Asep

Asep

Wabup Tangerang Tekankan Pentingnya Perpustakaan Sekolah dan Digitalisasi Arsip

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya keberadaan fasilitas perpustakaan sekolah sebagai salah satu upaya meningkatkan tingkat literasi anak-anak di Kabupaten Tangerang

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka rapat informal antara Dinas Perpustakaan dan Arsip (Perpusip), Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) di Dinas Perpusip, Kamis (11/03/26)

"Keberadaan perpustakaan sekolah dan digitalisasi arsip ini cukup penting peranannya untuk meningkatkan literasi anak-anak yang saat ini belum optimal," ungkap Wabup Intan

Menurut dia, berdasarkan hasil survei tim Dinas Perpusip, ditemukan banyak ruang perpustakaan di sekolah yang telah belum maksimal pemanfaatanya bahkan ada yang beralih fungsinya. Untuk itu pihaknya meminta kepada OPD terkait terus menguatkan sinergi sehingga data perpustakaan yang ada harus benar-benar valid sesuai dengan kondisi riil di lapangan

"Jangan sampai perpustakaan hanya ada di data, tapi fisiknya tidak ada atau sudah alih fungsi. Ini bisa menjadi temuan di kemudian hari jika data yang diinput tidak valid," tegasnya

Ia menambahkan perlunya dibentuk kebijakan yang mewajibkan siswa, mulai dari tingkat SD hingga SMP, untuk membaca satu buku setiap bulannya dan membuat resume sebagai bagian dari kurikulum atau anjuran pemerintah.

"Boleh tidak, ada aturan dari sekolah agar anak-anak ini dari mulai SD hingga SMP diwajibkan misalnya membaca satu buku untuk mereka bikin resume. Kalau memang memungkinkan, tolong nanti dimasukkan ke dalam kurikulum jadi sudah mulai dibiasakan," ujarnya.

Dirinya juga mendorong adanya kegiatan seperti "Hari Literasi" atau "Hari Gemar Membaca" yang melibatkan pendongeng untuk tingkat PAUD dan TK yang bertujuan agar anak-anak terbiasa berinteraksi dengan buku sejak dini dan mulai belajar melakukan presentasi sederhana di depan umum.

"Untuk tingkat PAUD dan TK bisa digelar kegiatan Hari Literasi atau Hari Gemar Membaca. Hal ini perlu agar anak-anak terbiasa berinteraksi dengan buku sejak dini dan mulai belajar melakukan presentasi sederhana di depan umum," imbuhnya

Selain perpustakaan, ia juga menekankan pentingnya percepatan transisi dari arsip fisik ke sistem digital (e-arsip) di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih efisien dan efektif

"Sudah saatnya kita beralih ke e-arsip. Kita tidak ingin lagi melihat tumpukan bundelan kertas yang memenuhi ruangan dan akhirnya hanya menjadi sampah," tandasnya

Pihaknya juga sangat mengapresiasi desa yang telah mengalokasikan anggarannya untuk pembangunan perpustakaan desa atau Taman Bacaan Masyarakat (TBM).

"Saya sangat mengapresiasi desa yang telah memiliki "Rumah Pintar" dan berharap model ini bisa semakin banyak direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Tangerang untuk menciptakan ekosistem pendidikan dan administrasi yang lebih modern, transparan dan teratur," pungkasnya. (Red)

Satu Tahun Maesyal–Intan Memimpin, Kabupaten Tangerang Catat Progres Pembangunan dan Ekonomi Meningkat

Tangerang, lensafokus.id – Satu tahun kepemimpinan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menunjukkan berbagai capaian positif dalam pembangunan daerah. Melalui sejumlah program strategis, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan daya saing daerah di berbagai sektor.

Berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data capaian pembangunan, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang meningkat dari 5 persen pada 2024 menjadi 5,27 persen pada 2025.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami kenaikan dari 76,19 pada 2024 menjadi 76,74 pada 2025. Peningkatan tersebut menunjukkan kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya itu, usia harapan hidup masyarakat turut meningkat dari 75,34 tahun menjadi 75,63 tahun.

Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka juga berhasil ditekan dari 6,06 persen menjadi 5,94 persen, sedangkan tingkat kemiskinan menurun dari 6,55 persen menjadi 6,42 persen.

Upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat juga membuahkan hasil dengan penurunan angka stunting dari 7,7 persen menjadi 6 persen.

Dalam mewujudkan pemerintahan yang inovatif dan modern melalui program PRIMA (Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart), Pemkab Tangerang terus mendorong digitalisasi layanan publik.

Digitalisasi layanan kependudukan kini telah diterapkan di seluruh kecamatan. Selain itu, Gerai Pelayanan Publik (GPP) telah beroperasi di Mall Ciputra dan Intermoda BSD, serta Mal Pelayanan Publik Pasar Kemis yang segera hadir untuk memperluas akses pelayanan masyarakat.

Pemerintah daerah juga membangun Command Center Kabupaten Tangerang guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data terpadu.

Di bidang sumber daya manusia, Pemkab Tangerang juga melakukan penataan ASN melalui pengangkatan 475 CPNS, 1.219 PPPK Tahap I, 177 PPPK Tahap II, serta 8.205 PPPK paruh waktu.

Melalui program PROSPEK (Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah), Pemkab Tangerang terus memperkuat perekonomian masyarakat.

Salah satu programnya adalah penyaluran bantuan pangan sebanyak 17,25 ton beras kepada 1.725 kepala keluarga di setiap desa atau kelurahan yang masuk kategori kemiskinan ekstrem.

Selain itu, pemerintah juga membentuk Kelompok Ekonomi Petani (KEP) di 10 desa serta 25 Desa Mandiri Pangan untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pemkab Tangerang juga menggelar operasi pasar Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan 9.000 paket sembako kepada masyarakat.

Di sektor usaha mikro, sebanyak 821 UMKM mendapatkan pendampingan melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Kreatif dan pusat UMKM.

Sementara itu, layanan Kartu Pencari Kerja (AK-1) mencatat 28.201 pencari kerja terdaftar, dengan 23.225 orang berhasil mendapatkan pekerjaan dari total 25.168 lowongan kerja yang tersedia.

Di sektor kesehatan melalui program TUNAS (Talenta Unggul Generasi Sehat), Pemkab Tangerang berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100,49 persen atau menjamin perlindungan kesehatan bagi 3,5 juta penduduk.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga telah dimanfaatkan oleh 1.381.215 warga, melebihi target yang ditetapkan.

Selain itu, sebanyak 7.620 balita dan 1.250 ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK) menerima bantuan makanan tambahan bergizi.

Pemerintah daerah juga menambah 38 unit ambulans serta melakukan rehabilitasi 35 puskesmas dan puskesmas pembantu guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Dalam sektor pendidikan melalui program SETARA (Sekolah Terpadu Ramah Anak), Pemkab Tangerang menghadirkan program sekolah swasta gratis yang menjangkau 44 SD swasta dan 116 SMP swasta, dengan total 35.784 siswa penerima manfaat.

Selain itu, Beasiswa Tangerang Gemilang diberikan kepada 235 mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah, serta beasiswa bagi 419 guru PAUD yang terdaftar dalam sistem dapodik.

Pemkab Tangerang juga membangun 44 Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) serta merehabilitasi 138 ruang kelas SD dan SMP.

Untuk mendukung akses pendidikan, pemerintah daerah juga mengoperasikan 15 unit bus sekolah gratis yang melayani 14 kecamatan dan lebih dari 3.500 siswa pada tahap awal.

Dalam mendukung konektivitas wilayah, Pemkab Tangerang membangun jalan baru sepanjang 20,5 kilometer, serta melakukan rekonstruksi jalan sepanjang 10,3 kilometer dan rehabilitasi jalan sepanjang 13,3 kilometer.

Selain itu, pemerintah juga melakukan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 58,14 kilometer serta membangun 15 jembatan baru.

Upaya pengendalian banjir juga dilakukan melalui pembangunan drainase sepanjang 9,29 kilometer, 6 unit stasiun pompa banjir, serta normalisasi sungai sepanjang 17,15 kilometer.

Pemerintah daerah juga membangun tanggul sungai sepanjang 11,4 kilometer, 701 unit sarana air bersih, dan 1.377 unit septic tank untuk meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Tangerang juga berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi.

Di antaranya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk ke-17 kali berturut-turut, predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovation Government Award 2025, serta Terbaik I Paritrana Award tingkat nasional atas komitmen perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Selain itu, Bupati Tangerang juga meraih Top Pembina BUMD Awards 2025, serta Kabupaten Tangerang memperoleh penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM dari Kementerian HAM RI.

Di tingkat Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang juga menorehkan sejumlah prestasi seperti Juara Umum MTQ XXII Provinsi Banten, Peringkat Kedua Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025, serta Juara I Paritrana Award Provinsi Banten.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis pembangunan daerah akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Tangerang Gelar Rakor Forkopimda Jelang Idul Fitri dan Arus Mudik 2026/1447 H

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dalam rangka persiapan menjelang Idulfitri dan arus mudik 1447 H di wilayah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (10/3/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa rakor tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah bersama unsur Forkopimda dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran dan selama hari raya Idulfitri

“Kami memastikan seluruh perangkat daerah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait telah melakukan berbagai persiapan agar arus mudik dan perayaan Idulfitri dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

Ia mengatakan, berbagai sektor telah menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari pengamanan, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat.

“Sinergi antarinstansi sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran dapat berjalan optimal,” katanya.

Lanjut dia, Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang akan terus menguatkan sinergi dengan kepolisian dan Satpol PP untuk mengatur lalu lintas serta pengamanan di sejumlah titik strategis. Sebanyak 19 pos pengamanan yang terdiri dari 15 pos pantau dan 4 pos gabungan telah disiapkan

“Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat membantu pengawasan dan pengendalian arus kendaraan sehingga mobilitas masyarakat selama mudik tetap lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Satpol PP Kabupaten Tangerang juga akan membantu pengamanan mulai 14 hingga 25 Maret 2026 dengan menurunkan ratusan personel di sejumlah titik.

“Sebanyak 277 personel Satpol PP akan disiagakan di 10 pos pengamanan serta 9 titik objek wisata untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama periode libur Lebaran,” ungkapnya.

Dari sektor keamanan, jajaran kepolisian juga telah menyiapkan personel untuk mendukung pengamanan. Polresta Tangerang mengerahkan total 232 personel dengan rata-rata 184 personel bertugas setiap harinya, termasuk pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan saat Lebaran.

“Selain itu, Polres Metro Tangerang Kota juga siap mengamankan Operasi Ketupat Jaya 2026 dengan menyiapkan tujuh pos pengamanan di wilayah hukumnya,” tambahnya.

Dari sisi pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang akan membuka pos kesehatan mulai 14 Maret 2026 dengan menyiagakan 264 tenaga kesehatan di berbagai pos pengamanan selama 24 jam serta di lokasi wisata hingga pukul 21.00 WIB.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menambahkan bahwa pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran agar tetap stabil dan terjangkau masyarakat

“Memang ada sedikit kenaikan pada beberapa komoditas, tetapi secara umum masih cukup stabil. Kami terus memantau terutama pada komoditas penting seperti daging dan cabai rawit agar ketersediaan dan harganya tetap terkendali,” ujar Intan. (Red)

Tingkatkan Konsumsi Ikan, Diskan Gelar Bazar Produk Olahan

TANGERANG, lensafokus.id - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Tangerang menggelar bazar olahan Ikan di Gedung Usaha-Usaha Daerah (GUD) lantai 2, depan kantor Diskan Kabupaten Tangerang, Selasa (09/03/2026).

Bazar tersebut memfasilitasi kelompok-kelompok pengolah dan pemasar binaan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang dengan produk olahan ikan yang siap konsumsi.

Pohan dari Diskan mengatakan, bazar ini dilakukan secara rutin setiap bulan. Hal tersebut untuk memperkenalkan hasil usaha UMKM dari sektor perikanan, sekaligus memberikan peluang bagi masyarakat untuk menikmati beragam olahan ikan berkualitas.

“Sebanyak 10 pelaku usaha turut serta dalam pelaksanaan Bazar berbagai produk olahan ikan sebagai pilihan konsumsi bagi masyarakat.

Dia menjelaskan, Program bazar olahan produk perikanan tersebut sudah dilakukan dengan tujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan konsumsi ikan.

Dia berharap dan mengajak masyrakat atau pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang bisa meramaikan bazar olahan ikan tersebut, karena banyak berbagai macam olahan ikan yang bisa di konsumsi. (Red)

Dishub Lakukan Ramp Check Angkutan Mudik Untuk Kenyamanan Perjalanan

TANGERANG, lensafokus.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang menggelar Pemeriksaan Persyaratan Teknis Operasional Kendaraan Bermotor (Ramp Check) pada beberapa unit Angkutan Penumpang dalam Program Mudik Lebaran Gratis, di UPTD Pengelola Prasarana Teknik Perhubungan (PPTP) Dishub, Kecamatan Sukamulya, Senin (09/03/2026).

Ramp Check merupakan upaya untuk meningkatkan kedisiplinan dan manifestasi kelaikan operasional angkutan penumpang untuk kenyamanan dan keselamatan penumpang Mudik Lebaran Gratis Tahun 2026.

Dalam kesempatannya, Kepala Bidang Keselamatan pada Dishub Kabupaten Tangerang, Surachman menjelaskan pemeriksaan kelaikan armada yang akan digunakan Program Mudik Lebaran Gratis Kabupaten Tangerang Tahun 2026 secara keseluruhan sebanyak 56 armada.

"Kami telah melakukan pemeriksaan mulai dari tanggal 4 s.d. 6 Maret sebanyak 25 unit armada bus, Untuk unit angkutan penumpang lainnya akan dilakukan tanggal 10 sekitar 14 unit kendaraan" ungkapnya.

Lanjutnya, menyebutkan saat ini sebanyak 17 armada yang kami lakukan pemeriksaan. Kegiatan Ramp Check ini meliputi Administrasi Kendaraan terdiri dari STNK, KPS, KIR, dan Administrasi Pengemudi yaitu SIM. Disamping itu dilakukan pula pemeriksaan terhadap Fisik Kendaraan meliputi sistem pengereman, kondisi ban, wifer, lampu, klakson (termasuk tidak membenarkan menggunakan klakson telolet), break tester, safety belt pengemudi dan penumpang, APAR, pemukul kaca, dan lainnya.

"Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, terdapat armada yang perlu disempurnakan khususnya pada terhalangnya pintu darurat oleh kursi penumpang sehingga perlu dilakukan normalisasi", kata Surachman.

Pihaknya secara tegas kepada PO Bus agar hasil Ramp Check untuk ditindaklanjuti dan di tunggu sampai 3 hari kedepan di jam kerja.

"Kita tidak ingin armada yang beroperasi nanti menimbulkan hal-hal yang memberikan penilaian buruk terhadap manifestasi keselamatan lalu lintas", tegasnya.

Ia berharap dengan adanya Ramp Check ini dapat mengetahui kelaikan fisik kendaraan dan administrasi sehingga dapat beroperasi dengan baik dan dapat menjamin keselamatan dalam berlalu lintas dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.

"Kami berharap armada bus yang digunakan dapat beroperasi dengan laik dan aman, serta para Pemudik dapat merasa nyaman selama perjalanan hingga tiba di tujuan dengan selamat, "Mudik Aman, Mudik Nyaman Bersama Dishub Kabupaten Tangerang", tutupnya. (Red)

Bupati Tangerang Terima Kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri Lemhannas RI

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menerima kunjungan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun Anggaran 2026 dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Senin (9/3/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dipilihnya Kabupaten Tangerang sebagai lokus lokasi pelaksanaan kegiatan strategis nasional tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat datang kepada para peserta dan pendamping kegiatan Studi Strategis Dalam Negeri Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun 2026 di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki posisi strategis di Provinsi Banten serta menjadi bagian penting sebagai kawasan penyangga ibu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, terutama pada sektor industri, permukiman, perdagangan dan jasa. Pesatnya pertumbuhan tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti kebutuhan infrastruktur yang semakin besar, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan lingkungan hidup, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Perkembangan kawasan industri, permukiman dan pusat kegiatan ekonomi di Kabupaten Tangerang memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional, sekaligus juga melahirkan tantangan bagi kami” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan SSDN Lemhannas RI ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para calon pemimpin nasional, sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan dan pemikiran strategis untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kami sangat terbuka terhadap berbagai masukan, gagasan, serta pemikiran strategis dari para peserta. Kami meyakini diskusi dan pertukaran gagasan selama kegiatan ini akan memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi para peserta sebagai bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkaya perspektif pembangunan daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Rombongan SSDN P4N LXIX Lemhannas RI, Kolonel Arhanud Ibnu Sukelan, S.IP., M.Han., menjelaskan bahwa Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) merupakan program strategis Lemhannas RI untuk menyiapkan calon pemimpin tingkat nasional yang bermoral, beretika, berkarakter negarawan, berwawasan kebangsaan, berpikir strategis, serta terampil dalam memecahkan berbagai persoalan pada lingkup nasional, regional, hingga global.

“Pada P4N LXIX Tahun Anggaran 2026 ini terdapat peserta dari berbagai latar belakang, bahkan terdapat satu peserta dari negara sahabat yaitu India. Hal ini menjadi bagian penting dalam memperkaya perspektif kepemimpinan dalam menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Lanjut dia, kegiatan SSDN P4N LXIX ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Maret 2026, dengan lokasi kegiatan di Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat serta beberapa kabupaten/kota yang menjadi lokasi studi.

“Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan dan pengalaman yang lebih komprehensif, baik secara teoritis maupun praktis, terkait dinamika pembangunan daerah serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam konteks nasional dan geopolitik,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan SSDN P4N LXIX mengusung tema “Kebijakan Pangan Nasional Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan Indonesia”. Para pesertanya akan melakukan kunjungan ke sejumlah instansi dan objek strategis daerah yang berkaitan dengan potensi serta aset nasional dalam mendukung ketahanan pangan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan SSDN P4N LXIX Tahun Anggaran 2026 ini,” pungkasnya. (Red)

Wakil Bupati Tangerang Ajak ASN Aktif Publikasikan Program Daerah dan Tetap Profesional Kerja Jelang Hari Raya Idulfitri

Tigaraksa, lensafokus.id — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk lebih aktif menyampaikan berbagai program-program pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya melalui media sosial yang dimiliki para ASN

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat Apel Pagi Minggu Kedua Bulan Maret di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (9/3/26).

“Program-program pemerintah daerah dan peningkatan pelayanan harus semakin dikenal oleh masyarakat. Karena itu saya mengajak seluruh ASN untuk turut aktif menyampaikan program-program pemerintah melalui media sosial masing-masing,” seru Wabup Intan

Menurutnya, publikasi kegiatan tidak hanya sekadar mengunggah informasi, tetapi juga harus diikuti dengan pemahaman yang baik terhadap program yang diunggah. Para ASN diharapkan juga dapat memberikan keterangan yang secara lebih jelas kepada masyarakat ketika ada pertanyaan terkait kebijakan atau program pemerintah daerah.

“ASN tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga menjadi penyambung informasi antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh ASN untuk memastikan seluruh tugas dan tanggung jawab pekerjaannya dapat diselesaikan dengan baik sebelum memasuki masa libur panjang menjelang Hari Raya Idulfitri.

"Kepada seluruh pegawai dan ASN pastikan tugas dan tanggung jawab pekerjaannya sebelum memasuki libur panjang hari raga. Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tidak ada pekerjaan yang tertunda," tegasnya

Ia juga mengimbau seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjelang hari raya, terutama dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan serta menjaga kondisi daerah tetap aman dan kondusif selama periode mudik dan libur panjang.

"ASN yang mendapatkan tugas pelayanan selama masa libur diminta tetap menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh dedikasi demi kepentingan masyarakat," ujarnya

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan secara simbolis menyerahkan SK Kenaikan Pangkat dan SK Pensiun ASN periode 1 April 2026. Tercatat sebanyak 253 ASN menerima kenaikan pangkat, yang terdiri dari 69 orang golongan IV dan 184 orang golongan III.

Untuk ASN yang memasuki masa purna tugas, terhitung mulai 1 April 2026 terdapat sebanyak 51 ASN, di antaranya: Pejabat Administrator sebanyak 2 orang, Pejabat Pengawas sebanyak 4 orang, Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan sebanyak 5 orang, Pejabat Fungsional Guru sebanyak 37 orang dan Pelaksana sebanyak 3 orang.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Tetaplah produktif dan berkontribusi di tengah masyarakat,” ucapnya. (Red)

Akses Jalan Ciledug Raya Tertutup Genangan, Pemkot Tangerang Imbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sementara waktu menutup akses Jalan Ciledug Raya (Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Raya Hasyim Ashari Cipondoh) seiring dengan ketinggian genangan air di Jembatan Ciledug Indah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, penutupan akses Jalan Ciledug Raya akan berlangsung kondisional menyesuaikan ketinggian genangan air yang diperkirakan masih akan berlangsung sampai sore hari.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, ketinggian genangan luapan Kali Angke di Jembatan Ciledug Indah masih sekitar 50 centimeter.

"Kami sementara waktu sudah membatasi akses Jalan Ciledug Raya demi keamanan para pengguna jalan per siang hari ini. Akses ini dibatasi sampai nanti kondisinya memungkinkan dilewati para pengguna jalan kembali," ujar Suhaely, Minggu (8/3/26).

Ia melanjutkan, penutupan akses Jalan Ciledug Raya berimbas terhadap pengalihan sementara akses transportasi umum Bus Rapid Transit (BRT) Tayo koridor Central Bussines District (CBD) Ciledug-Tangcity Mall Cikokol di pusat Kota Tangerang.

"Siang ini masih terjadi kemacetan panjang jadi sementara waktu BRT Tayo koridor CBD Ciledug-Tangcity Mall belum bisa beroperasi melayani penumpang sampai akses bisa digunakan normal kembali," tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang mengimbau kepada semua pengguna jalan untuk menghindari kemacetan dengan mencari jalur alternatif lainnya. (Red)

Gelar Korve Bersih Lingkungan, Warga Tigaraksa Tetap Antusias Meski Diguyur Hujan

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan (korve) bersama masyarakat Tigaraksa di sepanjang ruas Jalan Aria Jaya Santika, Minggu (08/03/2026).

Kegiatan tersebut dimulai dari depan Pasar Tigaraksa dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat, meskipun kegiatan berlangsung di tengah guyuran hujan.

Kegiatan korve tersebut diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tigaraksa, seluruh kepala desa dan lurah di lingkup Kecamatan Tigaraksa, serta masyarakat setempat. Aksi bersih lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.

Kegiatan korve dilaksanakan sebagai upaya bersama dalam mewujudkan lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti tingginya kesadaran warga Tigaraksa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati tertanggal 27 Februari 2026 tentang Gerakan ASRI sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini luar biasa. Semoga dapat terus dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Tangerang,” ungkap Ujat saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.

Gerakan korve ini juga sejalan dengan perhatian khusus Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat untuk terus membudayakan hidup bersih. Upaya tersebut dinilai penting guna meminimalisir potensi penyakit yang dapat timbul akibat sampah yang berserakan di lingkungan.

Sementara itu, Camat Tigaraksa Cucu Abdurassyid menyampaikan bahwa pihaknya bersama Forkopimcam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan korve tersebut.

“Alhamdulillah, walaupun kondisi diguyur hujan, kami tetap melaksanakan korve demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat serta menjadikan budaya gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi semua. (Red)

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati dan Unsur Forkopimda Gelar Tanam Raya Jagung Hibrida Serentak di Desa Ranca Iyuh  

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid bersama Unsur Forkopimda melaksanakan penanaman bibit jagung hibrida serentak di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Sabtu (7/3/26). 

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, yang dihadiri langsung oleh Kapolri dan diikuti secara virtual secara nasional. 

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa penanaman jagung hibrida tersebut merupakan suatu langkah proaktif dalam menyikapi situasi global yang tidak menentu, seperti pecahnya konflik internasional yang berdampak langsung pada rantai pasok ekspor-impor dan ketersediaan pangan dunia.

"Dunia sedang tidak baik-baik saja, ada peperangan yang berdampak pada ekonomi dan tertundanya distribusi pangan. Kita juga harus mengantisipasi musim panas ekstrem. Oleh karena itu, kita harus mandiri secara pangan. Kita gandeng pengusaha dan pabrik-pabrik agar ekonomi tetap terjaga dan meminimalisir risiko PHK," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Pihaknya akan terus menguatkan kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah, Polri, TNI, Kejaksaan, dan DPRD untuk menjaga dan menguatkan ketahanan pangan bagi masyarakat, baik melalui program tanam padi dan jagung hibrida bersama maupun tanaman-tanaman lainnya

"Melalui keberlanjutan program menanam padi bersama TNI, dan jagung hibrida bersama Polri, saya optimistis ketersediaan pangan bagi masyarakat akan tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global", ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pemilik lahan di Kabupaten Tangerang untuk mengoptimalkan lahan produktif yang belum dimanfaatkan, bekerja sama dengan masyarakat. Secara khusus,.pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik lahan, Edi Setiawan yang telah memberikan izin kepada kelompok tani untuk memanfaatkan lahannya.

"Kami berterima kasih kepada pemilik lahan, seperti Pak Edi Setiawan, yang telah mengizinkan tanahnya dimanfaatkan. Ini adalah berkah, daripada dibiarkan menganggur, lebih baik ditanami jagung oleh kelompok tani. Hasilnya bisa dijual atau dikonsumsi untuk meningkatkan gizi masyarakat," ungkapnya. 

Selain itu, ia juga mengapresiasi inisiatif dan inovasi Kapolresta Tangerang beserta seluruh jajarannya dalam program tanam jagung hibrida yang diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kab. Tangerang

"Kami atas nama pemerintah daerah mengapresiasi inovasi Pak Kapolres beserta jajaran terkait ketahanan pangan ini. Mudah-mudahan dengan ketahanan pangan yang kuat, masyarakat sehat, dan masyarakat juga kuat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari," pungkasnya

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. M. Indra Waspada, melaporkan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan implementasi program Asta Cita Presiden RI. Untuk wilayah hukum Polresta Tangerang yang mencakup 19 kecamatan, pihaknya akan menambah luas area tanam pada kuartal pertama ini.

"Saat ini kita menjalankan program satu desa dua hektar, dan ada penambahan di kuartal tahun ini sebanyak dua hektar lagi di tiap kecamatan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat agar swasembada pangan tercapai," jelas Kapolresta Indra Waspada

Menurut dia, dipilihnya jagung hibrida karena difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak nasional yang mekanisme hasil panennya tidak akan dijual bebas, melainkan disalurkan langsung melalui mekanisme resmi.

"Hasil panen dari jagung hibrida ini akan kami laporkan dan salurkan ke Bulog untuk ditampung. Ini tanggung jawab kita bersama, TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat, demi memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga," jelasnya. (Red)

Page 2 of 256
Go to top