TANGERANG, lensafokus.id — Ajang Walikota Cup 3rd Gymnastics Tangerang Open 2026 kembali digelar dengan skala yang lebih besar. Kejuaraan open tingkat nasional tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari 26 klub gymnastics dari berbagai daerah di Indonesia.
Jumlah peserta meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 300 peserta. Peningkatan tersebut menunjukkan bertambahnya klub dan atlet yang berpartisipasi dalam kompetisi gymnastics di Kota Tangerang.
Ketua Federasi Gymnastics Indonesia (FGI) Kota Tangerang Sumarti, didampingi Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) FGI Heru Minwardiani, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan dan perkembangan gymnastics di Indonesia.
“Walikota Cup 3rd Gymnastics Tangerang Open 2026 akan berlangsung selama lima hari di Hall Gymnastics Tangerang Convention Center (TCC),” ujar Sumarti, Sabtu (12/9/2026).
Kompetisi tahun ini mempertandingkan dua disiplin gymnastics, yakni Artistic Gymnastics dan Aerobic Gymnastics.
Artistic Gymnastics dijadwalkan berlangsung pada 25–27 September 2026, mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.
Sementara Aerobic Gymnastics digelar pada 28–29 September 2026, dengan jadwal pertandingan pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.
Sebagai kejuaraan tingkat nasional, kompetisi mempertemukan atlet dari berbagai klub dan daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Selain memperebutkan gelar juara, ajang ini juga menyediakan Piala Walikota Tangerang serta uang pembinaan bagi tiga besar juara umum.
Rinciannya:
- Juara Umum I: Rp9 juta
- Juara Umum II: Rp6 juta
- Juara Umum III: Rp4 juta
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang mengatakan penyelenggaraan kejuaraan olahraga berskala nasional turut memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai sport city.
Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga serta sarana pendukung seperti hotel dan rumah sakit menjadi modal bagi Kota Tangerang untuk menjadi lokasi berbagai kegiatan olahraga.
“Sebagai Sport City, Kota Tangerang sangat terbuka untuk menjadi arena perhelatan olahraga tingkat nasional dan internasional. Di Kota Tangerang bukan cuma venue yang tersedia, tetapi sarana penunjangnya seperti hotel dan rumah sakit banyak berdiri di sini,” ungkap Kaonang.
Ia menilai kegiatan olahraga berskala nasional juga berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat melalui kunjungan peserta, pendamping dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan.
Heru Minwardiani menambahkan, meningkatnya jumlah peserta dari sekitar 300 menjadi 500 atlet serta keterlibatan 26 klub menjadi gambaran meningkatnya partisipasi dalam kompetisi gymnastics di Tangerang.
“Kehadiran klub-klub dari berbagai wilayah juga diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengalaman, meningkatkan kualitas kompetisi, serta memberikan kesempatan kepada atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional,” jelas Heru. (Sumarna)
