Lebak, lensafokus.id – Puluhan warga bersama Organisasi Masyarakat Badak Banten Perjuangan (BBP) menggeruduk Kantor Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Selasa (30/12/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas sejumlah keluhan warga terhadap aktivitas PT Bocah Gunung yang berlokasi di Kampung Bunyut RT 02/03, Desa Kujangsari, Kecamatan Cileles.
Massa aksi menyuarakan delapan poin tuntutan yang dinilai krusial bagi kepentingan masyarakat sekitar perusahaan. Salah satu tuntutan utama adalah transparansi penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR). Warga menilai penyaluran CSR belum dirasakan secara merata dan menuntut keterbukaan agar manfaatnya tepat sasaran.
Selain itu, massa mendesak perusahaan memberikan kompensasi yang layak bagi warga yang terdampak langsung aktivitas operasional. Mereka juga meminta adanya audit terhadap penggunaan bahan bakar perusahaan, serta menegaskan larangan penggunaan BBM bersubsidi dan kewajiban beralih sepenuhnya ke BBM industri sesuai ketentuan yang berlaku.
Tuntutan lainnya mencakup kewajiban perusahaan mendaftarkan seluruh karyawan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan, penyesuaian upah pekerja sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), serta pengelolaan limbah yang sesuai standar lingkungan hidup guna mencegah pencemaran.
Dalam aksinya, massa juga menyoroti pentingnya penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), termasuk penggunaan alat pelindung diri bagi para pekerja. Tak kalah penting, mereka menuntut transparansi dokumen perizinan perusahaan, mulai dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Pantauan di lokasi, massa aksi tiba menggunakan sekitar 10 unit mobil dan sejumlah sepeda motor. Secara bergantian, para orator menyampaikan aspirasi melalui pengeras suara di halaman Kantor Kecamatan Cileles.
“Unjuk rasa ini kami lakukan di Kantor Kecamatan Cileles, namun hingga kini belum ada langkah konkret dan jawaban yang memuaskan dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah,” ujar salah satu orator aksi, Ade.
Ade menegaskan bahwa aksi tersebut murni dilakukan demi kepentingan masyarakat luas. Ia juga memperingatkan, apabila tuntutan tersebut terus diabaikan, pihaknya bersama warga akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar.
Aksi unjuk rasa berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian dan berjalan tertib. Hingga berita ini diturunkan, belum ada perwakilan manajemen PT Bocah Gunung yang menemui massa aksi untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi. (Cecep)
Tangerang, lensafokus.id - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tangerang menerima kunjungan studi tiru dari Dekranasda Kabupaten Pandeglang pada Senin (29/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan pemberdayaan pelaku kerajinan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, kedua daerah saling bertukar pengalaman mengenai pengembangan produk kerajinan dan penguatan peran Dekranasda di tengah masyarakat. Studi tiru ini diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas karya UMKM lokal. Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah tujuan karena dinilai memiliki program pelatihan yang berjalan baik.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menyambut baik kunjungan tersebut. “Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Harapannya, kerja sama seperti ini dapat memperkuat pengrajin di masing-masing daerah dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ujarnya.
Selain mempererat hubungan antardaerah, kegiatan ini juga memperkuat peran Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif. Penyampaian gagasan dinilai penting agar program pelatihan dapat berjalan lebih efektif. Pemerintah Kabupaten Tangerang menyatakan siap mendukung kolaborasi berkelanjutan.
Dengan terlaksananya kajian tiru ini, diharapkan sinergi antar-Dekranasda di Provinsi Banten semakin solid. Kehadiran Dekranasda Pandeglang menjadi momentum untuk memperkuat jaringan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kabupaten Tangerang menilai kegiatan ini sebagai langkah positif bagi kemajuan sektor kerajinan daerah. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Istigosah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 serta mendo'akan saudara-saudara di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak musibah.
Acara Istigosah dan doa bersama ini dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Uwes Nawawi berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat sekitar Tigaraksa.
Selain itu menghadirkan penceramah nasional Ustadz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., yang dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan pergantian tahun sebagai momentum muhasabah dan perbaikan diri.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya doa sebagai fondasi spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
"Momentum ini untuk dijadikan introspeksi dan memperkuat kebersamaan dengan semua element masyarakat agar Kabupaten Tangerang senantiasa diberikan keberkahan, keamanan dan kesejahteraan,” tandas Bupati Maesyal.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di wilayah Indonesia.
"Mari kira berdoa agar keluarga dan saudara saudara kita semoga cepat bangkit dan pulih kembali," ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M Indra Waspada dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan istigosah ini merupakan bentuk ikhtiar batin sekaligus upaya memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Melalui istigosah dan doa bersama ini, kita memohon perlindungan, keselamatan, dan kedamaian bagi Kabupaten Tangerang khususnya, serta Indonesia pada umumnya. Kami berharap di tahun yang akan datang, situasi kamtibmas semakin kondusif, masyarakat semakin aman, dan persatuan tetap terjaga,” ujarnya.
Sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang perayaan malam tahun baru.
Pada Kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim, dilanjutkan dengan penghimpunan donasi secara langsung dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dr. Adi Hidayat, dengan harapan agar tahun yang akan datang membawa kedamaian, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meluncurkan satu unit mobil training kejuruan teknik motor sekaligus menyerahkan bantuan alat service AC kepada peserta pelatihan saat apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (29/12/25).
Bupati Maesyal menjelaskan bahwa mobil training servis motor ini disiapkan untuk mendekatkan layanan pelatihan keterampilan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian bengkel motor tanpa harus datang ke Balai Latihan Kerja (BLK).
“Dengan adanya mobil training ini, masyarakat tidak lagi harus hadir ke BLK Kosambi atau BLK Jayanti karena pelatihannya bisa langsung kami bawa ke desa-desa,” ujar Bupati Maesyal.
Ia menambahkan, mobil training tersebut dilengkapi sarana praktik berupa sepeda motor yang digunakan sebagai objek pelatihan maupun layanan servis. Dengan sistem jemput bola ini, pelatihan dapat dilaksanakan langsung di desa dan kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Mobil training ini yang akan datang ke desa, lengkap dengan motor-motor sebagai contoh dan objek pelatihan, sehingga praktik servis bisa langsung dilakukan di dalam mobil,” jelasnya.
Selain peluncuran mobil training, Pemkab Tangerang juga menyerahkan bantuan alat service AC lengkap kepada 100 peserta pelatihan service AC yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan selama tiga minggu di BLK. Bantuan ini diberikan agar para peserta dapat langsung bekerja setelah menyelesaikan pelatihan.
“Alat service AC ini kami serahkan supaya setelah pelatihan mereka tidak lagi kesulitan mencari peralatan dan bisa langsung bekerja,” katanya.
Dia mengungkapkan bahwa pengadaan peralatan tersebut didukung oleh APBD Kabupaten Tangerang serta kerja sama dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai bentuk dukungan agar peserta dapat langsung bekerja atau membuka usaha secara mandiri.
“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui berbagai program pelatihan ini, masyarakat dapat memiliki keterampilan, membuka usaha, serta memperoleh pendapatan yang berkelanjutan.
"Mobil training ini saat ini masih satu unit dan akan dijadwalkan secara bergilir, dengan rencana penambahan unit pada tahun mendatang," imbuhnya.
Sementara itu, Agus, warga Villa Balaraja, mengaku mengetahui adanya layanan servis motor gratis tersebut dari temannya. Ia memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan service pada motornya.
“Dari temen, katanya ada servis gratis. Kebetulan ini motor belum diganti oli. Program servis motor gratis ini sangat meringankan, apalagi dengan sistem jemput bola,” ujar Agus.
Agus berharap berharap program serupa dapat terus dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Fatayat NU dan seluruh kadernya untuk menjadi perempuan-perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak bagi pembangunan mental, spiritual dan sosial.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri pengajian Dua Bulanan Muslimat Fatayat PAR Nahdlatul Ulama Pakulonan Barat, Kec. Kelapa Dua, Minggu (28/12/25).
"Saya mengajak seluruh jamaah, khususnya ibu-ibu muslimat dan kader Fatayat NU, untuk terus menjadi perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak dalam menanamkan nilai keimanan, akhlakul karimah, serta semangat kebersamaan di tengah keluarga dan lingkungan sekitar maupun di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan.
Menurut dia, peran ibu dan perempuan sangat strategis dalam membentuk generasi berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia dalam mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan berdaya saing.
"Pengajian seperti ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat, khususnya kaum ibu dan generasi muda perempuan, agar senantiasa berakhlak mulia, berilmu, serta berkontribusi positif dalam kehidupan keluarga dan masyarakat," jelasnya.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan yang membawa kemaslahatan dan memperkuat persatuan umat. Melalui kegiatan tersebut, dia berharap selain dapat memberikan siraman rohani juga dapat memotivasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian sosial.
"Saya berharap, melalui pengajian ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan keteladanan, serta semakin termotivasi untuk bersama-sama menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, dan berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Tangerang yang religius, harmonis, dan berdaya saing," imbuhnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni membuka dan melepas kegiatan Fun Bike Kolaborasi Gemilang dan Gowes Desa Wisata yang digelar di SMKN 5 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Mauk, Minggu (28/12/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Banten atas inisiasinya dalam menggelar kegiatan Fun Bike yang diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Gubernur atas perhatian dan kolaborasinya dengan Kabupaten Tangerang. Kegiatan fun bike ini sangat luar biasa, diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung kegiatan olahraga masyarakat yang dikolaborasikan dengan pengembangan pariwisata desa. Salah satu contohnya adalah kegiatan Fun Bike yang menjadi ajang kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan desa wisata.
"Kami berharap dapat terus digelar secara rutin dan berkelanjutan karena manfaatnya sangat besar, baik untuk kesehatan masyarakat, promosi wisata maupun perekonomian daerah," ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya olahraga sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, selain pendidikan, olahraga merupakan faktor penting dalam membentuk masyarakat yang sehat jasmani dan rohani.
“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kolaborasi antara Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang ini adalah bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Gubernur Andra Soni.
Lanjut dia, kegiatan Fun Bike tersebut juga memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM lokal karena mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
“Peserta yang datang pasti berbelanja, membeli makanan dan minuman. Ini tentu memberikan manfaat langsung bagi para pelaku UMKM. Ke depan, kami ingin kegiatan bersepeda bisa digelar di berbagai destinasi wisata di Banten dengan melibatkan desa-desa,” jelasnya.
Pihaknya pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah, seraya menegaskan bahwa dengan kerja bersama dan konsistensi, tujuan pembangunan akan tercapai dan berdampak langsung kepada masyarakat. (Red)