Serang, lensafokus.id – Layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) yang diluncurkan pada momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, terus diperluas penerapannya di berbagai daerah, termasuk Provinsi Banten.
Setelah Kota Tangerang Selatan menjadi proyek percontohan (pilot project) dengan respons positif dari pengguna layanan, implementasi PERINTIS kini diperluas ke Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Serang. Perluasan ini diharapkan dapat menjangkau kabupaten dan kota lainnya di Banten guna menghadirkan layanan pertanahan yang lebih mudah, cepat, dan akuntabel.
Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, mengatakan keberhasilan penerapan PERINTIS membutuhkan kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak terkait. Menurutnya, optimalisasi layanan tidak dapat hanya mengandalkan BPN, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah daerah dan mitra strategis lainnya.
Kolaborasi tersebut mencakup pembayaran dan validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pembuatan akta oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), serta pemenuhan kelengkapan administrasi sebelum berkas diproses oleh Kantor Pertanahan.
Harison menjelaskan, penerapan layanan ini turut didukung integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) yang telah berjalan di tiga kabupaten/kota di Banten. Integrasi tersebut diharapkan dapat membantu mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor BPHTB sekaligus meminimalkan potensi sengketa akibat tumpang tindih bidang tanah.
Meski demikian, ia mengakui implementasi PERINTIS masih membutuhkan penyesuaian secara bertahap. Karena itu, pelaksanaannya akan terus dipantau, dievaluasi, dan disempurnakan bersama seluruh pihak terkait.
“Dengan kemudahan ini, harapannya dapat mendorong perbaikan tata kelola di semua aspek, baik BPN maupun mitra-mitra strategis yang terlibat. Dengan demikian, tata kelola pembuatan akta juga menjadi lebih baik dan lebih pasti. Begitu pula tata kelola validasi BPHTB untuk optimalisasi penerimaan PAD di daerah juga menjadi lebih baik,” ujar Harison.
Hingga pertengahan Oktober 2026, tercatat sekitar 3,75 juta bidang tanah di Provinsi Banten telah bersertipikat. Pada periode yang sama, nilai Hak Tanggungan yang didaftarkan mencapai Rp58,87 triliun, sedangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan pertanahan tercatat sebesar Rp242,3 miliar.
Sementara itu, penerimaan BPHTB mencapai Rp1,47 triliun, dengan progres sekitar 83 persen berdasarkan target yang menjadi acuan. Capaian tersebut diharapkan turut memberikan nilai tambah ekonomi (Economic Value Added), meningkatkan pendapatan daerah, serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Harison menegaskan bahwa transformasi layanan pertanahan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar perubahan administratif.
“Transformasi tidak boleh sekadar terlihat baik di atas kertas, melainkan harus membuat layanan semakin mudah, dekat, dan menghadirkan kepastian hukum dalam setiap proses administrasi pertanahan dan tata ruang,” tandasnya. (C2P)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan, meningkatkan kreativitas, serta berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kota Tangerang yang digelar di Lapangan Ahmad Yani, Selasa (28/10/2026).
Ribuan pemuda dan pelajar memadati lokasi upacara sejak pagi. Kegiatan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Sachrudin, didampingi Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan.
Upacara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Ketua Pengadilan Negeri Tangerang, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Hadir pula perwakilan perguruan tinggi, kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, organisasi kepemudaan, Pramuka, dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Dalam amanatnya, Sachrudin membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus membuka ruang bagi kreativitas dan partisipasi pemuda dalam pembangunan.
Ia mengatakan, tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan perjuangan para pemuda pada masa pergerakan kemerdekaan. Karena itu, semangat persatuan yang diwariskan melalui Sumpah Pemuda perlu diwujudkan dalam tindakan nyata untuk menghadapi berbagai persoalan di era modern.
“98 tahun yang lalu para pemuda berikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Hari ini, tantangan pemuda berbeda. Bukan lagi melawan penjajah, tetapi melawan kemalasan, hoaks, narkoba, dan perpecahan. Pemuda di Kota Tangerang harus berbenah, bersatu, kreatif, dan menjadi motor penggerak pembangunan Kota Tangerang yang berdaya saing,” ujar Sachrudin.
Sachrudin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah dalam membangun ekosistem kepemudaan yang positif. Menurutnya, bonus demografi harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, kompeten, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, mengingatkan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya diperingati melalui upacara seremonial, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mendorong generasi muda untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif, seperti gerakan peduli lingkungan, pengembangan kewirausahaan, serta pelestarian budaya lokal, termasuk pencak silat sebagai salah satu warisan budaya bangsa.
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut ditutup dengan pembacaan teks Sumpah Pemuda oleh perwakilan pemuda, penampilan paduan suara pelajar, serta sesi foto bersama seluruh peserta. (Sumarna)
TANGERANG, lensafokus.id – Pengurus Perguruan Mathla’ul Anwar Buaranjati bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sukadiri melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kantin sekolah di lingkungan Perguruan Mathla’ul Anwar Buaranjati, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual di lingkungan sekolah. Pemeriksaan ini bertujuan mencegah peredaran makanan kedaluwarsa, jajanan yang berpotensi membahayakan kesehatan, serta mainan yang dinilai tidak aman bagi anak-anak.
Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian pengurus perguruan terhadap kesehatan dan keselamatan peserta didik, khususnya dalam memilih jajanan selama berada di lingkungan sekolah.
Perwakilan Pengurus Perguruan Mathla’ul Anwar Buaranjati, Mahmod yang akrab disapa Sajud, mengatakan bahwa kegiatan sidak merupakan bagian dari komitmen pihak perguruan dalam meningkatkan pengawasan terhadap produk yang dijual di kantin sekolah.
Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan agar makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa memenuhi aspek keamanan dan kelayakan konsumsi. Selain itu, barang atau mainan yang tidak mendidik maupun berpotensi membahayakan anak juga perlu menjadi perhatian.
“Melalui kegiatan sidak ini, pihak perguruan berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap peredaran makanan dan jajanan kedaluwarsa di lingkungan sekolah,” ujar Mahmod, Rabu (28/10/2026).
Ia berharap, melalui sinergi dengan Satpol PP Kecamatan Sukadiri, pengawasan kantin dapat berjalan lebih optimal sehingga lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan sehat bagi peserta didik.
Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari wali murid. Salah seorang wali murid bernama Tini mengaku senang dengan adanya pemeriksaan kantin sekolah karena dinilai dapat meningkatkan perhatian terhadap makanan yang dikonsumsi anak-anak.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dengan adanya sidak ini. Harapannya, anak saya bisa mendapatkan jajanan yang sehat dan aman ketika membeli makanan di kantin sekolah,” ungkap Tini.
Menurutnya, keamanan jajanan di sekolah menjadi perhatian penting bagi orang tua. Sebab, anak-anak kerap membeli makanan dan minuman di kantin saat jam istirahat tanpa selalu mengetahui kondisi maupun masa kedaluwarsa produk yang dikonsumsi.
Melalui kegiatan ini, Pengurus Perguruan Mathla’ul Anwar Buaranjati bersama Satpol PP Kecamatan Sukadiri diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap kantin sekolah.
Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pengelola kantin untuk menyediakan produk yang aman, layak konsumsi, dan sesuai bagi anak-anak, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. (Mala)
TANGERANG, lensafokus.id — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ketua Umum LSM BIMPAR Indonesia, Muhammad Kadfi, S.Sos., S.H., M.M., menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh elemen pemuda Indonesia untuk memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta mengambil peran nyata dalam mewujudkan Indonesia yang adil, bermartabat, dan berkeadilan sosial.
Menurut Muhammad Kadfi, Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap 28 Oktober. Lebih dari itu, Sumpah Pemuda merupakan tonggak persatuan bangsa sekaligus pengingat bahwa pemuda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Semangat Sumpah Pemuda harus kita hidupkan dalam tindakan nyata. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah berbagai persoalan bangsa, tetapi harus hadir sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial yang berani menyuarakan kebenaran serta memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegas Muhammad Kadfi. Rabu (28/10/2026).
Ia menambahkan, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan pendidikan, lapangan pekerjaan, ketimpangan sosial, hingga tantangan perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Karena itu, pemuda harus mampu meningkatkan kapasitas diri, menjaga persaudaraan, serta menolak segala bentuk perpecahan yang dapat melemahkan persatuan bangsa.
Sebagai Ketua Umum LSM BIMPAR Indonesia, Muhammad Kadfi juga menegaskan pentingnya peran pemuda dalam mengawal jalannya pemerintahan, mendorong transparansi, serta membangun budaya kritis yang tetap mengedepankan etika, hukum, dan kepentingan masyarakat luas.
“Berbeda pendapat bukan alasan untuk terpecah. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia. Pemuda harus berani bersikap, kritis terhadap ketidakadilan, dan konsisten memperjuangkan cita-cita kemerdekaan,” lanjutnya.
Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2026, LSM BIMPAR Indonesia mengajak seluruh generasi muda untuk menjadikan semangat Bersatu, Bangkit, dan Bergerak sebagai landasan dalam berkarya, mengabdi kepada masyarakat, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Satu Tanah Air, Satu Bangsa, Satu Bahasa: Indonesia. Mari kita rawat persatuan, kuatkan solidaritas, dan buktikan bahwa pemuda Indonesia mampu menjadi garda terdepan perubahan menuju masa depan yang lebih baik.” Imbuhnya. (Mala)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan sebanyak 362 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan Administrator, jabatan Pengawas, dan jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG), Selasa (27/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan serta peningkatan kualitas kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.
"Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan, sekaligus meningkatkan kualitas kinerja aparatur dalam melayani masyarakat," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Bupati Maesyal, menegaskan kepada semua PNS yang dilantik bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi. Menurutnya, setiap pejabat harus mampu menunjukkan kinerja terbaik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau penempatan jabatan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan kemajuan daerah," tegasnya
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Para pejabat diharapkan mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah ke dalam program kerja yang efektif, inovatif, dan tepat sasaran sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
"Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya
Bupati Maesyal juga meminta kepada seluruh pejabat agar terus berinovasi dan menguatkan kolaborasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan secara sinergi melaksanakan pembangunan yang berdampak bagi seluruh masyarakat
“Saya ingin seluruh pejabat memiliki semangat yang sama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, bangun koordinasi yang baik, dan pastikan setiap program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Sebanyak 12 kelompok pemuda terpilih sebagai penerima hibah Microgrant Youth Climate Action Fund (YCAF) Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Penyerahan piagam penghargaan kepada para penerima hibah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang pada Selasa (27/10/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap gagasan inovatif generasi muda dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan merupakan tantangan nyata yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, persoalan sampah, pencemaran air, berkurangnya ruang hijau, serta berbagai risiko bencana akibat perubahan iklim memerlukan langkah nyata, kolaboratif, dan berkelanjutan.
“Program ini bukan sekadar memberikan dukungan pendanaan melalui hibah microgrant, melainkan juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Maesyal dalam sambutannya pada acara pemberian piagam penerima hibah YCAF Kabupaten Tangerang Tahun 2026.
Ia menegaskan, generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan melalui ide-ide segar, semangat kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. Karena itu, para penerima hibah diharapkan mampu menerjemahkan gagasan yang telah diajukan menjadi aksi nyata yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Jadikan kesempatan ini sebagai amanah dan motivasi untuk mewujudkan gagasan menjadi aksi nyata. Laksanakan program dengan penuh tanggung jawab, kelola dukungan yang diberikan secara transparan dan tepat sasaran, serta pastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan sekitar,” tegasnya.
Bupati Maesyal juga berharap inisiatif yang dijalankan para penerima hibah tidak berhenti setelah kegiatan atau pendanaan berakhir. Ia mendorong kelompok pemuda untuk terus melibatkan masyarakat, mengajak lebih banyak anak muda berpartisipasi, serta mengembangkan praktik-praktik baik yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Tangerang.
Pada acara tersebut juga dirangkaikan dengan dilaksanakan penyiraman eco enzyme ke danau serta penanaman bambu di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang sebagai simbol komitmen bersama terhadap pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, menjelaskan bahwa penetapan 12 penerima hibah dilakukan melalui proses seleksi bertahap. Dari 40 proposal awal, Dewan Juri menyaringnya menjadi 18 proposal sebelum akhirnya menetapkan 12 kelompok sebagai pemenang program YCAF tahun ini.
“Kedua belas pemenang hasil seleksi pada saat proposal awal kan masih 40, terus kemudian oleh Dewan Juri dikurangi sampai 18, terus kemudian dari 18 muncul dua belas pemenang,” jelas Erwin.
Ia menambahkan, Bappeda akan segera melaporkan hasil seleksi tersebut kepada Bloomberg Philanthropies untuk mempercepat proses penyaluran dana hibah. Setelah penyerahan piagam, pihaknya juga akan melakukan kunjungan langsung kepada 12 kelompok penerima untuk mempersiapkan kelengkapan persyaratan administratif dan teknis yang diperlukan.
“Dan kita sih berpikir mudah-mudahan di pertengahan November, dana itu sudah cair kepada masing-masing pemenang, sehingga mereka sudah langsung bisa mengimplementasikan gagasan yang telah dipresentasikan ke kita dan sudah kita loloskan sebagai finalis, sebagai pemenang,” ungkapnya.
Erwin menerangkan, proposal yang terpilih mengangkat beragam persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat. Beberapa gagasan di antaranya pembuatan *eco enzyme*, pengembangan alat pemantau kualitas udara, serta penanaman lubang biopori untuk membantu pengendalian banjir. Seluruh gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi yang relevan dengan kebutuhan lingkungan di Kabupaten Tangerang.
“Intinya 12 ini pun, proposalnya itu semua terkait dengan persoalan yang ada di lingkungan hidup,” katanya.
Dalam proses penilaian, Bappeda melibatkan juri dari kalangan perguruan tinggi, di antaranya Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), serta perwakilan Bappeda dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang. Bloomberg Philanthropies juga turut terlibat dalam proses kurasi secara daring. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mendukung proses seleksi gagasan yang sesuai dengan persoalan lingkungan dan berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui program YCAF, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap semakin banyak generasi muda yang berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Dukungan hibah ini diharapkan tidak hanya membantu merealisasikan gagasan para penerima, tetapi juga mendorong tumbuhnya gerakan lingkungan yang berkelanjutan, partisipatif, dan dapat dikembangkan di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang. (Red)