Asep

Asep

Gawat! Peredaran Obat Keras Daftar G di Subang Diduga Kian Brutal, Aparat Dinilai Mandul

Subang, lensafokus.id – Peredaran obat keras daftar G di sejumlah wilayah Kabupaten Subang diduga semakin menggila dan berlangsung terang-terangan. Praktik ilegal yang disebut telah lama beroperasi itu dinilai seolah kebal hukum dan luput dari tindakan tegas aparat penegak hukum (APH).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan peredaran obat keras ilegal tersebut tersebar di sejumlah titik, mulai dari Cinangsi, Karanganyar Subang, kawasan pabrik di Kampung Sukamelang Kecamatan Subang, area Jalan Marsinu, Gunung Tua Kecamatan Cijambe, Kecamatan Purwadadi hingga Jalan Raya Subang–Sariater KM 10.

Warga menilai, kondisi tersebut sudah sangat mengkhawatirkan karena obat keras daftar G diduga dijual bebas tanpa resep dokter dan menyasar kalangan remaja hingga anak muda.

“Sudah lama berjalan dan sampai sekarang masih bebas jualan. Seperti tidak takut hukum,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Masyarakat pun mempertanyakan keseriusan aparat dalam memberantas bisnis ilegal yang dianggap merusak generasi muda tersebut. Pasalnya, meski telah beberapa kali menjadi pemberitaan media, kios-kios penjual obat keras ilegal disebut masih tetap beroperasi dengan leluasa.

Tak sedikit warga yang menilai lemahnya penindakan membuat para pelaku semakin berani menjalankan bisnis haram tersebut secara terang-terangan.

Secara hukum, penjualan obat keras tanpa resep dokter melanggar Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, khususnya Pasal 196 dan Pasal 197. Pelaku dapat diancam pidana penjara paling lama 10 hingga 15 tahun serta denda maksimal Rp1,5 miliar apabila terbukti mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin resmi dan tidak memenuhi standar keamanan.

Warga mendesak aparat penegak hukum, dinas kesehatan, dan instansi terkait untuk segera melakukan razia besar-besaran serta penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan jaringan peredaran obat keras ilegal di Kabupaten Subang.

Selain itu, masyarakat juga meminta Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi segera turun tangan melakukan pengecekan lapangan serta mengambil langkah tegas tanpa pandang bulu terhadap seluruh pihak yang terlibat. (Tim)

Bupati Tangerang Lepas Jalan Santai dan Teken MoU Kerja Sama Pendidikan

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid didampingi Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi melepas kegiatan jalan santai yang digelar Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Tangerang di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Puspem), Minggu (24/5/26).

Selain melepas peserta jalan santai, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) dalam bidang Tri Dharma perguruan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan guna meningkatkan kualitas SDM yang mampu bersaing di era digital dan globalisasi.

“Pemerintah daerah terus membuka peluang untuk peningkatan kualitas pendidikan bagi para anak-anak agar mereka bisa terus sekolah dan bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia berharap kerja sama dengan UICI segera bisa diimplemalentasikan lebih lanjut sehingga anak-anak beprestasi namun menghadapi keterbatasan ekonomi dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa

"Kami berharap kerja sama dengan UICI ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas kesempatan pendidikan dan pengembangan kompetensi generasi muda,” imbuhnya.

Pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut yang dinilai tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, namun juga mendorong kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi unggul Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Motivasi Lulusan SMK Gema Bangsa Siap Hadapi Dunia Kerja dan Tantangan Zaman

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara pelepasan siswa SMKS Gema Bangsa Kecamatan Cisoka, Sabtu (23/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memasuki kehidupan yang lebih luas dan penuh tantangan. Dunia saat ini membutuhkan lulusan yang benar-benar kreatif, inovatif, tangguh, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

“Hari ini bukan sekadar acara perpisahan, tetapi menjadi momentum penting yang menandai awal perjalanan baru bagi para siswa. Lulusan SMK ini harus kreatif, inovatif, tangguh agar siap menghadapi dunia kerja dan cepat beradaptasi dengan perkembangan jaman,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia berharap para lulusan SMKS Gema Bangsa mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika dan semangat belajar yang tinggi. Bupati juga berpesan kepada para lulusan agar terus menjaga semangat, menghormati orang tua dan guru, serta terus berusaha meraih cita-cita dengan penuh kejujuran dan kerja keras.

“Lulusan SMK ini, memang disiapkan untuk langsung kerja maupun bisa mandiri menciptakan usaha. Namun yang utama adalah jadilah generasi yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” tandasnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia guna menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.

Selain itu, ia turut mengapresiasi peran guru dan orang tua yang telah mendampingi para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik

“Kepada para guru dan orang tua, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan doa yang telah diberikan kepada anak-anak kita,” ungkapnya. (Red)

Bupati Tangerang Dorong FKDT Terus Perkuat Komitmen Cetak Generasi Religius dan Berakhlak Mulia

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Tasyakuran Milad ke-14 Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Tangerang yang digelar pada Sabtu di GSG Puspemkab. Tangerang (23/5/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mendorong FKDT Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat sinergi dalam membentuk dan mencetak generasi muda yang religius dan berakhlak mulia menghadapi tantangan global.

"Kemerosotan mental dan sosial sebagai dampak negatif pesatnya teknologi dan informasi menjadi perhatian kita. Saya harap FKDT terus menguatkan kolaborasi dan sinergi bersama kami untuk mencetak generasi penerus yang religius, berahklak mulia dan unggul," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, FKDT, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menciptakan generasi unggul, baik secara intelektual maupun spiritual yang bisa memberikan perubahan dan sumbangsih nyata bagi kemajuan umat dan masyarakat

"Momentum Milad ke-14 FKDT ini tidak hanya menjadi ajang syukuran semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat semangat pengabdian dalam mencerdaskan kehidupan umat dan masyarakat," tandasnya

Menurutnya, Madrasah Diniyah Takmiliyah merupakan mitra pemerintah daerah yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan akhlak generasi penerus bangsa di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Pendidikan agama menjadi pondasi utama agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlakul karimah, cinta tanah air, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tegasya.

Bupati Maesyal Rasyid pun menyampaikan apresiasi atas dedikasi FKDT Kabupaten Tangerang yang selama 14 tahun terus berkontribusi dalam membina pendidikan keagamaan melalui Madrasah Diniyah Takmiliyah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat Milad ke-14 kepada FKDT Kabupaten Tangerang. Semoga di usia yang ke-14 tahun ini, FKDT semakin maju, semakin solid, dan terus istiqomah dalam membina generasi muda melalui pendidikan keagamaan yang berkualitas,” ucapnya. (Red)

Bupati Maesyal Pastikan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Sehat dan Aman Jelang Idul Adha 1447 H

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau salah satu lapak penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. Pengecekan tersebut dilakukan di Lapak Mbakul Lembu Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/5/2026).

Dalam kunjungannya, Bupati Maesyal memastikan seluruh hewan kurban yang dijual memenuhi standar keamanan dan kesehatan yang telah ditentukan sebelum diperjualbelikan kepada masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) tengah melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh terhadap hewan kurban di berbagai lapak penjualan.

"Hari ini sudah dilakukan pemeriksaan dari DPKP untuk memastikan apakah hewan kurban sehat atau tidak. Alhamdulillah, semuanya dalam keadaan sehat dan masuk dalam kategori Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH)," ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, hewan kurban yang dinyatakan sehat diperbolehkan untuk dijual kepada masyarakat. Sementara hewan yang tidak memenuhi syarat kesehatan dilarang diperjualbelikan.

“Kalau sehat bisa dijual, kalau tidak sehat tidak boleh dijual dan dilarang untuk diperjualbelikan,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, hingga saat ini sebanyak 334 lapak penjual telah diperiksa hewan jualannya. Seluruh lapak tersebut dinyatakan memenuhi syarat kesehatan dan telah diberikan simbol atau identitas sehat sebagai tanda layak jual.

“Sampai saat ini, sebanyak 334 lapak di wilayah Kabupaten Tangerang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat serta diberikan simbol atau identitas sehat hewannya. Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban dalam keadaan sehat dan aman dari sisi kesehatannya,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah, Soma Atmaja yang juga melakukan monitoring pemeriksaan hewan kurban di Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, menegaskan bahwa monitoring yang dilakukan merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah agar masyarakat bisa mendapatkan hewan kurban yang benar-benar layak, memenuhi kategori ASUH yang telah ditetapkan.

"Ada 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban yang disebar ke sejumlah titik di Kabupaten Tangerang. Petugas tersebut terdiri dari pemeriksa hewan kurban, dokter hewan yang juga berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II," jelasnya.

Sementara itu, pemilik lapak Mbakul Lembu, Indra, menuturkan bahwa tempatnya menyediakan 72 ekor sapi dan 195 ekor kambing yang seluruhnya telah dinyatakan sehat oleh dokter hewan dari DPKP Kabupaten Tangerang.

“Kalau sapi ada 72 ekor, kalau kambing ada 195 ekor. Semua sudah diperiksa langsung oleh dokter dari Keswan DPKP dan dinyatakan 100 persen hewan dari Mbakul Lembu sehat,” ujar Indra.

Pemeriksaan medis tersebut meliputi bagian mulut, kaki, dan kuku guna memastikan hewan kurban bebas dari penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Karena dua atau tiga tahun lalu sedang marak penyakit PMK, Alhamdulillah saat ini tidak ada. Pemeriksaannya meliputi bagian mulut, kaki, dan kuku,” jelasnya.

Indra menambahkan, sebagian besar hewan kurban yang dijual merupakan hasil peternakan sendiri dengan fokus perawatan rutin pada pola pakan serta kebersihan kandang. (Red)

Forum Sahabat Tunas Perkuat Literasi Digital Pelajar di Tangerang

Tangerang, lensafokus.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengajak pelajar memanfaatkan internet secara bijak, aman, dan sehat melalui kegiatan Forum Sahabat Tunas bertema “Aman di Dunia Maya, Sehat di Dunia Nyata” di SMPN 25 Kota Tangerang, Banten, Kamis (21/5/2026).

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan generasi muda saat ini hidup di era digital yang hampir seluruh aktivitasnya terhubung dengan internet, mulai dari belajar hingga bersosialisasi.

Karena itu, menurutnya, anak-anak perlu memiliki kemampuan literasi digital agar mampu memanfaatkan internet secara positif dan terhindar dari dampak negatif ruang digital.

“Internet itu bagai sebuah jalan yang sangat besar. Jangan sampai kita tersesat atau mengambil jalan yang salah. Jadi bagaimana kita memanfaatkan internet secara bijak, mari kita sama-sama pelajari,” ujar Fifi.

Ia juga mengajak para siswa menjadi duta literasi digital dengan menyebarkan pemahaman penggunaan internet sehat kepada teman sebaya.

Dalam kesempatan itu, Fifi turut mengingatkan mengenai kebijakan pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) atau “Tunggu Anak Siap” yang mengatur pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk pelindungan anak di ruang digital sekaligus mendorong tanggung jawab platform digital agar lebih memperhatikan keamanan anak-anak di internet.

“Jangan sampai anak-anak menjadi target komersialisasi dan jangan mudah mengunggah data pribadi ke media sosial,” katanya.

Forum Sahabat Tunas juga menghadirkan edukasi kesehatan anak dan literasi digital dari berbagai narasumber. Dokter Anak dan Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, Tuty Herawaty, mengingatkan dampak penggunaan gawai secara berlebihan terhadap kesehatan fisik, psikologis, hingga kemampuan belajar anak.

“Akibatnya fokus belajar terganggu, sulit memahami kalimat panjang, gampang bosan, dan prestasi belajar bisa menurun,” ujar Tuty.

Ia juga menyoroti risiko perundungan siber, penipuan digital, hingga paparan konten tidak sesuai usia akibat algoritma media sosial. Karena itu, ia mendorong anak-anak lebih banyak melakukan aktivitas fisik dan membatasi penggunaan gadget, terutama menjelang waktu tidur.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan pentingnya literasi digital untuk membantu anak-anak menghadapi tantangan perkembangan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.

“Mulai dari kecanduan gawai, perundungan siber, paparan konten negatif, hingga menurunnya interaksi sosial. Oleh karena itu, literasi digital menjadi sangat penting agar anak-anak mampu menggunakan teknologi secara bijak, aman, sehat, dan bertanggung jawab,” kata Sachrudin.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat lingkungan ramah anak melalui pembangunan ruang terbuka hijau, taman publik, serta penguatan pusat pembelajaran keluarga sebagai ruang edukasi dan perlindungan anak, termasuk dalam menghadapi tantangan digital.

Ia juga mengajak para pelajar memanfaatkan internet untuk kegiatan positif seperti belajar, berkarya, dan meraih cita-cita.

“Jadilah generasi yang bijak bermedia sosial, berani berkata tidak pada konten negatif, tidak melakukan perundungan di dunia maya, serta tetap menjaga sopan santun dalam setiap interaksi digital,” tuturnya.

Forum Sahabat Tunas diharapkan menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan ramah bagi anak-anak Indonesia. (Red)

Disorot Soal IPAL dan Legalitas, DESDM Banten Siap Tindak PT MJM Jika Terbukti Langgar Aturan

Lebak, lensafokus.id – Polemik dugaan persoalan legalitas dan lingkungan yang menyeret perusahaan galian pasir kuarsa PT Mitra Jaya Mining (MJM) di Desa Ciginggang, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Banten.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Provinsi Banten, Ary James Faraddy menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan apabila ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan perusahaan tambang tersebut.

Namun demikian, Ary menjelaskan bahwa persoalan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) merupakan ranah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten. Menurutnya, DESDM akan bergerak setelah adanya hasil kajian dari DLHK terkait dugaan pelanggaran di lapangan.

“Persoalan IPAL dapat ditanyakan langsung kepada Dinas Lingkungan Hidup. Kami akan mengambil tindakan jika hasil kajian terjadi pelanggaran di lapangan,” ujar Ary James melalui sambungan telepon, Kamis (21/5/2026).

Ia juga memastikan pihaknya segera melakukan koordinasi dengan DLHK Provinsi Banten guna menindaklanjuti persoalan yang kini menjadi perhatian masyarakat tersebut.

“Kita akan segera melakukan koordinasi dengan DLHK,” katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika mengaku persoalan pertambangan saat ini menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Meski begitu, pihaknya tetap akan menyampaikan keresahan masyarakat terkait aktivitas PT MJM.

“Urusan pertambangan merupakan kewenangan Provinsi, namun kami akan melaporkan adanya keresahan warga itu. Coba saya tanya ke para Kabid,” kata Irvan.

Sorotan terhadap PT MJM juga datang dari pemerhati lingkungan asal Kabupaten Lebak, Hasanudin. Ia mengaku geram atas dugaan sikap perusahaan yang dinilai mengabaikan keresahan masyarakat maupun pemerintah desa setempat.

Menurut Hasanudin, aparat penegak hukum harus turun tangan apabila ditemukan adanya pelanggaran dalam aktivitas pertambangan perusahaan tersebut.

“Kami meminta aparat penegak hukum melakukan tindakan kepada PT MJM jika melakukan pelanggaran,” tegas Hasanudin. (Cecep)

Buka Edukasi Keuangan BPR Kerta Raharja Gemilang, Sekda Soma: Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, membuka kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) tentang bahaya judi online, pinjaman online ilegal, dan praktik rentenir di Gedung Serba Guna Kantor Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kamis (21/05/26).

Dalam sambutannya, Sekda Soma Atmaja menyampaikan apresiasi kepada PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) yang dinilai konsisten menghadirkan program edukatif bagi masyarakat. Menurut dia, literasi keuangan menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan finansial yang semakin canggih dan marak terjadi.

Ia menjelaskan, perkembangan layanan keuangan digital memang memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga memunculkan berbagai risiko, seperti judi online, pinjaman online ilegal, hingga praktik rentenir yang dapat merusak kondisi ekonomi keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.

“Fenomena ini tidak hanya berdampak pada ekonomi keluarga, tetapi juga bisa memicu persoalan sosial, kriminalitas, bahkan menghancurkan masa depan generasi muda,” ujarnya.

Ditegaskan pula oleh Soma, masyarakat perlu memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik agar mampu memilih layanan keuangan yang aman, legal, dan bertanggung jawab.

Untuk itu, Soma mengajak para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kapasitas usaha dengan memanfaatkan layanan keuangan resmi dan terpercaya.

"Akses terhadap layanan keuangan yang sehat, resmi dan terpercaya akan membantu pelaku usaha berkembang secara berkelanjutan dan lebih mandiri secara ekonomi," katanya.

Di tengah derasnya arus informasi digital, Soma Atmaja juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pinjaman cepat tanpa memahami legalitas dan risikonya. Ia menilai kegiatan edukasi seperti ini menjadi langkah preventif yang sangat penting untuk membangun kewaspadaan dan kesadaran bersama terhadap berbagai modus kejahatan finansial yang terus berkembang.

“Kita harus bersama-sama memperkuat pengawasan dan edukasi di lingkungan masing-masing. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Umum SDM dan Kepatuhan PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), Deni Setia Wahyudi, mengatakan kegiatan literasi tersebut difokuskan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya pinjaman online ilegal, khususnya bagi pelaku UMKM serta pengurus RT dan RW di wilayah Kecamatan Curug.

Menurut Deni, edukasi tersebut penting dilakukan karena masih banyak masyarakat yang terjebak pinjaman ilegal maupun praktik bank keliling atau “bank emok”. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pihak BPR dalam menyalurkan kredit produktif kepada masyarakat. Pasalnya, tidak sedikit calon nasabah yang telah memiliki tunggakan atau kredit macet akibat pinjaman online ilegal sehingga mempengaruhi kemampuan mereka untuk mendapatkan akses pembiayaan resmi dari perbankan.

“Kami ingin masyarakat lebih cerdas dalam mengelola keuangan dan memastikan pinjaman yang diambil benar-benar digunakan untuk kebutuhan produktif, khususnya modal usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi keuangan terus diperkuat agar masyarakat juga semakin memahami risiko pinjaman ilegal dengan bunga tinggi yang dapat memberatkan kondisi ekonomi keluarga.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasional PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), Uus Mustaudie, mengungkapkan pihaknya telah menghadirkan program “Kredit Mikro Raharja” sebagai solusi pembiayaan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang.

"Layanan ini menerapkan sistem jemput bola, mulai dari proses pengajuan hingga pembayaran angsuran yang dapat dipilih secara harian, mingguan, maupun bulanan dengan tenor maksimal satu tahun," ungkap Uus

Saat ini, program Kredit Mikro Raharja telah dimanfaatkan sekitar 600 pelaku UMKM dengan rata-rata pinjaman mencapai Rp5 juta untuk mendukung pengembangan usaha mereka. Ia berharap kehadiran BPR Kerta Raharja sebagai bank milik Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat menjadi alternatif pembiayaan yang aman dan terpercaya bagi masyarakat. (Red)

Wabup Intan Resmikan Ruang Kelas Baru SMP Riyadlul Jannah Boarding School Kresek

Tangerang, lensafikus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri sekaligus meresmikan ruang kelas baru SMP Riyadlul Jannah Boarding School Kecamatan Kresek, Kamis (21/05/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Riyadlul Jannah atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun dunia pendidikan, khususnya pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter generasi muda.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, kami ucapkan selamat kepada SMP Riyadlul Jannah Boarding School Kresek atas ruang kelas barunya dan apresiasi juga kepada pihak yayasan yang terus peduli menghadirkan ruang kelas yang aman dan nyaman bagi para siswa-siswinya,” ujar Wabup Intan

Menurut dia, peresmian ruang kelas baru tersebut bukan hanya acara seremonial semata, namun juga merupakan simbol semangat dan komitmen bersama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Sarana pendidikan yang memadahi merupakan salah satu pondasi penting untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif dan nyaman

“Peresmian ruang kelas baru ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan simbol semangat bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang. Sarana pendidikan yang memadai merupakan salah satu fondasi penting untuk menciptakan proses belajar-mengajar yang nyaman, efektif, dan mampu melahirkan generasi unggul, berakhlakul karimah, serta berdaya saing,” jelasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen meningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan sektor pendidikan dan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak lainnya untuk menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas baik formal maupun nonformal.

“Pemerintah daerah tidak mungkin berjalan sendiri, kami juga terus mendorong pihak lainnya untuk berkolaborasi menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas, baik formal dan nonformal agar anak-anak Kabupaten Tangerang bisa menjadi generasi penerus yang tangguh, berkarakter dan mampu bersaing nantinya,” ungkapnya

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat menuntut ilmu, hormat kepada guru dan orang tua serta memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Gunakan kesempatan belajar ini dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, serta isi masa muda dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala SMP Riyadlul Jannah Boarding School, Abdul Rojak menyampaikan bahwa sekolah SMP Riyadlul Jannah Boarding School berdiri sejak tahun 2023 dan saat ini telah memiliki ratusan siswa. Pihaknya berharap ruang kelas yang baru bisa memberikan kelancaran dan kenyamanan dalam proses belajar mengajar di sekolah

“Kehadiran ruang kelas baru diharapkan mampu menunjang kebutuhan belajar mengajar serta mendukung pengembangan pendidikan di lingkungan pesantren. Selain itu kualitas pendidikan di SMP Riyadlul Jannah Boarding School semakin meningkat dan mampu mencetak generasi muda yang unggul, religius, dan siap bersaing di masa depan,” ujarnya

Selain peresmian ruang kelas baru, kegiatan juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas pendukung pendidikan sebagai simbol komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang. (Red)

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan 50 Gerobak UMKM dan Kompor Gas Untuk Warga 3 Kecamatan

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka acara sosialisasi legalitas usaha dan secara simbolis menyerahkan hibah peralatan usaha berupa gerobak UMKM dan kompor gas kepada warga Kecamatan Pakuhaji, Teluknaga dan Kecamatan Kosambi. Acara tersebut digelar di Aula Kantor Kecamatan Teluknaga, Kamis (21/05/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada para warga yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 di 3 kecamatan agar mereka bisa membuka usaha untuk meningkatkan perekonomian keluarga

"Kami hadir bersama Dinas Koperasi, Dansatradar, ada juga Camat Pakuhaji, Teluknaga, Camat Kosambi dan Forkpimcamnya memberikan bantuan kepada masyarakat yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2 berupa 50 gerobak plus juga dengan kompor gas, masing-masing desa 10 unit untuk meraka usaha," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan bahwa bantuan hibah peralatan usaha tersebut merupakan bagian dari program pemerintah daerah yang ditujukan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk mendorong mereka meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong laju pertumbuhan perekonomian daerah.

"Alhamdulillah mereka hadir semua. Mereka juga akan berusaha untuk bisa dagang, berjualan untuk kepentingan kebutuhan hidupnya sehari-hari. Ini bagian program Pemerintah Kabupaten Tangerang yang mudah-mudahan juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya

Dia juga menambahkan selain memberikan bantuan peralatan usaha, pemerintah daerah juga akan memfasilitasi para penerima manfaat untuk mendapatkan pinjaman lunak permodalan dan memberikan pendampingan serta pelatihan mengembangkan usahanya.

"Kalau memang perlu mendapatkan permodalan, kita akan fasilitaskan dengan bantuan pinjaman lunak nanti dari UPDB. Dinas Koperasi juga membantu mereka agar dibentuk berkelompok sehingga nanti bebannya tidak terlalu berat untuk bisa memenuhi kewajibannya setiap bulan membayar bunganya sekitar 4% masih di bawah bank," imbuhnya

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Rd. Anna Ratna Maemunah mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan pemberian hibah bantuan peralatan usaha tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran pentingnya legalitas usaha dan mendorong produktifitas dan kualitas usaha para pengusaha mikro.

"Sasaran kegiatan ini adalah pengusaha mikro dari Desa Gaga, Kelurahan Pakuhaji Kecamatan Pakuhaji, Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Desa Pangkalan, dan Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga. Seluruhnya berjumlah 50 pengusaha mikro dengan kriteria Desil 1 dan Desil 2," ungkap Anna

Kegiatan sosialisasi legalitas usaha ini merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran pengusaha mikro terhadap pentingnya legalitas usaha seperti nomor induk berusaha, sertifikasi halal, sertifikasi HAKI dan perizinan lainnya.

Lanjut dia, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran legalitas usaha, meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk serta daya saing usaha mikro di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Adapun bentuk dukungan yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi: sosialisasi dan edukasi terkait legalitas usaha, penyerahan hibah peralatan usaha berupa gerobak UMKM sebanyak 50 unit, kompor gas 2 tungku sebanyak 50 unit dan regulator gas sebanyak 50 unit serta penguatan kapasitas usaha," imbuhnya. (Red)

Page 6 of 279
Go to top