Kota Tangerang, lensafokus.id — Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat kelurahan se-Kecamatan Tangerang resmi dibuka pada Kamis pagi. Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman Kantor Kecamatan Tangerang dan dihadiri para dewan juri berpengalaman, para lurah se-Kecamatan Tangerang, ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kamis (30/4/2026).
Pembukaan STQ dilakukan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Malkan, S.IP., M.AP., yang mewakili Wali Kota Tangerang. Dalam sambutannya, Malkan menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta dari seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Tangerang.
Ia menegaskan bahwa STQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga bagian dari syiar Islam serta sarana pembinaan generasi Qur’ani.
“STQ ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda. Ini adalah langkah penting dalam membangun karakter anak-anak kita agar mencintai Al-Qur’an sejak dini,” ujar Malkan.
Menurutnya, STQ tingkat kelurahan menjadi fondasi penting dalam menjaring qori dan qoriah terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Tangerang ke tingkat kota.
Sementara itu, Camat Tangerang, Yudhi Pradana, dalam laporannya menyampaikan bahwa STQ tahun ini mempertandingkan sejumlah cabang lomba, di antaranya tilawah putra dan putri kategori anak-anak, tilawah remaja, tahfidz 1 juz dan tilawah, serta tartil Al-Qur’an.
“Peserta berasal dari delapan kelurahan se-Kecamatan Tangerang, dengan total sekitar 18 peserta dari masing-masing kelurahan,” jelas Yudhi.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan STQ ini rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan keagamaan serta persiapan menuju STQ tingkat Kota Tangerang.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlakul karimah,” tambahnya.
Dalam pesannya kepada para peserta, Yudhi mengingatkan agar momentum STQ dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas bacaan, hafalan, serta pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalian adalah duta-duta Al-Qur’an. Tampilkan yang terbaik dengan niat ibadah. Menang atau kalah itu hal biasa, yang utama adalah keberkahan ilmu dan semangat untuk terus belajar,” pesannya. (Sumarna)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka acara Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang digelar di Masjid Agung Al Amjad, Kamis (30/04/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan pentingnya terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mendorong kemajuan industri, kesejahteraan dan pertumbuhan perekonomian daerah.
"Dengan kolaborasi yang kuat, kita tidak hanya menciptakan stabilitas, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi kemajuan daerah, industri dan kesejahteraan pekerjanya," ujar Bupati Maesyal
Ia menegaskan bahwa May Day bukan sekadar momentum penyampaian aspirasi pekerja, tetapi juga refleksi membangun dunia kerja yang lebih adil dan manusiawi.
“Peringatan May Day bukan hanya menjadi momentum untuk menyuarakan aspirasi pekerja, tetapi juga menjadi refleksi bersama,” ujarnya.
Dia menyebut kontribusi buruh sebagai salah satu fondasi utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah cukup besar. Karena di balik setiap pertumbuhan ekonomi, ada tenaga, pikiran, dan dedikasi para buruh yang menjadi penggeraknya
Bupati menambahkan bahwa hubungan industrial yang harmonis bukan hanya tentang menghindari konflik, tetapi tentang membangun dialog yang terbuka, saling menghargai, serta mencari solusi bersama atas setiap tantangan yang ada.
"Hubungan industrial yang harmonis ini bukan hanya tentang menghindari konflik namun juga membangun dialog, saling menghargai dan mencari solusi bersama serta menciptakan stabilitas, agar dapat membuka peluang yang lebih besar bagi semua pihak," imbuhnya
Dia juga sangat mengapresiasi para buruh dengan serikat organisasinya atas dukungan dan kolaborasinya dalam merayakan May Day dengan kegiatan tasyakuran dan berbagi kepedulian kepada anak-anak yatim
"Terima kasih dan apresiasi kepada para buruh yang bersama-sama berkolaborasi merayakan May Day dengan kegitan tasyakuran dan berbagai kepedulian sosial yang juga memiliki makna mendalam sebagai pengingat pentingnya nilai kemanusiaan di tengah dinamika dunia kerja," ucapnya
Sebelum menutup acara tersebut, Bupati Maesyal menegaskan komitmen Pemkab Tangerang dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan perlindungan pekerja.
“Mari kita bangun komunikasi yang lebih baik, perkuat sinergi, dan ciptakan inovasi bersama demi terwujudnya Kabupaten Tangerang yang maju, industri yang kuat, dan pekerja yang sejahtera,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jum'at Keliling (Jumling) di Kecamatan Teluknaga, sekaligus melaksanakan salat Jum'at bersama masyarakat di Masjid Baitul Makmur Kampung Besar Kec. Teluknaga, Jum'at (01/05/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan kembali kegiatan Jumling merupakan sarana untuk mempererat silahturahmi dan menghimpun langsung berbagai saran, usulan dan informasi masyarakat terkait dengan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
"Kami hadir di sini bersilahturahmi dengan para tokoh agama dan masyarakat, para kyai dan tentu saja masyarakat dalam suasana yang lebih terbuka tanpa batasan. Selain itu juga mendengarkan aspirasi yang disampaikan untuk kami dapat bahas lebih lanjut nantinya," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Pihaknya berjanji apa yang telah disampaikan masyarakat termasuk juga kritikan akan menjadi bahan pertimbangan untuk memutuskan langkah-langkah perbaikan yang akan diambil nantinya.
"InsyaAllah apa yang disampaikan tadi nanti bisa cepat kita kabulkan, sekiranya perlu waktu dan pembahasan lebih lanjut, kami mohon juga masyarakat bisa bersabar, menunggu giliran," tandasnya.
Dia juga mengapresiasi masyarakat Kampung Besar atas sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan, salah satunya memajukan dan memakmurkan Masjid Baitul Makmur. Lahan masjid yang hanya sekitar 500 meter persegi pada tahun 2017, kini telah berkembang menjadi 1.300 meter persegi.
"Ini membuktikan bahwa masyarakat Kampung Besar terus peduli terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan, terus memakmurkan Masjid Baitul Makmur yang saat ini juga masih terus berproses agar lebih baik dan nyaman," ungkapnya
Pihaknya berharap setelah selesainya tahap pembagunan, Masjid Baitul Makmur bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, pelestarian dan pengembangan seni budaya serta kegiatan sosial lainnya.
"Masjid Baitul Makmur ini bukan hanya untuk kegiatan-kegiatan keagamaan tetapi pendidikan dan kegiatan-kegiatan sosial yang muaranya kepentingannya untuk kepentingan umum," ujarnya
Mengakhiri sambutannya, dia mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat Kampung Besar dalam pembangunan.
"Kami bersama jajaran mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan pertemuan ini bukan yang pertama ataupun yang terakhir. Mari kita kita dukung dan doakan bersama, insyaAllah pembangunan masjid ini bisa selesai sesuai dengan gambar dan waktu yang telah dirancang," pungkasnya. (Red)