KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan Peningkatan Pendidikan Politik di halaman Kantor Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 112 peserta yang berasal dari berbagai unsur dan instansi. Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, di antaranya Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Junadi, Ketua KPU Kota Tangerang Qori Ayatulloh, Camat Karawaci Dr. H. Achmad Zuldin Syafii, A.P., M.Si., serta Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Wawan Fauzi, S.E., S.Kom., M.M.
Kegiatan pendidikan politik tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai politik, demokrasi, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ketua KPU Kota Tangerang, Qori Ayatulloh, mengatakan pendidikan politik memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat agar dapat menggunakan hak politik secara bijak dan bertanggung jawab.
«“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai politik, demokrasi, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Qori.»
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan hak politik secara bijak, menjaga persatuan, serta berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi.
Menurut Qori, pemahaman politik yang baik diharapkan dapat mendorong masyarakat menjadi pemilih yang cerdas sekaligus mampu menjaga suasana demokrasi yang sehat dan kondusif.
Sementara itu, Camat Karawaci Dr. H. Achmad Zuldin Syafii, A.P., M.Si., menyampaikan bahwa pendidikan politik kepada masyarakat sangat penting untuk membangun kesadaran dan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Ia juga menilai kehadiran unsur DPRD dan KPU dalam kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai peran lembaga negara serta proses penyelenggaraan pemilu.
«“Pendidikan politik kepada masyarakat sangat penting untuk membangun kesadaran dan kedewasaan dalam berdemokrasi. Kehadiran unsur DPRD dan KPU juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat,” tutur Zuldin.»
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme dari para peserta. Pemerintah Kecamatan Karawaci berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pendidikan politik dan partisipasi masyarakat.
«“Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna meningkatkan kualitas pendidikan politik dan partisipasi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Karawaci,” ujarnya.»
Kepala Dinas Kesbangpol Kota Tangerang, Wawan Fauzi, S.E., S.Kom., M.M., sekaligus membuka kegiatan Peningkatan Pendidikan Politik tersebut.
Dalam sambutannya, Wawan memberikan apresiasi kepada jajaran Kecamatan Karawaci yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan rasa senangnya dapat kembali hadir di wilayah Kecamatan Karawaci.
«“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Camat Karawaci atas terselenggaranya acara ini. Alhamdulillah, saya menghadiri acara ini di Kecamatan Karawaci. Dari jam 07.00 WIB saya sudah sampai, karena saya merasa seperti pulang lagi. Dulu saya pernah berada di Kecamatan Karawaci,” ujar Wawan.»
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah hadir serta mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. (Sumarna)
TANGERANG, lensafokus.id – Tanggal 18/8/2026 Kabar kejadian kebakaran terjadi di lokasi usaha PT Panca Paper yang beralamat di Jalan Sanggego Raya No.8, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Tangerang, pada hari Selasa, 18 Agustus 2026. Kebakaran ini melanda tumpukan kardus, yang diduga kuat terjadi akibat suhu udara yang sangat panas saat itu.
Berdasarkan laporan yang diterima pada pukul 13.13 WIB dari Mako dengan pelapor Ibu Rosiana, peristiwa ini pertama kali disadari oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap perlahan keluar dari area pabrik. Warga segera melaporkan hal tersebut ke pos satpam terdekat. Satpam pun langsung menghubungi Tim K3 perusahaan untuk berupaya memadamkan api menggunakan air hidran, namun usaha tersebut belum cukup karena api semakin membesar. Karena tidak sanggup menanganinya sendiri, pihak perusahaan melalui Ibu Rosiana segera menghubungi tim pemadam kebakaran Kota Tangerang untuk meminta bantuan.
Tim pemadam pun berangkat menuju lokasi pada pukul 13.15 WIB, dan tiba di tempat kejadian pada pukul 13.25 WIB. Setelah bekerja keras berjuang meredakan si jago merah, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.30 WIB.
Untuk penanganan kejadian ini, telah dikerahkan:Priuk beserta 15 orang personil
- 1 Unit Tangki Blendung beserta 2 orang personil
- 4 Unit Kendaraan Mako beserta 4 orang personil
Turut hadir membantu menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi adalah pihak Polsek Karawaci, serta Babinsa dan Binamas.
Syukurlah, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp100 Juta. (Sumarna)
TANGERANG, lensafokus.id — Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengajak Jami’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Mubaligoh (JPPPM) untuk terus membawa ilmu, nilai-nilai keagamaan, serta manfaat pesantren ke tengah masyarakat melalui pendidikan, dakwah, dan keteladanan.
Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diinisiasi JPPPM Kota Tangerang di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Rabu (19/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sachrudin hadir bersama Hj. Masturoh Sachrudin, selaku Pembina JPPPM Kota Tangerang, serta ratusan anggota JPPPM se-Provinsi Banten.

Menurut Sachrudin, JPPPM memiliki peran strategis karena menjadi wadah bagi para perempuan pengasuh pesantren dan mubaligoh yang memiliki kedekatan dengan dunia pendidikan serta pembinaan generasi.
Karena itu, ia berharap nilai-nilai ilmu dan kebaikan yang tumbuh di lingkungan pesantren tidak hanya berhenti di dalam pondok, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga dan masyarakat.
“Para pengasuh pesantren dan mubaligoh tidak hanya mendidik di lingkungan pondok, tetapi juga menjadi sumber ilmu dan keteladanan bagi masyarakat. Mari kita bawa ilmu dan nilai-nilai kebaikan dari pesantren agar manfaatnya semakin luas,” ujar Sachrudin.
Ia menilai peran pengasuh pesantren, mubaligoh, ulama, dan orang tua semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial.
Kemudahan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memperoleh berbagai informasi perlu diimbangi dengan pendampingan agar mereka mampu menyaring informasi sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.
“Informasi begitu mudah didapatkan, tetapi tidak semuanya memberikan tuntunan yang baik. Di sinilah peran pengasuh pesantren, mubaligoh, ulama, dan orang tua untuk tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan akhlak dan memberikan keteladanan,” katanya.
Sachrudin juga mengapresiasi keberadaan JPPPM sebagai ruang silaturahmi sekaligus majelis ilmu bagi para perempuan pengasuh pesantren dan mubaligoh.
Ia berharap forum tersebut dapat terus menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, gagasan, dan pengetahuan dalam mengembangkan pendidikan serta dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Terus hidupkan majelis ilmu dan saling berbagi. Jadikan JPPPM sebagai wadah yang membawa manfaat, sehingga ilmu dari pesantren terus tumbuh dan dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sachrudin berharap kolaborasi antara pemerintah, pesantren, ulama, tokoh agama, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat dalam membangun generasi yang cerdas, adaptif, serta tetap kokoh memegang nilai-nilai keagamaan.
“Mari kita jadikan ilmu, keteladanan, dan kepedulian sebagai bekal membangun generasi. Dengan kolaborasi yang terus terjaga, insya Allah anak-anak kita tumbuh cerdas sekaligus berakhlak,” tutup Sachrudin. (Sumarna)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi Puskesmas Binong dan Puskesmas Kelapa Dua, sekaligus mengecek langsung layanan kesehatan yang dilakukan, Rabu (19/08/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi layanan kesehatan yang dilakukan kedua Puskesmas tersebut, mulai dari aspek kebersihan sampai dengan kecakapan petugas dalam melayani masyarakat
"Hari ini saya datang ke Puskesmas Binong dan dilanjut ke Puskesmas Kelapa Dua. Selama saya cek, alhamdulillah gedungnya, ruangannya bersih-bersih terus para perawat, petugasnya juga responnya cepat sekali untuk melayani pasien-pasien yang datang," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Ia menambahkan bahwa Puskesmas Binong dalam 1 hari bisa melayani sekitar 300 pasien dan Puskesmas Kelapa Dua mencapai sekitar 250 pasien sehari. Dia menandaskan semua yang datang dan membutuhkan pelayan harus dilayani dengan optimal.
"Pasien yang datang ke sini cepat harus dilayani dengan baik oleh teman-teman petugas yang ada di sini, baik dokternya, perawatnya, bidannya dan petugas yang lainnya," tegasnya
Menurut dia, layanan kesehatan yang baik, humanis dan cepat oleh Puskesmas merupakan bukti kepedulian dan kehadiran pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan optimal
"Ini membuktikan bahwa kita selalu peduli dan perhatian kepada masyarakat, khususnya kepada pasien yang datang ke sini. Mereka bisa ditangani dan dilayani dengan baik. Kalau ada pasien yang perlu rujukan, langsung dirujuk oleh pimpinan Puskesmas dan bersama perawat dihantarkan langsung pakai ambulan ke rumah sakit yang telah ditunjuk dan tidak dipungut bayaran apa-apa," ungkapnya
Bupati Tangerang mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Puskesmas tersebut atas pengabdian, dedikasi dan kesabarannya dalam melayani masyarakat yang datang untuk memeriksakan kesehatannya.
"Kami terima kasih kepada seluruh pegawai yang ada di Puskesmas Binong dan Puskesmas Kelapa Dua serta Puskesmas-Puskesmas lainnya yang ada di Kabupaten Tangerang. Terus semangat untuk kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) benar-benar menjadi pola penanganan Stunting yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri kegiatan Balita Kita Sehat, sekaligus mencanangkan program Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) di Kantor Desa Klutuk, Kecamatan Mekar Baru, Rabu (19/08/26)
“Melalui INOVASI TERPA GANTUNG, kita ingin membangun pola penanganan yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu, sehingga setiap anak yang membutuhkan perhatian dapat segera diketahui dan mendapatkan intervensi yang sesuai, dengan melibatkan lebih banyak pihak, dan multi sektor,”
Ia menandaskan, pencegahan dan penanganan Stunting harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak masa kehamilan, melalui pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, pola asuh yang tepat, serta lingkungan yang sehat
“Stunting bukan hanya persoalan tinggi dan berat badan serta kesehatan anak tetapi berkaitan dengan bagaimana kita bersama mampu berkomitmen penuh atas tumbuh kembang serta kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang,” tandasnya.
Wabup Intan berharap Desa Klutuk dan Kecamatan Mekar Baru dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan intervensi terpadu pencegahan stunting. Dia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah desa dan kecamatan untuk terus memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, serta seluruh unsur masyarakat.
“Data mengenai kondisi ibu dan anak juga harus terus diperbarui agar program yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan kepedulian, kita optimistis dapat menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas,” ujarnya
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peran para kader sangat penting karena berinteraksi langsung dengan keluarga dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai program kesehatan pemerintah.
“Saya juga berharap kegiatan Balita Kita Sehat tidak berhenti pada kegiatan seremonial hari ini. Pencanangan ini harus menjadi awal dari gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Mari kita bangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, masyarakat hingga pemerintah,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Klutuk, Ubaedilah mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kepedulian Wabup Intan terhadap kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG Desa Klutuk Kec. Mekar Baru. Kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG tersebut merupakan program inovasi Pemerintah Desa Klutuk yang berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Kecamatan Mekar Baru.
“Kehadiran Ibu tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting,” ujar Ubaedilah
Dia juga berharap Wabup Intan juga dapat membantu dan memfasilitasi berbagai upaya untuk mengatasi tantangan dan kendala yang dihadapi sehingga upaya pencegahan dan penanganan Stunting di Desa Klutuk dapat berjalan lebih baik lagi
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyerahkan secara simbolis bantuan telur dan melihat langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG). (red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menutup secara resmi kompetisi sepak bola Liga Bola Open Turnamen PIK 2 yang digelar di Lapangan Satuan Radar (Satradar) 401 Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan selain menjadi wadah bagi para pesepak bola untuk menunjukkan kemampuan, turnamen ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat, sekaligus juga mendorong pemberdayaan serta perekonomian masyarakat desa.
"Kompetisi sepak bola ini selain mempererat silahturahmi dan menjaga kebugaran, masyarakat juga dapat memanfaatkannya untuk jualan, sehingga perekonomian masyarakat desa juga dapat berputar," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, olahraga, khususnya sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki penggemar dan fanatisme yang sangat tinggi serta mendorong munculnya potensi-potensi baru dari tingkat desa. Untuk itu dia juga menekankan pentingnya sportivitas dan saling menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan dalam setiap pertandingan
"Penutupan Liga Bola Open Turnamen PIK 2 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mengembangkan olahraga serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tangerang," imbuhnya.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan, tidak hanya di Kabupaten Tangerang, tetapi juga meluas ke Kota Tangerang, Tangerang Selatan, hingga daerah lainnya.
“Ini kita mulai dari Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan nanti bisa dilebarkan ke Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan daerah lainnya,” ujarnya
Sementara itu, Komandan Satuan Radar 401 Tanjung Kait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kompetisi sepak bola yang digelar tersebut merupakan kerja sama dengan PIK 2 dalam rangka memeriahkan dan menyemarakan HUT ke-81 RI
Dia juga melaporkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan meriah. Masyarakat juga dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dengan suasana yang kondusif.
“Kami bersyukur kompetisi ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan meriah. Masyarakat juga sangat antusias menyaksikan pertandingan secara langsung,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan bakat serta membangun semangat sportivitas. (Red)