Banten

Banten (7130)

Tangerang, lensafokus.id — PT BPR Kerta Raharja Gemilang terus mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro melalui program Gebyar UMKM Tangerang Gemilang.

Sosialisasi program tersebut digelar di Aula KH. Achmad Solehudin, Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, khususnya kepada para pelaku usaha, Selasa (01/09/2026).

Kegiatan sosialisasi dihadiri sejumlah pelaku usaha yang berada di wilayah Cilongok dan sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, pihak BPR Kerta Raharja Gemilang memberikan informasi secara langsung mengenai program Kredit Mikro Raharja, termasuk berbagai kemudahan serta promo yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha mikro untuk menambah modal maupun mengembangkan usahanya.

Kepala bagian Operasional pada BPR Kerta Raharja Gemilang, Abdul Ghani, mengatakan, program Gebyar UMKM Tangerang Gemilang merupakan salah satu upaya untuk memberikan kemudahan akses permodalan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro yang membutuhkan tambahan modal usaha.

“Program Gebyar UMKM Kabupaten Tangerang ini kami hadirkan untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku usaha. Calon nasabah dapat memperoleh fasilitas kredit dengan suku bunga promo sebesar 0,5 persen per bulan dengan jangka waktu hingga 12 bulan,” ujar Abdul Ghani.

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperoleh permodalan dengan bunga yang ringan dan mekanisme yang lebih mudah, sehingga mereka dapat menjalankan usaha secara lebih produktif.

“Kami berharap program ini dapat meringankan beban pelaku usaha sekaligus membantu mereka menambah modal untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usahanya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua satgas Renternir, M. Mahrusillah menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, informasi mengenai akses permodalan yang legal dan terjangkau sangat penting bagi pelaku usaha, terutama untuk mencegah masyarakat terjerat praktik pinjaman dari pihak yang tidak resmi atau rentenir.

“Sosialisasi ini sangat penting bagi para pelaku usaha di lingkungan kami. Kehadiran program dari BPR Kerta Raharja Gemilang menjadi solusi yang baik bagi mereka yang membutuhkan tambahan modal, sehingga tidak harus mencari permodalan melalui rentenir,” ungkapnya.

Ia menuturkan, selama ini masih terdapat pelaku usaha yang memperoleh permodalan melalui lembaga atau pihak yang tidak resmi. Kondisi tersebut terkadang menimbulkan keresahan, terutama karena mekanisme penagihan yang tidak memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami melihat masih ada beberapa pelaku usaha yang mendapatkan permodalan dari lembaga yang tidak resmi. Pada akhirnya, hal tersebut dapat menimbulkan keresahan, salah satunya dalam proses penagihan,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi dapat menjadi pintu bagi semakin banyak pelaku UMKM di wilayah Cilongok untuk mendapatkan akses pembiayaan yang aman, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan usaha.

“Harapannya, dengan akses modal yang tepat, usaha masyarakat dapat berkembang, produktivitas meningkat, dan pada akhirnya turut memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tangerang tidak hanya menjadi layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. Program ini juga memberikan gambaran mengenai sejumlah faktor risiko penyakit yang masih perlu menjadi perhatian.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan, hingga Agustus 2026, sekitar 926.384 warga Kota Tangerang telah mengikuti CKG.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) menjadi salah satu temuan yang cukup dominan, terutama yang berkaitan dengan pola hidup dan kondisi metabolisme tubuh.

”Pada kelompok usia di atas 15 tahun, dislipidemia menjadi temuan dengan persentase tertinggi, yakni 59,02 persen. Selanjutnya, ditemukan obesitas sebesar 21,28 persen, gangguan metabolisme glukosa sebesar 12,85 persen dan hipertensi sebesar 3,2 persen,” papar dr. Dini, Rabu (2/9/26).

Ia menjelaskan, temuan tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat karena faktor risiko PTM dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih serius apabila tidak dikendalikan.

"Permasalahan kesehatan masyarakat masih banyak dipengaruhi faktor risiko penyakit tidak menular, terutama gaya hidup kurang aktif dan obesitas. Karena itu, penting untuk mendorong pola hidup sehat dan aktivitas fisik secara rutin," ujarnya.

Dislipidemia sendiri berkaitan dengan kondisi kadar lemak dalam darah yang tidak normal. Kondisi tersebut perlu dikendalikan karena dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular apabila tidak ditangani dengan baik.

”Melalui CKG, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan dan faktor risiko yang dimiliki sejak dini. Pemeriksaan juga tidak berhenti pada pemberian hasil skrining. Apabila ditemukan masalah kesehatan, peserta dapat memperoleh tatalaksana dari tim medis yang bertugas atau mendapatkan rujukan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Bagi peserta yang terdiagnosis hipertensi maupun diabetes melitus, misalnya, dapat diberikan tatalaksana awal berupa obat CKG selama 15 hari.

Setelah itu, pasien diarahkan untuk melanjutkan kontrol ke puskesmas atau fasilitas kesehatan sesuai kepesertaan BPJS agar kondisi kesehatannya dapat terus dikendalikan.

"Jangan takut melakukan pemeriksaan. Dengan mengenal kondisi kesehatan sejak dini, kita bisa menjaga diri tetap sehat, tetap produktif dan jika ditemukan penyakit dapat segera ditangani sebelum menjadi lebih berat," pungkasnya. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat komitmen membangun aparatur yang berintegritas melalui pelaksanaan e-learning ASN Berintegritas. Program yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut menjadikan Kota Tangerang sebagai salah satu instansi pemerintah daerah yang ditunjuk dalam tahap awal nasional.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang Jatmiko mengatakan, program e-learning ASN Berintegritas merupakan program nasional yang nantinya ditujukan bagi ASN di seluruh Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, KPK menunjuk 12 instansi sebagai pilot project. Kota Tangerang menjadi salah satu pemerintah daerah yang dipercaya mengikuti tahap awal tersebut karena dinilai memiliki kesiapan untuk melaksanakan pembelajaran secara digital melalui sistem Tangerang Government University.

"Ini diprogramkan oleh KPK dan nantinya wajib untuk seluruh ASN di Indonesia. Pada tahap awal, ada 12 instansi yang ditunjuk sebagai pilot project dan salah satu perwakilan pemerintah daerah adalah Kota Tangerang," ujarnya.

Pelaksanaan e-learning ASN Berintegritas di Kota Tangerang berlangsung mulai Agustus hingga 25 November 2026. Seluruh ASN di lingkungan Pemkot Tangerang ditargetkan mengikuti pembelajaran yang memuat nilai-nilai integritas dan BerAKHLAK.

”Materi pembelajaran diberikan melalui sejumlah modul yang harus diselesaikan secara bertahap. Peserta perlu menyelesaikan tahapan sebelumnya untuk dapat melanjutkan ke modul berikutnya,” katanya.

Menurutnya, program tersebut memiliki urgensi tinggi karena integritas aparatur menjadi salah satu fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Melalui pembelajaran ini, ASN diharapkan memahami ketentuan yang berlaku dan mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas.

"Harapannya, ASN Kota Tangerang bisa menjaga integritas, punya kemampuan mengikuti ketentuan dan peraturan yang berlaku, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan tidak ada yang melanggar ketentuan," jelasnya.

Tidak hanya berdampak pada internal pemerintahan, penguatan integritas ASN juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. ASN yang memahami nilai antikorupsi diharapkan mampu memberikan pelayanan secara profesional, transparan dan bebas dari praktik korupsi maupun pungutan liar.

"Masyarakat nantinya bisa mendapatkan layanan dengan baik tanpa korupsi dan tanpa pungli. Semua sesuai ketentuan sehingga masyarakat dapat menikmati hasil dari pelatihan ini," katanya.

Sebagai tahap awal, pelaksanaan e-learning saat ini diuji coba pada tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yakni BKPSDM, Inspektorat dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Setelah tahap tersebut berjalan, program akan dilanjutkan secara bertahap kepada OPD lainnya. (Red)

Jakarta, lensafokus.id - Pemerintah menyatukan jaringan kehumasan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk membangun komunikasi kebijakan yang lebih cepat, terkoordinasi, dan menjangkau masyarakat hingga daerah.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan koordinasi antarkehumasan menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi digital, termasuk meningkatnya disinformasi dan hoaks.

“Kita dalam kerangka tugas komunikasi pemerintahan yang pertama harus punya narasi, yang kedua punya juga penyampaian hingga ke pelosok daerah untuk diseminasi,” ujar Meutya dalam Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) di Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Menurut Meutya, pemerintah membutuhkan koordinasi yang kuat antara humas kementerian dan lembaga dengan humas pemerintah daerah. Koordinasi tersebut juga menjadi ruang evaluasi terhadap komunikasi pemerintah.

“Kalau ada hal-hal yang memang kurang cepat dilakukan pemerintah, ada komunikasi yang dianggap masih lambat atau belum jelas, ini juga menjadi forum bagi kami untuk evaluasi diri,” katanya.

Meutya mengatakan forum komunikasi kehumasan akan diarahkan menjadi agenda berkala. Pemerintah berharap forum tersebut dapat menjadi ruang untuk menyatukan narasi sekaligus mempercepat koordinasi ketika pemerintah perlu menyampaikan kebijakan kepada masyarakat. Selain itu, diperlukan penguatan koordinasi kehumasan seiring dengan digitalisasi yang tengah berlangsung.

Menurutnya, forum kehumasan nasional yang selama ini berlangsung melalui agenda Anugerah Media Humas dapat dilengkapi dengan forum komunikasi yang memungkinkan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah melakukan koordinasi secara lebih cepat.

“Dengan digitalisasi kita perlu juga koordinasi secara cepat. Jadi sekali lagi kami terima kasih kepada Kemenko Polkam karena kemudian dipertemukan dengan lebih intens lagi,” kata Meutya.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari mengatakan komunikasi kebijakan memiliki posisi yang sama penting dengan pelaksanaan program.

“Komunikasi program itu harus dijalankan supaya dukungan kepada program-program semakin baik dan hasilnya semakin optimal,” ujar Qodari.

Qodari menyebut jaringan kehumasan pemerintah secara nasional mencakup lebih dari 8.000 perangkat. Jaringan tersebut menjadi kekuatan komunikasi yang perlu bekerja dalam satu orkestrasi.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat menunggu ketika ruang informasi publik bergerak setiap saat melalui media sosial. Pemerintah perlu memiliki agenda komunikasi yang rutin agar informasi mengenai kebijakan, program, serta hasil yang dirasakan masyarakat terus tersedia.

“Pemerintah tidak bisa menunggu. Harus punya jadwal rutin, harus punya agenda komunikasi yang membuat ruang-ruang informasi itu terus terisi dengan berbagai macam informasi kegiatan dan program dari pemerintahan,” katanya.

Qodari juga menekankan pentingnya menghadirkan masyarakat sebagai wajah dari program pemerintah. Informasi mengenai program perlu menunjukkan perubahan yang dirasakan warga, bukan berhenti pada penjelasan mengenai kebijakan.

“Program-program tidak hanya menjadi program tetapi program itu punya wajah. Wajah dari warga Indonesia, wajah dari bangsa Indonesia, wajah dari anak-anak kita, dari mereka-mereka yang merasakan manfaat dari program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menilai jaringan kehumasan pemerintah harus bekerja dua arah. Humas perlu menyampaikan kebijakan kepada publik sekaligus membaca apa yang sedang menjadi perhatian masyarakat.

“Humas itu bukan hanya menyampaikan satu arah saja, kebijakan ataupun informasi dari pemerintah, tapi baik sekali apabila teman-teman humas juga bisa membaca apa yang diperbincangkan oleh publik sehingga menjadi masukan bagi pemerintah,” kata Bima.

Bima juga meminta humas pemerintah memberi ruang lebih besar bagi informasi positif dan kisah inspiratif dari berbagai daerah. Dengan begitu, ruang informasi digital tidak hanya dipenuhi respons pemerintah terhadap isu negatif atau disinformasi.

“Kita akan meningkatkan koordinasi ke depannya sesuai dengan tugas fungsi dari Polkam. Kami akan mensinkronisasi kegiatan-kegiatan kehumasan agar bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua,” ujarnya.

Forum tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem komunikasi pemerintah yang mampu bergerak lebih cepat, membaca kebutuhan publik, serta memastikan informasi mengenai program pemerintah sampai kepada masyarakat di seluruh Indonesia. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tamgerang, Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi keluarga korban pohon tumbang yang merenggut korban jiwa di Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Selasa (01/09/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan turut berduka cita dan memberikan dorongan semangat kepada keluarga Zainal Arifin atas musibah pada hari Senin (31/08/26) yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah pohon tumbang yang merenggut korban jiwa serta menyebabkan sejumlah warga luka-luka di Desa Teluknaga Kecamatan Teluknaga. Mudah-mudahan anak yang meninggal mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT," ujar Bupati Maesyal

Ia mengungkapkan musibah yang terjadi diakibatkan adanya pohon besar yang tumbang kemudian menimpa rumah beserta penghuninya. Ia juga menginstruksikan kepada OPD terkait, kecamatan dan desa untuk segera melakukan pembersihan di lokasi dan melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali

"Pohon kedondong akarnya dimakan rayap keropos nggak kuat lagi akarnya tumbang. Kita segera lakukan pembersihan dan langkah preventif lainnya agar kejadian ini tidak terulang lagi," ungkapnya

Lanjut dia, untuk korban luka-luka, pihaknya telah meminta kepada Kepala Puskesmas untuk memberikan perawatan medis secara maksimal dan apabila korban membutuhkan penanganan lanjutan untuk segera dirujuk ke RSUD atau rumah sakit lainnya yang lebih lengkap dan memadahi.

"Saya minta Kepala Puskesmas untuk memberikan perawatan medis maksimal kepada para korban luka semuanya diperiksa yang ada disini. Hari ini korban di periksa dulu semuanya, apabila perlu rujukan segera dirujuk ke RSUD atau rumah sakit lainnya," tegasnya

Selain pembersihan dan penanganan medis, pemerintah daerah juga memberikan bantuan logistik berupa sembako dan kasur serta akan mendirikan bangunan sementara non-permanen bagi warga terdampak

"Langkah penanganan jangka pendek bagi keluarga yang terdampak, selain bantuan logistik, kami akan dirikan bangunan sementara non-permanen. Di sekitar lokasi terdapat kurang lebih 50 rumah warga," jelasnya

Bupati juga menghimbau kepada warga yang terdampak untuk sementara waktu mengungsi ke tempat kerabat atau mengkontrak di tempat yang lebih aman selama proses pembersihan dan pengecekan kondisi tanah agar pembangunan tempat sementara bisa segera dibangun.

"Kepada bapak ibu yang terkena musibah untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat atau bisa ngontrak selagi proses pengecekan kondisi tanah dan pembersihan puing berlangsung. Pak RW minta tolong bantuannya secara gotong-royong bersihin dan rapihin potongan pohon tumbang di lokasi supaya kalau sudah rapi proses pembangunan bisa segera dimulai besok," ujarnya

Sementara itu, Zainal Arifin yang anggota keluarganya menjadi korban mengucapkan terima kasihnya atas kepedulian dan respond cepat pemerintah daerah dalam membantu serta memberikan dukungan moril dan spiritual kepadanya dan warga terdampak.

"Alhamdulilah terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah membantu kami. Istri saya malah terharu malah sampai menangis begitu cepat pemerintah peduli dan hadir. Mudah-mudahan semuanya yang sudah peduli sudah membantu, dibalas kebaikan dibalas ganjaran sama Allah SWT," ucapnya haru. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun Anggaran 2026 memberikan fasilitasi beasiswa perguruan tinggi kepada sebanyak 1.075 mahasiswa. Para penerima beasiswa tersebut mendapatkan pembekalan sebelum memulai perkuliahan di perguruan tinggi masing-masing.

Kegiatan pembekalan digelar di Hotel Yasmin, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dan diikuti sebanyak 417 mahasiswa secara langsung, sementara penerima lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom, Selasa, (1/9/26)

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan pembekalan tersebut menjadi bagian penting untuk memberikan motivasi, pengetahuan, dan pengalaman kepada para penerima Beasiswa Tangerang Gemilang sebelum menempuh pendidikan tinggi.

"Alhamdulillah, sebanyak 1.075 mahasiswa-mahasiswi mendapatkan program beasiswa Tangerang Gemilang. Hari ini mereka mendapatkan pembekalan sebelum melaksanakan perkuliahan di universitas masing-masing," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, pembekalan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai institusi pendidikan dan pemerintahan, di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Swiss German University, Bappeda Kabupaten Tangerang, serta Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Bupati berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan pengetahuan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

"Mudah-mudahan anak-anak ini terus semangat untuk kuliah. Kita semua mendoakan agar 1.075 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ini bisa cepat menjadi sarjana," katanya.

Ia juga berpesan agar para mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi menjadikan pendidikan sebagai bekal untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa serta mampu berkontribusi positif pada keluarga, masyarakat dan daerah

"Semoga ini menjadi bekal mereka untuk menambah kompetensi dan pengetahuan, sehingga nantinya bisa menjadi pemimpin-pemimpin dan orang yang berbakti kepada nusa dan bangsa," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar terus semangat belajar dan mengejar cita-cita. Ia mengingatkan pentingnya sholat serta meminta restu dan selalu mendoakan kedua orang tua.

"Semangat dalam belajar, kejar cita-cita. Jangan lupa berdoa, selalu doakan orang tua dan minta doa restu dari orang tua. Saya ingin ada masyarakat Kabupaten Tangerang yang sukses nantinya dan bisa menggapai cita-cita yang diharapkan," pesannya.

Menanggapi harapan masyarakat agar jumlah penerima Beasiswa Tangerang Gemilang terus ditambah, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus mengembangkan cakupan program tersebut sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

"Insyaallah nanti tahun 2027, kita akan tambah lagi jumlahnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Mudah-mudahan bertambahnya jumlah mahasiswa, bertambah juga masyarakat yang kompetensinya meningkat," jelasnya.

Sementara itu, salah satu penerima Beasiswa Tangerang Gemilang, Siti Zahra Nur Arafah, warga Kecamatan Sepatan Timur, Desa Kedaung Barat, mengaku sangat bersyukur mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.

Siti Zahra mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Maesyal Rasyid dan seluruh jajarannya, atas hadirnya program beasiswa bagi masyarakat.

"Saya tidak bermimpi bisa melanjutkan perkuliahan. Bahkan tidak tanggung-tanggung bisa kuliah di Kairo, Al-Azhar Mesir. Itu merupakan suatu pencapaian yang luar biasa. Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Bupati Maesyal," tuturnya.

Menurut Siti, program Beasiswa Tangerang Gemilang memberikan kesempatan yang sangat berarti bagi masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan.

"Semoga dengan program beasiswa ini makin banyak masyarakat Kabupaten Tangerang yang bisa melanjutkan cita-cita dan mimpinya untuk menjadi mahasiswa dan bisa menjadi lebih sukses di kemudian hari," harapnya. (Red)

Page 11 of 713
Go to top