Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati Tangerang, Inta Nurul Hikmah secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan usaha bagi Wirausaha Baru (WUB) perempuan kepala keluarga. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan PIK 2 tersebut digelar di Kantor Kecamatan Kronjo, Kamis (09/07/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasinya dan terima kasihnya kepada Dinas Tenaga Kerja dan PIK 2 dengan program CRS-nya yang tidak hanya memberikan pelatihan usaha namun juga memberikan peralatan usaha setelah pelatihan selesai, khususnya kepada ibu-ibu wirausaha baru di Kec. Kronjo.
"Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PIK 2 dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang yang telah menyelenggarakan pelatihan dan bantuan peralatan usaha untuk semua penerima manfaat," ujar Wabup Intan.
Dia mengungkapkan ada 8 set gerobak mie ayam yang diberikan kepada ibu-ibu kepala keluarga yang telah selesai mengikuti pelatihan untuk memulai usaha kulinernya.
"Hari ini jumlah penerimanya ada 16 orang dengan bantuan peralatan usaha sebanyak 8 set. Jadi ada gerobak, ada gas, ada mangkok dan lainnya. Setiap 2 orang penerima manfaat akan berbagi 1 set peralatan usaha," ungkapnya.
Wabup Intan menekankan kepada para penerima manfaat bahwa keadaan ekonomi sekarang ini banyak pengusahan dan pelaku usaha yang gulung tikar. Untuk itu, dia mendorong seluruh penerima manfaat terus berkreasi, berinovasi dan tidak mudah patah semangat agar mampu bertahan dalam mengembangkan usahanya untuk meningkatkan kesejahteraan.
"Jadi ibu-ibu harus pintar berkreasi dan berinovasi dan tekun agar tidak cepat bosan dan mampu bertahan usahanya. Ini kan boleh selain mie ayam, gerobaknya bisa jual es, mungkin bakso atau jual pangsit. Bisa digabung nih mie ayam dan apa," tandasnya.
Dia juga berpesan kepada seluruh penerima manfaat agar bantuan yang telah diserahkan bisa dirawat dan dijaga.
Bantuan ini mohon dijaga dan dirawat sebaik-baiknya. Kalau jualan itu yang penting bersih, kitanya jangan jorok jadi orang juga makan higienis. Ibu-ibu kalau usaha juga harus tekun, pantang menyerah dan jangan mudah bosan," ujarnya.
Wabup Intan juga meminta pihak pemerintah desa bisa ikut membantu memonitor dan memfasilitasi lokasi-lokasi berjualan bagi para penerima manfaat agar tidak timbul persaingan tidak sehat di antara para pelaku usaha.
"Karena penempatannya satu desa, di Desa Pasilian. Pak kadesnya juga harus atur. Jangan berdekatan jualannya, misalnya dekat sekolah dan perumahan atau tempat lainnya, disebar supaya ibu-ibu bisa julan dengan nyaman untuk membiayai anak-anaknya," tegasnya.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya bagi kelompok perempuan dan keluarga agar semakin mandiri, berdaya dan sejahtera.
"Saya berharap hal ini dapat mendorong kerja sama, kebersamaan, dan saling mendukung dalam mengembangkan usaha ke depan. Kita doakan semua penerimaan manfaat ini bisa berhasil bisa memberikan tambahan penghasilan agar para perempuan dan keluarganya semakin mandiri, sejahtera dan berdaya," harapnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Rudi Lesmana melaporkan Dinas Tenaga kerja bekerja sama dengan program CRS PIK 2 sudah melatih beberapa wanita kepala keluarga dan memberdayakan usahanya.
"Bantuan fisik wirausaha baru untuk wanita kepala keluarga ini dilakukan dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan dalam rangka membantu meningkatkan perluasan lapangan kerja," ungkap Rudi.
Pihaknya juga terus membuka kerja sama dengan dengan berbagai pihak untuk menyelenggarakan pelatihan informal yang diharapkan para pesertanya bisa langsung bekerja atau membuka usaha baru sesuai keahlian yang dimiliki.
"Kemarin kita sudah memberikan pelatihan service AC dan Pak Rio dari PIK 2 sudah memberikan peralatan. Insya Allah, mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut di wilayah lainnya," imbuhnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Lingga Kurniawan karyawan sebuah perusahaan swasta Jasa Pengiriman Barang J&T Cargo bidang Delivery Service Order (DSO) di TGR 99A yang ber alamat di Kadu Jaya Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang mengaku kaget setelah menerima gaji bulan ini hanya sebesar Rp1 jutaan.
Padahal gaji pokok yang disepakati jauh di atas angka tersebut. Dirinya mempertanyakan adanya pemotongan hingga 60% yang dilakukan tanpa perincian jelas.
Tanpa slip gaji yang diterima, Lingga seharusnya menerima gaji pokok Rp3,5 juta sesuai absen masuk. Namun setelah dipotong, uang yang diterima hanya Rp1 juta.
"Saya tidak dikasih tahu dari awal. Tahu-tahu di gaji ada potongan, administrasi dan kerugian operasional totalnya hampir 60%. Ditanya ke HRD nya langsung namun tidak ada jawabannya," ujar Lingga, salah satu karyawan bagian Driver, Rabu 08/07/2026.
Lingga mengatakan pemotongan dilakukan serentak ke hampir semua Driver. "Ini bukan satu dua orang. Satu divisi kena semua," katanya.
Para karyawan mengaku sudah meminta rincian tertulis terkait dasar pemotongan, namun hingga saat ini belum diberikan oleh perusahaan.
"Kalau memang ada kesalahan kerja, tunjukkan buktinya. Hitungannya seperti apa juga jelaskan. Masa main potong saja," kata Lingga.
Karena tidak ada itikad baik dari perusahaan, dirinya berencana melaporkan kasus ini ke Dinas Ketenagakerjaan dan serikat pekerja untuk mediasi. Mereka menuntut agar selisih gaji dikembalikan dan ada transparansi sistem penggajian.
Dalam UU Ketenagakerjaan, pengusaha dilarang memotong upah pekerja kecuali dengan persetujuan pekerja dan harus berdasarkan perjanjian tertulis. Setiap pemotongan juga wajib disertai perincian yang bisa dipertanggung jawabkan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan doa bersama tim penanggulangan bencana dan relawan untuk kelancaran proses pemadaman dan keselamatan, baik personil tim yang terlibat maupun masyarakat terdampak di TPA Jatiwaringin Kec. Mauk, Rabu (08/07/26)
"Alhamdulillah beberapa kecamatan juga sudah melaksanakan salat istisqo untuk bisa diturunkan hujan. Karena dengan hujan akan mempercepat proses pemadaman ini. Mari bersama juga kita berdoa, memohon kepada Allah SWT untuk kelancaran proses pemadaman dan keselamatan kita semua, termasuk masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Di sela-sela kunjungannya, Bupati Maesyal mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penganan bencana kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk. Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat melakukan monitoring penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin
"Hari ini penanganan bencana kebakaran hari yang ke-9, semua tim baik itu dari pusat, BNPB-nya, Kementerian LH, Kementerian Kehutanan dengan Manggala Agni, relawan, Forkopimda, OPD, BPBD, Dinas Kesehatan, Kota Tangerang, Jakarta Barat, Kota Serang termasuk juga dari Provinsi Banten. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan upayanya yang tak pernah berhenti menangani bencana kebakaran ini," ucapnya
Lanjut dia, kolaborasi yang terpadu dan saling bahu membahu dari semua pihak dalam penanganan bencana kebakaran TPA menjadi dorongan semangat untuk terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan
"Alhamdulillah semuanya semangat terus tadi. Baru saja sudah kita lihat masih ada titik-titik asap yang harus kita pemadamkan. Semuanya sudah saling bantu, kita bergandeng tangan bersama-sama dalam rangka upaya pemadaman api ini," ujarnya
Dia menambahkan upaya penyiraman air di lokasi yang masih berasap juga terus dilakukan, selain waterbombing dengan helikopter dari BNPB untuk lokasi yang tidak bisa dijangkau
"Sinergi dan kolaborasi yang bagus ini harus terus kita pertahankan dan kita evaluasi bersama untuk mempertegas tugas masing-masing, sebagai bagian dari rasa tanggung jawab bersama-sama untuk kepentingan pemadaman api ini," tandasnya
Labih lanjut, fokus penanganan bagi masyarakat terdampak juga tetap diutamakan dan disiagakan. Pemerintah daerah menjamin, baik kesehatan maupun kebutuhan sehari-hari masyarakat di tempat evakuasi yang berada di Desa Rajeg Mulya dan Desa Tanjakan Mekar Kec. Rajeg
"Apabila asapnya ke wilayah pemukiman, langsung kita tangani evakuasi di kantor desa baik itu di Rajeg Mulya maupun Tanjakan Mekar. Kita siapkan di sana, petugas kesehatannya stand by untuk kesehatan masyarakat dan juga kebutuhan sehari-harinya, makan minum kita siapkan, vitamin, suplemen kita juga berikan kepada masyarakat supaya masyarakat tetap sehat," jelasnya
Terkait dengan rekayasa hujan, pihaknya terus menunggu dari informasi dan kepastian BMKG. Dikarenakan awannya masih sangat tipis, BMKG belum bisa melakukan hujan buatan.
"Untuk rekayasa hujan, kita terus menunggu dari BMKG. Karena di sini awannya itu sangat tipis, belum bisa diupayakan," ungkapnya. (Red)
JAKARTA, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Kategori Sosial dan Ekonomi Berkelanjutan sebagai Pelopor Pendidikan Swasta Gratis Berkelanjutan pada ajang Warta Kota Award 2026. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah di Gedung Menara Kompas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/7/26) malam.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pemerataan akses pendidikan melalui program sekolah swasta gratis yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya.
Wabup Intan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. Menurutnya, penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya nyata pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama atas pendidikannya.
"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan sebagai Pelopor Pendidikan Swasta Gratis Berkelanjutan, bahkan mungkin yang pertama di Indonesia. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan angka putus sekolah sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak di Kabupaten Tangerang untuk tetap bisa mengenyam pendidikan secara gratis, meskipun tidak bersekolah di sekolah negeri," ujar Wabup Intan.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menjadi fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menghadirkan berbagai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Menurutnya, penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus melahirkan inovasi-inovasi pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Penghargaan ini sangat penting karena menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang lebih baik lagi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Meski demikian, Wabup Intan juga mengakui masih terdapat tantangan dalam pelaksanaan program sekolah swasta gratis. Salah satunya adalah masih belum meratanya informasi yang diterima masyarakat mengenai keberadaan program sekolah SD-SMP swasta gratis tersebut.
"Tantangan terbesar saat ini adalah belum semua masyarakat mengetahui adanya program sekolah swasta gratis. Oleh karena itu, kami akan terus menggencarkan sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sekolah negeri maupun sekolah swasta memiliki kualitas pendidikan yang sama, sehingga seluruh anak-anak di Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan yang setara untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas," jelasnya.
Program sekolah swasta gratis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tangerang merupakan salah satu inovasi program unggulan pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah. Kebijakan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Melalui penghargaan Warta Kota Award 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang semakin optimistis untuk terus menghadirkan berbagai terobosan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun sektor pendidikan sebagai fondasi menuju Kabupaten Tangerang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Red)
Serang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid optimistis Kafilah Kabupaten Tangerang mampu mempertahankan prestasi Juara umum yang kelima secara berturut-turut pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Keyakinan tersebut disampaikan usai menghadiri pembukaan MTQ XXIII Provinsi Banten di Halaman Masjid Agung KP3B, Kota Serang, Senin (6/7/2026) malam.
MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten tahun 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Banten Andra Soni. Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan masyarakat, peserta, pembimbing, pendamping, serta tamu undangan. Tercatat hampir 20 ribu orang hadir menyaksikan dimulainya perhelatan syiar Islam terbesar di Provinsi Banten yang akan berlangsung dari tanggal 6 juli hingga 10 Juli 2026.
Bupati Maesyal Rasyid yang hadir pada pembukaan MTQ XXIII untuk mendukung para duta-duta Qur'ani didampingi Sekretaris Daerah sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, menegaskan optimismenya kembali untuk mempertahankan juara umum pada MTQ XXIII Provinsi Banten.
"Kehadiran kami di sini bersama Pak Sekda dan seluruh unsur lainnya merupakan bentuk komitmen penuh untuk mengawal perjuangan duta duta qurain terbaik kabupaten Tangerang. Kesiapan para peserta yang telah menjalani pembinaan secara berkelanjutan bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Tangerang," ungkap Bupati Maesyal.
Pada MTQ XXIII Provinsi Banten tahun 2026 kali ini Kafilah Kabupaten Tangerang menurunkan sebanyak 157 orang yang mengikuti semua cabang perlombaan musabaqah
Bupati Maesyal juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan kepada seluruh kafilah agar senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan di Kota Serang.
"Kepada seluruh masyarakat kita doakan dan dukung khafilah Kabupaten Tangerang, kami berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal, percaya diri, untuk berjuang mengharumkan nama daerah dan masyarakat Kab.Tangerang di Ajang MTQ XXIII Provinsi Banten tahun 2026," ujarnya.
Lanjut dia, dengan pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan penuh dan doa dari pemerintah daerah dan masyarakat, Kafilah Kabupaten Tangerang diharapkan mampu kembali mempertahankan prestasi Juara Umum yang ke lima kali secara berturut-turut.
Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah masyarakat.
"MTQ XXIII ini adalah panggung kebersamaan bagi seluruh masyarakat Banten. Saya berharap dari seluruh cabang yang diperlobakan ini lahir generasi-generasi Qur'ani yang unggul, berkarakter, serta mampu membawa kemaslahatan dan prestasi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mengharumkan nama Banten di tingkat nasional hingga dunia," ujar Andra Soni. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya memperluas akses informasi ketenagakerjaan bagi masyarakat. Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), masyarakat dapat memperoleh informasi lowongan kerja terbaru dari berbagai perusahaan yang membuka rekrutmen di Kota Tangerang dan sekitarnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan informasi lowongan kerja resmi yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang agar terhindar dari informasi palsu maupun praktik penipuan berkedok rekrutmen.
"Manfaatkan layanan informasi lowongan kerja yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang. Pastikan masyarakat melamar melalui jalur resmi perusahaan dan tidak mudah percaya pada pihak yang meminta sejumlah uang dengan alasan proses rekrutmen,” jelas Ujang, Senin (6/7/26).
”Seluruh pencari kerja juga diharapkan menyiapkan dokumen lamaran dengan baik agar peluang diterima bekerja semakin besar," tambahnya.
Pemerintah Kota Tangerang berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan sekaligus mendukung penurunan angka pengangguran di Kota Tangerang.
Berikut infromasi rekrutment dan lowongan kerja di Kota Tangerang pekan ini :
1. Kurir Distribusi Sayuran - Mustika Selasih
Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / 0877 – 4221 – 4382
Penempatan : Gudang Sayur Sudimara Pinang – Pasar Bengkok. Jln KH Mansyur RT 01/06 No.78 Tangerang
Kualifikasi : Laki – laki 22 – 35 tahun, bisa berkendara dan memiliki SIM, memiliki kendaraan, komunikatif
2. Operator Machining - PT. Lutfi Rizki Abadi
Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / 0857 – 0620 – 1175
Kualifikasi : Pria 18 – 30 tahun, pendidikan minimal SMA/SMK sederajat, tidak buta warna 7 tidak minus, memiliki pengalaman di bidang manufaktur menjadi nilai tambah
3. Montir – Lion Group
Upload lamaran di https://recruitment.lionair.co.id
Penempatan : Balaraja, Tangerang
Kualifikasi : Pendidikan minimal SMA/SMK (diutamakan Teknik Otomotis/ Teknik Mesin), pengalaman minimal 2 tahun sebagai montir, memahami proses perawatan, perbaikan, dan overhaul mesin kendaraan diesel, mampu melakukan diagnosis kerusakan mesin dan troubleshooting secara mandiri, memiliki SIM BI menjadi nilai tambah
4. Maintenance & Dry Ice – Lion Group
Upload lamaran di : https://recruitment.lionair.co.id
Penempatan : Head Office Balaraja, Tangerang
Kualifikasi : Pendidikan minimal SMK jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin, atau jurusan lain yang relevan, fresh graduate (dengan pengalaman kerja minimal 1 tahun di bidang maintenance menjad nilai tambah), memahami dasar arus instalasi listrik, memahami mesin pendingin/ refrigeration, memahami instalasi pipa air dan system plumbing dasar, tidak buta warna maupun disabilitas fisik
5. Guru Desain Komunikaasi Visual & Guru Manajemen Perkantoran
Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Kualifikasi : Min.S1 Linear dengan mata pelajaran, maks. Umur 35 tahun, merdomisili Tangerang, menguasai pembelajaran Hybrid, mampu bekerja dalam Tim
6. Admin Penjualan – PT Asia Sukses Megatama
Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Penempatan : jl. Raya Daan Mogot, Jurumudi Baru, Kec Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15124
Kualifikasi : Pria, SMA/SMK – S1 Sederajat, Pengalaman Admin nilai tambah
7. Logistics officer – Sefas Group Shell Lubricants Distributor
Upload lamaran di bit.ly/3SKwBv9?r=qr
Penempatan : Marunda
Kualifikasi : Pendidikan minimal D3 atau S1 dari jurusan yang relevan, pengalaman kerja 1–2 tahun di bidang logistik atau operasional pergudangan, memahami proses logistik dan manajemen persediaan (inventory). (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hukmah mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat disiplin, meningkatkan kolaborasi, serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya potensi bencana pada musim kemarau. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Rutin Senin Pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (06/07/26).
"Apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat disiplin, membangun kolaborasi, memastikan seluruh program pemerintah daerah dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik serta siap siaga menghadapi segala potensi bencana, khususnya di musim kemarau," ujar Wabup Intan
Dalam amanatnya, Wabup Intan menandaskan pentingnya meningkatkan edukasi dan kesadaran bersama untuk tidak membakar sampah secara sembarangan. Kebiasaan tersebut sangat berisiko menimbulkan kebakaran yang lebih besar, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat akibat polusi udara, hingga berdampak terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
"Mari kita sama-sama membangun budaya menjaga lingkungan yang lebih baik. Jaga kebersihan dan hindari kebiasaan membakar sampah sembarangan yang beresiko menimbulkan potensi bencana baru dan gangguan di masyarakat apalagi di musim kering seperti ini," tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin yang sudah berjalan 1 pekan. Menurutnya, kolaborasi dan sinergitas lintas sektor dalam penanganan bencana kebakaran TPA Jatiwaringin tersebut menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dalam menghadapi setiap tantangan yang dihadapi.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kolaborasi dan kerja keras seluruh petugas di lapangan yang berjibaku, bahu membahu menangani kebakaran. Sampai saat ini, roses penanganan masih terus dilanjutkan mengingat masih terdapat titik-titik bara di bawah timbunan sampah yang berpotensi memicu kebakaran kembali apabila tidak ditangani secara menyeluruh.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses penanganan kebakaran, mulai dari BPBD Kabupaten Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, para relawan, hingga berbagai instansi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah tetangga, BUMD, dan seluruh elemen masyarakat yang memberikan dukungan personel, armada, pasokan air, maupun bantuan lainnya," ucapnya
Lanjut dia, kesiapan logistik dan pelayanan masyarakat yang terdampak juga harus menjadi prioritas penanggulangan bencana juga. Untuk itu, dia menghimbau agar kebutuhan darurat seperti bahan makanan, air bersih, perlengkapan mandi, serta kebutuhan dasar lainnya selalu tersedia dan dapat didistribusikan secara cepat kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Saya mohon kepada seluruh camat agar aktif melakukan pemantauan wilayah serta membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah desa, kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan guna mendeteksi secara dini berbagai potensi kebakaran maupun bencana lainnya," imbuhnya
Memasuki musim kemarau, Wabup Intan juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Ia menginstruksikan agar seluruh OPD terkait melakukan mitigasi dan langkah-langkah antisipatif untuk mengatasi segala potensi bencana di musim kemarau
"Saya minta kepada seluruh perangkat daerah segera lakukan mitigasi dan langkah-langkah antisipatif, ketersediaan air bersih tetap terjaga termasuk armadanya distribusinya dan terus memperkuat koordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi kekeringan. Dinas Kesehatan bersama seluruh Puskesmas lakukan edukasi masif mengenai perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah meningkatnya berbagai penyakit yang lazim muncul saat musim kemarau," pintanya
Mengakhiri amanatnya, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta apel untuk mendoakan agar proses penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin segera selesai secara menyeluruh, seluruh petugas yang masih bertugas diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan, serta masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala.
"Semoga setiap ikhtiar yang kita lakukan menjadi amal pengabdian dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Gebyar Festival Kuliner yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, resmi ditutup dengan meriah melalui kegiatan Senam Sehat bersama, Minggu (5/7/2026). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini menjadi wadah promosi, kolaborasi, dan penguatan daya saing bagi koperasi serta pelaku usaha mikro di Kabupaten Tangerang.
Penutupan festival dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, yang menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Sukamulya, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, kita telah sampai di penghujung kegiatan. Festival ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan ruang berkarya dan berkolaborasi bagi komunitas serta warga Sukamulya dan sekitarnya," ujar Syaifullah dalam sambutannya.
Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi global, sektor koperasi dan usaha mikro telah membuktikan diri sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat. Usaha mikro dinilai tidak hanya berperan sebagai unit bisnis, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.
Syaifullah menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat sektor tersebut melalui berbagai program strategis, mulai dari pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk mendukung tumbuh kembang koperasi dan usaha mikro. Kami hadir melalui program pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran agar produk lokal kita mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional," tegasnya.
Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk terus bertransformasi melalui digitalisasi usaha, peningkatan kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan momentum festival sebagai sarana membangun kemitraan.
"Teruslah berinovasi dan jaga kualitas. Mari kita tumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal dengan memperkuat akses pasar. Pemerintah akan terus bersinergi agar kontribusi usaha mikro terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang semakin signifikan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Hj. Raden Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan memberikan ruang bagi koperasi dan pelaku usaha mikro untuk memperkenalkan, mempromosikan, serta memasarkan produk kepada masyarakat luas.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk melalui pengenalan kualitas, inovasi, dan keberagaman produk, sekaligus membuka peluang kemitraan antara pelaku usaha mikro, koperasi, sektor swasta, maupun pemerintah.
"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan motivasi kepada para pelaku usaha agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan pelaku usaha mikro," ujarnya.
Gebyar Festival Kuliner tahun ini diikuti sebanyak 25 booth yang diisi para pelaku usaha mikro dari Kecamatan Sukamulya dan wilayah sekitarnya. Selama penyelenggaraan pada 1–5 Juli 2026, masyarakat disuguhkan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya pameran produk koperasi dan usaha mikro, bazar kuliner, bazar UMKM, talkshow, penampilan tari dari sanggar lokal, pertunjukan band lokal, hingga Senam Sehat yang menjadi penutup acara. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid kembali mengunjungi warga terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang mengungsi di Balai Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Minggu malam. (5/7/26)
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk.
Pada kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada para pengungsi serta memastikan kondisi mereka tetap terlayani dengan baik. Dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar proses penanganan kebakaran segera tuntas.
"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang agar api di TPA Jatiwaringin dapat segera padam sepenuhnya dan semoga Allah SWT segera menurunkan hujan sehingga proses pendinginan dapat berlangsung lebih cepat," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menjelaskan bahwa upaya penanganan kebakaran yang dilakukan secara terpadu oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, TNI, Polri, Damkar, BPBD, relawan, dan berbagai unsur terkait telah menunjukkan hasil yang signifikan.
"Alhamdulillah, kondisi kebakaran saat ini sudah jauh berkurang. Tinggal beberapa titik api yang terus dilakukan proses pendinginan dan pemadaman hingga benar-benar aman," ujarnya.
Selain memastikan kebutuhan logistik terpenuhi, pihaknya juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan para pengungsi. Ia mengimbau seluruh warga agar tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disiagakan di lokasi pengungsian.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di pengungsian untuk selalu menjaga kesehatan. Jika ada keluhan atau mengalami gangguan kesehatan, segera hubungi petugas medis. Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan sudah siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan akan terus mendampingi masyarakat terdampak hingga situasi benar-benar aman dan pulih.
"Berbagai kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, serta dukungan psikososial terus diberikan agar para pengungsi tetap merasa aman dan nyaman selama berada di lokasi pengungsian," imbuhnya. (Red)
BOGOR, lensafokus.id – Hukum seolah tak punya taring di hadapan para pengusaha tambang nakal. Meski Pemerintah Kecamatan Cariu telah melayangkan surat teguran resmi dengan nomor 600.4.8.5/254-Trantib pada Selasa (9/6/2026) untuk menghentikan total segala aktivitas, praktik lancung ini nyatanya masih melenggang bebas.
Proyek yang diduga kuat sebagai galian C ilegal di wilayah Bantar Kuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, kedapatan masih nekat beroperasi secara terang-terangan pada Minggu (5/7/2026).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, instruksi hitam di atas putih dari pemerintah setempat sama sekali tidak diindahkan. Sebuah dump truck besar terlihat jelas sedang bebas beraktivitas di sekitar akses keluar masuk area tersebut, mengabaikan total volume larangan dari pihak berwenang.
Surat penertiban dari instansi kecamatan tampaknya hanya dianggap sebagai angin lalu oleh oknum pengelola galian C ilegal ini. Mereka disinyalir sengaja menutup mata demi terus meraup keuntungan pribadi di atas kerusakan lingkungan.
Pembiaran aktivitas ilegal yang terus berjalan menantang pasca-teguran resmi ini memicu pertanyaan besar sekaligus mosi tidak percaya di kalangan masyarakat.
Ketegasan pemerintah daerah dan nyali aparat penegak Perda kini benar-benar diuji di hadapan publik. Jika surat teguran resmi camat saja bisa dikangkangi dengan mudah oleh pengusaha tambang, lalu kepada siapa lagi masyarakat harus mengadu.
Dinas terkait dan Satpol PP Kabupaten Bogor segera turun ke lapangan untuk melakukan tindakan riil, bukan sekadar formalitas administratif berupa penyegelan total dan tindakan hukum pidana yang tegas. (Asp)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
