Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemerataan akses Pendidikan. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendampingi Gubernur Banten Andra Soni, dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah meresmikan peresmian serentak 7 Unit Sekolah Baru (USB) se-Provinsi Banten yang berpusat di SMAN 33 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Pasar Kemis, Senin (31/8/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Tangerang dalam menyediakan hibah lahan strategis bagi pembangunan sekolah negeri tingkat menengah di kawasan padat penduduk.
Dalam peresmian tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, serta DPRD Provinsi Banten atas perhatian besarnya terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang.
"Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Gubernur dan Pak Wagub. Memang secara kewenangan undang-undang, pengelolaan SMA dan SMK negeri ada di Pemprov Banten. Namun rakyatnya, anak-anak yang sekolah di sini adalah rakyat kami, warga Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis dan Sepatan ini. Sebab itu kami siap terus membantu dan memfasilitasi ketersediaan lahan. Harga lahan saat ini sangat tinggi, maka Pemkab Tangerang menginventarisasi lahan-lahan Pemkab yang kurang produktif untuk kita serahkan agar dibangunkan sekolah. Setelah Cisauk dan Pasar Kemis, kami siap berikan lagi di Sindang Jaya dan Teluknaga," ujar Maesyal.
Bupati juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam membebaskan biaya pendidikan bagi masyarakat. Berkat program sekolah gratis Pemprov Banten, terdapat sekitar 24.000 siswa di Kabupaten Tangerang yang menikmati fasilitas SMA/SMK gratis.
"Pemkab Tangerang tidak mau kalah dalam berlomba-lomba untuk melayani masyarakat. Pemprov Banten menggratiskan SMA dan SMK, Pemkab Tangerang juga menggratiskan seluruh jenjang SD dan SMP. Ini kolaborasi yang saling mengisi. kalau ada yang bilang daerah atau bangsa bisa maju tanpa pendidikan. Anak-anak kita harus sekolah, harus cerdas, supaya memiliki SDM unggul untuk menggapai cita-citanya," tambahnya.
Gubernur Banten Andra Soni secara khusus memberikan apresiasi atas pola kolaborasi penyediaan lahan yang ditunjukkan oleh Bupati Tangerang. Gubernur Andra Soni mengungkapkan bahwa sejak peralihan kewenangan SMA/SMK ke provinsi pada 2016-2017, kendala terbesar provinsi adalah ketersediaan lahan di wilayah perkotaan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati Tangerang. Pemkab Tangerang sangat responsif menyerahkan lahan-lahan daerah yang kurang produktif untuk kami bangunkan sekolahnya. Contoh nyata adalah SMAN 33 Kabupaten Tangerang ini. Pola kolaborasi seperti ini sangat efektif sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Tangerang," ungkap Andra Soni.
Peresmian SMAN 33 Kabupaten Tangerang ditandai dengan penandatanganan prasasti resmi oleh Gubernur Banten didampingi oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, disaksikan oleh Wagub Banten, Kadisdik Banten, serta jajaran TP PKK dan tokoh masyarakat.
Peresmian ini dilakukan secara serentak bersama 6 USB lainnya se-Provinsi Banten, yaitu: SMAN 33 Kabupaten Tangerang Kecamatan Pasar Kemis, SMKN 16 Kabupaten Tangerang, SMKN 2 Cihara Kabupaten Lebak, SMKN 17 Kabupaten Pandeglang Kabupaten Pandeglang, SMKN 12 Kota Tangerang Kota Tangerang, SMAN 9 Kota Serang Kota Serang dan SKHN 01 Kabupaten Serang.
Usai penandatanganan prasasti, Bupati Tangerang mendampingi Gubernur Banten melakukan dialog virtual via Zoom Meeting menyapa kepala sekolah, guru, dan para siswa dari seluruh USB yang diresmikan secara serentak. Dalam dialog tersebut, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan sekitar sekolah agar tetap aman, nyaman, dan mendukung kegiatan belajar mengajar. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Workshop Penguatan Karakter Anak, Literasi Digital, dan Parenting yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Senin (31/8/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan bahwa pesatnya teknologi memberikan 2 dampak yang berlawanan. Satu sisi merupakan potensi besar yang bisa menjadikan anak lebih cerdas dan kritis, di sisi lainnya juga membawa tantangan berat dan komplek. Untuk itu, Positif Parenting dan Literasi Digital yang cukup bagi anak-anak generasi Z dan Generasi Alfa sangat penting dan perlu terus diperkuat
“Pola pengasuhan yang positif atau Positive Parenting dan linterasi digital sangat penting dan perlu terus diperkuat di era digital. Pengasuhan kaku atau serba melarang sudah tidak relevan lagi. Orang tua harus menerapkan Positive Parenting dengan menjadi teman diskusi yang hangat serta pembimbing yang bijak. Di sisi lain, pembatasan penggunaan gawai dan pengawasan konten tetap wajib dilakukan guna mencegah dampak buruk seperti keterlambatan bicara/ Speech Delay pada anak,” ungkap Wabup Intan
Lanjut dia, anak-anak yang tumbuh saat ini merupakan Generasi Z dan Generasi Alfa yang lahir di tengah pesatnya transformasi digital. Anak-anak pada generasi tersebut sangat lincah berselancar di layar gawai dan mahir di dunia maya yang pada akhirnya bisa membuat mereka kehilangan karakter dan sopan santun di dunia nyata
"Jemari mereka sangat lincah berselancar di layar gawai dan mahir di dunia maya. Namun di balik itu, ada potensi bahaya jika tanpa pendampingan yang tepat. Kita tidak ingin anak-anak mahir di dunia maya tetapi kehilangan karakter dan kesantunan di dunia nyata," ujarnya
Wabup Intan menegaskan bahwa peran orang tua, sekolah dan keluarga dinilai menjadi kunci paling utama guna mewujudkan cita-cita Kabupaten Tangerang dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing,. Sekolah dan teknologi mungkin bisa memberikan ilmu dan data, namun ketahanan moral, kejujuran, serta akhlak mulia dibentuk utama dari rumah.
"Karakter anak tidak bisa diunduh dari internet, tetapi dibentuk dari keteladanan dan kasih sayang di tengah keluarga. Mewujudkan generasi emas adalah gerakan bersama yang membutuhkan sinergi orang tua, sekolah, pemerintah, hingga masyarakat," tandasnya.
Sementara itu Kepala DP3A, Ratih Rahmawati mengatakan bahwa kegiatan workshop tersebut merupakan salah satu bentuk tindak lanjut atas Peraturan Menteri PPPA Nomor 4 Tahun 2024 tentang Layanan Pemenuhan Hak Anak.
“Kegiatan ini menghadirkan para narasumber dari Kepolisian, Kejaksaan Negeri Tangerang, jajaran tenaga pendidik dan perwakilan organisasi kemasyarakatan. Lebih dari 200 peserta, baik dari orang tua, maupun anak-anak dari jenjang PAUD sampai SMA/Sederajat,” jelas Ratih
Dia juga mengatakan pihaknya berkomitmen penuh untuk terus mendorong berbagai upaya nyata dalam penguatan perlindungan dan pemenuhan hak anak. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Uang tunai sebesar Rp120 juta milik warga swasta Abdul Muid, SE, yang dipinjam oleh seorang oknum anggota DPRD Kota Tangerang berinisial VM dari PDI Perjuangan, dilaporkan macet dan jatuh tempo pada akhir Agustus 2026.
Akar permasalahan bermula dari Surat Perjanjian Pengembalian Dana yang ditandatangani di atas meterai sah pada hari Minggu, 21 Juni 2026, di mana VM bertindak sebagai Pihak Pertama.
Hingga batas waktu yang disepakati berakhir pada bulan Agustus 2026, pihak teradu dikabarkan belum menunjukkan itikad baik untuk melunasi kewajiban finansial tersebut.
Sebelumnya, pelapor telah melayangkan surat somasi ke-1, namun karena tidak diindahkan, pelapor Abdul Muid, SE secara resmi menaikkan status permasalahan ini dengan melayangkan surat Somasi Ke-2 (Kedua) dan Peringatan Terakhir yang resmi dibuat serta dikirimkan pada hari ini.
Dalam naskah somasi tersebut, pelapor menegaskan agar Saudara VM segera melunasi seluruh kewajibannya secara lunas tanpa ada penundaan lebih lanjut.
Pelapor turut memperkuat landasan hukum perdata melalui yurisprudensi tetap Mahkamah Agung Republik Indonesia, di antaranya Putusan MA No. 642 K/Sip/1973 dan Putusan MA No. 343 K/Sip/1975.
Berdasarkan yurisprudensi tersebut, pengabaian somasi minimal dua kali telah memenuhi unsur wanprestasi secara sempurna untuk menempuh jalur hukum lanjutan.
Pihak pelapor juga merujuk pada ketentuan Pasal 1233, 1238, dan 1243 jo. wanprestasi KUHPerdata serta ketentuan KUHP Nasional Terbaru terkait unsur penipuan dan penggelapan.
Apabila peringatan terakhir ini kembali diabaikan, Abdul Muid memastikan akan melaporkan kasus ini secara resmi kepada Organisasi Partai PDI Perjuangan tingkat cabang hingga pusat.
Langkah pelaporan lanjutan juga akan dilayangkan kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Tangerang serta Aparat Penegak Hukum (APH) agar diproses sesuai perundang-undangan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, VM belum memberikan keterangan resmi kepada awak media. (Sumarna)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Semangat generasi muda mewarnai peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kota Tangerang. Ribuan anggota Pramuka dari jenjang Siaga, Penggalang hingga Penegak memadati Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Minggu (30/8/2026).
Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter.
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong Gerakan Pramuka agar terus berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang disiplin, kreatif, berkarakter, serta memiliki semangat nasionalisme.
Wali Kota Tangerang sekaligus Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang Sachrudin, mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta yang mengikuti rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65.
Menurutnya, gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui berbagai kegiatan kepramukaan, anak-anak dibekali nilai kedisiplinan, kreativitas, serta karakter yang menjadi modal dalam menghadapi masa depan.
“Semangatnya luar biasa anak-anak kita. Ini generasi penerus bangsa. Ini menandakan bahwa semangat kebersamaan melalui Gerakan Pramuka ini sangat kita harapkan. Dalam Pramuka ini, anak-anak kita diajarkan untuk disiplin, mempunyai kreativitas dan membentuk karakter mereka. Karena masa depan bangsa ini ada di tangan anak muda, anak muda pemimpin masa depan,” ujar Sachrudin.
Di tempat sama, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, Prof. Dr. Suwaib Amiruddin menilai, Gerakan Pramuka memiliki kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk di Kota Tangerang.
“Pramuka adalah bagian dari satu gerakan yang menunjukkan kekuatan besar untuk membangun Kota Tangerang. Pak Wali Kota sangat memberikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka, bukan cuma sekadar imbauan, tetapi juga memberikan dukungan, baik secara materiil maupun moril,” ujar Suwaib.
Menurutnya, dukungan tersebut turut mendorong antusiasme anggota Pramuka dalam mengikuti berbagai kegiatan. “Kita lihat hari ini semuanya semangat, semuanya ikut tersenyum menikmati bagaimana Pramuka merupakan rumahnya bersama,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang bersama Gerakan Pramuka juga memberikan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada anggota dan pembina yang telah berkontribusi dalam kegiatan kepramukaan.
Penghargaan yang diserahkan antara lain Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Karya Bakti, Lencana Pancawarsa, serta Lencana Jambore Nasional. Selain itu, secara simbolis juga diserahkan Dana Stimulan Gerakan Pramuka sebesar Rp15 juta untuk masing-masing Kwartir Ranting se-Kota Tangerang sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan kepramukaan di tingkat ranting.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, penyerahan Dana Stimulan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Tangerang melalui Kwarcab kepada Kwartir Ranting dalam menjalankan berbagai kegiatan kepramukaan.
“Ini merupakan bentuk perhatian daripada Pemerintah Kota Tangerang melalui Kwartir Cabang Kota Tangerang ke ranting-ranting,” jelas Suli.
Ia berharap dukungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan kepramukaan sekaligus membangun semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.
“Yang jelas ini merupakan satu hal yang harus diagendakan. Karena ini merupakan sejarah bagi adik-adik sekalian. Kita berharap dengan kegiatan Pramuka ini akan tumbuh semangat nasionalisme, semangat cinta tanah air,” pungkasnya.
Melalui momentum tersebut, Gerakan Pramuka Kota Tangerang diharapkan terus menjadi wadah pembentukan generasi muda yang disiplin, kreatif, berkarakter, memiliki semangat nasionalisme, serta siap mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang mengajak masyarakat Curug, khususnya warga Desa Curug Wetan untuk terus menjaga dan menguatkan kekompakan, kebersihan dan kepedulian. Hal tersebut disampaikan saat Wabup Intan melepas ribuan peserta Jalan Sehat Desa Curug Wetan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (30/08/26)
"Mari kita jadikan kegiatan ini untuk terus menjaga kekompakan, kepedukian, kebersihan lingkungan, dan semangat kebersamaan demi kemajuan Desa Curug Wetan serta Kabupaten Tangerang yang kita cintai," ajak Wabup Intan
Dia menyebut, antusiasme dan kebersamaan warga pada kegiatan tersebut, tidak hanya sekadar melangkahkan kaki untuk berolahraga, tetapi juga membawa semangat besar dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat.
"Melalui kegiatan jalan sehat ini, kita tidak hanya menggalakkan semangat hidup sehat sebagai modal utama mengisi kemerdekaan dengan membangun daerah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menjaga kerukunan antarwarga," ungkapnya
Menutup sambutannya, Wabup Intan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Curug Wetan, panitia penyelenggara, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bekerja keras hingga acara ini dapat terlaksana dengan meriah.
"Selamat mengikuti jalan sehat. Tetap jaga ketertiban, utamakan keselamatan sepanjang rute, dan nikmati kebersamaan ini dengan penuh kegembiraan," pungkasanya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) Tahun 2026 di Kampus UNIPI Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/8/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa PKKMB merupakan salah satu bagian penting dalam proses transisi para siswa dari jenjang SMA, MA, SMK dan sederajat menuju dunia perguruan tinggi.
“Ini merupakan bagian daripada yang harus kita lakukan supaya masa transisi dari SMA, Aliyah, SMK dan sederajat menuju dunia mahasiswa bisa berjalan dengan baik,” ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, mahasiswa baru perlu memanfaatkan masa pengenalan kampus untuk mengenal lingkungan universitas, mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama mahasiswa, senior, dosen dan seluruh civitas akademika.
“Segera menyesuaikan diri dengan keadaan universitas, baik dengan para dosen, senior maupun sesama mahasiswa. Semua ini untuk kepentingan mahasiswa agar proses belajar mengajar dan perkuliahan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Di hadapan mahasiswa baru UNIPI, Bupati Tangerang berpesan agar seluruh peserta PKKMB mengikuti setiap agenda dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia maupun pihak universitas.
“Pemerintah daerah bangga kepada para mahasiswa UNIPI yang saat ini akan melaksanakan pengenalan kampus. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menjadi awal yang baik dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Ia mengungkapkan, kuota beasiswa yang diberikan Pemkab Tangerang terus mengalami peningkatan. Pada 2025, jumlah penerima beasiswa tercatat sebanyak 235 mahasiswa. Sementara pada 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi 1.100 lebih mahasiswa.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang terus menambah porsi beasiswa bagi masyarakat yang memang membutuhkan perhatian, khususnya yang kemampuan ekonominya terbatas,” jelasnya.
Ia menambahkan, khusus pada tahun 2026, terdapat mahasiswa baru yang mendapatkan dukungan beasiswa. Ia berharap program tersebut dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.
“Insya Allah tahun depan akan kita tingkatkan lagi jumlah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa gratis. Mohon doa dan dukungan dari teman-teman mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.
Lanjut dia, pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan.
“Kita ingin maju, tentu harus melalui pendidikan. Kita harus sekolah, kita harus kuliah, sehingga secara pribadi kita mendapatkan predikat sebagai SDM yang unggul,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Maesyal menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Tangerang terhadap peningkatan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui program pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP umum swasta secara bertahap.Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan akses pendidikan pada jenjang SMA/SMK dan sederajat.
“Pemkab Tangerang terus konsen terhadap dunia pendidikan supaya anak-anak kita dan masyarakat kita semakin cerdas dan pintar, sehingga cita-citanya dapat tercapai,” tandasnya. (Red)