Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberangkatkan sebanyak 59 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tenaga medis untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra Barat dan Aceh. Pelepasan bantuan kemanusiaan tersebut dilakukan pada Kamis, 11 Desember 2025, pukul 14.45 WIB.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa pengiriman personel tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pemkot Tangerang dalam membantu warga yang terdampak bencana di sejumlah daerah di Sumatra. Arahan pengiriman personel disampaikan Sachrudin saat memimpin apel siaga bencana Kota Tangerang di Lapangan Parkir Situ Cipondoh, Rabu (10/12/2025).
“Saya menginstruksikan jajaran agar segera mengirimkan personel BPBD dan tim medis ke wilayah Sumatra Barat dan Aceh untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir bandang dan longsor,” ujar Sachrudin.

Ia menjelaskan, seluruh personel yang diberangkatkan merupakan tenaga terlatih dan memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Nantinya, seluruh tim akan terkoordinasi dalam satu sistem kerja terpadu agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara optimal.
“Personel yang dikirim memiliki kompetensi dan pengalaman yang dapat diandalkan. Mereka akan bekerja secara terkoordinasi agar proses pemulihan pascabencana berjalan efektif,” jelasnya.
Sachrudin menegaskan, langkah tersebut merupakan wujud nyata solidaritas Pemerintah Kota Tangerang terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Ini adalah bentuk komitmen kami membantu saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Semoga bantuan yang kita berikan, berapa pun nilainya, dapat meringankan beban mereka yang sedang tertimpa musibah,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di wilayah Kota Tangerang. Penetapan status tersebut merujuk pada peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memproyeksikan curah hujan akhir 2025 hingga awal 2026 berada di atas normal akibat anomali iklim global.
“Sepanjang tahun ini, tren kejadian banjir, genangan air, dan angin kencang meningkat secara signifikan. Status siaga darurat ini berlaku mulai Desember 2025 hingga Maret 2026. Ini bukan formalitas, melainkan ajakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama,” tegas Sachrudin.
Selain pengiriman personel, Pemkot Tangerang juga telah menggalang dana kemanusiaan. Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp477 juta, yang dikelola oleh Dinas Sosial dan akan disalurkan melalui lembaga resmi sesuai kebutuhan masyarakat terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, menambahkan bahwa pihaknya turut mengirimkan lima orang anggota Baznas ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk membantu penanganan pascabencana. Selain itu, satu orang anggota telah lebih dahulu diberangkatkan guna memetakan kondisi wilayah serta mendata kebutuhan warga terdampak.
“Kami juga membuka layanan jasa titipan (jastip) pengiriman bantuan gratis bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Aslie.
Baznas Kota Tangerang juga terus menghimpun bantuan dari masyarakat yang dapat disalurkan secara resmi melalui TangerangSedekah.id/danabencana, atau melalui transfer rekening BSI 588.855.8870 dan BCA 002.360.2323 atas nama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Hingga 9 Desember 2025, dana yang terkumpul dari masyarakat melalui Baznas Kota Tangerang tercatat mencapai Rp309 juta.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra dan Aceh. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup,” pungkas Aslie. (Sumarna)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Jum’at Keliling yang digelar di Masjid Jami Al-Huda, Kampung Seglog, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/25).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Rajeg beserta jajaran Forkopimcam, Kepala Desa Sukamanah dan perangkat desa, pengurus DKM Masjid Al-Huda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jamaah salat Jumat.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukurnya bisa bersilaturahmi langsung dengan masyarakat melalui program Jum’at Keliling. Ia menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keimanan, pendidikan akhlak, penguatan ukhuwah islamiyah dan kepedulian sosial.
“Masjid merupakan pusat kegiatan umat. Dari masjidlah nilai-nilai kebaikan ditanamkan, persaudaraan dipupuk, dan kebersamaan dibangun. Oleh karena itu, masjid harus terus dimakmurkan dengan berbagai kegiatan positif,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia sangat mengapresiasi peran aktif pengurus DKM dan masyarakat Kampung Seglog yang selama ini bersama-sama menjaga dan memakmurkan Masjid Jami Al-Huda. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan merupakan cerminan masyarakat yang religius, rukun, dan peduli terhadap lingkungan.
Lebih lanjut, dia juga menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Tangerang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus seimbang dengan pembangunan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong program-program keagamaan, baik pembinaan lembaga keagamaan, peningkatan sarana ibadah, maupun penguatan peran masjid sebagai pusat kegiatan umat. Semua ini membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak para orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan masjid sebagai tempat untuk membimbing dan membentuk generasi muda agar memiliki karakter kuat, akhlak mulia, serta fondasi keimanan yang kokoh di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi.
“Masjid harus menjadi benteng moral dan rumah kedua bagi anak-anak dan remaja kita. Mari kita hidupkan masjid dengan pengajian, pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan sosial kemasyarakatan,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Bupati Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas lingkungan, sehingga Desa Sukamanah dan Kecamatan Rajeg dapat terus berkembang wilayahnya
Program Jum’at Keliling ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah yang hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, masukan, serta memantau pelaksanaan program pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal bantuan Rasyid secara simbolis memberikan pemasangan sambungan air bersih PDAM secara gratis kepada 250 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/2025).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program “Air Bersih untuk Rakyat” yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR). Selain pemasangan gratis, warga juga mendapatkan gratis pemakaian air selama tiga bulan pertama.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, kehadirannya bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Direktur Utama PDAM TKR, bertujuan untuk memastikan dimulainya komitmen pembangunan jaringan air bersih di wilayah yang selama ini belum terlayani air bersih secara optimal.
“Hari ini kita mulai pembangunan jaringan layanan air bersih PDAM di Desa Tanjakan Mekar. Seluruh peralatan sudah siap dan mulai dibangun. Alhamdulillah, masyarakat yang sejak lama menunggu layanan air bersih kini bisa segera menikmatinya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, pada tahap awal sekitar 250 KK yang mendapatkan sambungan air bersih secara gratis, termasuk penyediaan biaya pemakaian air selama tiga bulan pertama. Setelah memasuki bulan keempat, warga baru dikenakan pembayaran sesuai dengan pemakaian.
“Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian Pemda bersama PDAM. Harapannya, pelayanan air bersih ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan menunjang kebutuhan sehari-hari warga,” tambahnya.
Dia juga menyampaikan aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Pihaknya berjanji akan mengupayakan perbaikan sejumlah ruas jalan di Desa Tanjakan Mekar pada tahun 2026 mendatang.
Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Safar mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen Perumdam untuk menghadirkan layanan air bersih yang merata dan terjangkau bagi masyarakat.
“Melalui program Air Bersih untuk Rakyat ini, kami melakukan pemasangan jaringan pipa air bersih untuk 250 KK di Desa Tanjakan Mekar secara gratis. Selain itu, PDAM TKR juga memberikan bantuan sembako kepada seluruh penerima manfaat,” ungkapnya.
Program Air Bersih untuk Rakyat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air serta meningkatkan kualitas hidup warga di Desa Tanjakan Mekar dan sekitarnya.
Salah satu warga Desa Tanjakan Mekar, Asep mengungkapkan rasa terima kasih dan terima kasih atas bantuan yang selama ini ia dan warga idam-idamkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang dan PDAM. Sambungan air bersih ini sangat dibutuhkan masyarakat. Pemasangan gratis dan pemakaian air gratis selama tiga bulan sangat membantu kami,” ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Unsur Forkopimda menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Maung 2025. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Jum'at (19/12/25)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa komitmen bersama seluruh unsur, baik perangkat daerah, TNI, Polri, OKP dan elemen masyarakat untuk memastikan keamanan kondusifitas wilayah dan kesiapsiagaan selama Natal 2025 dan perayaan tahun baru 2026
"Apel ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama untuk memberikan rasa aman, nyaman, tertib dan tetap kondusif bagi seluruh masyarakat yang merayakan Natal maupun menyambut pergantian tahun," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Bupati Maesyal yang membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa momen Nataru tahun ini berpotensi menghadirkan aktivitas masyarakat yang sangat tinggi. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat hampir 8 persen dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, BMKG mencatat adanya tiga sistem siklonik yang meningkatkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi bersamaan dengan puncak musim hujan November 2025 hingga Februari 2026.
“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra. Seluruh layanan Nataru harus mampu memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebagai wujud kesiapan nasional, Polri menggelar Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026, dengan dukungan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait,” ujarnya
Lanjut dia, di Kabupaten Tangerang menyiagakan 650 personel, dengan 178 personel bertugas setiap hari, serta 374 personel tambahan pada malam pergantian tahun. Pemkab bersama Polres dan Kodim juga mendirikan 6 Pos Pengamanan, 3 Pos Terpadu, dan 2 Pos Pelayanan di jalur tol.
"Koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif, termasuk pengamanan rumah ibadah dan titik-titik keramaian. Kita telah sepakat melakukan monitoring ketat dan mengimbau masyarakat agar menghindari pawai kendaraan yang berisiko membahayakan keselamatan,” jelasnya.
Selain pengamanan Nataru, Pemkab Tangerang juga mempersiapkan mitigasi menghadapi potensi bencana di puncak musim hujan. Sebanyak 15 titik rawan banjir telah dipetakan, termasuk wilayah Tanjung Burung, Pengemis, Gelap, Cikadek, Jayanti, Soka, dan Teluk Naga. Sarana evakuasi dan penanganan darurat juga diperkuat, termasuk penyediaan 14 chainsaw untuk penanganan pohon tumbang, 14 perahu, serta 26 dayung, yang disebar di titik-titik strategis.
Selain itu, logistik darurat seperti perlengkapan bayi, makanan, dan beras disiapkan untuk kebutuhan mendesak masyarakat. DLHK bersama BPBD juga melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalur utama guna mengantisipasi potensi tumbang saat hujan dan angin kencang.
“Ini bentuk kesiapsiagaan bersama untuk memastikan penanganan cepat, tepat dan akurat jika terjadi keadaan darurat,” ungkapnya
Dia pun meminta seluruh unsur keamanan dan pemerintah daerah untuk bekerja secara solid, disiplin, dan responsif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat yang akan merayakan liburan Nataru untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan serta tidak memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan
“Keberhasilan pelayanan Nataru adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya
Setelah apel gelar pasukan, Bupati bersama unsur Forkopimda melakukan pengecekan tenda siaga bencana yang telah didirikan sebagai pos kesiapsiagaan terpadu menghadapi potensi cuaca ekstrem. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Amanah Rasa Optima yang berlokasi di Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Kabupaten Tangerang menghadapi tantangan besar bonus demografi, di mana setiap tahun terdapat sekitar 60–80 ribu penduduk usia produktif baru. Kondisi tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan agar mampu terserap di dunia kerja. Peresmian LPK tersebut diharapkan mampu memperkuat peningkatan kualitas sumber daya manusia usia produktif.
“Setiap tahun masyarakat usia produktif terus bertambah. Kabupaten Tangerang merupakan wilayah industri, perdagangan, dan jasa sehingga banyak masyarakat dari luar daerah datang untuk mencari pekerjaan. Oleh karena itu, yang harus kita lakukan adalah menyiapkan kualitas SDM agar siap kerja, salah satunya melalui LPK seperti ini” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang telah melakukan berbagai upaya, mulai dari kerja sama dengan perusahaan, penyediaan bantuan permodalan melalui perbankan dan BUMD, hingga pengembangan kewirausahaan. Namun demikian, keberadaan balai dan lembaga pelatihan kerja masih sangat dibutuhkan untuk menjembatani kebutuhan industri akan kesiapan dan kompetensi tenaga kerja.
“BLK yang dimiliki Pemda saat ini masih terbatas. Dengan hadirnya LPK Amanah Rasa Optima sebagai mitra pemerintah daerah yang dapat membantu mencetak calon tenaga kerja yang siap pakai,” ujarnya.
Menurut dia, komunikasi dan sinergi antara LPK, perusahaan, dan Dinas Tenaga Kerja sangat dibutuhkan agar pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga setelah lulus mengikuti pelatihan di LPK, calon tenaga kerja benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.
“Jangan sampai industri membutuhkan keahlian tertentu, tetapi yang kita latih justru tidak sesuai. Maka komunikasi dan kerja sama dengan perusahaan sangat penting,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LPK Amanah Rasa Optima, Ali Muchtar, menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya berkomitmen untuk berkontribusi dalam penyaluran tenaga kerja, khususnya bagi generasi muda. Ia menyebutkan bahwa pihaknya mendapat amanah dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengoptimalkan penempatan tenaga kerja ke Jepang melalui kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan.
“Kami melihat potensi demografi anak-anak muda ini sangat besar, namun penyaluran tenaga kerjanya masih terbatas. InsyaAllah melalui LPK ini, kami siap bantu memfasilitasinya," ujar Ali. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Forkopimda dan pengusaha transporter menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan jam operasional truk tambang jelang Natal 2025 dan tahun baru 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Tangerang yang didampingi unsur Forkopimda, Wakil Bupati dan Sekda Kab. Tangerang di Aula Pondopo Bupati, Kamis (18/12/25)
Pada rapat koordinadi tersebut menghasilkan kesepakatan penghentian sementara kegiatan operasional truk pengangkut hasil tambang terhitung mulai tanggal 24 Desember 2025 - 4 Januari 2026 di jalan nontol wilayah Kabupaten Tangerang
"Sementara kami liburkan dulu operasional truk tambang menyambut Natal dan Tahun Baru, juga musim penghujan mulai tanggal 24 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Bupati Maesyal Rasyid menandaskan bahwa kesepakatan tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas dan keamanan masyarakat, khususnya menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026. Pihaknya tidak melarang usaha para pengusaha transporter, tetapi diatur agar aktivitas pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan keamanan dan hak masyarakat untuk merasa aman di lingkungan mereka sendiri
"Kami atur supaya aktivitas pembangunan tetap berjalan dan aktivitas usaha bapak-bapak tetap bisa berjalan, warga masyarakat kami ini bisa nyaman, bisa aman dan bisa kondusif," tandasnya
Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh pengusaha transporter untuk mematuhi aturan jam operasional dan spesifikasi kendaraan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, Pemkab Tangerang juga berkomitmen untuk terus menguatkan sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian untuk memastikan tidak ada lagi pelanggaran yang memicu keresahan publik di masa mendatang demi kepentingan bersama.
"Ke depan bapak-bapak harus mematuhi peraturan perundangan yang berlaku termasuk peraturan lalu lintas. Jangan sampai sopir tidak punya SIM, bak mobil truk melampaui batas, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di wilayah kami," tegasnya
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah juga menegaskan bahwa keputusan penghentian sementara kegiatan operasional truk pengangkut hasil tambang tersebut diambil menyusul adanya laporan terkait kerusakan jalan yang masif akibat truk dengan tonase berlebih/overload, serta ketidakpatuhan sopir terhadap peraturan lalu lintas.
"Perwakilan dari pengusaha angkutan dan juga penerima bahan material sudah menyepakati ingin mengikuti peraturan yang ditetapkan. Pada intinya, kalau kita sama-sama tertib, sama-sama disiplin, sama-sama berkomitmen, hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi," tandasnya
Dia juga meminta semua pihak memegang teguh hasil kesepakatan yang telah ditandatangani bersama sehingga ketertiban dan kondusifitas wilayah, khususnya menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026 dapat terwujud. (Red)