Banten

Banten (7136)

TANGERANG, lensafokus.id – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Ribuan warga larut dalam suasana penuh keceriaan saat mengikuti Gerak Jalan Sehat bersama warga Graha Lestari dan karnaval warga Graha Pesona, Citra Raya, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dilepas Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, yang hadir di tengah masyarakat sekaligus mengajak warga menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana mempererat persatuan dan kebersamaan.

Di hadapan warga, Intan menekankan bahwa semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui perayaan semata. Menurutnya, nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial dan kerukunan harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

«“Mari kita jaga kerukunan. Mari kita perkuat gotong royong. Mari kita peduli terhadap lingkungan, mari kita bersama-sama mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang. Jangan hanya kompak ketika ada kegiatan dan perayaan, tetapi mari kita bangun kebersamaan ini dalam kehidupan sehari-hari,” ajak Intan.»

Ia menilai antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata masih kuatnya semangat kebersamaan di tengah warga.

Mulai dari anak-anak, pemuda hingga orang tua tampak berbaur mengikuti gerak jalan sehat. Suasana semakin semarak dengan berbagai aktivitas dan karnaval warga yang mengangkat nuansa perayaan kemerdekaan.

“Saya melihat satu hal yang luar biasa. Warga dari anak-anak, pemuda sampai orang tua bisa hadir bersama, bergerak bersama, bergembira bersama. Warganya rukun dan kompak,” ungkapnya.

Kemerdekaan Harus Diisi dengan Karya

Lebih jauh, Intan mengingatkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan momentum untuk kembali mengenang jasa dan pengorbanan para pejuang bangsa.

Namun, menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui karya, pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Semangat para pejuang harus kita lanjutkan dengan karya dan pengabdian. Kalau para pejuang dahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, dengan prestasi, menjaga dan persatuan,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat memulai semangat tersebut dari lingkungan masing-masing dengan memperkuat kepedulian dan kebersamaan.

“Mari kita wujudkan semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, mulai dari lingkungan kita masing-masing,” imbuhnya.

Intan juga menyampaikan apresiasi kepada Plt. Camat Panongan beserta jajaran, Forkopimcam, para kepala desa dan lurah, panitia penyelenggara serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, kegiatan seperti gerak jalan sehat dan karnaval memiliki nilai penting karena tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mempertemukan masyarakat dalam suasana yang positif dan penuh kebersamaan.

“Jangan hanya mengejar sampai finish, tetapi nikmati kebersamaannya. Saling menyapa, saling tersenyum, dan tetap jaga ketertiban serta kesehatan,” pesan Intan.

Semarak Gerak Jalan Sehat dan karnaval warga di Panongan pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari lingkungan paling dekat, yakni melalui kerukunan, gotong royong dan kepedulian antarwarga. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) kehormatan pada acara renungan suci dalam rangka peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Arya Wangsakara, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Upacara renungan suci yang digelar tepat pukul 00.00 WIB, 16 Agustus 2026 tersebut berlangsung khidmat dengan menggunakan pencahayaan dari nyala api obor.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan upacara renungan suci menjelang peringatan HUT kemerdekaan RI bukan hanya untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk menguatkan tekad, semangat dan melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa untuk meraih cita-cita.

"Upacara renungan suci ini tidak hanya untuk mengenang jasa para pejuang, tapi juga jadi momentum bersama untuk saling menguatkan tekad melanjutkan perjuangan dan mengisi kemerdekaan ini demi kebahagiaan nusa dan bangsa," ungkap Bupati Maesyal

Lanjut dia, para pahlawan yang dikenal, maupun yang tidak dikenal, baik nama dan tempatnya berjuang dengan sepenuh hati, keiklasan dan bahkan mengurbankan nyawanya untuk meraih kemerdekaan. Semangat juang ini harus terus digelorakan dan dijaga, jangan sampai padam kepada generasi penerus untuk meneruskan perjuangan mengisi kemerdekaan dengan berperan aktif dalam pembangunan

"Perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula dan jalan kebajikan yang ditempuh adalah jalan kami juga. Semangat juang dan pengorbanan mereka harus kita lanjutkan. Kita juga mendoakan semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, di tempatkan di tempat yang sebaik-baiknya," imbuhnya.

Saat membacakan naskah upacara renungan suci, Bupati Maesyal mengatakan, perjuangan para pahlawan tidak akan pernah terlupakan. Mereka akan selalu dikenang dan dihormati oleh seluruh generasi bangsa.

"Kami yang hadir pada upacara renungan suci untuk mengenang arwah dan jasa-jasa pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di Taman Makam Pahlawan Arya Wangsakara. Tercatat sebanyak 17 pahlawan terdiri dari 4 pahlawan angkatan bersenjata dan 13 badan perjuangan," ujarnya.

Usai pembacaan naskah tersebut, dilanjutkan prosesi mengheningkan cipta dan tabur bunga ke makam-makam para pahlawan dan diakhiri pembacaan doa serta dilakukan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan yang dipimpin komandan upacara.

Hadir pada acara tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta unsur TNI, Polri dan anggota Pramuka. (Red)

LEBAK, lensafokus.id – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 terus menggema di tengah masyarakat. Momentum bersejarah tersebut menjadi pengingat atas perjuangan para pahlawan sekaligus ajakan untuk terus menjaga persatuan dan semangat kebangsaan.

Nuansa merah putih turut mewarnai peringatan HUT ke-81 RI di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Lebak. Salah satunya disuarakan oleh Badak Banten Perjuangan melalui pesan nasionalisme dan ajakan untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif.

Dengan mengusung semangat “Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia”, Badak Banten Perjuangan menegaskan bahwa kemerdekaan tidak semata-mata menjadi seremoni tahunan, tetapi merupakan warisan perjuangan yang harus dijaga dan diisi dengan kontribusi nyata.

HUT ke-81 RI juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang yang telah mengorbankan tenaga, pikiran hingga nyawa demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di tengah perkembangan zaman, semangat perjuangan tersebut diharapkan tetap tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda. Persatuan, kepedulian terhadap sesama serta kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan dinilai menjadi bagian penting dalam meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.

“Kemerdekaan adalah hasil perjuangan. Tugas kita hari ini adalah menjaga, mengisi, dan meneruskan perjuangan tersebut,” menjadi pesan yang disampaikan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Badak Banten Perjuangan pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Terus melangkah, terus berjuang, dan terus menjaga Indonesia dalam bingkai persatuan. (C2p)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Minggu (16/8/2026) dini hari.

Suasana hening menyelimuti kawasan TMP Taruna ketika jajaran Pemerintah Kota Tangerang bersama unsur TNI, Polri, serta elemen terkait mengikuti rangkaian Apel Kehormatan dan Renungan Suci untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan mengatakan, Renungan Suci menjadi momentum untuk mengenang sekaligus mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan.

«“Alhamdulillah, malam hari ini kita dapat melaksanakan Renungan Suci sekaligus mengirimkan doa kepada arwah para pahlawan. Semoga perjuangan beliau menjadi pembelajaran bagi kita, generasi-generasi yang saat ini dan berikutnya,” ujar Maryono.»

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Tangerang, untuk turut merenungkan makna kemerdekaan. Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini tidak terlepas dari sejarah panjang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

«“Siapapun kita, di manapun kita berada, khususnya masyarakat Kota Tangerang, agar kita dapat mengenang perjuangan para pahlawan. Mereka merebut kemerdekaan ini dengan darah dan air mata. Mari kita hayati makna dari perjuangan kemerdekaan Indonesia agar kita tidak melupakan sejarah,” tutur Maryono.»

Sementara itu, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0506/Tangerang Letkol Inf. Yuki Amanan menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk kembali mengingat jasa, pengorbanan, serta semangat perjuangan para pahlawan.

Menurutnya, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pahlawan tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini, terutama di tengah perkembangan teknologi dan berbagai tantangan zaman.

«“Perjuangan pahlawan kita dalam menggapai cita-cita tidak pernah mengenal pantang mundur dan tidak pernah mengenal menyerah. Semangat itu harus selalu kita teruskan, nilai-nilai positifnya harus selalu kita tebarkan kepada generasi penerus bangsa di manapun kita berada di Indonesia,” ungkap Yuki Amanan.»

Ia menambahkan, tradisi Apel Kehormatan dan Renungan Suci memiliki nilai penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk terus menghargai jasa para pahlawan.

«“Tradisi ini mempunyai banyak nilai dalam sendi-sendi kehidupan kita. Ini harus terus diingat dan kita laksanakan, karena kita harus selalu mengenang tradisi untuk menguatkan jati diri kita sebagai warga negara Indonesia,” tambahnya.»

Melalui Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar memaknai kemerdekaan melalui kegiatan seremonial. (Sumarna)

Tangerang, lensafokus.id - Daftar lengkap Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Cisoka Tahun 2026. Sebanyak 24 calon terpilih dari berbagai sekolah di lingkungan Kecamatan Cisoka siap bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Berikut adalah daftar nama lengkap calon Paskibraka beserta asal sekolahnya:

Giant Putra Ramadan dari SMAN 8 Kab. Tangerang, M. Naufal Rafifah Al Aisy dari MAS Daarul Falahiyyah, Muhammad Diaz Ramadhan dari MA Fathurrobbaniy, Trimana Santadewi Simanjuntak dari SMK Gyokai Indonesia, Ridho Pratama dari MA Fathurrobbaniy, Syifa Nur Aini dari SMK Gema Bangsa, Keyzen Revano dari MA Fathurrobbaniy, Gusti Putra Ramadhan dari MA Fathurrobbaniy, Muhammad Roffi Ullah dari SMK Gema Bangsa, Muhammad Nizam Fajari Wijaya dari MAS Daarul Falahiyyah, Muhammad Fajar dari SMK Yapisda, Muhammad Febriyan Suherman dari MA Fathurrobbaniy, Andisti Hizrina Rahmadian dari SMK Yapisda, Dinda Aulia dari SMK Yapisda, Aisyah dari SMK Yapisda, Ni Made Indah Ayu Widiawati dari SMAN 8 Kab. Tangerang, Silfana dari SMK Yapisda, Seviya dari SMK Gyokai Indonesia, Annisa Naila Sasmita dari SMAN 8 Kab. Tangerang, Ahmad Karim Azzaki dari MA Fathurrobbaniy, Dedy Apiandi dari SMK Gema Bangsa, Muhammad Yusup Alfarizki dari SMK Yapisda, Fajri Nurseptiawan dari SMK Gema Bangsa, serta Intan Wulandari dari SMK Gyokai.

Para Paskibraka ini merupakan hasil seleksi yang dinilai memiliki kemampuan, kedisiplinan, serta semangat dan tanggung jawab untuk menjalankan tugas mulia sebagai pengibar bendera pusaka.

Seluruh calon selanjutnya telah dibimbing oleh 24 orang pelatih yang telah ditetapkan, yaitu Muhamad Bustomi, M Pirman Nourdin, Agit Firmansyah, Muhammad Said Abdullah, Muhammad Rifki Sudrajat, Muhammad Fauzan Satryo, Muhammad Aditya, Dava Aldany, Lukas Wijaya, Muhammad Ridwan, Rabiah Al-Ramadhan, Alfachri Maulana, Muhammad Nuril Fathin, Wildan Maulana Dzikri, Mutia Aulia Putri, Novrefelya Jesica, Reva Ayu Wanita, Tiara Sinta, Velyna Kania Dewi Fauzi, Chika Aprilia Putri, Siti Eka Aprilia Putri, Ifana Anggraeni, Salsabilah Putri, dan Bahtiar Muzaki. Seluruh tim pelatih membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan baris-berbaris para Paskibraka Tingkat Kecamatan Cisoka agar tampil maksimal saat menjalankan tugas nanti.

Diharapkan, melalui kegiatan ini lahir generasi muda yang tidak hanya terampil dalam baris-berbaris, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, dan menjadi teladan kedisiplinan di lingkungan masyarakat.

Selamat bertugas dan selamat berkarya bagi seluruh calon Paskibraka dan pelatih Kecamatan Cisoka Tahun 2026. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kehormatan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. (Lingga)

Tangerang, lensafokus.id - Camat Cisoka Sumartono mengukuhkan 24 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Gedung Serba Guna Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang pada Sabtu Malam (15/08/2026). Seluruh anggota Paskibraka ini akan bertugas pada upacara HUT ke-81 RI nanti Senin (17/08/2026). Hadir dalam pengukuhan Sekcam Hj.Nurbaeti, Kasi Pemberdayaan Ismail, Kasi Binwas Supriyatna, Kasi Pelayanan Sidar Nababan, Kasubag Umpeg Imelda, PLT Kasi Trantib Anam, Kasubag Keuangan Febbry.

Hadir juga, Anggota TNI Koramil 13 Cisoka yang mewakili Danramil, Anggota Polri dari Polsek Cisoka yang mewakili Kapolsek.

Pengukuhan diawali dengan pelantunan lagu Indonesia Raya dan Mengheningkan Cipta. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh Camat Cisoka Sumartono yang diikuti seluruh anggota Paskibraka.

Fajri Nurspetiawan anggota Paskibraka dari sekolah SMK Gema Bangsa menjadi perwakilan dalam pengukuhan ini. Ia memegang bendera Merah Putih ditaruh di dada kanan selama membacakan ikrar.

IMG 20260815 WA0057

Berikut bunyi ikrar pengukuhan anggota Paskibraka:
Ikrar putera Indonesia

Aku mengaku putera Indonesia dan berdasarkan pengakuan itu

Aku mengaku bahwa aku adalah makhluk Tuhan Sang Maha Pencipta, dan bersumber pada-Nya

Aku mengaku bertumpah darah satu, Tanah Air Indonesia

Aku mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia

Aku mengaku bernegara satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945

Aku mengaku berjiwa dan berideologi satu, jiwa dan ideologi Pancasila, dan satu UUD negara republik Indonesia tahun 1945

Aku mengaku bertujuan satu, masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila

Aku mengaku kemerdekaan dalam kesatuan budaya bangsa

Aku mengaku sebagai generasi penerus, perjuangan besar kemerdekaan dengan akhlak dan ihsan menurut ridha Tuhan Yang Maha Esa,

 

Berdasarkan pengakuan-pengakuan ini dan demi kehormatanku sebagai kader bangsa aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku untuk mengamalkan semua pengakuan ini dalam karya hidupku sehari-hari

 

Semoga Tuhan yang Maha Esa memberkati niatku ini dengan taufik dan hidayah-Nya serta inayah-Nya.

Setelah pembacaan ikrar, Fajri melepas lalu mencium bendera Merah Putih. Kemudian, upacara dilanjutkan dengan Sumartono membacakan pernyataan pengukuhan.

"Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Kecamatan Cisoka tahun 2026 yang akan bertugas pada tanggal 17 Agustus tahun 2026, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,".

Sebagai tanda pengukuhan Paskibraka, Sumartono menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan pemasangan kendit kepada pemimpin upacara. Pengukuhan selesai dan diakhiri dengan ucapan selamat dari seluruh pihak yang hadir kepada anggota Paskibraka. (Lingga)

Page 20 of 714
Go to top