (20/1/2026).

Acara pisah sambut tersebut menandai pergantian jabatan Kapolsek Cisoka dari IPTU Anggio Pratama, S.Tr.K., M.Si kepada IPTU Aditya Surya Sakti, S.Tr.K., M.M. Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat haru di wilayah hukum Polsek Cisoka.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Kecamatan Cisoka, KH Juhri. Suasana semakin emosional ketika para anggota Polsek Cisoka dan tamu undangan satu per satu mengulurkan tangan untuk berpamitan dengan IPTU Anggio Pratama. Tangis haru pun tak terbendung, mencerminkan kedekatan emosional dan makna kebersamaan yang terjalin selama masa kepemimpinannya.

Pergantian jabatan ini bukan sekadar rotasi personel, melainkan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri, khususnya di Polsek Cisoka.

Dalam sambutannya, IPTU Anggio Pratama menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Polsek Cisoka atas dukungan dan kerja sama selama dirinya menjabat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran kepolisian. Tanpa dukungan rekan-rekan semua, tugas saya tidak akan berjalan dengan baik. Ke depan, tantangan tugas semakin berat, maka penting untuk terus membangun jaringan, komunikasi, dan kekeluargaan yang solid,” ujarnya.

IMG 20260120 WA0084

Ia juga berpesan kepada Kapolsek Cisoka yang baru agar terus menjaga nama baik institusi dan memperkuat sinergi di wilayah hukum Polsek Cisoka yang meliputi tiga kecamatan, yakni Cisoka, Jayanti, dan Solear dengan total 25 desa.

“Bangun silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah teritorial Polsek Cisoka. Itu kunci menjaga keamanan dan ketertiban,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Cisoka yang baru, IPTU Aditya Surya Sakti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas arahan serta bimbingan dari pendahulunya.

“Terima kasih kepada Pak Anggio yang sebelumnya merupakan atasan saya, atas segala arahan dan bimbingannya. Semoga saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan sukses seperti beliau,” ungkap IPTU Aditya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjalin kolaborasi dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kecamatan Cisoka, Solear, dan Jayanti.

“Harapan saya, kita bisa terus bersinergi dan menambah saudara melalui silaturahmi yang terjalin dengan masyarakat,” ujarnya.

Acara pisah sambut tersebut turut dihadiri Camat Cisoka Sumartono, Sekcam Solear, Kepala Puskesmas Cikuya, Kepala Puskesmas Cisoka, Ketua MUI Cisoka KH Juhri, Ketua MUI Solear Kiai Muslihat, Ketua MUI Jayanti, para kepala desa se-Kecamatan Cisoka, Solear, dan Jayanti, Ketua KNPI Cisoka, H. Rebo Ketua GP Ansor, H. Iyus selaku tokoh masyarakat, Ketua Bhayangkari Kecamatan Cisoka, jajaran anggota Polsek Cisoka, perwakilan ormas, serta tokoh masyarakat setempat. (Rosmala)

Published in Banten
Go to top