TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar kegiatan Apel Pagi Minggu Ke-4 Bulan Oktober 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Tigaraksa, Senin (26/10/26). Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Achmad Kasori, serta diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tangerang.
Dalam amanatnya, Achmad Kasori menyampaikan apresiasi serta terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang tetap disiplin menjalankan kewajiban mengikuti apel pagi sebagai ajang konsolidasi dan peningkatan profesionalisme.
"Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak-Ibu sekalian yang telah melaksanakan apel pagi hari ini. Kita berdoa semoga senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh tugas pelayanan publik," ujar Achmad Kasori.
Menjelang akhir bulan Oktober yang menandai masuknya akhir Triwulan IV (TW IV) Tahun Anggaran 2026, Achmad Kasori memberikan penekanan khusus terkait efektivitas pelaksanaan program dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah. Mengingat waktu pelaksanaan kegiatan sisa dua bulan lagi, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta bergerak cepat dan saling mengingatkan jajarannya.
"Semua rangkaian program dan kegiatan yang telah, sedang, maupun akan dilaksanakan oleh masing-masing OPD harus dipastikan berjalan dengan baik, lancar, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan," tegasnya.
Ia juga menyoroti peran strategis Sekretaris Badan (Sekban), Sekretaris Dinas (Sekdis), Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK), serta pejabat terkait yang memegang fungsi tata kelola dan verifikasi dokumen keuangan daerah seperti pembuatan SPP (Surat Permintaan Pembayaran) dan SPM (Surat Meminta Membayar).
"Jangan sampai di akhir tahun anggaran terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang terlalu besar akibat penyerapan yang kurang maksimal. Kinerja dan efektivitas suatu OPD sangat ditentukan oleh bagaimana perancangan, penyerapan, dan pelaporan realisasi anggaran tersebut secara efisien," pungkasnya. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melakukan kunjungan kerja studi tiru ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang untuk mempelajari tata kelola sistem informasi geospasial serta integrasi data perencanaan pembangunan daerah.
Kunjungan yang berlangsung di Tangerang Live Room, Gedung Pemerintahan Kota Tangerang, Kecamatan Tangerang, Senin (26/10/2026), melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baprida), Diskominfo, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Serang.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemkot Serang mempelajari pengembangan simpul jaringan informasi geospasial, termasuk pengelolaan data dan penerapan sistem yang mendukung perencanaan pembangunan berbasis data.
Ketua Tim Survei dan Akuisisi Data Bidang Statistik dan Pemberdayaan Diskominfo Kota Tangerang, Iffi Nur Mukhlishotin, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya memaparkan lima domain pengembangan simpul jaringan informasi geospasial yang ditetapkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) selaku pembina data geospasial nasional.
“Alhamdulillah hari ini Pemkot Serang berkunjung melalui jajaran Baprida, Diskominfo, dan BPS Kota Serang. Saat ini status simpul jaringan informasi geospasial Kota Tangerang sudah berstatus unggul (biru), sementara Kota Serang masih berada di status terhubung (merah),” ujarnya.
Menurut Iffi, mempertahankan predikat unggul membutuhkan kolaborasi dan komitmen berbagai perangkat daerah. Saat ini, pengembangan simpul jaringan informasi geospasial di Kota Tangerang melibatkan 40 organisasi perangkat daerah (OPD) dan tiga badan usaha milik daerah (BUMD) yang terhubung dengan Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN).
Ia berharap, melalui kegiatan studi tiru dengan pendekatan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), kedua pemerintah daerah dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan kualitas pengelolaan informasi geospasial.
“Melalui kegiatan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) ini, kami saling bertukar informasi agar bersama-sama maju dalam membangun simpul jaringan di daerah masing-masing,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah (PPEPD) Baprida Kota Serang, Ahmad Saefulrohim, mengatakan Kota Tangerang dipilih sebagai tujuan studi tiru karena dinilai memiliki kemajuan dalam pengelolaan data, big data, dan informasi geospasial.
Menurutnya, ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi merupakan komponen penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
“Bagi kami, data merupakan komponen krusial dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan. Melalui studi tiru ini, kami melihat langsung bagaimana Tangerang Satu Peta dioperasikan. Dengan geospasial, data tidak hanya disajikan dalam bentuk angka, tetapi dapat diterjemahkan secara visual melalui spasial,” ungkapnya.
Ahmad berharap, pengetahuan dan praktik baik yang diperoleh selama kunjungan dapat diterapkan di Kota Serang untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data serta penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Kami berharap, ilmu dan praktik baik yang didapatkan dari Kota Tangerang dapat segera diadopsi dan dipraktikkan di Kota Serang. Sehingga, pengelolaan data dan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di Kota Serang dapat meningkat ke level yang lebih baik dan sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya,” tutupnya. (Sumarna)
Jakarta, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Indonesia Creative Connect Dan Rakornas Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2026 di Gedung Film Pesona Indonesia Jakarta Selatan, Minggu (25/10/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal mengungkapkan bahwa keberadaan UMKM, khususnya di sektor industri kreatif dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang, selain sektor perdagangan dan jasa. Pemerintah daerah terus hadir dan mendukung pengembangan dan pemberdayaan UMKM, khususnya di bidang industri ekonomi kreatif sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah
"Kita mengklusterkan potensi ekonomi kreatif ini menurut perwilayahan karena luasnya Kabupaten Tangerang. Di wilayah utara terkait dengan potensi kelautan, di wilayah selatan ada kuliner makanan dan minuman, di wilayah tengah atau barat ada kegiatan kerajinan dan bahan bakunya, kerjasama dengan Dekranasda. Tiga lokasi ini kita mapping sekaligus menjadi potensi yang bisa memajukan UMKM sekaligus juga dijalankannya ekonomi kreatif di Kabupaten Tangerang," ungkap Bupati Maesyal
Lanjut dia, peran pemerintah di semua tingkatkan berkomitmen hadir untuk masyarakat. Tidak hanya melakukan pembinaan yang berkelanjutan, pemberian bantuan stimulan berupa sarana prasarana dan permodalan serta layanan legalitas usaha dan beasiswa pendidikan juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kemandirian para pelaku usaha UMKM
"Pemerintah daerah membantu fasilitas tangkap ikan kepada para nelayan seperti perahu, alat tangkap, kita bantu lagi bahan bakarnya. Kepada istri-istri nelayan juga kita berikan pelatihan terkait olahan berbahan ikan, ada bakso, otak-otak, kerupuk dan bahan olahan ikan lainnya," imbuhnya
Bupati Maesyal juga memaparkan selain bantuan dan pembinaan, Pemkab Tangerang telah membangun Rumah Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro (RPPKUM) sebagai tempat untuk konsultasi dan pelatihan. Pemeritah daerah juga terus mendorong pihak swasta untuk berpartisipasi aktif membantu para pelaku usaha ekonomi kreatif dalam mengembangkan usahanya baik melalui program CSR maupun memberikan ruang yang lebih luas kepada para pelaku industri kreatif.
"Dukungan pemerintah ini cukup berhasil, terlihat jumlah 61.000 UMKM pada tahun 2024, dalam 1 tahun bertambah lagi sekitar 17.000 UMKM pada tahun 2025. Bertambahnya UMKM ini memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang yang saat ini adalah 5,67%," ujarnya
Kita berikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengelola ekonomi kreatif sehingga PAD di Kabupaten Tangerang dengan situasi kondisi dan aktivitas ekonomi kreatif sampai saat ini adalah 5,2 triliun dan kontribusi dari UMKM kepada masyarakat sekaligus juga kepada Pemda untuk dibangun ekonomi kreatif memberikan kontribusi kepada provinsi dan pada tingkat nasional.
Sementara Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha yang hadir sebagai salah satu pembicara mengungkapkan Kementerian Kebudayaan RI tengah berjuang untuk mendaftarkan warisan budaya tak benda Indonesia kepada UNESCO sebagai bagian dari warisan dunia
"Di akhir tahun ini, insya Allah kita akan mendaftarkan ke UNESCO bahwa tempe sebagai salah satu warisan budaya tak benda Indonesia yang akan siap menjadi bagian dari diplomasi budaya bisa menjadi bagian warisan budaya tak benda dunia. Kami butuh bantuan dari teman-teman semua," ungkap Giring
Dia menambahkan, saat ini ada sekitar 3.765 warisan budaya tak benda Indonesia yang siap sebagai bahan baku untuk harus terus dikembangkan, dilestarukan dan dimanfaatkan lebih luas.
"Saya harapkan akan lebih banyak lagi anak-anak muda kreatif yang mengembangkan tempe dan lain sebagainya menjadi yang adalah sebuah superfood, makanan super, agar bisa lebih mendunia lagi," ujarnya. (Red)
LEBAK | lensafokus.id — Perkumpulan Urang Banten (PUB) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui gerakan bertajuk “Baduy Lestari”. Dalam kegiatan tersebut, PUB menyerahkan secara simbolis 70 ribu bibit pohon kepada Desa Adat Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (25/10/2026).
Penyerahan bibit berlangsung di kediaman Kepala Desa Adat Kanekes, Jaro Oom. Program ini diarahkan untuk mendukung penghijauan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memperkuat upaya pelestarian lingkungan di wilayah adat Baduy, baik Baduy Dalam maupun Baduy Luar.
Penyerahan puluhan ribu bibit pohon tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian vegetasi di kawasan Kanekes. Pelaksanaannya juga perlu memperhatikan karakteristik lingkungan dan ketentuan adat yang selama ini menjadi pedoman masyarakat Baduy dalam menjaga alam.
Bagi masyarakat Baduy, alam memiliki kedudukan penting dalam tatanan kehidupan. Karena itu, upaya penghijauan tidak hanya berkaitan dengan penambahan tutupan vegetasi, tetapi juga perlu berjalan selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Gerakan “Baduy Lestari” mendapat dukungan dari berbagai unsur pemerintahan, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, hingga sektor usaha.

Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Gubernur Banten, Wakil Gubernur Banten, Ketua DPRD Provinsi Banten, Kapolda Banten, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Danrem 064 Maulana Yusuf, serta Sekretaris Daerah Provinsi Banten.
Dari tingkat Kabupaten Lebak, kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lebak dan Ketua DPRD Kabupaten Lebak.
Dukungan teknis juga datang dari Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum-Ciliwung serta Manager Pusat Pembibitan Rumpin, Bogor. Keterlibatan unsur tersebut diharapkan dapat mendukung kesesuaian program penghijauan dengan kondisi lingkungan setempat.
Sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan dan keagamaan juga hadir, termasuk Ketua ICMI Banten, Ketua NU Banten, Ketua MUI Banten, serta perwakilan pengurus PWI Banten.
Dari sektor ekonomi dan perbankan, hadir pimpinan Bank Indonesia di Serang, Bank Banten, serta sejumlah pimpinan perusahaan swasta.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama lintas lembaga dalam mendukung pelestarian lingkungan dan menjaga keberadaan kawasan adat Baduy.
Program “Baduy Lestari” diharapkan tidak berhenti pada seremoni penyerahan bibit. Keberlanjutan kegiatan, mulai dari penentuan lokasi, pemilihan jenis tanaman, proses penanaman, hingga pemeliharaan, menjadi faktor penting agar program memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.
Pemilihan jenis pohon juga perlu disesuaikan dengan kondisi geografis dan ekologis kawasan Kanekes serta dikonsultasikan dengan masyarakat adat agar pelaksanaannya tetap menghormati aturan dan kearifan lokal.
Setelah prosesi penyerahan bibit, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi para tokoh dan pemangku kepentingan untuk mempererat sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan serta warisan budaya masyarakat Baduy. (C2p)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Ratusan anak muda dan masyarakat memeriahkan KNPI Colour Night Run 5K Tangerang 2026 di Stadion Benteng, Sabtu malam (24/10/2026). Memadukan olahraga dan hiburan, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat solidaritas dan memperkuat kolaborasi generasi muda Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, hadir membuka kegiatan sekaligus melepas para peserta sebagai tanda dimulainya lari malam yang kembali digelar untuk kedua kalinya tersebut.
Maryono, mengapresiasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang, yang konsisten menghadirkan kegiatan kreatif dan positif bagi generasi muda. Menurutnya, kegiatan kepemudaan harus menjadi ruang untuk membangun kebersamaan sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, KNPI Colour Night Run kembali digelar untuk kedua kalinya dengan antusiasme peserta yang luar biasa. Ini menunjukkan besarnya semangat anak-anak muda Kota Tangerang. Energi positif ini harus kita arahkan untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Maryono.
Ia juga menegaskan, pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, generasi muda perlu melahirkan gagasan, membangun jejaring, dan menghadirkan aksi nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pemuda harus terus kompak dan berdampak. Jangan hanya berkumpul, tetapi jadikan kebersamaan sebagai kekuatan untuk melahirkan ide, gerakan, dan kontribusi nyata. Perbedaan komunitas dan organisasi harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan bergerak bersama,” tegasnya.
Terlebih menjelang Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, Maryono juga mengajak generasi muda menghidupkan semangat persatuan melalui sikap saling menghargai, menjaga kebinekaan, dan berperan aktif dalam memajukan Kota Tangerang.
Ia berharap, KNPI terus menjadi wadah pemersatu lintas komunitas dan organisasi kepemudaan, sekaligus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan seperti Colour Night Run, juga diharapkan mampu menghidupkan ruang publik dan menggerakkan perekonomian lokal melalui aktivitas peserta dan pengunjung.
“Kita ingin kegiatan seperti ini tidak hanya meriah, tetapi juga membawa manfaat lebih luas. Anak muda semakin sehat, persaudaraan semakin kuat, ruang publik semakin hidup, dan pelaku usaha lokal ikut merasakan dampaknya. Dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa membangun Kota Tangerang yang semakin maju, bahagia, dan sejahtera,” tutup Maryono. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri puncak perayaan Hari Santri Nasional (HSN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Halaman Kantor Sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang, Kaduagung, Sabtu malam (24/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para santri, masyarakat, serta tokoh lintas agama. Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus mempererat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi kepada PCNU Kabupaten Tangerang beserta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan berbagai rangkaian positif dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional PCNU yang dirangkaikan dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat,"
Ia menandaskan, santri memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, khususnya dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, para santri juga terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan pembangunan bangsa di berbagai bidang.
Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional merupakan bentuk pengakuan bangsa Indonesia terhadap jasa, perjuangan, dan kontribusi santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Santri merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini, santri telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara, sesuai dengan perkembangan zaman,” ujarnya
Ia menambahkan, pentingnya peran dan kontribusi para santri juga dalam menjaga keseimbangan kehidupan bermasyarakat, terutama melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, peningkatan keimanan dan ketakwaan, serta pembentukan karakter yang berakhlak mulia.
"Santri adalah pelopor dan penjaga kerukunan umat beragama, peningkatan keimanan dan ketaqwaan, serta pembentukan karakter dan akhlak mulia," tandasnya
Bupati Maesyal berharap semangat santri terus terjaga dan dapat diwariskan secara berkesinambungan kepada generasi penerus, sehingga lahir santri-santri yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga secara simbolis meluncurkan Rumah Mualaf di Sekretariat PCNU Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari upaya mendukung pembinaan dan pendampingan bagi para mualaf.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat toleransi, serta memelihara persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Kerukunan dan toleransi harus terus kita jaga bersama. Mari kita hormati perbedaan, memperkuat persaudaraan, serta membangun Kabupaten Tangerang yang aman, damai, dan harmonis,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Tangerang, dr. KH. Makhmud Jumhur, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas dukungan dan sinergi yang telah diberikan sehingga rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tangerang dapat terselenggara dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian Hari Santri Nasional Tahun 2026. Berbagai kegiatan ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi para santri dan masyarakat luas,” ujar dr. KH. Makhmud Jumhur.
Ia menjelaskan, peringatan Hari Santri Nasional tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh aspek sosial, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, serta pengembangan potensi generasi muda.
"Rangkaian kegiatan HSN PCNU antara lain: doa bersama, lomba kasidah, pelatihan memasak, Liga Santri, sosialisasi bantuan usaha, serta pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat," jelasnya
Lebih lanjut, Jumhur juga menyampaikan bahwa PCNU Kabupaten Tangerang juga terus mendorong pelaksanaan berbagai program kemasyarakatan sebagai bentuk kontribusi organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pemberian beasiswa untuk mendukung akses pendidikan bagi generasi muda.
"Program beasiswa tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi para pelajar dan santri untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan generasi penerus yang berilmu dan berdaya saing," pungkasnya. (Red)