Asep

Asep

Resmikan Balai Warga, Wabup Intan Ajak Warga Terus Perkuat Kebersamaan dan Persatuan

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang meresmikan Balai Warga RT. 10, RW 09 Perum Vila Regensi Tangerang 2 Desa Gelam Jaya Kec. Pasar Kemis, Minggu (05/07/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan warga RT. 10, RW 09 Perum Vila Regensi Tangerang 2 untuk terus memperkuat kebersamaan, persatuan dan kepedulian sosial untuk kemajuan bersama.

"Saya yakin, balai ini bisa berdiri karena ada kebersamaan, ada kepedulian, ada gotong royong, dan ada rasa memiliki dari seluruh warga. Satu pesan saya, balai warga ini jangan hanya ramai saat peresmiannya saja, namun manfaatkan benar-benar untuk kegiatan yang membawa kebaikan dan kemajuan bagi masyarakat," ujar Wabup Intan

Menurut dia, komunikasi yang baik merupakan kunci untuk menjaga kebersamaan, persatuan dan kepedulian antarwarga. Lingkungan yang warganya sering berkumpul, sering berdiskusi, dan sering bersilaturahmi akan menjadi lingkungan yang lebih rukun, aman, dan nyaman serta maju dibandingkan yang lainnya.

"Modal terbesar sebuah daerah bukan hanya jalan yang bagus atau gedung yang megah, tetapi masyarakatnya yang kompak, rukun dan saling peduli. Kalau semangat seperti ini terus kita jaga, saya optimistis lingkungan ini akan semakin maju, semakin nyaman dihuni, dan menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lainnya di Kabupaten Tangerang," tandasnya

Wabup Intan juga mengingatkan agar kerja keras, gotong royong dan kepedulian warga terus dipupuk dan diperkuat, termasuk dalam mengelola dan memanfaatkan balai warga agar keberadaannya bisa terus memberikan manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat. Dan jadikan balai warga tersebut sebagai tempat mempererat silaturahmi, tempat saling mengenal, saling peduli, dan saling menguatkan sebagai satu keluarga besar.

"Rawatlah balai warga ini bersama-sama. Jaga kebersihannya, pelihara fasilitasnya, gunakan dengan penuh tanggung jawab, dan tumbuhkan rasa memiliki. Karena kalau semua merasa memiliki, saya yakin balai warga ini akan terus bermanfaat, bukan hanya untuk kita yang hadir hari ini, tetapi juga untuk anak cucu kita di masa yang akan datang," ujarnya

Selain itu, Wabup Intan meminta warga untuk bersama-sama bersinergi dan berinovasi dalam penanganan dan pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah perumahan. Inovasi tersebut bisa berupa bank sampah, pembuatan ekoenzim, pupuk dan produk lainnya yang bisa memberikan manfaat nyata, baik untuk lingkungan mauoun pendapatan warga.

"Sampah adalah persoalan kita semua. Saya harap warga di sini juga saling kolaborasi dan berinovasi dalam penanganan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Bisa dengan membuat bank sampah, ekoenzim, pupuk atau produk lainnya yang bisa menambah pendapatan dan membuat lingkungan lebih bersih dan asri," ungkapnya

Pihaknya berjanji siap membantu memfasilitasi warga yang sunguh-sungguh ingin memanfaatkan sampah menjadi barang yang mempunyai nilai lebih dan mampu menopang ekonomi keluarga

"Nanti saya bantu, saya beliin timbangan duduknya. Nanti juga ada pelatihan bagaimana membuat ekoenzim, kompos. Jadi nanti ibu-ibu ditraining, bisa kumpul di sini," ucapnya. (Red)

Kecamatan Tigaraksa Kembali Sulap Malam Minggu Jadi Pusat Pelayanan Terintegrasi

Tangerang, lensafokus.id – Kecamatan Tigaraksa kembali menghadirkan terobosan strategis dalam pelayanan publik dengan menggelar program "Pelayanan Mantap Jasa" pada Sabtu malam (04/07/26). Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Tigaraksa, kegiatan bulanan ini menjadi magnet bagi ratusan warga yang memanfaatkan momentum akhir pekan untuk mengurus berbagai dokumen penting secara cepat, mudah, dan terintegrasi dalam satu lokasi.

Program inovasi unggulan ini dirancang khusus untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja operasional. Dalam pelaksanaannya, Forkopimcam Tigaraksa berhasil mengorkestrasi berbagai instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk), perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling dan SKCK dari Polresta Tangerang, perpanjangan STNK dari Gerai Samsat Tigaraksa, hingga pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas Tigaraksa dan Pasir Nangka. Tidak hanya itu, tersedia pula pos bantuan hukum (Posbakum), sertifikasi produk halal, pameran produk 8 UMKM dari perwakilan desa/kelurahan, hingga bursa lowongan pekerjaan.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, menegaskan bahwa kehadiran program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan komitmen jajaran Forkopimcam untuk senantiasa responsif terhadap dinamika kebutuhan pelayanan masyarakat.

"Pelayanan mantap jasa ini merupakan bagian inovasi dari Kecamatan Tigaraksa bahwa pemerintah daerah dan Kami dari Forkopimcam hadir mendekatkan diri pelayanan terhadap masyarakat. Pada saat masyarakat dihari kerja ada keterbatasan waktu atau bekerja, maka malam minggu kami siapkan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, antara lain kebutuhan adminduk, perpanjangan SIM, kemudian juga SKCK, ada juga dari SAMSAT yang kebetulan dari tanggal 24 Juni yang Kecamatan Tigaraksa menghadirkan gerai samsat, bisa untuk perpanjangan pajak STNK, Kemudian cek kesehatan gratis dari puskesmas Tigaraksa dan Pasir Nangka, Kemudian juga ada pos bantuan hukum, bisa untuk melaporkan atau curhat terkait dengan pelayanan hukum, Kemudian ada sertifikasi produk halal, dan ada 8 UMKM dari masing-masing desa dan kelurahan." ujar camat cucu.

Lebih lanjut, Cucu Abdurrosyied memaparkan bahwa antusiasme masyarakat pada edisi bulan Juli ini sangat luar biasa, terutama dengan hadirnya beberapa layanan tambahan yang bersifat taktis dan sangat dibutuhkan, termasuk kolaborasi dengan sektor industri untuk penyediaan lapangan kerja lokal bagi warga sekitar.

"Dan malam ini memang ada tambahan. Salah satunya kita kerjasama dengan satu perusahaan. Yang bisa bergabung untuk melayani hari ini adalah lowongan pekerjaan bagi masyarakat tigaraksa, kami bekerjasama dengan perusahaan dan alhamdulillah antusiasnya luar biasa, ini adalah bagian dari kita untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di saat mereka ada kesempatan di hari libur untuk melakukan proses pelayanan administrasi" tambahnya.

Tingginya lonjakan kunjungan masyarakat pada pelayanan kali ini juga didorong oleh momentum menyambut tahun ajaran baru sekolah. Banyak warga berbondong-bondong memperbarui dokumen keluarga mereka demi memenuhi persyaratan pendaftaran sekolah anak, khususnya perpindahan dari dokumen fisik/manual ke sistem identitas digital yang mutakhir.

"Ini kan menjelang daftar sekolah anak, di bulan Juli ini angka mengurus administrasi makin banyak. Salah satunya lebih banyak itu kepada perubahan yang dulu kakaknya manual sekarang menjadi digital, kepada IKD. Ini lebih kepada IKD karena sekarang harus ada barcode. Nah ini masyarakat lebih arah kepada pelayanan untuk mengurus anak untuk sekolah” jelasnya lagi.

Menanggapi kepadatan warga yang hadir sejak sore hari, Camat Tigaraksa memastikan bahwa koordinasi antar-petugas terjalin dengan sangat baik guna memberikan kenyamanan maksimal. Pihaknya berkomitmen untuk konsisten mempertahankan dan memperluas jangkauan integrasi pelayanan publik ini melalui sinergi lintas instansi yang kokoh di masa depan.

"Ya sebenarnya pelayanan ini kita akan mulai di jam 18.30, tapi dari jam 4 masyarakat sudah berdatangan dan kita layani. Jadi sebenarnya walaupun jadwalnya malam tapi dari sore ya sudah kita layani, dan bagi masyarakat Tigaraksa yang malam ini tidak terlayani, bisa kembali di hari Senin sampai Jumat, lalu untuk Samsat dilakukan tambahan, setengah hari kerja di hari Sabtu” tutup camat cucu. (Red)

Pemkab Tangerang Komitmen Fasilitasi Masyarakat Terdampak Bencana Kebakaran TPA Jatiwaringin

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen penuh Pemkab Tangerang menangani bencana kebakaran TPA Jatiwaringin, termasuk memfasilitasi masyarakat yang terdampak. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat mendampingi Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono saat meninjau lokasi TPA Jatiwaringin, Sabtu (04/07/26)

"Alhamdulillah sudah kita siapkan tempatnya, tempat tidurnya, kebutuhan sehari-harinya, termasuk dengan pemeriksaan kesehatannya. Dinas Kesehatan maupun Puskesmas tidak hanya standby di posko tetapi hadir door to door mendatangi rumah-rumah," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, ada 2 tempat pengungsian sementara yang diperuntukan bagi masyarakat yaitu di Kantor Desa Tanjakan dan Kantor Desa Rajeg Mulya. Sampai tadi malam tercatat ada sekitar 102 warga yang saat ini mengungsi di tempat yang telah disediakan dan untuk data sementara warga yang terkena ISPA ada sekitar 22 orang yang ditangani oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

"SOP tanggap darurat sesuai dengan peraturan perundangan sudah dilakukan melalui SK Bupati tentang status kedaruratan selama 14 hari, tetapi mudah-mudahan ini lebih cepat penanganannya supaya ini juga bisa kita atasi," imbuhnya

Dia juga menegaskan Pemkab Tangerang bersama seluruh komponen yang terlibat dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin akan menindaklanjuti arahan Wamen LH dan mohon doa dari seluruh masyarakat agar bencana kebakaran segera dapat teratasi.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengungkapkan bahwa pemadaman kebakaran seperti di TPA Jatiwaringin bukan hal yang mudah, karena karakteristiknya seperti kebakaran lahan gambut.

"Mungkin di atasnya terlihat sudah padam tetapi kita lihat di bagian bawahnya masih ada apinya, kapan saja bisa terbakar dan karena ada CH4-nya (Gas Metana) yang berpotensi menimbulkan ledakan," jelas Diaz

Saat ini, pihaknya juga telah melakukan monitoring dan pemantauan dengan drone untuk menganalisa titik-titik api (hotspot) di TPA Jatiwaringin dan akan berkoordinasi dengan pihak bandara agar pemantauan melalui drone dapat dilakukan secara berkala. Selain itu, Kemen LH juga telah menyiapkan Mobile Monitoring System untuk melakukan pemantau kualitas udara.

"Kementerian kehutanan juga telah membantu kami memadamkan api. 30 personil dari Kementerian Kehutanan dari Jawa Barat dan Sulawesi ini ahli dalam memadamkan gambut jadi yang serupa dengan TPA ini," imbuhnya

Dia juga menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin, baik itu keselamatan personil yang bertugas maupun masyarakat

"Kita tekankan keselamatan adalah prioritas dari KLH, baik itu untuk masyarakat mauoun keselamatan petugas pemadaman itu sendiri. Pak Bupati terima kasih sudah melakukan antisipasi untuk pengecekan ISPA dan penanganan pengungsian," ujarnya

Dia juga meminta kepada Pemkab Tangerang untuk memastikan dan menjaga lahan seluas 5 hektar yang dialokasikan untuk program Waste to Energy (WTE) agar tidak digunakan untuk hal-hal lain agar progeam WTE dari Presiden Prabowo tetap bisa berjalan sesuai dengan rencana. (Red)

Bupati Tangerang Lepas Kafilah Kabupaten Tangerang Berlaga di MTQ ke-23 Provinsi Banten

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi melepas duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang yang akan berlaga pada MTQ ke-23 Tingkat Provinsi Banten. Acara tersebut digelar di Hotel Yasmin, Sabtu (04/07/26)

Pada kesempatan tersebut Bupati Maesyal Rasyid memberikan pesan dan dorongan semangat kepada Kafilah Kab. Tangerang agar terus semangat, percaya diri, jaga kesehatan dan kekompakan untuk berjuang mengharumkan nama daerah dan masyarakat Kab. Tangerang di ajang MTQ Tingkat Provinsi Banten tahun 2026

"Nanti tampil lepas jangan grogi, harus percaya diri, penuh dengan senyuman. Jaga kesehatan dan jangan melupakan salat serta memanjatkan doa. Upaya sudah maksimal, persiapan sudah matang, proses tidak akan menghianati hasil," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menyebut, MTQ merupakan salah satu barometer syiar Islam di Provinsi Banten. Untuk itu, dia berharap semua pihak terus menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk mendukung serta berperan aktif dalam pembangunan, khususnya di bidang keagamaan.

"Kepada masyarakat, tokoh ulama, MUI, DMI, FKUB dan semuanya, saya harap terus terlibat aktif untuk bisa mendorong sekaligus juga melanjutkan perjuangan-perjuangan syiar Islam dikumandangkan di Kabupaten Tangerang melalui MTQ ini sebagai parameter dan barometer kita," ujarnya

Dia juga menekankan bahwa kepada kafilah hendaknya jangan hanya mengejar prestasi terbaik, namun juga harus mampu menjadi teladan yang bisa hadir di tengah-tengah masyarakat dan menginspirasi banyak orang dalam kebaikan dan kepedulian.

"Yang kita kejar bukan hanya predikat kita yang terbaik, tapi bagaimana kita bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, bagaimana kita bisa menjadi teladan dan menginspirasi banyak orang dengan syiar Islam yang terus kita dikumandangkan," tandasnya

Sementara itu, Ketua LPTQ Kab. Tangerang yang juga menjabat Sekda, Soma Atmaja melaporkan bahwa MTQ ke-23 Provinsi Banten akan dilaksanakan tanggal 6-10 Juli 2026 di KP3B, Kota Serang

"Jumlah Kafilah Kabupaten Tangerang sebanyak 157 orang. Peserta sebanyak 66 orang, 33 putra dan 33 putri yang akan mengikuti semua cabang MTQ, pimpinan dan penanggung jawab kafilah 35 orang, pembina, official dan panitia serta pendamping 56 orang," ungkap Soma

Lanjut dia, semua peserta telah mengikuti tahap pembinaan dan pemantapan sebanyak 6 kali. Tujuan pembinaan tersebut untuk meningkatkan kualitas peserta MTQ serta mempertahankan prestasi terbaik sebagai juara umum.

"Pembinaan ini untuk meningkatkan kualitas peserta MTQ serta mempertahankan prestasi terbaik sebagai juara umum. Kami siap meraih prestasi juara umum yang kelima kalinya secara berturut-turut pada MTQ ke-23 ini," ujarnya

Dia juga memberikan pesan kepada duta-duta terbaik MTQ Kab. Tangerang agar tidak menyia-nyiakan berbagai tahapan pembinaan yang telah dilalui serta perjuangan yang telah dilakukan selama ini.

"Untuk adikku para peserta, sekali lagi tanamkan mentalitas juara kita. Karena menjadi seorang juara bermula dari sini, sekali lagi kita tekadkan dan niatkan saat ini untuk menjadi juara," pungkasnya. (Red)

Pemkot Tangerang Siapkan Rencana Pelimpahan Pengelolaan Jalan Lingkungan dan Drainase ke Kecamatan

Kota y, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Salah satunya dengan merencanakan pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan.

Kepala Bidang Perencanaan dan Teknis Kebinamargaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Rusdy menuturkan, rencana pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase dinilai dapat mengefisiensikan tingginya beban kerja Dinas PUPR Kota Tangerang dalam mengelola ribuan jalan lingkungan dan drainase yang memicu keterlambatan penanganan masalah di lapangan.

”Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman wilayah (kecamatan) untuk membahas lebih lanjut teknis detil rencana pelimpahannya. Prinsipnya, rencana akan didorong sebagai solusi quick response terhadap masalah-masalah penanganan infrastruktur yang biasanya dikeluhkan masyarakat seperti kerusakan jalan lingkungan, saluran mampet, turap jebol, dan sebagainya yang skalanya kecil,” ujar Rusdy, Jumat (3/7/26).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah melakukan pembahasan dengan melibatkan semua kecamatan beberapa hari kemarin.

Rencananya, kriteria jalan lingkungan yang akan dilimpahkan kewenangan pengelolaannya berupa jalan dengan lebar terbatas di bawah dua meter, serta jaringan saluran pembuangan air tersier dengan lebar penampung tidak melebihi 40 centimeter yang berada di tengah kawasan pemukiman.

”Rencana pelimpahan kewenangan ini direspons sangat positif tapi memang ada beberapa hal yang masih harus dikoordinasikan lebih lanjut karena memang tidak hanya menyangkut kewenangan saja melainkan juga pembagian anggaran ke depannya,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang berharap rencana pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase yang sedang dicanangkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di Kota Tangerang. (Red)

Bupati Tangerang Jumling Sambangi Warga Kadusirung Pagedangan

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jamiatul Khoer Kp. Ranca Malang Desa Kadusirung Kec. Pagedangan, Jum'at (03/07/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa kegiatan Jumling yang dilakukan bersama Baznas dan DMI Kab. Tangerang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk lebih mendekatkan diri, hadir langsung ke masyarakat. Selain dalam rangka silahturahmi dan salat Jum'at berjamah bersama warga, juga untuk melihat pembangunan yang dilaksanakan serta mendengar aspirasi dan keinginan masyarakat, khususnya warga Ranca Malang Kadusirung dalam hal pembangunan, pemberdayaan dan pelayanan.

"Kami, pemerintah daerah bersama Baznas, dan DMI melaksanakan silaturahmi ke masjid-masjid setiap Jumat. Kami bersama tim hadir di sini juga dalam rangka saling sapa, tidak ada pemisah antara pemerintah dengan masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan daerah. Pihaknya pun berjanji akan merespon aspirasi yang disampaikan dan akan berupaya merealisasikannya sesuai dengan kewenangan dan kemampuan pemerintah.

"Insya Allah nanti akan kita respon apa yang diinginkan masyarakat, tentunya juga dengan pemerintah provinsi yang menjembataninya melalui Pak Muhammad Bahri sebagai dewan provinsi.

Selain itu, dia juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin bisa segera tertangani. Dia menyebut penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin tidak hanya dilakukan oleh Pemkab Tangerang saja, dukungan dan bantuan juga datang dari Kota Tangerang, BNPB, pemerintah pusat dan banyak pihak lainnya

"Kami mohon juga doanya, bencana di TPA Jatiwaringin bisa tertangani dengan cepat. Penanganannya bukan dari kabupaten saja, dari kota, dari pusat sudah membantu, jadi kita sama-sama berdoa agar api cepat padam," ungkapnya

Lanjut dia, bantuan personil dari Makasar dan Bandung yang ahli dalam hal penanganan kebakaran di berbagai daerah juga terus berdatangan untuk membantu proses penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin

"Jadi semalam kita mendapat bantuan dari ahlinya yang sudah menangani bencana di daerah lain, dari Bandung dan Makassar yang biasa menangani kebakaran gambut dan sebagainya, baru semalam datang, separuh hari ini datang lagi ," jelasnya

Dia juga mengaskan Pemkab Tangerang berkomitemen penuh untuk melakukan penanganan maksimal termasuk untuk masyarakat yang terdampak. Tenaga medis, Puskesmas, kepala desa, lurah, camat dan TNI, Polri terus disiagakan untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan, baik medis maupun evakuasi ke tempat yang lebih aman

"Sekali lagi mohon doanya supaya cepat selesai, supaya cepat padam apinya. Yang sakit kita bawa ke Puskemas, tim medis juga selalu standby. Kita tetap tanggung jawab apapun hasilnya dan hari ini di beberapa masjid juga melakuka salat istisqa untuk mendoakan supaya dapat hujan," ungkapnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu membahu menangani kebakaran TPA Jatiwaringin

"Mudah-mudahan Allah segera menyelesaikan atau mematikan api yang berkobar. Terima kasih kepada para kyai, pak ustad, DKM, lurah, camat, aparat TNI, Polri dan semuanya yang telah membantu," pungkasnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang secara simbolis menyerahkan bantuan untuk DKM Masjid Jamiatul Khoer. (Red)

Hadiri CEO Gathering Apindo, Sekda Soma Tegaskan Komitmen Kabupaten Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif dan Jaga Kesejahteraan Buruh

Tangerang, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menghadiri kegiatan CEO Gathering & Economic Outlook 2026 bersama Gubernur Banten yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) DPP Apindo Banten. Acara strategis yang mempertemukan para pemangku kebijakan dan pelaku usaha ini diselenggarakan di PT Adis Dimension Footwear, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (02/07/26).

Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni, Ketua Umum DPN Apindo Shinta Widjaja Kamdani, Ketua DPP Apindo Banten Tomy Rachmatullah, Owner PT Adis Dimension Footwear Haryanto, serta jajaran unsur Forkopimda Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang.

Mengawali sambutannya, Sekda Soma menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf yang mendalam dari Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang tidak bisa hadir secara langsung karena harus memimpin langsung penanganan darurat di lapangan.

"Bapak Gubernur dan Bapak-Ibu sekalian, salam hormat dan permohonan maaf dari Bupati Tangerang, Bapak Moch. Maesyal Rasyid. Saat ini beliau tengah berjuang dan berjibaku memimpin langsung proses pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Ini merupakan sebuah bencana ekologis yang sangat kita sayangkan terjadi, dan tentu tidak ada satu pun dari kita yang menginginkannya. Kami memohon doa dan dukungan dari Bapak-Ibu sekalian agar bencana ekologis ini bisa segera kita atasi bersama dengan cepat dan tuntas," ujar Sekda Soma.

Sekda Soma menekankan bahwa Kabupaten Tangerang merupakan salah satu motor penggerak ekonomi utama di Provinsi Banten. Pertumbuhan masif di sektor industri, perdagangan, dan jasa di wilayah ini tidak terlepas dari kontribusi besar dan peran nyata dari para investor serta dunia usaha.

Ia menjabarkan bahwa porsi belanja pemerintah daerah memiliki keterbatasan, sehingga ruang pembangunan terbesar diserahkan kepada para pelaku usaha untuk bersama-sama membangun bangsa. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan kepastian hukum, pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan guna menjaga iklim investasi yang kondusif.

Namun, Sekda Soma mengingatkan bahwa kesuksesan investasi tidak boleh hanya diukur dari angka modal yang masuk atau megahnya pabrik yang berdiri. Hal yang jauh lebih esensial adalah bagaimana investasi tersebut mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

"Manfaat nyata dari investasi itu diwujudkan melalui terbukanya lapangan pekerjaan baru, meningkatnya kesempatan berusaha bagi sektor UMKM, tumbuhnya ekonomi lokal, serta yang tidak kalah pentingnya adalah semakin meningkatnya kesejahteraan para pekerja dan buruh. Pekerja dan buruh adalah bagian tidak terpisahkan yang setiap hari menggerakkan roda produksi serta menentukan daya saing daerah kita," tegas Sekda Soma.

Lebih lanjut, ia meyakini bahwa hubungan industrial yang harmonis hanya akan tercipta apabila pemerintah, pengusaha, dan pekerja dapat saling memahami peran masing-masing dengan mengedepankan dialog yang sehat.

"Melalui regulasi dan pelayanan yang baik dari pemerintah, dunia usaha akan terus terstimulasi untuk berinovasi dan berkembang. Di sisi lain, para pekerja kita akan memperoleh kesempatan kerja yang lebih layak, perlindungan yang optimal, serta kesejahteraan yang terus meningkat. Forum tanpa sekat seperti ini sangat penting untuk meruntuhkan ego sektoral, memperkuat silaturahmi, dan membangun kepercayaan (trust) yang melahirkan kolaborasi kuat," tambahnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Banten, Andra Soni, memberikan apresiasi tinggi atas daya tahan para pengusaha di Banten, salah satunya PT Adis Dimension Footwear yang tetap konsisten melakukan ekspor di tengah dinamika ekonomi. Gubernur Andra Soni menyebutkan bahwa kontribusi belanja APBD provinsi maupun kabupaten memang kecil terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banten yang tahun ini ditargetkan mampu menembus angka Rp1.000 triliun. Angka fantastis tersebut didominasi oleh pergerakan dunia usaha.

Gubernur Andra Soni juga secara resmi membuka Rakerkonprov Apindo Banten 2026 dan menegaskan komitmennya melalui semangat "Banten Melayani dan Banten Ramah" guna menurunkan angka pengangguran terbuka melalui revitalisasi kurikulum vokasi SMK serta program digitalisasi anak muda yang disinergikan bersama Apindo.

Sementara itu, Ketua DPP Apindo Banten, Tomy Rachmatullah mengakui bahwa tekanan geopolitik global dan fluktuasi nilai tukar mata uang menjadi tantangan nyata yang dihadapi industri saat ini. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pengusaha Banten adalah para 'nahkoda tangguh' yang tidak akan menyerah pada badai ketidakpastian. Apindo berkomitmen untuk berjalan beriringan bersama pemerintah, pekerja, dan investor demi ketahanan ekonomi nasional. (Red)

Bupati Maesyal Rasyid Terus Kawal Pemadaman TPA Jatiwaringin, Dua Helikopter BNPB Dikerahkan

Tangerang, lensafokus.id – Upaya penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, kobaran api yang sempat membesar telah berangsur berkurang, meskipun masih terdapat beberapa titik api yang tersebar di bagian atas tumpukan sampah. Kamis, (2/7/26)

Untuk mempercepat proses pemadaman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerjunkan dua unit helikopter guna melakukan pemadaman dari udara (water bombing) pada area yang sulit dijangkau oleh petugas di darat.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid l terus memantau dan hadir langsung di lapangan memonitoring proses penanganan kebakaran. Bahkan, sejak awal kejadian hingga saat ini, dirinya terus melakukan koordinasi intensif dengan BNPB Pusat, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta berbagai instansi terkait lainnya.

"Alhamdulillah kondisi kebakaran mulai berangsur terkendali. Namun kami tidak ingin lengah karena masih ada beberapa titik api yang harus terus dipadamkan. Seluruh kekuatan dan sumber daya kami kerahkan agar penanganan dapat berjalan maksimal," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Selain mengerahkan seluruh armada dan personel pemadam kebakaran yang dimiliki Kabupaten Tangerang, Bupati juga bergerak cepat meminta dukungan lintas daerah. Ia telah berkomunikasi langsung dengan jajaran Pemerintah Kota Tangerang, meminta bantuan armada pemadam kebakaran tambahan untuk memperkuat personil dan armada yang ada saat ini

Tidak hanya itu, Bupati Maesyal Rasyid juga menghubungi langsung Wakil Wali Kota Tangerang guna meminta dukungan personel dan peralatan dari BPBD Kota Tangerang sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan di lokasi kebakaran.

"Penanganan kebakaran ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami bersyukur mendapat dukungan dari BNPB, Pemerintah Kota Tangerang dan seluruh unsur terkait yang bergerak bersama untuk mempercepat pemadaman," ungkapnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memberikan perhatian serius terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi terdampak. Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terus melakukan pemantauan kesehatan warga, terutama bagi masyarakat yang terdampak paparan asap akibat kebakaran.

"Tim kesehatan sudah disiagakan untuk memberikan pelayanan medis, pemeriksaan kesehatan serta langkah-langkah antisipasi guna memastikan kondisi masyarakat tetap terjaga selama proses penanganan kebakaran berlangsung," imbuhnya

Bupati menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, selain fokus pada pemadaman api, pemerintah juga memastikan kebutuhan serta kesehatan warga terdampak serta kondisi kesehatannya

"Kami tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga memastikan masyarakat tetap aman dan sehat. Seluruh perangkat daerah bergerak sesuai tugasnya masing-masing agar dampak kebakaran ini dapat diminimalkan," tandasnya.

Hingga saat ini, proses pemadaman masih terus dilakukan melalui jalur darat dan udara. Petugas gabungan tetap bersiaga selama 24 jam untuk mengantisipasi munculnya titik api baru hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali. (Red)

Diduga Ada Permainan Izin Dan Kordinasi Pemasangan Tiang Wifi Di Kp Babakan Tenjo Di Hentikan Warga

Bogor, lensafokus.id - Di Duga belum mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah dan tidak ada rekomendasi dari Dinas Tata Ruang dan Dinas Kominfo setempat pemasangan tiang wifi di kp babakan tenjo di henentikan warga.

Ubaidillah yang akrab di sapa kang Ubay kepada Media Kabar Daerah menyampaikan, "Kami dan rekan rekan pertanyakan surat Rekomtek dari Dinas Tata Ruang dan Dinas Kominfo Kabupaten Bogor.

Karena secara atura pihak Provider wajib mengantongi izin, mulai dari tingkat desa/kelurahan (izin dari Kepala Desa), izin lingkungan dari warga sekitar, hingga tingkat kecamatan dan Pemda/Dinas terkait. Tegas Ubay.

Di tambah ada lahan keluarga kami yang kena proyek pemasangan tiang wifi tersebut "ya kami pertanyakan bagai mana konfensasi bukan hanya untuk keluarga saya begitu juga dengan warga lainya.

Dengar info sih uang konfensasi sudah di turunkan kepada seseorang, namun sampai saat ini kami belum menerima dan negoisasi berapanya, makanya proyek pemasangan yang di bantu Karang Taruna untuk sementara waktu kami Stof. Jelas Ubay.

Lebih lanjut ia menyampaikan,
"Padahal ada aturan pemasangan tiang wifi di perkampungan yang ada di desa yaitu ..

Pemasangan tiang WiFi atau internet di perkampungan desa wajib mematuhi UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

Hal tersebut mencakup izin resmi dari pemerintah daerah (Pemda) setempat, persetujuan warga atau pemilik lahan terdampak, serta mematuhi jarak aman dari kabel atau fasilitas umum lainnya.

Aturan dan prosedur pemasangan tiang di Desa, Aturan spesifik biasanya tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati/Walikota setempat.

Berikut adalah pedoman utama yang berlaku: Perizinan Berjenjang: Provider wajib mengantongi izin, mulai dari tingkat desa/kelurahan (izin dari Kepala Desa), izin lingkungan dari warga sekitar, hingga tingkat kecamatan dan Pemda/Dinas terkait.

Kesepakatan Warga (Surat Izin): Warga memiliki hak untuk menolak atau menyetujui jika tiang atau bentangan kabel akan melintasi dan dipasang di depan rumah atau pekarangan mereka.

Spesifikasi Tiang: Tiang yang dipasang di ruang publik harus menggunakan bahan yang kokoh (biasanya tiang besi atau beton), memiliki tinggi ideal (standar berkisar antara 7 hingga 11 meter), dan tidak mengganggu estetika maupun saluran air.


Jarak Aman: Pemasangan tiang harus mempertimbangkan keselamatan, seperti jarak aman dari kabel jaringan listrik (PLN) minimal 3 meter untuk mencegah korsleting dan kecelakaan.

Jarak antar tiang juga diatur secara teknis, biasanya maksimal berjarak 50 meter antar tiang agar kabel tidak kendur dan membahayakan pengguna jalan.

Jika ingin berlanjut mereka harus tempuh dulu aturannya jangan warga di jadikan objek (Bisnis) untuk mencari keuntungan semata, harusnya mengedepankan musyawarah jangan mengambil keputusan sepihak, demi menjaga kerukunan dan ketentraman lingkungan. Tutup Ubay. (Tim)

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Tangerang Jalin Kolaborasi Internasional dengan Kota Gwangmyeong Korea Selatan

TANGERANG, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menerima kunjungan delegasi Dinas Pendidikan Kota Gwangmyeong, Korea Selatan, bersama Yayasan Dirgantara di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Rabu (1/7/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Soma menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi. Ia menilai kunjungan ini sebagai sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi. Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami dapat menerima kunjungan Bapak dan Ibu sekalian di Kabupaten Tangerang," ujar Sekda Soma.

Ia berharap kunjungan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membangun komunikasi yang lebih erat di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Menurutnya, di tengah perkembangan dunia yang begitu cepat, pendidikan menjadi kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Tantangan generasi muda saat ini menuntut daerah tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, adaptif terhadap teknologi, mampu berpikir global, namun tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan jati diri bangsa.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai upaya, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penyediaan sarana prasarana, penguatan literasi dan numerasi, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran," jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda Soma menyadari bahwa membangun pendidikan berkualitas juga memerlukan sinergi dan kolaborasi global. Oleh karena itu, ia menyambut baik kunjungan ini sebagai ruang produktif untuk berbagi wawasan mengenai inovasi pembelajaran berbasis teknologi serta pengembangan profesionalisme tenaga pendidik.

Ia pun berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kolaborasi nyata, seperti pertukaran pengalaman pendidikan, pembelajaran kolaboratif antar sekolah, pengembangan kapasitas guru, hingga pertukaran budaya yang dapat mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Republik Korea.

"Kami percaya pendidikan juga menjadi sarana menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, dan kepedulian bagi warga dunia. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Dirghantara yang telah memfasilitasi pertemuan berharga ini," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Kantor Dukungan Pendidikan Gwangmyeong, Mun Sang-myon, menuturkan bahwa Kepala Kantor Pendidikan Gwangmyeong memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap kunjungan ini. Pihaknya menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Sekda Soma Atmaja yang mewakili Bupati Tangerang, serta jajaran pejabat terkait.

Apresiasi senada juga disampaikan kepada Yayasan Dirghantara serta Kepala Sekolah SMK Penerbangan Dirgantara, beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan penuh. Secara khusus, delegasi merasa terkesan atas penyambutan dari para siswa sejak pagi hari.

"Sambutan luar biasa dari para siswa memberikan kesan hangat dan mendalam bagi kami. Merupakan kehormatan besar dapat bertemu dengan para tokoh dan insan pendidikan yang luar biasa dalam kesempatan ini," ungkap perwakilan delegasi tersebut.

Lebih lanjut, Kantor Dukungan Pendidikan Gwangmyeong menegaskan komitmennya dalam mendorong siswa untuk memperluas wawasan ke tingkat global dan tumbuh sebagai generasi unggul yang berdaya saing internasional melalui penguatan kerja sama.

"Pertemuan hari ini diharapkan menjadi langkah awal berharga dalam membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda kedua negara. Meski saat ini para siswa sedang memasuki masa liburan sehingga belum dapat bertemu langsung, kami sangat bersyukur dapat meninjau lingkungan pendidikan yang unggul di sini serta berdiskusi secara mendalam mengenai peluang kerja sama," tambahnya.

Pihaknya berharap kerja sama dan pertukaran pendidikan antara Gwangmyeong dengan Provinsi Banten, khususnya wilayah Kabupaten Tangerang, dapat terus berkembang lebih aktif di masa mendatang serta berkontribusi nyata pada pembangunan pendidikan yang berkelanjutan bagi kedua negara. (Red)

Page 8 of 294
Go to top