Asep

Asep

Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, ‎Moch. Maesyal Rasyid membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Tahap IV Kafilah Kabupaten Tangerang dalam rangka persiapan menghadapi MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Acara tersebut yang dilaksanakan di Lemo Hotel Kec. Kelapa Dua, Jum'at malam (15/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa persiapan menuju MTQ tingkat provinsi dilakukan secara bertahap, matang, konsisten dan berkesinambungan. Pembinaan yang saat ini memasuki tahap keempat akan kembali dilanjutkan pada Juni mendatang dengan melibatkan pembina dari tingkat provinsi.

‎“InsyaAllah persiapannya tidak instan. Ini sudah pembinaan yang keempat dan bulan Juni nanti akan kembali kita lakukan pembinaan bersama para pembina dari Provinsi Banten,” ujar Maesyal Rasyid.

‎Ia meminta kepada panitia penyelenggara agar jumlah pembina terus ditambah agar seluruh cabang lomba mendapatkan perhatian dan pembinaan maksimal.

‎“Kalau bisa jumlah pembina jangan hanya 50 orang, lebih banyak lebih bagus karena cabang lomba juga banyak. Para pembina harus mampu mentransformasikan ilmu kepada para kafilah dengan baik dan maksimal,” tandasnya.

Lamjut dia, prestasi yang diraih Kabupaten Tangerang yang berhasil meraih juara umum MTQ selama 4 tahun berturut-turut di tingkat Provinsi Banten harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Meskipun demikian, ia juga menegaskan bahwa tujuan utama MTQ bukan semata-mata mengejar gelar juara, tetapi juga memperkuat syiar Islam dan membangun sinergi antara ulama dan umaro.

"Predikat juara memang tujuan, tetapi yang paling utama adalah bagaimana syiar Islam dapat terus dikumandangkan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja yang juga Sekretaris Daerah melaporkan bahwa pembinaan kafilah Kabupaten Tangerang mengusung tema “Melalui Pembinaan Kita Pertahankan Prestasi Terbaik Kafilah Kabupaten Tangerang pada MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.”

‎“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas peserta sekaligus mempertahankan prestasi terbaik Kafilah Kabupaten Tangerang pada MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten yang akan dilaksanakan pada 6 sampai 10 Juli 2026 di KP3B Provinsi Banten,” ujar Soma

Lanjut dia, pembinaan kafilah tersebut merupakan tindak lanjut hasil pelaksanaan MTQ Ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang yang telah berlangsung pada 8–13 Januari 2026 yang lalu.

"‎Pembinaan ini dilaksanakan selama dua hari, 15–16 Mei 2026, dan diikuti sebanyak 183 peserta yang terdiri atas peserta kafilah Kabupaten Tangerang sebanyak 68 orang, pembina tingkat Provinsi Banten sebanyak 50 orang, pembina dari Kabupaten Tangerang sebanyak 35 orang, serta panitia pelaksana," ungkapnya. (Red)

Bupati Tangerang Kunjungi Bayi Bernama Moch. Maesyal Rasyid di Sepatan

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengunjungi seorang bayi yang diberi nama Moch. Maesyal Rasyid di wilayah Kec. Sepatan. Bayi tersebut merupakan putra dari pasangan Boyirin Jamaludin dan Nabila Fauziah Kurniawati yang lahir pada Selasa (12/5/26) lalu di Puskesmas Sepatan.

Pada kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengaku merasa bahagia dan terharu dapat bertemu langsung dengan bayi yang memiliki nama serupa dengannya. Dia juga mengucapkan syukur bisa memenuhi janjinya yang akan datang langsung ke rumah keluarga tersebut setelah sang bayi lahir.

“Saya bersama Pak Camat Sepatan hari ini berkunjung langsung melihat bayi bernama Moch. Maesyal Rasyid asal sarakan Sepatan. Beberapa waktu lalu saya sudah berjanji akan hadir langsung apabila bayinya sudah lahir,” ujar Bupati Maesyal di kediaman Boyirin Jamaludin dan Nabila Fauziah Kurniawati, Kamis, (14/5/26).

Ia menambahkan, pemberian nama tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama keluarga besar dan orang tua bayi.

“Nama tersebut tentu hasil rundingan dan kesepakatan orang tua serta keluarga yang bersangkutan. Saya turut merasa bangga dan mendoakan semoga anak ini menjadi anak yang sehat, sholeh, serta bermanfaat bagi bangsa, negara, dan agama,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga memberikan doa dan motivasi kepada kedua orang tua bayi agar terus memberikan pendidikan dan kasih sayang terbaik bagi sang anak.

Sementara itu, ibu bayi bernama Moch. Maesyal Rasyid, Nabila Fauziah mengungkapkan alasan dirinya bersama keluarga memberikan nama yang mirip dengan nama Bupati Tangerang.

“Saya beserta suami dan orang tua kami sudah sepakat untuk menamai anak kami Moch. Maesyal Rasyid, sama seperti nama Bupati Tangerang, dengan harapan anak kami kelak menjadi orang besar, menjadi pemimpin seperti Bupati Tangerang, menjadi pribadi yang baik berbudi, dan juga menjadi anak yang sholeh,” ujar Nabila bahagia. (Red)

Bupati Tangerang Tekankan Masjid Bukan Hanya Sebagai Tempat Ibadah Tapi Juga Pusat Pembinaan Umat dan Penguatan Nilai Sosial

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melakukan prosesi peletakan batu pertama renovasi dan pembangunan Masjid At-Ta’awun yang berlokasi di Perumahan Green Savana, RW 05, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Jumat (15/05/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.

“Masjid bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, tempat tumbuhnya nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan pendidikan akhlak bagi generasi muda kita,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan warga Green Savana dalam mendukung pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang dan religius.

"Atas nama pribadi dan pemerintah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan partisipasi aktif masyarakat yang begitu kuat untuk menjadikan masjid ini lebih nyaman dan aman serta bermanfaat lebih luas," ucapnya

Ia berharap pembangunan Masjid At-Ta’awun dapat semakin mempererat ukhuwah antarwarga serta menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid At-Ta’awun, Awaludin, menjelaskan bahwa renovasi dan pembangunan masjid dilakukan karena kapasitas bangunan sebelumnya sudah tidak mampu menampung jumlah jemaah yang semakin meningkat, terutama saat pelaksanaan Salat Jumat dan perayaan peringatan hari besar Islam lainnya

“Pada momentum tertentu, jemaah bahkan meluber hingga ke jalan. Karena itu, perluasan masjid menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan dilakukan dengan konsep bangunan vertikal sehingga luas masjid dapat meningkat dari yang awalnya sekitar 328 meter persegi menjadi 422 meter persegi. Kapasitas jemaah pun bertambah dari sekitar 217 orang menjadi 327 orang.

"Setelah dibangun, masjid ini nantinya akan lebih luas lagi menjadi sekitar 422 meter persegi yang dapat menampung sekitar 327 orang yang tadinya hanya sekitar 217 orang saja," imbuhnya. (Red)

Pemdes Sukanegara Genjot Pembangunan Jalan dan Salurkan BLT DD 2026 untuk 46 KPM

BOGOR, lensafokus.id – Pemerintah Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui program Dana Desa Tahun 2026.

Salah satu program yang saat ini tengah direalisasikan adalah pembangunan pengaspalan jalan lingkungan desa di dua titik wilayah Kampung Dayeuh, Desa Sukanegara. Pembangunan tersebut dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dalam membangun desa.

Adapun titik pertama pembangunan pengaspalan jalan lingkungan berada di Kampung Dayeuh RT 002 RW 001 dengan volume pekerjaan panjang 22 meter, lebar 2,2 meter dan ketebalan 0,03 meter. Kegiatan tersebut menelan anggaran sebesar Rp16.110.000 yang bersumber dari Dana Desa 2026.

Sementara titik kedua berada di Kampung Dayeuh RT 001 RW 001 dengan volume panjang 130 meter, lebar 1,2 meter dan ketebalan 0,03 meter, dengan total anggaran sebesar Rp33.340.000.

Pembangunan jalan lingkungan tersebut disambut positif warga karena dinilai mampu meningkatkan akses mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga sehari-hari.

Kepala Desa Sukanegara, Ahmad Yani, mengatakan pembangunan infrastruktur desa menjadi salah satu prioritas pemerintah desa guna menunjang kenyamanan dan aktivitas masyarakat.

“Pembangunan pengaspalan jalan lingkungan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Desa Sukanegara dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih baik, aman dan nyaman. Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Ahmad Yani, S.Pd.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemerintah Desa Sukanegara juga terus menggulirkan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun 2026 sebagai langkah konkret penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah desa.

Pada tahun 2026 ini, sebanyak 46 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan BLT DD selama empat bulan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam memperkuat ekonomi domestik masyarakat yang membutuhkan.

Sesuai ketentuan terbaru mengacu pada PMK Nomor 7 Tahun 2026, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan. Penyaluran dilakukan secara rapel selama empat bulan dengan total Rp1.200.000 per KPM.

Kepala Desa Sukanegara, Ahmad Yani, menegaskan bahwa program BLT DD bukan sekadar bantuan tunai, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“BLT Dana Desa ini kami harapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjadi stimulus untuk modal usaha kecil warga. Pemerintah desa ingin memastikan bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. (Asp)

Bupati Tangerang Apresiasi Aksi Nyata Umat Buddha Tanam Mangrove di Ketapang Mauk Dalam Rangka Peringatan Waisak 2026

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan penanaman pohon mangrove dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak 2570 TB/2026 yang digelar di Balai Konservasi Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kamis (14/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas kepedulian umat Buddha terhadap lingkungan hidup melalui aksi nyata penanaman mangrove di wilayah pesisir Desa Ketapang.

“Hari ini, kami bersama dengan umat Buddha, juga bersama dengan para Jatradar dan beberapa Kepala Dinas, Camat, termasuk ada Bhante kita dari Cilacap hadir di sini dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak tahun 2026 dengan melaksanakan tugas yang sangat mulia yaitu menanam mangrove di Desa Ketapang,” ujar Bupati Maesyal

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian lintas agama terhadap keberlanjutan lingkungan yang harus terus ditingkatkan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut juga menjadi simbol kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, umat Buddha, para Bhante serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Kabupaten Tangerang.

“Menanam mangrove ini memang bagian daripada kepedulian umat Buddha untuk terus meningkatkan atensi dan kepedulian terhadap lingkungan. Baik itu lingkungan di desa, di kecamatan, dan seterusnya,” tambahnya.

Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki manfaat besar, tidak hanya untuk menjaga ekosistem pesisir dan mencegah abrasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara arif dan kreatif.

“Mudah-mudahan pohon mangrove itu ke depan akan besar dan manfaatnya sangat banyak sekali. Di antaranya adalah memberikan oksigen yang bagus, menahan abrasi, dan juga tanaman mangrove itu bisa diolah menjadi berbagai produk lokal, baik untuk minuman, makanan, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada seluruh umat Buddha dan para Bhante yang telah memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan pesisir Kabupaten Tangerang.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada umat Buddha dan para Bhante yang telah hadir di Desa Ketapang dan memberikan kontribusi terbaik untuk lingkungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bhante Abdi Seno selaku panitia kegiatan menyampaikan bahwa peringatan Waisak tahun ini menjadi momentum memperkuat kepedulian umat Buddha terhadap lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan lintas agama di Kabupaten Tangerang yang dikenal sebagai daerah multikultural dan penuh toleransi.

"Peringatan Waisak tahun ini menjadi momemtum bagi kami, umat Budha untuk terus memperkuat sinergi multikultural dan kepedulian terhadap lingkungan," ujarnya

Pihaknya juga mengapresiasi kehadiran Bupati Tangerang beserta jajaran pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan sosial dan lingkungan yang dilakukan umat Buddha. (Red)

Bupati Tangerang Sidak Tempat Hiburan Malam Ilegal dan Panggil Pengelola

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Kapolesta Tangerang dan Dandum 0510 Tigaraksa melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi tempat hiburan malam yang diduga tidak memiliki izin operasional.

Dalam sidak tersebut, Bupati turut memanggil pengelola usaha dan menggelar musyawarah bersama unsur Forkopimda, aparat wilayah, serta perwakilan warga setempat di Kantor Kelurahan Kadu Agung Tigaraksa. Rabu, (13/5/26)

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolresta Tangerang, Dandim, camat, lurah, hingga perwakilan RT/RW, juga pengelola tempat hiburan guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pihaknya telah meminta klarifikasi langsung kepada pemilik usaha hiburan malam terkait aktivitas yang meresahkan masyarakat tersebut.

“Kita melaksanakan musyawarah dengan Forkopimda, Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Camat, Pak Lurah, ada perwakilan RT/RW juga, ada juga si pemilik usaha hiburan tadi. Jadi sudah kita sampaikan terhadap situasi kondisi di wilayah kita, Kabupaten Tangerang, ini harus betul-betul aman, kondusif,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, para pengelola tempat hiburan malam tersebut telah membuat surat pernyataan resmi untuk menghentikan seluruh aktivitas usaha hiburan di lokasi tersebut.

“Yang bersangkutan sudah menyatakan, tidak akan melaksanakan aktivitas usaha hiburan lagi, Sekarang sudah ditandatangani semuanya, pernyataan di atas segel, disaksikan oleh Pak RT, Pak RW, juga Pak Lurah dengan Pak Camatnya,” katanya.

Pihaknya berharap langkah tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjaga ketertiban lingkungan di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi hal yang positif bagi seluruh warga dan juga para aktivitas usahanya di situ tidak lagi melaksanakan usaha hiburan yang meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait sanksi apabila pengelola kembali membuka usaha hiburan malam tersebut, Bupati menegaskan bahwa pengelola siap menerima konsekuensi hukum sesuai pernyataan yang telah dibuat.

“Mereka sudah menyatakan apabila dia melaksanakan lagi, dia siap untuk diproses secara hukum,” tegasnya.

Dia juga menyebut bahwa tempat hiburan malam yang disidak tersebut tidak memiliki izin operasional. Terkait dugaan tempat hiburan itu telah beroperasi selama bertahun-tahun, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah telah meminta agar seluruh aktivitas hiburan di lokasi tersebut dihentikan.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga akan melakukan pengawasan lebih luas terhadap tempat-tempat hiburan yang tidak berizin di wilayah lainnya.

“InsyaAllah. Termasuk tadi Satpol PP sudah saya perintahkan juga untuk lebih ketat mengawasi, termasuk di tempat yang lain,” tandasnya. (Red)

Wabup Intan Apresiasi Bank Sampah RW 025 Bencongan, Dorong Penguatan Ekonomi dan Kurangi Sampah Lingkungan

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melakukan kunjungan dan monitoring ke Bank Sampah RW. 025 Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Rabu (13/05/26).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengatakan bahwa kunjungannya tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi warga.

"Alhamdulillah, hari ini saya bisa hadir di Bank Sampah RW. 25 Bencongan, sekaligus ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah yang berbasis masyarakat," ujar Wabup Intan

Menurut dia, keberadaan bank sampah yang berbasis masyarakat merupakan langkah nyata dalam mendukung program pengurangan sampah langsung dari sumbernya sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif serta memberikan nilai tambah

“Bank sampah seperti ini sangat baik dan patut menjadi contoh bagi wilayah lain. Selain membantu mengurangi langsung sampah lingkungan, program ini juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat karena sampah yang sebelumnya tidak bernilai kini bisa diolah dan dijual,” ungkapnya

Ia sangat mengapresiasi seluruh pengurus dan warga RW. 025 Bencongan atas semangat gotong royong serta inovasi dalam pengelolaan sampah lingkungan dan diharapkan dapat menginspirasi RW-RW lainnya untuk bersama-sama bergotong royong mengelola sampah agar lebih bermanfaat bagi kepentingan bersama

"Saya sangat mengapresiasi semangat warga RW. 25 Bencongan ini. Semoga ini juga dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan serta menciptakan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah yang berkelanjutan," ujarnya

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah dan pihak swasta dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis lingkungan agar bisa memberikan manfaat dan dampak yang berkelanjutan

Sementara itu, Ketua Eco Pioneer mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap keberadaan bank sampah sangat tinggi. Warga secara aktif terlibat dalam proses pemilahan, pembersihan, hingga pengolahan sampah yang bernilai jual.

"Tingkat partisipasi warga dalam program bank sampah terus mengalami peningkatan signifikan dan kini telah berkembang hingga menjangkau banyak RT dan RW di wilayah Bencongan. Program ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah lingkungan, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat," ungkapnya

Dia menambahkan sejumlah inovasi yang telah dilakukan warga, mulai dari pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemanfaatan minyak jelantah, hingga pengembangan alat pirolisis sederhana untuk mengurangi sampah residu. Namun demikian, pihaknya masih menghadapi sejumlah keterbatasan, khususnya terkait kebutuhan sarana dan prasarana seperti alat pirolisis, komposter, serta dukungan fasilitas pengolahan sampah lainnya.

"Berbagai upaya edukasi dan pendekatan langsung kepada masyarakat terus dilakukan agar budaya memilah sampah dapat menjadi kebiasaan sehari-hari. Kami juga mohon bantuan Ibu Intan untuk dapat memfasilitasi berbagai kelengkapan pendukung lainnya," ujarnya. (Red)

Wabup Intan Tutup Pelatihan Koding dan AI Bagi Guru SD-SMP

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menutup secara resmi kegiatan Pengembangan Kompetensi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Angkatan IV dan V jenjang SD dan SMP di Ruang Rapat Cituis, Rabu (13/05/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk melakukan transformasi pendidikan melalui penguatan literasi digital bagi para pendidik agar para tenaga pendidik senantiasa siap dan cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

"Kita ingin memastikan bahwa para pendidik kita siap menghadapi era digital dan mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran," ujar Wabup Intan.

Dia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan kompeten dan berhak mendapatkan sertipikat berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh dari pihak penyelenggara. Ia berharap pengalaman, ilmu dan wawasan yang telah dikuasai bisa segera diimplementasikan untuk mengembangkan media ajar dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran,

“Semoga ilmu, pengalaman dan wawasan yang diperoleh para peserta dapat segera diimplementasikan untuk mengembangkan media ajar berbasis koding dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif di sekolah masing-masing. Dampak pelatihan ini akan terlihat dari inovasi yang Bapak/Ibu hadirkan setelah kembali ke satuan pendidikan masing-masing," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beni Rachmat melaporkan bahwa Kompetensi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial tersebut diikuti oleh 90 orang guru SD dan SMP di lingkungan Pemkab Tangerang yang terdiri dari guru mata pelajaran TIK, Matematika, dan IPA untuk jenjang SMP, serta guru kelas 4 dan 5 untuk jenjang SD. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 5 hingga 13 Mei 2026 dengan metode blended learning, yakni kombinasi pembelajaran tatap muka dan virtual daring, bekerja sama dengan BPSDM dan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten

“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para alumni dapat mengimplementasikan ilmu koding dan kecerdasan artifisial di unit kerja masing-masing guna meningkatkan literasi digital dan inovasi pembelajaran,” jelas Beni

Lanjut dia, total durasi pelatihan adalah 61 jam pelajaran yang mencakup materi teori, praktik, serta evaluasi. 90 orang peserta angkatan IV dan V dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertipikat kelulusan.

“Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta, 90 orang dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertifikat,” imbuhnya

Adapun 3 peringkat terbaik angkatan ke-IV, diraih oleh Siti Suhami, Putik Nusa Indah, S.Pd., dan peringkat ketiga Siti Marfiah, S.Pd. Untuk angkatan ke-V, peringkat I: Cut Rika Dinantiar, M.Pd, Leli Mulawati, S.Pd, dan ketiga diraih Siti Aisyah, S.Pd., Ing. (Red)

Diskominfo Dorong Jurnalisme Digital Kreatif dan Santun

TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang menggelar Pelatihan Jurnalistik 2026 di Hotel Lemo, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas komunikasi publik agar tetap cepat, akurat, dan terpercaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Plh Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang, Firzada Mahalli, menyatakan bahwa masyarakat kini semakin kritis terhadap kebijakan publik. Hal ini mengharuskan pemerintah untuk lebih aktif dan responsif melalui berbagai kanal komunikasi guna memenuhi kebutuhan informasi warga.

“Pemerintah wajib menyajikan sarana informasi publik yang optimal melalui berbagai platform media sosial agar aspirasi dan kebutuhan informasi masyarakat terakomodasi dengan baik,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya jurnalisme digital dalam membangun komunikasi publik yang berkualitas. Melalui tema pelatihan tahun ini, peserta didorong untuk menghasilkan konten yang menarik sekaligus bermanfaat nyata bagi masyarakat luas.

Kreativitas disebut sebagai kunci penyampaian pesan di era digital. Inovasi dalam bentuk tulisan, video, hingga infografis dinilai efektif membuat informasi lebih mudah dipahami dan diterima secara positif oleh publik.

“Kualitas konten harus diprioritaskan. Informasi wajib berbasis fakta dan data akurat guna membangun serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tegas Firzada.

Di tengah maraknya hoaks dan disinformasi, kualitas konten menjadi benteng utama. Selain itu, penggunaan bahasa yang santun di media sosial pemerintah sangat penting untuk menciptakan ruang komunikasi digital yang sehat dan kondusif.

Melalui pelatihan ini, Diskominfo berharap pengelola media sosial di lingkup Pemkab Tangerang semakin kreatif, konsisten, dan santun. Momentum ini juga digunakan untuk memperkuat sinergi serta mengevaluasi performa kanal komunikasi publik agar lebih informatif bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo, Akhmad Farhan, menjelaskan bahwa kegiatan bertema jurnalisme digital ini bertujuan memperkuat kreativitas perangkat daerah dalam menyebarluaskan program prioritas seperti PRIMA, PROSPEK, TUNAS, SETARA, dan SELARAS demi transparansi.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja seluruh PIC media sosial. Tanpa bantuan rekan-rekan, informasi program pemerintah tidak akan tersampaikan secara efektif kepada masyarakat,” ungkapnya.

Diharapkan, pelatihan ini menghasilkan komitmen bersama dalam menyajikan konten yang edukatif dan akurat. Langkah ini penting untuk menjamin hak masyarakat atas informasi sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. (Red)

Bupati Tangerang Bagikan 2.000 Paket Sembako Murah, Warga Antusias Serbu Gerakan Pangan Murah di Alun-Alun Tigaraksa

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membagikan sebanyak 2.000 paket sembako murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Rabu (13/5/26).

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga, salah satunya Gerakan Pangan Murah.

“Pemerintah daerah senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat. Terutama dalam situasi kondisi saat ini, kita antisipasi sekaligus merespons kebutuhan masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh Disperindag dan juga Dinas Pertanian,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menjelaskan, paket sembako yang harga normalnya sekitar Rp85 ribu dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp43 ribu atau lebih dari setengah dari harga pasaran.

“Disperindag menyiapkan sembako yang harga belinya Rp85 ribu, tetapi dijual Rp43 ribu. Jadi ini setengah harga lebih murah dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Selain paket sembako murah, Dinas Pertanian juga menyediakan berbagai kebutuhan pangan lain seperti sayur-mayur hingga produk olahan hasil pertanian dan perikanan dengan harga terjangkau. Bahkan, beras 5 kilogram dijual hanya Rp17 ribu.

“Ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban masyarakat Kabupaten Tangerang. Semua kecamatan nantinya mendapatkan giliran,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program GPM yang sebelumnya digelar tiga bulan sekali pada tahun 2025, kini ditingkatkan menjadi dua bulan sekali pada tahun 2026.

“Tahun 2025 tiga bulan sekali, sekarang tahun 2026 kita tambah menjadi dua bulan sekali. InsyaAllah kalau kemampuan keuangan daerah memungkinkan, tahun 2027 bisa sebulan sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, mengatakan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Lanjut dia, sebanyak 2.000 paket sembako disediakan dalam kegiatan tersebut. Paket sembako yang dijual murah terdiri atas beras premium 2 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter.

“Harga normal paket sembako sekitar Rp85 ribu, namun masyarakat cukup menebus dengan harga Rp43 ribu,” jelasnya.

Program ini merupakan salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Salah seorang warga, Nurjanah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program sembako murah tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan dan ditambah jumlah paket yang disediakan dalam pelaksanaan GPM nantinya

“Saya harap bisa sering-sering diadakan sembako murah dan ditambah jumlah paketnya. Ini sangat membantu ibu-ibu,” ujarnya. (Red)

Page 9 of 279
Go to top