Banten

Banten (6443)

TANGERANG, lensafokus.id – Semangat dedikasi terpancar di Lapangan Upacara Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang pada Senin (04/05/2026). Ribuan personel berkumpul dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) tingkat Kabupaten Tangerang.

Acara yang berlangsung khidmat ini dirangkaikan pula dengan upacara Hari Pendidikan Nasional serta HUT Pemadam Kebakaran (Damkar). Dalam momen spesial tersebut, Kecamatan Pasar Kemis menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Juara Kedua Kategori Daerah Poslinmas Terbaik tingkat Kabupaten Tangerang.

Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini berkat performa luar biasa dari Poslinmas RT 02/03 Kelurahan Sindang Sari yang menjadi perwakilan kecamatan dalam ajang penilaian lomba.

“Alhamdulillah, kami merasa bangga atas apa yang sudah diraih oleh Poslinmas Kelurahan Sindang Sari. Poslinmas ini kami ajukan karena memang selama ini sudah berjalan sangat baik dan masyarakatnya pun cukup aktif dalam menjaga ketentraman serta ketertiban umum di wilayahnya,” ujar Nurhanudin usai menerima penghargaan.

Nurhanudin menekankan bahwa peran Satlinmas—yang dahulu lebih akrab disebut Hansip—adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, hingga sistem peringatan dini di lingkungan masyarakat jika terjadi bencana atau situasi darurat.

“Harapan kami, penghargaan ini dapat menjadi pemicu motivasi dan semangat bagi seluruh rekan Satlinmas di wilayah Pasar Kemis. Kami juga mengucapkan selamat ulang tahun untuk Satpol PP dan Satlinmas, serta terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas apresiasi yang diberikan kepada kerja keras Satlinmas di wilayah kami,” pungkasnya.

Prestasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Kecamatan Pasar Kemis. (Mala)

TANGERANG lensafokus.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) tingkat Kabupaten Tangerang dengan khidmat. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Raden Arya Yudanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (04/05/2026).

Upacara peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi atas peran strategis Satpol PP dan Satlinmas dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme, kedisiplinan, serta integritas seluruh anggota. Ia juga mengapresiasi dedikasi yang telah ditunjukkan oleh personel di lapangan dalam menjalankan tugasnya.

Dalam amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk mendengar langsung kebutuhan, layanan, dan aspirasi masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparatur di tengah masyarakat menjadi kunci dalam memastikan pelayanan publik berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, dan memastikan pelayanan kita tepat sasaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, peningkatan kinerja seluruh aparatur menjadi hal yang sangat penting dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik tanpa membedakan latar belakang masyarakat. Hal tersebut dinilai sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Satpol PP memiliki peran vital dalam menegakkan peraturan daerah serta menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif. Sementara itu, Satlinmas menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada tahun ini, peringatan HUT mengusung tema “Trantibumlinmas Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan”.

Rangkaian kegiatan upacara turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada 29 kecamatan yang mendukung Program Menyapa, serta apresiasi kepada Desa Jatimulya Kecamatan Kosambi, Kelurahan Sindang Sari Kecamatan Pasar Kemis, dan Desa Jatimulya Kecamatan Sepatan Timur sebagai pemenang lomba Pos Satlinmas terbaik se-Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap momentum ini mampu mendorong peningkatan kinerja, responsivitas, dan pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan. (Mala)

TANGERANG, lensafokus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-64, jajaran Satpol PP Kabupaten Tangerang menggelar aksi sosial santunan kepada 100 anak yatim. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Gedung Pol PP Kab. Tangerang dengan tema "Trantibumlinmas Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan"
pada Senin (4/5/2026) digelar sebagai wujud rasa syukur atas dedikasi personel dalam menjaga ketertiban umum.

Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa santunan ini merupakan bentuk kepedulian nyata anggota kepada masyarakat sekitar. "Melalui momen hari jadi ini, kami ingin berbagi kebahagiaan. Sebanyak 100 paket santunan kami salurkan dengan harapan dapat membantu meringankan beban dan memberikan semangat bagi mereka," ujarnya di sela-sela acara.

Kasatpolpp Provinsi Banten, Nana Suryana, S.T., M.Si., mengapresiasi inisiatif tersebut.
"Alhamdulillah, dirgahayu Pol PP. Terima kasih atas inisiatif dari Pol PP Kab. Tangerang, kita bisa berkumpul bersama rekan-rekan dari Kota Tangerang, Tangsel, dan Provinsi. Ini moment yang baik untuk lebih bersinergi dalam kerja-kerja yang memang harus dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja," tuturnya.

Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Sekretaris MUI, KH. Nur Alam Jaelani, MA. "Mengapresiasi atas penyelenggaraan tasyakuran yang diadakan Pol PP, insyaallah akan semakin sukses dan berkah tentunya," ucapnya.

Kehadiran tokoh agama di tengah-tengah jajaran aparat menegaskan dukungan spiritual bagi tugas-tugas Satpol PP ke depan agar tetap humanis dan religius.

Selain pemberian santunan, acara juga diisi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng untuk keselamatan bangsa, terutama dalam menjaga situasi kondusif. Diharapkan, dengan bertambahnya usia, Satpol PP dan Satlinmas semakin profesional, tegas namun tetap santun dalam menjalankan fungsinya sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda).

Rangkaian acara peringatan ini ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh undangan yang hadir sebagai simbol persatuan dan kesiap-siagaan dalam mengawal ketertiban masyarakat. (Mala)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka seminar bertajuk “Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual di Lingkungan ASN”, dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026. Acara tersebut digelar di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Senin (04/05/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan bahwa isu pelecehan seksual di lingkungan kerja bukan lagi persoalan individu semata, melainkan persoalan serius yang berkaitan dengan relasi kuasa, budaya organisasi, serta kualitas tata kelola kelembagaan. Untuk itu, dia mendorong ASN untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai profesionalitas, integritas, dan rasa aman di lingkungan kerja.

“Lingkungan kerja yang aman adalah prasyarat utama bagi terwujudnya birokrasi yang profesional. Jika rasa aman tidak terpenuhi, maka bukan hanya individu yang terdampak, tetapi juga kinerja organisasi dan kepercayaan publik,” ujar Wabup Intan.

Dia menyampaikan keprihatinannya terhadap adanya potensi terjadinya pelecehan seksual di lingkungan internal pemerintahan. Ia secara tegas menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, baik secara verbal maupun non-verbal.

“Saya tidak ingin mendengar ada ASN yang menjadi korban pelecehan. Sekecil apapun bentuknya, baik ucapan, candaan yang merendahkan, maupun tindakan lainnya, itu tetap tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.

Ia pun meminta seluruh ASN, khususnya perempuan, untuk berani berbicara dan melaporkan jika mengalami atau mengetahui adanya tindakan pelecehan seksual.

“Jangan takut untuk speak up. Saat ini salah satu pimpinan di Kabupaten Tangerang adalah perempuan. Saya pastikan akan berdiri membela korban jika itu benar terjadi,” tandasnya.

Menurut dia, dampak kekerasan dan pelecehan seksual tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis yang bisa membekas secara jangka panjang. Pemerintah daerah berkomitmen mengatasi dan menangani persoalan kekerasan seksual, salah satunya dengan membangun fasilitas pendukung berupa layanan trauma healing bagi para korban kekerasan sosial.

"Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga tengah menyiapkan fasilitas pendukung seperti layanan trauma healing bagi korban," ungkapnya

Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Tangerang, Asep Suherman mengatakan bahwa pencegahan dan penanganan pelecehan seksual harus dilakukan secara komprehensif, melalui penguatan sistem, peningkatan kesadaran, serta kolaborasi lintas sektor, termasuk aparat penegak hukum dan tenaga profesional.

"Seminar ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat reformasi birokrasi yang berorientasi pada perlindungan, profesionalitas, dan kemanusiaan," ungkapnya

Lanjut dia, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang dapat memperkaya wawasan peserta, mulai dari perspektif hukum terkait sanksi dan mekanisme pelaporan, hingga pendekatan psikologis dalam penanganan korban.

"Kami berharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif serta komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja ASN yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual, serta menjunjung tinggi nilai keadilan dan kesetaraan gender," ujarnya

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Polresta Tangerang dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan para peserta dari perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan arahan dan motivasi kepada para kepala sekolah SD dan SMP negeri yang baru terpilih maupun hasil rotasi. Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Senin (4/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati meninta para kepala sekolah SD dan SMP negeri tersebut untuk terus meningkatkan kompetensi dan berinovasi untuk kemajuan SD dan SMP masing-masing

"Tingkatkan terus kompetensi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas sekolah dan proses belajar mengajar demi terwujudnya kemajuan pendidikan yang unggul dan berkualitas di Kabupaten Tangerang," pinta Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengungkapkan bahwa proses seleksi kepala sekolah dilakukan secara detail dan menyeluruh, dengan mempertimbangkan rekam jejak, loyalitas, kapasitas, serta kesiapan mental para calon kepala sekolah. Proses penetapan kepala sekolah juga telah dilakukan secara objektif melalui pembahasan yang mendalam bersama jajaran terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan BKPSDM.

“Pengisian kepala sekolah bukan berdasarkan faktor lain, tetapi murni berdasarkan kompetensi. Semua dibahas secara matang, tidak asal tanda tangan. Satu posisi bahkan bisa ada tiga calon yang dikaji secara menyeluruh,” ungkapnya

Dia menyebut para kepala sekolah yang terpilih merupakan sosok pilihan di antara ribuan guru di Kabupaten Tangerang. Dari ribuan guru yang ada, para kepala sekolah ini dipercaya menjadi pemimpin dan teladan di lingkungan pendidikan.

“Ini adalah amanah besar. Dari ribuan guru, Bapak/Ibu terpilih menjadi kepala sekolah, patut disyukuri dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Dalam arahannya, Bupati menitipkan beberapa hal penting yang harus segera dilakukan oleh para kepala sekolah di lingkungan masing-masing. Pertama, menjaga kerapihan dan kebersihan lingkungan sekolah, termasuk memastikan tidak ada sampah dan saluran air yang tersumbat.

Kedua, mengoptimalkan program sanitasi sekolah (Sanisek) serta memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif dengan menanam berbagai tanaman seperti cabai dan tomat sebagai bentuk inovasi dan edukasi bagi siswa.

Ketiga, melakukan perbaikan sarana dan prasarana ringan secara mandiri tanpa harus menunggu anggaran dari pemerintah daerah, dengan memanfaatkan dana yang tersedia.

“Jangan menunggu, sepanjang bisa dilakukan oleh kepala sekolah, segera lakukan. Sekolah yang bersih, rapi, aman dan nyaman akan mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas,” pesannya.

Dia juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dalam proses seleksi tersebut, serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk masukan dari organisasi profesi seperti PGRI dan organisasi profesi lainnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi meluncurkan buku cerita anak berjudul "Mangrove Penyelamat Pantai" karya Bunda PAUD Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang Senin, (4/5/2026).

Acara peluncuran ini menjadi momentum penting dalam penguatan literasi dan pendidikan karakter bagi anak usia dini di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan bahwa masa usia dini merupakan masa emas (golden age), di mana anak-anak memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap nilai-nilai, pengetahuan, dan kebiasaan. Oleh karena itu, pendidikan pada fase ini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak.

"Pada masa inilah nilai-nilai moral, budaya, dan kebiasaan positif sangat penting untuk kita tanamkan. Salah satunya melalui media buku cerita yang menarik dan sarat akan pesan moral yang baik," ungkap Bupati Maesyal.

Ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bunda PAUD atas dedikasi dan kontribusi nyatanya dalam menghadirkan karya literasi yang edukatif.

"Saya menyampaikan penghargaan kepada Bunda PAUD Kabupaten Tangerang atas inisiatif dan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini melalui karya yang inspiratif ini," ujarnya

Bupati Maesyal berharap buku tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pendidik, orang tua dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tangerang. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.

"Mari kita bersinergi demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan. Selamat dan sukses kepada Bunda PAUD Kabupaten Tangerang. Semoga buku ini memberikan manfaat luas bagi kemajuan pendidikan anak bangsa," pungkasnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa peluncuran buku ini merupakan bentuk komitmennya dalam menghadirkan media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membangun karakter anak sejak dini.

Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi sumber literasi dan sarana edukasi yang ringan namun bermakna bagi anak-anak. “Melalui cerita yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak dapat belajar mencintai dan menjaga lingkungan sejak dini, dimulai dari kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh pihak, baik orang tua, pendidik, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.

"Dengan kolaborasi dan sinergi bwrsama yang semakin kuat ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan peduli terhadap lingkungan," harapnya. (Red)

Page 2 of 645
Go to top