TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menginstruksikan kepada seluruh OPD terkait untuk terus menguatkan komiten dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan berbagai program prioritas yang telah dirancang
Hal tersebut ditegaskan Bupati Maesyal Rasyid yang hadir bersama Wakil Bupati, Intan Nurul Hikmah dan Sekretaris Daerah, Soma Atmaja saat memimpin Rapat Koordinasi Program Prioritas Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (14/07/26)
"Saya minta kepada Dinas Kesehatan, rumah sakit, Puskesmas, camat dan seluruh pihak terkait terus menguatkan komitmen dan kolaborasi bersama dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dalam arahannya, Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja jajaran Dinas Kesehatan, pihak rumah sakit, Puskesmas, serta para camat yang telah bekerja keras merealisasikan program layanan kesehatan masyarakat. Hingga Juli 2026, cakupan Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Tangerang telah mencapai sekitar 71 persen.
"Kita harus terus meningkatkan semangat dan sinergi agar cakupan ini bisa semakin optimal seperti tahun-tahun sebelumnya. Layanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang pemenuhannya wajib kita maksimalkan," tegasnya
Lanjut dia, untuk memperluas jangkauan layanan, Pemkab Tangerang juga menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk menyusun agenda pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak di seluruh tingkat sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga pondok pesantren.
"Pemeriksaan ini bisa memanfaatkan momen orientasi siswa baru agar berjalan efektif tanpa mengganggu proses belajar mengajar. Puskesmas juga diminta berkolaborasi aktif dengan kader Posyandu serta melakukan penginputan data skrining secara digital ke aplikasi SatuSehat," tandasnya
Selain cek kesehatan gratis, rapat koordinasi ini juga fokus pada upaya eliminasi penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC). Untuk itu, pihaknya juga meminta agar penyajian data pelaporan kasus TBC ke depan bergeser dari persentase menjadi angka prevalensi riil per 100 ribu penduduk guna mempermudah pemetaan dan penanganan wilayah oleh para camat.
Secara khusus Bupati Maesyal Rasyid memberikan apresiasinya kepada Kecamatan Jambe, tepatnya di Desa Taban, yang dinilai sukses menjadi contoh keberhasilan skrining TBC terpadu.
"Melalui pengerahan lintas sektor hingga tingkat RT, angka kasus TBC di desa tersebut berhasil ditekan dari yang semula 8 kasus pada tahun 2025, kini tersisa 3 kasus saja dan bersiap menuju status eliminasi total," ungkapnya
Terkait upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), Pemkab Tangerang menekankan pentingnya standar operasional prosedur (SOP) kegawatdaruratan di setiap fasilitas kesehatan. Saat ini, RSUD Kabupaten Tangerang telah diperkuat oleh dokter spesialis Feto-Maternal yang mampu mendeteksi kelainan atau kecacatan janin sejak usia kehamilan 8 minggu, bahkan mampu melakukan tindakan operasi medis di dalam kandungan demi menyelamatkan nyawa bayi.
"RSUD juga telah dilengkapi fasilitas ruang perawatan bayi berat lahir rendah (BBLR) level 3 yang mampu melayani hingga ratusan pasien setiap bulannya," imbuhnya
Bupati juga menyoroti pentingnya edukasi bagi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan ke Puskesmas. Untuk itu, dia juga meminta pimpinan Puskesmas, camat dan para kader agar tidak bosan-bosan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Bidan juga harus membantu memfasilitasi rujukan ke Puskesmas atau rumah sakit untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan
Sebagai langkah preventif jangka panjang dalam memutus mata rantai stunting dan kematian bayi, ia juga menegaskan pentingnya sosialisasi dan kepatuhan terhadap Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pranikah.
"Setiap yang mau nikah wajib memeriksakan kesehatan tiga bulan sebelum akad nikah. Surat keterangan sehat ini harus dilampirkan ke KUA. Ini bagian dari mitigasi kita menghindari stunting, menghindari bayi lahir cacat, dan menghindari kematian," ujarnya.
Pihaknya juga mengungkapkan bahwa alokasi anggaran sektor kesehatan Kabupaten Tangerang yang saat ini mencapai sekitar 24 hingga 25 persen, jauh di atas ketentuan mandatory spending nasional sebesar 10 persen.
"Alokasi anggaran bidang kesehatan ini juga harus dibarengi dengan hasil capaian (outcome) yang nyata bagi peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Tangerang," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat peran koperasi dan UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah saat memimpin Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (13/7/26).
Mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", peringatan Hari Koperasi ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat semangat seluruh insan koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tangerang.
Dalam kesempatannya, Bupati Maesyal mengajak seluruh pengurus, anggota, karyawan, serta penggiat koperasi, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan koperasi lainnya, agar terus meningkatkan kinerja dan menjalankan roda organisasi sesuai dengan prinsip dan anggaran dasar rumah tangga koperasi.
"Koperasi dan UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, roda perekonomian koperasi harus terus berjalan agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati Maesyal.
Ia juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah, khususnya OPD terkait, untuk terus melakukan monitoring, pembinaan, serta memberikan dukungan terhadap pengembangan koperasi dan UMKM di Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah melalui berbagai program pembinaan telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data yang ada, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang pada tahun 2025 mencapai 5,06 persen, yang salah satunya didukung oleh meningkatnya aktivitas koperasi dan UMKM.
Bupati Maesyal mengungkapkan, jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang juga terus mengalami peningkatan. Dari sebelumnya sekitar 61 ribu pelaku UMKM, kini telah bertambah menjadi sekitar 78 ribu pelaku UMKM. Peningkatan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tangerang.
"Saya meminta Dinas Koperasi bersama perangkat daerah terkait untuk terus meningkatkan fasilitasi, pendampingan, dan pengembangan koperasi maupun UMKM agar jumlahnya terus bertambah dan semakin berdaya saing. Dengan demikian masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan," katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong berbagai program pemberdayaan koperasi dan UMKM hingga menjangkau seluruh desa dan kecamatan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang atas komitmen dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas serta dukungannya terhadap pengembangan koperasi dan UMKM.
"Disiplin menjadi salah satu fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan daerah," tandasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri kegiatan Festival Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Komunitas Jari Memberi di Kantor Kelurahan Sukabakti, Kecamatan Curug, Minggu (12/7/26).
Kegiatan tersebut menjadi momentum berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim dalam suasana bulan Muharam sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Jari Memberi yang secara konsisten melaksanakan kegiatan sosial dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Berbagi dengan anak yatim bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga merupakan bagian dari kewajiban kita untuk menyisihkan sebagian rezeki yang telah Allah SWT titipkan. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menginspirasi semakin banyak pihak," ujar Wabup Intan
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menghadirkan akses pendidikan yang lebih baik melalui berbagai program, di antaranya Program Beasiswa Tangerang Gemilang serta program sekolah SD, SMP swasta gratis bagi masyarakat. Untuk itu, dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat membantu mensosialisasikan program pemerintah tersenut dan memanfaatkan berbagai fasilitas pendidikan yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Tangerang
"Pesan saya kepada seluruh anak yatim, jangan pernah menyerah, hilang semangat dan rendah diri dalam menggapai cita-cita meskipun memiliki berbagai keterbatasan. Teruslah belajar, raih cita-cita setinggi mungkin. Jadilah generasi yang berprestasi dan membanggakan," pesannya
Pihaknya berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas sosial, dunia usaha, dan masyarakat yang telah terjalin baik di Kec. Curug tersebut dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari gerakan berbagi dan berbagai kepedulian sosial yang dilaksanakan
"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama dalam membangun masyarakat Kabupaten Tangerang yang peduli, berdaya, dan sejahtera," pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Curug beserta Forkopimcam Curug, Ketua Komunitas Jari Memberi, Lurah Sukabakti beserta jajaran, perwakilan BAZNAS Kabupaten Tangerang, serta para donatur dan tokoh masyarakat setempat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Perlombaan Kicau Mania Kapolres Cup Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 digelar di lapangan Highland Stadium, Talaga Bestari, Cikupa,, Minggu (12/7/26).
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang hadir mewakili Bupati Tangerang, menyampaikan apresiasi kepada Polresta Tangerang atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme peserta membuktikan bahwa Kicau Mania telah berkembang menjadi wadah yang mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan sportivitas, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri, khususnya jajaran Polresta Tangerang. Kicau Mania telah menjadi ajang silaturahmi yang mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan sportivitas," ujar Soma.
Ia menuturkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, keamanan dan ketertiban dapat dibangun melalui kedekatan, komunikasi, serta kebersamaan yang terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
Soma menambahkan, pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila didukung semangat sinergi dan kolaborasi.
"Selama ini, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Polresta Tangerang telah menjadi modal penting dalam menjaga situasi daerah tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga pembangunan dapat berlangsung dan manfaatnya dirasakan masyarakat," tandasnya.
Ia juga mengapresiasi komunitas pecinta burung yang dinilai mampu menjadi wadah positif dalam menyalurkan hobi secara sehat dan produktif. Di samping itu, kegiatan Kicau Mania turut menggerakkan perekonomian melalui kehadiran pelaku UMKM, pedagang, peternak burung, pengrajin sangkar, hingga berbagai usaha pendukung lainnya.
"Kegiatan Kicau Mania terus membangun persahabatan, memperkuat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh komunitas untuk terus menjaga kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, serta turut menjaga kelestarian satwa dan lingkungan," katanya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, Kicau Mania Kapolres Cup 2026 menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, sekaligus membangun kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
"Kegiatan ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Komunitas Kicau Mania memiliki peran besar dalam menjaga persatuan dan menjadi mitra Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Indra.
Indra juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan saling menghormati selama perlombaan berlangsung. Ia menegaskan bahwa menang atau kalah merupakan hal yang biasa, namun persaudaraan harus tetap menjadi prioritas utama.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
"Kami harap sinergi yang telah terbangun ini terus terjaga untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang aman, damai, dan sejahtera, sekaligus menjadikan Kicau Mania Kapolres Cup sebagai ajang yang semakin diminati masyarakat," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri dan memimpin langsung kegiatan senam massal "Tangerang Semakin Gemilang" yang diinisiasi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kab. Tangerang. Acara tersebut digelar di Kecamatan Pasar Kemis, Minggu (12/07/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa olahraga rekreasi seperti senam massal dan olahraga rekreasi lainnya banyak merangsang hormon kebugaran dan kebahagiaan.
"Olahraga itu bisa menambah hormon kesehatan, kebugaran dan kebahagiaan kita. Jadi, untuk menghadapi hari Senin besok, kita sudah fresh dan bahagia. Apalagi kalau pulang ke rumah membawa kulkas, motor listrik, atau SmartTV, pasti makin senang orang di rumah," ujar Wabup Intan dihadapan ribuan peserta senam
Wabup Intan yang juga Ketua Umum KORMI Kab. Tangerang mengatakan bahwa esensi dari KORMI adalah menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat melalui berbagai macam jenis olahraga tradisional dan rekreasi yang akan terus digalakan sepanjang tahun, bukan hanya untuk memeriahkan hari-hari besar nasional semata
"Makanya, setiap ada acara KORMI, wajib hadir! Karena di mana ada KORMI, di situ ada kebahagiaan. Olahraga di sini bukan cuma senam saja, tapi macam-macam. Ada tarik tambang, lomba bakiak, sampai lomba balap karung. Jadi, di KORMI keseruannya bukan cuma saat momen 17 Agustusan saja, tetapi setiap hari kita bisa bergembira," tandasnya.
Dia juga menggungkapkan kuatnya sinergi antara KORMI dan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan berbagai lembaga lainnya senantiasa berjalan beriringan dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sehat dan bahagia.
Selain itu, Wabup Intan juga mengajak seluruh peserta senam untuk berbagi kebahagiaan dan peduli terhadap sesama dengan aksi donor darah yang digelar Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tangerang.
"Nanti, bagi yang badannya bugar, sehat, dan sudah sarapan, bisa langsung menuju ke Aula Kecamatan Pasar Kemis untuk mendonorkan darah. Setetes darah ini bisa membantu saudara-saudara kita, bukan hanya di Tangerang, tapi di seluruh Indonesia. Jadi, insya Allah kita semua diberikan keberkahan, karena acara senam ini bukan cuma menyehatkan, tetapi juga menjadi wadah untuk saling berbagi," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana senam bersama, Jubertinus melaporkan bahwa selain untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, senam massal tersebut juga dirancang sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan dan rasa persaudaraan antar elemen masyarakat.
"Selain untuk menjaga dan memelihara kesehatan jasmani dan rohani, kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang konkret untuk mempererat kebersamaan dan rasa persaudaraan antarelemen masyarakat di Kabupaten Tangerang," ungkapnya
Senam massal yang dirangkaikan dengan aksi donor darah tersebut semakin semarak dengan hadirnya ratusan hadiah doorprize menarik seperti kulkas, motor listrik, hingga Smart TV. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Festival Muharram Cengkok 1448 H yang dibuka langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Sabtu (11/07/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mengapresiasi kegiatan Festival Muharram Cengkok 1448 H tersebut yang tidak hanya menjadi peringatan tahun baru Islam semata, tetapi juga menjadi wadah syiar Islam, penguatan solidaritas sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, melalui berbagai kegiatan seperti santunan anak yatim, sunatan massal, bazar UMKM, diskusi literasi, hingga pentas seni budaya Banten.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia, DKM Masjid Al-Hidayah, LPK Cengkok Karya Mandiri dan seluruh masyarakat yang telah berinisiatif dan bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik dan penuh semangat kebersamaan," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat hijrah, yaitu bergerak menuju kehidupan yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih produktif, khususnya dalam membangun generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran untuk menjaga nilai-nilai kejujuran sejak dini.
"Melalui momentum ini, saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen, dalam membangun Kabupaten Tangerang yang semakin maju, religius, dan berdaya saing," imbuhnya
Dia juga mengimbau kepada seluruh peserta dan pengunjung untuk selalu menjaga ketertiban, keamanan, serta kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.
"Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang adalah masyarakat yang tertib, peduli, dan bertanggung jawab," pungkasnya
Dia berharap kegiatan keagamaan seperti Festival Muharram di Kampung Cengkok, Desa Sentul yang dirangkaikan dengan aksi sosial, literasi dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan semakin menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat persaudaraan, dan menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Banten Andra Soni juga mengapresiasi masyarakat Kampung Cengkok yang terus menjaga tradisi keagamaan melalui penyelenggaraan Festival Muharam. Menurutnya, semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang tercermin dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
"Festival Muharam Kampung Cengkok merupakan tradisi yang harus dilestarikan, mulai dari UMKM lokal, hingga kegiatan sosial, sunatan massal semakin memperkuat nilai nilai keagamaan, kebersamaan dan keharmonisan," ungkap Andra Soni.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Kementerian Sosial serta Staf Khusus Kementerian Haji dan Umrah, yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan sosial sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Memasuki hari ke-11 penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memastikan kebakaran telah berhasil dipadamkan secara menyeluruh.
Kepastian tersebut berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan serta investigasi yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan
"Alhamdulillah, sesuai laporan dan hasil pemeriksaan di lokasi TPA Jatiwaringin serta investigasi BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan, per hari ini pukul 15.00 WIB seluruh titik api, hotspot, maupun asap sudah tidak ditemukan lagi. Setelah dilakukan survei hingga ke titik-titik yang sebelumnya terbakar, kondisinya sudah benar-benar padam," ujar Bupati Maesyal Rasyid saat memberikan keterangan di TPA Jatiwaringin, Jumat (10/7/26).
Bupati Maesyal Rasyid menambahkan meski sudah padam, proses penanganan belum sepenuhnya dihentikan. Sesuai arahan BNPB, para petugas akan terus melakukan pendinginan dan pembasahan area TPA untuk memastikan tidak ada potensi munculnya kembali titik api kembali
"Kami masih akan melaksanakan pendinginan dan penyiraman sebagai langkah antisipasi agar benar-benar dipastikan tidak ada lagi potensi kebakaran. Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga 14 Juli 2026 sesuai masa tanggap darurat yang telah ditetapkan. Setelah itu akan kami evaluasi kembali apakah status tanggap darurat perlu diperpanjang atau dinyatakan selesai," jelasnya.
Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, BNPB, Gubernur Banten, BPBD Kabupaten Tangerang, BPBD Provinsi Banten, BPBD Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, DKI Jakarta, seluruh unsur TNI-Polri, Manggala Agni, para relawan, serta perusahaan-perusahaan yang turut membantu proses pemadaman
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya seluruh pihak yang telah bekerja tanpa mengenal lelah selama proses pemadaman berlangsung. Semoga segala ikhtiar dan pengabdian yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT," ucapnya.
Ia juga memberikan penghargaan secara khusus kepada tim helikopter BNPB yang selama delapan hari berturut-turut melaksanakan operasi water bombing serta kepada personel Manggala Agni yang bekerja siang dan malam memadamkan api di lapangan.
Sementara itu, Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan, Suharyono menilai keberhasilan penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin merupakan contoh nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah serta komponen lainnya yang terlibat
"Yang terjadi di TPA Jatiwaringin merupakan koordinasi dan kolaborasi yang sangat baik dari seluruh komponen, mulai pemerintah pusat hingga daerah, lintas kementerian, yang diorkestrasi dengan baik oleh Bupati Tangerang sehingga proses pemadaman dapat berjalan cepat dan berhasil," ungkap Suharyono.
Lanjut dia, personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan telah bertugas selama delapan hari dan seluruhnya dalam kondisi sehat. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh hotspot telah dinyatakan bersih.
"Alhamdulillah, perkembangan hotspot hingga tadi malam sudah clear, tidak ada lagi titik panas. Artinya kebakaran telah selesai. Kami berharap keberhasilan ini menjadi contoh bahwa penanganan bencana seperti ini harus dilakukan dengan semangat kolaborasi karena persoalan sampah bukan hanya menjadi masalah Kabupaten Tangerang, tetapi juga tantangan bersama di Indonesia," ujarnya.
Hal senada disampaikan perwakilan BNPB, Riswandi. Ia memastikan hasil pemantauan menggunakan drone thermal menunjukkan tidak lagi ditemukan titik api maupun hotspot di kawasan TPA Jatiwaringin. Fokus selanjutnya adalah proses pembasahan dan pendinginan agar tumpukan sampah tetap lembap sehingga tidak memicu kebakaran kembali,
"Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan drone thermal yang dilakukan semalam, sudah tidak ada lagi titik api ataupun hotspot di TPA Jatiwaringin. Karena itu hari ini kami sudah tidak lagi melakukan operasi water bombing. Fokus selanjutnya adalah pembasahan dan pendinginan agar tumpukan sampah tetap lembap sehingga tidak memicu kebakaran kembali," ungkapnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Darurrohman, Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, Jumat (10/7/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan infomasi terbaru terkait penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang kini telah dinyatakan 100 persen bebas api dan asap berdasarkan hasil pemantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Di hadapan para jamaah, Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kebakaran TPA Jatiwaringin. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas doa serta dukungan seluruh masyarakat yang turut membantu kelancaran proses penanganan kebakaran.
"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas musibah kebakaran TPA Jatiwaringin yang sempat mengganggu aktivitas warga. Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim gabungan serta doa masyarakat, per tadi malam BNPB menyatakan TPA Jatiwaringin sudah 100 persen bebas dari api dan asap," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mensosialisasikan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)/Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Jatiwaringin. Menurutnya, program tersebut merupakan solusi jangka panjang agar pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang menjadi lebih modern dan ramah lingkungan.
Ia menjelaskan, melalui program PSEL, sampah akan diproses secara bertahap menjadi energi listrik sehingga tidak lagi menumpuk dan membentuk gunungan sampah seperti yang terjadi saat ini.
"Ke depan, kita akan membangun sistem pengolahan sampah menjadi energi listrik. Sampah yang masuk akan diproses secara bertahap sehingga tidak terus menumpuk. Ini menjadi solusi agar TPA Jatiwaringin lebih aman, bersih, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas memulung di area TPA Jatiwaringin karena kondisi lokasi masih berisiko dan membahayakan keselamatan. Ia meminta seluruh warga bersama-sama menjaga kawasan TPA agar kejadian kebakaran tidak kembali terulang.
"Saya mengingatkan kepada masyarakat agar sementara waktu tidak beraktivitas di atas TPA karena kondisinya masih berbahaya. Mari kita bersama-sama menjaga TPA Jatiwaringin agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tegasnya.
Pada kegiatan Jumling tersebut, Bupati Tangerang juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Darurrohman sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan. Selain itu, bantuan paket sembako turut diberikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap warga yang terdampak akibat kebakaran TPA Jatiwaringin.
Salah seorang warga Desa Rajeg Mulya yang terdampak asap kebakaran TPA Jatiwaringin, Indriani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Tangerang dan seluruh jajaran atas perhatian yang diberikan sejak hari pertama terjadinya kebakaran.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang dan seluruh jajaran yang sejak hari pertama selalu berada di lokasi, memantau langsung penanganan kebakaran dan memastikan warga tetap aman. Seluruh bantuan yang diberikan, mulai dari tim kesehatan yang siaga di pengungsian hingga petugas yang berkeliling memeriksa kesehatan warga dari rumah ke rumah. Bapak Bupati selalu hadir dan memperhatikan masyarakat," ungkap Indriani. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dan bakti sosial bagi warga terdampak asap kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kamis (9/7/2026).
Memasuki hari ke-10 kebakaran TPA Jatiwaringin, asap masih berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Rajeg. Merespons kondisi tersebut, DPD PPNI Kabupaten Tangerang langsung menggerakkan aksi kemanusiaan melalui pelayanan kesehatan, edukasi, dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
Ketua DPD PPNI Kabupaten Tangerang, M. Nurhabibi, mengatakan pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Rajeg untuk memetakan kebutuhan di lapangan. Dari hasil koordinasi tersebut, PPNI kemudian menyusun langkah strategis agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu meringankan beban masyarakat.
Untuk memperkuat penanganan, PPNI membentuk dua tim khusus, yakni Tim Koordinasi dan Manajemen Posko serta Tim Penanggulangan Tanggap Bencana. Sebanyak 25 tim yang terdiri dari 46 perawat sukarelawan dari 28 rumah sakit, Dinas Kesehatan, dan empat institusi pendidikan diterjunkan secara bergiliran selama 24 jam di Posko Kesehatan Puskesmas Rajeg dan sejumlah posko lainnya sejak 4 Juli 2026.
Selain memperkuat pelayanan kesehatan, PPNI juga menggelar pengabdian masyarakat yang dipimpin Abdul Karim dan Mizwar bersama 11 mahasiswa STIKES Faathir Husada, Balaraja. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan tanda vital, penyuluhan pencegahan ISPA, pelayanan kesehatan di posko, serta pembagian biskuit dan susu steril untuk membantu menjaga kondisi kesehatan warga.
Sebagai bentuk kepedulian, PPNI turut menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga Desa Tanjakan Mekar, Rajeg, seperti beras, mi instan, minyak goreng, telur, susu, masker, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan bayi.
Selain itu, PPNI juga menyerahkan bantuan operasional posko berupa dua unit _nebulizer portable_, 50 botol obat-obatan, 100 botol tetes mata, 30 dus masker, dan 150 botol susu steril kepada Puskesmas Rajeg agar pelayanan kesehatan dapat terus berjalan optimal.
Kepala Puskesmas Rajeg, Tohiroh, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara PPNI dan tenaga kesehatan selama penanganan dampak kebakaran. Menurutnya, kehadiran para relawan sangat membantu pelayanan kesehatan di lapangan. "Sinergi dan bantuan ini sangat meringankan beban nakes," ujarnya.
M. Nurhabibi mengatakan puluhan relawan perawat rela mengorbankan waktu bersama keluarga, tenaga, hingga jam istirahat demi membantu masyarakat terdampak. Ia menegaskan PPNI akan terus mendukung pelayanan kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat hingga kondisi dinyatakan membaik oleh pemerintah.
"PPNI berkomitmen terus mengabdi sampai keadaan membaik oleh Pemerintah. Kami hadir untuk masyarakat Indonesia dan Kabupaten Tangerang khususnya," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjakan Mekar, Uti, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para relawan yang berjaga tanpa henti sejak posko didirikan. "Terima kasih atas kehadiran 25 tim perawat PPNI yang piket 24 jam dan kirim bantuan langsung ke warga," ucapnya.
Hal senada disampaikan Ketua RT 014 RW 06 Kampung Jungkel yang merasakan langsung manfaat pelayanan kesehatan dan bantuan yang diberikan PPNI kepada masyarakat terdampak. "Alhamdulillah, warga sekitar sangat terbantu dan kesehatan sebagian besar warga sudah membaik. Harapan kami, tidak ada lagi kebakaran seperti ini," ungkapnya. (Red)
SERANG, lensafokus.id – Kabupaten Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten. Prestasi meraih gelar juara umum untuk kelima kalinya secara berturut-turut tersebut diumumkan Dewan Hakim MTQ ke XXIII tingkat Provinsi Banten yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis malam (9/7/26).
Kafilah Kabupaten Tangerang sukses mempertahankan juara umum MTQ XXIII Provinsi Banten dengan total nilai 750, peringkat kedua Kota Tangerang dengan nilai 614 dan peringkat ketiga diraih Kab. Serang dengan nilai 549. Trofi Juara Umum diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah kepada Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid pada acara penutupan MTQ XXIII Provinsi Banten.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian luar biasa yang kembali diraih Kafilah Kabupaten Tangerang.
"Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali meraih gelar Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Banten untuk yang kelima kalinya secara berturut-turut. Bukti proses tidak menghianati hasil," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan selama hampir satu tahun penuh. Selain itu, dukungan dan doa dari orang tua dan seluruh masyarakat juga menambah motivasi kafilah Kab. Tangerang
"Saya sangat bangga dan bahagia atas perjuangan seluruh kafilah Kabupaten Tangerang. Selama hampir satu tahun mereka menjalani pembinaan secara intensif dan mematangkan persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Banten. Alhamdulillah, kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan kembali mempertahankan gelar juara umum," katanya.
Bupati menegaskan, keberhasilan tersebut bukan sekadar meraih piala ataupun prestasi terbaik semata, tetapi memiliki makna yang lebih besar, yakni semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Tangerang.
"Juara ini bukan hanya tentang trofi. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana semangat MTQ mampu semakin membumikan Al-Qur'an di tengah masyarakat, memperkuat syiar Islam, serta mendorong generasi muda untuk mencintai, memahami, mengamalkan, dan menghafalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran LPTQ, pelatih, pembina, pendamping, kafilah, serta masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah memberikan doa dan dukungan sehingga Kabupaten Tangerang kembali menjadi yang terbaik di Provinsi Banten.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah memberikan doa, dukungan, dan semangat kepada para kafilah sehingga kita kembali mampu mempertahankan gelar juara umum," ungkapnya.
Ia berharap para kafilah terbaik Kabupaten Tangerang yang akan mewakili Provinsi Banten pada MTQ Tingkat Nasional dapat memberikan penampilan terbaik dan kembali mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional.
"Kami berharap para kafilah Kabupaten Tangerang yang nantinya mewakili Provinsi Banten pada MTQ Nasional dapat tampil maksimal, memberikan prestasi terbaik, serta mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional," pungkasnya. (Red)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
